cover
Contact Name
Purwaningtyas Kusumaningsih
Contact Email
paradharma.undhirabali@gmail.com
Phone
+628123982932
Journal Mail Official
paradharma.undhirabali@gmail.com
Editorial Address
Pengelola Jurnal Paradharma Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Dhyana Pura Jl. Raya Padang Luwih, Tegaljaya, Dalung, Kuta Utara, Badung-Bali ph. (0361) 426450/1
Location
Kab. badung,
Bali
INDONESIA
Paradharma: Jurnal Aplikasi IPTEK
ISSN : 25497405     EISSN : 2775331X     DOI : -
Hasil – hasil pengabdian kepada masyarakat dalam berbagai disiplin ilmu pengetahuan dan teknologi.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 147 Documents
Penyuluhan Kanker Servik pada Wanita Masa Reproduksi di Desa Nyuh Tebel Kecamatan Manggis, Kabupaten Karangasem Ni Made Nurtini; Komang Ayu Purnama Dewi; Gusti Ayu Dwina Mastryagung; I Gede Putu Darma Suyasa; Made Rismawan
Paradharma (Jurnal Aplikasi IPTEK) Vol. 1 No. 2 (2017): Jurnal Paradharma
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Dhyana Pura – Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (373.697 KB) | DOI: 10.36002/jpd.v1i2.317

Abstract

ABSTRAKKanker leher rahim merupakan penyakit keganasan yang terjadi pada leher rahim. Perjalananpenyakit ini didahului dengan kondisi lesi pra-kanker leher rahim yaitu adanyadisplasia/neoplasia intraepitel serviks (NIS). Banjar Tengah  merupakan salah satu Banjar yang berada di wilayah Desa Nyuhtebel, Kecamatan Manggis Karangasem yang memiliki tujuan misimemanfaatkan pelayanan kesehatan dengan maksimal atas dasar kesadaran dan kepedulian,partisipasi serta keswadayaan warga. Berdasarkan hal tersebut dipandang sangat perlumemberikan penyuluhan tentang kanker servik pada wanita masa reproduksi dalam upaya preventif pencegahan kanker serviks.  Target luaran yang diharapkan adalah 1) Terjadipeningkatan pengetahuan pada wanita masa reproduksi. 2)Mampu menjaga pola hidup sehat, 3)adanya peningkatan pengetahuan antara sebelum dan sesudah penyuluhan 4) mampu melakukandeteksi dini kanker seviks  Metode Pelaksanaan dengan memberikan penyuluhan danmelakukan evaluasi melalui pre-post test. Hasil yang didapatkan adalah dari 33 ibu yangmemperoleh kategori pengetahuan baik 21 orang dan cukup 12 orang dan pada post testdidapatkan hasil 28 orang pengetahuan baik dan 5 orang pengetahuan cukup. Kata Kunci : Penyuluhan, Kanker Servik, Wanita Usia RepoduksiABSTRACTCervical cancer is a malignant disease that occurs in the cervix. Course of the disease ispreceded by the condition of pre-cancerous lesions of the cervix is the existence of dysplasia /cervical intraepithelial neoplasia (NIS). Banjar Banjar Tengah is one that is in the Village areaNyuhtebel, District Manggis, Karangasem who have mission objectives with maximum utilizehealth services on the basis of consciousness and awareness, participation and self-reliance ofcitizens. Based on those considered very necessary to provide education on cervical cancer inwomen of reproductive age in the prevention of cervical cancer prevention efforts. Targetoutcomes expected are: 1) There is an increased knowledge in women past reproduksi.2) Ableto maintain a healthy lifestyle, 3) an increase in knowledge between before and after extension4) capable of early detection of cancer seviks increase Implementation Method to providecounseling and conduct an evaluation through pre-post test. The results obtained are of the 33mothers who acquire good knowledge categories 21 and quite 12 people and post test showed28 people the knowledge of good and 5 sufficient knowledge.Keywords: Counseling, Cervical Cancer, Female Age Repoduksi
Penyuluhan dan Pelatihan Bantuan Hidup Dasar Ni Luh Putu Inca Buntari Agustini; I Gede Putu Darma Suyasa; Nadya Treesna Wulansari; I Gusti Ayu Puja Astuti Dewi; Made Rismawan
Paradharma (Jurnal Aplikasi IPTEK) Vol. 1 No. 2 (2017): Jurnal Paradharma
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Dhyana Pura – Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (636.862 KB) | DOI: 10.36002/jpd.v1i2.318

