cover
Contact Name
Putri Amalia Zubaedah
Contact Email
putri.amaliazubaedah@gmail.com
Phone
+6287763319444
Journal Mail Official
publisheralmakki@gmail.com
Editorial Address
Panambangan Sedong Cirebon Jawa Barat Indonesia
Location
Kab. cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Mutiara: Multidiciplinary Scientifict Journal
Published by Al-Makki Publisher
ISSN : 29887860     EISSN : 29887992     DOI : 10.57185
Mutiara: Multidisciplinary Scientific Journal is a double blind, peer-reviewed and open access academic journal for the fields of Economics and Business, Mathematics and Natural Sciences, Humanities, Social Sciences, Communications, Engineering, Informatics, Agriculture, Fisheries, Forestry, Health and Medicine. Mutiara: Multidisciplinary Scientific Journal provides a means for ongoing discussion of relevant issues that fall within the focus and scope of the journal that can be studied empirically.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 600 Documents
Peningkatan Kemampuan Kognitif Anak Usia 5-6 Tahun Melalui Metode Eksperimen Pencampuran Warna di RA Permata Bunda Krisyanti, Putri Endah Dwi; Asiyah, Putri Nur
Mutiara: Multidiciplinary Scientifict Journal Vol. 3 No. 3 (2025): Mutiara: Multidiciplinary Scientifict Journal
Publisher : Al Makki Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57185/mutiara.v3i3.349

Abstract

Perkembangan kemampuan kognitif pada anak usia 5-6 tahun merupakan tahap penting yang memerlukan perhatian dalam proses pembelajaran. Banyak anak yang menemui hambatan dalam memahami konsep pencampuran warna, yang dapat berdampak pada perkembangan aspek lain. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan kognitif anak melalui metode eksperimen pencampuran warna di RA Permata Bunda. Penelitian tindakan kelas dilakukan dengan 20 anak kelompok TK B, melalui dua siklus yang masing-masing terdiri dari empat tahap: perencanaan, pelaksanaan, pengumpulan data, dan refleksi. Data ini dikumpulkan melalui observasi aktivitas guru dan anak serta penilaian kognitif anak. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan kognitif anak, dengan persentase keberhasilan meningkat dari 67,5% pada siklus pertama menjadi 97,5% pada siklus kedua. Aktivitas anak juga menunjukkan peningkatan, meskipun masih memerlukan perbaikan dalam kerjasama dan menyelesaikan tugas. Metode eksperimen terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan kognitif anak usia 5-6 tahun dalam pembelajaran pencampuran warna. Penelitian ini menyarankan perlunya metode yang lebih interaktif dan menyenangkan untuk memaksimalkan proses belajar anak.
Rancang Bangun Aplikasi Absensi Pegawai Menggunakan GPS Berbasis Website pada Sub Bidang Peliputan Kementerian dalam Negeri RI Fakhri, Muhammad; Soderi, Ahmad
Mutiara: Multidiciplinary Scientifict Journal Vol. 3 No. 3 (2025): Mutiara: Multidiciplinary Scientifict Journal
Publisher : Al Makki Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57185/mutiara.v3i3.351

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi di Indonesia semakin pesat, terutama dalam meningkatkan efisiensi administrasi instansi. Aplikasi absensi menggunakan teknologi GPS dapat mempermudah proses kehadiran pegawai di lapangan, terutama di Kementerian Dalam Negeri RI. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan aplikasi absensi pegawai berbasis website yang memanfaatkan teknologi GPS untuk mencatat kehadiran secara real-time. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pengembangan sistem berorientasi objek dengan pendekatan Rapid Application Development (RAD). Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan observasi terhadap pegawai untuk memahami sistem yang berlangsung saat ini. Aplikasi yang dirancang mampu mencatat absensi pegawai dengan akurat menggunakan fitur GPS. Hasil pengujian blackbox menunjukkan bahwa semua fungsi aplikasi berjalan sesuai dengan spesifikasi yang ditentukan. Aplikasi absensi pegawai berbasis GPS ini meningkatkan efisiensi dan akurasi pencatatan kehadiran, serta memberikan kemudahan akses bagi manajemen untuk memantau kehadiran pegawai. Dengan menggunakan teknologi GPS, aplikasi ini memastikan hanya pegawai yang berada di lokasi yang diizinkan yang dapat melakukan absensi.
Analisis Hubungan Antara Corporate Social Responsibility (CSR) dan Loyalitas Pelanggan Novita, Sari
Mutiara: Multidiciplinary Scientifict Journal Vol. 3 No. 3 (2025): Mutiara: Multidiciplinary Scientifict Journal
Publisher : Al Makki Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57185/mutiara.v3i3.353

