cover
Contact Name
Aufa Rizka Azzumi
Contact Email
ahmad.ashifuddin@gmail.com
Phone
+6285156704080
Journal Mail Official
aufa.r.azzumi@stikes-ibnusina.ac.id
Editorial Address
JALAN RAYA AJIBARANG KM 1 BANYUMAS, JAWA TENGAH
Location
Kab. banyumas,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Abdimas Indonesia
ISSN : 29872944     EISSN : 29872952     DOI : 10.59841
Jurnal pengabdian kepada Masyarakat dengan akses terbuka dengan ruang lingkup berbagai bidang Ilmu Kesehatan, Kedokteran, Sosial Humaniora dan Multidisiplin ilmu termasuk penelitian dasar dalam Ilmu kesehatan umum, ilmu psikologi, ilmu farmasi, keperawatan dan Kebidanan. Artikel dalam jurnal pengabdian ini disajikan dalam bentuk Bahasa Indonesia atau Bahasa Inggris.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 205 Documents
Pendekatan Game-Based Learning dalam Edukasi Kesehatan Gigi dan Mulut pada Siswa Sekolah Dasar Islam Al-Azhar Cairo Karanganyar Arin Oktaviani Suningdyastiningrum; Fatika Puteri Rosyi Prabowo; Erni Susanty Tahir; Perdido
jurnal ABDIMAS Indonesia Vol. 4 No. 2 (2026): Agustus: Jurnal ABDIMAS Indonesia
Publisher : STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59841/jai.v4i2.3869

Abstract

Karies gigi masih menjadi masalah kesehatan gigi dan mulut yang banyak ditemukan pada anak usia sekolah sehingga diperlukan pendekatan edukasi preventif yang menarik dan melibatkan peserta secara aktif. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberikan edukasi kesehatan gigi dan mulut dengan pendekatan game-based learning kepada siswa kelas 1 dan 2 SD Islam Al-Azhar Cairo Karanganyar. Kegiatan diikuti oleh 150 siswa dan terdiri atas edukasi interaktif yang dilanjutkan dengan empat pos permainan mengenai pemilihan makanan dan minuman, urutan menyikat gigi, identifikasi perilaku menyikat gigi yang kurang tepat, serta konsep gigi sehat dan gigi berlubang. Evaluasi dilakukan secara formatif melalui pengamatan terhadap respons dan penyelesaian tugas selama permainan tanpa pre-test dan post-test tertulis. Secara umum, siswa mampu mengaplikasikan kembali materi yang telah diberikan pada keempat aktivitas permainan dan menunjukkan partisipasi aktif melalui diskusi kelompok serta penyelesaian tugas bersama. Pendekatan game-based learning dapat menjadi alternatif edukasi kesehatan gigi berbasis sekolah yang aktif dan partisipatif.
Edukasi Kesehatan Reproduksi Melalui Posyandu Remaja Untuk Pencegahan Pergaulan Bebas Annisa Nur Rahmah; Muhammad Arya Zacky Ramadhan; Irhamnia; Soviya Nabila Husna
jurnal ABDIMAS Indonesia Vol. 4 No. 2 (2026): Agustus: Jurnal ABDIMAS Indonesia
Publisher : STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59841/jai.v4i2.3871

Abstract

Remaja merupakan kelompok usia yang rentan terhadap berbagai permasalahan kesehatan, khususnya kesehatan reproduksi dan perilaku berisiko. Di Desa Pundungsari, pelaksanaan Posyandu Remaja belum berjalan optimal sehingga pengetahuan remaja mengenai kesehatan reproduksi dan pencegahan pergaulan bebas masih perlu ditingkatkan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan remaja mengenai kesehatan reproduksi dan pencegahan pergaulan bebas serta memberikan gambaran kondisi kesehatan remaja melalui pemeriksaan kesehatan dasar. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui penyuluhan kesehatan reproduksi oleh bidan desa, edukasi pencegahan pergaulan bebas oleh Duta Generasi Berencana (GenRe), serta pemeriksaan kesehatan yang meliputi tekanan darah, berat badan, tinggi badan, lingkar lengan atas (LiLA), dan lingkar perut (LP). Kegiatan diikuti oleh sekitar 30 remaja, sedangkan pemeriksaan kesehatan lengkap dilakukan terhadap 16 peserta. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan antusias dan aktif selama sesi diskusi. Hasil pemeriksaan kesehatan menunjukkan bahwa 75,0% peserta memiliki status gizi normal, 62,5% memiliki tekanan darah normal, 93,8% memiliki Lingkar Lengan Atas (LiLA) normal, dan seluruh peserta (100%) memiliki lingkar perut dalam kategori normal. Temuan tersebut menunjukkan bahwa pelaksanaan Posyandu Remaja tidak hanya meningkatkan pengetahuan remaja mengenai kesehatan reproduksi dan pencegahan pergaulan bebas, tetapi juga memberikan gambaran awal kondisi kesehatan remaja sebagai dasar deteksi dini dan pemantauan kesehatan secara berkelanjutan.
Pemanfaatan Ramuan Herbal Kunyit-Sirih ("Kusrinah") Dalam Menjaga Kesehatan Reproduksi Wanita Usia Subur Sri Dinengsih; Suprihatin; Selby Serra Ibrahim; Fajar Listya; Ika Nurmalasari
jurnal ABDIMAS Indonesia Vol. 4 No. 2 (2026): Agustus: Jurnal ABDIMAS Indonesia
Publisher : STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59841/jai.v4i2.3873

