cover
Contact Name
I Made Nuhari Anta
Contact Email
jurnaljatmika@gmail.com
Phone
+6285256448772
Journal Mail Official
jurnaljatmika@gmail.com
Editorial Address
Jl. Roviga No. 29 Kel. Tondo Kec. Mantikulore Kode Pos 94111
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
JATMIKA : Journal Education and Learning of Elementary School
ISSN : -     EISSN : 29877881     DOI : 10.36417
Core Subject : Education, Social,
Fokus and Scope Fokus JATMIKA : Journal Education and Learning of Elementary School adalah jurnal yang memuat artikel hasil penelitian dan kajian yang berkaitan dengan Dinamika, Perkembangan Pendidikan dan Pembelajaran di Sekolah Dasar atau sederajat. Scope JATMIKA : Journal Education and Learning of Elementary School memiliki scope sebagai berikut : Pengembangan dan implementasi kurikulum untuk pendidikan sekolah dasar. Pembelajaran dan layanan pendidikan di sekolah dasar. Evaluasi pendidikan secara umum, mencakup input, proses dan hasil pembelajaran pada tingkat sekolah dasar. Kebijakan, manajemen dan pembiayaan pendidikan sekolah dasar. Kualitas, sertifikasi dan akreditasi lembaga pendidikan sekolah dasar. Pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi dalam pembelajaran disekolah dasar. dan seluruh dimensi yang berhubungan dengan Pendidikan Dasar.
Articles 48 Documents
PERAN GURU DALAM MENANAMKAN NILAI ETIKA SISWA DI SDN 15 RIO PAKAVA Suardika, I Ketut; Hariani, Ni Made Mega; Narayanti, Putu Satya
JATMIKA : Journal Education and Learning of Elementary School Vol. 3 No. 2 (2026): JATMIKA : Journal Education and Learning of Elementary School
Publisher : STAH Dharma Sentana Sulawesi Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36417/40kccr17

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan peran guru dalam menanamkan nilai etika serta faktor pendukung dan penghambatnya di SDN 15 Rio Pakava. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui reduksi, penyajian, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran guru meliputi: menjadi teladan (role model), mengintegrasikan nilai etika dalam pembelajaran, membiasakan serta menegakkan aturan kelas, membimbing siswa untuk menyapa dan berterima kasih, memberikan apresiasi terhadap sikap tertib dan sabar, mengingatkan penggunaan bahasa sopan, menerapkan diskusi terbuka untuk menghargai perbedaan, memberikan pendidikan nilai secara berkesinambungan, menciptakan lingkungan sekolah positif, serta menjalin pertemuan rutin dengan orang tua.Faktor pendukung mencakup konsistensi teladan guru, integrasi etika dalam pembelajaran, pembiasaan aturan, lingkungan sekolah yang inklusif, kolaborasi dengan orang tua, dan pemanfaatan teknologi. Adapun faktor penghambatnya antara lain kurikulum yang padat, pengaruh media sosial, keterbatasan pengetahuan guru tentang pendidikan karakter, beban kerja guru, serta keterbatasan waktu orang tua.Secara keseluruhan, peran guru sangat strategis dalam membentuk etika siswa melalui keteladanan, pembiasaan, dan kerja sama dengan lingkungan sekolah maupun keluarga.
PEMANFAATAN PERPUSTAKAAN SEKOLAH SEBAGAI SUMBER BELAJAR DALAM MENINGKATKAN PENGETAHUAN SISWA DI SD INPRES KASTABUANA DESA BARAS 8 PROVINSI SULAWESI BARAT Puriani, Ni Ketut; Narayanti, Putu Satya; Sudarsana, Wayan
JATMIKA : Journal Education and Learning of Elementary School Vol. 3 No. 2 (2026): JATMIKA : Journal Education and Learning of Elementary School
Publisher : STAH Dharma Sentana Sulawesi Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36417/jels.v3i2.861