Abstract

Corporate Social Responsibility (CSR) telah menjadi salah satu strategi utama perusahaan dalam menciptakan nilai sosial dan ekonomi.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara CSR dan loyalitas pelanggan.Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif,data dikumpulkan melalui survei terhadap 250 responden yang merupakan pelanggan dari perusahaan yang menerapkan program CSR secara aktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif dan signifikan antara CSR dan loyalitas pelanggan, di mana persepsi positif terhadap CSR meningkatkan tingkat kepercayaan, kepuasan, dan loyalitas pelanggan. Penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi perusahaan untuk lebih memperhatikan keberlanjutan program CSR dalam strategi pemasaran mereka
Strategi Manajemen Sumber Daya Manusia dalam Meningkatkan Kompetensi Guru Militer, Pelatih, dan Pembina di Sekolah Calon Perwira TNI Angkatan Darat Ma'ruf Zainudin, Iwam
Mutiara: Multidiciplinary Scientifict Journal Vol. 3 No. 3 (2025): Mutiara: Multidiciplinary Scientifict Journal
Publisher : Al Makki Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57185/mutiara.v3i3.354

Abstract

Peningkatan mutu pendidikan di Sekolah Calon Perwira TNI Angkatan Darat (Secapa TNI AD) merupakan langkah strategis dalam mencetak perwira yang profesional dan berkualitas. Salah satu faktor utama yang berkontribusi terhadap keberhasilan ini adalah kompetensi guru militer, pelatih, dan pembina. Namun, masih terdapat tantangan dalam penerapan manajemen sumber daya manusia (SDM), seperti keterbatasan anggaran, resistensi terhadap perubahan, serta kurangnya pembinaan yang berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan strategi manajemen SDM dalam meningkatkan kompetensi tenaga pendidik di Secapa TNI AD. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan manajemen SDM di Secapa TNI AD melibatkan analisis SWOT dalam perencanaan awal, rekrutmen berbasis kompetensi, pelatihan berkelanjutan, serta evaluasi kinerja berbasis hasil. Beberapa kebijakan strategis yang diterapkan meliputi pemberian insentif, pengawasan melalui teknologi, serta pengembangan kompetensi melalui pelatihan dan studi banding. Meskipun demikian, masih terdapat hambatan berupa keterbatasan anggaran dan resistensi terhadap perubahan. Kesimpulannya, manajemen SDM yang efektif menjadi faktor kunci dalam menciptakan lingkungan pendidikan militer yang unggul. Rekomendasi utama meliputi optimalisasi anggaran, penguatan kerja sama dengan institusi lain, serta pengembangan sistem evaluasi berbasis data guna mendukung keberlanjutan program pelatihan dan peningkatan profesionalisme tenaga pendidik.
Saudi Arabia’s Interets in Singing The Dedollarization Agreement with China in 2023 Amelia, Lisa; Wicaksa, Arif
Mutiara: Multidiciplinary Scientifict Journal Vol. 3 No. 3 (2025): Mutiara: Multidiciplinary Scientifict Journal
Publisher : Al Makki Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57185/mutiara.v3i3.355

