cover
Contact Name
Martua Sitorus
Contact Email
jurnaljeama@gmail.com
Phone
+6281260905769
Journal Mail Official
jurnaljeama@gmail.com
Editorial Address
Jl. Bunga Sedap Malam IV No 8A, LK.VI. Kel. Sempakata, Kec. Medan Selayang, Medan, Provinsi Sumatera Utara
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Ekonomi, Akutansi dan Manajemen Nusantara
ISSN : -     EISSN : 29643945     DOI : -
Jurnal Ekonomi, Akutansi dan Manajemen Nusantara (JEAMA) merupakan jurnal peer-review akses terbuka yang tujuannya adalah untuk menerbitkan makalah penelitian asli yang berkaitan dengan ekonomi, akutansi, manajemen dan masalah bisnis Indonesia. Jurnal ini juga didedikasikan untuk menyebarluaskan artikel yang diterbitkan secara bebas untuk akademisi internasional, peneliti, praktisi, regulator, dan masyarakat publik. Jurnal Ekonomi, Akutansi dan Manajemen Nusantara terbit 2 kali dalam setahun yaitu pada bulan Agustus dan Februari. Terbitan pertama adalah bulan Agustus 2022. Naskah yang masuk akan diterima oleh editor untuk kemudian kan dilakukan pemeriksaan kemiripan naskah dengan aplikasi Plagiarism Checker X. Proses review dilakukan dengan menggunakan peer review. Jurnal ini menyambut penulis dari latar belakang kelembagaan apa pun dan menerima makalah penelitian empiris yang ketat dengan metode atau pendekatan apa pun yang relevan dengan ekonomi Indonesia dan konteks atau konten bisnis, selama penelitian tersebut sesuai dengan salah satu dari tiga disiplin ilmu yang menonjol: ekonomi, akuntansi dan manajemen. Selengkapnya anda dapat mengetahui Fokus dan Ruang lingkup pada pranala berikut: Fokus dan Ruang Lingkup.
Articles 170 Documents
Pengaruh Positif Kegiatan CSR (Corporate Social Responsibility) Bagi Kesejahteraan Masyarakat di Lingkungan Perkebunan Kelapa Sawit di Sei Daun Muhammad Kamil Lubis; Yuniman Zebua; Meisa Fitri Nasution
Jurnal Ekonomi, Akutansi dan Manajemen Nusantara Vol. 5 No. 1 (2026): Edisi Mei - Agustus In Progress
Publisher : Utiliti Project Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jeama.v5i1.449

Abstract

The palm oil plantation sector is one of the strategic industries that significantly contributes to Indonesia’s economy; however, its presence often generates social and environmental impacts on surrounding communities. Therefore, the implementation of Corporate Social Responsibility (CSR) serves as an essential instrument for companies to fulfill their social obligations while maintaining harmonious relations with local communities. This study aims to analyze the positive impact of CSR programs on community welfare in the palm oil plantation area of Sei Daun Village. The research employs a descriptive qualitative approach supported by quantitative data obtained through questionnaires. Data were collected from local communities, village officials, and company representatives through interviews, observations, documentation, and questionnaires distributed to 100 respondents. The findings indicate that CSR programs have a positive influence on improving community welfare, particularly in economic conditions, education, health services, and infrastructure development. Furthermore, CSR initiatives contribute to strengthening social relations between the company and the community and reducing potential social conflicts. This study is expected to provide both academic and practical insights for companies in designing and implementing more effective, sustainable, and targeted CSR programs within the palm oil plantation sector.
Pengaruh Kompensasi Rugi Fiskal, Pajak Tangguhan, Dan Keberagaman Gender Dewan Komisaris Terhadap Penghindaran Pajak (Studi Empiris Pada Perusahaan Sektor Transportasi & Logistik Yang Terdaftar Di BEI Periode 2021-2024) Ilma Amelia; R. Septian Armel; Siti Rodiah
Jurnal Ekonomi, Akutansi dan Manajemen Nusantara Vol. 5 No. 1 (2026): Edisi Mei - Agustus In Progress
Publisher : Utiliti Project Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jeama.v5i1.699

