cover
Contact Name
Dwi Sudarno Putra
Contact Email
dwisudarnoputra@ft.unp.ac.id
Phone
+628175454267
Journal Mail Official
jtpvi@ppj.unp.ac.id
Editorial Address
Departemen Teknik Otomotif, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Padang Jalan Prof. Dr. Hamka, Air Tawar Padang, Sumatera Barat, Indonesia
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
JTPVI: Jurnal Teknologi dan Pendidikan Vokasi Indonesia
ISSN : -     EISSN : 29858399     DOI : https://doi.org/10.24036/jtpvi.v1i1.1
AIM JTPVI: Jurnal Teknologi dan Pendidikan Vokasi Indonesia adalah jurnal ilmiah yang bertujuan untuk menjadi tempat berbagi ilmu pengetahuan hasil penelitian berkualitas tinggi di semua aspek teknologi dan pendidikan kejuruan. Jurnal ini menerbitkan manuskrip yang berisi karya mutakhir dalam teori dasar, eksperimen dan simulasi, serta aplikasi, dengan metode yang dipaparkan secara sistematis, ulasan yang cukup tentang karya-karya sebelumnya, diskusi yang mendalam dan kesimpulan yang ringkas. Semua manuskrip yang diterbitkan melalui proses review/telaah oleh ahli di bidangnya masing-masing. SCOPE Fokus dari JTPVI adalah untuk menjadi sebuah sarana publikasi artikel-artikel ilmiah dari kajian bidang teknologi dan pendidikan vokasi baik secara teoritis, simulasi maupun praktikal dan eksperimental serta R & D. A. Teknologi, yang termasuk dalam lingkup kajian Teknologi adalah : 1. Teknik Otomotif 2. Teknik Mesin 3. Teknik Elektro 4. Teknik Elektronika 5. Teknik Sipil 6. Teknik Pertambangan 7. Teknik Industri B. Pendidikan Vokasi, yang termasuk dalam lingkup kajian pendidikan vokasi teknik pada bidang 1. Media pembelajaran 2. Evaluasi pembelajaran 3. Penelitian tindakan kelas 4. Pembelajaran jarak jauh 5. Kajian lain yang masih memiliki kaitan dengan pendidikan vokasi teknik
Articles 170 Documents
Pengaruh Porting Polish Motif Dimple Terhadap Emisi Gas Buang pada Sepeda Motor Kawasaki D-Tracker 150 CC Muhammad Farid Reza Frinison; Milana; Erzeddin Alwi; M. Yasep Setiawan
JTPVI: Jurnal Teknologi dan Pendidikan Vokasi Indonesia Vol. 1 No. 2 (2023): JTPVI: Jurnal Teknologi dan Pendidikan Vokasi Indonesia
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas tentang analisis penggunaan jenis intake dan exhaust standar dan porting polish motif dimple dari RPM 1000 sampai dengan RPM 5000, Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan kadar CO,CO² dan HC yang dihasilkan pada sepeda motor Kawasaki D-Tracker 150 CC dengan menggunakan metode penelitian eksperimen. Berdasarkan penelitian didapatkan kenaikan kadar gas buang CO pada intake dan exhaust porting polish motif dimple dibandingkan dengan  intake dan exhaust standar  yaitu sebesar 62%. Didapatkan penurunan kadar gas buang CO² pada intake dan exhaust porting polish motif dimple dibandingkan dengan intake dan exhaust standar yaitu sebesar 21.28% dan didapatkan kenaikan kadar gas buang HC pada intake dan exhaust porting polish motif dimple dibandingkan dengan intake dan exhaust standar yaitu sebesar 28.12%. Sehingga didapatkan kesimpulan bahwa modifikasi porting polish motif dimple tidak efektif mengurangi emisi. This research discusses the analysis of the use of standar intake and exhaust types and porting polish dimple motif from 1000 RPM to 5000 RPM. The purpose of this research was to determine the difference in CO, CO² and HC on a Kawasaki D-Tracker 150 CC motorcycle using an experimental research method. Based on the research, it was found that there was an increase in CO exhaust gas levels at the intake and exhaust porting polish dimple motif  compared to the standard intake and exhaust, which was 62%. It was found that there was a decrease in CO2 exhaust gas levels at the porting polish dimple motif  compared to the standard intake and exhaust, which was 21.28% and an increase in HC exhaust gas levels at the porting polish dimple motif  compared to the standard intake and exhaust, which was 28.12%. So it can be concluded that the porting polish dimple motif modification is not effective in reducing exhaust emissions.
Optimasi Catalytic Converter dan Bahan Bakar Biogasoline Terhadap Emisi Gas Buang Pada Sepeda Motor 4 Langkah Dengan Metode Taguchi Harris Fedriansyah; Wawan Purwanto; Wakhinuddin S; Milana
JTPVI: Jurnal Teknologi dan Pendidikan Vokasi Indonesia Vol. 1 No. 3 (2023): JTPVI: Jurnal Teknologi dan Pendidikan Vokasi Indonesia
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jtpvi.v1i3.79

