cover
Contact Name
Nurdiyah
Contact Email
nurdiyah@ecampus.ut.ac.id
Phone
+6221-7490941
Journal Mail Official
agridev_journal@ecampus.ut.ac.id
Editorial Address
UNIVERSITAS TERBUKA Tangerang Selatan, 15437, Indonesia Telp: (62 21) 7490941 - Ext. 1201
Location
Kota tangerang selatan,
Banten
INDONESIA
Agridev Journal : Agribusiness Digitalization & Community Development
Published by Universitas Terbuka
ISSN : -     EISSN : 29872960     DOI : https://doi.org/10.33830/Agridev
AgriDev is an Open Access journal containing dissemination/research results conducted by researchers, lecturers, and practices in agribusiness, agricultural digitalization, and community development. AgriDev is published biannually by Institute for Research and Community Service, Universitas Terbuka.
Articles 35 Documents
Penyuluhan Strategi Bank Pakan di Sentra Peternakan Rakyat (SPR) Andini Mulyo Kecamatan Papar Kabupaten Kediri Amalyadi, Rezki
AgriDev Vol. 2 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33830/Agridev.v2i2.10028.2024

Abstract

Di Sentra Peternakan Rakyat (SPR), Andini Mulyo dikukan penyuluhan dan evaluasi Strategi Bank Pakan. Tujuan dari penyuluhan ini adalah untuk meningkatkan pemahaman peternak tentang strategi bank pakan dan pengukuran evaluasi melalui persepsi peternak tentang materi, metode, media, dan pelaksanaan penyuluhan. Metode untuk evalusi menggunakan analisis deskriptif kuantitatif. Pada pelaksanaan penyuluhan, materi yang digunakan adalah strategi Bank Pakan dengan materi penunjang tentang teknologi fermentasi pakan lengkap. Ceramah/anjangsana, tanya jawab, dan peningkatan hasil adalah metode yang digunakan. Leaflet adalah media yang digunakan. Persepsi responden tentang program penyuluhan Strategi Bank Pakan tergolong pada kategori baik (36,1), artinya rancangan penyuluhan telah dibuat dan dilaksanakan sesuai dengan kebutuhan dan kondisi peternak SPR Andini Mulyo.
Kontribusi Usahatani Bawang Merah terhadap Kondisi Sosial Ekonomi Petani Desa Lambanan Kabupaten Polewali Mandar Arhim, Muhammad; Majid, Muhammad Rusli; Fitri, Fitri; Halik, Rizky Ariesty Fachrysa; Alwi, Achmad Nur Syawal
AgriDev Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33830/Agridev.v3i1.10231.2024

Abstract

Studi ini meneliti kondisi sosial ekonomi petani bawang merah di Desa Lambanan, di mana sebagian besar rumah tangga bergantung pada pertanian sebagai sumber pendapatan utama mereka. Studi ini berfokus pada dampak ketergantungan pada satu komoditas utama, yaitu bawang merah, dan pentingnya diversifikasi pendapatan dalam mengurangi fluktuasi ekonomi seperti volatilitas harga dan panen yang tidak dapat diprediksi. Lebih jauh, penelitian ini mengevaluasi peran pendapatan non-pertanian dalam meningkatkan akses ke pendidikan, layanan kesehatan, dan kebutuhan dasar, menawarkan wawasan berharga untuk pengembangan kebijakan yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan petani dan mengurangi kesenjangan sosial di daerah pedesaan. Studi ini menggunakan metode kuantitatif dan kualitatif, dengan data kuantitatif digunakan untuk menilai indikator pendapatan petani dan pendekatan kualitatif untuk mengeksplorasi kontribusi pendapatan terhadap faktor-faktor sosial ekonomi seperti kebutuhan dasar, pendidikan, dan layanan kesehatan. Pendapatan tahunan rata-rata dari pertanian bawang merah di Desa Lambanan adalah Rp 27.327.572, berkontribusi 47,81% dari total pendapatan rumah tangga, termasuk dalam kategori sedang (33–66%). Meskipun tergolong sedang, usahatani bawang merah tetap menjadi sumber pendapatan utama dibandingkan dengan kegiatan pertanian lainnya (37,24%) dan sumber pendapatan nonpertanian (14,94%). Temuan tersebut menyoroti pentingnya pendapatan pertanian dan nonpertanian dalam menjaga stabilitas sosial ekonomi petani, memenuhi kebutuhan dasar, dan memberikan ketahanan terhadap fluktuasi pasar atau gagal panen. Diversifikasi pendapatan memperkuat ketahanan ekonomi rumah tangga, mendorong akses yang lebih baik terhadap pendidikan, layanan kesehatan, dan kebutuhan sehari-hari.
Preferensi Konsumen Keripik Singkong Amburiko di Kecamatan Nganjuk Khomariyah, Tiana; Nurul Arifiyanti; Mardiyah Hayati
AgriDev Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33830/Agridev.v3i1.10326.2024

