cover
Contact Name
Abdullah Syafei
Contact Email
syafei06@gmail.com
Phone
+6287882270014
Journal Mail Official
jurnal.jmsi@gmail.com
Editorial Address
Grand Depok City Cluster Gardenia Blok R2 No 28, Depok, Jawa Barat
Location
Kota depok,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Masyarakat Sehat Indonesia
ISSN : 2828738X     EISSN : 28281381     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Masyarakat Sehat Indonesia (JMSI) merupakan jurnal yang memuat naskah di bidang Ilmu Kesehatan dan Keluarga yang meliputi: Kesehatan Masyarakat khususnya Manajemen Pelayanan Kesehatan, Manajemen Rumah Sakit, Kesehatan Reproduksi, Epidemiologi, Biostatistik, Pendidikan dan Promosi Kesehatan, Kesehatan Lingkungan, Kebijakan Kesehatan, Gizi Kesehatan Masyarakat, Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3), Kesehatan keluarga, Pendidikan keluarga, Keperawatan, Farmasi, Kesehatan Mental. Kami menerima naskah publikasi dari hasil penelitian (original research) maupun literature review yang belum pernah dipublikasikan di tempat lain dalam bentuk cetak maupun digital (e-journal). Diterbitkan setiap tiga bulan pada bulan Maret, Juni, September, dan Desember. Kami menyediakan akses terbuka (open access) bagi para akademisi yang ingin mendapatkan artikel dalam JMSI.
Articles 83 Documents
Analisis Keberhasilan Atau Kegagalan Pasien Diabetes Melitus dalam Mengadopsi Gaya Hidup Sehat di Puskesmas Telagasari Mumuh, Ujang; Syafei, Abdullah; Utami, Rudi Pangarsaning
Jurnal Masyarakat Sehat Indonesia Vol. 5 No. 01 (2026): Jurnal Masyarakat Sehat Indonesia
Publisher : Yayasan Masyarakat Peduli Anak Indonesia (YMPAI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70304/jmsi.v5i01.86

Abstract

Diabetes Melitus  (DM) adalah penyakit metabolik kronis yang ditandai dengan kadar glukosa darah tinggi dan menjadi masalah kesehatan global dengan prevalensi meningkat. Perlu strategi yang lebih efektif dalam upaya mencegah dan mengelola penyakit DM. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis keberhasilan atau kegagalan pasien Diabetes Mellitus  dalam mengadopsi gaya hidup sehat di Puskesmas Telagasari, Kabupaten Karawang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Informan terdiri dari 10 pasien DM tipe 2 yang dipilih melalui purposive sampling dengan kriteria telah terdiagnosis minimal satu tahun dan menjalani perawatan rutin di Puskesmas Telagasari. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur dan observasi langsung. Wawancara menggali pengalaman pasien dalam menerapkan gaya hidup sehat, sedangkan observasi menganalisis interaksi pasien dengan tenaga kesehatan serta kondisi sosial dan fisik di puskesmas. Data dianalisis menggunakan metode analisis tematik dengan menggunakan aplikasi Nvivo ver.15 untuk mengidentifikasi pola, tantangan utama, serta faktor yang mempengaruhi keberhasilan pasien dalam mengelola DM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dukungan dan emosional terhadap keberhasilan atau kegagalan pasien dalam mengelola penyakit DM menyebutkan bahwa keluarga baik itu istri, suami dan anak atau lingkungan sosial seperti teman, rekan kerja dan lingkungan luar di sekitar sangat berpengaruh dalam pengelolaan penyakit DM. Semua informan menyatakan tantangan terbesar dalam menghadapi penyakit DM adalah pola makan dan gaya hidup seperti kebiasaan yang tidak bisa dirubah sebelum seseorang terjangkit DM, konsumsi makanan tinggi gula dan lemak, kurang serat, serta jadwal makan yang tidak teratur dapat menyebabkan lonjakan kadar gula darah dan meningkatkan risiko diabetes.
Implementasi Rekam Medis Elektronik di RSUD Suryah Khairuddin Kabupaten Tanjung Jabung Barat Zulyadi, Mohd.; Hartono, Risky Kusuma; Zaharudin
Jurnal Masyarakat Sehat Indonesia Vol. 5 No. 01 (2026): Jurnal Masyarakat Sehat Indonesia
Publisher : Yayasan Masyarakat Peduli Anak Indonesia (YMPAI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70304/jmsi.v5i01.88