Abstract

This research explains that Saudi Arabia's interest in signing the dedollarization agreement with China was driven by several factors. First, international factors, such as the strained relationship with the United States following the murder of Jamal Khashoggi and the reduction of U.S. military support, which prompted Riyadh to seek alternative partnerships. Second, the absolute monarchy under Crown Prince Mohammed bin Salman allows for the unilateral implementation of economic diversification and dedollarization visions, aimed at strengthening domestic legitimacy and creating a more stable economy. Third, economic and military factors, which heavily depend on oil exports and are affected by price fluctuations and the rise of shale oil in the U.S., also encouraged Saudi Arabia to take this strategic step as an effort to strengthen national stability and seek alternative trade partnerships in the oil sector.
Efektivitas Penyuluhan untuk Kader Kesehatan terhadap Tingkat Pemahaman dan Deteksi Dini Gangguan Jiwa Krizdiana, Usqi
Mutiara: Multidiciplinary Scientifict Journal Vol. 3 No. 3 (2025): Mutiara: Multidiciplinary Scientifict Journal
Publisher : Al Makki Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57185/mutiara.v3i3.357

Abstract

Gangguan jiwa merupakan kondisi yang dapat mengganggu kehidupan sehari-hari seseorang, sehingga penting untuk melakukan deteksi dini yang efektif. Puskesmas Tanggul memiliki peran dalam mendukung deteksi gangguan jiwa melalui kader kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak penyuluhan terhadap pemahaman dan kemampuan deteksi dini gangguan jiwa oleh kader kesehatan di Desa Kramat Sukoharjo. Penelitian ini menggunakan desain quasi-experiment dengan pendekatan pre-test dan post-test pada kelompok kontrol dan perlakuan. Sebanyak 28 kader kesehatan berpartisipasi dalam penelitian ini, yang dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok perlakuan yang menerima edukasi dan kelompok kontrol yang tidak menerima edukasi. Analisis data dilakukan menggunakan uji paired t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok yang mendapatkan penyuluhan mengalami peningkatan signifikan dalam pemahaman (pre-test: 16,43; post-test: 18,86; p < 0,05) serta kemampuan deteksi dini gangguan jiwa (p < 0,05). Sementara itu, kelompok kontrol tidak mengalami perubahan yang berarti. Dari hasil tersebut, disimpulkan bahwa penyuluhan memiliki efektivitas dalam meningkatkan pemahaman serta keterampilan kader kesehatan dalam mendeteksi gangguan jiwa. Oleh karena itu, disarankan agar pelatihan kader kesehatan dilakukan secara berkelanjutan guna meningkatkan kualitas deteksi dini gangguan jiwa di masyarakat.
Faktor Risiko Terjadinya Infeksi Saluran Kemih pada Pasien dengan Batu Saluran Kemih di RSUD Dr. H. Chasan Boesoirie Humairah, Annisa Puteri; Azis Manaf, Abd; Aulia M.Selomo, Prita
Mutiara: Multidiciplinary Scientifict Journal Vol. 3 No. 4 (2025): Mutiara: Multidiciplinary Scientifict Journal
Publisher : Al Makki Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57185/mutiara.v3i4.358

Abstract

Batu saluran kemih (BSK) merupakan suatu keadaan patologis terbentuknya batu yang terletak pada sistem perkemihan. Kondisi seperti in menimbulkan gangguan pada saluran kemih seperti infeksi saluran kemih. Infeksi saluran kemih (ISK) sangat mum terjadi pada penderita BSK, sehingga menyebabkan pengobatan BSK menjadi rumit. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor risiko terjadinya ISK pada pasien BSK. Tiga ratus tujuh puluh tiga pasien dengan BSK dievaluasi secara retrospektif di rekam medik SUD Dr. H. Chasan Boesirie untuk memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Faktor paparan dalam penelitian ini adalah usia, jenis kelamin, letak batu, ukuran batu, dan jumlah batu. Secara total, 29 pasien BSK, diantaranya 51,7% mengalami ISK dan 48,3% tidak ISK. Kejadian ISK pada pasien BSK berdasarkan usia, 18-25 tahun 3,4%, 26-35 tahun 17,2%, 36-45 tahun 13,8%, 46-55 tahun 10,3%, 56-65 tahun 3,4%, dan usia >65 tahun 3,4%. Berdasarkan jenis kelamin, laki-laki 20,7% dan perempuan 30%. Berdasarkan letak batu, BSK atas 51,9% dan BSK bawah 50%. Berdasarkan ukuran batu, ukuran <10 mm 51,9% dan ukuran >10 mm 50%. Berdasarkan jumlah batu, batu single 13,8% dan batu multiple 37,9%. Kejadian ISK pada pasien BSK lebih banyak ditemukan pada kelompok usia 26-35 tahun, pasien perempuan, pasien dengan letak BSK atas, pasien dengan ukuran batu <10 mm, dan pasien dengan jumlah batu multiple.
Hubungan Pengetahuan dengan Perilaku Deteksi Dini Kanker Payudara Melalui SADARI Siswi SMA Negeri 3 Ternate Idha Kusuma, Nurul Arofina; Santosa, Arif; Darmayanti, Dewi
Mutiara: Multidiciplinary Scientifict Journal Vol. 3 No. 4 (2025): Mutiara: Multidiciplinary Scientifict Journal
Publisher : Al Makki Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57185/mutiara.v3i4.360

