cover
Contact Name
T Heru Nurgiansah
Contact Email
therunurgiansah@gmail.com
Phone
+6281322551635
Journal Mail Official
therunurgiansah@gmail.com
Editorial Address
Perumahan Puri Nirwana Bangunjiwo No. A-5 Dusun Kenalan Kelurahan Bangunjiwo Kecamatan Kasihan Kabupaten Bantul Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta 55184
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Journal of Law, Education and Business
Published by CV. Rayyan Dwi Bharata
ISSN : 2988604X     EISSN : 29881242     DOI : https://doi.org/10.57235
Journal of Law, Education, and Business dengan nomor terdaftar E-ISSN 2988-1242 (online) dan P-ISSN 2988-604X (Cetak) adalah jurnal akses terbuka ilmiah yang diterbitkan oleh CV Rayyan Dwi Bharata. JLEB bertujuan untuk mempublikasikan hasil penelitian asli dan review hasil penelitian tentang: 1. Hukum 2. Pendidikan dan Pembelajaran 3. Akuntansi 4. Ekonomi 5. Bisnis 6. Manajemen
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 486 Documents
Kasus Sengketa Perebutan Hak Merek Dua Belibis dan Pohon Cabe Yanti, Cinda; Lie, Gunardie; Putra, Moody Rizqy Syailendra
Journal of Law, Education and Business Vol 2, No 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jleb.v2i2.2969

Abstract

Merek adalah tanda khas yang digunakan dalam perdagangan barang dan jasa. Bisa berupa gambar, kata, huruf, angka, atau kombinasi dari komponen-komponen tersebut. Merek dagang adalah merek yang diterapkan pada suatu barang yang diperdagangkan oleh seseorang, sekelompok orang, atau suatu badan hukum dengan tujuan membedakannya dengan barang-barang sejenis. Karena kemajuan ilmu pengetahuan, masalah hak kekayaan intelektual khususnya yang berkaitan dengan merek akan semakin parah. Hal ini terlihat dari meningkatnya angka kejahatan, salah satunya terjadi di industri perdagangan saat ini. Apalagi jika menyangkut perebutan hak merek dagang Dua Belibis dan Pohon Cabe. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mengevaluasi tindakan pembelaan hukum dalam kasus sengketa merek antara Dua Belibis dan Pohon Cabe yang membahas tentang hak kekayaan intelektual di bidang merek dagang. Hal ini juga terlihat pada perselisihan mengenai merek Dua Belibis dan Pohon Cabe. Penelitian ini menggunakan data primer, sekunder, dan tersier yang menggunakan pendekatan yuridis normatif. Temuan penelitian menunjukkan bahwa Subandy, pemilik asli Dua Belibis, lalai memperluas hak merek dagangnya, sehingga membiarkan keponakannya mendaftarkan istilah Dua Belbis di hadapannya. Dari sinilah konflik Dua Belibis dan Pohon Cabe bermula. Karena tidak bisa menoleransi kelakuan keponakannya, Subandy yang merupakan pemilik merek Dua Belibi, melaporkan hal tersebut ke pengadilan. Namun setelah kalah dalam persidangan untuk mendapatkan merek Dua Belibis, Subandy memutuskan untuk meluncurkan Pohon Cabe, lini produk sambal baru.
Peningkatan Tindak Pidana Judi Online di Indonesia Adam, Adam
Journal of Law, Education and Business Vol 2, No 1 (2024): April 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jleb.v2i1.1535