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kompensasi rugi fiskal, pajak tangguhan, dan keberagaman gender dewan komisaris terhadap penghindaran pajak pada perusahaan sektor transportasi & logistik yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2021–2024. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kontribusi penerimaan pajak pada sektor transportasi & logistik meskipun sektor tersebut mengalami ekspansi. Kondisi ini menimbulkan dugaan adanya praktik penghindaran pajak. Metode Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder berupa laporan keuangan dan laporan tahunan perusahaan. Sampel penelitian terdiri dari 22 perusahaan sektor transportasi & logistik dengan total 88 observasi yang dipilih menggunakan metode purposive sampling. Analisis data dilakukan dengan regresi data panel  dengan Fixed Effect serta didukung oleh uji statistik deskriptif, uji pemilihan model, dan uji asumsi klasik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompensasi rugi fiskal dan keberagaman gender dewan komisaris berpengaruh terhadap penghindaran pajak. Sedangkan Pajak tangguhan tidak berpengaruh terhadap penghindaran pajak. Temuan ini menunjukkan bahwa faktor fiskal dan mekanisme tata kelola perusahaan dapat mempengaruhi prilaku perusahaan dalam mengelola kewajiban perpajakannya. Sementara pajak tangguhan belum menjadi faktor penentu praktik penghindaran pajak. Penelitian ini diharapkan memberikan kontribusi empiris dan menjadi bahan pertimbangan bagi regulator dalam memperkuat pengawasan terhadap praktik penghindaran pajak.
IMPLEMENTASI PENDAPATAN ASLI DAERAH DALAM PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR DAERAH DI KOTA SURABAYA Levina Linadi; Anggita Nanda Ayu Kusuma; Zahra Salsa Billa; Anggi Defira Marchegiani; Legina Ayu Puspita; Alfin Fadhil Pradana; Melda Fadiyah Hidayat; Revienda Anita Fitrie
Jurnal Ekonomi, Akutansi dan Manajemen Nusantara Vol. 5 No. 1 (2026): Edisi Mei - Agustus In Progress
Publisher : Utiliti Project Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jeama.v5i1.789

Abstract

Kemandirian fiskal daerah menjadi prasyarat fundamental bagi pemerintah dalam mengakselerasi pembangunan infrastruktur fisik, terutama di wilayah perkotaan yang padat. Di Kota Surabaya, dinamika Pendapatan Asli Daerah (PAD) memegang peranan krusial dalam membiayai program strategis, namun realisasinya sering kali menghadapi tantangan struktural yang kompleks. Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan efektivitas alokasi PAD terhadap capaian pembangunan infrastruktur fisik di wilayah perkotaan Surabaya. Menggunakan pendekatan analisis deskriptif kualitatif dengan studi kasus, data sekunder dari laporan keuangan daerah periode lima tahun terakhir diolah untuk menelaah korelasi antara pertumbuhan PAD dan progres proyek infrastruktur. Hasil analisis menunjukkan bahwa meskipun terjadi peningkatan nominal PAD, efektivitas penyalurannya ke sektor infrastruktur masih dipengaruhi oleh inefisiensi dalam perencanaan anggaran serta ketergantungan yang masih tinggi pada dana transfer pusat. Temuan ini menegaskan perlunya revitalisasi strategi pemungutan pajak daerah serta penguatan sistem pengawasan anggaran guna memastikan akuntabilitas penggunaan dana. Implikasi dari studi ini menyarankan adanya reformasi manajerial keuangan daerah yang lebih responsif terhadap kebutuhan riil pembangunan infrastruktur.
ANALISIS KINERJA KEUANGAN DAN POSISI PORTOFOLIO STRATEGIS UNIT BISNIS BUMBU DAN ROTI PADA PT XYZ PERIODE 2022-2024 Nur Permatasari; Aza El Munadiyan
Jurnal Ekonomi, Akutansi dan Manajemen Nusantara Vol. 5 No. 1 (2026): Edisi Mei - Agustus In Progress
Publisher : Utiliti Project Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jeama.v5i1.800

