cover
Contact Name
Abdullah Syafei
Contact Email
syafei06@gmail.com
Phone
+6287882270014
Journal Mail Official
jurnal.jmsi@gmail.com
Editorial Address
Grand Depok City Cluster Gardenia Blok R2 No 28, Depok, Jawa Barat
Location
Kota depok,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Masyarakat Sehat Indonesia
ISSN : 2828738X     EISSN : 28281381     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Masyarakat Sehat Indonesia (JMSI) merupakan jurnal yang memuat naskah di bidang Ilmu Kesehatan dan Keluarga yang meliputi: Kesehatan Masyarakat khususnya Manajemen Pelayanan Kesehatan, Manajemen Rumah Sakit, Kesehatan Reproduksi, Epidemiologi, Biostatistik, Pendidikan dan Promosi Kesehatan, Kesehatan Lingkungan, Kebijakan Kesehatan, Gizi Kesehatan Masyarakat, Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3), Kesehatan keluarga, Pendidikan keluarga, Keperawatan, Farmasi, Kesehatan Mental. Kami menerima naskah publikasi dari hasil penelitian (original research) maupun literature review yang belum pernah dipublikasikan di tempat lain dalam bentuk cetak maupun digital (e-journal). Diterbitkan setiap tiga bulan pada bulan Maret, Juni, September, dan Desember. Kami menyediakan akses terbuka (open access) bagi para akademisi yang ingin mendapatkan artikel dalam JMSI.
Articles 78 Documents
Determinan Stres Kerja pada Pengendara Ojek Online di Jabodetabek Rahmadina, Sabrina; Alkaff, Raihana Nadra; Shofwati, Iting; Sari, Meliana; Aristi, Dela
Jurnal Masyarakat Sehat Indonesia Vol. 1 No. 02 (2022): Jurnal Masyarakat Sehat Indonesia
Publisher : Yayasan Masyarakat Peduli Anak Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70304/jmsi.v1i02.11

Abstract

Ojek online merupakan transportasi online yang telah dikenal luas oleh masyarakat. Pada awal tahun 2020 terjadi penurunan dalam pengguna jasa ojek online untuk berpergian dikarenakan terjadinya penyebaran wabah Covid-19. Penurunan pengguna jasa ojek online dapat memicu terjadinya gangguan kesehatan khususnya stres kerja karena tuntutan kerja yang mengharuskan mencapai target poin pada pengendara ojek online. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi stres kerja pada pengendara ojek online. Penelitian ini menggunakan desain studi cross sectional dengan jumlah responden sebanyak 271 pengendara. Uji statistik yang digunakan dalam penelitian adalah uji Chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengendara yang mengalami stres sebesar 42,1%. Selain itu, variabel usia, tuntutan pekerjaan, dan hubungan interpersonal memiliki hubungan yang signifikan dengan stres kerja (p-value ≤0,05). Pada variabel jenis kelamin, status pernikahan, masa kerja, kontrol terhadap pekerjaan, dukungan sosial, peran, dan perubahan organisasi tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan stres kerja (p-value >0,05). Pengendara usia dewasa, tuntutan kerja buruk, dan hubungan interpersonal baik dapat mempengaruhi terjadinya stres kerja. Pengendara diharapkan menerapkan pola hidup sehat, menerapkan manajemen stres, melakukan manajemen waktu, dan mengkomunikasikan segala kendala dan kesulitannya dalam bekerja.   Adapun   perusahaan   dapat   memberikan   pelatihan   mengenai   work-life   balance, melakukan evaluasi secara rutin terkait pengukuran stres kerja, membuat prosedur dan kebijakan terkait perilaku yang tidak dapat diterima di lingkungan pekerjaan serta memberikan sarana perlindungan, aspirasi, komunikasi untuk menciptakan ketenangan kerja dalam bekerja.
Fungsi Penataan Kearsipan dalam Meningkatkan Kerja Rumah Sakit Yaser, Mohamad
Jurnal Masyarakat Sehat Indonesia Vol. 4 No. 02 (2025): Jurnal Masyarakat Sehat Indonesia
Publisher : Yayasan Masyarakat Peduli Anak Indonesia (YMPAI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70304/jmsi.v4i02.13