Abstract

ABSTRAKKecelakaan lalu lintas menjadi penyebab kematian nomor tiga yang membutuhkan penangananserius. Kematian dapat terjadi karena kurangnya pengetahuan dan kemampuan dalammelakukan pertolongan pertama pre hospital. Untuk itu, peningkatan pengetahuan khususnyauntuk masyarakat awam dalam upaya pemberian pertolongan pertama pre hospital perludilakukan. Data diperkuat oleh keterangan tenaga medis pada salah satu rumah sakit di kotaDenpasar, kebanyakan pasien yang dibawa ke rumah sakit belum mendapatkan penangananawal dan dengan cara transportasi yang kebanyakan menyalahi aturan yang semestinya.  Untukitu solusi yang ditawarkan adalah memberikan penyuluhan dan pelatihan Bantuan Hidup Dasar(BHD) untuk masyarakat awam dalam hal ini siswa SMAN 5 Denpasar. Target luaran yangdiharapkan dari mitra dengan menggunakan metode ini adalah: 1) Siswa mampu memahamimateri penyuluhan tentang BHD, 2) Adanya peningkatan pengetahuan antara sebelum dansetelah diberikan penyuluhan, 3) Siswa mampu mempraktikan BHD dengan benar, 4) Siswamampu mengaplikasikan bantuan hidup dasar dalam memberikan pertolongan pre hospital, 5)Siswa mampu menyebarluaskan informasi yang telah didapat kepada orang-orang terdekat.Hasil dari kegiatan ini adalah: 1) Siswa memahami materi penyuluhan tentang BHD, 2)Pemberian penyuluhan mengenai bantuan hidup dasar berpengaruh signifikan terhadap tingkatpengetahuan siswa, 3) Siswa mampu mempraktikan BHD dengan benar, 4) Siswa mampumengaplikasikan BHD pre hospital, dan 5) Siswa mampu menyebarluaskan informasi kepadaorang terdekat. Kata Kunci : Penyuluhan, Pelatihan, Bantuan Hidup DasarABSTRACTTraffic accident is one of three numbers of death causes which requires serious attention. Deathcan occur due to lack of knowledge and first aid ability in pre-hospital. Therefore, improvingthe knowledge of the society of an effort to pre-hospital first aid provision is needed to be done.The data was reinforced by the testimony of medical personnels in a hospital in Denpasar city,most of the patients who were taken to hospital have not received proper early treatment andthe means of transport that most violate the rules it should be. Thus, an education and trainingof Basic Life Support (BLS) was offered as the solution to this problem, it was offered to thesociety, in this case they were the students of SMAN 5 Denpasar. There are some targetoutcomes expected from partners by using this method; 1) The students are able to understandthe material of BLS, 2) An improvement of students’  knowledge before and after they are giveninformation, 3) The students are able to practice BLS properly, 4) The students are able toapply basic life support in providing first aid of pre-hospital, 5) The students are able todisseminate information which has been obtained to those nearby. The results of this projectwere: 1) The students had good understanding of BLS, 2) Providing education about basic lifesupport had significant effect on the level of students' knowledge, 3) The students were able topractice BLS properly, 4) The students were able to apply BLS in pre-hospital, and 5) Thestudents were able to disseminate information to people nearby.Keywords: Education, Training, Basic Life Support
Pemanfaatan Limbah Baglog Jamur Tiram Sebagai Media Tanam Sayur Organik Dalam Meningkatkan Ketahanan Pangan Pada Kelompok Tani Jamur Tiram Desa Luwus Kabupaten Tabanan I Gede Widhiantara; Ni Putu Eny Sulistyadewi
Paradharma (Jurnal Aplikasi IPTEK) Vol. 1 No. 2 (2017): Jurnal Paradharma
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Dhyana Pura – Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (621.172 KB) | DOI: 10.36002/jpd.v1i2.319

