In Theos : Jurnal Pendidikan dan Teologi
In Theos: Jurnal Pendidikan dan Teologi. Jurnal ini adalah jurnal penelitian yang terbit bulanan dengan berfokus pada publikasi hasil-hasil riset dalam bidang pendidikan agama secara umum dan kajian-kajian teologis. Jurnal ini ditujukan untuk teolog praktis dan guru pendidikan agama, ilmuwan yang mengkhususkan diri dalam agama, dan perwakilan dari disiplin budaya-ilmiah lainnya. Tujuan jurnal ini adalah untuk mempromosikan kajian-kajian mendalam dalam kelimuan di pendidikan agama dan teologi. Jurnal ini memuat sumbangan teori yang deskriptif empiris dan kritis tentang praktik religius dalam masyarakat, terutama berkaitan dengan deskripsi agama sebagaimana yang dipraktikkan. Agama dalam konteks ini dapat dipahami dalam arti luas kata yang dengannya semua kecenderungan apresiatif terhadap pandangan akhir tentang diri sendiri dan dunia dapat digambarkan sebagai yang religius.
Articles
270 Documents
Peran Katekis dalam Pembinaan Iman Orang Muda Katolik Paroki St. Maria Magdalena Nangahure
Kolin, Veronika Nato;
Daryanto, Daryanto
In Theos : Jurnal Pendidikan dan Theologi Vol. 3 No. 6 (2023): Juni
Publisher : Actual Insight
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56393/intheos.v3i6.1867
Fokus artikel ini ialah pada tema pembinaan iman orang muda Katolik dalam menghadapi arus teknologi zaman ini. Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui peran katekis dalam pembinaan iman orang muda katolik. Hasil penelitian menyatakan bahwa orang muda berada dalam peralihan menjadi orang dewasa. Mereka mulai memikirkan hal-hal abstrak dan melepaskan pemikiran masa kanak-kanak. Kekangan dan larangan akan membuat mereka menjadi pribadi yang tidak otentik. Akibat yang terjadi bila seseorang mengalami krisis identitas ialah depresi, melakukan kenakalan dan penyalahgunaan narkoba. Pendamping orang muda harus merupakan orang yang cinta akan orang muda, penggerak dan persuasif. Sosok gembala yang baik adalah kerinduan bagi mereka untuk mendapatkan peneguhan dan suntikan semangat, serta membawa energi positif. Penelaahan tema ini menggunakan diskursus teologis dan ilmu-ilmu positif. Metode yang digunakan ialah analisis dan pembacaan kritis dari berbagai sumber seperti dokumen-dokumen Gereja dan sumber dari ilmu-ilmu positif lainnya. Temuan dalam penelitian ini ialah berdayagunanya pembinaan dan pendampingan iman terhadap orang muda Katolik dalam menghadapi arus teknologi zaman ini.
Peran Katekis dalam Meningkatkan Keaktifan Orang Muda Katolik dalam Hidup Menggereja di Lingkungan Santa Maria Imacullata
Datu, Jenny Fransisca;
Koerniantono, Marioes Eduardus Kakok
In Theos : Jurnal Pendidikan dan Theologi Vol. 3 No. 6 (2023): Juni
Publisher : Actual Insight
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56393/intheos.v3i6.1868
Orang Muda Katolik merupakan kelompok kategorial yang terbentuk pada lingkup Gereja. Orang muda termasuk dalam usia produktif dan memiliki banyak potensi. Hal inilah yang menjadikan Orang Muda Katolik sebagai tulang punggung yang diharapkan bisa memberikan peranan yang vital dalam Gereja. Akan tetapi, tidak semua kelompok Orang Muda Katolik memiliki hal yang demikian. Seperti halnya Orang Muda Katolik di Lingkungan Maria Imacullata yang unggul dalam hal kuantitatif akan tetapi hanya sedikit yang memberikan kontribusinya dalam kegiatan menggereja karena terkendala pada ketidakbiasaan mereka mengambil bagian dalam gereja. Dalam penelitian ini penulis menggunakan Metode kualitatif deskriptif dan teknik analisa menggunakan analisis model Miles dan Huberman, Dari hasil pengolahan data tersebut penulis menemukan bahwa Orang Muda Katolik di Lingkugan Santa Maria Imacullata kurang berperan dalam kegiatan menggereja karena kurangnya pelatihan dan pendampingan dari tenaga profesional yaitu seorang katekis.
