cover
Contact Name
Muhammad Azmi
Contact Email
borneorec@gmail.com
Phone
+6282110908360
Journal Mail Official
carminjurnal@gmail.com
Editorial Address
Jl. Revolusi Gg. 11 No. 6B RT 044, Kel. Lok Bahu, Kec. Sungai Kunjang
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
Carmin: Journal of Community Service
ISSN : -     EISSN : 28098242     DOI : https://doi.org/10.59329/carmin
Carmin: Journal of Community Service berfokus pada publikasi hasil pengabdian kepada masyarakat Jurnal ini terbit dua kali dalam setahun. Kami menerima artikel dengan ruang lingkup implementasi pengabdian kepada masyarakat.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 59 Documents
Pelatihan Karya Ilmiah bagi Guru Sejarah Kota Samarinda Muhammad Azmi; Siti Marfuah
Carmin: Journal of Community Service Vol. 1 No. 2 (2021)
Publisher : Borneo Research and Educatin Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (483.139 KB) | DOI: 10.59329/carmin.v1i2.42

Abstract

In an effort to develop scientific works in the field of History education, it is necessary to increase the ability of teachers as history educators to obtain the latest information related to educational developments. The purpose of this activity is to provide history teachers with comprehensive information and descriptions of scientific publications for disseminating information related to classroom experiences. This activity was attended by 36 history teachers who are members of the subject teacher consultation of history in Samarinda. The limitation faced in this activity is that the implementation of the activity is only for history teachers in Samarinda City. In the future, the training will be further expanded, not only in Samarinda City, but also to history teachers in other areas. The input given by the participants to this activity is the factor of facilities and infrastructure available at the activity site. The activity room is very representative, but its location on the top floor makes some participants tired.
Bimbingan Pembuatan Proposal Penelitian Tindakan Kelas Bagi Guru Peserta MGMP Matematika Kota Banjarmasin Hidayah Ansori; Sutarto Hadi; Rizki Amalia; Ahmad Haekal Syahrian
Carmin: Journal of Community Service Vol. 2 No. 1 (2022)
Publisher : Borneo Research and Educatin Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (195.698 KB) | DOI: 10.59329/carmin.v2i1.45

Abstract

The teacher factor is the first and foremost subsystem in improving education quality. Without professional teachers, it is impossible for an education system to achieve the expected results. Therefore, the main prerequisite that must be met for the teaching and learning process to optimize learning outcomes is the availability of teachers with qualifications and competencies who can meet the demands of their duties. Teacher competencies are described in the lesson plans made. Currently, the lesson plan is made simpler: one page consisting of learning objectives, learning steps, and learning assessments. Lesson plans will be made through an online word-processing application. This service activity aims to teach teachers at the Mathematics MGMP of Barito Kuala Junior High School to make one-page lesson plans using an online word processor. The output of this training is an application to construct lesson plans and articles submitted to national scientific journals. The training is conducted online. Coaching will also be online via Zoom, email, and WhatsApp. Training is carried out 3-4 hours daily, once a week. The implementation is estimated at three times online meetings. After that, there was guidance twice regarding the tasks given in the training. The activity went well. The use of an online word processor to create a one-page. Lesson plans can be used effectively and efficiently during the current pandemic
Pemanfaatan Daun Kelor Sebagai Masker Wajah Menjadi Peluang Usaha bagi Ibu Rumah Tangga Marhawati Marhawati; Faidah Azus; Nurdiana Nurdiana; Muh Arafah; Hadijah Hadijah
Carmin: Journal of Community Service Vol. 3 No. 1 (2023)
Publisher : Borneo Research and Educatin Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (401.069 KB) | DOI: 10.59329/carmin.v3i1.46

