cover
Contact Name
Abd. Rohman
Contact Email
rohmanch93@yahoo.com
Phone
+6281233992973
Journal Mail Official
jurnal.forind@gmail.com
Editorial Address
Penerbit FORIND Kantor Oprasional : Jl. Raya Tlogomas gg. 5 No. 24 Malang Jawa Timur Telp. : 08133992973 (Telkomsel) Email : forind_publishing@yahoo.com Facebook : Penerbit Forind
Location
Kab. malang,
Jawa timur
INDONESIA
JAMAS: Jurnal Abdi Masyarakat
Published by Penerbit Forind
ISSN : -     EISSN : 2986464X     DOI : -
JAMAS: Jurnal Abdi Masyarakat (e-ISSN: 2986-464X) adalah jurnal ilmiah yang mempublikasi hasil kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat. JAMAS merupakan jurnal ilmiah multidisiplin yang diterbitkan oleh Penerbit Forind Indonesia. JAMAS menerima naskah yang mencakup masalah-masalah yang terkait dengan layanan masyarakat. Tujuan publikasi jurnal ini adalah untuk menyebarkan pemikiran konseptual atau gagasan, hasil penelitian dan pengembangan hasil pendidikan yang telah dicapai di bidang pelayanan masyarakat. JAMAS ini berisi tentang kegiatan pengabdian masyarakat dengan berbagai potensi, hambatan, tantangan, dan permasalahan yang ada di masyarakat. JAMAS menerbitkan jurnal secara berkala setiap empat bulan sekali, yakni bulan Februari, Juni dan Oktober
Articles 153 Documents
PENINGKATAN LITERASI TENTANG STUNTING DAN PMT PADA KADER KESEHATAN DAN IBU-IBU DENGAN BALITA DI POSYANDU PERUMAHAN GODEAN JOGJA HILLS GODEAN SLEMAN YOGYAKARTA: Increasing Literacy about Stunting and PMT among Health Cadres and Mothers with Toddlers at Posyandu Godean Jogja Hills Godean Sleman Yogyakarta Pujiastuti, Diah
JAMAS : Jurnal Abdi Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2024)
Publisher : Forind Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62085/jms.v2i2.110

Abstract

Tingkat stunting sebagai dampak kurang gizi pada balita di Indonesia melampaui batas yang ditetapkan WHO. Kejadian stunting ini jelas mempunyai dampak bagi keluarga, terlebih bagi anak yang mengalami stunting. Anak disebut stunting bila mengalami hal-hal sesuai indikasi stunting, tetapi apabila bukan stunting tetapi kondisi “pendek”. Hal ini akan mengarahkan ibu untuk melakukan hal yang keliru, yaitu memberikan anak asupan nutrisi yang lebih banyak, tanpa melihat kebutuhan nutrisi anak. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan literasi kader posyandu dan ibu-ibu terkhusus yang memiliki anak balita tentang stunting dan pemberian makanan tambahan (PMT) sehingga kader posyandu serta ibu-ibu dapat memahami tentang kemaknaan kejadian stunting dan intervensi untuk mengatasi stunting tersebut. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilakukan di Posyandu Perumahan Godean Jogja Hills, Godean, Sleman, Yogyakarta. Kegiatan dilaksanakan dengan apersepi langsung dilanjutkan pemberian edukasi kesehatan tentang stunting dan PMT menggunakan modul stunting dan PMT. Warga yang hadir adalah total 28 warga, yang terdiri dari 23 ibu-ibu yang memiliki balita dan 5 warga merupakan kader kesehatan. Hasil dari kegiatan ini adalah kader kesehatan dan ibu-ibu menjadi lebih memahami tentang kondisi stunting dan ruang lingkup stunting serta PMT untuk bayi dan balita. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah kader kesehatan dan ibu-ibu yang hadir menyampaikan kegiatan ini sangat bermanfaat
PENYULUHAN DAN SKRINING KESEHATAN DI RPTRA PULAU PANGGANG KEPULAUAN SERIBU: Health Education and Screening At the Panggang Island RPTRA Seribu Islands Adriana*, Yulis; Abidin, Jaenal; Hardini, Ria; Putri, Septilia Adinda; Nisa, Qurrota Ayun; Rahardini, Rosita Dwinanda; Saputra, Angga Fiqki
JAMAS : Jurnal Abdi Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2024)
Publisher : Forind Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62085/jms.v2i2.111