Abstract

Pemerintah Indonesia mengatur penerapan Rekam Medis Elektronik (RME) melalui Permenkes Nomor 24 Tahun 2022 guna meningkatkan efisiensi dan mutu layanan kesehatan. Namun, implementasi di RSUD Suryah Khairuddin sebagai rumah sakit tipe D masih menghadapi berbagai tantangan seperti keterbatasan infrastruktur, kesiapan SDM, dan interoperabilitas sistem. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi implementasi RME menggunakan model PIECES yang mencakup aspek Performance, Information, Economy, Control, Efficiency, dan Service. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus, melibatkan 20 informan yang dipilih secara purposive dari tenaga kesehatan dan staf administrasi. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan dianalisis secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa RME berpotensi meningkatkan efisiensi pelayanan dan akurasi data medis, namun pelaksanaan belum optimal karena adanya resistensi perubahan, kurangnya pelatihan teknis, dan keterbatasan perangkat. Kesimpulan Penerapan RME dan SIMGOS 2 di RSUD Suryah Khairuddin terbukti meningkatkan efisiensi dan efektivitas pelayanan. Sistem ini mempercepat akses data, menghemat biaya administrasi, dan memperlancar koordinasi antar unit. Namun, masih terdapat kendala teknis seperti kecepatan sistem, keterlambatan pembaruan data, dan dibutuhkan kebijakan komprehensif untuk mengatur penerapan RME pada fasilitas kesehatan di kabupaten Tanjung Jabung Barat.
Keterkaitan Regulasi Emosi, Dukungan Sosial Serta Strategi Koping terhadap Penerimaan Diri ODHA di Kabupaten Tanjung Jabung Timur Sunarti, Waqit; Mustopa; Purnomo, Eko
Jurnal Masyarakat Sehat Indonesia Vol. 5 No. 01 (2026): Jurnal Masyarakat Sehat Indonesia
Publisher : Yayasan Masyarakat Peduli Anak Indonesia (YMPAI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70304/jmsi.v5i01.89

Abstract

Rendahnya penerimaan diri pada Orang dengan HIV/AIDS (ODHA) berdampak negatif terhadap kesejahteraan mental dan emosional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keterkaitan antara regulasi emosi, dukungan sosial, dan strategi koping terhadap penerimaan diri ODHA di Kabupaten Tanjung Jabung Timur Tahun 2024. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Sampel diambil secara total sampling dari ODHA yang telah terdiagnosis lebih dari enam bulan dan terdaftar di fasilitas kesehatan. Data dikumpulkan melalui empat instrumen terstandar, yaitu Skala Regulasi Emosi, Social Support Questionnaire (SSQ), Coping Inventory for Stressful Situations (CISS), dan Self-Acceptance Scale (SAS). Analisis dilakukan menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa regulasi emosi dan dukungan sosial memiliki hubungan yang signifikan dengan penerimaan diri. Regulasi emosi yang baik dapat meningkatkan penerimaan diri, sedangkan rendahnya dukungan sosial menjadi faktor penghambat. Kondisi ini meningkatkan risiko stres, depresi, dan ketidakpatuhan terhadap pengobatan. Rekomendasi strategi mencakup penguatan layanan psikososial, keterlibatan keluarga dan komunitas, pelatihan meningkatkan sikap empatik tenaga kesehatan, kampanye anti-stigma, serta integrasi lintas sektor. Diharapkan upaya ini dapat mendukung peningkatan kualitas hidup dan kesejahteraan psikososial ODHA.
Evaluasi Pelaporan Keuangan BLUD di Puskesmas Kabupaten Karawang Berdasarkan Pengetahuan dan Praktik Pengelolaan Rosalia, Eva; Sinaga, Frida Rismauli; Ardiansyah, Yanto
Jurnal Masyarakat Sehat Indonesia Vol. 5 No. 01 (2026): Jurnal Masyarakat Sehat Indonesia
Publisher : Yayasan Masyarakat Peduli Anak Indonesia (YMPAI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70304/jmsi.v5i01.90

