cover
Contact Name
Hasan Syahrizal
Contact Email
jurnalihsan@gmail.com
Phone
+6282352818690
Journal Mail Official
jurnalihsan@gmail.com
Editorial Address
Jalan Sederhana Lorong Lambang Sari No.959, RT 001 RW. 006, Kelurahan Tembilahan Hulu Kecamatan Tembilahan Hulu, Kabupaten Indragiri Hilir Provinsi Riau, Indonesia
Location
Kab. indragiri hilir,
Riau
INDONESIA
IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam
ISSN : 30259150     EISSN : 29871298     DOI : https://doi.org/10.61104/ihsan.v1i2
Fokus dan Ruang Lingkup Ihsan: Jurnal Pendidikan Islam menerima naskah asli yang tidak diterbitkan dalam bahasa Indonesia atau Inggris, berdasarkan penelitian dari metodologi penelitian kuantitatif, kualitatif, campuran, atau metodologi apa pun yang terkait dengan pendidikan
Articles 250 Documents
Efektivitas Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Team Games Tournament Dalam Peningkatan Hasil Belajar Siswa Sekolah Dasar Lawina Septiyanto Putri; Jupriyanto
IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 3 No. 2 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/ihsan.v3i2.879

Abstract

Pendidikan yang berkualitas sangat bergantung pada pemilihan model pembelajaran yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas model pembelajaran kooperatif tipe Team Games Tournament (TGT) dalam meningkatkan hasil belajar siswa kelas VI di SD Negeri Gebangsari 2. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain pre-experimental, melibatkan pretest dan posttest untuk mengukur hasil belajar sebelum dan sesudah penerapan model TGT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum penerapan model TGT, rata-rata skor pretest siswa adalah 27.50, yang tergolong rendah. Setelah penerapan model TGT, rata-rata skor posttest meningkat menjadi 66.25, menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman materi. Uji paired sample t-test menghasilkan nilai signifikansi 0.012, yang menunjukkan perbedaan signifikan antara pretest dan posttest. Selain itu, rata-rata N-Gain sebesar 0.65 mengindikasikan bahwa model TGT cukup efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Penerapan model ini tidak hanya meningkatkan hasil belajar, tetapi juga menciptakan suasana belajar yang menyenangkan, di mana siswa aktif berdiskusi dan saling membantu. Penelitian ini menyimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe TGT dapat menjadi alternatif yang efektif untuk meningkatkan hasil belajar siswa di sekolah dasar, serta memberikan kontribusi dalam pengembangan model pembelajaran yang lebih relevan di dunia pendidikan saat ini.
Pengembangan Media Komik Digital Edukatif Untuk Pemahaman Konsep Matematika Lady Syifa Pawitra; Rida Fironika Kusumadewi
IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 3 No. 2 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/ihsan.v3i2.880

Abstract

Pendidikan di tingkat Sekolah Dasar (SD) merupakan fase penting dalam membentuk dasar pengetahuan dan keterampilan anak. Namun, tantangan yang dihadapi adalah menyajikan materi pembelajaran dengan cara yang menarik dan mudah dipahami. Penelitian ini bertujuan mengembangkan media komik digital edukatif yang valid dan layak digunakan sebagai alat bantu pembelajaran bagi siswa SD, khususnya dalam memahami konsep geometri. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation), dengan subjek penelitian siswa kelas 4 di SDN 1 Gunem. Hasil analisis menunjukkan bahwa siswa kurang termotivasi dengan metode pengajaran konvensional, sehingga diperlukan inovasi dalam bentuk komik digital. Proses desain mencakup penentuan tema, pengembangan alur cerita, dan karakter yang mengaitkan materi geometri dengan kehidupan sehari-hari siswa. Validasi oleh ahli media, ahli bahasa, dan ahli materi menunjukkan bahwa komik digital ini berkualitas baik, dengan skor total 261 dan rata-rata 87%, serta kategori "Sangat Layak." Hasil implementasi dan evaluasi menunjukkan skor 93% dari guru, mencerminkan penilaian yang sangat positif dan kategori "Sangat Praktis." Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa komik digital edukatif dapat meningkatkan motivasi dan pemahaman siswa terhadap materi geometri, dengan saran untuk pengembangan lebih lanjut dan penerapan di konteks pendidikan yang lebih luas
Modernisasi Pendidikan Perspektif Azyumardi Azra Dan Aplikasinya Dalam Pendidikan Islam M. Zuhriansah
IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 3 No. 2 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/ihsan.v3i2.884

