cover
Contact Name
Harizqi Azri
Contact Email
hrzm2f@gmail.com
Phone
+6285365372924
Journal Mail Official
hrzm2f@gmail.com
Editorial Address
jalan mangga vi Kuranji, Kota Padang
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
RANGKIANG: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat
ISSN : 27212688     EISSN : 27212688     DOI : https://doi.org/10.22202
Rangkiang: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat (2721-2688) are published biannual (June and December). Rangkiang focuses on the main problems in the development of the sciences of community services areas as follows: Community Services, People, Local Food Security;Training, Marketing, Appropriate Technology, Design; Community Empowerment, Social Access; Student Community Services; Border Region, Less Developed Region; Education for Sustainable Development.
Articles 147 Documents
PENGENALAN MODUL PRAKTIKUM ELEKTRONIKA DASAR UNTUK MENINGKATKAN KOMPETENSI PESERTA DIDIK PADA MATA PELAJARAN FISIKA DI SMA PGRI 4 PADANG Aidhia Rahmi; Helendra Helendra; Megasyani Anaperta; Husna Husna
RANGKIANG: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 3, No 1 (2021)
Publisher : Universitas PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (521.275 KB) | DOI: 10.22202/rangkiang.2021.v3i1.4744

Abstract

Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk mengimplementasikan hasil penelitian pada  sekolah mitra. Mitra dari kegiatan pengabdian ini adalah SMA PGRI 4 Padang.  Latar belakang dari kegiatan pengabdian ini adalah masih terbatasnya keterserdiaan modul praktikum untuk menunjang kegiatan praktikum. Selain itu belum terpenuhinya semua peralatan laboratorium guna menunjang pembelajaran teori. Sasaran utama kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah peserta didik kelas XII pada mata pelajaran fisika dasar. Pelatihan yang dimaksud adalah penerapan modul elekronika dasar pada kegiatan praktikum. Kegiatan ini diikuti oleh 25 peserta didik kelas XII. Pelaksanaan kegiatan peserta didik membimbing kegiatan praktikum mengikuti tahapan modul secara berkelompok dan dilanjutkan dengan diskusi dan evaluasi. Hasil kegiatan ini sangat bermanfaat bagi perserta didik guna meningkatkan pemahaman konsep dan kompetensi peserta didik guna mendukung pembelajaran teori.
IMPLEMENTASI DIGITAL MARKETING PADA UMKM JULLY JASTIP Lady Lady; Antony Sentoso; Calvin Calvin; Ivan Jones; Ricko Marthin; Valencia Valencia; Vinna Rudianto
RANGKIANG: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 5, No 1 (2023)
Publisher : Universitas PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (927.711 KB) | DOI: 10.22202/rangkiang.2023.v5i1.6893

Abstract

Seiring berkembangnya teknologi, berbagai kegiatan manusia yang pada awalnya dilakukan secara tradisional atau konvensional perlahan mulai beralih ke kegiatan berbasis teknologi atau digital. Salah satu contoh kegiatan berbasis digital yang sering ditemui adalah pemasaran digital atau digital marketing yang merupakan kegiatan pemasaran untuk menginformasikan atau meningkatkan kesadaran akan produk melalui media sosial atau platform digital lainnya. Jully Jastip merupakan salah satu UMKM yang menerapkan pemasaran digital dalam proses bisnisnya. Namun dalam penerapannya, menurut beberapa pelanggannya masih kurang menarik perhatian. Melalui kegiatan implementasi pemasaran digital ini, upaya yang dilakukan adalah dengan memperbaiki dan melakukan desain ulang media sosial terutama Instagram Jully Jastip agar lebih menarik perhatian pelanggan yang dimana menurut hasil wawancara dengan pemilik UMKM, hasil dari kegiatan implementasi ini meningkatkan penjualan UMKM Jully Jastip walaupun tidak signifikan. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan dengan metode kualitatif, salah satu cara pemasaran yang dapat dilakukan dan sering digunakan pada saat ini oleh para pelaku usaha adalah dengan melakukan endorse selebgram untuk meningkatkan kesadaran masyarakat atau brand awareness mengenai Jully Jastip. Upaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat diperlukan guna meningkatkan minat masyarakat atau calon pelanggan untuk menggunakan jasa dari UMKM Jully Jastip.Kata kunci: Jasa Titip; Pemasaran; Pemasaran Digital; UMKM
SHAPING STUDENT CHARACTER THROUGH CULTURE IN THE SCHOOL ENVIRONMENT Nur Arifiya; Aliffia Teja Prasasty
RANGKIANG: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 2, No 2 (2020)
Publisher : Universitas PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (907.353 KB) | DOI: 10.22202/rangkiang.2020.v2i2.4479

