In Theos : Jurnal Pendidikan dan Teologi
In Theos: Jurnal Pendidikan dan Teologi. Jurnal ini adalah jurnal penelitian yang terbit bulanan dengan berfokus pada publikasi hasil-hasil riset dalam bidang pendidikan agama secara umum dan kajian-kajian teologis. Jurnal ini ditujukan untuk teolog praktis dan guru pendidikan agama, ilmuwan yang mengkhususkan diri dalam agama, dan perwakilan dari disiplin budaya-ilmiah lainnya. Tujuan jurnal ini adalah untuk mempromosikan kajian-kajian mendalam dalam kelimuan di pendidikan agama dan teologi. Jurnal ini memuat sumbangan teori yang deskriptif empiris dan kritis tentang praktik religius dalam masyarakat, terutama berkaitan dengan deskripsi agama sebagaimana yang dipraktikkan. Agama dalam konteks ini dapat dipahami dalam arti luas kata yang dengannya semua kecenderungan apresiatif terhadap pandangan akhir tentang diri sendiri dan dunia dapat digambarkan sebagai yang religius.
Articles
277 Documents
Perencanaan Konseling Pastoral Terhadap Stigma Wanita Dewasa Yang Belum Menikah Di Kecamatan Bangkelekila’
Kondolele, Agresia;
Tandian, Risma Natalia;
Putri, Elfi
In Theos : Jurnal Pendidikan dan Theologi Vol. 3 No. 12 (2023): Desember
Publisher : Actual Insight
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56393/intheos.v3i12.1804
Latar belakang masalah mengenai stigma masyarakat yang mengakibatkan rasa khawatir seorang wanita dewasa yang belum menikah di kecamatan Bangkelekila’. Seorang wanita dewasa di Kecamatan Bangkelekila’ ini memiliki kekhawatiran mendapatkan stigma dari masyarakat. Stigma tersebut berupa pemberian label tidak laku dan pemilih dari masyarakat. Pemberian stigma tersebut, membuat wanita ini kemudian merasa khawatir akan memiliki gangguan psikologis. Tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana perencanaan konseling pastoral terhadap stigma wanita dewasa yang belum menikah di kecamatan Bangkelekila’. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode fenomenologi. Teknik pengumpulan data adalah dengan menggunakan teknik wawancara yang kemudian dianalisis melalui proses reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian yang berakhir pada tahapan perencanaan tindakan menunjukkan bahwa permasalahan yang dialami wanita yang mendapat stigma dari masyarakat karena belum menikah tersebut sesuai dengan pendekatan mindfulness dengan teknik visual/guided imagery berdasarkan anamnesa dan diagnosa. Di mana teknik visual/guded imagery dapat membantu konseli mengatasi masalah dan mengelola perasaan khawatir konseli. Dalam teknik tersebut, konseli akan diminta untuk mengelola perasaan khawatirnya menjadi lebih tenang dan damai agar tidak menimbulkan kecemasan atau hal lain yang dapat menimbulkan gangguan psikologis.
Analisis Teologis Massero Liang Di Desa Manipi Kecamatan Pana Sebagai Ungkapan Cinta Dalam Perspektif Filsafat Soren Kierkegaard
Zogen, Elisabeth;
Anggela, Anggela;
Salonga, Delsya
In Theos : Jurnal Pendidikan dan Theologi Vol. 3 No. 12 (2023): Desember
Publisher : Actual Insight
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56393/intheos.v3i12.1805
Massero Liang adalah cara bagi masyarakat untuk mengungkapkan cinta dan mengenang leluhur serta orang yang telah meninggal. Mencintai yang telah tiada bukanlah penyembahan, melainkan penghormatan. Dalam perspektif Alkitab, mencintai yang telah tiada adalah hal yang wajar dan sesuai dengan ajaran Kristen. Seperti yang diungkapkan oleh Soren Kierkegaard, mencintai yang telah tiada berarti belajar kesetiaan dalam mencintai sesama. Orang yang telah tiada telah menyelesaikan perjalanannya dan tidak mengalami perubahan seperti manusia yang masih hidup. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi, yang menitikberatkan pada realitas kehidupan sehari-hari dan hubungan antarmanusia. Informan dipilih secara sengaja berdasarkan perilaku tertentu untuk memberikan informasi terkait dengan masalah penelitian. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Massero Liang adalah tradisi turun temurun dari generasi ke generasi, dilakukan sebagai bentuk cinta dan penghormatan terhadap yang telah meninggal, serta sebagai cara untuk mengobati rindu terhadap mereka yang masih tersimpan dalam kenangan.
