cover
Contact Name
Abdullah Syafei
Contact Email
syafei06@gmail.com
Phone
+6287882270014
Journal Mail Official
jurnal.jmsi@gmail.com
Editorial Address
Grand Depok City Cluster Gardenia Blok R2 No 28, Depok, Jawa Barat
Location
Kota depok,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Masyarakat Sehat Indonesia
ISSN : 2828738X     EISSN : 28281381     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Masyarakat Sehat Indonesia (JMSI) merupakan jurnal yang memuat naskah di bidang Ilmu Kesehatan dan Keluarga yang meliputi: Kesehatan Masyarakat khususnya Manajemen Pelayanan Kesehatan, Manajemen Rumah Sakit, Kesehatan Reproduksi, Epidemiologi, Biostatistik, Pendidikan dan Promosi Kesehatan, Kesehatan Lingkungan, Kebijakan Kesehatan, Gizi Kesehatan Masyarakat, Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3), Kesehatan keluarga, Pendidikan keluarga, Keperawatan, Farmasi, Kesehatan Mental. Kami menerima naskah publikasi dari hasil penelitian (original research) maupun literature review yang belum pernah dipublikasikan di tempat lain dalam bentuk cetak maupun digital (e-journal). Diterbitkan setiap tiga bulan pada bulan Maret, Juni, September, dan Desember. Kami menyediakan akses terbuka (open access) bagi para akademisi yang ingin mendapatkan artikel dalam JMSI.
Articles 78 Documents
Strategis dan Praktikal Atas Hasil Evaluasi Efektevitas Edukasi Audiovisual Kepatuhan Minum Obat Anti Tuberkulosis Sirait, Indriyani Syahputri; Hafizurrachman, Muhammad; Novinda, Dina
Jurnal Masyarakat Sehat Indonesia Vol. 4 No. 04 (2025): Jurnal Masyarakat Sehat Indonesia
Publisher : Yayasan Masyarakat Peduli Anak Indonesia (YMPAI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70304/jmsi.v4i04.51

Abstract

Tingkat ketaatan penderita Tuberkulosis (TBC) dalam menjalani terapi Obat Anti Tuberkulosis (OAT) masih menjadi hambatan utama di wilayah Kabupaten Batu Bara. Ketidakpatuhan ini berisiko mengurangi efektivitas pengobatan dan memicu timbulnya resistensi terhadap obat. Studi ini bertujuan untuk menilai sejauh mana penyuluhan melalui media audiovisual mampu meningkatkan kepatuhan minum OAT, sekaligus merancang pendekatan praktis yang dapat diimplementasikan di fasilitas layanan primer seperti Puskesmas. Penelitian memakai desain kuasi eksperimen dengan model one group pre-test and post-test. Populasi mencakup seluruh pasien TBC yang terdaftar sepanjang tahun 2024, dan dipilih 30 orang sebagai sampel yang hadir dalam sesi edukasi pada 4 Maret 2025. Penilaian kepatuhan dilakukan menggunakan instrumen MMAS-8, yang diberikan sebelum dan satu pekan setelah intervensi edukasi. Materi video dikembangkan secara kontekstual untuk menjelaskan penyakit TBC paru serta urgensi kepatuhan terhadap pengobatan. Pengolahan data mencakup analisis univariat, bivariat menggunakan uji t, dan analisis lanjutan melalui regresi logistik. Temuan menunjukkan peningkatan kepatuhan yang signifikan pasca intervensi audiovisual (p = 0,003). Dua aspek yang paling memengaruhi kepatuhan adalah jenis pekerjaan (p = 0,021) dan beban biaya pengobatan (p = 0,015), yang mengindikasikan adanya pengaruh yang bermakna dari kondisi sosial ekonomi terhadap perilaku kepatuhan pasien. Berdasarkan hasil tersebut, disarankan agar media audiovisual dijadikan sarana edukasi rutin di Puskesmas, khususnya bagi pasien dengan keterbatasan finansial. Dibandingkan dengan metode ceramah konvensional, pendekatan ini terbukti lebih menarik, mudah dipahami, dan dapat meningkatkan keterlibatan pasien dalam pengobatan. Hasil ini dapat menjadi rujukan dalam merancang program edukatif berbasis media di lini pelayanan kesehatan dasar, terutama untuk pengendalian kasus TBC.
Pengaruh Father Hunger Terhadap Status Gizi dan Kesehatan Mental Remaja Sebagai Calon Orang Tua di Masa Depan Renyoet, Brigitte Sarah; Harefa, Priska Grace; Davidson, Sarah Melati
Jurnal Masyarakat Sehat Indonesia Vol. 4 No. 04 (2025): Jurnal Masyarakat Sehat Indonesia
Publisher : Yayasan Masyarakat Peduli Anak Indonesia (YMPAI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70304/jmsi.v4i04.52

