cover
Contact Name
Rivaldo Kurniawan Iryanto
Contact Email
rivaldokurniawan54@gmail.com
Phone
+628975368282
Journal Mail Official
journalpustaka@gmail.com
Editorial Address
Jl. Nilam IV, Kelurahan Sambiroto, Kecamatan Tembalang, Semarang, Jawa Tengah 50276
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
JPNM : Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin
ISSN : -     EISSN : 29872731     DOI : https://doi.org/10.59945/jpnm.v1i2.26
JPNM: Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin is an open access journal, and a peer-reviewed journal. Our main goal is to disseminate current and original articles from academics, researchers and practitioners in the fields of Humanities and social sciences, Contemporary political science, Education science, Religion and philosophy, engineering science, Business and economy, cooperative, technology, HR Development, Design and media arts
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,095 Documents
Layanan Bimbingan Konseling Pribadi dan Sosial bagi Lansia di Komunitas Desa Curio Kecamatan Curio Kabupaten Enrekang Risdayanti; Muhammad Junaedi Mahyuddin; Handayani Sura
JPNM Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin Vol. 4 No. 2 (2026): May : Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin (ACCEPTED)
Publisher : SM Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59945/jpnm.v4i2.1192

Abstract

Risdayanti (2026) meneliti layanan bimbingan konseling pribadi dan sosial bagi lansia di Desa Curio, Kecamatan Curio, Kabupaten Enrekang. Lansia di wilayah tersebut menghadapi berbagai permasalahan seperti kesepian, penurunan peran sosial, kecemasan, serta kesulitan beradaptasi terhadap perubahan fisik dan sosial. Oleh karena itu, diperlukan layanan bimbingan konseling yang terstruktur dan sesuai kebutuhan.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi lansia sebelum dan sesudah layanan, serta mendeskripsikan pelaksanaannya. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain pra-eksperimen One Group Pretest–Posttest. Subjek penelitian berjumlah 7 lansia yang dipilih secara purposive sampling. Data dikumpulkan melalui angket, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan uji paired sample t-test.Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan skor rata-rata kondisi pribadi dan sosial lansia dari 76 (pretest) menjadi 94 (posttest). Nilai signifikansi 0,000 < 0,05 menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan sebelum dan sesudah layanan. Selain itu, nilai korelasi sebesar 0,710 mengindikasikan hubungan yang kuat antara kedua kondisi. Dengan demikian, layanan bimbingan konseling pribadi dan sosial terbukti efektif dalam meningkatkan kondisi lansia berbasis komunitas, khususnya di wilayah perdesaan.
Pengaruh Edukasi Pertolongan Pertama pada Kecelakaan terhadap Tingkat Pengetahuan Remaja di SMA IT Alfikri Islamic Green School Pekanbaru Adira Kania; Rifa Yanti; Ika Permanasari; Rahmaniza
JPNM Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin Vol. 4 No. 2 (2026): May : Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin (ACCEPTED)
Publisher : SM Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59945/jpnm.v4i2.1194

Abstract

Kecelakaan lalu lintas masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang serius dan banyak melibatkan remaja, sementara keterlambatan pertolongan awal serta rendahnya pengetahuan pertolongan pertama dapat memperburuk kondisi korban. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh edukasi pertolongan pertama pada kecelakaan terhadap tingkat pengetahuan remaja di SMA IT Al Fikri Islamic Green School Pekanbaru. Penelitian menggunakan desain kuasi eksperimen dengan pendekatan one group pretest posttest design. Sampel berjumlah 39 siswa yang dipilih dengan teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner pengetahuan berisi 16 pernyataan valid dan reliabel, kemudian dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum intervensi mayoritas responden memiliki tingkat pengetahuan rendah, sedangkan setelah edukasi mayoritas berada pada kategori tinggi. Skor median pengetahuan meningkat dari 8 pada pretest menjadi 15 pada posttest. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai p value 0,000, yang berarti terdapat pengaruh signifikan edukasi pertolongan pertama pada kecelakaan terhadap tingkat pengetahuan remaja. Temuan ini menegaskan bahwa edukasi yang disampaikan melalui ceramah, demonstrasi, dan media audiovisual efektif meningkatkan pemahaman siswa. Penelitian ini berimplikasi pada pentingnya integrasi edukasi pertolongan pertama secara berkelanjutan di lingkungan sekolah untuk memperkuat kesiapsiagaan, budaya keselamatan, dan respons darurat yang tepat bagi remaja di sekolah dan kehidupan sehari hari yang semakin aman dan responsif.
Penerapan Media Sosial Untuk Pembelajaran Literasi Pada Pelajaran Bahasa Indonesia Asyam Sholikhul Hadi; Nur Azizah; Rahayu Pristiwati; Meina Febriani
JPNM Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin Vol. 4 No. 2 (2026): May : Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin (ACCEPTED)
Publisher : SM Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59945/jpnm.v4i2.1196