Identitas dan Peran Katekis Bagi Gereja Masa Kini
Smith, Naya Aurora;
Darianto, Darianto
In Theos : Jurnal Pendidikan dan Theologi Vol. 3 No. 7 (2023): Juli
Publisher : Actual Insight
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56393/intheos.v3i7.1869
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan identitas dan peran katekis dalam meningkatkan kualitas hidup iman umat juga partisipasi umat dalam menghadapi gereja masa kini yang masuk dalam era Digitalisasi. Katekis diharapkan dapat menyadari tugas dan tanggung jawab perutusannya dalam karya pelayanan Gereja dengan menyesuaikan diri dalam perkembangan zaman masa kini. Metode yang digunakan dalam penulisan ini adalah metode kualitatif dengan analisa deskriptif. Penulis di dalam penelitian ini pertama-tama membaca buku sebagai sumber primer. Selain itu, membaca artikel ilmiah di jurnal penelitian. Teknik pengumpulan data dengan teknis interpretasi. Hasil dari penelitian ini menyatakan bahwa katekis pada era digital ini harus membawa diri dengan identitasnya sebagai katekis dan tetap memenuhi perannya dengan memanfaatkan media digital yang ada. Dengan berbagai peranan katekis inilah dapat menjadi sarana bagi gereja untuk lebih intim lagi di dalam hidup menggereja juga dalam menghadapi tuntutan perkembangan zaman yang harus selalu di iringi dengan perubahan-perubahan yang ada termasuk dalam lingkup gereja.
Peran Katekis Dalam Mengembankan Moderasi Beragama Di Lingkungan Sekolah
Lamak, Yohana Letek;
Koerniantono, Marioes Eduardus Kakok
In Theos : Jurnal Pendidikan dan Theologi Vol. 3 No. 7 (2023): Juli
Publisher : Actual Insight
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56393/intheos.v3i7.1870
Artikel ini membahas peran penting katekis dalam mengembangkan moderasi beragama di lingkungan sekolah. Katekis, sebagai pendidik agama, memiliki tanggung jawab besar dalam membimbing siswa untuk memahami dan menghormati berbagai keyakinan agama. Jenis penelitian ini adalah penelitian menggunakan literature review.Artikel ini juga mejelaskan bagaimana katekis dapat mengintegrasikan pendidikan agama yang Inklusif, mempromosikan dialog antar agama dan membangun pemahaman yang mendalam tentang toleransi. Selain itu, artikel ini juga menguraikan tantangan yang mungkin dihadapi oleh Katekis dalam mengembangkan moderasi beragama di sekolah memiliki dampak yang signifikan terhadap pembentukan sikap dan perilaku toleran siswa, yang merupakan fondasi penting untuk masyarakat yang lebih harmonis.Moderasi beragama merupakan suatu sikap yang perlu dikembangkan oleh masyarakat terkhususnya anak-anak sekolah sehinggadapat memelihara rasa persaudraan dan kesatuan diantara mereka, maka seorang katekis sangat berperan aktif sebagai pewarta dan pelayanan pastoral.
Peran Katekis Dalam Membina Iman Kaum Muda Sebagai Upaya Meningkatkan Kehidupan Menggereja
Wardana, Vinsensius Septa;
Tarihoran, Emmeria
In Theos : Jurnal Pendidikan dan Theologi Vol. 3 No. 8 (2023): Agustus
Publisher : Actual Insight
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56393/intheos.v3i8.1871
Perkembangan Gereja bukan semata hanya karena pemimpinnya, tetapi juga berkembang berkat peran aktif dari anggota gereja, terlebih kaum muda yang diharapkan dapat berperan penting dalam memperkembangkan gereja. Tujuan penelitian ini untuk mendorong dan memotivasi kaum muda agar mampu berpartisipasi aktif dalam kegiatan gereja, serta membuat kaum muda menyadari bahwa mereka mempunyai peran penting dalam mengembangkan gereja. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif, dimana data yang sudah terkumpul bersumber dari data para ahli. Teknik observasi pada Metode ini dilakukan dengan mendeskripsikan data yang telah terkumpul dari penelitian kepustakaan, dimana penelitian ini dilakukan dengan sumber perpustakaan dan membahas beberapa dari teori yang di kaji ulang. Hasil penelitian disimpulkan bahwa membangun iman dalam diri seorang kaum muda adalah sangat penting karena mempunyai manfaat dan makna yang berguna.