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemanfaatan perpustakaan sekolah sebagai sumber belajar dalam meningkatkan pengetahuan siswa di SD Inpres Kastabuana Desa Baras 8 Provinsi Sulawesi Barat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif. Hasil penelitian yang diperoleh melalui wawancara dan juga menggunakan panduan lembar observasi menunjukan bahwa bentuk pemanfaatan perpustakaan di SD Inpres Kastabuana untuk mendukung peningkatan pengetahuan siswa melalui kunjungan rutin, tugas berbasis literasi dan koleksi buku yang bervariasi. Hambatan yang dihadapi meliputi rendahnya kesadaran literasi, minat baca dan kurangnya kenyaman fasilitas. Upaya peningkatan dilakukan melalui dukungan kepala sekolah, peran pustakawan, serta strategi guru dalam memotivasi siswa dan membiasakan siswa mengunjungi perpustakaan.
ANALISIS KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL CERITA MATEMATIKA KELAS IV SD NEGERI MALAKOSA A A Selviyani; I Ketut Kertayasa; Wayan Sudarsana
JATMIKA : Journal Education and Learning of Elementary School Vol. 4 No. 1 (2026): JATMIKA : Journal Education and Learning of Elementary School
Publisher : STAH Dharma Sentana Sulawesi Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36417/sbj6gv82

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan berpikir kreatif siswa dalam menyelesaikan soal cerita matematika pada materi operasi bilangan bulat di kelas IV SD Negeri Malakosa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode observasi, wawancara tidak terstruktur, dan tes tertulis yang terdiri dari 10 soal cerita dengan tingkat kesulitan bervariasi. Instrumen tersebut digunakan untuk mengukur kemampuan siswa dalam memahami permasalahan, merencanakan strategi, serta mengemukakan ide penyelesaian yang bervariasi dan logi. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV dan guru kelas IV. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kreatif siswa masih didominasi oleh indikator fluency (yaitu siswa hanya menggunakan satu cara penyelesaian yang umum dan ide yang dihasilkan masih terbatas. Indikator flexibility dan originality (belum berkembang secara optimal. Sebagian kecil siswa mampu menampilkan strategi penyelesaian yang unik dan berbeda. Selain itu, ditemukan beberapa kesulitan utama, yaitu kesulitan memahami isi atau konteks soal, kesulitan memilih operasi bilangan yang tepat, kesulitan menjelaskan proses berpikir, serta kesulitan mengubah informasi cerita ke bentuk matematis. Temuan ini menunjukkan perlunya penerapan strategi pembelajaran yang bervariasi, kontekstual, dan menantang agar dapat mengembangkan kemampuan berpikir kreatif siswa secara lebih optimal.
ANALISIS KINERJA GURU DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA DI SD NEGERI TORUE Made Rendi Santika; Wayan Sudarsana; I Ketut Kertayasa
JATMIKA : Journal Education and Learning of Elementary School Vol. 4 No. 1 (2026): JATMIKA : Journal Education and Learning of Elementary School
Publisher : STAH Dharma Sentana Sulawesi Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36417/9hwtcd29

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah masih terdapat siswa yang memiliki hasil belajar yang belum mencapai ketuntasan belajar dan diperlukan kinerja guru yang baik untuk meningkatkan hasil belajar siswa di SD Negeri Torue. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja guru dalam meningkatkan hasil belajar siswa sudah cukup baik. Hal ini dilihat dari guru menyiapkan perencanaan pembelajaran, melaksanakan pembelajaran, melakukan penilaian serta melaksanakan program pengayaan dan remedial sudah terlaksana dengan baik. Pendampingan yang dilakukan oleh kepala sekolah juga membantu untuk meningkatkan kinerja guru dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Meskipun demikian, masih terdapat beberapa kendala seperti keterbatasan waktu, kurangnya sarana dan prasarana pembelajaran serta kebutuhan dan minat belajar siswa yang beragam. Namun guru terus berupaya untuk mengatasi kendala yang dihadapi agar dapat meningkatkan hasil belajar siswa seperti menyusun rencana pembelajaran secara sederhana yang sesuai dengan kebutuhan dan minat belajar siswa, menciptakan suasana kelas yang kondusif, melakukan penilaian secara berkelanjutan dan melaksanakan program pengayaan dan remedia. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kinerja guru di SD Negeri Torue sudah cukup baik dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Meskipun masih terdapat kendala yang dihadapi, guru selalu berupaya untuk mengatasinya.
ANALISIS PENGELOLAAN KELAS DALAM MENUMBUHKAN SIKAP DISIPLIN SISWA DI SD INPRES 1 BALINGGI Ni Made Milayanti; Wayan Sudarsana; Ni Made Mega Hariani
JATMIKA : Journal Education and Learning of Elementary School Vol. 4 No. 1 (2026): JATMIKA : Journal Education and Learning of Elementary School
Publisher : STAH Dharma Sentana Sulawesi Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36417/dm40ja20