Abstract

Masalah terkait pengelolaan arsip rekam medis yang belum optimal masih banyak ditemukan di sejumlah fasilitas kesehatan, terutama dalam hal kelengkapan, ketepatan waktu, dan ketelitian data. Kondisi ini berimplikasi pada menurunnya produktivitas kerja petugas rekam medis dan berdampak negatif terhadap kualitas layanan yang diberikan oleh rumah sakit. Studi ini bertujuan untuk mengevaluasi sejauh mana efisiensi dalam pengaturan berkas rekam medis berkontribusi terhadap kinerja petugas serta mutu pelayanan rumah sakit. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kuantitatif menggunakan rancangan potong lintang (cross-sectional). Sebanyak 100 responden dipilih secara purposif, terdiri dari manajemen rumah sakit, tenaga kesehatan, dan petugas yang bertanggung jawab terhadap pengelolaan arsip medis. Data dikumpulkan melalui teknik observasi, wawancara mendalam, serta penyebaran angket tertutup. Alat ukur dalam penelitian telah melalui tahap uji validitas dan reliabilitas. Proses analisis mencakup uji univariat dan bivariat dengan metode chi-square, serta pemodelan lanjutan menggunakan Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Squares (PLS-SEM). Temuan menunjukkan bahwa efisiensi dalam penataan dokumen medis memiliki hubungan yang bermakna terhadap efektivitas kerja dan mutu pelayanan. Penelitian ini memperkuat argumen bahwa sistem pengarsipan yang terstruktur dapat mendukung pengambilan keputusan berbasis data dan berkontribusi terhadap peningkatan mutu layanan di rumah sakit secara keseluruhan.
Pengaruh Pijat Oksitosin dan Pemberian Sayur Jantung Pisang terhadap Produksi ASI Pada Ibu Nifas Mustikasari, Mulya; Nency, Aprilya; Jayatmi, Irma
Jurnal Masyarakat Sehat Indonesia Vol. 4 No. 02 (2025): Jurnal Masyarakat Sehat Indonesia
Publisher : Yayasan Masyarakat Peduli Anak Indonesia (YMPAI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70304/jmsi.v4i02.14

Abstract

WHO merekomendasikan pemberian ASI eksklusif selama enam bulan pertama. Namun, berbagai kendala sering dialami ibu dalam memproduksi ASI. Cakupan pemberian ASI eksklusif di Kabupaten Garut pada tahun 2022 sebesar 65,8% dan pada tahun 2023 sebesar 66,2%. Tidak memberikan ASI eksklusif pada bayi dapat meningkatkan risiko berbagai masalah, seperti stunting, keterlambatan perkembangan, serta obesitas akibat konsumsi susu formula. Salah satu upaya untuk meningkatkan produksi ASI adalah dengan menstimulasi produksi hormone prolactin dan oksitosin melalui pemberian pijat oksitosin dan konsumsi sayur jantung pisang. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pijat oksitosin dan pemberian sayur jantung pisang terhadap produksi ASI pada ibu nifas. Penelitian ini menggunakan rancangan peneletian kualitatif dengan pendekatan studi kasus yang dilakukan secara langsung kepada 2 orang ibu menyusui yang ASI nya sedikit. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh pijat oksitosin terhadap produksi ASI pada ibu nifas dengan peningkatan dari 120 cc menjadi 350 cc dalam 7 hari artinya meningkat sebesar 230 cc. Sayur jantung pisang juga berpengaruh terhadap produksi ASI pada ibu nifas dengan peningkatan dari 130 cc menjadi 400 cc dalam 7 hari artinya meningkat sebesar 270 cc. sehingga dapat disimpulkan terdapat perbedaan peningkatan produksi ASI antara ibu nifas yang diberikan pijat oksitosin dan sayur jantung pisang dimana peningkatan lebih banyak pada ibu nifas yang diberikan sayur jantung pisang dengan selisih 40 cc. Disarankan agar ibu hamil yang mengalami kekurangan ASI melakukan pijat oksitosin dan mengonsumsi sayur jantung pisang secara rutin sebagai bagian dari pola makan sehat untuk meningkatkan ASI.
Pengaruh Health Education dengan Media Leaflet dan Audio Visual terhadap Kepatuhan Diet pada Pasien Diabetes Mellitus Maesaroh, Siti; Sarwili, Indri; Shifa, Nurul Ainul
Jurnal Masyarakat Sehat Indonesia Vol. 4 No. 02 (2025): Jurnal Masyarakat Sehat Indonesia
Publisher : Yayasan Masyarakat Peduli Anak Indonesia (YMPAI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70304/jmsi.v4i02.15

