cover
Contact Name
Martua Sitorus
Contact Email
jurnaljeama@gmail.com
Phone
+6281260905769
Journal Mail Official
jurnaljeama@gmail.com
Editorial Address
Jl. Bunga Sedap Malam IV No 8A, LK.VI. Kel. Sempakata, Kec. Medan Selayang, Medan, Provinsi Sumatera Utara
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Ekonomi, Akutansi dan Manajemen Nusantara
ISSN : -     EISSN : 29643945     DOI : -
Jurnal Ekonomi, Akutansi dan Manajemen Nusantara (JEAMA) merupakan jurnal peer-review akses terbuka yang tujuannya adalah untuk menerbitkan makalah penelitian asli yang berkaitan dengan ekonomi, akutansi, manajemen dan masalah bisnis Indonesia. Jurnal ini juga didedikasikan untuk menyebarluaskan artikel yang diterbitkan secara bebas untuk akademisi internasional, peneliti, praktisi, regulator, dan masyarakat publik. Jurnal Ekonomi, Akutansi dan Manajemen Nusantara terbit 2 kali dalam setahun yaitu pada bulan Agustus dan Februari. Terbitan pertama adalah bulan Agustus 2022. Naskah yang masuk akan diterima oleh editor untuk kemudian kan dilakukan pemeriksaan kemiripan naskah dengan aplikasi Plagiarism Checker X. Proses review dilakukan dengan menggunakan peer review. Jurnal ini menyambut penulis dari latar belakang kelembagaan apa pun dan menerima makalah penelitian empiris yang ketat dengan metode atau pendekatan apa pun yang relevan dengan ekonomi Indonesia dan konteks atau konten bisnis, selama penelitian tersebut sesuai dengan salah satu dari tiga disiplin ilmu yang menonjol: ekonomi, akuntansi dan manajemen. Selengkapnya anda dapat mengetahui Fokus dan Ruang lingkup pada pranala berikut: Fokus dan Ruang Lingkup.
Articles 75 Documents
Strategi Rebranding sebagai Upaya Pemulihan Citra Bisnis di Tengah Krisis Harahap, Pangondian
Jurnal Ekonomi, Akutansi dan Manajemen Nusantara Vol. 4 No. 3 (2026): Edisi Januari - April IN PROGRESS
Publisher : Utiliti Project Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jeama.v4i3.428

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi rebranding sebagai upaya pemulihan citra bisnis yang terdampak krisis. Dalam era kompetisi yang semakin dinamis, perusahaan menghadapi berbagai bentuk krisis yang dapat menurunkan reputasi, kepercayaan konsumen, dan nilai merek. Rebranding dipandang sebagai salah satu strategi efektif untuk membangun kembali citra dan memperkuat posisi bisnis di mata publik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus pada perusahaan yang mengalami krisis reputasi. Data dikumpulkan melalui dokumentasi, observasi digital, serta analisis literatur mengenai strategi branding dan manajemen krisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rebranding yang berhasil bergantung pada konsistensi pesan, perubahan identitas visual yang relevan, keterlibatan konsumen, serta transparansi komunikasi perusahaan selama masa krisis. Temuan utama penelitian ini menghasilkan sebuah kerangka kerja strategis rebranding berbasis krisis yang mencakup tahapan evaluasi citra, perumusan pesan pemulihan, dan implementasi komunikasi merek secara terintegrasi. Selain itu, strategi rebranding terbukti berkontribusi pada pemulihan citra dengan meningkatkan persepsi positif dan kepercayaan publik terhadap perusahaan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan bagi perusahaan dalam merancang rebranding yang efektif sebagai respons terhadap krisis reputasi.
Reaksi Pasar Saham dan Aktivitas Perdagangan Bank Sistemik Indonesia terhadap Informational Shock Keanggotaan BRICS Dewi, Dian Masita; Sadikin, Ali; Juniar, Asrid; Ahmad, Azizah Akbariani
Jurnal Ekonomi, Akutansi dan Manajemen Nusantara Vol. 4 No. 3 (2026): Edisi Januari - April IN PROGRESS
Publisher : Utiliti Project Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jeama.v4i3.440