Abstract

Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) merupakan sistem yang diterapkan oleh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Dinas/Badan Daerah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan fleksibilitas pengelolaan keuangan berdasarkan praktik bisnis sehat guna meningkatkan kualitas layanan. Hal ini sesuai dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri No. 79 Tahun 2018 tentang BLUD. Puskesmas sebagai bagian dari penyelenggaraan pemerintahan di bidang kesehatan memiliki tanggung jawab besar dalam pelayanan kesehatan masyarakat, termasuk kegiatan rutin, inovasi layanan, serta penyuluhan yang komprehensif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi efektivitas pengelolaan keuangan BLUD pada Puskesmas, khususnya terkait kecukupan sumber daya manusia, kepatuhan terhadap regulasi, serta penerapan prinsip efisiensi dalam pelaksanaannya. Penelitian menggunakan metode evaluatif dengan pendekatan sistematis untuk menilai efektivitas program. Informan berjumlah 14 orang yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling sesuai unit kerja yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun SDM tersedia secara kuantitas, secara kualitas belum memenuhi standar karena latar belakang pendidikan bendahara penerimaan, bendahara pengeluaran, dan kepala sub tata usaha mayoritas berasal dari bidang kesehatan, bukan akuntansi. Tingkat kepatuhan unit kerja bervariasi, dengan sebagian Puskesmas dinilai patuh dan sebagian lainnya tidak patuh terhadap ketentuan BLUD. Prinsip efisiensi juga belum sepenuhnya diterapkan, di mana terdapat Puskesmas yang efisien dan ada pula yang belum efisien. Selain itu, sebagian besar informan 9  memiliki pengetahuan rendah terkait pengelolaan keuangan BLUD. Dengan demikian, meskipun jumlah SDM mencukupi, kualitasnya masih belum sesuai, serta masih ditemukan kendala dalam aspek kepatuhan dan efisiensi pengelolaan keuangan BLUD di Puskesmas.
Evaluasi Implementasi Standar Mutu Layanan Kesehatan terhadap Kepuasan Pasien di Puskesmas Babeko Tahun 2025 Marwan; Supriyatna, Rahmat; Fitrie, Rahmad
Jurnal Masyarakat Sehat Indonesia Vol. 5 No. 01 (2026): Jurnal Masyarakat Sehat Indonesia
Publisher : Yayasan Masyarakat Peduli Anak Indonesia (YMPAI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70304/jmsi.v5i01.92

