cover
Contact Name
Aufa Rizka Azzumi
Contact Email
ahmad.ashifuddin@gmail.com
Phone
+6285156704080
Journal Mail Official
aufa.r.azzumi@stikes-ibnusina.ac.id
Editorial Address
JALAN RAYA AJIBARANG KM 1 BANYUMAS, JAWA TENGAH
Location
Kab. banyumas,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Mahasiswa Ilmu Kesehatan
ISSN : 29872898     EISSN : 29872901     DOI : 10.59841
Core Subject : Health,
rtikel dapat berasal dari salah satu bidang berikut: Kesehatan masyarakat, manajemen Farmasi, farmasi klinis, analis farmasi makanan, farmasi halal, halal industri.
Articles 254 Documents
Analisis Biaya Berdasarkan Persepsi Pasien Pada Penderita Parkinson Di Rsud Dr. M. Ashari Pemalang istiana, istiana; Musa Fitri Fatkhiya; Gita Ulistanti
Jurnal Mahasiswa Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2024): Januari : Jurnal Mahasiswa Ilmu Kesehatan
Publisher : STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59841/jumkes.v2i1.768

Abstract

Parkinson adalah penyakit neurodegenerative jangka panjang yang ditandai dengan gangguan pergerakan, dan tremor saat istirahat. Penyakit parkinson belum bisa disembuhkan dan hanya bisa di lakukan penanganan menggunakan obat dan terapi. Pengobatan yang dilakukan jangka panjang akan mempengaruhi pasien secara ekonomi secara langsung. Selain biaya yang dikeluarkan untuk obat, pasien Parkinson juga dapat kehilangan produktivitas karena meninggalkan pekerjaan akibat gejala dari penyakitnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui analisis biaya berdasarkan persepsi pasien penderita parkinson yaitu biaya langsung dan biaya tidak langsung. Biaya langsung terdiri dari biaya pengobatan sedangkan biaya tidak langsung terdiri dari biaya hilangnya produktivitas. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif observasional dengan pengambilan data dari rekam medik dan wawancara kepada pasien. Data dianalisis untuk melihat besar atau rata-rata biasa langsung yaitu biaya medis langsung maupun non medis langsung dan biaya tidak langsung yaitu hilangnya produktivitas. Hasil penelitian ini adalah terdapat 23 sampel yang terdiri dari laki-laki 70% atau sebanyak 16 orang dan Perempuan sebesar 30% atau sebanyak 7 orang. Biaya medis langsung dengan komponen biaya tertinggi adalah biaya pemeriksaan dengan rata-rata Rp. 12.130, biaya obat rata-rata Rp. 64.503, biaya asuhan perawat rata-rata Rp. 64.500. Biaya non medis langsung dengan komponen biaya tertinggi yaitu biaya transportasi rata-rata Rp. 20.652, biaya konsumsi rata-rata Rp. 16.965. Biaya tidak langsung pada jenis hilangnya produktivitas dengan rata-rata Rp. 1.388.894. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa biaya medis langsung merupakan biaya tertinggi dibandingkan biaya non medis langsung dan biaya tidak langsung. Kata kunci: Analisis biaya, Parkinson, Persepsi pasien,
Identifikasi Bakteri Eschericia coli Pada Ikan Tongkol Asap Yang Dijual Di Pasar Induk Kabupaten Batang Alaina, Fitria; Nila Oktaviani
Jurnal Mahasiswa Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2024): Januari : Jurnal Mahasiswa Ilmu Kesehatan
Publisher : STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59841/jumkes.v2i1.836

Abstract

Ikan tongkol asap merupakan salah satu produk makanan olahan yang dijual di pasar induk Kabupaten Batang. Dalam proses menyajikan dagangan yang tidak higienis dapat menyebabkan ikan tongkol asap terkontaminasi bakteri. Bakteri Eschericia coli merupakan bakteri patogen yang dapat tumbuh akibat lingkungan yang tercemar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya cemaran Eschericia coli pada ikan tongkol asap yang dijual di pasar induk Kabupaten Batang. Metode penelitian yang dilakukan adalah observasional deskriptif, dimana data diperoleh dari hasil analisa kuantiatif terhadap cemaran bakteri Eschericia coli dalam sampel berdasarkan Most Probable Number (MPN). Sampel penelitian berupa empat sampel ikan tongkol asap yang diperoleh dari keempat penjual berbeda. Dilakukan pengenceran pada 20 g/sampel ikan tongkol asap dengan aquadest steril dan dilakukan uji pendugaan menggunakan media Lactose Broth (LB), uji penegasan menggunakan media Brilliant Green bile Lactose Broth (BGLB). Hasil penelitian menunjukan sampel ITA 1, ITA 3, dan ITA 4 tidak memenuhi syarat kadar maksimum Eschericia coli dalam makanan yaitu < 3 /g sampel, sedangkan sampel ITA 2 memenuhi syarat kadar maksimum Eschericia coli dalam makanan yaitu < 3 /g sampel.
Upaya Penangan Diare dengan Bubur Tempe pada Balita di Desa Sambirejo Ersa Kusuma Wardhani; Tri Hastuti; Trias Jayantina; Tyas Dwi Rahayu; Wahyu Ditya Nugraha
Jurnal Mahasiswa Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2024): Januari : Jurnal Mahasiswa Ilmu Kesehatan
Publisher : STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59841/jumkes.v2i1.854