Abstract

ABSTRAKKelompok budidaya Jamur Tiram, Desa Luwus, Baturiti, Tabanan merupakan salah satu dari tiga kelompok pembudidaya jamur tiram di Desa Luwus Kabupaten Tabanan, Provinsi Bali.Tiap bulannya rata-rata sebanyak 750 kg limbah baglog dihasilkan dari proses budidaya.Limbah baglog memiliki potensi yang besar jika dikelola dan diolah menjadi media tanam.Program pengabdian ini akan dilaksanakan selama 3 bulan di Desa Luwus, Kabupaten Tabanan.Tujuan program ini adalah: a) Untuk memecahkan masalah pada mitra agar memahami danmenerapkan teknik pengelolaan limbah baglog untuk media tanam secara tepat dan benar. b)Untuk memecahkan masalah pada mitra agar mampu memproduksi sayuran organik denganmedia tanam limbah baglog. c) Untuk memecahkan masalah pada mitra agar mampumemasarkan produk sayuran organik ke konsumen. Metode yang diterapkan pada kegiatan iniberupa sosialisasi, pendampingan dan pelatihan kepada para anggota kelompok. Target danluaran dari proram pengabdian ini adalah 1). Meningkatnya pengetahuan anggota kelompokbudidaya jamur tentang pengelolaan limbah baglog yang benar dan ramah lingkungan danterciptanya upaya aktif dalam memecahkan masalah limbah baglog dengan mengelola limbahmenjadi media tanam, 2). Meningkatnya keterampilan para anggota dalam bertani secara ramahlingkungan dengan memanfaatkan lahan pekarangan, sehingga dapat mengatasi keterbatasanlahan dan dihasilkan produk pangan yang sehat khususnya sayuran organik. 3). Meningkatkanketerampilan pemasaran dan pembukuan sederhana para anggota sehingga dapat meningkatkankesejahteraan para anggota. Kata kunci: Limbah baglog, media tanam, kelompok budidaya jamur ABSTRACT Oyster Mushroom Cultivation Group, Luwus Village, Baturiti, Tabanan is one of three groupsof oyster mushroom growers in Luwus Village, Tabanan regency, Bali. Each month an averageof 750 kg of baglog waste is generated from the cultivation process. Baglog waste has greatpotential if managed and processed into a growing medium. This program will be held for 3months in Luwus Village, Tabanan. The objectives of this program are: a) To solve problems atpartners to understand and apply waste baglog management techniques to substrate mediaappropriately and correctly. b) To solve problems at partners in order to be able to produceorganic vegetables from the hydroponics system. c) To solve problems to partners in order to beable to market organic products to consumers. The methods applied in this activity aresocialization, mentoring and training to group members. The targets and outcomes of thisservice charity are 1). increased knowledge of the members of the mushroom cultivation groupon the management of baglog waste that is true and environmentally friendly and the creationof an active effort in solving baglog waste problem by managing waste into growing medium.2). increasing members' skills in farming in an environmentally friendly hydroponics byutilizing yard land, so as to overcome the limitations of land and produce healthy food products,especially organic vegetables. 3). improve the marketing skills and simple bookkeeping ofmembers so as to improve the welfare of the members.Keywords: baglog waste, growing medium, mushroom cultivation group
PKM Pengembangan Program Pembelajaran Anak Usia Dini Di Desa Dalung Kecamatan Kuta Utara Kabupaten Badung Bali Ni Made Ayu Suryaningsih; I Made Elia Cahaya; Christiani Endah Poerwati
Paradharma (Jurnal Aplikasi IPTEK) Vol. 1 No. 2 (2017): Jurnal Paradharma
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Dhyana Pura – Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (512.761 KB) | DOI: 10.36002/jpd.v1i2.320