Abstract

Pengelolaan kelas adalah upaya guru menciptakan suasana belajar yang tertib dan kondusif guna mendukung tujuan pembelajaran. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pengelolaan kelas yang dilakukan guru dalam menumbuhkan sikap disiplin siswa di SD Inpres 1 Balinggi serta faktor-faktor yang mempengaruhinya. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian meliputi kepala sekolah, guru kelas I-VI dan guru mata pelajaran. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan kelas dilakukan secara fleksibel dan disesuaikan dengan tujuan pembelajaran serta karakteristik siswa. Guru menerapkan dua model pengelolaan kelas, yaitu formasi U dan formasi tradisional (duduk berpasangan). Selain itu, guru menerapkan aturan dan kesepakatan kelas, memberikan keteladanan, arahan, teguran yang bijaksana serta pujian sebagai bentuk penguatan perilaku disiplin. Faktor-faktor yang mempengaruhi pengelolaan kelas meliputi: faktor fisik (kondisi fisik) yang meliputi: penataan ruang kelas, penataan tempat duduk, ventilasi dan pencahayaan, faktor non-fisik (sosial-emosional) meliputi: pembinaan hubungan baik dengan siswa serta faktor organisasional (pembentukan organisasi kelas seperti, ketua kelas, wakil ketua kelas, bendahara dan sekretaris). Ketiga faktor tersebut saling berkaitan dalam menciptakan lingkungan belajar yang kondusif. Pengelolaan kelas yang dilakukan secara efektif mampu menumbuhkan sikap disiplin siswa.
PERSEPSI GURU TERHADAP IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA DI SDN KAWATUNA Ni Kadek Evi Andriani; Ni Made Mega Hariani; Wayan Sudarsana
JATMIKA : Journal Education and Learning of Elementary School Vol. 4 No. 1 (2026): JATMIKA : Journal Education and Learning of Elementary School
Publisher : STAH Dharma Sentana Sulawesi Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36417/vf0aee88

Abstract

Implementasi Kurikulum Merdeka merupakan kebijakan pendidikan yang memberikan fleksibilitas kepada guru dalam merancang dan melaksanakan pembelajaran sesuai dengan karakteristik peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan persepsi guru terhadap implementasi Kurikulum Merdeka serta mengidentifikasi faktor penghambat dan pendukung pelaksanaannya di SDN Kawatuna. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian meliputi: guru kelas, guru mata pelajaran dan kepala sekolah. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi dan dokumentasi, sedangkan analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi guru terhadap implementasi Kurikulum Merdeka di SDN Kawatuna menunjukkan pandangan yang positif dan mendukung. Guru memaknai Kurikulum Merdeka sebagai kebijakan yang memberikan fleksibilitas dalam merancang, melaksanakan dan mengevaluasi pembelajaran sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan peserta didik. Hal ini tercermin dari penerapan pembelajaran berpusat pada siswa melalui pembelajaran berdiferensiasi, projek penguatan karakter serta pemanfaatan Platform Merdeka Mengajar, sehingga pembelajaran menjadi lebih aktif dan bermakna. Adapun faktor penghambat meliputi keterbatasan sarana prasarana, beban administrasi, adaptasi terhadap perubahan kurikulum serta dukungan orang tua yang belum merata, sedangkan faktor pendukung mencakup dukungan kepala sekolah, kolaborasi guru, pelatihan, motivasi guru dan partisipasi siswa. Dengan demikian, keberhasilan implementasi Kurikulum Merdeka ditentukan oleh faktor internal dan eksternal sekolah.
PENGARUH MEDIA INTERAKTIF ANIMASI TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN IPAS  DI KELAS V SD INPRES 1 WANAMUKTI Iloh Sriardiani Sriardiani; Ni Made Mega Hariani; Wayan Sudarsana
JATMIKA : Journal Education and Learning of Elementary School Vol. 4 No. 1 (2026): JATMIKA : Journal Education and Learning of Elementary School
Publisher : STAH Dharma Sentana Sulawesi Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36417/txhpws46