Abstract

Diarrhea is still a health problem, especially in children. According to the World Health Organization (WHO, 2017) diarrhea is the occurrence of defecation with a consistency that is more liquid than usual, with a frequency of 3 times or more in a 24 hour period. Diarrhea is an environmental-based disease caused by infection with microorganisms including bacteria, viruses, parasites, protozoa, and is transmitted via fecal-oral route. Diarrhea is the second cause of death among children under five in the world. Nearly 1 in 5 child deaths, around 1.5 million each year, are due to diarrhea. Diarrhea is the cause of 40% of under-five deaths throughout the world every year. The results of interviews with mothers who have children under five in the Sambirejo area showed that the majority did not know about treating diarrhea in toddlers with tempeh porridge. Objective: to provide understanding to the public that tempeh porridge can treat diarrhea in toddlers. Method : applied in community service is socialization and health education regarding diarrhea and its management by providing tempe porridge. Community service activities were carried out on Thursday 19 October 2023 at residents' homes in Sambirejo Village. The community service activity was attended by approximately 20 people. Results : Observations from this health education activity showed that the majority of participants were active in asking questions and answering questions given by the community service team and were able to demonstrate again how to make tempeh porridge. Providing health education about treating diarrhea by providing tempe porridge has proven that the community's knowledge and skills increase after being given the education.
Penatalaksanaan Pemeriksaan Humerus Dengan Metode Crosstable Dengan Klinis Trauma Di Instalasi Radiologi Rumah Sakit Ummi Rosnati Banda Aceh Pocut Zairiana Finzia; Dewi Febriyanti; Muhammad Farhan
Jurnal Mahasiswa Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2024): Januari : Jurnal Mahasiswa Ilmu Kesehatan
Publisher : STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59841/jumkes.v2i1.858

Abstract

Ossa Humerus adalah teknik pemeriksaan radiografi pada tulang lengan atas dengan menggunakan sinar-x. Penelitian ini bertujuan umtuk mengetahui teknik penatalaksanaan pemeriksaan Humerus menggunakan metode Crosstable dengan klinis trauma. Pemeriksaan ini dilakukan di Instalasi Radiologi Rumah Sakit Pertamedika Ummi Rosnati Banda Aceh pada bulan Desember 2020 dengan menggunakan metode observasi deskriptif. Penelitian ini melibatkan satu orang pasien dengan klinis Fraktur, satu radiografer, dan satu orang radiolog. Dalam penelitian ini, pemeriksaan Ossa Humerus di Instalasi Radiologi Pertamedika Ummi Rosnati Banda Aceh menggunakan dua proyeksi, yaitu : Anterior Posterior (AP) dan Lateral Crosstabel dari kedua gambaran radiografi tersebut, didapatkan informasi diagnostik dengan jelas dan akurat, yaitu pemeriksaan Ossa Humerus pada pasien dengan klinis Fraktur 1/3 proksimal. Dari hasil penelitian terhadap teknik pemeriksaan Ossa Humerus dengan menggunakan proyeki Crosstable dengan kasus trauma didapatkan hasil bahwa proyeksi AP, lebih jelas tampak kedua sendi dibandingkan proyeksi Crosstable yang hanya tampak satu sendi yaitu elbow joint. Pada pemeriksaan Ossa Humerus proyeksi AP sudah termasuk kriteria yang baik dan benar, sedangkan proyeksi Crosstable dari hasil gambaran belum memenuhi kriteria gambaran yang baik dan benar karena pada proyeksi Crosstable hasil gambarannya lebih menampakkan pemeriksaan Elbow Joint.
Peningkatan Pengetahuan Ibu tentang Pembuatan Bubur Tempe Sebagai Upaya Penanganan Diare pada Balita di Desa Ploso, Mojogedang, Karanganyar Sandra Cika Febiyana; Maezaroh Afifah Saputri; Putri Lia Sari; Wahyu Widyatmoko; Winda Rosinta Sari
Jurnal Mahasiswa Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2024): Januari : Jurnal Mahasiswa Ilmu Kesehatan
Publisher : STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59841/jumkes.v2i1.861