Abstract

ABSTRAKPendidikan memegang peranan yang penting dalam perkembangan suatu negara. Maka dari itubidang ini menjadi salah satu fokus utama perhatian pemerintah. Tidak terkecuali bidang pendidikan anak usia dini. Paud tunas Mekar merupakan lembaga yang bergerak di bidangpendidikan anak usia dini. Banyak program ekstra kurikuler yang ditawarkan untukmeningkatkan kualitas paud ini. Namun pada kenyataannya berdasarkan data yang diperoleh dilokasi mitra, masih ditemukan adanya kesulitan dalam mengembangkan program pembelajarananak usia dini. Sehingga kami memberikan suatu solusi yakni pelaksanaan program pelatihandalam upaya meningkatkan kemampuan pendidik dalam mengembangkan programpembelajaran anak usia dini dalam hal pengembangan perencanaan pembelajaran, asesmen hasilbelajar dan pembuatan Alat Permainan Edukatif (APE). Program pengabdian masyarakat inidijalankan dengan menggunakan metode diskusi dan workshop. Berdasarkan hasil observasi dankuesioner yang kami ambil selama proses pengabdian ini, terlihat adanya sambutan dan antusiaspara peserta yang tinggi. Diharapkan pada akhir kegiatan pengabdian masyarakat ini terjadipeningkatan kemampuan pendidik anak usia dini di Desa Dalung. Kata Kunci : pengembangan, program pembelajaran, PAUDABSTRACTEducation holds an important role in the development of a country. Thus it became one of themain focus of attention of the Government. No exception field of early childhood education. Onthe PAUD Tunas Mekar Dalung is an institution in the field of early childhood education. Manyextra-curricular programs offered to improve the quality of this Old. But in fact based on thedata obtained on site partners, still found the existence of difficulties in developing earlychildhood learning program. So we give you a solution i.e. implementation of a trainingprogram in an effort to increase the ability of educators in developing early childhood learningprogram in terms of the development planning of the learning, assessment and learningoutcomes making educational games (APE). This outreach program run by using the methods ofdiscussion and workshop. Based on the results of observation and questionnaire we take duringthe process of this devotion, visible presence of welcome and enthusiastic participants.Expected at the end of this outreach activity is an increase in the ability of early childhoodeducators in the village, Dalung. Key words: development, learning programs, PAUD
PKM Kelompok Gula Aren “Mutiara Merah” Di Desa Karyasari Kabupaten Tabanan I Putu Darmawijaya; Natalia Sri Endah Kurniawati
Paradharma (Jurnal Aplikasi IPTEK) Vol. 1 No. 2 (2017): Jurnal Paradharma
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Dhyana Pura – Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (537.712 KB) | DOI: 10.36002/jpd.v1i2.321

Abstract

ABSTRAKSalah satu keunggulan dari gula aren jika dibandingkan dengan gula kelapa adalah aromanyayang khas gurih dan cita rasa manis yang sangat sesuai untuk campuran bahan makanan danminuman seperti kue bandrek, kopi serta untuk penderita diabetes gula aren sangat baik untuk dikonsumsi sebagai pengganti gula pasir. Di Desa Karyasari Tabanan terdapat kelompok taniyang mengolah nira menjadi gula aren, yaitu Kelompok Tani Mutiara Merah. Mitra masihterkendala dalam teknik dan inovasi proses produksi gula aren karena masih produksi 100%secara konvensional, belum memiliki merek dagang dan kemasan, belum memiliki manajemenusaha yang sistematis dan professional. Pelaksanaan program PKM Gula Aren “ MutiaraMerah” di Desa Karyasari Kabupaten Tabanan telah berjalan sesuai rencana dan tujuan awal,yaitu memberikan pelatihan atau pendampingan atau sesuai solusi yang telah ditawarkanmengenai gula semut atau dalam bentuk serbuk, pelatihan pengemasan produk serta membuatdesign label untuk produk gula aren. Kegiatan ini mendapat respon positif dari mitra sertasangat disambut dan didukung penuh oleh Perbekel Desa Karyasari Kabupaten Tabanan.Kata kunci :Gula semut, Mutiara Merah, Desa Karyasari Tabanan  ABSTRACTOne of the advantages of palm sugar when compared with coconut sugar is a distinctive aromaof savory and sweet taste that is very suitable for a mixture of food and beverages such asbandrek cake, coffee and diabetes for diabetics is very good for consumption because substitutesugar. In the village of Karyasari Tabanan there is a group of farmers who process palm sugarinto palm sugar, namely Mutiara Merah Farmer Group. Partners are still constrained in thetechniques and innovations of the process of producing palm sugar because it is still 100%conventional production, has no trademark and packaging, has not had a systematic andprofessional business management. Implementation of PKM program of Palm Sugar Aren"Mutiara Merah" in Karyasari Village Tabanan Regency has been run according to the planand the initial goal is to provide training or mentoring or as per solution that has been offeredabout sugar ant or in powder form, product packaging training and make design label for sugarproduct aren. This activity received positive response from the partners and was very welcomedand fully supported by Perbekel Desa Karyasari Tabanan Regency.Key words: sugar ant, mutiara merah, Karyasari Village Tabanan
Masalah dan Dampak Perkawinan Usia Muda di SMK Dharma Siswa Kecamatan Kraksaan Kabupaten Probolinggo Yessy Nur Endah Sary; Tutik Hidayati; Mega Silvian Natalia
Paradharma (Jurnal Aplikasi IPTEK) Vol. 1 No. 2 (2017): Jurnal Paradharma
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Dhyana Pura – Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (511.692 KB) | DOI: 10.36002/jpd.v1i2.322