Abstract

Tanaman kelor (moringa oliefera) memberikan banyak manfaat baik untuk kesehatan tubuh maupun untuk kecantikan kulit wajah. Daun kelor mengandung vitamin E, asam oleat, dan antioksidan sehingga membantu menjaga hidrasi kulit kering dan mencegah munculnya keriput, karena membantu melawan radikal bebas, sehingga cocok dibuat kosmetik dalam bentuk masker wajah. Saat ini masih banyak orang yang menggunakan masker wajah yang terbuat dari bahan kimia. Kandungan bahan kimia akan berdampak kurang bagus bagi kesehatan kulit wajah. Ini menjadi masalah bagi wanita yang menginginkan kulit wajah bersih dan sehat, sehingga penggunaan bahan alami menjadi solusi dari permasalahan tersebut. Namun demikian Ibu rumah tangga tidak memanfaatkan daun kelor ini sebagai peluang usaha, padahal mudah diperoleh karena kelor dapat tumbuh dimana saja. Metode yang digunakan adalah penyuluhan tentang manfaat daun kelor, praktek dan pendampingan dalam pembuatan masker wajah. Dengan adanya kegiatan ini diharapkan Ibu rumah tangga dapat memanfaatkan daun kelor menjadi masker wajah sebagai tambahan pendapatan keluarga.
Training on Making Hand Sanitizers Made from Local Plants to Prevent the Spread of Covid-19 (Case Study in Kambu District Kendari City) Satya Darmayani; Bestfy Anitasari; Sutiharni Sutiharni; Resy Nirawati; Marni Br Karo
Carmin: Journal of Community Service Vol. 3 No. 1 (2023)
Publisher : Borneo Research and Educatin Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (398.211 KB) | DOI: 10.59329/carmin.v3i1.52

Abstract

This activity is expected to be a solution to prevent the spread of Corona Virus Disease (Covid-19), which is becoming a global pandemic. This effort is expected to provide additional knowledge to the community about how to make, function, and component, the practice of making and using hand sanitizers made from natural non-alcoholic, and non-toxic ingredients from local plants that are easy to obtain. This activity was carried out in September 2022. Counseling begins with the presentation of material through interactive presentations and discussions with the target subject. Then the counseling continued with the practice of making and using hand sanitizers made from local plants: lime, mint leaves, and aloe vera gel. The activity's success can be said to be successful because it is seen from the participation of the target audience, namely 75% of the targeted minimum of 60%, and the implementation of all community service procedures thoroughly and adequately by the implementing committee of community service activities.
Pendidikan Kesehatan Komprehensif dalam Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) SMA 3 Kota Tarakan untuk Mencetak Generasi Mandiri dan Berkarakter Tri Astuti Sugiyatmi; Fauzana Annova; Apriningsih; Siti Nurhayati; Noor Alis Setiyadi
Carmin: Journal of Community Service Vol. 3 No. 1 (2023)
Publisher : Borneo Research and Educatin Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (324.551 KB) | DOI: 10.59329/carmin.v3i1.57

Abstract

Pengetahuan terkait kesehatan sangatlah penting diberikan  pada usia  anak lulusan Sekolah menengah pertama  yang akan masuk jenjang Sekolah Menengah Atas mengingat siswa mengalami perubahan fisik, fisiologis, dan psikologis cukup signifikan. Aktifitas tersebut tepat diberikan pada masa pengenalan lingkungan sekolah ( \MPLS) sebagai awal pembelajaran siswa baru. Tujuan kegiatan ini adalah memberikan pembekalan pada siswa baru tentang informasi dan gambaran menyeluruh tentang kesehatan sebagai faktor penting dalam mendukung tercapainya cita-citanya. Metode yang dilakukan adalah penyuluhan Kesehatan dengan pendekatan, ceramah, diskusi, dan tanya jawab. Selain itu, juga dilakukan pengukuran berat badan dan tinggi badan bagi semua siswa serta pengukuran lingkar lengan atas bagi siswa putri. Kegiatan ini diikuti oleh semua siswa baru berjumlah 288 yang terdiri dari 179 siswa perempuan dan 109 siswa laki-laki pada tanggal 19 Juli 2022 di SMA 3 Kota Tarakan,  Kalimantan Utara. Kegiatan ini berjalan sukses ditandai dengan antusiasme peserta dan banyaknya pertanyaan yang masuk saat sesi tanya jawab. Rekomendasi untuk kegiatan MPLS tahun berikutnya adalah tetap mempertahankan materi terkait pendidikan kesehatan komprehensif.
Pelatihan Sambung Pucuk Tanaman Manggis di Kecamatan Langgam Yudia Azmi; Resy Nirawati; Zurrahmi Wirda; Luhgiatno Luhgiatno; Rauza Sukma Rita
Carmin: Journal of Community Service Vol. 3 No. 1 (2023)
Publisher : Borneo Research and Educatin Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (660.795 KB) | DOI: 10.59329/carmin.v3i1.59