Abstract

Father hunger pada remaja dapat berdampak pada kesehatan fisik dan mental, serta seringkali dipengaruhi oleh pola pengasuhan dalam budaya patriarki. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh father hunger terhadap status gizi berdasarkan IMT/U dan kesehatan mental pada remaja yang berpotensi menjadi orang tua di masa depan. Penelitian ini menggunakan mixed method dengan pendekatan embedded design. Penelitian ini dilakukan di salah satu Sekolah Menengah Pertama (SMP) swasta di Kota Salatiga, Provinsi Jawa Tengah. Penelitian dilakukan selama tiga bulan, yaitu November 2024 – Januari 2025. Jumlah responden penelitian adalah 30 orang yang dipilih secara simple random sampling. Hasil analisis kuantitatif menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat father hunger dengan status gizi dan kesehatan mental. Namun, hasil analisis data kualitatif mengungkapkan bahwa father hunger berdampak nyata secara emosional, seperti munculnya perasaan sedih, rendah diri, gangguan pola makan, serta refleksi mendalam terhadap pola pengasuhan yang akan diterapkan di masa depan. Dengan demikian, meskipun tidak terbukti secara statistik, pengalaman father hunger tetap memiliki pengaruh secara psikososial dan perilaku makan yang berpotensi memengaruhi status gizi serta kesiapan remaja sebagai calon orang tua. Temuan ini menekankan pentingnya kehadiran emosional ayah dalam perkembangan remaja, serta kontribusi konsep father hunger dalam memahami kondisi psikososial remaja yang selama ini jarang diteliti.
Peran Ayah dan Keluarga dalam Mendukung Gizi, Kesehatan Fisik serta PsikologisAnak dan Remaja Renyoet, Brigitte Sarah; Margaretha, Lucia; Mangalik, Gelora
Jurnal Masyarakat Sehat Indonesia Vol. 4 No. 04 (2025): Jurnal Masyarakat Sehat Indonesia
Publisher : Yayasan Masyarakat Peduli Anak Indonesia (YMPAI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70304/jmsi.v4i04.53

Abstract

Tiga fase utama dalam 7000 hari pertama kehidupan usia 5-9 tahun, 10-14 tahun, dan 15-19 tahun merupakan periode kritis yang membutuhkan perhatian terhadap gizi dan psikososial anak. Anak dan remaja adalah kelompok yang rentan terhadap berbagai masalah gizi seperti stunting, overweight, dan obesitas. Tumbuh kembang mereka sangat dipengaruhi oleh peran ayah dan keluarga dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk melihat peran ayah dan keluarga dalam mendukung status gizi, kesehatan fisik, dan kondisi psikologis anak serta remaja pada tiga fase kunci perkembangan. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional dengan desain cross-sectional. Variabel independen adalah peran ayah dan keluarga, sedangkan variabel dependen mencakup status gizi, kesehatan fisik, dan psikologis anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran ayah berhubungan lemah namun signifikan dengan status gizi (r = 0,265 ; p = 0,029) dan kondisi psikologis anak (r = 0,260 ; p = 0,033), tetapi tidak signifikan dengan kesehatan fisik (r = 0,057 ; p = 0,647). Peran ayah yang diinginkan tidak berhubungan signifikan dengan status gizi (r=0,192; p=0,116), kesehatan fisik (r = 0,112 ; p = 0,363), maupun psikologis (r = 0,146 ; p = 0,234). Sementara itu, peran keluarga berhubungan lemah namun signifikan dengan status gizi (r = 0,291 ; p = 0,016) dan kondisi psikologis (r = 0,268 ; p = 0,027), tetapi tidak signifikan dengan kesehatan fisik (r = 0,133 ; p = 0,280). Temuan ini menegaskan bahwa kehadiran ayah dan keluarga tidak cukup secara fisik, tetapi juga harus melibatkan kehangatan emosional, konsistensi, dan keterlibatan aktif dalam pengasuhan.
ANALISIS RISIKO KESEHATAN LINGKUNGAN KANDUNGAN NITRAT PADA SUNGAI CIMANUK Hera, Alicia; Ilhamsyah, Aldi; Karepesina, Juliyanti; Putri, Salma; Blandin, Miranti; Gian, Muhammad
Jurnal Masyarakat Sehat Indonesia Vol. 3 No. 01 (2024): Jurnal Masyarakat Sehat Indonesia
Publisher : Yayasan Masyarakat Peduli Anak Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70304/jmsi.v3i01.55

