cover
Contact Name
Dwi Sudarno Putra
Contact Email
dwisudarnoputra@ft.unp.ac.id
Phone
+628175454267
Journal Mail Official
jtpvi@ppj.unp.ac.id
Editorial Address
Departemen Teknik Otomotif, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Padang Jalan Prof. Dr. Hamka, Air Tawar Padang, Sumatera Barat, Indonesia
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
JTPVI: Jurnal Teknologi dan Pendidikan Vokasi Indonesia
ISSN : -     EISSN : 29858399     DOI : https://doi.org/10.24036/jtpvi.v1i1.1
AIM JTPVI: Jurnal Teknologi dan Pendidikan Vokasi Indonesia adalah jurnal ilmiah yang bertujuan untuk menjadi tempat berbagi ilmu pengetahuan hasil penelitian berkualitas tinggi di semua aspek teknologi dan pendidikan kejuruan. Jurnal ini menerbitkan manuskrip yang berisi karya mutakhir dalam teori dasar, eksperimen dan simulasi, serta aplikasi, dengan metode yang dipaparkan secara sistematis, ulasan yang cukup tentang karya-karya sebelumnya, diskusi yang mendalam dan kesimpulan yang ringkas. Semua manuskrip yang diterbitkan melalui proses review/telaah oleh ahli di bidangnya masing-masing. SCOPE Fokus dari JTPVI adalah untuk menjadi sebuah sarana publikasi artikel-artikel ilmiah dari kajian bidang teknologi dan pendidikan vokasi baik secara teoritis, simulasi maupun praktikal dan eksperimental serta R & D. A. Teknologi, yang termasuk dalam lingkup kajian Teknologi adalah : 1. Teknik Otomotif 2. Teknik Mesin 3. Teknik Elektro 4. Teknik Elektronika 5. Teknik Sipil 6. Teknik Pertambangan 7. Teknik Industri B. Pendidikan Vokasi, yang termasuk dalam lingkup kajian pendidikan vokasi teknik pada bidang 1. Media pembelajaran 2. Evaluasi pembelajaran 3. Penelitian tindakan kelas 4. Pembelajaran jarak jauh 5. Kajian lain yang masih memiliki kaitan dengan pendidikan vokasi teknik
Articles 170 Documents
Studi Kelayakan Sarana dan Prasarana Praktik Teknik Sepeda Motor di SMK Swasta Pembina Bangsa Bukittinggi Mhd Roni Ikhsan; Rifdarmon; Martias; Dedi Setiawan
JTPVI: Jurnal Teknologi dan Pendidikan Vokasi Indonesia Vol. 1 No. 4 (2023): JTPVI: Jurnal Teknologi dan Pendidikan Vokasi Indonesia
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jtpvi.v1i4.95

Abstract

Artikel ini membahas evaluasi kelayakan sarana dan prasarana pembelajaran Teknik Sepeda Motor di SMK Swasta Pembina Bangsa Bukittinggi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan data dari wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasilnya menunjukkan kualitas sarana dan prasarana memiliki tingkat kelayakan berbeda. Prasarana ruang praktik hanya mencapai skor 33%, khususnya luas ruangan, kapasitas penyimpanan, dan kapasitas peserta didik yang belum sesuai standar. Sementara itu, sarana ruang praktik mendapatkan skor 58%, dengan perabot, peralatan, media pendidikan, dan perlengkapan pendukung yang hampir sesuai standar. Kesimpulannya, diperlukan perbaikan dan peningkatan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran praktik di SMK ini, termasuk peningkatan luas ruangan, kapasitas penyimpanan, dan kapasitas peserta didik sesuai standar. Perawatan dan pemeliharaan sarana-prasarana juga penting. Perbaikan ini diharapkan akan meningkatkan efektivitas pembelajaran Teknik Sepeda Motor di SMKS PB. Jadi prasarana ruang praktik TSM dikategorikan kurang layak dengan persentase 33 %, sedangkan tingkat kelayakan sarana praktik TSM dikategorikan  layak dengan persentase 58%.    This article evaluates the educational facilities and infrastructure for Motorcycle Engineering at the Pembina Bangsa Private Vocational School in Bukittinggi. This study employs a descriptive approach and collects data through interviews, observation, and documentation. The outcomes demonstrate that the quality of facilities and infrastructure varies in terms of practicability. The practical room infrastructure received a score of 33%, with the spaciousness, storage capacity, and pupil capacity failing to meet expectations. In contrast, the practice room facilities receive a score of 58%, with furniture, equipment, educational media, and auxiliary equipment nearly up to par. To enhance the quality of practical learning in this SMK, it is necessary to increase the room's size, storage capacity, and student capacity by established criteria. Infrastructure maintenance and care are also essential. This enhancement is anticipated to enhance the efficacy of Motorcycle Engineering education at SMKS PB. Consequently, 33% of the TSM practice room infrastructure is deemed inadequate, whereas 58% of the TSM practice facilities are deemed feasible.
Pengaruh Jenis Baling-Baling pada Alternator Turbin Angin Terhadap Besar Arus listrik Yang Dihasilkan pada Kendaraan Muhammad Mukhbit Nurdin; Wawan Purwanto; Toto Sugiarto; M. Yasep Setiawan
JTPVI: Jurnal Teknologi dan Pendidikan Vokasi Indonesia Vol. 1 No. 4 (2023): JTPVI: Jurnal Teknologi dan Pendidikan Vokasi Indonesia
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jtpvi.v1i4.96