Abstract

Modernisasi pendidikan Islam menjadi topik penting dalam menjawab tantangan zaman, terutama dalam menghadapi pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemikiran Azyumardi Azra mengenai konsep modernisasi dalam pendidikan Islam. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan analisis deduktif dan induktif, yang mengkaji dinamika hubungan antar fenomena yang diamati, tanpa sepenuhnya mengesampingkan data kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan Islam masih tertinggal dibandingkan dengan sistem pendidikan lainnya, terutama dalam aspek profesionalitas pendidik, kompetensi bersaing, serta perilaku peserta didik yang terkadang bertentangan dengan nilai-nilai Islam. Selain itu, pendidikan Islam masih menghadapi tantangan dalam merespons perkembangan zaman secara efektif. Gagasan modernisasi Azyumardi Azra menawarkan solusi dengan menekankan integrasi ilmu pengetahuan dan nilai-nilai Islam, peningkatan kualitas tenaga pendidik, serta penguatan daya saing institusi pendidikan Islam di era global. Implikasi dari penelitian ini adalah perlunya reformasi pendidikan Islam agar lebih adaptif terhadap perubahan zaman tanpa kehilangan nilai-nilai fundamentalnya.
Penggunaan Media Pembelajaran Kreatif dan Inovatif Dalam Meningkatkan Kualitas Pembelajaran Najwa Ammara Jauza; Meyniar Albina
IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 3 No. 2 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/ihsan.v3i2.886

Abstract

Media pembelajaran memiliki peran penting dalam menarik minat, memotivasi siswa, serta mempermudah pemahaman terhadap materi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan media pembelajaran yang kreatif dan inovatif dalam proses belajar mengajar untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka untuk menganalisis pentingnya media pembelajaran dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa media pembelajaran didefinisikan sebagai alat yang dapat menyalurkan informasi atau pesan instruksional yang digunakan untuk membantu proses belajar. Ada berbagai jenis media, seperti media visual, audio, dan audio-visual, yang masing-masing memiliki peran penting dalam menarik minat siswa, menghilangkan kebosanan, serta mempermudah pemahaman terhadap materi. Penggunaan media yang tepat juga membantu siswa lebih aktif dan kreatif, sehingga proses belajar lebih efektif dan efisien. Media pembelajaran juga berfungsi untuk memotivasi siswa, menyajikan informasi, dan mencapai tujuan pembelajaran. Bagi guru, media pembelajaran dapat membantu dalam merancang pembelajaran yang sistematis dan meningkatkan kualitas pengajaran
Profesionalisme Guru Pendidikan Agama Islam dalam Membentuk Akhlakul Karimah Peserta Didik Munawir; Sahila Nur Mahfudah; Zakiyatul Fitriyah
IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 3 No. 2 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/ihsan.v3i2.889

Abstract

Pendidikan Agama Islam (PAI) memiliki peran penting dalam membentuk akhlakul karimah peserta didik, namun masih banyak tantangan dalam implementasinya di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis profesionalisme guru PAI dalam membentuk akhlakul karimah peserta didik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literatur dengan pendekatan deskriptif kualitatif, yang mengkaji berbagai referensi terkait profesionalisme guru dan pendidikan karakter dalam Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa profesionalisme guru PAI berpengaruh signifikan terhadap pembentukan akhlak peserta didik, yang meliputi kompetensi pedagogik, kepribadian, sosial, dan profesional. Guru yang memiliki kompetensi tersebut dapat menjadi teladan, memberikan pembiasaan yang baik, serta menciptakan lingkungan pembelajaran yang kondusif untuk penguatan nilai-nilai moral. Selain itu, pembinaan yang berkelanjutan oleh guru PAI memainkan peran penting dalam menginternalisasi nilai-nilai akhlakul karimah. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa peningkatan profesionalisme guru PAI menjadi solusi mengatasi tantangan pembentukan akhlakul karimah peserta didik serta meningkatkan efektivitas pendidikan karakter berbasis Islam.
Pendidikan Islam: Membina Perdamaian Dan Toleransi Dalam Masyarakat Multikultural di Malaysia Dan Indonesia M.Saifuddin Al-Huda
IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 3 No. 2 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/ihsan.v3i2.892