Abstract

Pendidikan Sekolah Dasar (SD) adalah jenjang pendidikan paling rendah dalam tingkat pendidikan formal di Indonesia. Lingkungan sekolah dapat menjadi tempat yang baik dalam menanamkan karakter siswa. Pendidikan karakter merupakan usaha bersama seluruh warga sekolah untuk mewujudkan dan menciptakan suatu kultur baru di sekolah, yaitu kultur pendidikan karakter. Penanaman karakter sangat penting dilakukan pada anak-anak usia dini dan dapat dilakukan dengan tiga tahapan, yaitu kegiatan rutin, kegiatan spontan, dan keteladanan. Budaya sekolah merupakan salah satu aspek yang berpengaruh terhadap perkembangan siswa. Jika suasana sekolah penuh kedisiplinan, kejujuran, kasih sayang, maka akan dihasilkan karakter yang baik. Pada saat yang sama, pendidik juga akan merasakan kedamaian dengan suasana sekolah seperti itu sehingga akan meningkatkan mutu pengelolaan pembelajaran. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan membentuk karakter baik melalui budaya di lingkungan sekolah, sehingga disepakati untuk menentukan kegiatan rutin berupa menerapkan disiplin di lingkungan sekolah dan keteladanan dengan saling menghormati sekalipun dalam hubungan pertemanan. Dengan demikian pembentukan karakter baik melalui budaya di lingkungan sekolah sangat efektif dilakukan, Berdasarkan hasil komunikasi terakhir dengan pihak sekolah SDN 3 Ratujaya Depok, bahwa siswa-siswi lebih disiplin dalam belajar, saling menghargai satu sama lain, dan menghormati orang  yang lebih tua terutama para guru baik dalam hal berbicara maupun bersikap.Kata kunci: Karakter, Budaya, Lingkungan, Sekolah Dasar
Pembekalan dan Perancangan Teknik Penilaian Berorientasi Kontekstual dalam pembelajaran di SMP Pertiwi 2 Padang Herfyna Asty; Riny Dwitya Sani
RANGKIANG: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 3, No 2 (2021)
Publisher : Universitas PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (453.663 KB) | DOI: 10.22202/rangkiang.2021.v3i2.5505

Abstract

Kompetensi inti merupakan tingkat kemampuan untuk mencapai Standar Kompetensi Lulusan yang harus dimiliki oleh peserta didik pada setiap tingkat, kelas atau program. Pada hakikatnya kompetensi inti adalah operasional dari Standar Kompetensi Lulusan (SKL) yang mencakup aspek sikap, pengetahuan dan keterampilan. Dalam mencapai kompetensi inti diperlukan teknik penilaian yang valid dan reliable. Sehingga pencapaian hasil belajar dapat dilakukan secara maksimal. Teknik penilaian yang valid dan reliable juga mampu mengarahkan siswa dalam mengakomodasi semua potensi yang dimilikinya. Teknik penilaian yang harus dilakukan guru dalam proses evaluasi pembelajaran antara lain lisan, tulis dan penugasan. Salah satu pendekatan yang dapat diterapkan dalam teknik penilaian adalah pendekatan kontekstual. Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini merupakan kegiatan pembekalan Perancangan Teknik Penilaian Berorientasi Kontekstual dalam pembelajaran yang dilaksanakan  di SMP Pertiwi 2 Padang. Kegiatan dilaksanakan dalam 2 tahap yaitu pemberian materi mengenai Teknik Penilaian Berorientasi Kontekstual dalam pembelajaran serta perancangan Teknik Penilaian Berorientasi Kontekstual dalam pembelajaran yang dilaksanakan  di SMP Pertiwi 2 Padang. Kegiatan ini bermanfaat bagi guru terutama guru Bahasa Inggris untuk meningkatkan pemahaman mereka mengenai bentuk dan Teknik Penilaian Berorientasi Kontekstual dalam pembelajaran. 
CHOOSING TEACHING MATERIALS AND LEARNING MEDIA IN THE INDEPENDENT LEARNING CURRICULUM Lira Hayu Afdetis Mana; Laspida Harti
RANGKIANG: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 4, No 2 (2022)
Publisher : Universitas PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (834.254 KB) | DOI: 10.22202/rangkiang.2022.v4i2.6412