Abstract

Penggunaan bahan bakar minyak yang terus meningkat yang dapat menyebabkan kelangkaan bahan bakar. Sehigga perlu ada inovasi bahan bakar alternatif yaitu dengan bahan bakar hidrogen. Hidrogen berasal dari hidrolisis air menjadi hidrogen dan oksigen. Proses hidrolisis membutuhkan tegangan dan arus listrik yang besar, oleh karena itu perlu adanya energi tambahan dengan memanfaatkan gas buang dengan memberi turbin yang dihubungkan pada poros alternator agar menghasilkan tegangan dan arus listrik agar dapat mensuplai tegangan dan arus  listrik dalam penggunaan bahan bakar hidrogen. Penelitian ini dimulai dengan merancang sebuah alternator sepeda menjadi turbin angin sumbu vertikal dengan perlakuan baling-baling tipe savonius dan tipe cross flow, pengujian dengan kecepatan kendaraan 30 sampai 60 Km/Jam. Disimpulkan perlakuan baling-baling cross flow meningkatkan tegangan 12,5% dan peningkatan arus 50,6% terhadap perlakuan baling-baling tipe savonius. Increasing fuel oil consumption can result in a petroleum shortage. Therefore, innovation in alternative fuels, specifically hydrogen fuel, is required. Hydrogen is produced by splitting water into hydrogen and oxygen. The hydrolysis process requires a large voltage and electric current; therefore, it is necessary to have additional energy by utilizing exhaust gas by connecting a turbine to the alternator shaft to produce voltage and electric current in order to provide voltage and electric current for the use of hydrogen fuel. This research begins with the design of a bicycle alternator as a vertical axis wind turbine with savonius type and cross flow propeller treatment, tested at velocities between 30 and 60 kilometers per hour. It was determined that the cross flow propeller treatment increased the voltage by 12.5% and the current by 50.6% compared to the savonius propeller treatment.
Analisis Penggunaan Variasi Cairan Pendingin Radiator Terhadap Suhu Mesin pada Sepeda Motor Yamaha V-ixion 150 cc Ori Kurniawan; Muslim; Martias; Wawan Purwanto
JTPVI: Jurnal Teknologi dan Pendidikan Vokasi Indonesia Vol. 1 No. 4 (2023): JTPVI: Jurnal Teknologi dan Pendidikan Vokasi Indonesia
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jtpvi.v1i4.97

