cover
Contact Name
ULUM FATMAHANIK
Contact Email
althifl@iainponorogo.ac.id
Phone
+6285608091627
Journal Mail Official
althifl@iainponorogo.ac.id
Editorial Address
Jl. Pramuka 156 Po Box 116 Telp. (0352) 481277 Ponorogo 63471
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
AL-THIFL : Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah
ISSN : 27755436     EISSN : 27755711     DOI : https://doi.org/10.21154
AL THIFL merupakan Jurnal Ilmiah yang diterbitkan oleh Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri Ponorogo . Jurnal Ilmiah ini berisi kajian atau penelitian para mahasiswa / mahasiswi atau kolaborasi mahasiswa / mahasiswi dan dosen. Bidang yang diangkat dalam kajian ini berupa Kependidikan Dasar Islam khususnya pada ranah Sekolah Dasar atau Madrasah Ibtidaiyah. Jurnal ilmiah ini diterbitkan sebanyak dua kali dalam penggunaan pada bulan Februari dan September. Adapun scope dalam jurnal ini antara lain: Hasil Penelitian yang Berbasis Pembelajaran MI atau SD; Hasil Penelitian tentang Perkembangan Siswa MI atau SD; Kajian Teoritikal tentang Kependidikan Dasar.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 81 Documents
KREATIVITAS SISWA DALAM MEMANFAATKAN BARANG BEKAS SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN SENI BUDAYA DAN KETERAMPILAN (SBK) KELAS V SDN KUTUKULON Lilis Suryani; Tintin Susilowati
AL-THIFL : Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol. 2 No. 1 (2022): Wujud Peran Guru dan Orang Tua dalam Pembelajaran di Madrasah Ibtidaiyah maupun
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (446.973 KB) | DOI: 10.21154/thifl.v2i1.963

Abstract

Tujuan dari penelitian ini ialah untuk menganalisis kreativitas siswa dalam memanfaatkan barang bekas sebagai media pembelajaran SBK, untuk mengetahui faktor yang mendorong keberhasilan keberhasilan siswa dalam memanfaatkan barang bekas sebagai media pembelajaran SBK serta untuk mengetahui faktot yang menghambat keberhasilan siswa dalam memanfaatkan barang bekas sebagai media pembelajaran SBK. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang bersifat analisis deskriptif. Subjek penelitian dalam penelitian ini ialah guru dan siswa kelas V SDN Kutukulon, dan barng bekas sebagai media. Pada teknik pengumpulan data, peneliti menggunakan metode wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis kualitatif Miles, Huberman, dan Saldana, yang meliputi kondensasi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Dari hasil penelitian ini ditemukan bahwa: 1) Kreativitas siswa dalam memanfaatkan barang bekas sebagai media pembelajaran SBK dapat menghasilkan karya yang baru baik berupa gagasan maupun karya nyata yang relatif berbeda dengan karya sebelum-sebelumnya. Para siswa menghasilkan karya yang berbeda-beda dari segi ide maupun bentuknya. 2) Dalam berkarya tersebut ada beberapa faktor yang mendorong keberhasilan siswa dalam memanfaatkan barang bekas yakni siswa memiliki keinginan untuk mencoba hal yang baru dan bermanfaat dari barang bekas, kemudian dampingan serta dukungan dari orang tua dan dukungan serta motivasi dari lingkungan sekolah atau dari guru
Pola Asuh Orang Tua Tunggal Ayah (Single Father) dalam Menanamkan Karakter Disiplin Anak Usia Sekolah Dasar Putri Puspa Arum; Yuentie Sova Puspidalia
AL-THIFL : Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol. 2 No. 1 (2022): Wujud Peran Guru dan Orang Tua dalam Pembelajaran di Madrasah Ibtidaiyah maupun
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (541.206 KB) | DOI: 10.21154/thifl.v2i1.969