Abstract

Kepatuhan diet Diabetes Millitus (DM) merupakan salah satu dari lima pilar penatalaksanaan DM yang penting untuk dilakukan dalam upaya mengontrol kadar glukosa darah pasien DM. Salah satu cara untuk mengatasi ketidakpatuhan diet pada pasien DM yaitu dengan health education dengan media leaflet dan audio visual. Tujuan penelitian untuk mengetahui Pengaruh Health Education Dengan Media Leaflet Dan Audio Visual Terhadap Kepatuhan Diet Pada Pasien Diabetes Mellitus Di Ruang Apel Rsud Cengkareng Jakarta Barat Tahun 2024. Metode penelitian ini dengan quasi eksperimental menggunakan design tipe one group pre-post test design. Sampel dalam penelitian ini adalah pasien DM yang dirawah di ruangn Apel sebanyak 15 orang. Teknik sampling menggunakan purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan data primer menggunakan kuesioner untuk mengukur kepatuhan pretest dan posttest. Data analisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian diperoleh Rata-rata kepatuhan diet sebelum intervensi adalah nilai mean 13.73 (tidak patuh), dan hasil rata-rata kepatuhan diet sesudah intervensi adalah nilai mean 2.07 (patuh). Hasil uji statistik diperoleh nilai p-value (0.001) < α 0.05 artinya ada terdapat pengaruh health education dengan media leaflet dan audio visual terhadap kepatuhan diet pada pasien diabetes mellitus. Terdapat pengaruh health education dengan media leaflet dan audio visual terhadap kepatuhan diet pada pasien diabetes mellitus di Ruang Apel RSUD Cengkareng Jakarta Barat tahun 2024.
Faktor–Faktor yang Berhubungan dengan Kualitas Tidur pada Mahasiswa Program Studi S1 Kesehatan Masyarakat Shorayasari, Susi; Maharaja, Adelia Chika; Situngkir, Decy; Handayani, Putri
Jurnal Masyarakat Sehat Indonesia Vol. 4 No. 02 (2025): Jurnal Masyarakat Sehat Indonesia
Publisher : Yayasan Masyarakat Peduli Anak Indonesia (YMPAI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70304/jmsi.v4i02.16