Abstract

This activity aims to provide direction to teachers so they can use various media according to the needs of students and those in the student environment. The teacher's freedom in choosing learning media in the independent curriculum can help students understand the material presented. This activity is a community service activity. This activity was carried out for one day with one meeting at one school. The implementation stages are, (1) introducing and reviewing material about Indonesian language teaching materials and learning media in the independent curriculum, (2) providing examples of teaching materials and learning media and providing training to teachers so they can apply teaching materials and media learning, and (3) teachers can use Indonesian language media and teaching materials in an independent curriculum that has been designed in such a way. The results of this activity show that the success of education depends on the quality of education in a country. The quality of education must be adjusted to the needs of students. To motivate students in the learning process, teacher expertise is needed in innovating teaching materials and learning media in the medical curriculum by paying attention to student characteristics and student learning types. Learning media is divided into three, namely auditory, visual, and kinesthetic.
PENINGKATAN KETERAMPILAN GURU SEKOLAH DASAR DALAM PENAYANGAN VIDEO PADA MICROSOFT POWERPOINT DENGAN TEKNIK HYPERLINK Usman Sutisna; Mia Fitriah Elkarimah
RANGKIANG: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 2, No 1 (2020)
Publisher : Universitas PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (654.907 KB) | DOI: 10.22202/rangkiang.2020.v2i1.4055

Abstract

In the DKI Jakarta area, in the 2019/2020 school year it is almost certain that all schools in the Ministry of Education and Culture and the DKI Jakarta Education Office have compiled the 2013 curriculum. How to understand this 2013 curriculum encourages teachers to improve their quality and professionalism as educators adjusted to the needs of the present . The thing that is highlighted the most is the ability of a teacher in information technology literacy that is good at accessing and using the technology itself. At the same time in Menteng Atas Elementary School 02 Morning, there are still not a few teachers who have not mastered specific information technology in order to make IT-based learning media, therefore related to the team from Unindra will help community service to help teachers in doing communication 2013 (kurtilas) one of them with the help of teachers in providing learning using video media in PowerPoint with hyperlink techniques. Hopefully with community service activities we can help in developing and improving the professionalism of teachers in the field of information technology.
Pelatihan Pembuatan Video Pembelajaran Dengan Mengimplementasikan Teori Filler Bagi Guru Guru Muda Armilia Riza; Rika Afriyanti; Hevriani Sevrika
RANGKIANG: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 3, No 2 (2021)
Publisher : Universitas PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (795.88 KB) | DOI: 10.22202/rangkiang.2021.v3i2.5435

Abstract

Online learning is one way to overcome problem in education field during covit 19 out break. Facing this defiance condition, teachers are demanded more creative  in presenting course by adapting learning model which is more interesting and fun. Team of English lecturers of STKIP PGRI Sumatera Barat bridge this condition by having devotion to the community. This activity is as an effort to improve teachers’ communication technique especially to young teachers in presenting their course more interesting by applying fillers theory. Young teachers in SMP Nasional as one of private school are encouraged by applying fillers technique which is applied via the teaching video using the kine master application. Fillers used that are effective in class communication and teaching videos are two the most important things put in this program. Young teachers are the main target in this program since team feels that they still have lack of experiences and teaching time. The team hopes the equipped with the various fillers techniques in constructing various teaching video, their video results will be much better  and interesting for students.
PEMANFAATAN MEDIA SOSIAL UNTUK BRANDING YAYASAN YATIM/PIATU & DHUAFA AT-TAUFIQ KOTA BEKASI Ahmad Fauzi; Firmansyah Firmansyah; Andry Maulana; Puput Kurnia; Bentar Septian
RANGKIANG: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 4, No 1 (2022)
Publisher : Universitas PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1092.726 KB) | DOI: 10.22202/rangkiang.2022.v4i1.5767