Abstract

Penyuluhan dan pemeriksaan kesehatan dilakukan dalam kegiatan pengabdian masyarakat saat ini adalah penyuluhan sanitasi hygiene dan pemeriksaan sampel darah untuk pengecekan asam urat, kolesterol, dan gula darah. Tujuan dilaksanakan Kuliah Kerja Nyata adalah untuk memberikan pengetahuan terhadap masyarakat di Pulau Panggang tentang sanitasi hygiene, meningkatkan kesehatan masyarakat melalui skrining kesehatan dan workshop pengelolahan rumput laut untuk kesehatan. Metode kegiatan yaitu tahap persiapan, tahap pelaksanaan, serta tahap monitoring dan evaluasi. Hasil dari Analisis tingkat pengetahuan masyarakat mengenai Sanitasi Hygiene di Pulau Panggang dari 44 responden didapatkan 29 orang (66%) memiliki pengetahuan Sangat Baik, 8 orang (18%) memiliki pengetahuan Baik, 6 orang (14%) memiliki pengetahuan Cukup, serta 1 orang (2%) memiliki pengetauan Kurang, dan dari 44 orang yang memiliki kadar gula darah puasa tinggi sebanyak 3 orang (6,82%) sedangkan yang memiliki kadar gula darah puasa normal sebanak 41 orang (93,18%), yang memiliki asam urat tinggi sebanyak 11 orang (25%) sedangkan yang memiliki asam urat normal sebanyak 33 orang (75%), yang memiliki kolesterol tinggi sebanyak 37 orang (84,09%) sedangkan yang memiliki kolesterol normal sebanyak 7 orang (15,91%). Hasil skrinning kesehatan masyarakat di Pulau Panggang rata-rata menderita kolesterol.
PENINGKATAN KESADARAN MULTIKULTURAL DAN PENGALAMAN KERJA MAHASISWA DENGAN INSTITUSI ASING MELALUI LAYANAN KESEHATAN MASYARAKAT DI WONOSARI YOGYAKARTA: Enhancing Students' Multicultural Awareness and Work Experiences with a Foreign Institution through Community Healthcare Services in Wonosari Yogyakarta Ikaningtyas, Nurlia; Palupi*, Ethic; Yeni Kustanti, Christina; Betaliani Wirata, Resta; Kumala Dewi, Marita; Damar Prasetyaningrum, Oktalia
JAMAS : Jurnal Abdi Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2024)
Publisher : Forind Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62085/jms.v2i2.112

Abstract

Posyandu merupakan pusat kegiatan masyarakat dalam bidang kesehatan yang melaksanakan pelayanan KB, gizi, penanggulangan diare, KIA dan pelayanan tumbuh kembang balita di Indonesia. Kegiatan dilaksanakan oleh, dari dan untuk masyarakat yang dibina oleh tenaga kesehatan di sekitar puskesmas. Posyandu Balita seperti yang ada di Indonesia tidak dilaksanakan di Australia, oleh karena itu Universitas of Canberra dan STIKES Bethesda Yakkum melakukan kolaborasi antar negara untuk melakukan kegiatan dalam Posyandu Balita di Ngunut Wonosari. Metode yang telah dilakukan adalah dengan pelaksanaan Posyandu Balita lima meja, observasi pelaksanaan posyandu oleh mahasiswa dan wawancara yang dilakukan oleh pengabdi kepada mahasiswa STIKES Bethesda Yakkum dan University of Canberra. Mahasiswa mendapatkan pengalaman langsung melakukan monitoring tumbuh kembang balita, mahasiswa menyadari pentingnya kesadaran ibu untuk melakukan pemantauan tumbuh kembang balita, kader mendapatkan pelatihan metode pemantauan tumbuh kembang balita. Ibu balita mendapatkan informasi kesehatan dan balita mendapatkan pemantauan tumbuh kembang serta Pemberian Makanan Tambahan (PMT). Mahasiswa dari University of Canberra belajar tentang sistem pelayanan kesehatan di Indonesia. Mereka mengagumi kegiatan pelayanan kesehatan yang berbasis masyarakat dan tidak dipungut biaya, melainkan erat dengan konsep “gotong royong”. Mereka juga mengagumi kinerja kader yang penuh perhatian, ketelatenan, serta suka rela memberikan waktu, tenaga, dan pikiran dalam pelaksanaan posyandu. Kegiatan kunjungan Posyandu ini memberikan dampak positif bagi mahasiswa dalam peningkatan pemahaman terkait sistem pelayanan kesehatan di Indonesia dan Posyandu. Pada kesempatan ini, mahasiswa STIKES Bethesda Yakkum dan University of Canberra, serta masyarakat Kelurahan Ngunut dapat saling belajar multikultural dalam pelayanan kesehatan baik di Indonesia dan Australia.
PENYULUHAN GAYA MINAT BACA DAN BELAJAR DI SDN NGEMBAL KABUPATEN MALANG JAWA TIMUR: Counseling on Reading and Learning Interest Style at SDN Ngembal Malang Regency East Java Anisa*, Nurfa; Kristiawan, Indria; Anggraini, Rizka; Pangestutik, Dwi
JAMAS : Jurnal Abdi Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2024)
Publisher : Forind Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62085/jms.v2i2.113