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan variasi cairan pendingin terhadap suhu mesin pada sepeda motor Yamaha V-ixion 150 cc. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan objek penelitiannya adalah sepeda motor V-ixion 150 cc. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini eksperimen analisa data. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan termocouple digital appa 511, yakni data hasil pengujian suhu mesin dengan menggunakan variasi cairan pendingin. Alat pengumpulan data berupa tabel-tabel yang selanjutnya akan diolah, sehingga menghasilkan grafik perbandingan kenaikan suhu pada sepeda motor yang diuji. Berdasarkan hasil data penelitian dapat disimpulkan bahwa dimana cairan pendingin yang dapat mempertahankan suhu 80℃ adalah cairan pendingin prestone coolant pada masing-masing waktu pengujian 5, 10 dan 15 menit yaitu 91,1℃, 103,9℃ dan 109℃ dengan presentase kenaikan suhunya 13,9%, 29,87% dan 36,25%.    This study aims to determine the use of variations in coolant against engine temperature on a 150 cc Yamaha V-Ixion motorcycle. This study used an experimental method with the research object being a 150 cc V-Ixion motorcycle. Data collection techniques in this study were experimental data analysis. Data collection was carried out using a digital appa 511thermocouple, namely data from engine temperature testing using variations of coolant. The data collection tool is in the form of tables which will then be processed, resulting in a graph comparing the temperature rise on the motorcycles tested. Based on the results of the research data it can be concluded that where the coolant that can maintain a temperature of 80 ℃ is prestone coolant at the respective test times of 5, 10 and 15 minute namely 91.1 ℃, 103.9 ℃ and 109 ℃ with a percentage increase in temperature 13.9%, 29.87% and 36.25%.
Hubungan Fasilitas Bengkel Terhadap Hasil Belajar Pemeliharaan Mesin Kendaraan Ringan Kelas XI TKRO SMK Negeri 2 Solok Zamzami; Erzeddin Alwi; Wakhinuddin S; Toto Sugiarto
JTPVI: Jurnal Teknologi dan Pendidikan Vokasi Indonesia Vol. 1 No. 4 (2023): JTPVI: Jurnal Teknologi dan Pendidikan Vokasi Indonesia
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jtpvi.v1i4.98

Abstract

Pendidikan berkualitas ditandai oleh proses pembelajaran dan prestasi belajar siswa yang dicapai. Namun, beberapa siswa belum mencapai standar kelulusan. Ini bisa berkaitan dengan ketersediaan fasilitas praktikum sekolah yang memengaruhi keterampilan dan pengetahuan siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi hubungan antara kelengkapan fasilitas bengkel otomotif dan prestasi belajar siswa dalam mata pelajaran PMKR kelas XI TKR. Metode penelitian ini adalah penelitian korelasi, yang mengumpulkan data untuk menentukan hubungan antara variabel. Analisis data dilakukan secara kualitatif dan kuantitatif dengan metode statistik. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa fasilitas bengkel memiliki hubungan positif dan signifikan dengan prestasi belajar siswa kelas XI PMKR di SMKN 2 Solok, dengan koefisien korelasi r hitung (0,613) > r tabel (0,312), dan t hitung > t tabel (4,908 > 2,02269) pada tingkat signifikansi α = 0,05. Quality education is characterized by the learning process and the academic achievements of students. However, some students have not reached the graduation standards. This could be related to the availability of school laboratory facilities, which can impact the skills and knowledge of students. This research aims to evaluate the relationship between the completeness of automotive workshop facilities and the academic performance of students in the subject of PMKR in the 11th-grade TKR class. The research method used is a correlation study, which collects data to determine the relationship between variables. Data analysis is conducted qualitatively and quantitatively using statistical methods. The results of hypothesis testing show that workshop facilities have a positive and significant relationship with the academic performance of 11th-grade PMKR students at SMKN 2 Solok, with a correlation coefficient of r observed (0.613) > r table (0.312), and t observed > t table (4.908 > 2.02269) at a significance level of α = 0.05.
Pengembangan Media Pembelajaran Motor Bensin Berbasis Android Alamsah; Ahmad Arif; Hasan Maksum; Dwi Sudarno Putra; Wawan Purwanto; M. Yasep Setiawan; Hendra Dani Saputra
JTPVI: Jurnal Teknologi dan Pendidikan Vokasi Indonesia Vol. 1 No. 3 (2023): JTPVI: Jurnal Teknologi dan Pendidikan Vokasi Indonesia
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jtpvi.v1i3.99