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan bahan dan bentuk katalis pada catalytic converter serta mendapatkan perbandingan bahan bakar ethanol dan bensin (biogasoline) yang optimal dalam mengurangi emisi gas buang pada sepeda motor 4 langkah injeksi, menggunakan metode Taguchi. Penelitian ini menggunakan Robust Design dengan 3 faktor dan 3 level faktor, yaitu : A (Bahan katalis level faktornya baja, kuningan, dan tembaga), B (Bentuk katalis level faktornya spiral, jaring laba – laba, dan sarang lebah), C (biogasoline level faktornya perbandingan 70:30, 75:25, dan 80:20). Hasil penelitian menunjukkan bahwa rancangan yang optimal untuk menurunkan emisi carbon monoksida (CO) adalah katalis berbahan kuningan, berbentuk jaring laba – laba, bahan bakar biogasoline perbandingan 70:30, yaitu 0,91% dan faktor paling berpengaruh adalah bahan bakar yaitu 28,21%, dan yang optimal pada emisi hydrocarbon (HC) adalah katalis berbahan baja, berbentuk jaring laba – laba, bahan bakar biogasoline perbandingan 75:25, yaitu 227 ppm dan faktor paling berpengaruh adalah bahan katalis yaitu 34,31%. This study aims to obtain the material and form of catalyst in the catalytic converter and get the optimal ratio of ethanol fuel and gasoline (biogasoline) in reducing exhaust emissions on a 4-stroke injection motorcycle, using the Taguchi method. This study uses Robust Design with 3 factors and 3 factor levels, namely: A (catalyst material factor level steel, brass, and copper), B (catalyst shape factor level spiral, spider web, and honeycomb), C (biogasoline factor level ratio 70:30, 75:25, and 80:20). The results showed that the optimal design for reducing carbon monoxide (CO) emissions was a catalyst made of brass, in the form of a spider web, biogasoline fuel with a ratio of 70:30, which was 0.91% and the most influential factor was fuel, which was 28.21%, and the optimal design for hydrocarbon (HC) emissions was a catalyst made of steel, in the form of a spider web, biogasoline fuel with a ratio of 75:25, which was 227 ppm and the most influential factor was catalyst material, which was 34.31%.
Hubungan Konsep Diri Dengan Hasil Belajar Pada Mata Pelajaran Dasar Pengetahuan Otomotif Pada Siswa Kelas X SMKN 1 Sumatera Barat Desra Andra Japutra; Hasan Maksum; M Nasir; Nuzul Hidayat
JTPVI: Jurnal Teknologi dan Pendidikan Vokasi Indonesia Vol. 1 No. 3 (2023): JTPVI: Jurnal Teknologi dan Pendidikan Vokasi Indonesia
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jtpvi.v1i3.81