Abstract

Hasil belajar siswa kelas V SD Inpres 1 Wanamukti masih tergolong rendah akibat proses pembelajaran yang kurang menarik dan belum memanfaatkan media pembelajaran secara optimal, sehingga siswa mengalami kesulitan dalam memahami materi IPAS. Oleh karena itu, penggunaan media interaktif animasi diharapkan dapat meningkatkan hasil belajar karena mampu menciptakan pembelajaran yang lebih menarik, interaktif dan menyenangkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media interaktif animasi terhadap hasil belajar siswa serta respon siswa terhadap penggunaannya. Media ini menyajikan materi melalui kombinasi visual, audio dan animasi yang dilengkapi kuis interaktif sehingga memudahkan pemahaman siswa. Jenis penelitian yang digunakan adalah pre-experimental dengan desain one group pretest-posttest. Instrumen penelitian meliputi modul ajar, soal pretest dan posttest, angket serta dokumentasi. Penelitian ini menggunakan teori kognitivisme dan behavioristik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai pretest sebesar 67 meningkat menjadi 77,6 pada posttest. Uji hipotesis paired sample t-Test menunjukkan nilai signifikansi 0,000 < 0,05 dan >  (6,361 > 2,064), sehingga H? ditolak dan H? diterima. Dengan demikian, media interaktif animasi berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar dan memperoleh respon sangat baik dengan persentase 87%.
PENGARUH MEDIA PEMBELAJARAN WORDWALL TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA MATA PELAJARAN IPAS KELAS V DI SD NEGERI 9 MAMBORO Verlia Aguilera; Wayan Sudarsana; Ni Made Mega Hariani
JATMIKA : Journal Education and Learning of Elementary School Vol. 4 No. 1 (2026): JATMIKA : Journal Education and Learning of Elementary School
Publisher : STAH Dharma Sentana Sulawesi Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36417/x1v24s56

Abstract

Pendidikan merupakan faktor utama dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Berdasarkan hasil observasi awal yang dilakukan peneliti di kelas V SD Negeri 9 Mamboro, ditemukan beberapa kendala dalam proses pembelajaran, seperti kurangnya partisipasi aktif dan minat belajar siswa. Kondisi tersebut berdampak pada rendahnya hasil belajar siswa di kelas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh serta respon siswa terhadap penggunaan media pembelajaran wordwall pada mata pelajaran IPAS di kelas V SD Negeri 9 Mamboro. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif pre-eksperimental desain one group pretest-posttest. Sampel penelitian adalah seluruh siswa kelas V yang berjumlah 27 orang. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes hasil belajar berupa soal pretest dan posttest serta angket respon siswa. Data dianalisis menggunakan uji normalitas shapiro-wilk dan uji hipotesis paired sample t-test. Hasil analisis menunjukkan nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 lebih kecil dari 0,05, sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Artinya, terdapat pengaruh signifikan penggunaan media pembelajaran wordwall terhadap hasil belajar IPAS siswa kelas V. Selain itu, hasil angket menunjukkan respon siswa berada pada kriteria sangat baik sebesar 81,49% dan kriteria baik sebesar 18,51%.