Abstract

Evolusi pendidikan di era Society 5.0 menuntut transformasi paradigma pembelajaran Bahasa Indonesia dari model tradisional menuju integrasi ekosistem digital yang dinamis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan media sosial sebagai sarana pembelajaran literasi, mengidentifikasi tantangan yang muncul, serta merumuskan strategi mitigasi pedagogis yang relevan bagi pendidik. Menggunakan metode studi pustaka atau Systematic Literature Review (SLR), riset ini menyintesis berbagai literatur akademik dari basis data terakreditasi dalam rentang waktu 2021–2026. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan platform seperti Instagram, TikTok, YouTube, dan X (Twitter) secara signifikan mampu meningkatkan motivasi intrinsik dan partisipasi aktif siswa. Berdasarkan landasan Teori Konektivisme dan Multimodalitas, media sosial mentransformasi peran siswa dari konsumen pasif menjadi pencipta pengetahuan (prosumer). Platform Instagram dan TikTok efektif untuk melatih keterampilan menulis kreatif serta berbicara performatif melalui fitur video pendek dan visual. Sementara itu, YouTube dan X mendukung pengembangan kemampuan menyimak kritis serta penyusunan argumen yang logis dan kohesif. Namun, integrasi ini menghadapi hambatan serius berupa distraksi kognitif akibat algoritma konten hiburan, degradasi kualitas kebahasaan (penyimpangan PUEBI), ancaman perundungan siber (cyberbullying), dan kesenjangan akses infrastruktur digital. Sebagai solusi, penelitian ini merekomendasikan strategi "walled-garden pedagogy" melalui penggunaan fitur privasi, penetapan kontrak etika digital (netiket), serta standardisasi rubrik penilaian yang memberikan bobot seimbang pada aspek gramatikal, substansi nalar, dan kreativitas multimodal. Sinergi lintas disiplin antara guru Bahasa Indonesia, PPKn, dan TIK menjadi kunci untuk membentuk ekosistem literasi yang inklusif dan tangguh. Simpulannya, media sosial yang dikelola dengan mitigasi risiko yang presisi dapat menjadi sekutu strategis dalam mengatasi krisis literasi nasional dan menyiapkan generasi yang kritis di era pascakebenaran (post-truth).
Pengembangan Teknologi Wearable Headband Berbasis Deep Learning untuk Deteksi Rintangan dengan Panduan Suara Interaktif bagi Mobilitas Tunanetra Mohamad Tegar Deyustian Muslim; Azhar Ahmad Smaragdina
JPNM Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin Vol. 4 No. 2 (2026): May : Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin (ACCEPTED)
Publisher : SM Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59945/jpnm.v4i2.1197

Abstract

Mobilitas merupakan aspek vital bagi manusia, namun penyandang tunanetra menghadapi kendala signifikan untuk bergerak secara mandiri di ruang publik. Data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2022 mencatat terdapat 277.200 penyandang tunanetra dari total 840 ribu warga Indonesia yang memiliki disabilitas sensorik. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan iSee, sebuah inovasi alat bantu mobilitas berupa wearable headband berbasis deep learning yang berfungsi untuk mendeteksi rintangan (obstacle detection) dan memberikan arahan melalui panduan suara interaktif (interactive voice guidance). Penelitian ini menerapkan metode Research and Development (R&D) model Borg and Gall, yang mencakup tahapan analisis kebutuhan hingga uji lapangan. Secara teknis, purwarupa ini dibangun menggunakan perangkat keras Raspberry Pi Zero 2W dan Camera Module 2, serta diintegrasikan dengan algoritma YOLO berbasis Convolutional Neural Network (CNN) untuk pemindaian objek secara real-time. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu mencapai akurasi deteksi sebesar 91% dengan seluruh fitur berfungsi secara valid. Selain itu, perangkat ini telah mencapai Tingkat Kesiapan Teknologi (TKT) level 8. Kesimpulannya, purwarupa iSee terbukti sangat layak untuk dikembangkan dan diproduksi sebagai solusi alat bantu pergerakan yang efektif bagi penyandang tunanetra.
Hubungan Durasi Penggunaan Gadget dengan Perkembangan Emosional pada Anak Usia Prasekolah di TKIT Tahfizh Arroyyan Pekanbaru Nadila Azalia Putri; Fitra Mayenti; Mersi Ekaputri; Destria Efliani
JPNM Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin Vol. 4 No. 2 (2026): May : Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin (ACCEPTED)
Publisher : SM Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59945/jpnm.v4i2.1199