Abstract

Rendahnya minat baca masyarakat pada umumnya saat ini pantas untuk kita renungkan, karena memajukan suatu bangsa tidak terlepas dari kemajuan masyarakatnya. Iindonesia menjadi salah satu negara dengan minat baca terendah di dunia, penting untuk diadakan penerapan terhadap penyuluhan gaya minat baca dan belajar sebagai pengarahan pada pencapaian hasil belajar yang bersifat kognitif, selain itu juga mampu meningkatkan kemampuan siswa dalam bekerjasama, berinteraksi, mengembangkan kecerdasan emosional dan keterampilan sosial atau multiple intelegensi. Metode pada kegiatan ini menggunakan metode ceramah, diskusi, dan praktik langsung. Berdasarkan hasil diskusi dengan siswa SDN Ngembal bahwa kegiatan penyuluhan gaya minat baca dan belajar pada siswa mampu meningkatkan minat baca siswa. Selain itu pengadaan buku bacaan baru juga menjadi salah satu alternatif untuk menarik minat membaca siswa.
PENINGKATAN KESADARAN MASYARAKAT MELALUI EDUKASI DETEKSI DINI DAN PENCEGAHAN STUNTING DI KALURAHAN SURYATMAJAN YOGYAKARTA : Increasing Community Awareness Through Education on Early Detection and Stunting Prevention In Suryatmajan District, Yogyakarta Palupi*, Ethic; Prawesti, Indah; Sari, Ignasia Yunita; Febrianti, Santahana
JAMAS : Jurnal Abdi Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2024)
Publisher : Forind Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62085/jms.v2i2.114

Abstract

Berdasarkan Dinas Kesehatan Daerah Istimewa Yogyakarta tahun 2019, prevalensi status gizi sangat pendek dan pendek di Daerah Istimewa Yogyakarta tahun 2018, Kota Yogyakarta masuk urutan ketiga setelah Gunungkidul dan Kulon Progo, yaitu 14,42%. Stunting (kerdil) diukur dengan panjang atau tinggi badan yang lebih dari minus dua standar deviasi median standar pertumbuhan anak. Pencegahan stunting perlu dilakukan sejak dini, yaitu sejak hari-hari pertama 1000 harinya yaitu semenjak masih di dalam kandungan. Pencegahan stunting tidak lagi hanya berfokus pada anak, akan tetapi juga berfokus kepada ibu saat masih mengandung, maupun saat mengasuh anaknya. Tujuan kegiatan ini mencegah stunting melalui pendekatan kepada masyarakat, khususnya ibu dan kader, melalui edukasi tentang pencegahan stunting melalui deteksi dini, nutrisi serta pola asuh. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat  dengan sasaran kader dan ibu di Kalurahan Suryatmajan, Yogyakarta dilakukan 2 tahap yaitu tahap persiapan dan tahap pelaksanaan. Tahap pelaksanaan dilakukan pre-test, lalu pemberian edukasi dilanjutkan dengan post-test. Setelah pemberian edukasi pada kader dan ibu sebanyak 33 orang, terdapat peningkatan pengetahuan dan kesadaran pada kader dan ibu di Kalurahan Suryatmajan, Yogyakarta tentang deteksi dini dan pencegahan stunting.
PENDAMPINGAN KEGIATAN P5 TEMA “KEARIFAN LOKAL” BAGI SISWA KELAS 5 SD : Assistance On P5 Activities On The Theme "Local Wisdom" For Class 5 Primary Students Kristin, Firosalia
JAMAS : Jurnal Abdi Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2024)
Publisher : Forind Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62085/jms.v2i2.115