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami sejauh mana hubungan antara hasil belajar siswa di kelas X SMK Negeri 1 Sumatera Barat dalam mata pelajaran dasar otomotif dengan konsep diri mereka. Penelitian ini menggunakan analisis korelasional antara hasil belajar siswa (Y) dan konsep diri (X). Populasi penelitian terdiri dari 103 siswa kelas X SMK Negeri 1 Sumatera Barat yang mengambil jurusan otomotif. Data dikumpulkan melalui survei dan dokumentasi. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa terdapat hubungan positif dan signifikan antara konsep diri dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran dasar otomotif di kelas X SMK Negeri 1 Sumatera Barat. Hubungan ini memiliki tingkat signifikansi sebesar 0,05 berdasarkan analisis data penelitian, dan tingkat hubungan antara konsep diri dan hasil belajar adalah sekitar 46%.  This study aims to understand the extent of the relationship between students' learning outcomes in the 10th grade at SMK Negeri 1 West Sumatra in the basic automotive subject and their self-concept. This research employs correlational analysis between students' learning outcomes (Y) and self-concept (X). The research population comprises 103 students in the 10th grade at SMK Negeri 1 West Sumatra majoring in automotive. Data were collected through surveys and documentation. The conclusion of this research is that there is a positive and significant relationship between self-concept and students' learning outcomes in the basic automotive subject in the 10th grade at SMK Negeri 1 West Sumatra. This relationship has a significance level of 0.05 based on the research data analysis, and the degree of the relationship between self-concept and learning outcomes is approximately 46%.
Pengaruh Campuran Octane Booster pada Pertalite Terhadap Konsumsi Bahanbakar dan Emisi Gas Buang pada Honda Beat ESP 110cc Harris Yudha Pratama; Remon Lapisa; Milana; Wagino
JTPVI: Jurnal Teknologi dan Pendidikan Vokasi Indonesia Vol. 1 No. 3 (2023): JTPVI: Jurnal Teknologi dan Pendidikan Vokasi Indonesia
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jtpvi.v1i3.83

Abstract

Cukup banyak pengguna sepeda motor yang tidak mengetahui bahan bakar apa yang sesuai pada kendaraan yang digunakan. Perbandingan rasio kompresi dengan pemilihan bahan bakar sangatlah penting untuk mencegah dari pembakaran dini. penggunaan zat aditif octane booster sebagai campuran bahan bakar memiliki pengaruh terhadap konsumsi bahan bakar dan emisi gas buang pada sepeda motor. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemakaian octane booster campur Pertalite terhadap konsumsi bahan bakar dan emisi gas uang pada sepeda motor Honda beat Esp 110cc tahun 2020 dengan menggunakan, metode eksperimen yang dilakukan di workshop sepeda motor Teknik Otomotif Fakultas teknik Universitas Negeri Padang. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan dengan cara mengumpulkan data secara langsung pada tabel penelitian dari sepeda motor Honda Beat Esp 110cc tahun 2020 dan teknik analisis data yang digunakan ialah menggunakan teknik pareto optimal. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa Campuran bahan bakar pertalite dengan zat aditif octane booster tidak dapat mengurangi laju konsumsi dan malah membuat laju bahan bakar meningkat dan Emisi yang dikeluarkan menurun seiring ditambahnya campuran zat aditif octane booster.   Numerous motorcyclists do not know which gasoline is appropriate for their vehicles. It is vital to compare compression ratio with fuel selection to prevent premature combustion. The use of octane booster additives in motorcycle gasoline mixtures affects fuel consumption and exhaust emissions. This investigation employed an experimental approach in a motorcycle workshop at Padang State University's Automotive Engineering, Faculty of Engineering. The 2020 Honda Beat Esp 110cc motorcycle was used to collect data immediately in the research table, and the pareto optimal technique was utilized for data analysis. Based on the research conducted, it can be concluded that the addition of octane booster additives to pertalite fuel has no effect on the consumption rate, but rather increases the fuel rate and decreases emissions.
Analisis Penggantian Throttle Body Terhadap Performa dan Konsumsi Bahan Bakar Mesin Sepeda Motor Honda CB150R Nindito; Wagino; Toto Sugiarto; Muslim
JTPVI: Jurnal Teknologi dan Pendidikan Vokasi Indonesia Vol. 1 No. 3 (2023): JTPVI: Jurnal Teknologi dan Pendidikan Vokasi Indonesia
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jtpvi.v1i3.84