Abstract

Pengumuman resmi keanggotaan penuh Indonesia dalam blok BRICS, yang dikonfirmasi pada 6 Januari 2025, merupakan guncangan informasi geopolitik utama yang berpotensi memengaruhi persepsi risiko sistemik, ekspektasi investor, dan dinamika pasar modal domestik. Meskipun literatur yang ada telah membahas dampak risiko geopolitik terhadap pasar BRICS pendiri, studi yang berfokus pada reaksi pasar saham sektor perbankan, sektor yang sangat sensitive di negara anggota baru seperti Indonesia masih terbatas. Penelitian ini menggunakan metodologi event study untuk menganalisis kinerja harga saham dan volume perdagangan emiten perbankan sistemik terbesar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama jendela peristiwa 14 hari, yang mencakup tujuh hari sebelum (t−7) dan tujuh hari sesudah (t+7) pengumuman resmi. Analisis, yang menggunakan Paired Sample t-test pada data harian tiga bank sistemik (BMRI, BBCA, BBNI), secara konsisten menunjukkan bahwa peristiwa geopolitik tersebut tidak menghasilkan perbedaan yang signifikan secara statistik pada harga saham maupun volume perdagangan. Temuan kuat ini mengindikasikan bahwa bank-bank sistemik yang mapan di Indonesia memiliki tingkat ketahanan (resilience) yang tinggi terhadap informational shock geopolitik. Hasil ini konsisten dengan Efficient Market Hypothesis bentuk semi-kuat, di mana informasi publik sudah tercermin dalam harga saham sebelum pengumuman resmi. Selain itu, stabilitas volume perdagangan menunjukkan bahwa shock tersebut dianggap tidak material oleh pelaku pasar, sesuai dengan Market Microstructure Theory. Penelitian ini menegaskan peran bank sistemik sebagai barometer stabilitas pasar keuangan Indonesia dalam menghadapi risiko eksternal.
Pemetaan Tren Penelitian Pajak Digital dalam Ekonomi Digital: Analisis Bibliometrik Data Scopus 2020–2025 Putri Batubara, Fauziah
Jurnal Ekonomi, Akutansi dan Manajemen Nusantara Vol. 4 No. 3 (2026): Edisi Januari - April IN PROGRESS
Publisher : Utiliti Project Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jeama.v4i3.447

Abstract

Tujuan penelitisn ini untuk memetakan tren dan perkembangan penelitian mengenai pajak digital dalam ekonomi digital pada periode 2020–2025. Data penelitian terdiri atas 152 dokumen terindeks Scopus yang dianalisis menggunakan pendekatan bibliometrik dengan bantuan perangkat lunak R Biblioshiny dan VOSviewer. Analisis meliputi tren publikasi tahunan, sumber atau jurnal yang relevan, dokumen dengan tingkat sitasi tertinggi, serta pemetaan jaringan kata kunci utama. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan jumlah publikasi pada periode 2024–2025 setelah mengalami penurunan pada tahun 2023, yang mencerminkan meningkatnya perhatian global terhadap isu pajak digital. Intertax, Bulletin for International Taxation, dan Financial and Credit Activity teridentifikasi sebagai sumber publikasi yang paling relevan, sementara artikel karya Mosteanu (2020) menjadi dokumen dengan sitasi global tertinggi. Analisis jaringan kata kunci mengungkap lima kluster utama yang didominasi oleh tema digital economy, digital taxation, e-commerce, BEPS, digital transformation, tax avoidance, transfer pricing, dan tax administration. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa kajian pajak digital berkembang secara dinamis dan semakin terarah pada isu kebijakan perpajakan internasional serta tata kelola fiskal dalam ekonomi digital. Secara konseptual, penelitian ini memberikan kontribusi bibliometrik berupa pemetaan struktur intelektual dan peluang riset lanjutan di bidang pajak digital, meskipun terbatas pada dokumen terindeks Scopus dan periode pengamatan tertentu.
Peran Virtual Reality Tour Dalam Meningkatkan Minat Kunjungan Wisata Monumen Nasional Melalui Pengalaman Pengguna Septisuwendani, Anindya; Fribontius Bon, Sergius; Selviana Assan, Theresia Vera; Septiyas Trisilia, Mustika
Jurnal Ekonomi, Akutansi dan Manajemen Nusantara Vol. 4 No. 3 (2026): Edisi Januari - April IN PROGRESS
Publisher : Utiliti Project Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jeama.v4i3.460