Abstract

Tujuan riset media pendidikan berbasis android memakai ispring suite pada modul motor bensin adalah menciptakan media pendidikan jenis android yang valid dan praktis. Pengembangan aplikasi dicoba dengan tata cara riset model pengembangan 4- D (Define, Design, Develop and Disseminate). Penelitian dilakukan di Departemen Teknik Otomotif FT UNP. Subjek penelitian ini adalah 56 orang mahasiswa Departemen Teknik Otomotif Angkatan 2021. Berdasarkan validasi yang telah dilakukan oleh ahli materi terhadap pengembangan aplikasi memperoleh nilai 0,883 sehingga tercantum dalam jenis “Validitas Tinggi”. Hasil validasi yang dilakukan oleh ahli media memperoleh nilai 0,927 berarti “Validitas Tinggi”. Pengujian praktikalitas dilakukan oleh dosen terhadap pengembangan aplikasi memperoleh hasil 94% yang berarti “Sangat Praktis”. Hasil uji praktikalitas mahasiswa memperoleh persentase nilai sebesar 96% dengan kategori “Sangat Praktis”.    The purpose of researching android-based educational media using the ispring suite on the gasoline motor module is to create valid and practical android-type educational media. Application development is tried with the research procedures of the 4-D development model (Define, Design, Develop and Disseminate). The research was conducted at the Department of Automotive Engineering FT UNP. The subjects of this research were 56 students of the Department of Automotive Engineering Class of 2021. Based on the validation that has been carried out by material experts on application development, the value is 0.883 so that it is listed in the "High Validity" type. The results of the validation carried out by media experts obtained a value of 0.927, meaning "High Validity". Practicality testing conducted by lecturers on application development obtained a result of 94% which means "Very Practical". The results of the student practicality test obtained a percentage value of 96% in the "Very Practical" category.
Pembuatan Perangkat Kontrol Kecepatan Udara di Terowongan Angin Berbasis Arduino Miswardi; M. Yasep Setiawan; Toto Sugiarto; Dwi Sudarno Putra; Masykur
JTPVI: Jurnal Teknologi dan Pendidikan Vokasi Indonesia Vol. 1 No. 4 (2023): JTPVI: Jurnal Teknologi dan Pendidikan Vokasi Indonesia
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jtpvi.v1i4.100

Abstract

Penelitian ini membahas tentang proses pembuatan alat kontrol kecepatan udara wind tunnel menggunakan arduino sebagai komponen utama unit pengontrol. Pengujian wind tunnel dilakukan dengan kecepatan udara yang bervariasi sesuai kebutuhan agar mendapatkan hasil yang optimal. Motor fan sebagai pembangkit aliran udara tidak dilengkapi dengan pengontrol kecepatan udara. Tujuan penelitian ini untuk membuat alat yang dapat mengontrol kecepatan udara wind tunnel sesuai dengan kebutuhan pengujian. Penelitian ini dilakukan dengan metode penelitian dan pengembangan. Output tegangan power supply diatur pada 11,19 Volt sumber untuk arduino. LCD display, motor servo, modul relay dan sensor anemometer disuplai dari mainboard arduino dan stepdown dengan tegangan 5,069 Volt. Alat secara keseluruhan dan semua komponen dapat bekerja dengan baik. Kecepatan udara yang ditunjukkan LCD display dapat dicapai sampai dengan 39 m/s.    This study discusses the process of making a wind tunnel airspeed control device using arduino as the main component of the controller unit. Wind tunnel testing is carried out at varying air speeds as needed in order to obtain optimal results. The fan motor as an air flow generator is not equipped with an air speed controller. The purpose of this research is to make a tool that can control wind tunnel airspeed according to the testing needs. This research was conducted using the research and development method. The output voltage of the power supply is set at 11.19 Volt source for the Arduino. LCD displays, servo motors, relay modules and anemometer sensors are supplied from the Arduino mainboard and stepdown with a voltage of 5,069 Volts. The tool as a whole and all components can work properly The airspeed indicated by LCD displays can be reached up to 39 m/s.
Pengaruh Oil cooler 5 Baris Terhadap Suhu Oli Mesin dan Konsumsi Bahan Bakar pada Sepeda Motor 4 Langkah Cut Indah Meutiarani; Hasan Maksum; M Nasir; Andrizal
JTPVI: Jurnal Teknologi dan Pendidikan Vokasi Indonesia Vol. 1 No. 4 (2023): JTPVI: Jurnal Teknologi dan Pendidikan Vokasi Indonesia
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jtpvi.v1i4.102