Abstract

Masyarakat Indonesia dan Malaysia adalah masyarakat majemuk sehingga ideology multikulturalisme pun terus berkembang dikedua negara ini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan pendidikan islam dalam masyarakat multikultural di malaysia dan indonesia. Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan studi kepustakaan, diamana seluruh data diambil melalui buku dan artikel ilmiah. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa keberagaman etnis, agama, bahasa, dan budaya di Indonesia dan Malaysia telah menyebabkan ketegangan sosial yang berakar sejak era kolonial, dipicu oleh faktor ekonomi, politik, dan etnosentrisme. Pentingnya pendidikan multikultural, khususnya Pendidikan Islam berbasis budaya yang nantinya dapat berimplikasi dalam mengatasi ketegangan sosial yang disebabkan oleh keberagaman etnis, agama, bahasa, dan budaya di Indonesia dan Malaysia. Pendidikan ini dapat menjadi alat untuk membina perdamaian, toleransi, dan saling menghargai antar kelompok, serta mendorong penyelesaian konflik secara damai. Kerjasama pendidikan antara kedua negara, seperti pertukaran pelajar dan guru serta akses pendidikan untuk anak-anak TKI, yang akan mempererat hubungan antar negara dan membangun masyarakat yang harmonis.
Refleksi Pembelajaran Dalam Kurikulum Merdeka: Adaptasi Dan Implementasi Untuk Penguatan Pendidikan Alfiatin Ni’mah; Mita Putri Laksono; Muhammad Amaruddin Asy Syarif; Safinayul A Yun; Siti Miftakhul Jannah; Tomy Afandi; Virnada Saniata Lailal Chusna; Wiwik Idayati
IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 3 No. 2 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/ihsan.v3i2.895

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis refleksi pembelajaran dalam implementasi Kurikulum Merdeka sebagai bentuk adaptasi dan penguatan pendidikan di Indonesia. Penelitian dilakukan menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kepustakaan. Data diperoleh dari berbagai literatur, seperti jurnal, buku, dokumen resmi, dan artikel terkait. Analisis data dilakukan secara tematik untuk mengidentifikasi konsep, pola, dan tantangan implementasi Kurikulum Merdeka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kurikulum Merdeka memberikan kebebasan kepada guru dan sekolah dalam menyusun pembelajaran yang kontekstual sesuai kebutuhan siswa. Pendekatan berbasis proyek dan pembelajaran tematik menjadi inovasi utama dalam mendukung karakter dan kompetensi siswa sesuai profil Pelajar Pancasila. Refleksi pembelajaran juga menjadi kunci dalam meningkatkan efektivitas kurikulum, mendorong guru untuk terus mengevaluasi strategi pembelajaran. Namun, penerapan Kurikulum Merdeka menghadapi berbagai tantangan, seperti kurangnya pelatihan guru, keterbatasan infrastruktur, dan kesiapan daerah terpencil. Untuk mengatasi hambatan ini, diperlukan sinergi antara pemerintah, sekolah, dan masyarakat melalui pelatihan berkelanjutan, peningkatan fasilitas pendidikan, serta dukungan komunitas. Dengan pelaksanaan yang konsisten, Kurikulum Merdeka diharapkan dapat menghasilkan generasi yang mandiri, kreatif, dan kompeten dalam menghadapi tantangan global
Internalisasi Nilai-Nilai Pendidikan Agama Islam Melalui Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) Untuk Menumbuhkan Sikap Sosial Peserta Didik di SMKN 1 Jombang Afifatul Ulwiyah; Iva Inayatul Ilahiyah
IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 3 No. 2 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/ihsan.v3i2.896