Weekend Paroki Sebagai Sarana Kesiapan Calon Katekis dalam Berpastoral
Minaratih, Martina;
Derung, Teresia Noiman
In Theos : Jurnal Pendidikan dan Theologi Vol. 3 No. 2 (2023): Februari
Publisher : Actual Insight
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56393/intheos.v3i2.1858
Tujuan penulisan artikel ini mengacu pada pentingnya keaktifan para calon katekis dalam menjalankan kegiatan Weekend Pastoral. Hal itu sebagai sarana persiapan diri menghadapi Gereja di masa mendatang dalam konteks keragaman budaya dan tradisi setempat. Kegiatan Week End merupakan salah satu kegiatan wajib bagi mahasiswa Sekolah Tinggi Pastoral Yayasan Institut Pastoral Indonesia dalam rangka pembinaan, penginternalisasian, motivasi, meningkatkan semangat, kemampuan serta keterampilan dalam pekerjaan pastoral. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, dan interpretasi pada teks-teks primer dan sekunder. Hasil penelitian menemukan bahwa calon katekis mendalami panggilannya dalam panca tugas gereja bagi perkembangan umat yang dibinanya menghadapi situasi zaman dan perubahannya yang berdampak bagi pertumbuhan iman umat. Misi pewartaan Sabda Allah masa kini diharapkan mampu mengayomi umat tanpa melepaskan identitas duniawinya. Pengenalan dan pendalaman akan karya keselamatan Allah masuk dalam situasi dunia masa kini melalui panca tugas gerejawi. Pekerja pastoral dapat diterima dalam pelayanannya, maka diperlukan persiapan mengenal budaya baru setiap generasi melalui keaktifan pada weekend.
“Domba di Tengah Serigala” Bagi Perutusan Katekis di Tengah Era Digital
Odi, Martalia;
Darianto, Darianto
In Theos : Jurnal Pendidikan dan Theologi Vol. 3 No. 2 (2023): Februari
Publisher : Actual Insight
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56393/intheos.v3i2.1859
Penelitian ini bertujuan untuk melihat sejauh mana peran dan pewartaan katekis di tengah era digitalisasi dengan berbagai perkembangan media dan teknologi. Katekis memanfaatkan sarana digital sebagai media pewartaan yang bermanfaat. Sebagaimana domba di tengah serigala, seorang katekis pun hendaknya cerdik seperti ulat dan tulus seperti merpati dalam menyikapi dan menganalisa segala situasi. Tujuan dari penulisan artikel ini yaitu agar katekis dapat bijaksana dan kreatif, cerdas, bijak di tengah era digitalisasi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, dan interpretasi pada teks-teks dalam terang Kitab Suci. Hasil penelitian menemukan Keberadaan katekis di tengah dunia digitalisasi ibaratkan dengan domba di tengah serigala di mana untuk bertahan, domba itu hendaknya cerdik dan tulus agar tidak terjerumus dalam situasi yang merugikan diri dan orang lain. Katekis perlu kreatif dalam pewartaan agar dapat menarik semua orang pada sukacita Injil, dengan demikian dapat mewujudkan Kerajaan Allah di tengah dunia.
Perubahan Kebijakan Gereja Lokal Meningkatkan Peran dan Tanggungjawab Katekis Membentuk Iman Umat
Dete, Maria Erdila;
Koerniantono, Marioes Eduardus Kakok
In Theos : Jurnal Pendidikan dan Theologi Vol. 3 No. 3 (2023): Maret
Publisher : Actual Insight
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56393/intheos.v3i3.1861
Pentingnya peran kebijakan gereja dalam menciptakan lingkungan yang mendukung pertumbuhan iman masyarakat. Gereja harus terus memperbarui dan menyesuaikan kebijakannya untuk beradaptasi dengan perubahan zaman dan kebutuhan manusia. Gereja sebagai organisasi keagamaan mempunyai tanggung jawab yang besar dalam membentuk dan memelihara iman umat. Katekis sebagai pemandu utama dalam pembelajaran agama memegang peranan sentral dalam proses ini. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji bagaimana kebijakan gereja lokal berkembang dari waktu ke waktu sehubungan dengan perubahan dalam pendidikan agama, peran katekis dalam pendidikan agama. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan studi kepustakaan. Teknik pengumpulan data dengan membaca teks-teks atau buku, dan artikel di jurnal. Hasil penelitian menemunakan bahwa peran katekis juga telah berkembang dari model pedagogi otoritatif menjadi pendamping yang mendorong partisipasi aktif semua orang dalam proses belajar mengajar. Para katekis tidak hanya memberikan informasi tetapi juga mendorong pemikiran kritis dan refleksi, memfasilitasi dialog antargenerasi, budaya, serta menggunakan sumber daya digital untuk mendukung pembelajaran.
