cover
Contact Name
Sudana Fatahillah Pasaribu
Contact Email
sudanafatahillah@gmail.com
Phone
+6282276302084
Journal Mail Official
sudanafatahillah@gmail.com
Editorial Address
Jl. Kapten Sumarsono No.107, Helvetia, Kec. Sunggal, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, Indonesia. kampus Institut Kesehatan Helvetia Kode Pos : 20124
Location
Kab. deli serdang,
Sumatera utara
INDONESIA
Media Gizi Ilmiah Indonesia
Published by Kabar Gizi Indonesia
ISSN : -     EISSN : 29864542     DOI : -
Core Subject : Health,
Media Gizi Ilmiah Indonesia (MGII) is a journal that was founded in 2022. MGII publishes various types of research such as research results and article reviews in the field of nutritional science. MGII publishes 2 times a year. MGII publishes the results of research and literature review in the scope of Clinical Nutrition, Molecular Nutrition, Community Nutrition, Sports Nutrition, Institutional Nutrition, Food Technology, Food Technology, Functional Food, Food Service Management, and Disaster Nutrition. MGII can be accessed openly online so that authors and researchers can easily access all research results that have been published by MGII.
Articles 88 Documents
Efektivitas Pelatihan Pembuatan Rolade Ikan Lele Inovasi PMT Penyuluhan Terhadap Peningkatan Pengetahuan dan Keterampilan Kader Posyandu di Desa Darmasaba Ni Kadek Dhea Nanda Setiari; I Komang Agusjaya Mataram; Ni Made Yuni Gumala
Media Gizi Ilmiah Indonesia Vol 4 No 2 (2026): AUGUST 2026
Publisher : Kabar Gizi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62358/mgii.v4i2.138

Abstract

Kegiatan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) penyuluhan di posyandu masih menghadapi beberapa kendala, seperti kurangnya variasi menu serta keterbatasan pengetahuan dan keterampilan kader dalam mengolah bahan pangan lokal bergizi. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah melalui pelatihan pembuatan rolade ikan lele sebagai inovasi PMT berbasis protein hewani. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pelatihan pembuatan rolade ikan lele sebagai inovasi PMT penyuluhan terhadap peningkatan pengetahuan dan keterampilan kader posyandu di Desa Darmasaba. Penelitian ini menggunakan desain pre-eksperimental dengan rancangan one group pretest-posttest. Sampel penelitian berjumlah 36 kader posyandu yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data pengetahuan dikumpulkan menggunakan kuesioner, sedangkan data keterampilan dikumpulkan melalui observasi praktik. Analisis data dilakukan menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata pengetahuan kader meningkat dari 67,7% menjadi 92,7%, sedangkan rata-rata keterampilan meningkat dari 67,5% menjadi 95,3%. Hasil uji statistik menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada pengetahuan dan keterampilan kader sesudah diberikan pelatihan (p<0,05). Disimpulkan bahwa pelatihan pembuatan rolade ikan lele efektif meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader posyandu sebagai inovasi PMT penyuluhan.
Hubungan Tingkat Stres, Body Image, dan Penggunaan Media Sosial Terhadap Risiko Eating Disorder pada Remaja Putri Erika Saori; Annisa Nuradhiani; Ratu Diah Koerniawati
Media Gizi Ilmiah Indonesia Vol 4 No 2 (2026): AUGUST 2026
Publisher : Kabar Gizi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62358/mgii.v4i2.141