Abstract

Keripik Singkong Amburiko merupakan salah satu produk nilai tambah dari komoditas unggulan Kabupaten Nganjuk. Hal ini menjadikan terbukanya peluang dan tantangan dalam persaingan pasar. Preferensi konsumen diperlukan untuk mendukung peningkatan penjualan serta mengetahui produk yang diinginkan oleh konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kombinasi preferensi konsumen serta menganalisis keputusan pembelian pada keripik singkong Amburiko. Metode yang diterapkan yakni analisis konjoin menggunakan responden yakni konsumen UMKM Keripik Amburiko sebanyak 65 orang. Hasil menunjukkan kombinasi paling dominan dalam pembelian keripik singkong Amburiko adalah rasa original, harga Rp. 12.000, berat 250 gram, tekstur lembut, ketebalan tebal dan kemasan pouch. Pengambilan keputusan responden mengungkapkan penting untuk melakukan pembelian keripik singkong di Amburiko. Responden mendapat informasi terkait Keripik Amburiko sebagian besar dari teman dan keluarga. Pertimbangan utama dalam membeli keripik singkong yakni varian. Tingkat kepuasan pembelian keripik singkong Amburiko berada di tahap memuaskan sehingga responden bersedia merekomendasikan kepada orang lain.
Analisis Tingkat Risiko Produksi Bawang Merah di Kabupaten Sumenep Khoirunnisa, Alivia Silmi; Arifiyanti, Nurul; Setiani, Setiani
AgriDev Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33830/Agridev.v3i1.10327.2024

Abstract

Bawang merah termasuk pada jenis sayuran pada subsektor hortikultura yang memegang keutamaan pada pengembangan sayuran dataran rendah di Indonesia. Desa Mandala yang terletak di Kecamatan Rubaru Kabupaten Sumenep menjadi salah satu daerah yang dikenal dengan sentra produksi bawang merah. Pada desa ini terdapat beberapa permasalahan yaitu adanya hama penyakit, teknologi budidaya rendah, pengendalian hama yang kurang baik, modal yang terbatas, dan penggunaan faktor produksi yang kuran tepat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa tingkat risiko yang terkait dengan produksi bawang merah dan faktor-faktor yang mempengaruhi risiko tersebut. Metode analisis yang digunakan yakni Coefficien Variation (CV) dan fungsi Cobb-Douglas. Temuan menunjukkan tingkat risiko produksi bawang merah di Desa Mandala Kecamatan Rubaru tergolong rendah. Faktor yang mempunyai pengaruh terhadap tingkat risiko yakni pupuk organik sedangkan luas lahan, benih, pupuk anorganik, pestisida dan tenaga kerja tidak berpengaruh signifikan.
Penguatan Strategi Branding Kreatif dan Pemasaran Digital yang Terarah untuk Meningkatkan Daya Saing UMKM Kopi Barki, Khotimatul
AgriDev Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33830/Agridev.v3i1.10547.2024

Abstract

Dalam era persaingan pasar yang semakin ketat, UMKM kopi dihadapkan pada tantangan untuk mempertahankan dan meningkatkan posisi bisnis melalui strategi branding yang efektif serta pemanfaatan teknologi digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kasus pada beberapa UMKM kopi yang menerapkan strategi branding kreatif dan pemasaran digital. Metode penelitian menggunakan Studi Kajian Literatur dengan PRISMA. Artikel diperoleh melalui publish or perish, disaring sesuai konsep penelitian, dan dianalisis sesuai rumusan masalah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi branding yang efektif, dengan penekanan pada identitas merek yang kuat dan konsisten, sangat berpengaruh terhadap peningkatan daya saing UMKM kopi. Selain itu, pemanfaatan media sosial dan pemasaran konten terbukti meningkatkan visibilitas merek dan memperluas jangkauan pasar. Penelitian ini juga menyoroti pentingnya diversifikasi produk dan kolaborasi dengan pihak terkait dalam memperkuat posisi UMKM kopi di pasar. Berdasarkan temuan tersebut, penelitian ini memberikan rekomendasi untuk mengoptimalkan kompetensi digital pelaku UMKM kopi melalui pelatihan dan pendampingan dalam pemanfaatan teknologi digital, serta memperkuat perlindungan hak kekayaan intelektual untuk menjaga keunikan produk. Diharapkan, dengan penerapan strategi ini, UMKM kopi dapat meningkatkan daya saing usaha secara berkelanjutan dan meraih pertumbuhan yang lebih signifikan.
Tinjauan Kritis Kebijakan Harga Eceran Tertinggi Minyak Goreng di Indonesia: Perspektif Surplus Konsumen dan Produsen Fitri, Annisa; Khaliqi, Muhammad; Agustia, Devi
AgriDev Vol. 3 No. 2 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33830/Agridev.v3i2.11198.2025