Abstract

Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah membantu siswa dalam memahami tentang kearifan lokal yang ada di sekitar mereka, membantu siswa dalam menerapkan P5 dalam kehidupan sehari-hari dan membantu siswa dalam menumbuhkan karakter yang baik sebagai pelajar Indonesia. Peserta dalam kegiatan ini adalah siswa kelas 5 yang berjumlah 24 orang. Hasil dari kegiatan semua siswa dapat mengikuti kegiatan pendampingan ini dengan baik dan menghasilkan produk yang terbuat dari kain perca berupa kotak tisu, boneka drakon, kipas tangan, bros pita, dan bingkai foto. Hasil produk tersebut digunakan dalam gelar karya yang dilaksanakn di sekolah.
PENGUATAN KARAKTER KEBANGSAAN BAGI PEMUDA KARANG TARUNA DESA DI POLEWALI MANDAR DALAM MEMBANGUN KARAKTER SOSIAL DI ERA DIGITALITASI: Strengthening National Character For The Youth Of Karang Taruna Village In Polewali Mandar In Building Social Character In The Era Of Digitalitation Anfas, Anfas; Latif, Abdul; Sujipto*, Ari; Thamrin, Saddam Husain; Fatana, Nurul; Sukmawan, Sandi
JAMAS : Jurnal Abdi Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2024)
Publisher : Forind Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62085/jms.v2i2.116

Abstract

Seiring perkembangan teknologi, generasi muda menghadapi tantangan kompleks yang memerlukan pemahaman nilai-nilai kebangsaan dan pengembangan karakter yang kuat. Generasi digital native seringkali terpapar informasi tanpa penyaringan memadai, mengakibatkan dampak negatif seperti penyebaran hoaks, ketergantungan media sosial, dan kesehatan mental yang terganggu. Dalam konteks ini, peran Karang Taruna menjadi sangat penting untuk pengembangan karakter kebangsaan. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk menguatkan karakter kebangsaan pemuda Karang Taruna di Desa Polewali Mandar sehingga mereka dapat menjadi agen perubahan yang berperan aktif dalam pembangunan karakter sosial yang adaptif terhadap perkembangan digital.Metode pelaksanaan kegiatan ini terdiri dari tiga tahapan: persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pada tahap persiapan, dilakukan identifikasi masalah dan penyusunan instrumen pretest dan posttest serta bahan materi workshop. Tahap pelaksanaan melibatkan penyampaian materi melalui workshop, sementara tahap evaluasi dilakukan dengan pemberian angket kepada peserta untuk mengukur efektivitas kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta mengenai pendidikan kebangsaan, kepemimpinan, pengembangan diri, etika dan tanggung jawab sosial, serta teknologi dan inovasi sosial. Melalui pretest dan posttest, rata-rata pemahaman peserta mengalami peningkatan signifikan di berbagai aspek yang diuji.Kesimpulan dari kegiatan ini adalah bahwa pendidikan karakter melalui Karang Taruna dapat memperkuat kapasitas pemuda dalam menghadapi tantangan era digital. Karakter kebangsaan yang kuat dan pemahaman yang mendalam mengenai tanggung jawab sosial dapat menjadikan pemuda sebagai agen perubahan yang membawa dampak positif bagi masyarakat sekitar .
CEGAH OSTEOPOROSIS DENGAN LATIHAN RESISTANCE BAND DAN TERAPI LATIHAN PADA JEMAAT WANITA GEREJA KATOLIK DI MACANAN: Prevent Osteoporosis With Resistance Band Exercises And Exercise Therapy For The Women's Congregation Of The Catholic Church In Macanan Adityasiwi*, Gian Lisuari; Wijanarko, Fajar; Khenda, Nathan; Susanto, Nicholas; Purbo, Heru; Gusma, Ellysa
JAMAS : Jurnal Abdi Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2024)
Publisher : Forind Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62085/jms.v2i2.119

Abstract

Latar Belakang: Osteoporosis atau yang dikenal dengan pengeroposan tulang adalah masalah kesehatan yang serius dan merupakan penyakit degeneratif utama di dunia. Diperkirakan 200 juta orang di dunia menderita osteoporosis. Berdasarkan data Kemenkes prevalensi osteoporosis di Indonesia sekitar 10,3 persen, artinya dua dari 5 penduduk Indonesia berisiko osteoporosis. Risiko komplikasi dari osteoporosis adalah fraktur yang bisa memicu perdarahan, emboli, cedera kepala yang menyebabkan kematian. Tujuan : meningkatkan pengetahuan masyarakat untuk melakukan pemeliharaan tulang untuk mencgah terjadinya resiko osteoporosis. Metode: Waktu kegiatan adalah pada bulan Januari – Oktober 2023. Pada bulan Januari 2023 dilakukan penentuan topik dan penyusunan proposal, lalu di bulan Februari 2023 adalah pengumpulan proposal, Maret 2023 seleksi proposal. Pada bulan April 2023 penerimaan dana pengabdian masyarakat dan Mei 2023 persiapan materi, pembuatan leaflet, Juni 2023 pelaksanaan pengabdian masyarakat. Pengabdian masyarakat dilakukan awal adalah screening awal dengan dilakukan pre test, setelah itu dilakukan penyuluhan, setelah itu dilakukan demonstrasi latihan dengan resistance band dan terapi latihan oleh fasilitator, lalu selanjutnya dipraktekkan oleh seluruh peserta dan terakhir dilakukan post test.
MANAJEMEN RESIKO PENYAKIT TIDAK MENULAR (PTM) PADA MASYARAKAT MARGINAL DI YOGYAKARTA: Risk Management Of Non-Communicable Diseases (NCD) In Marginal Communities In Yogyakarta Permina*, Yullya; Intening, Vivi Retno; Sudarta, I Wayan
JAMAS : Jurnal Abdi Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2024)
Publisher : Forind Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62085/jms.v2i2.120