Abstract

Sungai Cimanuk, sebagai arteri utama wilayah Cirebon dan Indramayu, menghadapi tantangan signifikan terkait kualitas airnya. Kandungan nitrat pada Sungai Cimanuk, diperparah oleh pertumbuhan populasi, aktivitas industri, dan penggunaan pupuk kimiawi dalam pertanian. Kandungan nitrat yang melampaui batas dapat memiliki dampak serius, termasuk masalah hematologi dan neurologis pada manusia. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis tingkat resiko nitrat pada air Sungai Cimanuk. Penelitian ini menggunakan data sekunder dan memakai metode penelitian deskriptif. Sumber data berasal dari pemantauan kualitas air Sungai Cimanuk di Kota Garut pada bulan Februari, Juni, dan Oktober 2022, yang diperoleh dari DLHK Prov. Jawa Barat yang diambil dari 15 titik lokasi sebagai sampling. Pengolahan data dilakukan dengan cara analisis resiko dengan menghitung intake (ink). Dari hasil perhitungan tingkat risiko dari 15 lokasi titik sampling di wilayah Sungai Cimanuk bahwa perhitungan yang dilakukan pada 15 titik sampling peneliti mendapatkan hasil bahwa pemajanan pada air Sungai Cimanuk berkategori tidak beresiko. Kandungan nitrat dalam air Sungai Cimanuk menunjukkan variasi antara 1 hingga 4 mg/l, dengan rata-rata 2 mg/l, dan menunjukkan kategori "Tidak Beresiko".
PENGARUH KEBIASAAN MEROKOK, AKTIVITAS FISIK, KONSUMSI SAYUR DAN BUAH DENGAN TEKANAN DARAH SISTOLIK DAN DIASTOLIK WARGA RW 11 KELURAHAN PEGADUNGAN JAKARTA BARAT Yunita, Paula; Kusumastuti, Istiana; Fajar Meirawan, Rizky
Jurnal Masyarakat Sehat Indonesia Vol. 3 No. 01 (2024): Jurnal Masyarakat Sehat Indonesia
Publisher : Yayasan Masyarakat Peduli Anak Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70304/jmsi.v3i01.56

Abstract

Hipertensi adalah tantangan kesehatan global utama dengan prevalensi yang tinggi dan terus bertambah setiap tahun nya karena dampaknya pada kerusakan otak, kardiovaskular dan ginjal, menjadikan penyakit ini faktor risiko utama yang harus dicegah untuk menurunkan kematian dini dan kecacatan di seluruh dunia. Hasil RisKesDas 2018 Prevalensi Hipertensi di Indonesia didapati usia diatas ≥ 18 tahun sebesar 34,11%, dan di DKI Jakarta sebesar 33,43%. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui Pengaruh kebiasaan merokok, konsumsi sayur dan buah dan Aktivitas fisik dengan Tekanan darah sistolik dan diastolik pada warga RW 11 Kelurahan Pegadungan Jakarta Barat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini desain Observasioanl analitik dengan desain cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh warga yang masuk wilayah pegadungan RW 11 Kecamatan Kalideres pada rentang Juli- agustus tahun 2023, pengambilan sampel dengan teknik total sampling didapati sebanyak 820 orang. Teknik analisis data menggunakan analisis univariat, bivariat dan multivariat. Hasilnya variabel kebiasaan merokok memperlihatkan responden yang merokok sebesar 25,5%, tidak konsumsi sayur dan buah sebesar 38,8%, dan tidak melakukan aktivitas fisik sebesar 46,7%. Analisis bivariat menunjukkan tidak terdapat hubungan kebiasaan merokok terhadap sistolik (nilai p = 0,658) dan diastolik (nilai p = 0,113). Sedangkan analisis multivariat menunjukkan terdapat hubungan konsumsi sayur dan buah (nilai p = 0,010) dan aktivitas fisik (nilai p = 0,017) terhadap tekanan darah sistolik dan diastolik.
Analisis Penyebab Stagnant Obat Di Unit Farmasi Puskesmas Tegal Alur III Tahun 2023 Azizah, Nur Wafiq; Shorayasari, Susi; Kusumaningtiar, Devi Angeliana; Heryana, Ade
Jurnal Masyarakat Sehat Indonesia Vol. 3 No. 01 (2024): Jurnal Masyarakat Sehat Indonesia
Publisher : Yayasan Masyarakat Peduli Anak Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70304/jmsi.v3i01.57