Abstract

ABSTRAKSMK Dharma Siswa merupakan salah satu sekolah di Kecamatan Kraksaan KabupatenProbolinggo yang mahasiswanya banyak yang droup out. Salah satu penyebabnya yaitu hamildiluar nikah. Pada kegiatan Ipteks Bagi Masyarakat (IbM) ini terdapat 2 (dua) mitra yaitu siswaSMK Dharma Siswa Kelas X dan Kelas IX. Dengan metode IbM ini luaran yang diharapkandari mitra adalah:  1) Meningkatkatnya pengetahuan remaja tentang definisi perkawinan usiamuda 2)Meningkatkan pengetahuan remaja tentang masalah dan dampak perkawinan usiamuda. 3)Mengurangi kejadian droup out pada siswa karena hamil diluar nikah. Hasil darikegiatan IbM ini adalah: pengembangan keilmuan pada mata ajar  kesehatan reproduksi, mitradari SMK Dharma Siswa dapat menambah pengetahuan tentang masalah dan dampak padaperkawinan usia muda sehingga bisa mengurangi siswa droup out  karena hamil diluar nikah. Kata kunci : Perkawinan, Usia muda, dan SMK Dharma Siswa ABSTRACTSMK Dharma students is one of the schools in the district that students Kraksaan Probolinggomuch droup out. One reason is pregnant outside of marriage. On science and technologyactivities to the Community (IbM) there are two (2) are students of SMK Dharma Class X andClass IX. With this method IbM expected outcomes of partners are: 1) Increased knowledge ofadolescents about the definition of child marriage 2) Increase the knowledge of adolescentsabout the problem and the impact of child marriage. 3) Reduce the incidence droup out onstudents due to pregnancy outside of marriage. The results of this IbM activities ar: thedevelopment of science in the eyes of teaching reproductive health, partner of SMK DharmaStudents can gain knowledge about the problem and the impact on early marriage so that it canreduce students droup out due to pregnancy outside of marriage.Keywords: marriage, young age, and SMK Dharma Students
Pemertahanan Budaya Melalui Permainan Tradisional Bali di Desa Pemecutan Kaja Kecataman Denpasar Utara Putu Indah Lestari; Elizabeth Prima; Ni Made Diana Erfiani
Paradharma (Jurnal Aplikasi IPTEK) Vol. 1 No. 2 (2017): Jurnal Paradharma
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Dhyana Pura – Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (633.456 KB) | DOI: 10.36002/jpd.v1i2.323