Abstract

Data dari Kementrian Kesehatan Republik Indonesia menunjukkan kasus kanker payudara pada tahun 2020 adalah yang tertinggi dari semua jenis kanker, dan jumlah kematian yang diperkirakan melebihi 22 ribu. Ini menjadi penyebab kematian terbesar akibat kanker. Untuk mengurangi jumlah kasus baru, upaya pencegahan dan deteksi dini diperlukan untuk mengidentifikasi faktor risiko dan gejala kanker. Untuk mengetahui hubungan pengetahuan remaja dengan perilaku deteksi dini kanker payudara melalui Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) pada siswi SMA Negeri 3 Ternate. Penelitian ini menggunakan metode analitik observasional dengan desain cross sectional. Hasil penelitian menunjukan responden dengan pengetahuan SADARI yang kurang sebanyak 99 responden (47,8%), pengetahuan yang cukup sebanyak 43 responden (20,8%), dan pengetahuan SADARI yang baik sebanyak 65 responden (31,4%). Sedangkan responden dengan perilaku SADARI yang buruk sebanyak 134 responden (64,7%) dan perilaku SADARI yang baik 73 responden (35,3%). Hasil analisis dengan menggunakan uji chi-square didapatkan hasil <0,001 yang berarti hipotesis H1 diterima. Terdapat hubungan signifikan antara pengetahuan remaja dengan perilaku deteksi dini kanker payudara melalui SADARI pada siswi SMA Negeri 3 Ternate.
Gambaran Elektrolit Pasien Penyakit Ginjal Kronik dengan Hemodialisa di RSUD Dr H. Chasan Boesoirie Azridani, Nur Azizah; Halil, Fasni; Darmayanti, Dewi
Mutiara: Multidiciplinary Scientifict Journal Vol. 3 No. 4 (2025): Mutiara: Multidiciplinary Scientifict Journal
Publisher : Al Makki Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57185/mutiara.v3i4.361