Abstract

Peningkatan tindak pidana judi online di Indonesia yang muncul di Internet menunjukkan bahwa aktivitas judi online di seluruh dunia semakin meningkat. Perkembangan media sosial dan platform judi online di banyak negara mendorong pertumbuhan judi online ini. Pelaku judi online dapat mengakses game judi online kapan saja dan di mana saja dengan menggunakan aplikasi yang diinstal di handphone mereka. Situs judi online diIndonesia sendiri sudah mulai di berantas dari 2018 namun masih banyak situs judi online baru bermunculan bahkan sampai berkali-kali lipat. Disisi lain faktor-faktor yang menyebabkan meningkatnya kasus judi online, antara lain adalah faktor internal yang merupakan faktor yang timbul dari masing-masing individu seperti niat, sifat, bakat, dan daya emosional seseorang untuk melakukan tindak pidana judi online, dan faktor eksternal yang meliputi faktor ekonomi, faktor perilaku yang dipelajari (differential association), dan faktor sarana dan prasarana. Kemajuan teknologi saat ini menjadi juga faktor pendorong bagi masyarakat untuk melakukan tindak pidana judi online. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan undang-undang sebagai landasan nya.
Pemidanaan Terhadap Pelaku Tindak Pidana yang Berusia Lanjut Dalam Pembaharuan Hukum Pidana di Indonesia Saputri, Eni
Journal of Law, Education and Business Vol 2, No 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jleb.v2i2.2505

Abstract

 Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan Untuk mengetahui dan menganalisis pengaturan pemidanaan bagi pelaku tindak pidana yang berusia lanjut dalam pembaharuan hukum pidana di Indonesia dan kebijakan hukum pidana bagi pelaku tindak pidana yang berusia lanjut dalam pembaharuan hukum pidana di Indonesia. Penelitian ini termasuk penelitian yuridis normatif yaitu penelitian hukum yang dilakukan dengan cara meneliti bahan pustaka atau data sekunder belaka. Pendekatan penelitian hukum yang penulis gunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan perundang-undangan, pendekatan konseptual, pendekatan kasus. Hasil: 1) Penjatuhan pidana bagi pelaku tindak pidana lanjut usia masih memandang pada perbuatan yang dilakukan oleh pelaku tindak pidana tanpa  mempertimbangkan kondisi yang ada, pengambilan putusan dilakukan mengesampingkan keadilan dan manfaat dari penjatuhan pidana.  Penjatuhan pidana penjara bukanlah salah satu program yang dapat memperbaiki dari pelaku tindak pidana masih adanya pidana alternatif lain yang dapat mengembalikan pelaku tindak pidana secara seutuhnya kepada masyarakat. Penjatuhan pidana penjara bahkan dapat menimbulkan stigmanisasi bagi pelaku tindak pidana yang membuat kondisi psikologis yang semakin memburuk. 2) Undang-Undang Nomor 1 tahun 2023 sudah mengatur ketentuan mengenai kebijakan pemidanaan terhadap pelaku tindak pidana lanjut usia. Pasal 70 ayat (1) huruf b Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP menyebutkan bahwa pidana penjara sedapat mungkin tidak dijatuhkan kepada lansian yang berumur 75 (tujuh puluh lima) tahun. Kebijakan dalam pembaharuan hukum pidana terhadap Konsep Restorative Justice dalam sistem peradilan pidana di Indonesia seyogyanya memperhatikan ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 1 tahun 2023 tentang KUHP, yang pada dasarnya memberikan pemahaman bahwa dengan mempertimbangkan kepentingan pelaku tindak pidan usia lanjut, maka penyelesaian kasus tindak pidana yang dilakukan oleh lanjut usia dengan konsep keadilan restorative adalah sebisa mungkin menghindarkan lansia dari sanksi pidana yang bersifat menghukum, sehingga idealnya kedepan formulasi ide restorative Justice melalui proses hukum diharapkan benar-benar lansia dapat terhindar dari dampak buruk akibat proses peradilan formal dan dari stigma buruk yang mungkin timbul dalam masyarakat.
Pengaruh Revolusi Industri 4.0 Terhadap Keberlangsungan Buruh di Indonesia Dalimunthe, Nikmah; Irawan, Ryan
Journal of Law, Education and Business Vol 2, No 1 (2024): April 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jleb.v2i1.1894