Abstract

Kebutuhan fisiologis adalah yang utama melebihi apapun, salah satu kebutuhan fisiologis adalah tidur yang berkualitas. Kualitas tidur adalah suatu keadaan dimana individu dapat tidur serta mendapatkan kepuasan tidur yang diperoleh dari jumlah istrahat yang sesuai dengan kebutuhannya, sehingga tidak menunjukkan adanya tanda dari gangguan tidur. Mahasiswa di Indonesia cenderung memiliki gangguan tidur seperti sulit tidur sehingga bisa membuat perubahan pada kualitas tidurnya yang akan menjadi buruk. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Faktor-faktor yang berhubungan dengan kualitas tidur pada mahasiswa Program Studi S1 Kesehatan Mayarakat Universitas Esa Unggul Kebon Jeruk Jakarta Tahun 2024. Jenis penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan desain studi cross sectional. Sampel pada penelitian ini berjumlah 93 mahasiswa dan metode pengambilan sampel adalah dengan teknik simple random sampling. Analisis data digunakan dengan univariat dan bivariat chi square. Hasil penelitian terdapat hubungan screen time (p-value = 0,033) dengan kualitas tidur. Tidak terdapat hubungan aktivitas fisik (p-value = 0,790), stres akademik (p-value = 0,597), faktor lingkungan (p-value = 0,849), konsumsi kafein (p-value = 1,000) dengan kualitas tidur.
Analisis Kesehatan Biopsikososial dan Lingkungan Fisik dengan Harga Diri Remaja Usia Dini (Generasi Z) Purnamasari, Eka Rokhmiati Wahyu; Sulistiyorini, Desy
Jurnal Masyarakat Sehat Indonesia Vol. 4 No. 02 (2025): Jurnal Masyarakat Sehat Indonesia
Publisher : Yayasan Masyarakat Peduli Anak Indonesia (YMPAI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70304/jmsi.v4i02.17

Abstract

Remaja yang memasuki masa pubertas pada usia sekitar 13 tahun atau yang sedang menempuh pendidikan di jenjang sekolah menengah pertama merupakan individu yang sedang berada dalam tahap pencarian identitas diri. Pada usia ini, remaja sangat rentan terhadap berbagai perubahan, sehingga kondisi kesehatan biopsikososial dan lingkungan fisik dapat memengaruhi pembentukan harga diri mereka. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kesehatan biopsikososial dan lingkungan fisik terhadap harga diri remaja usia dini. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 1–15 Mei 2025, menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional. Jumlah responden sebanyak 82 siswa, yang berasal dari SMP Y Plus, Lenteng Agung, Jakarta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi kesehatan biopsikososial yang mendukung ditemukan pada 74 responden (90,2%) dan dalam kategori baik pada 8 responden (9,8%). Lingkungan fisik yang mendukung ditemukan pada 79 responden (96,3%) dan cukup mendukung pada 3 responden (3,7%). Sementara itu, harga diri tergolong baik pada 75 responden (91,5%) dan cenderung stabil pada 7 responden (8,5%). Analisis statistik menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara kesehatan biopsikososial dan harga diri remaja, dengan nilai p sebesar 0,01 dan odds ratio sebesar 12,33. Sebaliknya, tidak ditemukan hubungan yang signifikan antara lingkungan fisik dan harga diri remaja (nilai p = 0,762). Perkembangan harga diri pada remaja merupakan proses yang berlangsung secara berkelanjutan hingga memasuki usia dewasa. Oleh karena itu, menjaga keseimbangan kesehatan biopsikososial secara konsisten sangat diperlukan. Selain itu, modifikasi lingkungan fisik juga dapat meningkatkan motivasi remaja untuk terus mengembangkan harga dirinya.
HUBUNGAN RELIGIUSITAS DAN SHIFT KERJA DENGAN KELELAHAN KERJA PADA PERAWAT DI RUMAH SAKIT DARURAT COVID-19 WISMA ATLET KEMAYORAN JAKARTA Nur Hakim, Amirah; Alkaff, Raihana Nadra
Jurnal Masyarakat Sehat Indonesia Vol. 1 No. 04 (2022): Jurmal Masyarakat Sehat Indonesia
Publisher : Yayasan Masyarakat Peduli Anak Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70304/jmsi.v1i04.21