Abstract

Sistem pendingin pada kendaraan berfungsi untuk melindungi mesin kendaraan dengan cara menyerap panas yang dihasilkan dari pembakaran bahan bakar dalam silinder, jika panas dari pembakaran dibiarkan, maka dapat menimbulkan panas yang berlebihan (overheating). Sepeda motor 4 langkah memiliki oil cooler  dengan tipe standar bawaan pabrik yakni oil cooler  3 baris. Performa dari oil cooler  tersebut cukup baik dalam menjaga temperatur oli mesin tetap optimal. Akan tetapi, ketika berada dijalanan ramai,kemacetan dan berhenti saat lampu merah oil cooler  3 baris tidaklah cukup dikarenakan kurangnya suplai udara yang mengakibatkan suhu mesin meningkat, maka penyelesaiannya mencoba mengganti oil cooler  3 baris dengan oil cooler  5 baris dengan tujuan bisa menurunkan suhu mesin dari sebelumnya. Untuk melihat hasil dari proses tersebut, pengujian dilakukan dengan menggunakan 2 tipe oil cooler  yaitu oil cooler  3 baris dan oil cooler  5 baris dengan waktu pengujian 60 detik serta variasi putaran mesih sebesar 2000 RPM,5000 RPM, dan 8000 RPM. Setelah dilakukan perhitungan dari data yang diperoleh dapat disimpulkan pada oil cooler  5 baris terjadi penurunan suhu oli mesin sebesar 8 %, 4%, dan 13%  dan kenaikan konsumsi bahan bakar sebesar 40 %, 16%, dan 6% dari oil cooler  3 baris. The vehicle's cooling system protects the engine by absorbing the heat generated by the combustion of fuel in the cylinder; if this heat is not removed, it can lead to excessive heat (overheating). The 4-stroke motorcycle is equipped with a 3-line oil cooler as the factory default oil cooler. The oil cooler is quite effective at maintaining the ideal engine oil temperature. Due to a lack of air supply, a 3-row oil cooler is insufficient on busy roads, in traffic jams, and when stopped at red lights, resulting in an increase in engine temperature. Therefore, the solution is to attempt to replace the 3-row oil cooler with a 5-row oil cooler, with the goal of reducing engine temperature from before. Two varieties of oil coolers, namely 3-row oil coolers and 5-row oil coolers, were tested with a test time of 60 seconds and variations in mesih rotation of 2000 RPM, 5000 RPM, and 8000 RPM to determine the results of the process. After calculating the obtained data, it is possible to conclude that the 5-line oil cooler reduced engine oil temperature by 8%, 4%, and 13%, while increasing gasoline consumption by 40%, 16%, and 6% compared to the 3-line oil cooler.
Analisis Korelasi Antara Metode Pembelajaran Daring dan Hasil Belajar Mahasiswa Teknik Otomotif di Universitas Negeri Padang Fadli Randa; Wagino; Wawan Purwanto; Dedi Setiawan; Kutni
JTPVI: Jurnal Teknologi dan Pendidikan Vokasi Indonesia Vol. 1 No. 4 (2023): JTPVI: Jurnal Teknologi dan Pendidikan Vokasi Indonesia
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jtpvi.v1i4.106

Abstract

Pendidikan tinggi dalam era modern ini telah mengalami perubahan mendasar akibat perkembangan teknologi dan perubahan paradigma pembelajaran melalui metode pembelajaran daring. Metode ini memanfaatkan platform digital untuk memberikan materi pembelajaran secara fleksibel, memungkinkan akses tanpa batasan ruang dan waktu. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif yang bersifat korelasional untuk mengungkapkan korelasi metode pembelajaran daring (X) terhadap hasil belajar pada mahasiswa Departemen Teknik Otomotif Fakultas Teknik Universitas Negeri Padang (Y). Hasil dari penelitian ini mengungkapkan hubungan positif antara metode belajar daring dan hasil belajar mahasiswa. Nilai Koefisien korelasi Pearson sebesar 0.429 menunjukkan adanya hubungan positif antara kedua variabel dan berada pada taraf Korelasi Sedang.    Higher education in the modern era has undergone a fundamental transformation due to technological advancements and a shift in the learning paradigm through online learning methods. This method utilizes digital platforms to deliver learning materials flexibly, allowing access without spatial or temporal limitations. This study is a quantitative descriptive research with a correlational nature, aiming to reveal the correlation between online learning methods (X) and learning outcomes among students in the Automotive Engineering Department at the Faculty of Engineering, Universitas Negeri Padang (Y). The results of this research reveal a positive relationship between online learning methods and student learning outcomes. The Pearson correlation coefficient value of 0.429 indicates a moderate positive correlation between the two variables.
Pengaruh Penggunaan ECU Racing dan Injektor Racing Terhadap Torsi, Daya dan Konsumsi Bahan Bakar Pada Sepeda Motor Jupiter MX King 150 Fauzil, Achmat Fauzil; Fernandez, Donny; Maksum, Hasan; Setiawan, M. Yasep
JTPVI: Jurnal Teknologi dan Pendidikan Vokasi Indonesia Vol. 2 No. 1 (2024): JTPVI: Jurnal Teknologi dan Pendidikan Vokasi Indonesia
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jtpvi.v2i1.122