Peran Katekis Dalam Membangun Hidup Rohani Anak Melalui Kegiatan Minggu Gembira
Linda, Linda;
Koerniantono, Marioes Eduardus Kakok
In Theos : Jurnal Pendidikan dan Theologi Vol. 3 No. 8 (2023): Agustus
Publisher : Actual Insight
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56393/intheos.v3i8.1872
Katekis adalah orang yang bertanggung jawab mengajar ajaran Gereja Katolik kepada orang lain, terutama anak-anak, dalam persiapan untuk menerima sakramen atau untuk memperdalam iman mereka dalam tradisi Gereja Katolik. Dalam tugas dan peran nya, seorang katekis harus melakukan berbagai cara agar ajaran Katolik tertanam dalam diri anak-anak. Salah satu cara dalam melaksanakan tugas ini adalah kegiatan Minggu Gembira. Kegiatan Minggu Gembira atau Sekolah Minggu adalah kegiatan yang bertujuan untuk memperdalam iman rohani mereka dan memberikan ajaran-ajaran sesuai dengan yang Kristus ajarkan. Dalam proses pengajaran itu, katekis tidak hanya membibing anak-anak, namun juga harus menjadi contoh atau teladan bagi mereka sebagai motivasi untuk mereka berkembang dan jadi lebih baik. Dalam hal ini, katekis juga membantu memperkuat nilai-nilai moral dan etika sosial anak-anak, yang dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat. Penelitian yang digunakan adalah menggunakan penelitian deskriptif kualitatif yang melibatkan peran orang tua dan anak-anak dalam kegiatan Sekolah Minggu atau Minggu Gembira.
Peran Guru dalam Pendidikan Agama Katolik Terhadap Pertumbuhan Iman Anak Peserta Didik
Sirumapea, Marta Hotnauli;
Pius X, Intansakti
In Theos : Jurnal Pendidikan dan Theologi Vol. 3 No. 9 (2023): September
Publisher : Actual Insight
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56393/intheos.v3i9.1873
Pendidikan Agama Katolik adalah usaha yang dilakukan untuk pola hidup selanjutnya. Mata pelajaran agama Katolik tidak hanya mengajarkan iman tetapi bagaimana mata pelajaran ini bisa membentuk seorang manusia menjadi manusia yang memiliki kemampuan, pengharapan, kebijaksanaan, kreatif, dan inovatif dalam menghadapi suatu masalah. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan penelitian analitik dengan teknik pengumpulan data melalui jurnal, artikel dan buku. Hasil penelitian ini menemukan bahwa peserta didik yang mampu memainkan peran yang sangat penting dalam kehidupan remaja untuk membimbing mereka pada apa yang benar dihadapan Allah dan sesuai dengan norma yang berlaku dalam masyarakat. Upaya untuk mengembangkan spiritualitas Guru Katolik dapat berdoa setelah perayaan Ekaristi, untuk berpikir dan relatif belajar atau hidup. guru agama gigih dan terbiasa bertindak mengalami tingkat semangat hidup dan spiritualitas yang tinggi kesadaran dan keyakinan bahwa pekerjaan guru adalah pekerjaan seumur hidup apa yang sebenarnya berasal dari Tujuan Pendidikan Agama Katolik memainkan peran yang sangat penting dalam kehidupan remaja untuk membimbing mereka.
Pengaruh Digitalisasi Terhadap Pembentukan Karakter Katekis Dalam Berkatekese
Bay, Maria Sonita;
Goa, Lorentius
In Theos : Jurnal Pendidikan dan Theologi Vol. 3 No. 9 (2023): September
Publisher : Actual Insight
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56393/intheos.v3i9.1877
Tujuan penelitian ini mengacu pada pentingnya digitalisasi terhadap pembentukan karakter katekis dalam berkatekese. Metode yang di gunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan metode deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui obserfasi dan wawancara. Sebagai sarana persiapan diri menghadapi gereja di masa mendatang dalam konteks digitalisasi. Oleh karena itu, penting bagi katekis untuk menggunakan teknologi dengan bijak dan bertanggung jawab. Mereka perlu melakukan seleksi dan evaluasi yang cermat terhadap sumber-sumber informasi dan alat pembelajaran yang mereka gunakan. Selain itu, mereka juga perlu tetap menjaga interaksi dan hubungan personal dengan murid mereka, dan mempraktikkan nilai-nilai agama dalam kehidupan sehari-hari sebagai contoh yang baik. Katekis mengandalkan teknologi digital dalam menyampaikan materi katekese, tanpa perlu untuk memberikan interaksi dan pengalaman langsung kepada para siswa. Ini dapat mengurangi kedalaman dan keautentikan pengajaran katekese. Oleh karena itu, penting bagi katekis untuk menggunakan teknologi digital dengan bijaksana, dan tetap memprioritaskan pengalaman dan interaksi personal dalam pembentukan karakter siswa.