Abstract

Kepuasan pasien adalah hasil penilaian dalam bentuk respon perasaan senang dan puas pada pasien karena terpenuhinya harapan dan keinginannya dalam menggunakan dan mendapatkan pelayanan kesehatan. Berdasarkan hasil survei awal, pasien mengatakan kepuasan pasien masih belum tercapai sepenuhnya dikarenakan pelayanan yang diberikan belum maksimal. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana evaluasi penerapan standar mutu pelayanan kesehatan terhadap kepuasan pasien di Puskesmas Babeko tahun 2025. Desain penelitian ini adalah menggunakan metode kualitatif. Informan penelitian ini adalah petugas puskesmas dan pasien yang berkunjung. Jenis data dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Teknik analisis data kualitatif berupa reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum standar mutu telah diterapkan melalui kebijakan, sumber daya manusia, serta dimensi mutu pelayanan. Meskipun sebagian besar pasien menyatakan puas, ditemukan kekurangan pada aspek ketersediaan sarana prasarana dan keterbatasan tenaga asisten apoteker. Kesimpulan penelitian ini adalah kepuasan pasien di Puskesmas Babeko tergolong baik, namun masih perlu penguatan pada pemenuhan sarana prasarana dan pemerataan sumber daya manusia agar mutu pelayanan dapat lebih optimal.
Hubungan Pemberian Discharge Planning terhadap Perilaku Orang Tua dalam Merawat Anak Pasca Diare Susilowati, Dyah; Suryadi, Bambang
Jurnal Masyarakat Sehat Indonesia Vol. 5 No. 01 (2026): Jurnal Masyarakat Sehat Indonesia
Publisher : Yayasan Masyarakat Peduli Anak Indonesia (YMPAI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70304/jmsi.v5i01.93

Abstract

Berdasarkan Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia, provinsi Jawa Barat merupakan salah satu provinsi dengan penemuan kasus diare pada anak yang cukup tinggi dengan menempati urutan ke enam, Data yang diperoleh dari Bidang P2PL Dinas Kesehatan Kota Depok tahun 2021 jumlah penderita diare sebanyak 37.940 orang atau sebesar 68%, Salah satu kecamatan tertinggi penderita diare adalah kecamatan Tapos sebanyak 3591 kasus. Discharge planning perlu dilakukan di rumah sakit agar pasien dan keluarga dapat mengetahui bagaimana cara manajemen pemberian perawatan di rumah dan mengetahui apa yang diharapkan didalam memperhatikan masalah fisik yang berkelanjutan sebelum menghadapi pemulangan. Desain penelitian ini Pra Eksperimen one group pre-post tes design. Pengambil sampel menggunakan Accidental Sampling dengan jumlah responden 30 orang. Penelitian ini diperoleh melalui observasi, wawancara, dan hasil kuesioner yang disebarkan kepada responden, kemudian diolah dan di analisis menggunakan uji Wilcoxon dengan tingkat pemaknaan (a=0,05). Sebagian besar orangtua anak diare melakukan Discharge planning tidak sesuai dengan perencanaan pulang sebanyak 56%. Sebagian orangtua memiliki perilaku yang tidak baik dalam merawat anak pasca diare sebanyak 55%. Ada hubungan yang bermakna antara pemberian Discharge planning terhadap perilaku orangtua merawat anak pasca diare di RSUD Khidmat Sehat Afiat (KiSA) Depok Tahun 2023dengan PValue sebesar 0.001 dan nilai Odds Rasio 7,5. mampu menyempurnakan penelitian ini dengan menghubungkan faktor atau variabel yang lainnya misalnya dengan mencari faktor lain yang berhubungan dengan perilaku orangtua merawat anak pasca diare seperti faktor motivasi diri dan pengetahuan orangtua.
Evaluasi Program Perencanaan Persalinan dan Pencegahan Komplikasi (P4K) Preeklampsia di Puskesmas Tirtajaya Nurlaelah, Ilah; Sinaga, Frida Rismauli; Sukmayanti, Eneng
Jurnal Masyarakat Sehat Indonesia Vol. 5 No. 01 (2026): Jurnal Masyarakat Sehat Indonesia
Publisher : Yayasan Masyarakat Peduli Anak Indonesia (YMPAI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70304/jmsi.v5i01.94