Abstract

Jurnal ini mengkaji dampak dari revolusi industry 4.0 yaitu berupa pemanfaatan inovasi kekuatan otak (kecerdasan berbasis komputer) buatan manusia di bidang industri di Indonesia. Inovasi intelijen buatan manusia dapat meningkatkan produktivitas di beberapa bidang kerja, namun juga dapat menggantikan beberapa posisi. Meskipun kecerdasan berbasis komputer membuka pintu-pintu baru, misalnya pergantian peristiwa dan dukungan terhadap inovasi-inovasi ini, penting juga untuk menyesuaikan kemampuan manusia untuk memanfaatkan pintu-pintu terbuka ini sebaik-baiknya dan mengurangi dampak pengangguran. Studi ini memberikan gambaran tentang berbagai bidang modern yang telah menerapkan inovasi kecerdasan berbasis komputer dalam penciptaan dan siklus fungsionalnya. Hasilnya menunjukkan bahwa meskipun penerimaan inovasi intelijen berbasis komputer meningkatkan produktivitas, terdapat perubahan penting dalam permintaan keahlian bagi angkatan kerja. Posisi-posisi rutin akan lebih sering tergantikan, sementara pekerjaan-pekerjaan yang membutuhkan daya cipta, kemampuan ilmiah, dan komunikasi antarmanusia akan lebih sering berkembang. Dalam situasi unik ini, pentingnya pelatihan ulang tenaga kerja dan strategi yang membantu variasi terhadap inovasi baru merupakan isu utama dalam menjaga kelangsungan pekerjaan di Indonesia.
Implementasi Standar Pelayanan Rehabilitasi Medis Bagi Pecandu Narkotika di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Pekanbaru Dwiyani, Faradilla Alya; Adianto, Adianto
Journal of Law, Education and Business Vol 2, No 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jleb.v2i2.3191

Abstract

Rehabilitasi medis merupakan salah satu upaya Lembaga Pemasyarakatan dalam menanggulangi pecandu dan korban penyalahgunaan narkotika. Tentunya standar pelayanan yang digunakan harus sesuai dengan prosedur yang telah diatur oleh Direktur Jenderal Pemasyarakatan Tahun 2020, Untuk itu penelitian itu bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan implementasi standar pelayanan rehabilitasi medis bagi pecandu narkotika di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Pekanbaru dan menganalisis faktor penghambat dalam implementasi standar pelayanan rehabilitasi medis di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Pekanbaru dengan menggunakan teori Yulianto Kadjie (2015) yang dilihat dari indikator pendekatan mentalitas, pendekatan sistem, pendekatan jejaring kerjasama. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang bersifat deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukan para pelaksana kebijakan telah melakukan tanggung jawab sesuai dengan tugasnya masing-masing. Tetapi terdapat faktor penghambat dalam pelaksanaan rehabilitasi medis. Sistem yang ada belum terlaksana dengan baik dan kurang sesuai dengan prosedur yang ada karena masih banyak sarana dan prasarana yang tidak memadai dan peserta rehabilitas medis yang masih belum suportif sehingga membuat hubungan kerjasama menjadi tidak efektif.
Studi Kualitatif Tentang Pemahaman dan Perlindungan Hak Kekayaan Intelektual di Kalangan Pengusaha Kreatif Hutasoit, Dedy Harianto; Hasyim, Hasyim; Sitanggang, Devi Margaretta; Pulungan, Fikri Ardiansyah; Tobing, Mei Sarah; Chandra, Dicky
Journal of Law, Education and Business Vol 2, No 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jleb.v2i2.2923