Abstract

Perkembangan anak usia prasekolah merupakan fase penting yang mencakup aspek emosional, sosial, dan perilaku sebagai dasar pembentukan kepribadian di masa selanjutnya. Pada tahap ini, anak mulai belajar mengenali, mengekspresikan, dan mengendalikan emosi serta membangun kemampuan berinteraksi sosial dengan lingkungan sekitar. Seiring dengan pesatnya perkembangan teknologi digital, gadget menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan anak usia prasekolah. Meskipun gadget dapat memberikan manfaat edukatif, penggunaan dengan durasi yang berlebihan dan tanpa pendampingan berpotensi menghambat perkembangan emosional anak, seperti munculnya kesulitan regulasi emosi, penurunan perilaku prososial, serta meningkatnya masalah emosional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara durasi penggunaan gadget dengan perkembangan emosional anak usia prasekolah di TKIT Tahfizh Ar Royyan Pekanbaru. Penelitian menggunakan desain kuantitatif dengan metode deskriptif korelasi dan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling dengan jumlah responden sebanyak 64 anak. Instrumen penelitian yang digunakan adalah kuesioner durasi penggunaan gadget dan Strengths and Difficulties Questionnaire (SDQ) untuk menilai perkembangan emosional anak pada skala kesulitan dan skala kekuatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas anak memiliki durasi penggunaan gadget kategori sedang (1–2 jam/hari) sebesar 51,6%. Perkembangan emosional anak pada skala kesulitan mayoritas berada pada kategori borderline sebesar 62,5%, dan pada skala kekuatan juga mayoritas berada pada kategori borderline sebesar 62,5%. Uji korelasi Spearman Rho menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara durasi penggunaan gadget dengan perkembangan emosional anak pada skala kesulitan (r = 0,659; p < 0,001) dan skala kekuatan (r = 0,258; p = 0,039). Oleh karena itu, orang tua dan pendidik diharapkan dapat mengatur durasi penggunaan gadget secara bijaksana, meningkatkan pendampingan, serta memperbanyak stimulasi interaksi langsung guna mendukung perkembangan emosional anak usia prasekolah secara op timal.
Efektivitas Penggunaan Bibliokonseling dalam Meningkatkan Pemahaman Karier Siswa SMAN 9 Tana Toraja Santiara
JPNM Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin Vol. 4 No. 2 (2026): May : Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin (ACCEPTED)
Publisher : SM Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59945/jpnm.v4i2.1200

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pemahaman karier siswa sebelum penerapan bibliocounseling, mendeskripsikan perubahan pemahaman karier setelah perlakuan, dan menguji efektivitas bibliocounseling dalam meningkatkan pemahaman karier siswa di SMAN 9 Tana Toraja. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen melalui desain one group pretest-posttest. Populasi penelitian berjumlah 57 siswa kelas XI, sedangkan sampel sebanyak 10 siswa dipilih secara purposive sampling berdasarkan rekomendasi guru bimbingan dan konseling serta hasil observasi awal. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, angket, wawancara, dan dokumentasi. Instrumen penelitian berupa angket pemahaman karier skala Likert yang telah memenuhi uji validitas dan reliabilitas, dengan nilai Cronbach’s alpha sebesar 0,965 pada pretest dan 0,873 pada posttest. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan inferensial menggunakan paired sample t test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata rata skor pemahaman karier siswa meningkat dari 55,40 pada pretest menjadi 106,90 pada posttest, dengan kenaikan sebesar 51,50 poin. Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai signifikansi 0,000 lebih kecil dari 0,05, sehingga bibliocounseling dinyatakan efektif dalam meningkatkan pemahaman karier siswa. Temuan ini mengindikasikan bahwa bibliocounseling dapat menjadi strategi layanan bimbingan karier yang inovatif, menarik, dan bermakna untuk membantu siswa mengenali potensi diri, memahami pilihan karier, dan merencanakan masa depan secara lebih terarah.
Strategi Kepala Sekolah dalam Menumbuhkan Budaya Religius Siswa di SDIT Cordova Pondok Aren Dita Aprianisa; Singgih Aji Purnomo; M. Edi Suharsongko
JPNM Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin Vol. 4 No. 2 (2026): May : Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin (ACCEPTED)
Publisher : SM Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59945/jpnm.v4i2.1201