Abstract

Kelelahan kerja merupakan salah satu permasalahan kesehatan masyarakat. Pandemi COVID-19 meningkatkan risiko kelelahan kerja bagi perawat, yang kemudian dapat menyebabkan gangguan kesehatan fisik dan mental, penurunan performa, serta medical error pada perawat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan religiusitas dan shift kerja dengan kelelahan perawat. Desain studi cross sectional dipilih dalam penelitian ini dengan melibatkan 66 perawat aktif di Rumah Sakit Darurat COVID-19 Wisma Atlet tahun 2022. Tingkat religiusitas diukur dengan instrumen the Centrality of Religiosity Scale, kemudian tingkat kelelahan kerja diukur dengan instrumen Japanese Industrial Fatigue Research Committee (JIFRC). Data dianalisis menggunakan uji chi square ( ). Hasil uji menunjukkan bahwa religiusitas tidak berhubungan signifikan terhadap kelelahan perawat (P-value = 0,658). Periode shift kerja (shift pagi, sore, dan malam), frekuensi shift malam, serta durasi kerja secara berturut-turut tidak menunjukkan hubungan yang signifikan dengan kelelahan perawat (P-value = 0,793; P-value = 0,231; P-value = 0,087). Karakteristik demografi usia berhubungan signifikan dengan kelelahan perawat (P-value = 0,030), namun jenis kelamin, status pernikahan, dan unit kerja tidak berhubungan signifikan dengan kelelahan perawat (P-value = 0,071; P-value = 0,558; P-value = 0,076). Disarankan bagi RSDC Wisma Atlet untuk memperhatikan keluhan dan kebutuhan perawat serta memfasilitasi organisasi keagamaan bagi seluruh staff. Penelitian selanjutnya disarankan untuk menggunakan mixed method (kualitatif dan kuantitatif) dan memperluas lingkup penelitian ke tingkat yang lebih tinggi.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEPATUHAN PROTOKOL KESEHATAN COVID-19 PADA PEKERJA KAFE DI KOTA TANGERANG SELATAN TAHUN 2022 Aprela, Dwika; Alkaff, Raihana
Jurnal Masyarakat Sehat Indonesia Vol. 1 No. 04 (2022): Jurmal Masyarakat Sehat Indonesia
Publisher : Yayasan Masyarakat Peduli Anak Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70304/jmsi.v1i04.22

Abstract

COVID-19 merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh SARS-CoV-2. COVID-19 dapat menular secara langsung melalui droplet dari orang yang terpapar. Penularan dengan mudah menyerang siapa saja tidak terkecuali pekerja kafe. Pekerja beresiko terpapar COVID-19 dikarenakan berinteraksi langsung dengan pelanggan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran masalah serta faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan protokol kesehatan COVID-19 pada pekerja kafe di Kota Tangerang Selatan Tahun 2022. Desain studi penelitian yaitu cross sectional dengan teknik pengambilan sampel non random sampling dan di dapat 124 responden. Hasil diperoleh perilaku yang baik dalam menerapkan protokol kesehatan COVID-19 sebesar 60%. Dari delapan faktor independen (pengetahuan, sikap, komitmen, dukungan sosial, dukungan keluarga dan sarana prasarana) yang diteliti hanya jenis kelamin yang tidak memiliki hubungan signifikan dengan kepatuhan protokol kesehatan COVID-19 (p-value 0,923, OR 2,041). Simpulan penelitian ini bahwa komitmen di tempat kerja mempengaruhi kepatuhan protokol kesehatan COVID-19 (OR 12,852) serta dukungan keluarga (OR 6,992). Saran pemilik atau pengelola dapat memberikan informasi dan edukasi secara aplikatif serta selalu memberikan komitmen penuh bagi pekerja untuk tetap mematuhi protokol kesehatan di tempat kerja terkhusus dalam menjaga jarak serta di dukung juga dengan adanya dukungan dari keluarga.
EFEK PEMBERIAN KONSELING TERHADAP KEPATUHAN PENGOBATAN PASIEN HIPERTENSI Zahrani, Salsabila Anura; Khoerunnisa, Viki; Azizah, Wafda Nur; Apriyani, Riyan; Baehaki, M Kiki; Sulistiyorini, Desy
Jurnal Masyarakat Sehat Indonesia Vol. 2 No. 01 (2023): Jurmal Masyarakat Sehat Indonesia
Publisher : Yayasan Masyarakat Peduli Anak Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70304/jmsi.v2i01.24