Abstract

Monumen Nasional (Monas) merupakan destinasi wisata sejarah di Jakarta. Fluktuasi jumlah pengunjung dan keterbatasan kapasitas serta informasi yang masih terbatas menunjukkan perlunya teknologi yang inovatif. Teknologi Virtual Reality (VR) tour menjadi solusi dalam memberikan pengalaman pra kunjungan yang menarik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh aspek-aspek yang terdapat dalam VR tour (system quality, content quality, serta vividness) terhadap user experience dan niat berkunjung ke Monumen Nasional, serta melihat peran user experience sebagai mediator. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif melalui penyebaran kuesioner kepada 118 responden dan dianalisis menggunakan SEM-PLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa system quality memberikan pengaruh langsung yang signifikan terhadap niat berkunjung (p-value = 0.003), akan tetapi content quality dan vividness tidak berpengaruh secara signifikan. Selain itu, keseluruhan aspek VR tour memiliki pengaruh signifikan terhadap user experience dan user experience memiliki pengaruh signifikan terhadap niat berkunjung. Analisis pengaruh tidak langsung menunjukkan bahwa user experience tidak memberikan pengaruh signifikan sebagai mediator antara indikator-indikator VR tour dan niat berkunjung. Sehingga pengalaman VR tidak cukup kuat menjembatani hubungan kualitas VR tour dengan niat berkunjung ke Monumen Nasional. Temuan ini menunjukkan kualitas sistem VR tour menjadi faktor penting dalam meningkatkan efektivitas VR sebagai alat promosi destinasi wisata sejarah dan teknis VR tour menjadi salah satu yang penting untuk ditingkatkan untuk memaksimalkan pengalaman pengguna dan meningkatkan kunjungan wisatawan secara langsung. Penelitian ini memiliki kontribusi untuk pengembangan strategi promosi di sektor pariwisata dengan teknologi imersif.
Analisis Pengaruh Fundamental Mikro Ekonomi dan Fundamental Makro Ekonomi dengan Struktur Modal Sebagai Variabel Intervening Terhadap Nilai Perusahaan Pada Perusahaan Sub Sektor Transportasi Industri yang Terdaftar Pada Bursa Efek Indonesia Arindha Putri, Nathania; Priyawan, Sunu
Jurnal Ekonomi, Akutansi dan Manajemen Nusantara Vol. 4 No. 3 (2026): Edisi Januari - April IN PROGRESS
Publisher : Utiliti Project Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jeama.v4i3.466

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh fundamental mikro ekonomi dan fundamental makro ekonomi terhadap nilai perusahaan melalui struktur modal sebagai variabel intervening pada perusahaan transportasi industri yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik Structural Equation Modeling–Partial Least Square (SEM–PLS), penelitian ini mengkaji 7 perusahaan dengan total 35 observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fundamental mikro ekonomi berpengaruh positif dan signifikan terhadap struktur modal dan nilai perusahaan. Hal ini menunjukkan bahwa indicator internal seperti ROA, EPS, dan NPM merupakan faktor krusial dalam meningkatkan nilai perusahaan. Sebaliknya, fundamental makro ekonomi tidak berpengaruh signifikan terhadap struktur modal maupun nilai perusahaan. Struktur modal terbukti berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan, serta mampu memengaruh hubungan fundamental mikro terhadap nilai perusahaan, namun tidak memengaruh hubungan fundamental makro terhadap nilai perusahaan. Temuan ini menegaskan bahwa kinerja internal dan efisiensi keputusan pendanaan merupakan determinan utama nilai perusahaan di sektor transportasi. Implikasi praktisnya, manajemen perusahaan transportasi sebaiknya lebih fokus pada penguatan rasio profitabilitas internal dan optimalisasi struktur modal daripada bereaksi berlebihan terhadap fluktuasi ekonomi makro guna menarik minat investor dan meningkatkan nilai pasar.
Analisis Prinsip Biaya Historis (The Cost Principle) sebagai Dasar Pengukuran Aset dalam Akuntansi Riyan Dani, Muhammad; Pratiwi, Yolanda; Julianti, Vina; Prayuda, Roy; Ginting, Egidius Egia Aginta; Perangin-angin, Rivana; Darma, Jufri
Jurnal Ekonomi, Akutansi dan Manajemen Nusantara Vol. 4 No. 3 (2026): Edisi Januari - April IN PROGRESS
Publisher : Utiliti Project Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jeama.v4i3.467