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja keuangan PT XYZ secara konsolidasi dan menentukan posisi portofolio strategis Unit Bisnis Bumbu dan Unit Bisnis Roti menggunakan kerangka Boston Consulting Group (BCG) Matrix berdasarkan data laporan keuangan periode 2022-2024. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan mengukur empat rasio keuangan utama yang berlaku pada level perusahaan, yaitu Net Profit Margin (NPM), Return on Assets (ROA), Return on Equity (ROE), dan Debt to Equity Ratio (DER). Mengingat struktur alokasi laporan keuangan PT XYZ bersifat proposional antara kedua unit dan mengalami perubahan antar periode, yaitu Unit Bumbu dan Unit Roti masing-masing sebesar 90% dan 10% pada 2022, 88% dan 12% pada tahun 2023, serta 92% dan 8% pada tahun 2024, maka analisis komparatif antara unit tidak hanya mempertimbangkan rasio keuangan yang bersifat identik, melainkan juga skala operasional dan pertumbuhan pendapatan sebagai basis penetuan posisi BCG Matrix. Data  yang diperoleh memberikan indikasi bahwa kinerja keuangan PT XYZ bersifat dinamis dan tidak linear selama periode pengamatan, membentuk pola tiga-fase: laba positif pada 2022 (NPM 14,66%, ROA 25,79%, ROE 18,00%), kerugian operasional temporer pada 2023 (NPM -0,44%, ROA -0,78%, ROE -0,56%) akibat puncak tekanan biaya bahan baku global, serta pemulihan kuat pada 2024 (NPM 20,21%, ROA 40,31%, ROE 27,22%) yang didorong pertumbuhan pendapatan sebesar 12,49%. Struktur permodalan perusahaan sangat konservatif dengan DER rata-rata 0,0x selama tiga tahun. Berdasarkan analisis BCG Matrix menggunakan data pangsa pendapatan internal sebagai proxy relative market share dan pertumbuhan pendapatan dari SPSS, Unit Bumbu diklasifikasikan sebagai Star pada 2022 dan 2024 karena memiliki pangsa pasar dominan disertai pertumbuhan tinggi, sedangkan Unit Bumbu pada 2023 bergeser ke Cash Cow akibat perlambatan pertumbuhan yang bersifat temporer. Unit Roti berada pada posisi Question Mark pada 2022 dan 2023, namun bergeser ke posisi Dog pada 2024 akibat penurunan pertumbuhan pendapatan sebesar -25%.
Determinan Urbanisasi di Sulawesi Selatan: Peran Pertumbuhan Ekonomi, Pengangguran, dan Garis Kemiskinan Andi Nur Wahyuningsih; Dirmansyah Darwin; Putu Ananda Devi Nugraha; I Made Jyotisa Adi Dwipatna; Adi Zulkarnaen
Jurnal Ekonomi, Akutansi dan Manajemen Nusantara Vol. 5 No. 1 (2026): Edisi Mei - Agustus In Progress
Publisher : Utiliti Project Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jeama.v5i1.810

Abstract

Fenomena urbanisasi yang terus meningkat di Sulawesi Selatan, khususnya di Kota Makassar dan wilayah penyangganya (Mamminasata), menimbulkan tantangan serius dalam pengelolaan ruang, penyediaan layanan publik, dan pemerataan pembangunan. Pertumbuhan penduduk yang tidak merata menimbulkan tekanan sosial-ekonomi, termasuk kesenjangan akses terhadap pekerjaan, layanan pendidikan, dan biaya hidup. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pertumbuhan ekonomi (Produk Domestik Regional Bruto/PDRB), tingkat pengangguran terbuka (TPT), dan garis kemiskinan terhadap urbanisasi di 24 kabupaten/kota Provinsi Sulawesi Selatan selama periode 2015–2024.Data sekunder dari Badan Pusat Statistik Provinsi Sulawesi Selatan digunakan sebanyak 240 observasi. Analisis dilakukan dengan regresi data panel Pooled Ordinary Least Squares (OLS) menggunakan perangkat lunak Stata. Variabel jumlah penduduk sebagai proksi urbanisasi ditransformasi ke logaritma natural untuk menyesuaikan distribusi data, begitu pula variabel PDRB dan garis kemiskinan, sedangkan TPT tetap dalam persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PDRB berpengaruh positif signifikan terhadap urbanisasi, yang menunjukkan bahwa daerah dengan kapasitas ekonomi lebih besar menarik penduduk dari daerah berpendapatan rendah. TPT berpengaruh negatif signifikan, konsisten dengan model Todaro bahwa tingkat pengangguran yang tinggi menurunkan ekspektasi pendapatan dan mengurangi insentif migrasi. Garis kemiskinan berpengaruh negatif signifikan, berlawanan dengan hipotesis awal, yang mengindikasikan bahwa tingginya biaya hidup di perkotaan menjadi hambatan bagi calon migran yang tidak memiliki modal yang cukup.
PENGARUH BIAYA LINGKUNGAN DAN PENGUNGKAPAN CSR TERHADAP KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN TAMBANG YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA (2021-2024) Abdul Azis Muharrom; Lilis Lasmini; Novy Trianthy Noegraha
Jurnal Ekonomi, Akutansi dan Manajemen Nusantara Vol. 5 No. 1 (2026): Edisi Mei - Agustus In Progress
Publisher : Utiliti Project Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jeama.v5i1.811