Abstract

ABSTRAK Kegiatan pembelajaran di Taman Kanak-kanak  mengutamakan bermain sambil belajar. Salahsatu bentuk permainan yang dapat dipergunakan dalam proses pembelajaran adalah permainananak tradisional. Permainan tradisional sarat dengan nilai-nilai budaya yang sangat dibutuhkanbagi perkembangan dan pendidikan anak diantaranya nilai kebersamaan, saling tolongmenolong, dan nilai kepemimpinan. Tujuan dilaksnakannya Program Kemitraan Masyarakat(PKM) adalah penerapan permainan tradisional pada anak usia dini sebagai upayapemertahanan budaya Bali. Untuk itu terdapat 2 mitra yang dipilih yaitu TK Kumara Jati danTK Gita Sapta Kumara yang keduanya berlokasi di Desa Pemecutan Kaja, Kecamatan DenpasarUtara, Kota Denpasar, Propinsi Bali. Program Kemitraan Masyarakat di kedua mitra berupa 1)Workshop permainan tadisional kepada guru-guru; 2) Pelatihan dan pendampingan permainantradisional kepada siswa; 3) Penyediaan alat-alat permainan tradisional. Hasil dari kegiatanPKM ini adalah: 1) Peningkatan wawasan dan keterampilan guru tentang permainan tradisionalBali; 2) Peningkatan keterampilan siswa dalam memainkan permainan tradisional Bali; 3)Menetapkan hari Rabu sebagai Dina Mebasa Bali; 4) CD lagu anak tradisional BaliKata kunci : Permainan Tradisional Bali, pemertahan budaya, Desa Pemecutan Kaja ABSTRACTLearning activities in Kindergarten are focused on playing and learning activities. One form ofgame that can be used in the learning process is traditional game for children. This traditionalgame is full of cultural values that are needed for the development and education of childrensuch as the value of togetherness, mutual help, and leadership. The goal of Program KemitraanMasyarakat (Community Partnership Program) which is abbreviated as PKM is theimplementation of traditional games in early childhood as an effort to preserve Balineseculture. For that there were two partners that had been selected namely Kumara JatiKindergarten and Gita Sapta Kumara Kindergarten, which both are located in the VillagePemecutan Kaja, District North Denpasar, Denpasar City, Bali Province. Some of the activitiesundertaken in the Community Partnership Program in both partners were 1) Traditional gameworkshop for teachers; 2) Training and mentoring traditional games for students; 3) Provisionof traditional game tools. The results of this PKM activity are: 1) Increasing teacher's insightand skill about traditional Balinese game; 2) Improving students' skills in playing traditionalgames; 3) Establish Wednesday as Dina Mebasa Bali (Mother Language Day); 4) CD oftraditional Balinese children's songKeywords: Balinese Traditional Game, Cultural Preservation, Village Pemecutan Kaja
Pendampingan Petani Gula Aren di Desa Karyasari Kabupaten Tabanan Ni Wayan Deswiniyanti; Putu Chris Susanto; Ni Ketut Martini
Paradharma (Jurnal Aplikasi IPTEK) Vol. 1 No. 2 (2017): Jurnal Paradharma
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Dhyana Pura – Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (357.752 KB) | DOI: 10.36002/jpd.v1i2.324