Abstract

Sanitasi lingkungan yang buruk dapat memicu timbulnya gangguan kesehatan reproduksi pada wanita, salah satunya berupa keputihan. Apabila kondisi ini diabaikan tanpa penanganan tepat, keputihan fisiologis berpotensi berkembang menjadi patologis. Secara global, sekitar 75% perempuan dilaporkan pernah mengalami keputihan, angka yang sejalan dengan estimasi kasus pada wanita di Indonesia. Keluhan ini menimbulkan rasa tidak nyaman akibat sensasi lembap, sehingga sebagian wanita mengandalkan penggunaan pantyliner. Sebagai alternatif pengobatan alami, pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) seperti kunyit dan daun sirih dapat dijadikan solusi. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman Wanita Usia Subur (WUS) mengenai keputihan fisiologis dan patologis, sekaligus mengoptimalkan pemanfaatan kunyit serta daun sirih bagi kesehatan reproduksi. Sasaran kegiatan adalah WUS di Desa Karang Tengah, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor. Luaran yang dihasilkan berupa produk minuman herbal olahan rebusan kunyit dan daun sirih.
Sosialisasi dan Edukasi Perilaku Siswa dalam Menjaga Kesehatan Lingkungan Sekolah di Yogyakarta Amyati; Sri Sularsih Endartiwi; Warniningsih
jurnal ABDIMAS Indonesia Vol. 4 No. 2 (2026): Agustus: Jurnal ABDIMAS Indonesia
Publisher : STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59841/jai.v4i2.3877

Abstract

Lingkungan sekolah yang bersih, sehat, dan nyaman merupakan salah satu faktor pendukung terciptanya proses pembelajaran yang optimal. Namun, perilaku siswa dalam menjaga kebersihan lingkungan sekolah masih perlu diperkuat, terutama dalam hal membuang dan memilah sampah, menjaga kebersihan kelas dan fasilitas sanitasi, mencuci tangan, serta mengurangi penggunaan plastik sekali pakai. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan perilaku siswa dalam menjaga kesehatan lingkungan sekolah di MA Nurul Ummah Yogyakarta. Kegiatan dilaksanakan melalui tahapan observasi awal, sosialisasi, edukasi, demonstrasi, praktik langsung, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Materi yang diberikan meliputi konsep lingkungan sekolah sehat, pengelolaan sampah, perilaku hidup bersih dan sehat, kebersihan fasilitas sekolah, serta pentingnya partisipasi siswa dalam menciptakan lingkungan sekolah yang sehat. Hasil evaluasi menunjukkan terjadi perubahan positif pengetahuan siswa setelah diberikan edukasi. Selain itu, hasil observasi menunjukkan adanya perubahan positif pada perilaku siswa, terutama dalam membuang sampah pada tempatnya, menjaga kebersihan ruang kelas, melakukan cuci tangan dengan benar, dan berpartisipasi dalam kegiatan kebersihan sekolah. Kegiatan ini menunjukkan bahwa sosialisasi dan edukasi yang disertai praktik langsung dapat menjadi strategi yang efektif dalam membangun kesadaran dan kebiasaan siswa untuk menjaga kesehatan lingkungan sekolah. Keberlanjutan program melalui pembiasaan, keteladanan guru, penguatan peran UKS, dan kegiatan kebersihan rutin diperlukan agar perubahan perilaku dapat dipertahankan.
Edukasi Anti-Bullying sebagai Upaya Meningkatkan Kesadaran dan Sikap Saling Menghargai pada Siswa SD Negeri 1 Tumpukan Alya Manal Nazihah; Ajeng Rizki Amalia; Lina Afidatunnadhiroh; Zahra Rahma Kusumaningrum; Ayu Dwi Utami
jurnal ABDIMAS Indonesia Vol. 4 No. 2 (2026): Agustus: Jurnal ABDIMAS Indonesia
Publisher : STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59841/jai.v4i2.3948

Abstract

Bullying is a behavior that can negatively affect children's social and emotional development as well as their comfort in learning at school. Early education is needed to help students recognize, prevent, and respond to bullying behavior. Anti-bullying education was conducted at SD Negeri 1 Tumpukan as one of the community service programs of the KKN UIN Raden Mas Said Surakarta. The activity used interactive material delivery, question-and-answer sessions, games, and questionnaires. The materials covered the definition and forms of bullying, its impact on victims, and appropriate responses when experiencing or witnessing bullying. The results showed that students actively participated and were able to identify several forms of bullying that may occur in everyday life. Students also understood the importance of not teasing, excluding, or hurting others and of reporting bullying to trusted adults. This education is expected to increase students' awareness, mutual respect, and concern for others while creating a safe, comfortable, and bullying-free school environment.