Abstract

Prinsip biaya historis merupakan salah satu konsep dasar dalam akuntansi yang digunakan untuk menentukan nilai aset berdasarkan harga perolehan awalnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan prinsip biaya historis sebagai dasar pengukuran aset dalam laporan keuangan, serta meninjau relevansi dan reliabilitasnya dalam konteks perkembangan standar akuntansi keuangan modern seperti IFRS dan PSAK 16. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan menelaah berbagai sumber akademik, jurnal ilmiah, dan standar akuntansi internasional yang membahas perbandingan antara biaya historis dan nilai wajar. Hasil analisis menunjukkan bahwa meskipun biaya historis memiliki keunggulan dari sisi objektivitas, verifikasi, dan konsistensi, namun kelemahannya terletak pada kurangnya relevansi informasi ketika terjadi perubahan nilai ekonomi secara signifikan. Di sisi lain, pendekatan nilai wajar lebih mencerminkan kondisi ekonomi terkini tetapi memiliki potensi subyektivitas yang tinggi. Oleh karena itu, dalam praktik akuntansi modern, penggunaan biaya historis masih tetap dipertahankan terutama untuk aset tetap, dengan penyesuaian pengungkapan nilai wajar pada laporan tambahan sesuai dengan ketentuan IFRS. Penelitian ini menegaskan pentingnya keseimbangan antara reliabilitas dan relevansi informasi keuangan dalam menentukan metode pengukuran aset, serta memberikan kontribusi terhadap pemahaman prinsip dasar akuntansi yang mendasari penyajian laporan keuangan yang andal dan transparan
Potensi Pasar Premium Digital Nomad: Studi Empiris Kebutuhan Infrastruktur di Kota Semarang Januardi, Nana Varian
Jurnal Ekonomi, Akutansi dan Manajemen Nusantara Vol. 4 No. 2 (2025): Edisi September - Desember 2025
Publisher : Utiliti Project Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jeama.v4i2.468

Abstract

Pekerjaan jarak jauh dan gaya hidup digital nomad berkembang pesat pasca-pandemi, mendorong kota-kota menghadirkan infrastruktur keras dan lunak yang mendukung produktivitas. Studi ini menganalisis faktor-faktor yang menentukan kesediaan membayar (Willingness To Pay/WTP) pekerja jarak jauh di Semarang terhadap layanan produktivitas premium berupa internet berkecepatan tinggi dan ruang kerja ergonomis. Data primer dikumpulkan melalui survei terstruktur terhadap 113 responden, dan beberapa konstruk persepsi (kualitas internet, kualitas ruang kerja, dukungan komunitas) dibangun menggunakan indeks komposit dengan reliabilitas tinggi (Cronbach’s α > 0,80). Analisis dilakukan menggunakan regresi linier OLS dan ordered logit. Hasil menunjukkan bahwa pendapatan merupakan penentu paling kuat yang meningkatkan WTP, sementara persepsi kualitas internet dan ruang kerja yang rendah mendorong WTP lebih tinggi karena adanya kebutuhan untuk menutup kekurangan infrastruktur yang dirasakan. Persepsi keamanan siber berpengaruh positif signifikan, menegaskan pentingnya jaminan koneksi aman bagi profesional digital. Selain itu, dukungan komunitas lokal meningkatkan WTP, sedangkan tingkat kesepian menurunkannya, menegaskan peran komplementer infrastruktur sosial dalam membentuk preferensi pembayaran. Temuan ini menekankan bahwa strategi pengembangan kota ramah pekerja jarak jauh perlu memadukan investasi pada infrastruktur digital dan penguatan ekosistem komunitas.
Tren Belanja Online dan Implikasinya terhadap Pasar Tradisional (Studi Kasus di Pasar Tradisional Sawah Makassar) Li cu, Lie; Lasnici, Lasnici; Anthonius, Ferdy; Karniawan, Majaputera; Djulijanto, Danny Khoyana
Jurnal Ekonomi, Akutansi dan Manajemen Nusantara Vol. 4 No. 3 (2026): Edisi Januari - April IN PROGRESS
Publisher : Utiliti Project Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jeama.v4i3.501