Peran Pendidikan Agama Katolik dalam Bina Iman Anak di Keluarga
Reyaan, Viktoria Stela;
Tarihoran, Emmeria
In Theos : Jurnal Pendidikan dan Theologi Vol. 3 No. 3 (2023): Maret
Publisher : Actual Insight
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56393/intheos.v3i3.1862
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran keluarga sebagai tempat pertama dan utama pendidikan iman anak. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Hasil kajian mengindikasikan bahwa keluarga sebagai tempat pertama dan utama pendidikan iman anak merupakan tugas ini berakar dari panggilan utama suami istri kristiani. Mendidik anak mencakup banyak aspek dan salah satunya adalah pendidikan iman. Pendidikan iman anak sangat penting sebab sangat berpengaruh, tidak hanya bagi iman dan kehidupan menggereja mereka tetapi juga bagi masa depan. Pendidikan iman yang baik dari orangtua membantu anak untuk memiliki pengetahuan yang benar akan kehidupan, menimbang dan mengajukan pertanyaan yang dapat mengambil pilihan yang tepat. Pengetahuan yang benar itu lahir jika anak-anak memiliki sikap saleh atau hidup religius dan spiritual yang baik. Keluarga kristiani diharapkan mempertahankan model pembinaan iman anak dalam keluarga. Motivasi orangtua terhadap anak sangat diperlukan, karena dengan adanya motivasi dari orangtua anak akan lebih bersemangat dalam mengikuti pendidikan iman.
Peran Katekis Untuk Meningkatkan Partisipasi Orang Muda Katolik Dalam Doa Bersama Di Lingkungan St. Yosep
Lewar, Marike Amanda Adeitania;
Darianto, Darianto
In Theos : Jurnal Pendidikan dan Theologi Vol. 3 No. 4 (2023): April
Publisher : Actual Insight
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56393/intheos.v3i4.1863
Orang muda katolik adalah harapan dan masa depan Gereja. Ditangan merekalah gereja tumbuh dan berkembang. Mereka memiliki kemampuan dan potensi yang diharapkan Gereja untuk dapat berpartisipasi dalam mewartakan kerajaan Allah dan membangun gereja lebih maju. Nyatanya omk kurang berpartisipasi dalam kegiatan menggereja dan mengabaikan kehidupan rohaninya. Secara sadar dan tidak sadar mereka melupakan Tuhan dan aktivitas spiritual, termasuk doa. Permasalahan yang ditemukan oleh peneliti adalah rendahnya tingkat partisipasi omk dalam doa bersama di lingkungan St. Yosep. Omk di lingkungan St. Yosep tidak terlibat aktif dalam doa dilingkungan. Penelitian ini bertujuan adalah untuk mendorong omk terlibat dalam doa bersama di lingkungan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah adalah metode penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara yang dilakukan dengan informan. Hasil penelitian mengatakan bahwa partisipasi omk di lingkungan St. Yosep dalam doa bersama sangat rendah. Omk di lingkungan ini katekis dalam mendorong dan mengarahkan mereka untuk terlibat dalam doa bersama.