Abstract

Kegiatan manajemen logistik obat meliputi, tahap perencanaan, pengadaan, penyimpanan, pendistribusian, pengendalian, pencatatan dan pelaporan, serta pemantauan dan evaluasi. Puskesmas Tegal Alur III  diketahui bahwa masih terjadi stagnant obat. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui manajemen logistik obat di Unit Farmasi Puskesmas Tegal Alur III Kecamatan Kalideres dengan permasalahan pada terjadinyastagnant obat. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan metode pengumpulan data yang diperoleh dengan melakukan wawancara, observasi, dan telaah dokumen. Dari aspek input diketahui bahwa dari aspek prosedur, kebijakan sudah baik, tetapi untuk jumlah petugas farmasi belum mencukupi kebutuhan. Aspek proses gudang penyimpanan logistik yang kurang memadai, serta pencatatan dan pelaporan masih banyak obat yang tidak dilakukan pencatatan dikartu stok. Saran bagi Puskesmas Tegal Alur III untuk dilakukan pemantauan terhadap jumlah stok obat secara rutin.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kinerja Tenaga Teknis Kefarmasian Rumah Sakit Siloam Kebon Jeruk Tahun 2023 Saragih, Lidya Healthy
Jurnal Masyarakat Sehat Indonesia Vol. 3 No. 01 (2024): Jurnal Masyarakat Sehat Indonesia
Publisher : Yayasan Masyarakat Peduli Anak Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70304/jmsi.v3i01.58

Abstract

Penelitian ini tentang faktor yang mempengaruhi kinerja asisten apoteker yang ada di Rumah sakit Siloam, Kebon Jeruk dengan menggunakan metode survei kepada 56 responden, dengan varoabel motivasi kerja, pengetahuan, lingkungan kerja dan pelatihan, hasil survei kemudian di olah menggunakan SPSS dengan metode uji bivariat dan univariat dengan melihat hasil Chi-square. Hasil dari pengolahan data didapatkan hasil bahwa variabel motivasi kerja dan pengetahuan mempengaruhi kinerja asist;en apoteker dan variabel lingkungan kerja dan pelatihan kerja tidak mempengaruhi kinerja asisten apoteker di Rumah Sakit Siloam Kebon Keruk.
Hubungan Pengetahuan dan Sikap Ibu tentang penyakit ISPA terhadap perilaku pencegahan ISPA pada Balita di RSUD Jati Padang Jakarta Selatan Tahun 2023 Adhela Apriliana; Rindu
Jurnal Masyarakat Sehat Indonesia Vol. 3 No. 02 (2024): Jurnal Masyarakat Sehat Indonesia
Publisher : Yayasan Masyarakat Peduli Anak Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70304/jmsi.v3i02.60

Abstract

Infeksi Saluran Pernapasan Akut atau ISPA adalah infeksi akut yang menyerang salah satu bagian atau lebih dari saluran pernapasan mulai dari hidung sampai alveoli termasuk organ adneksanya yaitu sinus, rongga telinga tengah dan pleura, ISPA masih memberikan andil yang besar terhadap angka kesakitan, dan hingga saat ini penyakit tersebut masih merupakan masalah kesehatan masyarakat yang utama, baik di negara maju maupun negara yang sedang berkembang. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui Hubungan Pengetahuan dan Sikap Ibu Tentang Penyakit ISPA terhadap perilaku pencegahan ISPA pada balita di RSUD Jati Padang Jakarta Selatan. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode cross sectional. Sampel pada penelitian ini adalah ibu yang memiliki balita di RSUD Jati Padang Jakarta Selatan. Berjumlah 168 orang dengan menggunakan sampel uji Simpel Random Sampling (SRS) dengan teknik analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat. Penelitian ini memiliki karakteristik responden berdasarkan kategori umur sebagai besar berumur 26-30 tahun, Jenis kelamin balita terbanyak yaitu Perempuan, Kategori pekerjaan memiliki angka tertinggi pada bekerja, jenjang pendidikan ibu sebagian besar SMA, berat badan bayi tertinggi pada 2,6-3,0kg dan distribusi frekuensi pengetahuan ibu terbesar pada pengetahuan baik sebanyak 133 atau (79,2%) serta sikap sebanyak 87 atau (51,8%). Berdasarkan hasil chisquer adanya hubungan antara pengetahuan dengan perilaku pencegahan ISPA pada balita dengan nilai p = 0,000 dan adanya hubungan antara sikap dengan perilaku pencegahan ISPA pada balita dengan nilai p = 0,000. Variabel independen yang paling dominan berhubungan dengan perilaku pencegahan ISPA pada balita adalah Sikap dengan (OR= 5,246).
HUBUNGAN EFIKASI DIRI DENGAN KUALITAS HIDUP DAN KEPATUHAN PERAWATAN DIRI PADA LANSIA PENDERITA HIPERTENSI DI POSBINDU ANYELIR B KOMPLEK MARINIR RANGKAPAN JAYYA BARU PANCORAN MAS KOTA DEPOK Purnamasari, Eka Rokhmiati Wahyu; Muryani, Ovi Tri; Lestari, Nur Eni
Jurnal Masyarakat Sehat Indonesia Vol. 3 No. 02 (2024): Jurnal Masyarakat Sehat Indonesia
Publisher : Yayasan Masyarakat Peduli Anak Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70304/jmsi.v3i02.61