Abstract

Eating disorder merupakan perilaku makan menyimpang atau kebiasaan makan tidak sehat (pengurangan atau peningkatan konsumsi makanan secara ekstrem). Risiko eating disorder 80% lebih tinggi terjadi pada remaja putri. Media sosial dapat menyebabkan seseorang merasa tidak puas terhadap bentuk tubuhnya (body image negatif) dan pada akhirnya dapat meningkatkan risiko eating disorder pada remaja putri. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara tingkat stres, body image, dan penggunaan media sosial terhadap risiko eating disorder pada remaja putri. Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Jumlah sampel pada penelitian ini yaitu 91 orang responden (44 orang kelas X dan 47 orang kelas XI) yang diambil dengan menggunakan metode purposive sampling. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner Eating Attitudes Test-26 (EAT-26) untuk mengukur risiko eating disorder, Perceived Stress Scale-10 (PSS-10) untuk mengukur tingkat stres, Multidimensional Body-Self Relations Questionnaire-Appearance Scales (MBSRQ-AS) untuk mengukur body image, dan Social Networking Time Use Scale (SONTUS) untuk mengukur penggunaan media sosial. Data selanjutnya dianalisis menggunakan uji Chi Square dan Fisher Freeman Halton Exact Test. Hasil penelitian ini antara lain responden yang berisiko eating disorder (29,7%), stres tingkat sedang (81,3%), body image negatif (67%), dan penggunaan media sosial intensitas sedang (46,1%). Kesimpulan penelitian ini yaitu terdapat hubungan antara tingkat stres dan body image dengan risiko eating disorder pada remaja putri, sedangkan tidak adanya hubungan antara penggunaan media sosial dengan eating disorder dapat terjadi karena adanya faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.
Daya Terima Moringa Pudding Cocodate sebagai Alternatif Makanan Tambahan Balita dalam Upaya Pencegahan Stunting Rahmatiah Rahmatiah; Hendrayati; Retno Sri Lestari
Media Gizi Ilmiah Indonesia Vol 4 No 2 (2026): AUGUST 2026
Publisher : Kabar Gizi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62358/mgii.v4i2.142

Abstract

Pangan lokal merupakan sumber pangan yang mudah diperoleh dan berpotensi meningkatkan gizi masyarakat. Namun, pemanfaatannya sebagai makanan tambahan bagi balita stunting di Indonesia masih belum optimal. Bahan-bahan seperti daun kelor, kelapa muda, kurma, dan telur ayam mengandung energi, protein, zat besi, dan serat makanan yang dapat mendukung pertumbuhan anak. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan rancangan formulasi dan uji organoleptik untuk mengetahui daya terima produk Moringa Pudding Cocodate sebagai makanan tambahan balita stunting. Produk diformulasikan menggunakan daun kelor, kelapa muda, kurma, telur ayam, santan, dan agar-agar dalam tiga variasi berdasarkan jumlah daun kelor. Uji organoleptik dilakukan pada 30 panelis terhadap aspek warna, aroma, rasa, dan tekstur. Data dianalisis secara deskriptif Setiap porsi produk (60 g) mengandung energi 33,95–34,5 kkal, protein 1,40–1,42 g, lemak 0,72–1,03 g, karbohidrat 6,59–6,68 g, zat besi 0,35–0,40 mg, dan serat 1,02–1,06 g. Formula F1 merupakan formulasi yang paling disukai panelis, dengan tingkat kesukaan terhadap warna 83,3%, aroma 90%, tekstur 90%, dan rasa 93,3%. Kombinasi daun kelor, kelapa muda, kurma, santan, dan telur ayam menghasilkan produk dengan karakteristik sensori yang baik serta berpotensi dikembangkan sebagai makanan tambahan berbasis pangan lokal untuk mendukung pertumbuhan dan perbaikan status gizi balita stunting.
Keterkaitan Literasi Gizi Dengan Asupan Energi, Zat Gizi Makro, Dan Status Gizi Remaja Hafiza Honesti; Ismed; Novfitri Syuryadi
Media Gizi Ilmiah Indonesia Vol 4 No 2 (2026): AUGUST 2026
Publisher : Kabar Gizi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62358/mgii.v4i2.147