Abstract

Diarrhea can occur due to consumption of food or drinks contaminated by bacteria, viruses or parasites. The majority of diarrhea sufferers are children under five years old (toddlers) with a prevalence of 12.2%. Diarrhea can be fatal if diarrhea sufferers experience severe dehydration. Giving tempeh porridge to diarrhea sufferers can shorten the duration of acute diarrhea and accelerate weight gain after suffering from acute diarrhea. The results of interviews with mothers who have children under five in the Ploso area, Mojogedang, Mojogedang District, Karanganyar Regency, showed that the majority did not know about treating diarrhea in toddlers with tempeh porridge. Objective: To provide understanding to the public that tempeh porridge can treat diarrhea in toddlers. Method: applied in community service is socialization and health education regarding diarrhea and its management by providing tempe porridge. Community service activities were carried out on Tuesday 21 October 2023 at residents' homes in Ploso Mojogedang Village, Mojogedang Karanganyar District. The community service activities were attended by 11 people. Results: Observations from this health education activity showed that the majority of participants were active in asking questions and answering questions given by the community service team and were able to demonstrate again how to make tempeh porridge. Providing health education about treating diarrhea by providing tempe porridge has proven that the community's knowledge and skills increase after being given the education. Keywords: Diarrhea, Tempe Porridge, Health Education
Pengaruh Komposisi Basis CMC-Na dan Karbopol Terhadap Karakteristik Sediaan Fisik Gel Minyak Atsiri Bunga Cengkeh Ellsya Angeline Rawar
Jurnal Mahasiswa Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2024): Januari : Jurnal Mahasiswa Ilmu Kesehatan
Publisher : STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59841/jumkes.v2i1.862

Abstract

Minyak atsiri bunga cengkeh mengandung eugenol yang memiliki efektivitas farmakologi sebagai anti nyeri dan anti radang. Sediaan topikal yang digunakan untuk mengatasi nyeri dan radang pada kulit adalah gel. Gelling agent yang sering digunakan untuk membuat sediaan gel adalah CMC-Na dan karbopol. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh perbedaan komposisi CMC-Na dan karbopol terhadap karakteristik sediaan fisik gel minyak atsiri cengkeh. Sediaan gel minyak atsiri dibuat dengan 5 formula yang terdiri dari 0,2% minyak atsiri cengkeh, 0,18 % metil paraben, 0,2 % propil paraben, 15 % propilenglikol, dan 82,42 % akuades, dengan variasi komposisi CMC-Na dan karbopol. Parameter karakteristik sediaan fisik gel yang diuji adalah uji organoleptis, pH, homogenitas, viskositas, daya lekat, dan daya sebar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aroma, pH, dan homogenitas dari kelima formula tersebut adalah sama yaitu aroma cengkeh, pH 6, dan homogen. Perbedaannya ditunjukkan oleh parameter viskositas, daya lekat, daya sebar, dan bentuk yaitu semakin besar konsentrasi karbopol maka semakin besar viskositas, daya lekat, dan tekstur kekentalan dari gel-nya, tetapi sebaliknya daya sebar semakin menurun. Kesimpulan dari penelitian ini adalah basis karbopol memberikan tekstur gel yang lebih kental dan berwarna bening daripada CMC-Na tetapi memiliki daya sebar kurang.
Sumber Bahaya Yang Terdapat Di Perkebunan Dan Industri Karet Di Perumda Perkebunan Kahyangan Jember, Kebun Gunungpasang Fita Auwalina Ayu Safitri; Frida Yumna Izzati; Alifianisa Maya Indra Cahyani; Adelia Dara Puspita; Salsa Ellena Putri Santoso; Nia Mabelana Sihotang; Mertha Angelina Nawang Wulan; Marceila El Salsabila
Jurnal Mahasiswa Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2024): Januari : Jurnal Mahasiswa Ilmu Kesehatan
Publisher : STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59841/jumkes.v2i1.870

Abstract

Perumda Perkebunan Kahyangan Jember, Kebun Gunungpasang is one of the industries engaged in plantations that produce various types of commodities such as rubber, coffee, and cloves. But in the observations made, will be focused on the rubber commodity sector. In its daily production activities, this company still uses humans as one of its resources. Work accidents that occur in this company have the potential to occur because there are several hazards faced by workers. Starting from physical hazards, chemical hazards, to ergonomic hazards. Observations were made on factory security and assisted the processing of rubber production in the factory, rubber processing, rubber drying, storage, and counters. The purpose of this observation is to identify the hazards that exist in Perumda Perkebunan Kahyangan Jember, Gunungpasang Plantation.
Formulasi dan Uji Aktivitas Anti Ketombe P. Ovale Shampo Ekstrak Etanol Daun Murbei (Morus Alba L.) Adi Yuhara, Novena
Jurnal Mahasiswa Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2024): Januari : Jurnal Mahasiswa Ilmu Kesehatan
Publisher : STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59841/jumkes.v2i1.877