Abstract

Preeklampsia adalah salah satu komplikasi kehamilan yang dapat mengancam kesehatan ibu dan bayi. Di Kabupaten Karawang, prevalensi preeklampsia masih menjadi perhatian, mengingat dampaknya yang signifikan terhadap angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB). Upaya untuk menurunkan risiko ini melibatkan Program Perencanaan Persalinan dan Pencegahan Komplikasi (P4K), yang dirancang untuk meningkatkan kesadaran dan kesiapan ibu hamil dalam menghadapi persalinan serta komplikasi yang mungkin terjadi.  Tujuan dari inovasi ini adalah untuk meningkatkan kewaspadaan dini dan respons cepat terhadap risiko komplikasi ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas, sekaligus meningkatkan cakupan dan kualitas pelaksanaan program P4K. Jenis penelitian yang digunakan evaluasi dengan menggunakan cara yang sistematis untuk menganalisis efektivitas suatu program atau kebijakan yang diteliti, dan juga. Informan sebanyak 16 orang dipilih dari unit kerja Puskesmas Tirtajaya dibagian kebidanan. Berdasarkan komponen input secara keseluruhan tidak memenuhi standar, komponen proses secara keseluruhan tidak memenuhi standar, komponen output secara keseluruhan tidak memenuhi standar. Ketiga komponen yang diteliti seperti input, proses, dan output tidak sesuai dengan standar, sehingga perlu melakukan inovasi dan terobosan baru untuk menjawab tantangan dan masalah yang ada yaitu “SIAGA IBU” (Sistem Aktif Gawatan IBU Hamil).
Fungsi Penataan Kearsipan dalam Meningkatkan Kerja Rumah Sakit Mohamad Yaser
Jurnal Masyarakat Sehat Indonesia Vol. 4 No. 02 (2025): Jurnal Masyarakat Sehat Indonesia
Publisher : Yayasan Masyarakat Peduli Anak Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70304/jmsi.v4i02.95

Abstract

Masalah terkait pengelolaan arsip rekam medis yang belum optimal masih banyak ditemukan di sejumlah fasilitas kesehatan, terutama dalam hal kelengkapan, ketepatan waktu, dan ketelitian data. Kondisi ini berimplikasi pada menurunnya produktivitas kerja petugas rekam medis dan berdampak negatif terhadap kualitas layanan yang diberikan oleh rumah sakit. Studi ini bertujuan untuk mengevaluasi sejauh mana efisiensi dalam pengaturan berkas rekam medis berkontribusi terhadap kinerja petugas serta mutu pelayanan rumah sakit. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kuantitatif menggunakan rancangan potong lintang (cross-sectional). Sebanyak 100 responden dipilih secara purposif, terdiri dari manajemen rumah sakit, tenaga kesehatan, dan petugas yang bertanggung jawab terhadap pengelolaan arsip medis. Data dikumpulkan melalui teknik observasi, wawancara mendalam, serta penyebaran angket tertutup. Alat ukur dalam penelitian telah melalui tahap uji validitas dan reliabilitas. Proses analisis mencakup uji univariat dan bivariat dengan metode chi-square, serta pemodelan lanjutan menggunakan Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Squares (PLS-SEM). Temuan menunjukkan bahwa efisiensi dalam penataan dokumen medis memiliki hubungan yang bermakna terhadap efektivitas kerja dan mutu pelayanan. Penelitian ini memperkuat argumen bahwa sistem pengarsipan yang terstruktur dapat mendukung pengambilan keputusan berbasis data dan berkontribusi terhadap peningkatan mutu layanan di rumah sakit secara keseluruhan.
Pengaruh Pijat Oksitosin dan Pemberian Sayur Jantung Pisang terhadap Produksi ASI Pada Ibu Nifas Mustikasari, Mulya; Nency, Aprilya; Jayatmi, Irma
Jurnal Masyarakat Sehat Indonesia Vol. 4 No. 02 (2025): Jurnal Masyarakat Sehat Indonesia
Publisher : Yayasan Masyarakat Peduli Anak Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70304/jmsi.v4i02.97