Abstract

Literasi gizi merupakan kapasitas kognitif esensial bagi remaja untuk memperoleh, memproses, dan memahami informasi gizi dasar guna mengambil keputusan pemilihan makanan yang sehat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara tingkat literasi gizi dengan asupan makanan zat gizi makro serta status gizi pada siswa remaja di SMAN 1 Pasaman Barat. Penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional dilakukan terhadap 75 siswa berusia 16-17 tahun yang tinggal terpisah dari orang tua. Data literasi gizi diperoleh melalui kuesioner NuLit yang valid (16 butir), data asupan zat gizi makro dinilai menggunakan metode food recall 2x24 jam, dan status gizi diukur secara antropometri berdasarkan indeks IMT/U. Analisis data menggunakan Uji Korelasi Rank Spearman. Hasil analisis korelasi Spearman menunjukkan tidak adanya hubungan yang signifikan antara tingkat literasi gizi dengan asupan energi (r=0,066; p=0,574), protein (r=0,106; p=0,368), lemak (r=0,123; p=0,294), dan karbohidrat (r=0,000; p=0,997). Lebih lanjut, literasi gizi juga tidak memperlihatkan hubungan yang bermakna dengan status gizi responden (r=0,024; p=0,838). Tingkat literasi gizi individu yang baik tidak serta-merta berkorelasi positif terhadap kecukupan asupan makanan dan capaian status gizi remaja di lingkungan asrama akibat adanya keterbatasan otonomi menu pangan.
Perbedaan Status Gizi dan Asupan Zat Gizi Makro Berdasarkan Stres Kecemasan Pada Mahasiswa Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Denpasar Lucia Leony Emanuela; Hertog Nursanyoto; I Gusti Agung Ari Widarti
Media Gizi Ilmiah Indonesia Vol 4 No 2 (2026): AUGUST 2026
Publisher : Kabar Gizi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62358/mgii.v4i2.151

Abstract

Asupan zat gizi seseorang sangat berpengaruh terhadap status gizinya. Di era sekarang banyak ditemukan mahasiswa yang mengalami stres kecemasan akibat beberapa faktor baik faktor internal maupun faktor eksternal, yang kemudian mengarah pada seseorang mengalami emotional eating seperti eating disorder yang diartikan gangguan mental yang mempengaruhi kebiasaan makan seseorang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan status gizi dan asupan zat gizi makro berdasarkan stres kecemasan pada mahasiswa Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Denpasar. Penelitian ini merupakan jenis penelitian observasional dengan desain penelitian cross-sectional dan melibatkan 78 sampel mahasiswa tingkat 1 Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Denpasar. Data status gizi diketahui dari hasil perhitungan Indeks Massa Tubuh (IMT). Asupan zat gizi makro diperoleh dari recall 2x24 jam. Stres kecemasan diukur menggunakan kuisioner Depression Anxiety Stress Scales (DASS-42). Analisis data kemudian dilakukan dengan uji univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan adanya kecenderungan perbedaan antara status gizi dan asupan zat gizi makro berdasarkan stres kecemasan namun secara statistik tidak bermakna yang dibuktikan dengan nilai (p>0,05). Sebagian besar sampel memiliki status gizi normal dan asupan zat gizi makro kurang. Kesimpulan dari penelitian ini adalah meskipun adanya kecenderungan perbedaan antara status gizi dan asupan zat gizi makro berdasarkan stres kecemasan pada mahasiswa namun secara statistik tidak bermakna, maka penelitian ini penting untuk menjadi fokus kesehatan gizi dan kesehatan mental di populasi tertentu. Penelitian selanjutnya diharapkan lebih memperhatikan mahasiswa tingkat akhir untuk menggambarkan vokasi stres yang dapat mempengaruhi gizi seseorang.
Hubungan Tingkat Kecukupan Zat Besi, Status Gizi, dan Kualitas Tidur dengan Kejadian Anemia pada Mahasiswi Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan di Universitas Negeri Surabaya Febianti Nur Aisyah; Ratna Candra Dewi; Fitriana Nugraheni; Yuni Nurwati
Media Gizi Ilmiah Indonesia Vol 4 No 2 (2026): AUGUST 2026
Publisher : Kabar Gizi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62358/mgii.v4i2.153