Abstract

Pada saat ini banyak masyarakat pemakai sepeda motor belum puas akan performa kendaraan mereka saat berakselerasi.  Tujuan penelitian ini untuk menganalisis penggantian throttle body terhadap daya, torsi dan konsumsi bahan bakar yang dihasilkan sepeda motor. Objek penelitian ini  adalah sepeda motor Honda CB150R tahun 2018. Penelitian ini memakai metode eksperimen dengan pendekatan kuantitatif, jenis deskriptif. Instrument pengujian daya dan torsi memakai alat dynamometer dan pengujian konsumsi bahan bakar dengan alat gelas buret. Hasil penelitian pada throttle body racing terdapat peningkatan daya, torsi dan konsumsi bahan bakar, daya meningkat 10.63 % dengan selisih 1.72 hp pada rpm 9000, torsi meningkat 1.19 % dengan selisih 0.16 Nm pada rpm 7000 dan konsumsi bahan bakar meningkat 2.98 % dengan selisih 1.18 Km/L, sehingga jarak tempuh yang dihasilkan lebih pendek dibandingkan dengan menggunakan throttle body standar.     Currently, many motorcycle owners are dissatisfied with their vehicle's acceleration performance. This study aims to examine the effect of replacing the throttle body on the horsepower, torque, and gasoline consumption of motorcycles. This study focuses on the 2018 Honda CB150R motorcycle. This study employs an experimental methodology with a quantitative, descriptive approach. A dynamometer is utilized for testing power and torque, while a glass burette is utilized for testing fuel consumption. According to research on throttle body racing, there is an increase in power, torque, and fuel consumption. Specifically, power increases 10.63% with a difference of 1.72 horsepower at 9000 rpm, torque increases 1.19% with a difference of 0.16 Newton-meters at 7000 rpm, and fuel consumption increases 2.98% with a difference of 1.18 kilometers per liter, so the resulting mileage is less than when using a standard throttle body.
Meningkatkan Hasil Belajar Pemeliharaan Mesin Sepeda Motor Melalui Model Pembelajaran Problem Based Learning Pada Siswa Kelas XI TBSM SMKN 3 Solok Selatan Sugeng Susanto; Wagino Wagino; Donny Fernandez; Hendra Dani Saputra; Alfian Asra
JTPVI: Jurnal Teknologi dan Pendidikan Vokasi Indonesia Vol. 1 No. 3 (2023): JTPVI: Jurnal Teknologi dan Pendidikan Vokasi Indonesia
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jtpvi.v1i3.85

Abstract

Model pembelajaran problem based learning (PBL) menjadi salah satu solusi untuk diusulkan dalam penggunaan atau aplikasi model pembelajaran di SMK N 3 Solok Selatan yang sebelumnya masih menggunakan model pembelajaran discovery learning, proses pembelajaran ini masih cenderung monoton dan kurang efektif. Peneliti menggunakan penelitian Tindakan kelas (PTK) atau biasa disebut classroom action research (CAR) sebagai metode dalam penelitian ini. Populasi yang terdapat pada penelitian ini yaitu siswa kelas XI TBSM di SMK N 3 Solok Selatan yang berjumlah 23 peserta didik dan dijadikan sampel penelitian. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, dapat disimpulkan terjadinya peningkatan hasil belajar dengan menggunakan Model Pembelajaran Problem Based Learning Pada Siswa Kelas XI TBSM SMKN 3 Solok Selatan. The problem-based learning (PBL) learning model is one of the important things to be proposed as a learning model at SMK N 3 Solok Selatan, which previously still used the discovery learning model which obtained in this learning process still tends to be monotonous and less conducive. Researchers used Classroom Action Research (PTK) or so-called class action research (PTK) as a method in this study. The population in this study was students of class XI TBSM at SMK N 3 Solok Selatan, totaling 23 students and all of them were used as research samples. Based on the results of the research and discussion that has been carried out, it can be concluded that there is an increase in learning outcomes using the Problem Based Learning Learning Model for Class XI TBSM Students at SMKN 3 Solok Selatan.
Pengaruh Minat Belajar dan Latar Belakang Ekonomi Orang Tua Terhadap Keinginan Siswa SMK Negeri 4 Solok Selatan untuk Melanjutkan Ke Perguruan Tinggi Naufal Alifka; Dwi Sudarno Putra; Wagino; Ahmad Arif; Rusdiman
JTPVI: Jurnal Teknologi dan Pendidikan Vokasi Indonesia Vol. 1 No. 3 (2023): JTPVI: Jurnal Teknologi dan Pendidikan Vokasi Indonesia
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jtpvi.v1i3.86