Abstract

Abstrak Selain menjalankan peran sebagai pencari nafkah, ayah juga mengasuh dalam pembentukan karakter. Ketidakhadiran seorang ibu membuat ayah kesulitan membagi waktu antara pekerjaan dan urusan rumah tangga termasuk dalam pengasuhan anak. Akibatnya, ayah tidak konsisten dalam pola pengasuhan, aturan yang berubah-ubah, kurang tegas dalam menanamkan karakter disiplin, dan juga emosi yang tidak stabil mempengaruhi perkembangan anak. Sehingga, anak menjadi kurang disiplin. Tujuan penelitian ini yaitu mendeskripsikan bentuk pola asuh dan upaya orang tua tunggal ayah (single father) dalam menanamkan karakter disiplin anak usia sekolah dasar di dusun Seweru, Kare, Madiun. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis yang dikemukakan oleh Miles dan Huberman meliputi teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) pola asuh yang diterapkan oleh orang tua tunggal ayah (single father) di Dusun Seweru, Kare, Madiun dalam menanamkan karakter disiplin anak usia sekolah dasar yaitu pertama, pola asuh demokratis, pola asuh permisif, dan pola asuh situasional. (2) Upaya yang dilakukan oleh orang tua tunggal ayah (single father) di Dusun Seweru, Kare, Madiun dalam menanamkan karakter disiplin anak usia sekolah dasar, yaitu melalui pemberian teladan oleh orang tua, kebersamaan orang tua dalam merealisasikan aturan/nilai moral, menghayati dunia anak, pemberian aturan dan konsekuensi logis, mengontrol perilaku anak, pengajaran nilai agama sebagai dasar penanaman karakter disiplin.
Implementasi Model Pembelajaran Kontekstual dalam Meningkatkan Proses dan Hasil Belajar pada Mata Pelajaran IPS Kelas 4 MI Ma’arif Polorejo Babadan Ponorogo Vicky Fitriani Herdiana; Evi Muafiah
AL-THIFL : Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol. 2 No. 1 (2022): Wujud Peran Guru dan Orang Tua dalam Pembelajaran di Madrasah Ibtidaiyah maupun
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/thifl.v2i1.972

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mengetahui pelaksanaan model pembelajaran kontekstual pada mata pelajaran IPS kelas 4 MI Ma’arif Polorejo, (2) Mengetahui penggunaan model pembelajaran kontekstual dalam meningkatkan proses dan hasil belajar pada mata pelajaran IPS kelas 4 MI Ma’arif Polorejo. Metode penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas Kemmis&MCTaggart. Penelitian dilakukan dalam dua siklus, yaitu siklus I dan siklus II. Setiap siklusnya terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Model pembelajaran kontekstual dapat meningkatkan proses belajar belajar siswa. Hal ini diketahui dari hasil observasi pemahaman konsep belajar siswa. Pada tahap pra siklus persentase pemahaman konsep siswa sebesar 60,74% meningkat pada siklus I menjadi 84,6% kemudian mengalami peningkatan lagi pada siklus II sebesar 86,9%. (2) Model pembelajaran kontekstual dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Hal tersebut diketahui dari adanya peningkatan hasil belajar pada setiap siklusnya. Pada tahap pra siklus nilai hasil belajar yang berada dalam kategori tuntas sebesar 19,3% kemudian mengalami peningkatan menjadi 35% pada siklus I, kemudian mengalami peningkatan yang signifikan menjadi 88,5% pada siklus II dari total jumlah siswa di kelas. Maka dengan demikian penerapan atau implementasi model pembelajaran kontekstual terbukti dapat meningkatkan proses dan hasil belajar siswa.
Implementasi Model Pembelajaran Kontekstual dalam Meningkatkan Proses dan Hasil Belajar pada Mata Pelajaran IPS Kelas 4 MI Ma’arif Polorejo Babadan Ponorogo Diza Alief Pangastutik; Mukhlison Effendi
AL-THIFL : Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol. 2 No. 1 (2022): Wujud Peran Guru dan Orang Tua dalam Pembelajaran di Madrasah Ibtidaiyah maupun
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (566.553 KB) | DOI: 10.21154/thifl.v2i1.973

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mengetahui pelaksanaan model pembelajaran kontekstual pada mata pelajaran IPS kelas 4 MI Ma’arif Polorejo, (2) Mengetahui penggunaan model pembelajaran kontekstual dalam meningkatkan proses dan hasil belajar pada mata pelajaran IPS kelas 4 MI Ma’arif Polorejo. Metode penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas Kemmis&MCTaggart. Penelitian dilakukan dalam dua siklus, yaitu siklus I dan siklus II. Setiap siklusnya terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Model pembelajaran kontekstual dapat meningkatkan proses belajar belajar siswa. Hal ini diketahui dari hasil observasi pemahaman konsep belajar siswa. Pada tahap pra siklus persentase pemahaman konsep siswa sebesar 60,74% meningkat pada siklus I menjadi 84,6% kemudian mengalami peningkatan lagi pada siklus II sebesar 86,9%. (2) Model pembelajaran kontekstual dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Hal tersebut diketahui dari adanya peningkatan hasil belajar pada setiap siklusnya. Pada tahap pra siklus nilai hasil belajar yang berada dalam kategori tuntas sebesar 19,3% kemudian mengalami peningkatan menjadi 35% pada siklus I, kemudian mengalami peningkatan yang signifikan menjadi 88,5% pada siklus II dari total jumlah siswa di kelas. Maka dengan demikian penerapan atau implementasi model pembelajaran kontekstual terbukti dapat meningkatkan proses dan hasil belajar siswa.
Peningkatan Penguasaan Kosakata Bahasa Arab Menggunakan Metode Mimikri Menghafal Berbantu Media Flashcard Uli Fuadiah; Agus Tri Cahyo
AL-THIFL : Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol. 2 No. 1 (2022): Wujud Peran Guru dan Orang Tua dalam Pembelajaran di Madrasah Ibtidaiyah maupun
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (752.711 KB) | DOI: 10.21154/thifl.v2i1.974