Abstract

Pasar minyak goreng di Indonesia memiliki struktur oligopoli, di mana sedikit produsen dapat mengendalikan harga, sehingga konsumen sering dirugikan oleh harga yang tinggi. Pemerintah menerapkan kebijakan Harga Eceran Tertinggi (HET) untuk menekan harga dan meningkatkan keterjangkauan minyak goreng, terutama bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Penelitian ini bertujuan menganalisis dampak kebijakan HET terhadap kesejahteraan konsumen dan produsen, serta mengevaluasi efek ekonomi yang timbul akibat rigiditas harga. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif berbasis studi literatur dengan surplus konsumen dan produsen melalui kurva permintaan dan penawaran, serta Compensating variation (CV) dan equivalent variation (EV) . Hasil menunjukkan bahwa kebijakan HET meningkatkan surplus konsumen dengan menurunkan harga, tetapi secara signifikan mengurangi surplus produsen karena pembatasan harga di bawah tingkat keseimbangan pasar. Selain itu, rigiditas harga memperparah ketidakefisienan pasar, menyebabkan kelangkaan pasokan (shortage), deadweight loss, dan munculnya pasar gelap dengan harga lebih tinggi. Kebijakan HET bertujuan melindungi konsumen, dampaknya terhadap produsen dan distorsi pasar memerlukan pengawasan ketat dan strategi mitigasi untuk menjaga keseimbangan pasar dan keberlanjutan sektor minyak goreng di Indonesia.
Integrasi Teknologi Pengolahan Hasil Pertanian dan Manajemen Sumber Daya Manusia: Strategi Pengembangan CV. Essentialle Harum Alami Rahmawati, Rahmi; Indrianingsih, Rohayati Suci; Hidayat, Tita Nurmalinasari; Sopiawadi, Mutqi
AgriDev Vol. 3 No. 2 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33830/Agridev.v3i2.11448.2025

Abstract

Integrasi teknologi pengolahan hasil pertanian dan manajemen sumber daya manusia (MSDM) sangat penting untuk meningkatkan daya saing usaha kecil dan menengah (UKM). Penelitian ini berfokus pada CV. Essentialle Harum Alami, sebuah perusahaan yang bergerak di bidang produk minyak atsiri. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan deskriptif kuantitatif, dan data dianalisis menggunakan teknik IFE/EFE, SWOT, dan AHP. Penelitian mengidentifikasi langkah strategis untuk meningkatkan efisiensi produksi, kualitas produk, dan daya saing pasar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan fasilitas dan infrastruktur produksi untuk memenuhi standar ekspor, adopsi teknologi produksi dan pengemasan skala komersial yang tepat, serta pengembangan program pelatihan karyawan merupakan langkah kunci untuk pertumbuhan berkelanjutan. Selain itu, penguatan kerja sama dengan pemangku kepentingan dan perluasan promosi akan membantu meningkatkan jangkauan pasar dan membangun citra merek yang kuat. Studi ini menekankan bahwa penyelarasan strategi tersebut dengan tren global yang mendukung produk ramah lingkungan memberikan manfaat jangka panjang bagi perusahaan dan komunitasnya. Integrasi teknologi dan MSDM menjadi faktor utama dalam pengembangan agroindustri yang kompetitif dan berkelanjutan.
Introduction and Contributions of the Communal Integration Business Model to Meet the Demand for Organic Rice: Case Study of Organic Rice in Banyumas Saputro, Wahyu Adhi; Dewati, Rosita
AgriDev Vol. 3 No. 2 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33830/Agridev.v3i2.11466.2025

