cover
Contact Name
Rivaldo Kurniawan Iryanto
Contact Email
rivaldokurniawan54@gmail.com
Phone
+628975368282
Journal Mail Official
journalpustaka@gmail.com
Editorial Address
Jl. Nilam IV, Kelurahan Sambiroto, Kecamatan Tembalang, Semarang, Jawa Tengah 50276
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
JPNM : Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin
ISSN : -     EISSN : 29872731     DOI : https://doi.org/10.59945/jpnm.v1i2.26
JPNM: Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin is an open access journal, and a peer-reviewed journal. Our main goal is to disseminate current and original articles from academics, researchers and practitioners in the fields of Humanities and social sciences, Contemporary political science, Education science, Religion and philosophy, engineering science, Business and economy, cooperative, technology, HR Development, Design and media arts
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,095 Documents
Analisis Pengendalian Kualitas Berbasis Digital: Penerapan Metode Seven Tools dalam Menangani Krisis Reputasi dan Defek Produk pada Studi Kasus Viral PIK Baking House (Ci Mehong) Rian Saripudin; Tegar Anugerah Rusmana; Firman Adi Surya; Budiharjo
JPNM Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin Vol. 4 No. 1 (2026): February : Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin (ACCEPTED)
Publisher : SM Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59945/jpnm.v4i1.958

Abstract

Dalam era digital di mana viralitas menjadi mata uang utama pemasaran, mekanisme pengawasan kualitas dalam industri kuliner telah bergeser dari audit internal tertutup menjadi audit eksternal terbuka oleh pelanggan dan influencer. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis krisis kualitas dan reputasi yang dialami oleh PIK Baking House (Ci Mehong) selama periode viral tahun 2025, dengan menerapkan metode Seven Basic Tools of Quality. Menggunakan pendekatan metode campuran (mixed-method), data kualitatif dari ulasan video viral (Tasyi Athasyia dan Shely Che) serta komentar publik dikonversi menjadi data kuantitatif melalui Check Sheet. Analisis Diagram Pareto mengungkapkan bahwa 75% dari total krisis disebabkan oleh dua faktor dominan: kegagalan sanitasi (kontaminasi fisik) dan respon manajemen yang defensif. Analisis Diagram Sebab-Akibat (Fishbone) mengidentifikasi akar masalah pada faktor lingkungan dapur yang tidak higienis dan ketiadaan standar prosedur operasional (SOP) dalam pengemasan. Selain itu, Histogram kualitas tekstur menunjukkan pola distribusi bi-modal yang mengindikasikan ketidakstabilan proses produksi yang ekstrem. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kegagalan penanganan keluhan menciptakan fenomena Double Deviation, dan merekomendasikan integrasi analisis sentimen media sosial sebagai instrumen audit kualitas yang setara dengan inspeksi internal untuk pemulihan reputasi berkelanjutan.
Komunikasi Antarpribadi Suami–Istri di Aceh Besar: Analisis Reflektif atas Konflik Kecil dalam Perspektif Komunikasi Islam Putri Amalia; Ade Irma
JPNM Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin Vol. 4 No. 1 (2026): February : Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin (ACCEPTED)
Publisher : SM Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59945/jpnm.v4i1.959