Abstract

Metode mimikri menghafal (mim-mem) merupakan metode yang cocok digunakan, yakni dalam proses menghafal. Selain itu untuk menambah guru juga membutuhkan alat bantu untuk meningkatkan pemahaman siswa terhadap kosakata, maka dipilihlah media kartu flashcard. Yang mana penggunaan media tersebut menjadikan suasana pembelajaran menjadi lebih seru, menarik, dan tidak membuat jenuh siswa saat pembelajaran berlangsung. Kedua komponen pembelajaran tersebut diterapkan di kelas IV Al-Hakim MIN 3 Ponorogo. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendiskripsikan penerapan langkah-langkah metode mimikri menghafal berbantu media flashcard untuk meningkatkan penguasaan koasakata dalam pembelajaran bahasa Arab, (2) mendiskripsikan kekurangan dan kelebihan metode mimikri menghafal berbantu media flashcard untuk meningkatkan penguasaan koasakata dalam pembelajaran bahasa Arab. Dalam penelitian kali ini peneliti menerapkan model Penelitian Tindakan Kelas. Penelitian tindakan kelas adalah proses pemecahan masalah yang dilakukan secara sistematis, artinya dilakukan secara bertahap melalui beberapa siklus. Sumber data dari siswa kelas IV Al-Hakim MIN 3 Ponorogo Tahun Ajaran 2021/2022. Berdasarkan analisis data ditemukan bahwa setelah penerapan langkah-langkah metode mimikri menghafal berbantu media flashcard pemahaman siswa terhadap kosakata meningkat. Dibuktikan dengan meningkatnya nilai rata-rata evaluai siswa dari siklus I sampai siklus III, adapun nilai rata-rata siklus I sangat rendah yaitu 36,19. Nilai rata-rata siklus II naik menjadi 67, dan pada siklus III rata-rata mencapai 80,4 dengan predikat baik sekali. Melihat dari hasil evaluasi tersebut dapat di simpulkan bahwa, penerapan metode mimikri menghafal (mim-mem) mampu meningkatkan penguasaan kosakata bahasa Arab kelas IV di MIN 3 Ponorogo.
PENGARUH MEDIA TAKALINTAR UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP PADA MATERI PERKALIAN SISWA KELAS III DI MIN 2 KOTA MADIUN Lutfia Reniyanti Kusuma; Hestu Wilujeng
AL-THIFL : Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol. 2 No. 2 (2022): Pembelajaran Karakter dan Matematika di MI/ SD
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (708.997 KB) | DOI: 10.21154/thifl.v2i2.1238

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis peningkatan kemampuan pemahaman konsep siswa yang memperoleh pembelajaran dengan menggunakan media takalintar pada materi perkalian siswa kelas III MIN 2 Kota Madiun. Penelitian ini termasuk penelitian kuantitatif jenis kuasi eksperiemen yaitu peneliti berperan langsung sebagai guru dalan proses pembelajaran. Ada 2 sampel diambil dengan teknik purposive sampling dari populasi seluruh kelas III A sebanyak 38 dan III B sebanyak 38. Analisis data yang digunakan perhitungan uji Independen Sample T-Test bertujuan untuk mengetahui adakah perbedaan mean antara kelas kontrol dan kelas eksperimen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran matematika dengan media takalintar berpengaruh terhadap peningkatan pemahaman konsep siswa. Hal ini dibuktikan dari hasil analisis data perhitungan uji-t menunjukkan nilai sig.(2-tailed) 0,000<0,05. Maka H0 ditolak dan H1 diterima. Maka dapat diambil kesimpulan bahwa kemampuan pemahaman konsep siswa pada materi perkalian yang menggunakan media takalintar lebih tinggi dari kemampuan pemahamn konsep siswa menggunakan metode ceramah
Komparasi Hasil Belajar Matematika pada Penggunaan Model Pembelajaran Quantum Learning Siswa Kelas IV di MIN 1 Ponorogo Nur Hidayah; Kurnia Hidayati
AL-THIFL : Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol. 2 No. 2 (2022): Pembelajaran Karakter dan Matematika di MI/ SD
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (798.482 KB) | DOI: 10.21154/thifl.v2i2.1239