Abstract

Penyakit Ginjal Kronik (PGK) merupakan kondisi patologis yang ditandai dengan kerusakan struktur atau fungsi ginjal selama lebih dari tiga bulan dan dapat menyebabkan gangguan keseimbangan elektrolit tubuh. Salah satu terapi pengganti ginjal yang paling umum digunakan adalah hemodialisis (HD), yang berperan penting dalam mempertahankan fungsi ekskresi dan homeostasis pada pasien PGK. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kadar elektrolit pada pasien PGK yang menjalani terapi HD di RSUD Dr. H. Chasan Boesoirie. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif retrospektif dengan pendekatan potong lintang (cross-sectional). Jumlah sampel sebanyak 31 pasien yang diambil melalui data rekam medis. Mayoritas pasien berada pada kelompok usia 56–65 tahun, dan didominasi oleh laki-laki sebanyak 14 pasien (45,2%). Berdasarkan pemeriksaan elektrolit, kadar kalium normal ditemukan pada 16 pasien (51,6%) dan klorida pada 25 pasien (80,6%). Namun, kadar natrium menunjukkan jumlah yang sama untuk kategori menurun dan meningkat, masing-masing sebanyak 14 pasien (45,2%). Nilai rata-rata elektrolit menunjukkan natrium sebesar 138,73 mmol/L, kalium sebesar 4,22 mmol/L, dan klorida sebesar 100,79 mmol/L. Hasil ini menunjukkan adanya variasi status elektrolit pada pasien PGK dengan HD, yang mengindikasikan pentingnya pemantauan elektrolit secara berkala dalam terapi hemodialisis. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk menganalisis hubungan antara ketidakseimbangan elektrolit dengan komplikasi klinis pada pasien PGK.
Perbedaan Kadar Enzim Sgot Dan Sgpt Pada Pasien Tuberkulosis Paru Yang Sedang Mengonsumsi Obat Anti Tuberkulosis (Oat) Dalam Fase Intensif Dan Fase Lanjutan Sekarwati, Made Dwi
Mutiara: Multidiciplinary Scientifict Journal Vol. 3 No. 4 (2025): Mutiara: Multidiciplinary Scientifict Journal
Publisher : Al Makki Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57185/mutiara.v3i4.362

Abstract

Tuberkulosis disebabkan oleh oleh basil Mycobacterium tuberculosis, yang menyebar ketika penderita TBC mengeluarkan bakteri ke udara (misalnya melalui batuk). pengobatan tuberculosis diberikan dalam bentuk paket berupa obat anti tuberkulosis kombinasi dasar tetap Obat Anti Tuberkulosis (OAT) secara umum yaitu rifampisin, isoniazid, etambutol, dan pyrazinamide, pengobatan biasanya dibagi menjadi 2 yaitu fase intensif dan fase lanjutan, memiliki efek samping hepatotoksisitas, pemeriksaan fungsi hati yang dapat dilakukan yaitu pemeriksaan SGOT (Serum Glutamic Oxaloacetic Transaminase), SGPT (Serum Glutamic-pyruvic Transaminase). Enzim ini sering dihubungkan dengan kerusakan sel hati. Menganalisis perbedaan kadar enzim SGOT dan SGPT pada pasien Tuberkulosis Paru yang sedang mengonsumsi Obat Anti Tuberkulosis (OAT) dalam fase intensif dan fase lanjutan. Observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Keseluruhan objek yang penderita Tuberkulosis di bulan 26 Maret sampai 4 Mei 2024 dengan kasus aktif yang tercatat pada rekam medis penderita Tuberculosis di UPTD Puskesmas Oepoi Kota Kupang, dipilih menjadi 28 sampel yang terbagi 14 Fase Intensif dan 14 Fase Lanjutan. Uji Mann-Whitney U didapatkan tidak ada perbedaan signifikansi uji beda Mann Whitney sebesar 0.695 untuk kadar SGOT dan untuk kadar SGPT sebesar 0,765 dan kedua nilai tersebut lebih besar dari (>0,05). Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa “H0 diterima”. Maka dari itu dapat dikatakan bahwa tidak terdapat perbedaan signifikan peningkatan kadar enzim SGOT dan SGPT pada pasien fase Lanjutan dan fase Intensif.