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi secara mendalam pemahaman dan praktik pengusaha kreatif dalam melindungi Hak Kekayaan Intelektual (HKI) di Indonesia, sebuah sektor yang telah menjadi kontributor utama dalam perekonomian nasional dan global. Meskipun demikian, upaya perlindungan HKI di Indonesia menghadapi tantangan signifikan, seperti kurangnya pemahaman dan kesadaran masyarakat, implementasi dan penegakan hukum yang lemah, serta terbatasnya sumber daya dan infrastruktur pendukung. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi kepustakaan, penelitian ini mengkaji secara rinci pemahaman pengusaha kreatif tentang HKI, praktik atau strategi yang digunakan dalam melindungi HKI, tantangan atau faktor-faktor yang mempengaruhi perlindungan HKI, serta peluang atau faktor-faktor yang dapat mendukung perlindungan HKI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman yang terbatas tentang konsep, jenis, dan proses pendaftaran HKI menyebabkan pengusaha kreatif mengambil langkah-langkah yang tidak memadai dalam melindungi karya mereka. Rendahnya kesadaran masyarakat, implementasi dan penegakan hukum yang lemah, serta minimnya sumber daya dan infrastruktur menjadi tantangan utama dalam perlindungan HKI. Namun demikian, terdapat peluang untuk memperkuat perlindungan HKI melalui program edukasi, penyederhanaan prosedur pendaftaran, penegakan hukum yang tegas, serta kemitraan dan kolaborasi antara pemangku kepentingan. Kesimpulannya, perlindungan HKI memiliki peranan signifikan dalam mendorong pertumbuhan industri kreatif di Indonesia dan membutuhkan komitmen serta kerjasama dari berbagai pihak.
Cyberbullying yang Terjadi di Indonesia Melalui Sosial Media Nusamara, Arlyn Annabel; Putra, Moody Rizqy Syailendra
Journal of Law, Education and Business Vol 2, No 1 (2024): April 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jleb.v2i1.1526

Abstract

Masuknya arus globalisasi yang cepat membuat teknologi semakin canggih dan menimbulkan kejahatan baru yaitu cyberbullying. Cyberbullying merupakan perilaku perundungan terhadap seseorang dengan sosial media. Semakin berkembangnya teknologi membuat angka kasus cyberbullying di Indonesia bertambah sedangkan para korban cyberbullying tidak memiliki keberanian untuk melaporkan tindakan tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaturan hukum dalam kasus cyberbullying menurut UU No 19 Tahun 2016 dan mengetahui upaya korban dalam menghadapi cyberbullying. Pada penelitian ini menggunakan jenis penelitian normatif dimana sumber data diperoleh dengan data sekunder. Data sekunder diperoleh dari sumber hukum primer dan sumber hukum sekunder seperti buku-buku hukum, jurnal-jurnal hukum, hasil penelitian non hukum yang relevan dengan permasalahan yang diteliti. Berdasarkan UU No 19 Tahun 2016 pasal yang mengatur tindak cyberbullying terletak pada pasal 27 ayat 1, pasal 27 ayat 3, pasal 27 ayat 4, pasal 28 ayat 2, dan pasal 29. Upaya korban dalam menghadapi cyberbullying yaitu dengan membuka diri, konsultansi dengan psikolog, dan melaporkan ke pihak berwajib.
Implementasi Kegiatan Ekstrakurikuler Pramuka Dalam Meningkatkan Kepercayaan Diri Siswa di MTs Al-Muta’allimin Patokbeusi Subang Hanifah, Nur; Solihatudiniyah, Lela Salamah; Nuralim, Iman; Mondari, Mondari; Azkiya, Khoirul; Tarsono, Tarsono
Journal of Law, Education and Business Vol 2, No 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jleb.v2i2.2039

Abstract

Self-confidence is one of the important aspects of one's life. High self-confidence can motivate someone to achieve and succeed. Scout extracurricular activities can be one of the means to improve students' self-confidence This study aims to determine the implementation of scout extracurricular activities in improving the self-confidence of students of Madrasah Tsanawiyah Al-Mutaallimin Patokbeusi Subang. The method used in this research is a qualitative approach with descriptive research type. The techniques used are interviews, observation and documentation. Based on the research results, it is known that the implementation of scout extracurricular activities in increasing the self-confidence of students who are members of the scout movement at Madrasah Tsanawiyah Al-Mutaallimin Patokbeusi Subang for the 2023/2024 academic year has gone as expected. This can be proven by achieving indicators of self-confidence, namely students are more courageous in expressing their opinions in public, students are more courageous to try new things and students are more confident in facing challenges. Through the process of increasing students' self-confidence which can grow through routine training, through the opening and closing ceremonies of scouting, and by implementing or practicing the Basic Principles of Scouting and the Scout Code of Honor (Trisatya and Dasa Darma pramuka).
Analisis Yuridis Tindakan Plagiarisme oleh Sinetron Indonesia Terhadap Drama Korea Yulyana, Devy
Journal of Law, Education and Business Vol 2, No 1 (2024): April 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jleb.v2i1.1783