Abstract

Mangosteen is a tropical fruit that grows in Langgam District, Pelalawan District, Riau Province. However, mangosteen is still difficult to consume because it is slow to bear fruit. One of the steps to speed up fruiting mangosteen plants is propagation by grafting. This community service activity aims to train the community in developing new ways to make mangosteen plants bear fruit quickly. The method used in this community service activity includes the provision of material/theory, demonstrations and direct practice for grafting mangosteen plants. The training participants in the community service program activities exceeded the target with the planned number of 10 participants being attended by 15 participants and 5 students. The participants stated that this activity was very useful and a new experience. This community service activity went well and was even specifically asked to provide training to farmer groups in the Segati area for further service
PELATIHAN GOOGLE JAMBOARD SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF BAGI GURU BAHASA INGGRIS DI SAMARINDA Desy Rusmawaty; Istanti Hermagustiana
Carmin: Journal of Community Service Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : Borneo Research and Educatin Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (346.585 KB) | DOI: 10.59329/carmin.v2i2.66

Abstract

Pengembangan dan peningkatan kemampuan guru menjadi salah satu faktor keberhasilan proses pembelajaran di sekolah. Oleh karena itu, kemampuan guru dalam menyajikan pembelajaran yang baik diperlukan terutama di masa setelah pandemic Covid 19. Guru diharapkan mampu melakukan transformasi pembelajaran sesuai dengan tuntutan jaman. Salah satu cara peningkatan kualitas pembelajaran di kelas yaitu dengan meningkatkan kompetensi guru dalam memaksimalkan penggunaan aplikasi digital dalam proses belajar dan mengajar. Penggunaan Google Jamboard diharapkan dapat membantu guru menciptakan kelas tatap maya yang interaktif. Program pengabdian pada masyarakat ini memiliki tujuan untuk mengenalkan penggunaan Google Jamboard sebagai media pembelajaran interaktif bagi guru sehingga dapat diimplementasikan dalam proses pembelajaran. Pelatihan ini diberikan kepada guru-guru Bahasa Inggris di Samarinda.
Pendampingan Pengembangan Usaha Produk Olahan Makanan dengan Fortifikasi Spirulina bagi Pedagang Jajanan di Kota Samarinda Pintaka Kusumaningtyas; Muflihah Muflihah
Carmin: Journal of Community Service Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : Borneo Research and Educatin Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (666.928 KB) | DOI: 10.59329/carmin.v2i2.67

Abstract

Makanan jajanan sangat penting sebagai asupan gizi tambahan bagi pertumbuhan dan perkembangan anak-anak dan generasi muda. Namun permasalahannya, makanan jajanan yang banyak dijual di pasaran dan dikonsumsi oleh anak-anak dan generasi muda mengandung zat gizi yang tidak lengkap, karena lebih banyak mengandung karbohidrat dan sedikit protein, vitamin, dan mineral lainnya. Akibatnya banyak anak-anak yang mengalami stunting (gizi buruk) dan obesitas (kelebihan kalori). Hal ini disebabkan karena banyak pedagang jajanan yang menjual produk jajanannya kurang menyadari bahwa produksi jajanan yang sehat dan bergizi dapat meningkatkan nilai tambah tambah produk sehingga dapat meningkatkan harga jual produk dan dapat meningkatkan keuntungan penjualan. Selain itu, mereka juga tidak memiliki pengetahuan tentang bagaimana cara melakukan fortifikasi makanan jajanan untuk meningkatkan nilai nutrisinya. Melalui program ini, para pedagang jajanan dilatih untuk membuat berbagai macam produk jajanan yang difortifikasi dengan Spirulina, serta didampingi untuk melakukan promosi dan memasarkan produknya ke kalangan masyarakat yang lebih luas. Dalam kegiatan ini, produk jajanan yang difortifikasi dengan Spirulina adalah cendol spirulina dan dadar gulung spirulina. Pendampingan yang dilakukan oleh tim Adalah melatih cara membuat adonan yang difortifikasi serbuk Spirulina dan membantu proses pengemasan agar diminati oleh konsumen. Berdasarkan hasil dari kegiatan ini, para pedagang jajanan mendapatkan pengetahuan baru tentang manfaat Spirulina yang dapat digunakan sebagai pengganti zat warna sintetis dari produk jajanan yang mereka olah dan hal ini menjadi nilai tambahan bagi produk jajanan yang mereka produksi sehingga dapat menjadi keunggulan produk yang mereka jual dibanding produk sejenis yang telah banyak dijual di pasaran.
Membangun Minat Belajar Anak-anak Pesisir Melalui Gerakan Literasi Media Digital Pemutaran Film Nasional Pendidikan Syahlan Mattiro; Sigit Ruswinarsih; Laila Azkia
Carmin: Journal of Community Service Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : Borneo Research and Educatin Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (528.653 KB) | DOI: 10.59329/carmin.v2i2.68