Abstract

The learning model is a set of methods that influence learning so that it is active and conducive. Learning outcomes can experience significant fluctuations due to many factors, one of which is the learning model. The low mathematics results of fourth grade students at MIN 1 Ponorogo are caused by the lack of precise learning models applied. This study aims to (1) determine the mathematics learning outcomes of fourth grade students at MIN 1 Ponorogo using the quantum learning model; (2) knowing the mathematics learning outcomes of fourth grade students at MIN 1 Ponorogo who do not use the quantum learning model; (3) knowing the difference in the mathematics learning outcomes of fourth grade students at MIN 1 Ponorogo between those who use and do not use the quantum learning model. This type of research is quantitative with a posttest-only control-design. The research was carried out at MIN 1 Ponorogo class IV consisting of 48 students with 25 students in Al-Idris class as the experimental class and 23 students in Zaid bin Tsabit's class as the control class. The results of the research are (1) the mathematics learning outcomes of fourth grade students at MIN 1 Ponorogo who use the quantum learning learning model get an average score of 77 with a percentage of the high category value of 12%, the medium category of 76%, the low category of 12%, (2) The mathematics learning outcomes of fourth grade students at MIN 1 Ponorogo who do not use the quantum learning learning model get an average score of 63.78 with a percentage value of 22% in the high category, 56% in the medium category, and 22% in the low category. (3) There is a significant difference in the mathematics learning outcomes of fourth grade students of MIN 1 Ponorogo between those who use and do not use the quantum learning model
Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Discovery Learning Terhadap Minat dan Kemampuan Siswa Dalam Pemecahan Masalah Matematika pada Materi Bnagun Datar Kelas IV SDN Ngrukem Bela Zaiyuri Rani Haryuti; Sofwan Hadi
AL-THIFL : Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol. 2 No. 2 (2022): Pembelajaran Karakter dan Matematika di MI/ SD
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (307.52 KB) | DOI: 10.21154/thifl.v2i2.1240

Abstract

Pentingnya model pembelajaran discovery learning terhadap minat dan kemampuan siswa dalam pemecahan masalah matematika. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari penerapan model pembelajaran discovery learning terhadap minat dan kemampuan siswa dalam pemecahan masalah matematika pada materi bangun datar kelas IV SDN Ngrukem. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Pre Eksperimental Desaign (non-design). Desain penelitian yang digunakan adalah one group pretest posttest design yakni didalamnya terdapat pretest sebelum diberikan perlakuan penerapan model pemeblajaran discovery learning dan posstest sesudah diberikan perlakuan peneran model pembelajaran discovery learning. Subjek pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SDN Ngrukem, teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah sampling jenuh. Berdasarkan hasil perhitungan dengan menggunakan uji T dan uji Manova terdapat pengaruh yang signifikan penerapan model pembelajaran discovery learning terhadap minat siswa pada materi bangun datar kelas IV SDN Ngrukem dengan nilai sig 0,004 < 0,05, terdapat pengaruh yang signifikan penerapan model pembelajaran discovery learning terhadap kemampuan siswa dalam pemecahan masalah matematika pada materi bangun datar kelas IV SDN Ngrukem dengan nilai sig 0,000 < 0,05 dan terdapat pengaruh yang signifikan penerapan model pembelajaran discovery learning terhadap minat dengan nilai sig 0,003 < 0,05 dan kemampuan siswa dalam pemecahan masalah matematika dengan nilai sig 0,000 < 0,05 pada materi bangun datar keals IV SDN Ngrukem. Maka dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran discovery learning ini berpengaruh terhadap minat dan kemampuan siswa dalam pemecahan masalah matematika pada materi bangun datar kelas IV SDN Ngrukem.
Upaya Guru Dalam Meningkatkan Pemahaman Fiqih Wanita Pada Materi Haid Bagi Siswi Kelas 4 MI Bahrul Ulum Buluh Krandegan Kebonsari Madiun Alifvia Nurkasanah; M. Fathurahman
AL-THIFL : Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol. 2 No. 2 (2022): Pembelajaran Karakter dan Matematika di MI/ SD
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (499.153 KB) | DOI: 10.21154/thifl.v2i2.1241