Abstract

Tingginya angka perceraian di Aceh Besar, yang didominasi oleh kasus cerai gugat akibat perselisihan dan pertengkaran terus-menerus, menunjukkan adanya persoalan serius dalam komunikasi antarpribadi pasangan suami–istri. Penelitian ini bertujuan menganalisis dinamika komunikasi suami–istri melalui refleksi terhadap pengalaman konflik kecil dalam rumah tangga Muslim di Aceh Besar, dengan memadukan teori komunikasi interpersonal dan prinsip komunikasi Islam. Pendekatan yang digunakan ialah kualitatif reflektif, melalui catatan refleksi diri, observasi kontekstual, serta dokumentasi informal mengenai interaksi sehari-hari. Analisis data dilakukan melalui tiga tahap: reduksi, kategorisasi tematik, dan interpretasi dengan merujuk pada konsep self-disclosure, active listening, hambatan komunikasi emosional, komunikasi nonverbal, serta nilai-nilai komunikasi Islam seperti qaulan layyinan, qaulan kariman, dan musyawarah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konflik kecil sering dipicu oleh keterbatasan keterbukaan diri, gangguan emosional, serta misinterpretasi pesan nonverbal. Konflik mereda ketika pasangan menerapkan mendengarkan empatik, mengungkapkan kebutuhan secara jelas, dan mengelola emosi sesuai ajaran Islam. Integrasi teori komunikasi interpersonal dan nilai Islam terbukti mampu memperbaiki kualitas dialog, menurunkan eskalasi konflik, serta memperkuat keharmonisan rumah tangga. Penelitian ini menyimpulkan bahwa konflik kecil tidak selalu menjadi indikator keretakan relasi, tetapi dapat menjadi sarana pertumbuhan ketika ditangani dengan komunikasi efektif dan nilai-nilai Islam. Kajian ini memberikan kontribusi dalam penguatan komunikasi keluarga Muslim dan membuka peluang penelitian lanjutan yang melibatkan lebih banyak pasangan di Aceh Besar.
Pengaruh Kualitas Pelayanan dan Harga terhadap Kepuasan Konsumen pada Dealer Mega Motor Sukabumi Firmansyah; Rachmat Gunawan; Yulianingsih
JPNM Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin Vol. 4 No. 1 (2026): February : Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin (ACCEPTED)
Publisher : SM Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59945/jpnm.v4i1.960

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tanggapan konsumen terhadap kualitas pelayanan, harga dan kepuasan konsumen pada Dealer Mega Motor, mengetahui pengaruh kualitas pelayanan dan harga secara simultan terhadap kepuasan konsumen pada Dealer Mega Motor, dan mengetahui pengaruh kualitas pelayanan dan harga secara parsial terhadap kepuasan konsumen pada Dealer Mega Motor. Penelitian ini menggunakan data primer dan sekunder, data sekunder diperoleh dari berbagai sumber seperti jurnal dan buku. Data primer diperoleh dengen menyebarkan kuesioner terhadap responden. Hasil penelitian menunjukan bahwa kualitas pelayanan seperti reliabilitas, daya tanggap, empati, jaminan, harga dan bukti fisik mempengaruhi terhadap kepuasan konsumen serta lingkungan kerja yang sehat dan kondusif juga mempengaruhi pada bagaimana karyawan bekerja dan melayani di Dealer Mega Motor Cicurug, Sukabumi.
Kejahatan Korporasi Lingkungan dan Kesehatan Akibat Tumpahan Minyak Mentah PT Pertamina Hulu Energi (PHE) di Balikpapan Ana Aprillia; Rahayu Sri Utami
JPNM Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin Vol. 4 No. 1 (2026): February : Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin (ACCEPTED)
Publisher : SM Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59945/jpnm.v4i1.962

Abstract

Sebagai negara maritim yang sangat luas, Indonesia memiliki potensi sumber daya alam yang amat besar. Meski demikian, Indonesia juga menghadapi berbagai ancaman yang dapat mengganggu keberlanjutan sumber daya tersebut. Indonesia merupakan negara kepulauan tropis terbesar di dunia dengan tingkat keanekaragaman hayati laut yang sangat tinggi. Kasus tumpahan minyak mentah PT Pertamina Hulu Energi (PHE) di Teluk Balikpapan pada Maret Tahun 2018 merupakan salah satu insiden pencemaran laut terbesar di Indonesia dan menggambarkan praktik kejahatan korporasi di bidang lingkungan hidup. Kebocoran pipa bawah laut menyebabkan tercemarnya lebih dari 12.987 hektare ekosistem pesisir, merusak mangrove, biota laut, serta berdampak pada kesehatan masyarakat pesisir yang mengalami iritasi, gangguan pernapasan, dan keluhan lainnya. Selain kerusakan ekologis, peristiwa ini menimbulkan kerugian ekonomi yang signifikan bagi nelayan, usaha wisata bahari, hingga biaya kompensasi yang wajib ditanggung perusahaan. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan dukungan data empiris untuk menelaah dasar hukum pertanggungjawaban PHE berdasarkan UU PPLH, UU Kesehatan, KUHP, dan PP 22/2021. Analisis menunjukkan bahwa Pertamina dapat dimintai tanggung jawab administratif, perdata (strict liability), maupun pidana atas kelalaian operasional yang menyebabkan pencemaran. Temuan penelitian menegaskan perlunya penguatan penegakan hukum, peningkatan pengawasan lingkungan, serta penerapan standar keselamatan yang lebih ketat untuk mencegah kejadian serupa di masa mendatang.
Strategi Pemasaran Digital UMKM Pada Pasar Tradisional di Tangerang Revani Atni Salsabilla; Rositha Tangoi
JPNM Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin Vol. 4 No. 1 (2026): February : Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin (ACCEPTED)
Publisher : SM Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59945/jpnm.v4i1.963

