Articles
10 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 2 No. 2: September-Februari 2024"
:
10 Documents
clear
Pengelolaan Keuangan Yang Efektif Bagi Wirausaha Di Kelurahan Krendang Jakarta Barat
Matusin, Anita Roosmalina;
Martadisastra, Dedie S;
Magetsari, Ovy Noviati Nuraini;
Hariyanti, Dini
Dirkantara Indonesia Vol. 2 No. 2: September-Februari 2024
Publisher : PT. Cendekia Sapta Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55837/di.v2i2.25
Pandemi Covid 19 telah memasuki tahun kedua melanda dunia termasuk Indonesia. Kondisi ini memberikan dampak yang sangat signifikan bagi dunia usaha di Indonesia. Seluruh bisnis baik yang berskala besar maupun berskala kecil, termasuk pelaku usaha UMKM terkena dampaknya. Dampak yang paling besar dirasakan adalah turunnya omset penjualan sehingga pendapatan dari hasil penjualan menjadi berkurang. Salah satu penyebab turunnya pendapatan adalah karena dikeluarkannya kebijakan pemerintah seperti PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) untuk menanggulangi penyebaran Covid 19 di masyarakat, sehingga menyebabkan ruang gerak masyarakat dan dunia usaha semakin terbatas.Menurut Ketua Fokus UMKM Jakarta Roy Suryo, terdapat 5 masalah yang dihadapi oleh para pelaku usaha UMKM pada masa pandemi Covid 19, yaitu; masalah keuangan, SDM dan manajemen, motivasi dan teknologi, pasar dan bahan baku, dan institusi. Pelaku usaha UMKM di Kelurahan Krendang sama dengan pelaku usaha lainnya pada kondisi pandemi Covid 19 juga mengalami penurunan omset penjualan sehingga pendapatan juga mengalami penurunan yang akan mengganggu kegiatan produksi selanjutnya karena mengalami kekurangan modal usaha. Ketidaklancaran keberlangsungan produksi ini, disebabkan karena para pelaku usaha tidak mengelola modak kerjanya dengan baik, dengan cara menentukan besarnya kebutuhan modal kerja yang cukup sesuai dengan kebutuhan untuk membiayai kegiatan produksi. Oleh sebab itu untuk meningkatkan pengetahuan para pelaku usaha diperlukan pelatihan tentang bagaimana mengelola modal kerja bagi pelaku usaha UMKM di Kelurahan Krendang Jakarta Barat agar kegiatan produksi tidak terganggu yang disebabkan dengan masalah modal kerja serta dapat memperoleh keuntungan yang diharapkan
Pelatihan Pemasaran untuk Pengembangan UMKM Pasca Pandemi Covid-19
Catur Rahayu Martiningtiyas;
Oktaviana, Ina;
Entaresmen, R Ajeng;
Baisah, Sofia;
Fadhilah, Sarah Alza
Dirkantara Indonesia Vol. 2 No. 2: September-Februari 2024
Publisher : PT. Cendekia Sapta Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55837/di.v2i2.66
Kondisi pandemi Covid-19 yang terjadi secara global sampai saat ini masih berdampak pada berbagai sektor di Indonesia termasuk sektor Usaha Kecil dan Menengah (UMKM). Supaya bisnis para UMKM dapat bertahan dan berkelanjutan maka diperlukan strategi pemasaran. Permasalahan mendasar yang sering dihadapi para UMKM Azalea Grand Depok City adalah lemahnya penetrasi pasar dan kurang luasnya jangkauan wilayah pemasaran. Karena itu untuk memajukan usaha kecil yang memiliki daya saing yang kuat adalah dengan membangun strategi pemasaran yang akan dijalankan, seperti menentukan target pasar, memahami pelanggan, produk dan harga yang baik dan tepat sasaran. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis kualitatif eksplorasi dengan teknik observasi partisipatif. Hasil penelitian memberikan rekomendasi bagi UMKM Azalea GDC mengembangkan seluruh aspek strategi pemasaran yang tepat sasaran di mulai dari strategi penetapan harga produk, strategi penetapan harga produk yang sudah lama di pasar, saluran distribusi, dan promosi serta menjual produknya melalui e-commerce dan melakukan promosi produk melalui digital marketing sebagai strategi pemasaran bertahan di masa pandemic Covid-19. Selain itu, UMKM Azalea GDC juga perlu mengoptimalkan hubungan pemasaran dengan pelanggan melalui customer relationship marketing agar tercipta pelanggan yang loyal berpotensi untuk melakukan pembelian berulang dan merekomendasikan produk kepada calon konsumen lainnya. Hal ini akan memberikan dampak positif bagi masyarakat dan perekonomian.