Abstract

Media Sosial merupakan sarana yang dibangun dengan menggunakan berbagai macam platform yang bertujuan untuk menghubungkan seorang dengan orang lain di dunia virtualisasi dengan adanya media sosial seseorang dapat menemukan dan menambah persahabatan dan komunitas yang tidak mengenal tempat dan waktu untuk itu dengan adanya media sosial maka seorang atau sebuah istansi dapat memperkenalkan jati dirinya kepada banyak orang dalam satu jangkauan yaitu jaringan internet Yayasan Yatim/Piatu  & Dhuafa At-Taufiq merupakan sebuah Yayasan yang bergerak dalam bidang sosial menampung puluhan anak yatim dan piatu untuk dirawat dan besarkan sehingga tidak bisa dipungkiri sebuah peramasalahan dalam pengembangan anak asuhnya tentunya memerlukan biaya dan sebagai besar didapatkan dari donatur untuk hasil donasi yang didapatkan dari masyarakat sekitar Yayasan dan hanya di ketahui dari mulut ke mulut keberadasaan Yayasan tersebut untuk itu dengan memanfatkan teknologi agar lebih dikenal dan diketahui keberadaannya maka dapat dibuatkan sebuah Media Sosial untuk memposting kegiatan dan kebutuhan dari anak-anak asuh agar dapat menarik perhatian dermawan kegiatan tersebut dilaksanakan dengan menggunakan Metode workshop sehingga diharapkan nantinya akan menjadi donatur dengan adanya pengabdian kepada masyarakat pada Yayasan Yatim/Piatu  & Dhuafa At-Taufiq bertujuan dapat membantu dan mempermudah pada dermawan yang ingin menyisihkan hartanya untuk Wilayah Bekasi pada umumnya dan seindonesia pada khusunya.
Peningkatan Kreatifitas Berwirausaha Melalui Pelatihan Keterampilan Teknik Pada Siswa SMK Di Kota Payakumbuh Sartika Anori; Yasdinul Huda; Igor Novid
RANGKIANG: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : Universitas PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (873.525 KB) | DOI: 10.22202/rangkiang.2019.v1i2.3783

Abstract

SMK Payakumbuh graduates who work in accordance with their fields of expertise are still very few when compared with the number of graduates who have produced. Some of the causes, among others: lack of knowledge gained by students of masih, lack of supporting tools for practicum, minimal number of productive teachers, and others. In addition to the school side, this can also be influenced by external factors. Like the growth of employment that is not proportional to the number of graduates produced. This causes competition to get jobs in accordance with the field of expertise of students increasingly stringent. To help overcome this problem, the service team provides skills training and mentoring programs to enhance the creativity and innovation of students who will graduate in producing creative products based on the technical skills possessed by SMKN 2 Payakumbuh students. The methods used during the training activities are lectures, questions and answers, demonstrations, guidance. From the activities that have been carried out, students entrepreneurial creativity is better and students know the technical skills that can be developed and have a value.
Pengembangan Keterampilan Guru Sekolah Dasar Dalam Soal Evaluasi Pembelajaran Dengan Teka-teki Silang Berbasis Smartphone Mia Fitriah
RANGKIANG: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 3, No 1 (2021)
Publisher : Universitas PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (621.265 KB) | DOI: 10.22202/rangkiang.2021.v3i1.4878

Abstract

Abstrak: Tantangan seorang pendidik di era industri 4.0, guru harus mampu meng-upgrade (membekali diri dengan kompetensi) terhadap teknologi pendidikan. Tujuan pelatihan ini adalah  mengembangkan keterampilan guru Sekolah Dasar Negeri Menteng Atas 01 khususnya dalam bidang IT dan tujuan akhir dari kegiatan abdimas ini diharapkan dapat mendorong para guru untuk sama-sama bisa memanfaatkan media pembelajaran khususnya media smartphone dalam rangka pembuatan soal evaluasi pembelajaran dengan bentuk teka-teki silang online, terlebih dalam kondisi pandemi yang kegiatan belajar mengajar kini dilakukan secara daring. Mitra pengabdian adalah seluruh  guru di SDN Menteng Atas. PKM dilaksanakan pada tanggal 13 April 2020 bertempat di SDN Menteng Atas 01   dihadiri 15 peserta secara online via zoom. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan ini adalah ceramah dan demonstrasi atau pelatihan secara langsung. Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat adalah para guru SDN Menteng Atas  01  Setiabudi Jakarta Selatan mampu membuatan soal teka-teki silang online berbasis smartphone secara mandiri. Kata kunci:  evaluasi pembelajaran; teka-teki silang (TTS); berbasis smartphone Abstract:  The challenge for a teacher in the industrial era 4.0 is must be able to upgrade (equip oneself with competence) to educational technology. The aim of this training is to develop the skills of  Menteng Atas 01 Elementary School teachers especially in the IT field and the final goal of this activity is expected to encourage teachers to both be able to use learning media, especially smartphone media in order to make learning evaluation questions in the form of puzzles. online crossword puzzles, especially in pandemic conditions where teaching and learning activities are now being carried out online. This training was attended by virtually all teachers at SDN Menteng Atas 01 team. It is hoped that after the training, it can help teachers in learning activities, especially in making learning evaluation questions with a new, more effective and fun approach, namely learning evaluation through smartphone-based crossword puzzles (TTS). The training method uses lectures and demonstrations or direct practice. The result of this activity was that the teachers of SDN Menteng Atas 01 Setiabudi, South Jakarta, were able to independently create smartphone-based online crossword puzzles.Key words: learning evaluation; crossword puzzle (TTS); smartphone based

Page 5 of 15 | Total Record : 147