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan signifikan dalam aktivitas pemasaran, termasuk bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang berada di pasar tradisional. UMKM pasar tradisional di Tangerang menghadapi berbagai tantangan, seperti keterbatasan jangkauan konsumen, persaingan dengan pasar modern, serta perubahan perilaku konsumen yang semakin mengandalkan teknologi digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pemasaran digital yang diterapkan oleh UMKM di pasar tradisional Tangerang serta dampaknya terhadap peningkatan penjualan dan daya saing usaha. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi langsung, dan dokumentasi terhadap beberapa pelaku UMKM di pasar tradisional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pemasaran digital melalui media sosial, aplikasi pesan instan, dan penggunaan sistem pembayaran digital mampu membantu pelaku UMKM memperluas jangkauan pasar, meningkatkan kemudahan transaksi, serta mempertahankan loyalitas konsumen. Namun demikian, masih terdapat kendala seperti rendahnya literasi digital, keterbatasan perangkat, dan kurangnya pengetahuan dalam pengelolaan media digital. Oleh karena itu, diperlukan dukungan berupa pelatihan dan pendampingan agar UMKM pasar tradisional dapat mengoptimalkan strategi pemasaran digital secara berkelanjutan.
Penegakan Hukum Terhadap Praktik Korupsi dan Dugaan Kartel dalam Program Bantuan Sosial (Bansos) COVID-19 di Indonesia Nadina Putri Octariani; Adi Nur Rohman
JPNM Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin Vol. 4 No. 1 (2026): February : Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin (ACCEPTED)
Publisher : SM Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59945/jpnm.v4i1.964

Abstract

Program Bantuan Sosial (Bansos) COVID-19 merupakan kebijakan strategis pemerintah Indonesia untuk merespons dampak sosial-ekonomi pandemi. Bantuan sosial atau bansos pandemi COVID-19 merupakan sebuah kebutuhan, khususnya bagi masyarakat miskin dan rentan yang terdampak secara ekonomi oleh pandemi, dan dapat dikategorikan sebagai pemenuhan kebutuhan primer atau pokok dalam situasi darurat tersebut. Namun, pelaksanaan program ini diwarnai praktik korupsi dan indikasi persekongkolan usaha yang mengarah pada kartel dalam proses pengadaan dan distribusi paket bantuan. Pada Mei - Juni 2020, masyarakat dan lembaga pemantau seperti Indonesia Corruption Watch (ICW) dan Transparency International Indonesia (TII) mulai menerima laporan adanya dugaan penyimpangan dalam distribusi bansos COVID-19, terutama di wilayah Jabodetabek. Dalam Putusan KPPU Nomor 15/KPPU-I/2022, yang menjatuhkan sanksi denda lebih dari Rp17,5 miliar kepada 6 (enam) perusahaan, serta ditetapkan oleh KPK ada 5 orang pelaku korupsi, salah satunya Menteri Sosial Indonesia dan pihak swasta yang melakukan suap dan penyalahgunaan wewenang. Penegakan hukum terhadap kasus ini masih menghadapi hambatan, baik dari sisi koordinasi antar lembaga penegak hukum maupun lemahnya sistem pengawasan dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah. Kasus ini menegaskan pentingnya pembenahan sistem hukum dan penguatan integritas aparatur dalam upaya mencegah praktik kartel dan korupsi di masa krisis.
Efek Antiinflamasi Kombinasi Astaxanthin dengan Vitamin E terhadap Kadar Interleukin-1 (IL-1): Studi Eksperimental pada Tikus Putih Jantan Galur Wistar yang Diinduksi Karagenan Mutiara Hanif Syafitri; Sampuna
JPNM Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin Vol. 4 No. 1 (2026): February : Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin (ACCEPTED)
Publisher : SM Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59945/jpnm.v4i1.965