Pengenalan Penggunaan Media Sosial Sebagai Sarana Untuk Memasarkan Produk Kepada Mitra UMKM
Rayi Retno Dwi Asih;
Faisal, Aekram;
Hermi
Dirkantara Indonesia Vol. 2 No. 2: September-Februari 2024
Publisher : PT. Cendekia Sapta Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55837/di.v2i2.67
The impact of the pandemic has been felt in all aspects of life, especially the economy in Indonesia. There are many business sectors that have been forced out of business because they are unable to deal with the brunt of this deadly virus. As time goes by, conditions that are getting better after the pandemic require entrepreneurs to start opening their businesses again. The existence of positive opportunities makes MSME actors have enormous potential to be successful in the market, if they can adopt the right marketing strategy. The SME group in the Depok area, to be precise, the Azalea Grand Depok City Sector, have started learning to build small businesses in local residential areas. Before this activity was carried out, several participants were recorded as not having Social Media accounts, not even using Social Media for their product marketing activities. After this activity was held, it was discovered that 90% of the Counseling and Training participants had Social Media Accounts, 90% had Instagram/Tiktok accounts, 80% used their accounts to promote their products, and 95% stated that the counseling and training was useful for them.
Peningkatan Pendapatan Melalui Kompetitivitas Pelaku Usaha Mikro dan Kecil
Erza, Osni;
Sirait, Koramen H;
Nilawati, Yuana Jatu
Dirkantara Indonesia Vol. 2 No. 2: September-Februari 2024
Publisher : PT. Cendekia Sapta Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55837/di.v2i2.68
This Community Service (PkM) aims to increase the income of business actors by providing motivation and knowledge to Micro and Small Enterprises regarding product competitiveness, determining the cost of goods sold, and marketing strategies in the post-Covid 19 Pandemic. The PkM method is carried out by means of counseling and training held at the Azalea Grand Depok City location. The results of monitoring and interviews show that some of the Micro and Small Enterprises participants can market their products well and have competitiveness in the market, both in conventional and online markets and can expand the marketing of their products by participating in various bazaars. The expected output targets are that business actors have been able to make products of better quality, have a wider variety of products, market them more broadly, be more creative and can increase revenue.
Perencanaan Keuangan Jangka Pendek Untuk Menentukan Kebutuhan Kas Pada UMKM
Matusin, Anita Roosmalina;
Darasih, Ratna;
Wulan sari;
Nurhayati;
Hartono, Powell Gian;
Trisanti, Nadia;
Raudha, Sita Noveni
Dirkantara Indonesia Vol. 2 No. 2: September-Februari 2024
Publisher : PT. Cendekia Sapta Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55837/di.v2i2.69
Pandemi Covid-19 di Indonesia sudah mengalami penurunan. Pertumbuhan ekonomi nasional mengalami penurunan signifikan akibat dari pandemi Covid-19. Hal ini disebabkan pemerintah mengeluarkan kebijakan PPKM untuk mencegah penularan Covid-19 di masyarakat, sehingga terjadi penurunan konsumsi masyarakat yang berdampak pada penurunan penjualan dan pendapatan di semua bisnis termasuk UMKM. Untuk bangkit kembali dari keterpurukannya, masalah utama yang dihadapi oleh UMKM adalah masalah modal usaha. Untuk membantu UMKM agar dapat bangkit kembali, pemerintah mengeluarkan program PEN seperti merestrukturisasi kredit. Selain itu agar usaha berjalan lancar, pelaku UMKM juga harus mampu membuat perencanaan keuangan jangka pendek dengan membuat laporan anggaran kas sehingga diketahui kebutuhan kas di waktu yang akan datang serta langkah-langkah yang dilakukan jika mengalami kelebihan atau kekurangan kas, sehingga usaha berjalan lancar dan dapat memperoleh keuntungan maksimal
Meningkatkan Pengetahuan dan Keterampilan UMKM Melalui Strategi Pemasaran dan Keuangan
Lestari, Henny Setyo;
Hermawan, Asep;
Y. Agus Bagus Budi N;
Rahmadina Ardelia;
Yunita Kusumaningrum
Dirkantara Indonesia Vol. 2 No. 2: September-Februari 2024
Publisher : PT. Cendekia Sapta Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55837/di.v2i2.70