Abstract

WHO merekomendasikan pemberian ASI eksklusif selama enam bulan pertama. Namun, berbagai kendala sering dialami ibu dalam memproduksi ASI. Cakupan pemberian ASI eksklusif di Kabupaten Garut pada tahun 2022 sebesar 65,8% dan pada tahun 2023 sebesar 66,2%. Tidak memberikan ASI eksklusif pada bayi dapat meningkatkan risiko berbagai masalah, seperti stunting, keterlambatan perkembangan, serta obesitas akibat konsumsi susu formula. Salah satu upaya untuk meningkatkan produksi ASI adalah dengan menstimulasi produksi hormone prolactin dan oksitosin melalui pemberian pijat oksitosin dan konsumsi sayur jantung pisang. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pijat oksitosin dan pemberian sayur jantung pisang terhadap produksi ASI pada ibu nifas. Penelitian ini menggunakan rancangan peneletian kualitatif dengan pendekatan studi kasus yang dilakukan secara langsung kepada 2 orang ibu menyusui yang ASI nya sedikit. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh pijat oksitosin terhadap produksi ASI pada ibu nifas dengan peningkatan dari 120 cc menjadi 350 cc dalam 7 hari artinya meningkat sebesar 230 cc. Sayur jantung pisang juga berpengaruh terhadap produksi ASI pada ibu nifas dengan peningkatan dari 130 cc menjadi 400 cc dalam 7 hari artinya meningkat sebesar 270 cc. sehingga dapat disimpulkan terdapat perbedaan peningkatan produksi ASI antara ibu nifas yang diberikan pijat oksitosin dan sayur jantung pisang dimana peningkatan lebih banyak pada ibu nifas yang diberikan sayur jantung pisang dengan selisih 40 cc. Disarankan agar ibu hamil yang mengalami kekurangan ASI melakukan pijat oksitosin dan mengonsumsi sayur jantung pisang secara rutin sebagai bagian dari pola makan sehat untuk meningkatkan ASI.
FAKTOR–FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KUALITAS TIDUR PADA MAHASISWA PROGRAM STUDI S1 KESEHATAN MASYARAKAT UNIVERSITAS ESA UNGGUL KEBON JERUK JAKARTA TAHUN 2024 Shorayasari, Susi; Maharaja, Adelia Chika; Situngkir, Decy; Handayani, Putri
Jurnal Masyarakat Sehat Indonesia Vol. 4 No. 02 (2025): Jurnal Masyarakat Sehat Indonesia
Publisher : Yayasan Masyarakat Peduli Anak Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70304/jmsi.v4i02.70

Abstract

Kebutuhan fisiologis adalah yang utama melebihi apapun, salah satu kebutuhan fisiologis adalah tidur yang berkualitas. Kualitas tidur adalah suatu keadaan dimana individu dapat tidur serta mendapatkan kepuasan tidur yang diperoleh dari jumlah istrahat yang sesuai dengan kebutuhannya, sehingga tidak menunjukkan adanya tanda dari gangguan tidur. Mahasiswa di Indonesia cenderung memiliki gangguan tidur seperti sulit tidur sehingga bisa membuat perubahan pada kualitas tidurnya yang akan menjadi buruk. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Faktor-faktor yang berhubungan dengan kualitas tidur pada mahasiswa Program Studi S1 Kesehatan Mayarakat Universitas Esa Unggul Kebon Jeruk Jakarta Tahun 2024. Jenis penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan desain studi cross sectional. Sampel pada penelitian ini berjumlah 93 mahasiswa dan metode pengambilan sampel adalah dengan teknik simple random sampling. Analisis data digunakan dengan univariat dan bivariat chi square. Hasil penelitian terdapat hubungan screen time (p-value = 0,033) dengan kualitas tidur. Tidak terdapat hubungan aktivitas fisik (p-value = 0,790), stres akademik (p-value = 0,597), faktor lingkungan (p-value = 0,849), konsumsi kafein (p-value = 1,000) dengan kualitas tidur.