cover
Contact Name
Kiki Kristiandi
Contact Email
pakisjournal@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jfsa@pakisjournal.com
Editorial Address
Jl. Tabrani, Saing Rambi, Sambas, 79462 Kalimantan Barat
Location
Kab. sambas,
Kalimantan barat
INDONESIA
Journal of Food Security and Agroindustry
ISSN : 29860555     EISSN : 29860563     DOI : https://doi.org/10.58184/jfsa
Core Subject : Agriculture,
The Journal of Food Security and Agroindustry (JFSA) provides readers with the state of the theory and its application in all aspects of food security and agroindustry. The aim of JFSA is to publish compelling empirical research, current scientific developments, and high-quality science that answers fundamental questions in food security and agroindustry. The scope of this journal includes but is not limited to research results on processing food, production, packaging, nutrition, food security, agriculture, process engineering, agricultural management, functional food, and agro-industrial biotechnology.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 1 (2024): FEBRUARY" : 5 Documents clear
ANALISIS DAN KELAYAKAN USAHATANI TANAMAN SELADA (Lactuca sativa L.) DENGAN SISTEM HIDROPONIK DI BPSIP BENGKULU Andini, Nanda; Sumartono, Eko; Mujiono , Mujiono; Fariadi, Herri
Journal of Food Security and Agroindustry Vol. 2 No. 1 (2024): FEBRUARY
Publisher : PAKIS JOURNAL INSTITUTE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58184/jfsa.v2i1.253

Abstract

Tanaman selada hidroponik menjadi solusi yang tepat dalam menghadapi tantangan ketahanan pangan, kesehatan, dan keberlanjutan lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengevaluasi kelayakan usahatani tanaman selada dengan sistem hidroponik di Balai Penerapan Standardisasi Instrumen Pertanian (BPSIP) Bengkulu. Penelitian dilakukan dari Juli hingga Agustus 2023 di lokasi tersebut. Melalui metode pengumpulan data primer dan sekunder, penelitian ini menyajikan informasi tentang biaya tetap, biaya variabel, total biaya, penerimaan, pendapatan, dan rasio keuntungan atas biaya (B/C Ratio). Hasil penelitian menunjukkan bahwa total biaya yang dibutuhkan dalam satu periode tanam adalah Rp114.359, sedangkan penerimaan yang diperoleh mencapai Rp325.000. Dengan demikian, pendapatan usahatani tanaman selada hidroponik di BPSIP Bengkulu adalah sebesar Rp210.641. Rasio keuntungan atas biaya (B/C Ratio) yang lebih dari 1 (1,84) menunjukkan bahwa usaha tanaman selada hidroponik layak dan menguntungkan. Tanaman selada hidroponik tidak hanya memberikan kontribusi positif terhadap ketahanan pangan, tetapi juga memberikan potensi ekonomi yang menjanjikan bagi pelaku agribisnis.
ANALISIS KADAR AIR DAN NITRIT PADA PATI SAGU Sari, Dian; Arza, Seti; Fiona, Fiona; Novita, Novita; Dermawan, Bambang; Ega, Ega
Journal of Food Security and Agroindustry Vol. 2 No. 1 (2024): FEBRUARY
Publisher : PAKIS JOURNAL INSTITUTE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58184/jfsa.v2i1.280

Abstract

Pati sagu memiliki kandungan amilosa yang relatif tinggi. Pati sagu mudah mengalami kerusakan akibat kadar air yang terkandung didalamnya. Kadar air merupakan persentase perbandingan berat dalam bentuk cair terhadap bentuk padatan. Besarnya risiko kerusakan bahan pangan dipengaruhi oleh tingginya kadar air bahan pangan baik sebagai dampak metabolisme maupun adanya mikroorganisme yang memicu peningkatan kadar air tersebut. Kandungan nitrit juga dapat terbentuk di dalam pati. Tujuan dilakukan pengujian ini adalah untuk mengidentifikasi kadar air dan nitrit yang terkandung di dalam pati sagu. Metode pengujian ini bertumpu pada perbandingan berat awal dengan berat setelah diuji. Sampel yang digunakan adalah pati sagu. Hasil dari pengujian akan dijabarkan menggunakan metode deskriptif kuantitatif, yaitu penyajian data yang diperoleh dari perhitungan jumlah berat beserta pengamatan secara jelas dan sistematis. Hasil pengujian kadar air akan dihitung menggunakan rumus kadar air yang dinyatakan dalam bentuk persentase. Pengujian yang telah dilakukan memperoleh hasil pengukuran kadar air tertinggi pada sampel PS3 sebesar 13,32% dan PS4 dengan kadar air yang paling rendah sejumlah 11,32%. Uji nitrit menghasilkan sampel yang memiliki nilai pengukuran paling tinggi dari sampel PS1 dengan berat akhir 15,9262 gram, dan PS4 yang memiliki berat akhir paling rendah dengan berat 14,6056 gram.
ANALISIS KUALITATIF DAN KUANTITATIF PADA TAPAI SINGKONG DAN BERAS KETAN Susilawati, Susilawati; Amalina, Nur; Muslima, Muslima; Hidayat, Deski; Febriansyah, Muhammad; Pazira, Zira; Fithriyyah, Hulwah
Journal of Food Security and Agroindustry Vol. 2 No. 1 (2024): FEBRUARY
Publisher : PAKIS JOURNAL INSTITUTE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58184/jfsa.v2i1.281