This community service activity was carried out at the Azalea Sector GDC, Cilodong sub-district, Depok City. The partners of this activity are micro and small businesses. MSME actors generally only keep simple records in the form of income and expenses. There are even those who do not record operating expenses, so that the business is seen to be generating large profits because expenses are not recorded properly. The result is that the records do not reflect the actual financial condition of the business. The problem faced by partners is that there is no training on increasing knowledge and management of SMEs seen from the marketing and financial aspects of their business directly. The solution needed for this problem is the provision of training for MSMEs in terms of managing finances using accounting and financial management. The output of this solution is the partner's ability to easily use accounting to improve the financial performance of their business. The output of this solution is in the form of partner knowledge about good and correct business financial management
Penyusunan Cash Budget pada UMKM Azalea di Kecamatan Cilodong Kota Depok, Jawa Barat
Matusin, Ina Oktaviana;
Mulyani, Susi Dwi;
Hartini;
Matusin, Anita Roosmalina;
Wicaksono, Bagas;
Noor, Ilham Ali
Dirkantara Indonesia Vol. 2 No. 2: September-Februari 2024
Publisher : PT. Cendekia Sapta Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55837/di.v2i2.75
Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Trisakti melalui program pengabdian kepada masyarakat mengadakan pelatihan “penyusunan cash budget” untuk meningkatkan kemampuan pelaku UMKM dalam menjalankan usahanya. Mitra dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah UMKM Azalea di Kecamatan Cilodong, Kota Depok, Jawa Barat yang sebagian besar usahanya masih skala usaha mikro kecil. Umumnya usaha yang dilakukan adalah secara mandiri dengan berbagai jenis bidang usaha makanan dan minuman. Metode pelaksanaan yang dilakukan untuk kegiatan PKM pada UMKM Azalea ini adalah dengan memberikan penyuluhan dan pelatihan. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa menurut peserta pelatihan, materi pelatihan yang diberikan cukup mudah difahami, Penatar menyampaikan materi PKM dengan cara yang komunikatif dan menyenangkan, setelah mengikuti pelatihan tentang penyusunan cash budget, rata-rata peserta memahami pengertian, manfaat dan cara menyusun cash budget, serta berniat untuk mengaplikasikan atau menerapkan penyusunan cash budget yang diberikan saat pelatihan pada usaha mereka. Disamping itu sebagian besar peserta menyatakan mendapatkan hal baru yang bermanfaat dari materi pelatihan ini.
Pelatihan Pengelolaan Sampah Rumah Tangga Sebagai Nilai Ekonomi
Harmaini;
Sumiyarti , Sumiyarti;
Nazir, Nazmel;
Cornelia, Cornelia;
Ihsan, Bi Fadli
Dirkantara Indonesia Vol. 2 No. 2: September-Februari 2024
Publisher : PT. Cendekia Sapta Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55837/di.v2i2.79
The high volume of waste generated by the community is a common problem in the city of Jakarta. The dense population and the high purchasing power of the community plus the limited landfills (TPA) are the causes of the increasingly complicated waste problem. Alternative waste management is needed that can reduce the level of waste accumulation in the landfill. Kelurahan Kayu Putih with an area of 437.15 ha has a population of 48,289 people, RW 08 is one of the densely populated areas in this Kelurahan. The problems faced by the RW 08 community include, first, the waste has not been managed properly, there is often a buildup of waste so that it rots and causes unpleasant odors. Second, how to manage household waste into commodities with economic value so that the benefits can be enjoyed by the RW 08 community. To overcome these conditions, the PKM FEB Trisakti Team held counseling and training. Counseling is given about the meaning of waste, waste sorting, how to manage household waste both organic and inorganic waste, how to turn household waste into commodities of economic value. Training was conducted to make ecoenzym liquid from organic waste. Discussions were held on the sidelines of counseling and training. The results of the activity showed that knowledge of sorting and managing waste increased from 20 percent to 80 percent, organic and inorganic waste management techniques increased from 10 percent to 100 percent and knowledge of household waste into economic value increased from 10 percent to 100 percent. The results of the implementation of this PKM have met the target because the participants have experienced an increase in insight and understanding above 70 percent of the material provided. Further activities are recommended for inorganic waste utilization training.