Abstract

Kosmetik dari bahan alam sudah telah mengalami pengembangan karena banyak diproduksi oleh beberapa industri dalam bidang kosmetik. Rambut merupakan bagian dari tubuh yang  menghiasi kepala manusia dengan kebutuhan estetika, sehingga tidak heran jika banyak orang yang sangat memperhatikan kesehatan rambutnya dengan cara merawat atau memperbaiki rambut yang sudah rusak dan juga mencegah rambut dari hal-hal yang merugikan yaitu seperti seperti rambut ronotk, rambut kering, berminyak dan berketombe, yang mengganggu proses pertumbuhan rambut. Formulasi sampo herbal sebagai alternatif lain untuk memanfaatkan bahan. Tanaman murbei (Morus alba L.)merupakan tanaman dengaan beragai manfaat dalam bidang pengobatan maupun dalam bidang kosmetik. Praktikum formulasi shampo yang sudah dilakukan kemudian dilakukan pengujian stabilitas sediaan dan uji aktivitas antiketombe antara lain yaitu uji organoleptik, pH, tinggi busah, dan uji aktivitas antiketombe dengan bakteri P.ovale. Hasil yang diperoleh dengan warna putih, coklat, soklat tua, bentuk sediaan kental, aroma menthol dan bentuk kental, pH sediaan 8, tinnggi busa 4,2 dan 8,2 serta daya hambat bakteri sebesar 1,266 cm, 1,466 cm dan 1,3 cm. Pengaruh perbedaan kosentrasi ekstrak yaitu terhadap warna dan aroma, dan juga pada daya hambat antibakteri.
Ramona T. Mercer: Maternal Role Attainment-Becoming A Mother Chairil Anwar; Irna Nursanti
Jurnal Mahasiswa Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2024): Januari : Jurnal Mahasiswa Ilmu Kesehatan
Publisher : STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59841/jumkes.v2i1.878

Abstract

Ramona T. Mercer began her medical career in 1950, when she received a Diploma from St. Mary's. Margaret's School of Nursing in Montgomery Alabama. He graduated with LL.Hill honors for his scholastic achievements. She went back to school in 1960 after working as an abortion officer, she received the maternal child health nurse of the year award from the national macro and primary foundation and the american nurses association, on various maternal child health proatices. Awards for research conducted were the America Societytes Psychoprophylaxis in Obstetrics (ASPO) / Lamaze National Research Award in 1987, The Honored, Researched Lecture Award, Western Institute of Nursing in 1958 and from the America Nurse Foundation Distinguehed Contribution of Nursing Science Award in 1958. 1990. (Mercer curriculum vitae, 2000). Mercer has written several articles, editors and opinions. He also published 6 books and 6 book chapters. At the beginning of his research, Mercer focused on the behavior and needs of breastfeeding mothers, mothers with post-partum illnesses, mothers who gave birth to babies with disabilities and young mothers. Her first book Nursing care for parents at risk (1977) received the American journal of Nursing book of the year award in 1978. Her study of teenage mothers passing the first year of married life in 1979, Perspective on nurse health care, also received American Journal of Nursing Book of the Year award in 1980.
Penerapan Konsep Teori Sistem Model Betty Neuman Pada Asuhakan Keperawatan Pasien Stroke Diruang Rawat Inap Rumah Sakit Umum Pusat Fatmawati Jakarta Feriadianto Feriadianto; Irna Nursanti
Jurnal Mahasiswa Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2024): Januari : Jurnal Mahasiswa Ilmu Kesehatan
Publisher : STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59841/jumkes.v2i1.879

Abstract

Nursing theories are attempts to describe or explain nursing phenomena. Through nursing theory, it can be distinguished whether it includes scientific disciplines or other activities. Apart from being used to develop a model related to nursing concepts, nursing theory also has characteristics including: nursing theory identifies and explains special concepts related to real things in nursing. The main concepts identified in Betty Neuman's theoretical approach are the holistic approach, open system (including function, input and output, feedback, negent-copy, and stability), environment (including the created environment), client system (including five client variables, basic structure, line of resistance, normal line of defense, and flexible line of defense), health (fitness to disease), stressors, degree of reaction, prevention as intervention (three levels), and recovery.

Page 8 of 26 | Total Record : 254