Abstract

Kajian ini menelaah peran biaya lingkungan dan pengungkapan CSR terhadap kinerja keuangan perusahaan pertambangan sektor energi periode 2021–2024. Dengan pendekatan kuantitatif eksplanatori, sebanyak 27 perusahaan (108 observasi) dianalisis dengan pendekatan Partial Least Square–Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Penelitian ini mengindikasikan bahwa biaya lingkungan memberikan kontribusi positif yang signifikan dalam meningkatkan Return on Assets (ROA), menandakan bahwa pengelolaan lingkungan dapat berkontribusi pada peningkatan profitabilitas. Sebaliknya, CSR belum menunjukkan pengaruh yang berarti terhadap kinerja keuangan. Nilai R-square (0,099) serta Q²predict (0,060) mengindikasikan dimana kemampuan model masih terbatas, sehingga terdapat faktor lain yang lebih dominan dalam memengaruhi ROA. Temuan ini menegaskan bahwa biaya lingkungan berpotensi menjadi strategi yang relevan dalam meningkatkan kinerja keuangan, sementara CSR masih memerlukan penguatan agar mampu memberikan dampak ekonomi yang lebih nyata.
ANALISIS BELANJA MODAL DAN BELANJA SOSIAL DALAM APBD TERHADAP TINGKAT KEMISKINAN DI PROVINSI SUMATERA UTARA Charles Fransiscus Ambarita; Christella Miranda Josephine Simbolon
Jurnal Ekonomi, Akutansi dan Manajemen Nusantara Vol. 5 No. 1 (2026): Edisi Mei - Agustus In Progress
Publisher : Utiliti Project Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jeama.v5i1.852

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh belanja modal dan belanja sosial dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) terhadap tingkat kemiskinan di Provinsi Sumatera Utara pada periode 2016–2025. Dalam konteks desentralisasi fiskal, APBD memiliki peran strategis sebagai instrumen kebijakan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi linear berganda, di mana tingkat kemiskinan dijadikan sebagai variabel terikat, sedangkan belanja modal dan belanja sosial sebagai variabel bebas. Data penelitian bersumber dari publikasi Badan Pusat Statistik dan laporan realisasi APBD.Hasil analisis menunjukkan bahwa secara simultan kedua variabel independen tidak memberikan pengaruh signifikan terhadap tingkat kemiskinan, yang tercermin dari nilai signifikansi uji F sebesar 0,150 (>0,05) . Secara parsial, belanja modal memiliki hubungan negatif namun tidak signifikan, sedangkan belanja sosial menunjukkan hubungan positif yang juga tidak signifikan . Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,419 mengindikasikan bahwa variasi tingkat kemiskinan yang dapat dijelaskan oleh kedua variabel tersebut hanya sebesar 41,9%, sementara sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian .Temuan ini menunjukkan bahwa peran kebijakan fiskal daerah dalam menurunkan kemiskinan masih belum optimal. Hal ini dipengaruhi oleh berbagai kendala, seperti ketidaktepatan sasaran belanja sosial, dampak belanja modal yang bersifat jangka panjang, serta adanya ketimpangan pembangunan antarwilayah. Oleh karena itu, diperlukan perbaikan dalam kualitas perencanaan, ketepatan alokasi anggaran, serta penerapan kebijakan berbasis outcome guna meningkatkan efektivitas APBD dalam pengentasan kemiskinan secara berkelanjutan.
Pengaruh Komisaris Independen, Corporate Social Responbility, dan Nilai Perusahaan: Perspektif Biaya Lingkungan Eka Rossawati; Parasdya Pandhu Andanawarih; Nurifa Laksmitasari Azizah
Jurnal Ekonomi, Akutansi dan Manajemen Nusantara Vol. 5 No. 1 (2026): Edisi Mei - Agustus In Progress
Publisher : Utiliti Project Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jeama.v5i1.867