Abstract

Inflamasi merupakan reaksi tubuh pada jaringan akibat rangsangan yang menyebabkan cedera lokal melalui aktivasi TLR-4 yang ditandai dengan peningkatan Interleukin-1. Karagenan merupakan bahan yang dapat mengaktifkan inflamasi dengan berikatan pada reseptor TLR-4 sehingga mengaktifkan jalur NF-κB. Kombinasi astaxanthin dengan vitamin E memiliki peran antiinflamasi dan antioksidan sehingga dapat menekan aktivitas TLR-4 dan ROS. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui efek antiinflamasi kombinasi astaxanthin dengan vitamin E terhadap kadar interleukin-1 pada tikus putih jantan galur wistar yang diinduksi karagenan. Penelitian ini menggunakan desain eksperimental rancangan post-test only control group design, terdiri dari 30 ekor tikus putih jantan galur wistar yang dibagi menjadi 3 kelompok: KN (normal), KS (sakit: karagenan 1%), dan KP (perlakuan: astaxanthin 0,72 mg/kgBB + vitamin E 24,1 mg/kgBB + karagenan 1%). Kadar IL-1 diukur menggunakan metode ELISA. Data dianalisis dengan uji Shapiro-Wilk, Levene, One Way ANOVA, dan uji Post Hoc Tamhanes. Rerata kadar IL-1 pada KN = 0,28 pg/mL, KS = 1,61 pg/mL, dan KP = 0,42 pg/mL. Hasil uji One Way ANOVA menunjukkan perbedaan signifikan antar kelompok (p=0,000). Uji Post Hoc Tamhanes menunjukkan terdapat perbedaan signifikan antara semua kelompok (p<0,05). Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan terdapat efek antiinflamasi kombinasi astaxanthin dengan vitamin E terhadap kadar interleukin-1 pada tikus putih jantan galur wistar yang diinduksi karagenan.
Implementasi Hukum Pidana terhadap Pelaku Peredaran Video Pornografi Berbasis Media Digital Muhammad Indra Ardiawan; Sugeng Riyadi
JPNM Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin Vol. 4 No. 1 (2026): February : Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin (ACCEPTED)
Publisher : SM Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59945/jpnm.v4i1.966

Abstract

Penelitian ini membahas penerapan hukum dan perlindungan hukum dalam kasus penyebaran video atau konten pornografi melalui media digital, sebuah fenomena yang semakin meningkat seiring dengan tingginya penggunaan internet dan media sosial di Indonesia. Penyebaran konten intim tanpa izin, termasuk yang sering disebut revenge porn, telah diakui sebagai salah satu bentuk kekerasan seksual berbasis elektronik yang menimbulkan kerugian psikis, sosial, ekonomi, hingga reputasi bagi korban. Dari perspektif penegakan hukum, setidaknya terdapat empat regulasi yang dapat digunakan, yaitu KUHP, Undang-Undang Pornografi, Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), serta Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS). Meskipun demikian, praktik peradilan menunjukkan bahwa aparat penegak hukum lebih sering menggunakan Undang-Undang ITE karena kemudahan pembuktian dan fleksibilitas normanya, sehingga menimbulkan persoalan konsistensi terhadap asas lex specialis derogat legi generali. Di sisi lain, perlindungan hukum bagi korban telah diatur secara komprehensif melalui Undang-Undang Perlindungan Saksi dan Korban serta Undang-Undang TPKS yang memberikan jaminan pendampingan, pemulihan, restitusi, dan perlindungan identitas.
Handing Over: Sebuah Mekanisme Cepat dan Efektif sebagai Alternatif Ekstradisi dalam Penanganan Buronan Fikri Septianda; Adi Nur Rohman
JPNM Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin Vol. 4 No. 1 (2026): February : Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin (ACCEPTED)
Publisher : SM Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59945/jpnm.v4i1.972