Abstract

Tindakan plagiarisme merupakan aksi yang melanggar etika dan melanggar hak cipta. Tindakan tersebut tentunya melanggar Undang-undang Hak Cipta Nomor 28 Tahun 2014 (UUHC). Hak cipta adalah salah satu komponen dari Hak Kekayaan Intelektual (HKI) dimana mempunyai cakupan yang sangat luas dan dilindungi. Hak cipta juga merupakan hak ekslusif bagi penciptanya yang secara otomatis dan berdasarkan prinsip deklaratif. Namun nyatanya masih banyak tindakan plagiarisme yang terjadi di Indonesia, salah satunya adalah sinetron Indonesia yang seringkali didapati meniru ide-ide dari drama korea tanpa izin kemudian ditayangkan dalam sebuah acara televisi. Hal ini dapat disebabkan karena adanya pengaruh globalisasi sehingga muncul banyak acara-acara drama lainnya di aplikasi berlisensi seperti Netflix, Vidio, dan aplikasi streaming lainnya sehingga menyebabkan berkurangnya minat para penonton sinetron. Masyarakat Indonesia pun mulai mengeluhkan terkait dengan kualitas sinetron Indonesia yang dinilai sangat mirip dengan drama Korea, karena dianggap beberapa tayangan pada sinetron Indonesia ini disebut tidak realistik dengan alur cerita dan properti yang digunakan. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif, dengan menggunakan pendekatan penelitian perundang-undangan (statute approach) yang mencakup terhadap asas hukum, sistematika hukum. Penggunaan fokus penelitian normatif bertujuan untuk menetapkan fokus terhadap suatu permasalahan yang diangkat dalam penelitian. Penelitian hukum yuridis normatif yang secara konsep dilaksanakan dengan studi kepustakaan.
Pelaksanaan Kelas Edukasi Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) Riau Dalam Meningkatkan Kesadaran Terhadap Bullying bagi Remaja di Sekolah Kota Pekanbaru Selly, Selly; Wilson, Wilson; Jais, Muhammad
Journal of Law, Education and Business Vol 2, No 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jleb.v2i2.3163

Abstract

PKBI Riau memiliki program kelas pendidikan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat, terutama remaja dan anak-anak, tentang isu-isu kesehatan reproduksi, kekerasan seksual, dan kesehatan mental. Program ini juga bertujuan untuk mempromosikan budaya terbuka dan inklusif serta memberikan dukungan kepada individu yang membutuhkan. STAR PKBI Riau merupakan Youth Center yang berfokus pada isu-isu kesehatan reproduksi dan seksualitas remaja. Pelaksanaan kelas edukasi yang dilakukan oleh PKBI Riau terdiri dari penyampaian materi, game edukatif, dan sesi kertas cerita. Media pembelajaran seperti power point dan video pembelajaran digunakan untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran, sedangkan game edukatif membantu siswa memahami konsep dengan cara yang menyenangkan. Sesi kertas cerita membantu peserta merefleksikan pengalaman pribadi dan meningkatkan pemahaman terhadap materi yang disampaikan. Penelitian ini mengalami keterbatasan dalam pengambilan data dan sulitnya mengatur jadwal pertemuan. Pelaksanaan kelas edukasi PKBI Riau adalah efektif dalam meningkatkan kesadaran terhadap bullying bagi remaja di sekolah kota Pekanbaru.