Abstract

Konsep media pembelajaran mempunyai dua segi yang satu sama lain tak dapat dipisahkan atau saling menunjang yaitu perangkat keras atau peralatan(hardware) dan materi atau bahan yang dapat disebut perangkat lunak (software). Berdasarkan dari hasil pengabdian menunjukan Pentingnya stimulasi pendidikan anak melalui media yang salah satu media tontonan film dimana sebagian besar anak-anak lebih mudah memahami materi dengan baik melalui film documenter, dimana film mampu menangkap dan menyampaikan pesan dan manfaat film. Untuk lebih menebalkan semangat anak-anak di Pulau ini maka Tim mencoba menghimpun masukan dari tokoh-tokoh masyarakat yang salah satunya adalah Ide pendirian Taman Baca bermula dimana sudah ada indikasi banyaknya anak-anak mereka yang mulai mengalami penurunan semangat belajar di sekolah-sekolah formal dimana sekolah-sekolah tersebut hampir 2 tahun diliburkan dan tidak ada proses belajar- mengajar seperti biasa akibat gejala pandemi Covid-19. Kondisi ini diperparah oleh minimnya fasilitas belajar atau sumber-sumber belajar yang ada di Pulau mereka dimana posisi Pulau yang memang sangat susah dijangkau transportasi diakibatkan harus melalui jalur penyebrangan laut.
Pelatihan Pembuatan Alat Early Warning System (EWS) Sederhana Untuk Meningkatkan Pemahaman Kesiapsiagaan Bencana Banjir Rob Sidharta Adyatma; Deasy Arisanty; Akhmad Munaya Rahman; Faisal Arif Setiawan
Carmin: Journal of Community Service Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : Borneo Research and Educatin Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (737.382 KB) | DOI: 10.59329/carmin.v2i2.69

Abstract

Desa Sungai Lumbah, Barito Kuala merupakan desa yang terdampak banjir rob. Dalam menghadapi ancaman bencana banjir rob, kesiapsiagaan adaah hal yang penting dan menjadi kunci keselamatan. Sistem peringatan dini merupakan salah satu bentuk kesiapsiagaan (pra bencana). Kegiatan ini menggunakan pendekatan Rural Participatory Appraisal (RPA). Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan selama bulan Juli 2022, dengan jumlah peserta sebanyak 25 orang. Masyarakat yang mengikuti kegiatan ini terdiri atas masyarakat yang bermukim di Desa Sungai Lumbah yang rawan terhadap banjir rob. Kegiatan pelatihan yang dilaksanakan di Desa Sungai Lumbah berupa pelatihan pembuatan alat early warning system sederhana, dan kemudian dilakukan evaluasi untuk mengetahui tingkat pemahaman penduduk mengenai alat early warning system ini. Hasil dari kegiatan menunjukkan bahwa masyarakat sangat antusias mengikuti kegiatan tersebut. Masyarakat berlatih membuat alat early warning system sederhana untuk meningkatkan kesiapsiagaan mereka terhadap bencana banjir rob. Alat ini akan memberikan alarm ketika terjadi kenaikan muka air yang ada disekitar mereka, sehingga masyarakat bisa waspada dan melakukan berbagai tindakan penyelamatan, misalnya meletakan hasil panen mereka dan barang-barang berharga lainnya ketempat yang lebih tinggi. Melalui kegiatan ini diharapkan masyarakat dapat meningkatkan pengetahuannya dan kesiapsiagaannya dalam menghadapi bencana. Hal ini dibuktikan dengan tingkat pemahaman dan pengetahuan mereka yang meningkat setelah dilakukan pelatihan.