Abstract

Pada saat ini banyak masyarakat yang ingin meningkatkan performa sepeda motor, seperti untuk kebutuhan touring yang melewati lintasan tanjakan dan panjang. Peneltian ini membahas tentang pengaruh penggunaan ECU racing dan injector racing terhadap torsi, daya dan konsumsi bahan bakar pada sepeda motor Jupiter MX King 150. Penelitian ini membandingan penggunaan ECU standar-injector standar, ECU standar-injector racing, ECU racing-injector standar, ECU racing-injector racing, ECU racing dengan memajukan waktu pengapian 10-injector standar dan ECU racing dengan memajukan waktu pengapian 10-injector racing. Jenis metode penelitian yang digunakan eksperimen dengan jenis kontrol pretest-posttest digunakan pada penelitian ini. Dari data yang didapatkan daya dan torsi tertinggi didapatkan saat penggunaann ECU racing-injector standar dengan daya 15,73 Hp dengan persentase peningkatan 0,83%, torsi 15,23 Nm dengan persentase peningkatan 0,32% dengan konsumsi bahan bakar 0,23 ml/detik meningkat 21,05%.  At this time many people want to improve the performance of motorbikes, such as for touring needs that pass through long and uphill trails. This research discusses the effect of using ECU racing and injector racing on torque, power and fuel consumption on a Jupiter MX King 150 motorcycle. This research compares the use the use of standard ECU-standard injector, standard ECU-injector racing, ECU racing-standard injector, ECU racing-injector racing, ECU racing by advancing the ignition time 10-injector standard and ECU racing by advancing the ignition time 10-injector racing. The type of research method used is experimental with pretest-posttest control type used in this study. From the data obtained, the highest power adn torque were obtained when using the ECU racing-injector standard with a power of 15,73 Hp with a percentage increase of 0,83%, a torque of 15,23 Nm with a percentage increase of 0,32% with a fuel consumption of 0,23 ml/sec increased by 21,05%.
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Minat Berwirausaha Mahasiswa D3 Teknik Otomotif Fakultas Teknik Universitas Negeri Padang Dandi Bakti; M. Yasep Setiawan; Wagino; Milana
JTPVI: Jurnal Teknologi dan Pendidikan Vokasi Indonesia Vol. 1 No. 4 (2023): JTPVI: Jurnal Teknologi dan Pendidikan Vokasi Indonesia
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jtpvi.v1i4.124

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya minat berwirausaha mahasiswa D3 Teknik Otomotif Fakultas Teknik Universitas Negeri Padang. Hal ini dapat dilihat pada wisudawan tahun 2021, terdapat sebanyak 34 mahasiswa D3 yang wisuda, namun tidak ada seorangpun yang berwirausaha. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi minat bewirausaha mahasiswa D3 Teknik Otomotif. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Subjek  penelitian ini yaitu mahasiswa D3 Teknik Otomotif angkatan 2020 sampai 2022. Total seluruh populasi adalah 159 orang dan sampel pada penelitian ini sebanyak 61 orang yang diambil secara acak. Hasil penelitian ini yaitu motivasi, pengetahuan kewirausahaan dan pengalaman lapangan industri (PLI) berpengaruh positif terhadap minat berwirausaha.  This research is motivated by the low interest in entrepreneurship for D3 students in Automotive Engineering, Faculty of Engineering, Padang State University. This can be seen in the graduates in 2021, there were 34 D3 students who graduated, but none of them were entrepreneurs. This study aims to analyze of the factors that influence the interest in entrepreneurship in D3 Automotive Engineering students. This type of research is descriptive quantitative. The subjects of this study are D3 students in Automotive Engineering class of 2020 to  202. The total population is 159 people and the sample in this study is 61 people who are taken randomly. The results of this study are motivation, entrepreneurial knowledge and industrial field experience that have a positive effect on entrepreneurial interest.

Page 6 of 17 | Total Record : 170