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi kepala sekolah dalam menumbuhkan budaya religius siswa di SDIT Cordova Pondok Aren, bentuk budaya religius yang diterapkan, serta faktor pendukung dan penghambat pelaksanaannya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas kepala sekolah, wakil kepala sekolah, guru, siswa, dan orang tua siswa yang dipilih secara purposive. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi kepala sekolah dilaksanakan melalui tiga pendekatan utama, yaitu pembiasaan, keteladanan, dan kemitraan dengan orang tua. Pembiasaan diwujudkan melalui kegiatan budaya 3S, salat dhuha, salat dzuhur berjamaah, tadarus Al Qur’an, infaq Jumat, puasa sunnah, dan Bina Pribadi Islami. Keteladanan tampak dari perilaku kepala sekolah dan guru sebagai uswatun hasanah bagi siswa. Kemitraan dilakukan melalui buku laporan ibadah dan komunikasi dengan orang tua agar pembinaan religius berlanjut di rumah. Faktor pendukung meliputi dukungan seluruh warga sekolah serta sarana prasarana yang memadai, sedangkan faktor penghambatnya adalah masih kurangnya kesadaran sebagian siswa dan pengawasan orang tua yang belum optimal. Temuan ini menegaskan pentingnya kepemimpinan sekolah dalam membangun budaya religius yang berkelanjutan. Strategi tersebut terbukti selaras dengan visi sekolah dan mampu membentuk kebiasaan religius yang tidak hanya berjalan di sekolah tetapi juga di lingkungan keluarga.
Upaya Balai Pelayanan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Yogyakarta dalam Meningkatkan Penempatan Pekerja Migran Indonesia di Korea Selatan Melalui Skema Government To Government Korea Pasca COVID-19 Tahun 2023 Ida Farhanisa; Bagus Subekti Nuswantoro; Yeyen Subandi; Diansari Solihah Amini; Tanti Nurgiyanti; Harits Dwi Wiratma
JPNM Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin Vol. 4 No. 2 (2026): May : Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin (ACCEPTED)
Publisher : SM Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59945/jpnm.v4i2.1202

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis upaya Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Yogyakarta dalam meningkatkan penempatan Pekerja Migran Indonesia (PMI) ke Korea Selatan melalui skema Government to Government (G-to-G) pasca pandemi COVID-19 tahun 2023. Pandemi COVID-19 memberikan dampak signifikan terhadap mobilitas pekerja migran, termasuk penurunan penempatan PMI, pemutusan hubungan kerja, serta keterbatasan akses kesehatan dan perlindungan kerja di negara tujuan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi selama kegiatan magang di BP3MI Yogyakarta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BP3MI Yogyakarta berperan aktif dalam meningkatkan penempatan PMI melalui penyebaran informasi peluang kerja, verifikasi dokumen, fasilitasi orientasi pra-pemberangkatan, pemberkasan skema G-to-G Korea, serta penguatan kerja sama dengan lembaga terkait. Selain itu, BP3MI juga menghadapi beberapa kendala seperti keterbatasan sumber daya, pemahaman calon PMI terhadap prosedur, serta kompleksitas regulasi pasca pandemi. Secara keseluruhan, upaya BP3MI Yogyakarta melalui skema G-to-G Korea mampu mendukung pemulihan penempatan PMI secara bertahap dan meningkatkan perlindungan serta kesejahteraan pekerja migran Indonesia.
Peran Teknologi dalam Meningkatkan Keaktifan Siswa Kelas IX dalam Pembelajaran Akidah Akhlak di MTs Al-Husna Rahmat Ciledug Nida Najmi Laila; Surip; Muh Kurniawan
JPNM Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin Vol. 4 No. 2 (2026): May : Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin (ACCEPTED)
Publisher : SM Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59945/jpnm.v4i2.1203