Abstract

Pembelajaran merupakan suatu proses untuk memahamkan siswa. Sehingga dalam pemahaman diperlukan adanya upaya. Namun dalam memudahkan pemahaman bagi siswa, guru pasti mempunyai kendala dalam memahamkan siswa. Pada saat ini siswi kelas 4 MI yang sudah ada mengalami haid, dikarenakan haid berhubungan langsung dengan thaharah yang merupakan syarat melakukan ibadah. Oleh karena itu, pentingnya pemahaman haid bagi seorang wanita. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan upaya guru dalam meningkatkan pemahaman pembelajaran fiqih wanita pada materi haid siswi kelas 4 dan hasil dalam meningkatkan pemahaman fiqih wanita pada materi haid siswi kelas 4 di MI Bahrul Ulum. Penelitian ini termasuk dalam penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan metode wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa guru berupaya dalam merencanakan pembelajaran dengan menyusun rencana pembelajaran terkait dengan metode, strategi materi pembelajaran. Upaya dalam proses pembelajaran, menggunakan metode pembelajaran. Guru juga menggunakan materi tambahan yang berupa diktat. Dalam diktat terdapat materi mengenai fiqih wanita diantaranya bagaimana bersuci dari hadas besar, batasan aurat wanita. Upaya guru memotivasi siswa, upaya dalam membimbing siswa, upaya dalam evaluasi. Hasil dari diadakannya upaya guru dibuktikan dengan meningkatnya hasil evaluasi melalui nilai siswa dengan predikat baik, kesadaran dalam melakukan larangan ibadah saat mengalami haid yaitu dengan tidak memasuki area masjid, dan mengetahui batasan aurat seorang wanita. Dengan hasil tersebut dapat dikatakan peningkatan pemahaman siswa mengenai fiqih wanita tentang haid meningkat
Analisis Kompetensi Profesional dan Kepribadian Guru Pada Film Serdadu Kumbang Sendyta Meilani; Weni Tria Anugrah Putri
AL-THIFL : Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol. 2 No. 2 (2022): Pembelajaran Karakter dan Matematika di MI/ SD
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3489.918 KB) | DOI: 10.21154/thifl.v2i2.1242

Abstract

Pendidikan merupakan proses pengubahan sikap dan perilaku seseorang atau kelompok orang. Film Serdadu Kumbang merupakan film yang tepat untuk dijadikan panutan menjadi guru yang baik dan profesional. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan kompetensi professional guru dalam aspek pengelolaan kelas dan penggunaan media pembelajaran dalam film serdadu kumbang, (2) mendeskripsikan kompetensi professional guru dalam kehidupan sehari-hari, (3) mendeskripsikan kompetensi kepribadian guru dalam aspek interaksi yang bersifat mengayomi peserta didik dan memiliki sikap yang baik dalam film serdadu kumbang, (4) mendeskripsikan kompetensi kepribadian guru dalam kehidupan sehari-hari, (5) mendeskripsikan kompetensi kepribadian guru dalam berpenampilan dewasa sebagai pendidik yang layak diteladani dalam film serdadu kumbang. Data penelitian ini diperoleh dengan menggunakan pendekatan penelitian study kepustakaan (libbrary research) dengan tehnik analisi isi (content analysis). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) terdapat kompetensi professional guru dalam aspek pengelolaan kelas secara humanis yakni mampu menyampaikan materi dengan baik serta mampu mengelola kelas dan penggunaan media pembelajaran yang tepat sehingga membuat siswa nyaman dalam belajar. (2) Dalam kesehariannya guru juga bersikap baik di lingkungan masyarakat. (3) Kompetensi professional guru dalam sehari-hari secara humanis mampu mengajar, mendidik dan mempunyai wawasan yang luas adalah dengan mengajar dan mendidik siswa dengan penuh kasih sayang dan memusatkan siswa pada proses pembelajaran.(4) Kompetensi kepribadian guru dalam memiliki sikap baik juga diterapkan dalam film serdadu kumbang secara humanis dengan bersikap demokratis, sabar dalam menjalani profesinya sebagai guru dan mengembangkan dirinya. (5) Terdapat cara berpakaian guru yang humanis adalah memberikan contoh sebgai panutan peserta didik dalam beretika dan berpakaian secara baik dan benar sesuaai aturan yang telah di tetapkan.