Mengembangkan Karakteristik Wirausaha Digital pada Sekolah Bina Amanah Cordova Tangerang
Anggiani, Sarfilianty;
Damayanti , Sisca;
Dizar , Shafrani;
Wiyono , Slamet
Dirkantara Indonesia Vol. 2 No. 2: September-Februari 2024
Publisher : PT. Cendekia Sapta Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55837/di.v2i2.81
ABSTRACT The use of digital technology for SMEs is important considering the changing public behavior due to the COVID-19 pandemic from shopping directly to stores or shops to shopping through online applications or marketplaces. The Objective of this community service to make people at the Bina Amanah Cordova School of Entrepreneurship understand what and how to have characteristics in order to be able to become digital entrepreneurs. The method in community service carried out by the Faculty of Economics and Business, Universitas Trisakti by carrying out counseling with the results obtained by potential entrepreneurs understand the characteristics of digital entrepreneurs in order to be able to compete and develop SMEs. Penggunaan tehnologi digital bagi UMKM menjadi penting mengingat adanya erilaku masyarakat yang berubah karena ada pandemic covid-19 dari berbelanja langsung ke toko atau kedai menjadi berbelanja melalui aplikasi online atau market place. Tujuan dari Penyuluhan pada PKM ini agar membuat masyarakat yang ada di Sekolah Kewirausahan Bina Amanah Cordova memahami apa dan bagaimana memiliki karakteristik agar mampu menjadi wirausaha digital. Metode dalam pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Trisakti dengan melaksanakan penyuluhan dengan hasil yang didapatkan calon wirausaha memahami karakteritik wirausaha digital agar mampu bersaing untuk melanjutkan usaha dan mengembangkan UMKM.
Pelatihan Pengelolaan Keuangan dan Digitalisasi Pemasaran Bagi UMKM di Pasar Tradisional Ceger-Tangerang Selatan
Muchtar, Susy;
Damayanti, Sisca
Dirkantara Indonesia Vol. 2 No. 2: September-Februari 2024
Publisher : PT. Cendekia Sapta Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55837/di.v2i2.82
Sejumlah pedagang di Pasar Ceger Tangerang Selatan mengeluhkan sepinya pembeli dan mahalnya harga kebutuhan pokok. Kondisi ini semakin diperburuk dengan adanya pandemic Covid-19, sehingga penjualan dan laba para pedagang mengalami penurunan. Para pedagang di Pasar Ceger Tangerang Selatan sangat mengharapkan adanya perubahan sehingga penghasilan mereka meningkat. Perhatian dari pemerintah dan berbagai institusi sangat mereka butuhkan. Sebagai salah satu dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, kami dari Tim PKM Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Trisakti berencana untuk membantu permasalahan yang dihadapi para pedagang khususnya pedagang sembako di Pasar Ceger Tangerang Selatan. Pelatihan dan penyuluhan yang akan diberikan yaitu bagaimana mengelola dan memanage keuangan bisnis, sehingga para pedagang dapat survive dalam ketidakpastian ekonomi saat ini. Tim PKM juga memberikan pelatihan dalam digitalisasi pemasaran produk yang dijual, sehingga dengan pelatihan digitalisasi pemasaran yang diberikan diharapkan para pedagang dapat memasarkan produknya secara digital dengan biaya yang lebih murah dan dapat menjangkau wilayah konsumen yang lebih luas. Pelatihan dan penyuluhan yang diberikan diharapkan dapat meningkatkan kinerja para pedagang sehingga volume penjualan akan meningkat.