Abstract

Studi ini bertujuan untuk menganalisis tren belanja online dan implikasinya terhadap pasar tradisional, dengan studi kasus di Pasar Tradisional Sawah di Makassar. Menggunakan pendekatan kualitatif dan desain studi kasus, data dikumpulkan melalui wawancara dan Google Forms dengan pedagang dan konsumen di pasar tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tren belanja online telah menyebabkan substitusi untuk jenis produk tertentu, yang mengakibatkan penurunan jumlah pembeli dan omset bagi beberapa pedagang. Produk seperti pakaian dan kebutuhan sehari-hari yang mudah distandarisasi lebih rentan terhadap gangguan ini. Namun, pasar tradisional masih memiliki keunggulan kompetitif yang kuat dalam menyediakan produk segar dan pengalaman belanja langsung yang memungkinkan interaksi fisik dan tawar-menawar. Strategi adaptasi para pedagang bervariasi, mulai dari fokus pada keunggulan fisik hingga adopsi digital sebagian (misalnya, penggunaan platform pengiriman makanan). Konsumen menyarankan peningkatan fasilitas pasar, adopsi pembayaran digital (QRIS), dan promosi online untuk meningkatkan daya saing. Studi ini menyimpulkan bahwa pasar tradisional tidak akan sepenuhnya tergantikan, tetapi harus berevolusi melalui integrasi kekuatan tradisional dengan inovasi digital untuk mempertahankan relevansinya di era modern.
Preferensi Generasi Z Dalam Metode Pembayaran Digital Pada E-Business: Upaya Meminimalkan Hambatan Transaksi Online Feny, Feny; Rangkuti, Fadilah Syafitri; Rokan, Nur Jihan; Hasibuan , Nikita Lailan; Nurbaiti , Nurbaiti
Jurnal Ekonomi, Akutansi dan Manajemen Nusantara Vol. 4 No. 3 (2026): Edisi Januari - April IN PROGRESS
Publisher : Utiliti Project Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jeama.v4i3.504

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis preferensi, pengalaman, persepsi keamanan, serta harapan Generasi Z terhadap penggunaan metode pembayaran digital dalam transaksi e-business. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui wawancara mendalam terhadap 40 responden berusia 18–28 tahun yang aktif melakukan transaksi online. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 28 responden (70%) masih memilih metode Cash on Delivery (COD) karena dianggap lebih aman dan memberikan kontrol langsung terhadap transaksi, sementara 12 responden (30%) menggunakan metode pembayaran digital seperti e-wallet dan mobile banking karena kepraktisan dan efisiensi. Kepercayaan terhadap keamanan dan keandalan sistem menjadi faktor utama yang memengaruhi pilihan metode pembayaran. Hambatan teknis berupa gangguan aplikasi dan keterbatasan jaringan internet masih menjadi kendala utama dalam penggunaan pembayaran digital. Selain itu, faktor ekonomis seperti promo dan cashback terbukti mampu mendorong peningkatan minat Generasi Z terhadap pembayaran digital. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan stabilitas sistem, integrasi QRIS yang lebih seamless, pengurangan biaya administrasi, serta penerapan fitur one-click payment guna meminimalkan hambatan transaksi online. Temuan penelitian ini memberikan kontribusi empiris dalam memahami perilaku pembayaran Generasi Z serta menjadi rujukan bagi pengembangan ekosistem pembayaran digital yang lebih aman, praktis, dan terpercaya di Indonesia.
STUDI KELAYAKAN PASAR DAN PEMASARAN UMKM KULINER Ajuputrawan, Ajuputrawan; Sososutiksno, Christina; Simanjuntak, Pranatalindo; Serang, Nur’Inshani Armalia M.; Ingratubun, Nur Irnawati; Ayal, Marsha Jessica; Zubair, Zubair; Rahawarin, Zahrah Syahirah
Jurnal Ekonomi, Akutansi dan Manajemen Nusantara Vol. 4 No. 3 (2026): Edisi Januari - April IN PROGRESS
Publisher : Utiliti Project Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jeama.v4i3.507

Abstract

Penelitian ini mengevaluasi kelayakan aspek pasar dan pemasaran dalam usaha mikro kuliner dengan memeriksa karakteristik produk, potensi konsumen, dan efektivitas strategi pemasaran yang diterapkan. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi, penelitian ini menganalisis kondisi di lapangan melalui model interaktif reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Temuan menunjukkan bahwa usaha ini memiliki potensi pasar yang kuat didukung oleh lokasi yang strategis, penerimaan konsumen yang luas, dan tidak adanya pesaing langsung yang menawarkan produk serupa di daerah sekitarnya. Diferensiasi produk melalui variasi rasa dan pilihan topping juga berkontribusi pada keunggulan kompetitifnya. Dari perspektif pemasaran, penerapan bauran pemasaran termasuk kualitas produk, harga yang terjangkau, titik distribusi yang strategis, dan kegiatan promosi terbukti efektif dalam menarik dan mempertahankan pelanggan. Secara keseluruhan, hasil menunjukkan bahwa aspek pasar dan pemasaran dari usaha mikro kuliner ini layak dan mampu mendukung pembangunan berkelanjutan, dengan perbaikan dalam segmentasi yang tepat sasaran dan optimalisasi promosi yang direkomendasikan untuk memperkuat posisi pasar di masa depan.