cover
Contact Name
Bima Mhd Ghaluh
Contact Email
bima@educaniora.org
Phone
+6282184182088
Journal Mail Official
journal@educaniora.org
Editorial Address
Komplek Singgalang, Padang, West Sumatra, Indonesia
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Educaniora: Journal of Education and Humanities
Published by Educaniora Publisher
ISSN : -     EISSN : 29865808     DOI : https://doi.org/10.59687
This interdisciplinary journal focuses on the exchange of research results in education and humanities. Educaniora aims to bridge the gap between pure academic research journals and more practical publications. Fields of interest include, but are not limited to: 1. Indonesian Language Education; 2. Indonesian Literature Studies; 3. Linguistics; 4. Humanities; 5. Modern language issues; and 6. Language in multicultural societies.
Articles 60 Documents
Analisis Keusangan Literatur pada Skripsi Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Della, Fatri; Primadesi, Yona
Educaniora: Journal of Education and Humanities Vol. 1 No. 2 (2023): July
Publisher : Institute of Humanities and Education Studies (IHES)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59687/educaniora.v1i2.36

Abstract

Penelitian ini mengidentifikasi tingkat keusangan literatur yang disitir pada skripsi mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia tahun 2021. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Dari 42 skripsi sebagai populasi, 42 skripsi diambil sebagai sampel dengan menggunakan teknik slovin. Data dikumpulkan dengan studi pustaka atau studi dokumentasi dan dianalisis dengan teknik persiapan, tabulasi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebanyakan sitiran (64%) yang kurang dari tahun 2012 dianggap sudah usang, sedangkan sitiran yang lebih baru (35%) dinilai terkini/mutakhir. Tingkat keusangan literatur pada skripsi mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia adalah 9 tahun.
Penerapan Model Project Based Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar Seni Rupa Siswa Kelas IX-8 MTsN 3 Padang Rahmadani, Sherina Pasma; Wikarya, Yusron
Educaniora: Journal of Education and Humanities Vol. 1 No. 2 (2023): July
Publisher : Institute of Humanities and Education Studies (IHES)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59687/educaniora.v1i2.37

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan Hasil Belajar Seni Rupa siswa Kelas IX-8 Mtsn 3 Padang melalui penerapan model pembelajaran Project Based Learning (PjBL). Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IX-8 MTsN 3 Padang yang berjumlah 27 orang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Metode dan alat pengumpulan data berupa observasi, tes, dan dokumentasi. Teknik analisis data di uji dengan menggunakan program SPSS versi 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh yang signifikan dari penerapan pembelajaran Project Based Learning terhadap hasil belajar seni rupa siswa kelas IX-8 MTsN 3 Padang. Hal ini bisa dilihat dari tingkat ketuntasan hasil belajar siswa. Pada tahapan pra siklus yang tuntas sebanyak 10 siswa (37,03%), pada saat dilakukannya tahap siklus I mengalami peningkatan ketuntasan sebanyak 17 siswa (63%). Pada tahapan siklus II tingkat ketuntasan peserta didik meningkat secara signifikan sebanyak 25 siswa (92,59%). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan model Project Based Learning dapat meningkatkan hasil belajar seni rupa siswa kelas IX-8 MTsN 3 Padang.
Afiksasi Reduplikasi dalam Novel Hikayat Dodon Tea dan Umar Galie: Metode Linguistik Korpus JR, Vicno Triwira Dhika; Ermanto, Ermanto
Educaniora: Journal of Education and Humanities Vol. 1 No. 2 (2023): July
Publisher : Institute of Humanities and Education Studies (IHES)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59687/educaniora.v1i2.38