Abstract

ABSTRAKDesa Karyasari Tabanan memiliki dua kelompok tani yang mengolah nira menjadi gula arenyaitu kelompok Tani Bunut Kuning dan Kelompok Tani Mutiara Merah. Kedua mitra masihterkendala dalam teknik dan inovasi proses produksi gula aren karena masih produksi 100% secara konvensional, hygiene sanitasi tempat produksi masih kurang, belum memiliki merekdagang dan kemasan, belum paham tentang pengajuan PIRT, belum memiliki manajemen usahayang sistematis dan belum profesional. Pelaksanaan program IbM Gula Aren di Desa KaryasariKabupaten Tabanan telah berjalan sesuai rencana dan tujuan awal yaitu memberikan pelatihanatau pendampingan atau sesuai solusi yang telah ditawarkan mengenai produksi gula aren padatdalam bentuk gula aren mini serta gula semut atau dalam bentuk serbuk, pelatihan pengemasanproduk serta membuat design label untuk produk gula aren, memberikan pelatihan mengenaihygiene sanitasi dan mekanisme pengajuan nomor P-IRT ke Dinas Kesehatan serta telahmelakukan uji proksimat dan uji bakteri/mikroorganisme di Laboratorium Universitas Udayana.Kata Kunci : Gula aren, gula semut, Karyasari Tabanan, Inovasi produk, PIRTABSTRACTKaryasari Tabanan village have two groups of farmers who process liquid of palm sugar intopalm sugar product, that are Bunut Kuning and Merah Mutiara Farmer Group. Both partnersare still constrained in the techniques and innovations of the process of producing palm sugarbecause it is still 100% conventional production, sanitation hygiene where the production isstill lacking, Has no trademark, packaging and information how to apply PIRT license, does nothave a systematic and professional business management. Implementation of programcommunity service of production Sugar Palm in Karyasari Village Tabanan Regency has beenrun according to the plan and the initial goal is to provide training or mentoring for solutionsoffered about the production of palm sugar in the form solid of palm sugar mini and in the formof powder, product packaging training and designing a label for palm sugar products,providing training on sanitation hygiene and mechanisms for submitting P-IRT numbers to theHealth Office and conducting proximate and bacterial / microorganism tests at the UdayanaUniversity Laboratory.Key Words : Palm sugar, Palm sugar powder, Karyasari Tabanan, Product innovation, PIRT
Pemeriksaan Kesehatan dan Pengobatan Gratis Berbasis Fisik, Psikologi dan Budaya di Dusun Selat Desa Perean Tengah Kecamatan Baturiti Kabupaten Tabanan I Gede Putu Darma Suyasa; IGA Rai Rahayuni; Sri Ariani; Kadek Buja Harditya; Asthadi Mahendra Bhandesa; Komang Rosa Tri Anggaraeni; Nadya Treesna Wulansari; Ida Ayu Suptika Strisanti; Made Rismawan
Paradharma (Jurnal Aplikasi IPTEK) Vol. 1 No. 2 (2017): Jurnal Paradharma
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Dhyana Pura – Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (630.37 KB) | DOI: 10.36002/jpd.v1i2.326

Abstract

ABSTRAK Desa Perean Tengah yang termasuk dalam wilayah Kecamatan Baturiti. Masalah kesehatan padalansia yang banyak dihadapi di desa Perean Tengah saat ini antara lain adalah Rheumatik, Batuk,Hipertensi dan Gangguan penglihatan. Pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakanberdasarkan surat permohonan dari Bendesa Adat tentang permohonan melaksanakan pelayananpemeriksaan kesehatan serta pengobatan gratis untuk menjaga kesehatan krama Dusun Selat dalamrangka pelaksanaan piodalan di Pura Dalem Kayangan Tiga Dusun Selat. Solusi untuk menanganimasalah tersebut yaitu melaksanakan pemeriksaan serta pengobatan gratis melalui program P2MSTIKES Bali. Target dalam pelaksanaan pengabdian masyarakat ini adalah masyarakat DusunSelat, Desa Perean Tengah, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan. Luaran dari kegiatan iniadalah meningkatan kesadaran dan pengetahuan masyarakat dalam upaya menjaga kesehatannya.Kapasitas pelayanan kegiatan pengabdian kepada masyarakat kami batasi untuk 100 peserta yangdidistribusikan secara merata di wilayah Dusun Selat, Desa Perean Tengah. Pada hasil pemeriksaanditemukan 29 orang yang memiliki tekanan darah tinggi, 2 orang yang memiliki kadar gula darahyang tinggi dan 99 orang memiliki asam urat melebihi batas normal. Kesimpulan dari pelaksanaankegiatan abdimas secara umum berjalan dengan lancar dan masalah kesehatan pada lansia palingbanyak adalah asam urat. Oleh karena itu diharapkan melalui kegiatan abdimas ini kesadaranmasyarakat khususnya lansia tentang kesehatan dapat meningkat untuk meningkatkan derajatkesehatan yang optimal.Kata Kunci : Perean, Baturiti, Lansia, Pemeriksaan kesehatan ABSTRACTPerean Tengah villages included Baturiti District. Elderly’s health problems in Perean Tengahvillages today are rheumatic, cough, hypertension and impaired of vision. Implementation ofcommunity services is based on request letter from Head of Village about the request to doing health screening and free treatment to maintain healthy people of the Selat, Perean Tengahvillages in the implementation of piodalan ceremony in Dalem Kayangan Temple. Problem solvingis carry out the health screening and free treatment witch is a program P2M by STIKES Bali.Target of community service are the community of Selat, Perean Tengah villages, Baturiti District,Tabanan Regency. Outcome of these activities is to increase community awareness and knowledgein an effort to maintain their health. Capacity of community service activities are limited to 100participants spread evenly at Selat, Perean Tengah villages. Result of health screening showed 29people who have high blood pressure, two people who have high blood sugar levels and 99 people have gout exceed normal limits. It can be concluded generally the implementation of communityservices was fluent and commonly the health problem in elderly was gout. Therefore it is expected through community services the awareness of people especially elderly about the health can beimproved to increase the degree of optimal health.Keywords: Perean, Baturiti, Elderly, Health screening
Pemeriksaan Golongan Darah dan Rhesus pada Anak Kelas 4,5, dan 6 Sekolah Dasar di Desa Tribuana Kecamatan Abang Kabupaten Karangasem I Gede Putu Darma Suyasa; Nadya Treesna Wulansari; Ni Putu Kamaryati; Gst Ayu Dwina Mastryagung; Ni Kadek Sutini; Made Rismawan
Paradharma (Jurnal Aplikasi IPTEK) Vol. 1 No. 2 (2017): Jurnal Paradharma
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Dhyana Pura – Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (395.596 KB) | DOI: 10.36002/jpd.v1i2.327