Abstract

Pendidikan SMK merupakan salah satu bentuk pendidikan formal yang fokus pada pendidikan kejuruan di tingkat menengah, dan sekolah ini berorientasi pada dunia kerja. Walaupun begitu, lulusan SMK juga memiliki kesempatan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi sesuai dengan bidang kejuruan yang mereka pilih. Diharapkan bahwa melalui pendidikan lanjutan ini, mereka dapat lebih mengembangkan diri dan mampu bersaing serta beradaptasi di era global. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh minat belajar siswa dan status sosial ekonomi orang tua mempengaruhi keinginan siswa untuk melanjutkan ke perguruan tinggi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dan data utama dikumpulkan melalui kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa minat belajar siswa dan status sosial ekonomi orang tua memiliki pengaruh yang signifikan terhadap keinginan siswa untuk melanjutkan ke perguruan tinggi yang bernilai 45,5%.   SMK education is a form of formal education that emphasizes secondary-level vocational education and is oriented toward the workplace. Nonetheless, SMK graduates have the option to continue their education at the tertiary level in accordance with their chosen vocational discipline. Through this advanced education, it is anticipated that they will be able to develop further and be able to compete and adapt in the global era. The purpose of this study was to determine the impact of students' interest in learning and their parents' socioeconomic status on their motivation to continue their education in college. This study employed quantitative methods, and questionnaires were used to capture the majority of the data. Students' interest in learning and their parents' socioeconomic status had a significant impact on their desire to pursue postsecondary education, which was 45.5%.
Analisis Kesesuaian Sarana dan Prasarana Praktikum Kompetensi Keahlian Teknik Kendaraan Ringan Di SMK N 1 Bukittinggi Bima Rahmat Maulana; Martias; Donny Fernandez; Muslim
JTPVI: Jurnal Teknologi dan Pendidikan Vokasi Indonesia Vol. 1 No. 3 (2023): JTPVI: Jurnal Teknologi dan Pendidikan Vokasi Indonesia
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jtpvi.v1i3.88

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi akibat kurangnya motivasi dan minat belajar peserta didik ditandai dengan nilai UTS relatif rendah yang diduga disebabkan oleh kurang lengkapnya sarana dan prasarana praktikum Teknik Kendaraan Ringan di SMKN 1 Bukittinggi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisa tingkat kesesuaian sarana dan prasarana praktikum Teknik Kendaraan Ringan di SMK N 1 Bukittinggi. Jenis penelitian yaitu deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Subjek penelitian yaitu Kepala bengkel TKR. Instrumen penelitian yaitu lembar observasi dan analisis data yang digunakan yaitu analisis persentase. Hasil penelitian tingkat kesesuaian prasarana yaitu 100% dan untuk sarana yaitu 69% terdiri dari bagian perabot 92%, bagian peralatan 48%, bagian media pendidikan 100%, dan bagian perlengkapan lainnya yaitu 96%. Kesimpulan yaitu total tingkat kesesuaian sarana dan prasarana pada bengkel teknik kendaraan ringan yaitu 73% yang masuk kriteria cukup sesuai. The background of this research is due to the lack of motivation and interest in learning of students marked by relatively low UTS scores, this is thought to be caused by the incomplete facilities and infrastructure for the Light Vehicle Engineering practicum at SMKN 1 Bukittinggi. The purpose of this study was to analyze the level of suitability of facilities and infrastructure for the Practicum of LVE Competency at SMK N 1 Bukittinggi. This type of research is descriptive with a quantitative approach. The research subject is the head of the LVE workshop. The research instrument is the observation sheet and the data analysis used is percentage analysis. The results of the study are the level of suitability, namely 100% and for facilities, namely 69%, consisting of 92% of furniture, 48% of equipment, 100% of educational media, and 96% of other equipment. The conclusion is that the total level of suitability of facilities and infrastructure in LVE workshops is 73% which is in the sufficiently appropriate criteria.
Analisis Variasi Research Octane Number (RON) Bahan Bakar Terhadap Performa Mesin Daihatsu Xenia K3-VE Fahmi Otriza; Toto Sugiarto; Donny Fernandez; Dwi Sudarno Putra
JTPVI: Jurnal Teknologi dan Pendidikan Vokasi Indonesia Vol. 1 No. 3 (2023): JTPVI: Jurnal Teknologi dan Pendidikan Vokasi Indonesia
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jtpvi.v1i3.89