Abstract

Mahasiswi merupakan kelompok yang rentan mengalami anemia karena mengalami menstruasi setiap bulan dan cenderung memiliki pola hidup yang kurang sehat akibat tuntutan akademik. Menganalisis hubungan antara tingkat kecukupan zat besi, status gizi, dan kualitas tidur dengan kejadian anemia pada mahasiswi Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan di Universitas Negeri Surabaya. Menggunakan desain cross-sectional dengan jumlah sampel sebanyak 94 mahasiswi Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan di Universitas Negeri Surabaya menggunakan proportional stratified random sampling. Data konsumsi zat besi diukur menggunakan Semi Quantitative Food Frequency Questionnaire (SQ-FFQ), status gizi menggunakan Indeks Massa Tubuh (IMT), kualitas tidur menggunakan Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI), dan kadar hemoglobin menggunakan alat GCHb Easy Touch. Analisis bivariat menggunakan uji Chi-Square. Terdapat 89 responden (94,7%) memiliki tingkat kecukupan zat besi kurang, 65 responden (69,1%) berstatus gizi normal, 69 responden (73,4%) memiliki kualitas tidur buruk, dan 22 responden (23,4%) mengalami anemia. Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat kecukupan zat besi (p = 0,333) dan kualitas tidur (p = 0,307) dengan kejadian anemia. Terdapat hubungan yang signifikan antara status gizi dengan kejadian anemia (p = 0,003). Status gizi berhubungan secara signifikan dengan kejadian anemia, sedangkan tingkat kecukupan zat besi dan kualitas tidur tidak berhubungan secara signifikan dengan kejadian.
Pengaruh Edukasi Gizi Seimbang Melalui Media Pop-Up Book Terhadap Pengetahuan, Sikap Dan Perilaku Anak Di SD Negeri 105382 Galang Mardiana Maniur Siahaan; Abdul Hairuddin Angkat
Media Gizi Ilmiah Indonesia Vol 4 No 2 (2026): AUGUST 2026
Publisher : Kabar Gizi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62358/mgii.v4i2.156

Abstract

Masalah gizi pada anak usia sekolah masih menjadi perhatian karena dapat memengaruhi pertumbuhan, kesehatan, dan prestasi belajar. Rendahnya pengetahuan, sikap, dan perilaku mengenai gizi seimbang menjadi salah satu faktor penyebab masalah gizi. Edukasi gizi melalui media pop-up book dapat digunakan untuk meningkatkan pemahaman siswa secara menarik dan interaktif. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh edukasi gizi seimbang melalui media pop-up book terhadap pengetahuan, sikap, dan perilaku siswa di SD Negeri 105382 Galang. Penelitian menggunakan desain quasi experimental dengan rancangan one group pretest-posttest. Sampel berjumlah 51 siswa kelas IV dan V yang dipilih dengan systematic random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis secara univariat serta bivariat menggunakan uji Mann-Whitney. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan pengetahuan siswa dari rata-rata 7,16 menjadi 11,14 (p=0,000). Sikap meningkat dari 30,69 menjadi 32,22 (p=0,003), sedangkan perilaku meningkat dari 9,80 menjadi 11,22 (p=0,000). Hasil tersebut menunjukkan bahwa edukasi gizi seimbang melalui media pop-up book efektif meningkatkan pengetahuan, sikap, dan perilaku siswa mengenai gizi seimbang. Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat pengaruh edukasi gizi seimbang melalui media pop-up book terhadap pengetahuan, sikap, dan perilaku siswa. Media pop-up book dapat digunakan sebagai sarana edukasi gizi bagi anak usia sekolah.
Pengaruh Edukasi Gizi Seimbang dengan Media Flipbook Terhadap Pengetahuan dan Sikap Siswa SMAN 1 Binjai Sebagai Penerima Makanan Bergizi Gratis Amanda Salsabila; Nila Reswari Haryana; Risti Rosmiati; Marjuang Purba; Edwin Fransiari
Media Gizi Ilmiah Indonesia Vol 4 No 2 (2026): AUGUST 2026
Publisher : Kabar Gizi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62358/mgii.v4i2.159

Abstract

Remaja masih menghadapi berbagai permasalahan gizi. Program Makanan Bergizi Gratis merupakan upaya pemerintah, tetapi pelaksanaannya masih lebih berfokus pada pemberian makanan dibandingkan edukasi gizi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi gizi seimbang menggunakan media flipbook terhadap pengetahuan dan sikap siswa Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Binjai sebagai penerima Program Makanan Bergizi Gratis. Penelitian ini menggunakan desain quasi experimental dengan pendekatan pre-test post-test control group. Penelitian dilaksanakan pada bulan Mei–Juni 2026 dengan melibatkan 72 siswa yang dibagi menjadi kelompok intervensi dan kelompok kontrol. Kelompok intervensi memperoleh edukasi gizi seimbang menggunakan media flipbook, sedangkan kelompok kontrol tidak memperoleh intervensi. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner pengetahuan dan sikap gizi seimbang. Analisis data menggunakan uji Paired Sample t-test, Wilcoxon, dan Mann–Whitney. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan meningkat sebesar 26,94% pada kelompok intervensi dan 3,89% pada kelompok kontrol. Sikap juga mengalami peningkatan sebesar 19,16% pada kelompok intervensi dan 2,60% pada kelompok kontrol, dengan perbedaan yang signifikan (p<0,001). Disimpulkan bahwa edukasi gizi seimbang menggunakan media flipbook efektif meningkatkan pengetahuan dan sikap gizi seimbang pada siswa Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Binjai penerima Program Makanan Bergizi Gratis
Tingkat Penerimaan Konsumen dan Aktivitas Antioksidan Puding Bubuk Daun Kersen (Muntingia calabura L.) Anisa Tri Hutami; Fajar Irianto; Dwi Wulandari A. Hamka
Media Gizi Ilmiah Indonesia Vol 4 No 2 (2026): AUGUST 2026
Publisher : Kabar Gizi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62358/mgii.v4i2.160