Abstract

Efikasi diri diartikan sebagai keyakinan diri selama melakukan tindakan atau perilaku yang dibutuhkan untuk mencapai hasil tertentu.Beberapa faktor yang mempengaruhi kualitas hidup pasien hipertensi antara lain umur, tingkat pendidikan, jenis kelamin, status perkawinan, lama menderita penyakit hipertensi, pekerjaan dan efekasi diri Kepatuhan perawatan diri sangat penting saat merawat hipertensi, ini termasuk minum obat secara teratur, makan makanan yang sehat, berolahraga secara teratur, menghindari faktor risiko seperti merokok dan mengelola stres, serta memeriksa tekanan darah secara teratur. tingkat kepatuhan perawatan diri pada penderita hipertensi seringkali rendah, yang dapat berdampak negatif pada pengendalian tekanan darah dan kesehatan secara keseluruhan. Jenis metode yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional Didapatkan hasil HA adanya hubungan efikasi diri dengan kualitas hidup pada lansia penderita hipertensi di posbindu anyelir b komplek marinir rangkapan jaya baru kota depok. Denga nilai correlation positif 0,306 dan nilai nilai p = 0,027 berarti nilai p = α (0,05), Didapatkan hasil HA adanya hubungan efikasi diri dengan kepatuhan perawatan diri pada lansia penderita hipertensi di posbindu anyelir b komplek marinir rangkapan jaya baru kota depok. Dengan nilai correlation positif 0,330 dan nilai p = 0,017.
PENGARUH PENYULUHAN DETEKSI DINI KANKER SERVIKS TERHADAP PENINGKATAN MOTIVASI PADA WANITA USIA SUBUR UNTUK PEMERIKSAAN INSPEKSI VISUAL ASAM ASETAT DI KLINIK KYONEST BSD TAHUN 2023 Rahmanita, Afida; Rindu; Kusumastuti, Istiana
Jurnal Masyarakat Sehat Indonesia Vol. 3 No. 02 (2024): Jurnal Masyarakat Sehat Indonesia
Publisher : Yayasan Masyarakat Peduli Anak Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70304/jmsi.v3i02.62

Abstract

Kanker serviks merupakan salah satu penyakit yang seringkali terdiagnosis secara terlambat, yang disebabkan oleh kurangnya pengetahuan dan kesadaran di kalangan wanita tentang penyakit ini. Ketidaktahuan mengenai faktor risiko, gejala, serta pentingnya deteksi dini seringkali menjadi hambatan utama dalam upaya pencegahan dan penanganan penyakit ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana kampanye penyuluhan tentang deteksi dini kanker serviks dapat meningkatkan motivasi wanita usia subur untuk melaksanakan pemeriksaan inspeksi visual asam asetat di klinik Kyonest BSD pada tahun 2023. Penelitian ini menggunakan metode pengukuran kuantitatif dengan desain Quasi Eksperimen. Penelitian ini mengumpulkan data dengan cara menggunakan kuesioner kepada 39 responden yang dipilih secara sengaja. Pengujian statistik tersebut menerapkan metode uji Wilcoxon signed rank. Hasil penelitian mayoritas responden adalah umur 26-30 tahun (30,8%), tingkat Pendidikan WUS mayoritas S1 (59%), Pekerjaan mayoritas sebagai karyawan (59%), pendapatan WUS mayoritas UMR (46,2%), mayoritas WUS beragama islam (94,9%), sebagian besar dari WUS adalah orang Jawa (56,4%) dan semuanya (100%) adalah WUS yang sudah menikah. Dari analisis uji wilcoxon signed rank, terlihat bahwa nilai probabilitas (p) adalah 0,000, menunjukkan bahwa p < 0,05. Ini menunjukkan bahwa hipotesis nol ditolak dan hipotesis alternatif diterima. Penyuluhan tentang pencegahan kanker serviks telah berhasil dalam meningkatkan minat wanita yang berusia subur untuk melakukan tes IVA di klinik Kyonest BSD pada tahun 2023.