Abstract

Proses ekstradisi seringkali terhambat oleh birokrasi, prosedur yang kompleks, dan sensitivitas politik yang memperlambat penegakan hukum. Sebagai respons, muncul mekanisme handing over (penyerahan langsung) antar aparat kepolisian dua negara yang lebih cepat dan efisien, meskipun menimbulkan persoalan mendasar terkait hukum dan kedaulatan negara. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas handing over sebagai alternatif pemulangan buronan dibandingkan dengan ekstradisi, serta menganalisis peranannya dalam diplomasi kepolisian. Dengan menggunakan metode penelitian hukum normatif melalui pendekatan konseptual dan studi kasus, penelitian ini membandingkan aspek prosedural, kelebihan, dan kekurangan kedua mekanisme tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa handing over memiliki keunggulan dalam hal kecepatan, efisiensi biaya, dan fleksibilitas prosedural, yang bergantung pada hubungan diplomatik yang kuat, Nota Kesepahaman (MoU) bilateral, dan prinsip timbal balik. Namun, mekanisme ini juga menimbulkan tantangan hukum, seperti perlindungan hak buronan dan potensi pelanggaran prinsip non-refoulement. Penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun handing over merupakan pelengkap yang efektif dan adaptif terhadap ekstradisi, ia tidak dapat menggantikan prosedur ekstradisi formal, melainkan harus dipandang sebagai alat tambahan dalam upaya penegakan hukum internasional.
Analisis Komparatif Pernikahan Beda Agama di Indonesia dan Turki Muhammad Semman; Ayu Puspita Sari
JPNM Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin Vol. 4 No. 1 (2026): February : Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin (ACCEPTED)
Publisher : SM Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59945/jpnm.v4i1.973

Abstract

Seiring berkembangnya pluralisme dalam masyarakat, terjadi perubahan signifikan dalam nilai-nilai sosial, termasuk dalam hal pemahaman terhadap praktik pernikahan beda agama, khususnya di Indonesia dan Turki. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan perbandingan implementasi hukum terkait pernikahan beda agama di kedua negara tersebut. Metode yang digunakan adalah metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan komparatif, yang datanya diperoleh melalui studi peraturan perundang-undangan dan literatur yang relevan dengan topik pernikahan beda agama. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan mendasar antara Indonesia dan Turki dalam hal regulasi hukum terkait pernikahan beda agama. Di Indonesia, pernikahan beda agama tidak diperbolehkan secara hukum, dengan dasar hukum berupa Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 dan Kompilasi Hukum Islam (KHI), yang diperkuat oleh Surat Edaran Mahkamah Agung (SEMA) Nomor 2 Tahun 2023 yang melarang pengadilan menerima permohonan penetapan pernikahan beda agama. Dari perspektif hukum Islam, larangan ini sejalan dengan ketentuan dalam surah Al-Baqarah ayat 221 yang melarang secara tegas pernikahan antara Muslim dan non-Muslim. Sementara itu, di Turki, negara mengakui legalitas pernikahan beda agama, tetapi hanya terbatas pada pernikahan antara laki-laki Muslim dengan perempuan non-Muslim. Sebaliknya, perempuan Muslim dilarang menikah dengan laki-laki non-Muslim, sebagaimana diatur dalam Turkish Civil Code Pasal 7 ayat 1. Ketentuan ini juga didukung oleh pandangan hukum Islam dalam surah Al-Maidah ayat 5 yang menegaskan bahwa perempuan Muslim tidak diperbolehkan menikah dengan pria non-Muslim.

Page 85 of 110 | Total Record : 1095