Abstract

Penggunaan jenis bahan bakar dengan nilai oktan yang berbeda dapat berpengaruh pada daya, torsi, dan akselerasi yang dihasilkan mesin serta konsumsi bahan bahan bakar yang dibutuhkan. Kurangnya informasi mengenai penggunaan jenis bahan bakar yang beredar berdampak pada penurunan performa pada mesin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan bahan bakar pertalite RON90, pertamax RON92, dan pertamax turbo RON98 pada mesin Xenia K3-VE. Penggunaan pertamax dapat meningkatkan daya sebesar 0,39%, torsi 0,15% dan akselerasi 0,19% dibandingkan penggunaan pertalite, dan menurunkan konsumsi bahan bakar sebesar 1,41%. Serta penggunaan pertamax turbo dapat meningkatkan daya sebesar 1,70%, torsi 2,34% dan akselerasi 3,95% dibandingkan penggunaan pertalite, dan menurunkan konsumsi bahan bakar sebesar 9,90%. Hasil penelitian diperoleh terjadi peningkatan performa mesin seiring dengan peningkatan angka oktan yang digunakan. The use of fuel types with different octane values ​​can affect the power, torque and acceleration produced by the engine and the required fuel consumption. Lack of information regarding the use of circulating fuel types has an impact on damage to the engine in the future. The aim of this study was to determine the effect of using pertalite RON90, Pertamax RON92, and Pertamax turbo RON98 fuel on the Xenia K3-VE engine. The effect of using pertalite on Pertamax is an increase in power of 0.3%, torque of 0.15% and acceleration of 0.19% compared to the use of pertalite and there is a reduction in fuel consumption of 1.41% and the effect of using pertalite on Pertamax turbo is an increase in power of 1.70%, torque 2.34% and 3.95% acceleration compared to the use of pertalite and a reduction in fuel consumption of 9.90%. The results of the study showed an increase in engine performance along with an increase in the octane number used.
Optimasi Konversi Gas Buang Kendaraan Menjadi Energi Listrik melalui Modifikasi pada Generator Syalsa Billa Ahmad; Wawan Purwanto; Hasan Maksum; Dwi Sudarno Putra
JTPVI: Jurnal Teknologi dan Pendidikan Vokasi Indonesia Vol. 1 No. 3 (2023): JTPVI: Jurnal Teknologi dan Pendidikan Vokasi Indonesia
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jtpvi.v1i3.94

Abstract

Salah satu energi alterniatif bahan bakar minyak adalah bahan bakar hidrogen. Namun untuk melakukan proses elektrolisis air diperlukan lebih banyak energi listrik. Agar tegangan baterai tetap stabil diperukannya tegangan tambahan yang bisa di dapat dari pemanfaatan gas buang kendaraan bermotor berupa pembangkit listrik sederhana dengan memanfaatkan generator/dinamo sepeda dan turbin angin mini yang dikemas sedemikian rupa sehingga dapat menyalurkan gas buang kendaraan bermotor untuk dikonversi menjadi energi listrik. Penelitian ini berfokus pada modifikasi pada lilitan generator untuk dilihat hasil konversi tegangan listriknya. Jumlah lilitan yang digunakan adalah 99, 104(standar), 109, 114, 119, 124 dan 129 lilitan pada kecepatan yang bervariasi dari 30 km/jam, 40 km/jam, 50 km/jam, dan 60 km/jam. Hasil penelitian menunjukkan, jika dibandingkan dengan output lilitan standar, lilitan 99 dan 109 mengalami penurunan masing-masing sebesar 1,21% dan 0,4%. Sedangkan hasil lilitan 114, 119, 124 dan 129 lilitan mengalami peningkatan sebesar 1,8%, 6,7%, 8,5%, dan 17%. One of the alternative energy sources to fossil fuel is hydrogen fuel. However, the process of water electrolysis requires a significant amount of electrical energy. To maintain battery voltage stability, additional voltage is needed, which can be obtained from the utilization of vehicle exhaust gases through a simple power generator using a bicycle generator/dynamo and a mini wind turbine designed to harness the exhaust gases of motor vehicles and convert them into electrical energy. This research focuses on modifications to the winding of the generator to observe the results of its electrical voltage conversion. The number of windings used is 99, 104 (standard), 109, 114, 119, 124, and 129 windings at varying speeds of 30 km/h, 40 km/h, 50 km/h, and 60 km/h. The research results show that, when compared to the standard winding output, windings of 99 and 109 experienced reductions of 1.21% and 0.4%, respectively. Meanwhile, windings of 114, 119, 124, and 129 experienced increases of 1.8%, 6.7%, 8.5%, and 17%, respectively.

Page 5 of 17 | Total Record : 170