Abstract

Lifestyle and health issues are important indicators in consuming food, especially organic rice. It is no wonder that the demand for organic rice has increased alongside the development of the era. The organic polemic is also one of the things that consumers consider in buying rice. This also happens in the Banyumas community, which has a group of farmers who cultivate organic rice. This research aims to see how significant the contribution of organic rice produced by farmers in Banyumas is and to provide recommendations in the form of introducing a business model for a communal integration system between organic rice farmers. The method used for analysis in this research is the descriptive statistics and contribution analysis. This research was conducted in Kalisube Village and Dawuhan Village in Banyumas District. The data used is on land area, rice production, and conversion to organic rice production. Using contribution analysis helps  to determine the significance of the assumed demand for organic rice in the long term when all people consume organic rice. Based on the research results, it was found that the contribution of organic rice in Dawuhan Village was greater than in Kalisube Village. The research results also state that when 15 percent of Banyumas people consume organic rice, there will be a shortage in meeting the demand for organic rice. Communal system business model is a step in solving the problem with shortage. The combination of cooperation and interaction between organic rice farmers in Banyumas Regency is essential to meet the demand for organic rice in the community.
Persepsi Petani terhadap Varietas Unggul Baru Padi di Kabupaten Semarang - Jawa Tengah Romdon, Anggi Sahru; Hidayat, Yayat; Komalawati, Komalawati; Haskarini, Dyah
AgriDev Vol. 3 No. 2 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33830/Agridev.v3i2.11611.2025

Abstract

Varietas unggul baru (VUB) merupakan inovasi teknologi yang berperan dalam peningkatan produksi padi. Pada tahun 2021, VUB Inpari 32, Inpari 36, Inpari 46, Inpari 45, Inpari NutriZinc, dan Digdaya diperkenalkan di Desa Mluweh Kecamatan Ungaran Timur. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pertimbangan petani dalam memilih VUB, menganalisis persepsi petani terhadap aspek agronomi VUB, serta menentukan varietas padi yang dominan dipilih petani. Penelitian ini menggunakan metode survei terhadap 31 petani dengan alat bantu kuesioner, dan dianalisis secara deskriptif kualitatif serta kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 77,41% petani lebih menyukai Inpari 46 dan 74,19% menyukai Inpari 32. Kedua varietas tersebut disukai karena memiliki ketahanan terhadap organisme pengganggu tumbuhan (OPT) dan produksi yang tinggi. Untuk meningkatkan adopsi dan keberlanjutan usaha tani padi, diperlukan dukungan kebijakan dari pemerintah melalui pengembangan VUB yang sesuai dengan preferensi petani, penguatan distribusi benih VUB berkualitas secara berkelanjutan, penyuluhan intensif, serta pemberian insentif bagi petani. Peningkatan adopsi VUB diharapkan dapat meningkatkan produktivitas padi, mendorong peningkatan pendapatan, dan kesejahteraan petani, serta memperkuat ketahanan pangan daerah.
Karakteristik Pemuda Tani Tembakau dan Profitabilitas Usaha Tembakau di Kabupaten Temanggung Fortuna, Puri Eka Dewi
AgriDev Vol. 3 No. 2 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33830/Agridev.v3i2.11612.2025

Abstract

Isu regenerasi petani mendorong pentingnya memahami peran pemuda tani dalam komoditas unggulan seperti tembakau di Kabupaten Temanggung, produsen utama tembakau kualitas tinggi di Jawa Tengah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik pemuda tani yang berusahatani tembakau serta mengevaluasi kelayakan usahataninya. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan sampel sebanyak 140 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas pemuda tani adalah laki-laki (92,86%) dengan usia dominan 36–40 tahun. Sebagian besar berpendidikan terakhir SMP (42,86%) dan berprofesi utama sebagai petani (66,43%). Lama pengalaman berusahatani tembakau didominasi oleh kelompok 6–10 tahun (36,43%), dengan kepemilikan lahan sendiri sebesar 77,14% dan luas lahan berkisar antara 2.001 m² hingga 4.000 m² (29,29%). Analisis ekonomi usahatani menunjukkan bahwa total penerimaan sebesar Rp94.260.000, total biaya produksi Rp69.242.750, sehingga menghasilkan pendapatan bersih Rp25.017.250 per musim tanam. Nilai R/C ratio sebesar 1,36 menunjukkan bahwa usahatani tembakau yang dijalankan pemuda tani di Kabupaten Temanggung menguntungkan dan layak untuk dikembangkan. Temuan ini menyediakan dasar empiris bagi pengembangan kebijakan spesifik seperti program intensifikasi berbasis lahan sempit, akses pembiayaan, dan jejaring pemasaran untuk memberdayakan pemuda tani tembakau di Temanggung guna meningkatkan profitabilitas dan keberlanjutan usaha.

Page 3 of 4 | Total Record : 35