Abstract

Hipertensi peningkatan tekanan darah berlebih yang dapat menjadi penyebab utama timbulnya penyakit kardiovaskuler. Kepatuhan dalam melakukan pengobatan hipertensi merupakan kunci keberhasilan terapi hipertensi. Tujuan penelitian ini dapat memberi manfaat pagi pasien hipertensi pengetahuan tentang pengobatan yang benar. Metode penelitian yang digunakan adalah metode studi literatur, yaitu pencarian bukti ilmiah dan pengumpulan literatur yang bersumber dari berbagai database terpercaya dengan membandingkan 4 buah jurnal hasil penelitian dari SemanticScholar dan Google Scholar. Hasil penelitian jurnal 1 ada perubahan signifikan pada pasien saat diberi bimbingan oleh apoteker dalam meningkatkan kepatuhan, menurunkan tekanan darah serta dapat meningkatkan kualitas pola hidup pasien. Hasil penelitian jurnal 2 yaitu pemberian konseling dan leaflet  meningkatkan efikasi diri dan diastolik secara signifikan. Hasil penelitian jurnal 3 diperoleh penggunaan tas penyimpanan obat dapat meningkatkan kontrol tekanan darah pada pasien hipertensi. Hasil Penelitian jurnal 4 diperoleh kombinasi intervensi konseling apoteker dengan alat bantu pengingat pengobatan lebih efektif dalam meningkatkan kepatuhan minum obat. Artikel ini diharapkan menjadi salah satu sumber yang dibutuhkan tentang informasi hipertensi yang ada sehingga dapat mengurangi penyakit hipertensi. Disamping itu, harapan apoteker di seluruh Indonesia pemberi konseling sangat mengaharapkan keberhasilan strategi kesembuhan penyakit hipertensi di Indonesia.
Efektivitas Posisi Prone pada Bayi Prematur Terpasang Nest terhadap Saturasi Oksigen di RSUD Cengkareng Tahun 2022 Mulyaasih, Imas; Purnamasari, Eka Rokhmiati Wahyu; Anindya, Isti
Jurnal Masyarakat Sehat Indonesia Vol. 1 No. 04 (2022): Jurmal Masyarakat Sehat Indonesia
Publisher : Yayasan Masyarakat Peduli Anak Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70304/jmsi.v1i04.25

Abstract

BBLR mengalami kesulitan dalam beradaptasi dan melakukan pertahanan di lingkungan luar rahim setelah lahir, hal ini disebabkan karena belum matangnya sistem organ tubuh bayi seperti paru-paru, ginjal, jantung, imun tubuh serta sistem pencernaan. Sulitnya bayi berat lahir rendah beradaptasi dengan lingkungan dan ketidak stabilan fungsi fisiologis yaitu suhu, denyut jantung dan saturasi oksigen yang berdampak kepada bayi seperti hipotermi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui adanya perbedaan efektifitas posisi prone dan posisi supine pasa bayi prematur terpasang Nest terhadap saturasi oksigen di RSUD Cengkareng 2022. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain eksperimen post-test only control group design. Dilakukan pada dua kelompok terdiri dari total 36 responden dengan jumlah 18 responden kelompok intervensi (prone) dan 18 responden kelompok control (supine). Tehnik pengambilan menggunakan lembar observasi saturasi oksigen. Uji statistik yang digunakan adalah independent T-test. Gambaran saturasi oksigen pada kelompok supine dengan rata-rata 90,0%. Sedangkan gambaran saturasi pada kelompok prone adalah 95,0%. Hasil penelitian menunjukan adanya perbedaan yang signifikan pada kelompok intervensi dan kelompok kontrol terhadap saturasi oksigen pada bayi prematur di RSUD Cengkareng. Hasil analisa statistik didapatkan nilai p-value < 0,05 (0,000). Artinya terdapat perbedaan yang signifikan perubahan saturasi oksigen pada kelompok prone dan kelompok supine. Sehingga dapat diterapkan di rumah sakit sebagai salah satu alternatif dalam meningkatkan saturasi oksigen pada pasien prematur.