Partisipasi Mahasiswa STP-IPI Malang sebagai Calon Katekis dalam Kegiatan Doa di Lingkungan
Jawa, Yuliana;
Derung, Teresia Noiman
In Theos : Jurnal Pendidikan dan Theologi Vol. 3 No. 9 (2023): September
Publisher : Actual Insight
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56393/intheos.v3i9.1878
Partisipasi Mahasiswa Sekolah Tinggi Pastoral Yayasan Institut Pastoral Indonesia Malang sebagai calon katekis dalam kehidupan doa di lingkungan yang menjadi tempat domisili mahasiswa saat ini. Penelitian ini lakukan karena masih ada mahasiswa yang belum terlibat aktif di lingkungannya. Dengan penulisan ini, penulis dapat mengetahui penyebab dari kurangnya keterlibatan mahasiswa Sekolah Tinggi Pastoral Yayasan Institut Pastoral Indonesia Malang di lingkungan dengan notabene sebagai calon katekis. Keterlibatan mahasiswa ini sangat di perlukan. Karena walaupun memperoleh ilmu (materi) yang begitu banyak, namun dalam kehidupan doa lingkungan kurang terlibat, maka ilmu itu mati karena tidak berkembang. Mengingat pentingnya partisipasi mahasiswa Sekolah Tinggi Pastoral Yayasan Institut Pastoral Indonesia Malang sebagai calon katekis dalam kegiatan doa dilingkungan, maka penulis meneliti menggunakan metode kuantitatif kepada 30 responden. Metode ini sangat membantu dalam penulisan agar dapat mengetahui apakah mahasiswa Sekolah Tinggi Pastoral Yayasan Institut Pastoral Indonesia Malang sebagai calon katekis sungguh terlibat dan sungguh mengahayati imannya dalam kegiatan doa dilingkungan sebagai bekal untuk kedepannya.
Meningkatkan Pemahaman Remaja Katolik terhadap Sakramen Ekaristi melalui Katekese di Paroki Kesatrian Malang
Banjarnahor, Chechilia A;
Goa, Lorentius
In Theos : Jurnal Pendidikan dan Theologi Vol. 3 No. 9 (2023): September
Publisher : Actual Insight
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56393/intheos.v3i9.1879
Sakramen Ekaristi adalah sumber dan puncak dari seluruh iman Kristen. Dalam Ekaristi Kristus hadir secara sakramental bagi keselamatan umat manusia. Seseorang yang bertanggung jawab akan mengajarkan pengajaran iman adalah katekis. Sudah menjadi tugas dari seorang Katekis untuk mewartakan sabda Allah dan pengajaran iman Kristiani kepada seluruh sesama. Akan tetapi, tidak semua orang tahu akan hal pengetahuan, dan makna dari sakramen Ekaristi. Tujuan dari Penelitian adalah Meningkatkan Pemahaman Remaja Katolik Terhadap Sakramen Ekaristi melalui Katekese Di Paroki Kesatrian Malang. Penulis menggunakan penelitian eksperimen dengan menggunakan desain pre experimental desain dengan menggunakan desain one group pretest-protest design. Data yang diukur meliputi hasil belajar peserta. Sasaran dari penelitian ini adalah peserta krisma remaja sebanyak 31 orang. Berdasarkan hasil uji N-Gain pada peserta, rata-rata perolehan nilai pretest dan posttest mengalami peningkatan sebesar 55%, selain itu rata-rata perolehan nilai n-gain sebesar 0,89 dengan kategori tinggi. Hal ini membuktikan bahwa pada pembelajaran yang diajarkan oleh katekis profesional mampu mengaitkan informasi baru dengan informasi yang telah dimilikinya.