Abstract

Tapai adalah makanan tradisional Indonesia yang di fermentasi oleh khamir Saccharomyces cerivisiae sehingga memiliki rasa yang unik. Tujuan dari kegiatan ini untuk menguji kadar alkohol, saponin, tanin, sulfur, gula reduksi, flavonoid, dan kardiak glikosida pada tapai singkong plastik, tapai singkong daun pisang dan tapai beras ketan. Kegiatan ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Hasil dari kegiatan ini adalah kadar alkohol pada tapai singkong daun pisang lebih tinggi sebesar 9,21%. Terdapat saponin pada tapai beras ketan, sedangkan pada tapai singkong tidak ada. Tanin tidak terdapat pada semua sampel karena tidak terjadi perubahan warna. Gula reduksi pada tapai singkong daun pisang (P1) 11,6% dan (P2) 11, 4%, tapai beras ketan (P1) 8,8% dan (P2) 8,7%, serta tapai singkong plastik (P1 dan P2) sebesar 11, 1%. Uji flavonoid 1 tapai singkong plastik dan tapai singkong daun pisang memiliki warna hitam pekat, tetapi tapai beras ketan memiliki warna kecokelatan. Uji flavonoid 2 semua sampel tidak terjadi pengendapan dan perubahan warna. Uji kardiak glikosida, semua sampel mengendap setelah menambahkan larutan FeCl3 1% dan asam sulfat pekat. Adanya endapan sulfur yang terindikasi pada dasar tabung reaksi.
UJI PROTEIN PADA PRODUK TEMPE DENGAN METODE SPEKTROFOTOMETRI UV-Vis Fertiasari, Rini; Jailani, Jailani; Sindi, Sindi; Valoma, Valoma; Nandasari, Nandasari; Rani, Rani; Febriani, Wiwi
Journal of Food Security and Agroindustry Vol. 2 No. 1 (2024): FEBRUARY
Publisher : PAKIS JOURNAL INSTITUTE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58184/jfsa.v2i1.286

Abstract

Tempe secara tradisional dibuat dari kedelai yang difermentasi, disajikan dalam bentuk kue dan dikonsumsi sebagai makanan pokok di Indonesia. Salah satu makanan yang mengandung sumber protein adalah tempe. Tujuan dari penelitian ini adalah menguji protein pada suatu produk, yaitu tempe dengan melakukan perbandingan. Metode pengujian menggunakan reagent biuret secara spektrofotometri pada tempe dengan 4 perlakuan. Perlakuan dalam pengujian adalah tempe dalam kemasan plastik dan daun. Hasil dari pengujian dengan 4 perlakuan pada tempe dalam kemasan plastik dan daun, didapatkan hasil tempe yang dibungkus dengan plastik pada sampel 1 menunjukkan rata-rata 0,125 dengan standar deviasi sebesar 0,053, sedangkan tempe yang dibungkus dengan daun pada sampel 1 memiliki rata-rata 0,139 dengan standar deviasi 0,084. Tempe dibungkus dengan plastik pada sampel 2 menunjukkan rata-rata sebesar 1,117 dengan standar deviasi 0,047, sedangkan tempe dibungkus daun pada sampel 2 menunjukkan rata-rata sebesar 0,133 dengan standar deviasi 0,121. Kesimpulan dari hasil pengujian ini adalah perhitungan dari kadar protein pada tempe hasil signifikan berupa kadar protein dari tempe kemasan plastik sebesar 0,776 dan tempe kemasan daun simpur sebesar 0,906.
PERAN KELOMPOK TANI TERHADAP PENINGKATAN ADOPSI GOOD AGRICULTURAL PRATICE (GAP) JAGUNG HIBRIDA DI DESA MONGIILO KABUPATEN BONE BOLANGO Kadar, Maryam; Rauf, Asda; Sirajuddin, Zulham
Journal of Food Security and Agroindustry Vol. 2 No. 1 (2024): FEBRUARY
Publisher : PAKIS JOURNAL INSTITUTE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58184/jfsa.v2i1.289

Abstract

Tujuan penelitian ini, yaitu untuk mengidentifikasi komponen-komponen inovasi pada budi daya jagung hibrida dalam GAP jagung, menganalisis keragaman adopsi terhadap komponen teknologi dalam GAP yang dilakukan oleh petani, dan menganalisis korelasi antara keterlibatan petani dalam kelompok tani dengan adopsi inovasi dalam GAP. Penelitian ini menggunakan  metode kombinasi antara metode kualitatif dengan metode kuantitatif. Metode kombinasi tersebut adalah exploratory sequential design yang didahului dengan pengumpulan data kualitatif dengan melakukan wawancara kepada informan kemudian dilanjutkan dengan pengumpulan data kuantitatif, yakni menggunakan data hasil wawancara terhadap 60 responden. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa budi daya jagung dari pratanam sampai pasca panen oleh kelompok tani di Desa Mongiilo terdapat 10 komponen inovasi dalam GAP. Komponen teknologi dalam GAP yang paling tinggi diadopsi adalah pembubunan pada akar jagung dan penanaman satu benih per satu lubang, serta yang paling rendah diadopsi adalah pengeringan segera setelah panen dan penggunaan jarak tanam sesuai petunjuk penyuluh. Keaktifan petani dalam kelompok tani berpengaruh signifikan terhadap adopsi pemupukan yang tepat jumlah dan waktu sesuai rekomendasi. Oleh karena itu, petani perlu didorong untuk lebih aktif dalam kelompok tani untuk meningkatkan adopsi inovasi jagung hibrida.

Page 1 of 1 | Total Record : 5