Peran Katekis di Era Digital Menurut Perspektif Kaum Muda di Stasi Santo Thomas Moore
Setiawati, Veronika Wulan;
Tarihoran, Emmeria
In Theos : Jurnal Pendidikan dan Theologi Vol. 3 No. 4 (2023): April
Publisher : Actual Insight
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56393/intheos.v3i4.1864
Para katekis harus memiliki kemampuan dalam dunia teknologi sekarang terlebih dalam komunikasi. Karena dengan kemajuan dunia digital kaum muda akan lebih tertarik dan antusias mengikuti kegiatan yang ada dan juga sebagai seorang katekis dapat mengajak mereka dalam menggunakan media sosial dengan baik dan benar. Dalam artikel ini, penulis menggunakan metode tinjauan pustaka melalui buku dan jurnal dengan pendekatan deskriptif dan analitis. Selain itu penulis juga menggunakan metode wawancara secara online yang ditujukan kepada kaum muda di Stasi Santo Thomas Moore kabupaten Lampung Tengah. Media digital memungkinkan orang memanipulasi dan membuat konten tanpa batas tanpa kehilangan kualitas. Di era digital saat ini, firman dapat diberitakan melalui aplikasi tertentu dan dengan cara yang lebih kreatif. Penginjilan dan pengembangan iman dikemas secara menarik dalam bentuk gambar atau animasi yang membuat masyarakat bersemangat mempelajari Injil. Di dunia era digital, para katekis dimampukan untuk menggunakan teknologi terlebih dalam komunikasi agar kaum muda tidak merasa bosan dalam kegiatan gerejawi.
Peran Katekis dalam Upaya Keterlibatan Umat Lingkungan St. Mikhael dalam Mengikuti Pendalaman Kitab Suci
Ley, Damiana;
Pius X, Intansakti
In Theos : Jurnal Pendidikan dan Theologi Vol. 3 No. 5 (2023): Mei
Publisher : Actual Insight
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56393/intheos.v3i5.1865
Penelitian ini akan melihat bagaimana peran katekis dalam membangun minat umat lingkungan St. Mikael dalam mengikuti kegiatan pendalaman iman. Katekis perlu menyadari peran mereka sebagai seorang utusan dalam membangun hidup menggereja bagi umat. Tugas mereka adalah menyadarkan,menggerakan dan mendorong agar berpartisipasi dalam setiap tugas menggereja. Penelitian ini berdasarkan pengalaman yang terjadi di lapangan dimana kegiatan pendalaman Kitab Suci kurang diminati oleh umat. Lingkungan kurang memahami atau memaknai tentang kegiatan pendalaman Kitab Suci yang dilaksanakan di lingkungan. Ada banyak kendala yang membuat mereka tidak dapat mengikutinya. Salah satunya adalah peran katekis dalam penyajian materi yang kurang menarik kurang mempengaruhi iman umat di lingkungan Ketua dan pengurus lingkungan bertanggung jawab atas masalah yang terjadi, terutama bertanggung jawab atas iman umat di lingkungannya. Maka dari itu para pengurus lingkungan terus berupaya dengan berbagai macam cara untuk menarik kembali minat umat dalam mengikuti berbagai kegiatan lingkungan selain kegiatan pendalaman Kitab Suci. Metode yang digunakan adalah kajian pustaka.
Peran Katekis dalam Pengenalan Asas dan Dasar St. Ignasius sebagai Landasan Iman Generasi Z
Prameswara, Adrian Yanuar;
Derung, Theresia Noiman
In Theos : Jurnal Pendidikan dan Theologi Vol. 3 No. 5 (2023): Mei
Publisher : Actual Insight
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56393/intheos.v3i5.1866
Teknologi yang berkembang saat ini, memberikan dampak dan pengaruh dalam segala aspek kehidupan. Berbicara seputar teknologi, maka erat sekali dengan generasi Z. Generasi ini dikenal sebagai generasi yang galau akan tujuan hidupnya, dan beberapa tuntutan yang dihadapi seperti flexing dan konsumerisme, selain itu mereka adalah generasi dengan ciri khas budaya instan nya. Menghabiskan waktu untuk mengkonsumsi smartphone dan asik dengan dunianya sendiri menjadi kebiasaanya. Pernyataan tersebut mengajak Gereja terutama Katekis baik profesional maupun sukarelawan untuk mengatasi permasalahan yang terdapat pada generasi Z. Tujuan penulisan ini yaitu memberikan pengenalan Asas dan dasar St. Ignasius sebagai landasan iman generasi Z, yang dilakukan oleh katekis. Metode dalam penelitian ini menggunakan kajian pustaka. Hasil penelitian menunjukkan ada lima hal dasar pengenalan Asas dan Dasar St. Ignasius yang perlu dimengerti, yaitu tujuan, sarana, sikap, lepas bebas, dan magis.