Abstract

ABSTRAK Desa Tribuana merupakan salah satu desa yang terletak  di Kecamatan Abang. KabupatenKarangasem, Bali, Indonesia. Sampai saat ini, penyuluhan dan pemeriksaan dini jenis golongandarah pada anak sekolah dasar di Desa Tribuana, Kecamatan Abang Karangasem belum pernahdilakukan. Transfusi darah dari golongan yang tidak kompatibel dapat menyebabkan beberapareaksi transfusi imunologis dan aspek klinis seperti ketidakcocokan pada sistem golongan darahABO dan Rhesus. Luaran dari pelaksanaan kegiatan ini adalah peningkatan pengetahuanmengenai jenis golongan darah sistem ABO dan Rhesus di kalangan masyarakat. Sampelkegiatan ini adalah siswa-siswi kelas 4,5, dan 6 Sekolah Dasar Negeri 2 Tribuana Tahun Ajaran2016/2017. Metode pelaksanaan meliputi persiapan ijin, koordinasi intern pihak STIKES Balidengan mahasiswa serta alat dan bahan yang digunakan. Pemeriksaan meliputi pemeriksaangolongan darah sistem ABO dan Rhesus. Hasil pemeriksaan golongan darah diperoleh dari 63orang yang terdiri dari 35 orang laki-laki dan 28 orang perempuan dengan rincian golongandarah A+, B+, AB+, dan O+ berturut-turut berjumlah 15, 24, 2 dan 22 orang. Kata kunci : Golongan darah, ABO, Rhesus, SDN 2 Tribunana, Abang, Karangasem ABSTRACTTribuana is a village which is located at Abang district, Karangasem regency, Bali, Indonesia.Counseling and early examination of blood type to the group of elementary students atTribuana village, Abang district, Karangasem regency has not been done before. Bloodtransfusion from incompatible types can cause an immunological transfusion reactions andclinical aspects such as the incompatibility of the blood type systems ABO and Rhesus. The aimof this activity was to improve the community knowledge about blood type systems ABO andRhesus. This examination followed by elementary students at grade 4,5 dan 6  of ElementarySchool number 2 Tribuana in academic year 2016/2017. The Actions method consisted ofpermits, internal coordination between Stikes Bali and students also tools and materials used.The examination included blood type systems ABO and rhesus. The test result showed that from63 students, there were 35 male students and 28 were female students. There were 24 studentswho have B blood type, 22 students with O blood type, 15 students with A blood type and only 2students have AB blood type. All students have a positive Rhesus (Rh+).Key words : blood type, ABO, Rhesus, Elementary School 2 Tribuana, Abang, Karangasem

Page 2 of 15 | Total Record : 147