Abstract

Riset ini difokuskan untuk menganalisis kontribusi struktur tata kelola yakni komisaris independen dan transparansi tanggung jawab sosial korporat terhadap nilai perusahaan, dimana menempatkan biaya lingkungan menjadi variabel pemoderasi. Instrumen analitis yang dioperasikan dalam riset ini mengadopsi pendekatan berbasis angka melalui prosedur estimasi panel data regresi, dengan Fixed Effect Model terpilih sebagai struktur model yang paling representatif sesuai hasil uji chow dan hausman. Data penelitian ini bersumber dari publikasi laporan tahunan dan pelaporan keberlanjutan korporasi yang bergerak di sektor basic materials dan telah terregistrasi pada pasar modal indonesia (BEI), dengan cakupan periode obsevasi selama empat tahun yakni 2021–2024 dengan total 156 observasi. Hasil analisis mengindikasikan bahwa dewan komisaris independen dan CSR tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan. Sebaliknya, biaya lingkungan terbukti berpengaruh signifikan secara negatif terhadap nilai perusahaan. Dalam pengujian efek moderasi, biaya lingkungan tidak memoderasi hubungan antara dewan komisaris independen dan nilai perusahaan, namun terbukti memperkuat interaksi pada CSR dan nilai perusahaan secara signifikan. Indikasi ini mencerminkan bahwa investor masih berfokus pada kinerja keuangan jangka pendek, sehingga biaya lingkungan dianggap sebagai beban. Namun, pengungkapan CSR yang disertai dengan upaya nyata melalui biaya lingkungan dapat meningkatkan kredibilitas informasi dan kepercayaan investor.
Analisis Pengaruh Pengungkapan Informasi Keuangan Terhadap Keputusan Investasi di Bursa Efek Indonesia Nayla Rizki Achsani; Riny Jefri
Jurnal Ekonomi, Akutansi dan Manajemen Nusantara Vol. 5 No. 1 (2026): Edisi Mei - Agustus In Progress
Publisher : Utiliti Project Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jeama.v5i1.438

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengungkapan informasi keuangan terhadap keputusan investasi pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan dari 45 perusahaan manufaktur selama periode 2020–2025. Pengungkapan informasi keuangan diukur menggunakan indeks pengungkapan, sedangkan keputusan investasi diproksikan melalui volume perdagangan saham dan return saham. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengungkapan informasi keuangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan investasi dengan koefisien regresi sebesar 0,432, nilai t-statistic sebesar 3,875, dan tingkat signifikansi sebesar 0,001 (p < 0,05). Nilai Adjusted R² sebesar 0,371 menunjukkan bahwa 37,1% variasi keputusan investasi dapat dijelaskan oleh variabel dalam model penelitian. Temuan ini menunjukkan bahwa semakin tinggi tingkat transparansi informasi keuangan, semakin besar kecenderungan investor dalam mengambil keputusan investasi.
Pengaruh Indikator Operasional Terhadap Total Pendapatan PDAM Di Sulawesi Tenggara 2019-2023 Nabila Indriyani; Dini Utami; Ariansyah Ariansyah; Farrel Suryatama Sorongan; Erwinsyah Erwinsyah
Jurnal Ekonomi, Akutansi dan Manajemen Nusantara Vol. 5 No. 1 (2026): Edisi Mei - Agustus In Progress
Publisher : Utiliti Project Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jeama.v5i1.483

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh efektivitas penagihan , tingkat kehilangan air (NRW), dan jumlah pelanggan terhadap pendapatan usaha Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) di Provinsi Sulawesi Tenggara selama periode 2019-2023. Penilaian pengaruh masing-masing variabel dilakukan menggunakan metode analisis kuantitatif dengan regresi linear berganda menggunakan perangkat lunak IBM SPSS Statistics 25 terhadap data sekunder dari 10 kabupaten/kota. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa jumlah pelanggan mempunyai pengaruh signifikan terhadap peningkatan pendapatan PDAM, sedangkan efektivitas penagihan memiliki nilai dan tingkat kehilangan air (NRW) tidak mempunyai pengaruh signifikan terhadap peningkatan pendapatan PDAM. Secara simultan, ketiga variabel tersebut mengindikasikan bahwa 62,1% variasi pendapatan dapat dijelaskan oleh variabel Efektivitas Penagihan, Tingkat Kehilangan Air, dan Jumlah Pelanggan. Implikasi dari penelitian ini adalah perlunya perluasan jaringan distribusi serta peningkatan jumlah pelanggan sebagai upaya utama untuk memaksimalkan pendapatan PDAM sulawesi tenggara.