Abstract

Daun kersen (Muntingia calabura L.) secara tradisional digunakan untuk menurunkan gula darah, tekanan darah dan untuk mengobati diare. Daun kersen mengandung berbagai zat kimia aktif, seperti polifenol, flavonoid, dan saponin, yang memiliki potensi sebagai antioksidan dan antidiabetes.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat penerimaan konsumen terhadap produk puding dengan penambahan bubuk daun kersen serta menganalisis aktivitas antioksidan. Desain penelitian menggunakan kuasi-eksperimental dengan uji organoleptik (warna, rasa, aroma dan tekstur) terhadap 45 panelis agak terlatih. Terdapat tiga formula yang diuji dengan penambahan bubuk daun kersen sebanyak 5 gram, 10 gram dan 15 gram. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produk yang paling disukai adalah formula dengan penambahan 5 gram bubuk daun kersen untuk semua atribut. Uji statistik Friedman menunjukkan perbedaan signifikan (p < 0,05) pada semua parameter. Produk terbaik memiliki aktivitas antioksidan kategori sedang dengan nilai IC50 112,63 ppm.
Sifat Fisikokimia, Potensi Gizi, dan Antioksidan Jelly Kombucha Bunga Telang dengan Kolang-Kaling sebagai Agen Pengental Rosyanne Kushargina; Inne Indraaryani Suryaalamsah; Ahmad Faridi; Khesya Amelia
Media Gizi Ilmiah Indonesia Vol 4 No 2 (2026): AUGUST 2026
Publisher : Kabar Gizi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62358/mgii.v4i2.161

Abstract

Inovasi pangan fungsional perlu dikembangkan dengan mengombinasikan manfaat kesehatan dan cita rasa yang menarik untuk meningkatkan penerimaan konsumen. Penelitian ini bertujuan mengembangkan Jellycha, yaitu jeli berbasis kombucha bunga telang (Clitoria ternatea L.) dan kolang-kaling, serta mengevaluasi karakteristik sensoris, kandungan gizi, aktivitas antioksidan, dan bakteri asam laktat (BAL) pada formula terpilih. Penelitian menggunakan rancangan acak lengkap dengan tiga formulasi berdasarkan perbedaan proporsi kombucha bunga telang dan kolang-kaling, yaitu F1 (550 mL:250 mL), F2 (600 mL:300 mL), dan F3 (650 mL:350 mL). Data mutu hedonik dan uji hedonik dianalisis uji kruskal wallis dengan uji lanjut mann-whitney. Formula terbaik selanjutnya dianalisis kandungan gizi, aktivitas antioksidan, dan jumlah BAL. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tekstur dan warna merupakan atribut mutu hedonik yang berbeda nyata antar formula (p<0.05). Formula 1 menunjukkan penerimaan sensoris terbaik secara umum. Formula terpilih mengandung energi 81,00 kkal/100 g, karbohidrat 20,25 g/100 g, serat pangan 2.69 g/100 g, protein 0,04 g/100 g, lemak 0,02 g/100 g, aktivitas antioksidan (IC 50) 18,43 ppm, dan BAL 7,55 × 10⁵ CFU/g. Jellycha berpotensi menjadi pangan fungsional berbasis kombucha bunga telang. Pengembangan formulasi Jellycha selanjutnya disarankan untuk meningkatkan penerimaan sensoris panelis melalui beberapa modifikasi formulas untuk  memperbaiki atribut tekstur dan aroma.