Abstract

Penyakit Tidak Menular merupakan tantangan kesehatan utama di seluruh dunia, yang sering kali disebabkan oleh faktor-faktor yang dapat dimodifikasi seperti gaya hidup dan lingkungan. PTM menjadi masalah kesehatan masyarakat yang serius karena memiliki tingkat morbiditas (kesakitan) dan mortalitas (kematian) yang tinggi di seluruh dunia. Beberapa contoh PTM termasuk penyakit hipertensi, diabetes melitus, stroke, dan penyakit pernapasan kronis. kegiatan pengabdian masyarakat tentang penyuluhan manajemen resiko PTM, screening kesehatan serta senam untuk peningkatan kesehatan belum pernah didapatkan. Tujuan dari pengabdian ini adalah mengingkatkan pengetahuan tentang manajemen resiko Penyakit Tidak Menular pada masyarakat maarginal di Yogyakarta. Metode pelaksanaan dengan melakukan screening kesehatan pengukuran tekanan darah dan gula dara sesaat (GDS), ceramah, senam dan diskusi. Hasil nilai sebelum dilakukan edukasi adalah 18 dan sesudah edukasi 26. Pengethauan yang dimiliki oleh manusia merupakan upaya mencari kebenaran dan solusi untuk masalah adalah bagian dari kodrat manusia. Ini mencerminkan sifat dasar manusia yang selalu ingin tahu, belajar, dan berkembang Kesimpulannya adalah kegiatan pengabdian ini dapat berjalan dengan baik, Masyarakat antusias mengikuti setiap kegiatan yang telah dilaksanakan, semakin memahami tentang bagaimana melakukan manajemen resiko PTM
OPTIMALISASI PERAN KELOMPOK LINTAS GENERASI (KLG) DALAM POSYANDU LANSIA MELALUI PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT LINTAS NEGARA DI KALURAHAN MARGOLUWIH SAYEGAN SLEMAN YOGYAKARTA: OPTIMIZING THE ROLE OF CROSS-GENERATION GROUPS (KLG) IN ELDERLY POSYANDU THROUGH CROSS-COUNTRY COMMUNITY SERVICE IN MARGOLUWIH KALURAHAN SAYEGAN SLEMAN YOGYAKARTA Intening, Vivi Retno; Puspitasari, Reni; Sari, Ignasia Yunita; Melati*, Nimsi; Wijayanto, Ferry
JAMAS : Jurnal Abdi Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2024)
Publisher : Forind Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62085/jms.v2i2.122

Abstract

Kelompok Lintas Generasi (KLG) merupakan kelompok yang terdiri dari lansia dan pendukungnya. Tujuan dari KLG adalah meningkatkan kualitas hidup lansia. Salah satu program KLG dapat diaplikasikan dengan pelaksanaan Posyandu Lansia yang diselenggarakan oleh pemerintah Indonesia. Metode pengabdian masyarakat yang telah dilakukan adalah dengan mengidentifikasi masalah penyakit tidak menular dan kebutuhan pendampingan lansia, memberikan pelayanan Posyandu 5 meja dan melakukan evaluasi proses pelaksanaan kegiatan. Hasil kegiatan pengabdian ini yaitu adanya gambaran bahwa mayoritas lansia yang menjadi sasaran adalah pada kelompok usia lansia dengan kondisi IMT mayoritas normal dan memiliki masalah kesehatan utama hipertensi. Hasil pengamatan yang dilakukan dari tim pengabdi adalah adanya perbedaan pelayanan kesehatan lansia di Indonesia dan Canberra. Pelayanan kesehatan dengan memanfaatkan KLG dan Posyandu memberikan kemungkinan lansia untuk bisa terdeteksi lebih dini jika ada masalah kesehatan dan juga mendapatkan pengobatan dini serta terhindar dari rasa kesepian.

Page 9 of 16 | Total Record : 153