Abstract

Potensi siswa memerlukan suatu proses Pendidikan dengan baik untuk mengembangkan baik dari segi pengetahuan, ketrampilan, maupun sikap. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana internalisasi nilai-nilai Pendidikan Agama Islam (PAI) melalui Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) untuk menumbuhkan sikap sosial peserta didik di SMKN 1 Jombang. Pendekatan penelitian adalah penelitian kualitatif dengan jenis studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan triangulasi sumber untuk memastikan validitas data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa internalisasi nilai-nilai PAI dalam P5 dilakukan melalui berbagai proyek berbasis nilai-nilai Islam yang membentuk karakter siswa dalam aspek keimanan, ketakwaan, dan akhlak. Dalam proses ini melibatkan kolaborasi aktif antara guru, peserta didik, dan pihak sekolah. Sikap sosial siswa yang diteliti menunjukkan peningkatan dalam aspek toleransi, empati, kerja sama, dan tanggung jawab sosial. Internalisasi nilai-nilai PAI dalam P5 memberikan dampak positif terhadap karakter siswa, menjadikan mereka lebih sadar akan pentingnya interaksi sosial yang berbasis pada nilai-nilai keislaman dan pancasila.
Integrasi Nilai-Nilai Keislaman Dalam Menumbuhkan Karakter Religius Siswa di MAN 8 Jombang Putria Wahyu Ningsih; Iva Inayatul Ilahiyah
IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 3 No. 2 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/ihsan.v3i2.898

Abstract

Integrasi nilai-nilai keislaman dalam menumbuhkan karakter religius siswa merupakan salah satu program yang diterapkan di MAN 8 Jombang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendiskripsikan integrasi nilai-nilai keislaman dalam menumbuhkan karakter religius siswa di MAN 8 Jombang. Penelitian ini menggali praktik-praktik pendidikan yang diterapkan di MAN 8 Jombang dalam mengintegrasikan nilai-nilai keislaman ke dalam kegiatan belajar mengajar dan kegiatan ekstrakurikuler. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah melalui pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Adapun hasil dari penelitian ini adalah Siswa di MAN 8 Jombang sebagian besar memiliki karakter yang cukup baik, baik dari segi agama maupun nilai-nilai moral yang sudah diterapkan dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan madrasah dan MAN 8 Jombang telah berhasil menciptakan model pendidikan yang mengintegrasikan nilai-nilai agama. Pendekatan ini telah membentuk karakter siswa yang tidak hanya memiliki prestasi akademik yang baik, tetapi juga memiliki karakter yang kuat, seperti disiplin, tanggung jawab, dan kepedulian sosial yang baik pula.
Konsep Fana, Baqa’, dan Ittihad Abu Yazid al-Busthami dan Relevansinya dalam Pendidikan Islam Nur Isra’ Ahmad
IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 3 No. 2 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/ihsan.v3i2.916

Abstract

Pendidikan Islam tidak hanya berfokus pada pencapaian akademis, tetapi juga pada pengembangan spiritual dan moral. Tujuan penelitian ini untuk mengeksplorasi lebih dalam tentang penerapan fana baqa’, dan ittihad dalam pendidikan Islam serta dapat membantu peserta didik untuk mencapai sebuah kesadaran spiritual yang lebih tinggi. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep fana, baqa’, dan ittihad yang dipopulerkan oleh Abu Yazid al-Busthami memiliki relevansi dalam pendidikan Islam. Fana mengajarkan untuk menghilangkan ego dan mendekatkan diri kepada Allah SWT, sedangkan konsep baqa’ mengajarkan untuk senantiasa berada dalam kebaikan. Adapun ittihad mengajarkan penyatuan seorang hamba dengan Tuhan dalam segala aspek kehidupan. Ketiga konsep tersebut terintegrasi dalam pendidikan Islam untuk membentuk karakter, etika, dan tujuan hidup yang sesuai dengan nilai-nilai Islam.