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran teknologi dalam meningkatkan keaktifan siswa kelas IX dalam pembelajaran Akidah Akhlak di MTs Al-Husna Rahmat Ciledug. Keaktifan siswa dalam pembelajaran Akidah Akhlak merupakan aspek penting untuk mendalami pemahaman nilai-nilai keislaman dan membentuk karakter siswa yang sesuai dengan akidah Islam. Namun, keterlibatan siswa dalam pembelajaran ini seringkali rendah karena dianggap kurang menarik. Oleh karena itu, penelitian ini mencoba memanfaatkan teknologi sebagai media pembelajaran untuk meningkatkan keaktifan siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deksriptif kualitatif. Metode yang digunakan meliputi observasi, wawancara, dan studi dokumenter. Teknologi yang digunakan meliputi aplikasi pembelajaran interaktif dan media digital yang dirancang untuk memfasilitasi pemahaman siswa terhadap materi Akidah Akhlak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan pada keaktifan siswa setelah penerapan teknologi dalam pembelajaran Akidah Akhlak. Siswa lebih aktif bertanya, berdiskusi, dan berpartisipasi dalam kegiatan pembelajaran. Selain itu, siswa menunjukkan peningkatan dalam minat dan pemahaman terhadap materi pelajaran. Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan teknologi memiliki peran positif dalam menciptakan suasana pembelajaran yang lebih interaktif dan mendorong keaktifan siswa. Penelitian ini memberikan kontribusi bagi pengembangan metode pembelajaran Akidah Akhlak berbasis teknologi yang lebih efektif dan relevan dengan kebutuhan generasi digital saat ini. Diharapkan penerapan teknologi dalam pembelajaran akidah akhlak dapat menjadi alternatif metode yang mampu meningkatkan keaktifan dan pemahaman siswa.
Pengaruh Waktu dan Kecepatan Sentrifugasi Sampel Lipemik terhadap Derajat Aglutinasi pada Hasil Uji Crossmatch Metode Gel Puja Mardiana Alizia; Eem Hayati; Adang Durachim; Betty Nurhayati
JPNM Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin Vol. 4 No. 2 (2026): May : Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin (ACCEPTED)
Publisher : SM Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59945/jpnm.v4i2.1204

Abstract

Lipemia merupakan salah satu penyebab interferensi pra-analitik pada pemeriksaan kompatibilitas darah metode gel karena partikel lipid dapat mengganggu migrasi sel darah merah dan mengaburkan visualisasi aglutinasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi waktu dan kecepatan sentrifugasi terhadap derajat aglutinasi pada sampel lipemik dalam pemeriksaan crossmatch metode gel. Penelitian menggunakan desain eksperimental laboratorik dengan pendekatan post-test only. Sampel yang digunakan berupa plasma lipemik dengan kadar trigliserida >200 mg/dL. Variasi waktu sentrifugasi yang diterapkan adalah 3 menit, 10 menit, dan 15 menit, sedangkan variasi kecepatan adalah 3000 rpm dan 4000 rpm. Pemeriksaan crossmatch dilakukan pada komponen mayor, minor, dan autokontrol, dengan penilaian derajat aglutinasi secara semi-kuantitatif. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan inferensial menggunakan uji GLM Univariate. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada 3 menit seluruh sampel mayor masih menunjukkan hasil positif pada kedua kecepatan. Pada 10 menit, hasil tetap positif dengan dominasi aglutinasi lemah (+1). Pada 15 menit terjadi peningkatan hasil negatif hingga 40% dengan sisa positif didominasi aglutinasi lemah. Secara deskriptif terdapat kecenderungan penurunan aglutinasi seiring peningkatan waktu, namun perbedaan kecepatan tidak menunjukkan pola berbeda. Uji statistik menunjukkan tidak ada pengaruh signifikan waktu, kecepatan, maupun interaksi keduanya terhadap derajat aglutinasi (p > 0,05).