Filter by Year

2022 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 3 No. 10 (2025): Mutiara: Multidiciplinary Scientifict Journal Vol. 3 No. 9 (2025): Mutiara: Multidiciplinary Scientifict Journal Vol. 3 No. 8 (2025): Mutiara: Multidiciplinary Scientifict Journal Vol. 3 No. 7 (2025): Mutiara: Multidiciplinary Scientifict Journal Vol. 3 No. 6 (2025): Mutiara: Multidiciplinary Scientifict Journal Vol. 3 No. 5 (2025): Mutiara: Multidiciplinary Scientifict Journal Vol. 3 No. 4 (2025): Mutiara: Multidiciplinary Scientifict Journal Vol. 3 No. 3 (2025): Mutiara: Multidiciplinary Scientifict Journal Vol. 3 No. 3 (2025): Multidiciplinary Scientifict Journal Vol. 3 No. 2 (2025): Mutiara: Multidiciplinary Scientifict Journal Vol. 3 No. 2 (2025): Multidiciplinary Scientifict Journal Vol. 3 No. 1 (2025): Mutiara: Multidiciplinary Scientifict Journal Vol. 3 No. 1 (2025): Multidiciplinary Scientifict Journal Vol. 2 No. 12 (2024): Multidiciplinary Scientifict Journal Vol. 2 No. 12 (2024): Mutiara: Multidiciplinary Scientifict Journal Vol. 2 No. 11 (2024): Multidiciplinary Scientifict Journal Vol. 2 No. 11 (2024): Mutiara: Multidiciplinary Scientifict Journal Vol. 2 No. 10 (2024): Multidiciplinary Scientifict Journal Vol. 2 No. 10 (2024): Mutiara: Multidiciplinary Scientifict Journal Vol. 2 No. 9 (2024): Multidiciplinary Scientifict Journal Vol. 2 No. 9 (2024): Mutiara: Multidiciplinary Scientifict Journal Vol. 2 No. 8 (2024): Multidiciplinary Scientifict Journal Vol. 2 No. 8 (2024): Mutiara: Multidiciplinary Scientifict Journal Vol. 2 No. 7 (2024): Multidiciplinary Scientifict Journal Vol. 2 No. 7 (2024): Mutiara: Multidiciplinary Scientifict Journal Vol. 2 No. 6 (2024): Multidiciplinary Scientifict Journal Vol. 2 No. 6 (2024): Mutiara: Multidiciplinary Scientifict Journal Vol. 2 No. 5 (2024): Mutiara: Multidiciplinary Scientifict Journal Vol. 2 No. 5 (2024): Multidiciplinary Scientifict Journal Vol. 2 No. 4 (2024): Multidiciplinary Scientifict Journal Vol. 2 No. 4 (2024): Mutiara: Multidiciplinary Scientifict Journal Vol. 2 No. 3 (2024): Multidiciplinary Scientifict Journal Vol. 2 No. 3 (2024): Mutiara: Multidiciplinary Scientifict Journal Vol. 2 No. 2 (2024): Multidiciplinary Scientifict Journal Vol. 2 No. 2 (2024): Mutiara: Multidiciplinary Scientifict Journal Vol. 2 No. 1 (2024): Mutiara: Multidiciplinary Scientifict Journal Vol. 1 No. 12 (2023): Mutiara: Multidiciplinary Scientifict Journal Vol. 1 No. 11 (2023): Mutiara: Multidiciplinary Scientifict Journal Vol. 1 No. 10 (2023): Mutiara: Multidiciplinary Scientifict Journal Vol. 1 No. 9 (2023): Mutiara: Multidiciplinary Scientifict Journal Vol. 1 No. 8 (2023): Multidiciplinary Scientifict Journal Vol. 1 No. 8 (2023): Mutiara: Multidiciplinary Scientifict Journal Vol. 1 No. 7 (2023): Multidiciplinary Scientifict Journal Vol. 1 No. 7 (2023): Mutiara: Multidiciplinary Scientifict Journal Vol. 1 No. 6 (2023): Mutiara: Multidiciplinary Scientifict Journal Vol. 1 No. 6 (2023): Multidiciplinary Scientifict Journal Vol. 1 No. 5 (2023): Mutiara: Multidiciplinary Scientifict Journal Vol. 1 No. 5 (2023): Multidiciplinary Scientifict Journal Vol. 1 No. 3 (2023): Mutiara: Multidiciplinary Scientifict Journal Vol. 1 No. 3 (2023): Multidiciplinary Scientifict Journal Vol. 1 No. 2 (2023): Multidiciplinary Scientifict Journal Vol. 1 No. 2 (2023): Mutiara: Multidiciplinary Scientifict Journal Vol. 1 No. 1 (2023): Mutiara: Multidiciplinary Scientifict Journal Vol. 1 No. 4 (2022): Mutiara: Multidiciplinary Scientifict Journal Vol. 1 No. 4 (2022): Multidiciplinary Scientifict Journal More Issue