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan afiksasi atau imbuhan yang mengalami pengulangan di dalam korpus novel Indonesia yang berjudul “Hikayat Dodon Tea dan Umar Galie” karya Ermanto Tolantang. Penelitian ini menggunakan pendekatan metode linguistik korpus deskriptif kualitatif, dan memanfaatkan aplikasi linguistik korpus KORTARA (Korpus Nusantara). Aplikasi KORTARA (Korpus Nusantara) dalam penelitian ini berfungsi sebagai tempat penyajian data, tempat pengumpulan data, dan tempat penganalisisan data. Data dalam penelitian ini berupa kalimat-kalimat yang menggunakan afiksasi pengulangan di dalam nove “Hikayat Dodon Tea dan Umar Galie”. Sumber data penelitian ini ialah korpus novel Indonesia yang berjudul Hikayat Dodon Tea dan Umar Galie. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini ialah teknik dokumentasi yang memanfaatkan file-file korpus di KORTARA (Korpus Nusantara). Teknik yang digunakan dalam penelitian ini ialah teknik linguistik korpus analisis komputasi. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, diperoleh 11 data jenis afiksasi yang mengalami pengulangan (reduplikasi). 11 jenis afiksasi tersebut meliputi 7 data jenis prefiks (awalan) yang mengalami pengulangan, dan 4 data jenis konfiks (awalan-akhiran) yang mengalami pengulangan. Dalam data prefiks, pola yang digunakan berupa meng-, mem-, meN-, dan men-. Dalam data konfiks, pola yang digunakan berupa ke/an-, di/kan-, dan meng/kan-. Penelitian ini tidak menemukan penggunaan afiksasi jenis infiks, karena penggunaan sisipan yang diulang tidak lazim ditemukan dalam novel.
Tengkuluk Jambi dalam Karya Digital Painting Sepvira, Diana; Syafei, Syafei
Educaniora: Journal of Education and Humanities Vol. 1 No. 2 (2023): July
Publisher : Institute of Humanities and Education Studies (IHES)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59687/educaniora.v1i2.39

Abstract

Tujuan penciptaan karya ini adalah untuk mempresentasikan kebudayaan tengkuluk Jambi dalam karya digital painting. Tengkuluk merupakan penutup kepala dari kain batik yang dililitkan tanpa jahitan yang biasa digunakan perempuan Jambi. Tengkuluk merupakan produk kebudayaan melayu yang digunakan di berbagai acara adat di Jambi. Eksistensi tengkuluk Jambi sebagai sebuah kebudayaan sudah mulai dilupakan karena kurang dibudayakannya penggunaan tengkuluk. Selain itu, tidak banyak informasi terkait tata cara penggunaan serta penjelasan makna dan filosofi pada setiap variasi tengkuluk. Oleh karena itu karya akhir ini bertujuan untuk mempresentasikan dan mengenalkan kembali kebudayaan tengkuluk dalam karya digital painting di mana objek utama dalam penciptaan karya ini adalah tengkuluk. Metode penciptaan karya ini melalui lima tahapan yang diawali dengan tahap persiapan yakni melakukan observasi yang selanjutnya dianalisis lebih lanjut atau disebut tahap elaborasi, kemudian tahap sintesis menetapkan ide dan realisasi konsep. Pada proses penciptaan karya penulis menggunakan aplikasi Adobe Illustrator dan Procreate yang diakses melalui perangkat laptop dan Ipad. Penulis membuat 10 karya digital dengan judul : “Tengkuluk Berumbai Jatuh”, “Tengkuluk Daun Mangis”, “ Tengkuluk Bambu”, “Tengkuluk Sapit Mayang”, “Tengkuluk Aur Cino”, “Tengkuluk Sanggul Tercacah”, “Tengkuluk Kerinci Mudik”, “Tengkuluk Rambahan”, “Tengkuluk Teribai”, “Tengkuluk Daun Pakis Terjuntai”.
Partikel sebagai Pemarkah Wacana Fatis dalam Podcast @Kasisolusi JR, Vicno Triwira Dhika
Educaniora: Journal of Education and Humanities Vol. 1 No. 2 (2023): July
Publisher : Institute of Humanities and Education Studies (IHES)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59687/educaniora.v1i2.42

Abstract

Pemarkah wacana merupakan penanda wacana. Penanda wacana yang dimaksud dapat berupa kata dan frasa. Misalnya dalam penggunaan partikel nah, oh, dan ya, partikel ini tidak hanya sekedar mengucapkan kata-kata, tetapi juga mengandung makna yang tersirat dalam tuturan partikel tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti pemarkah wacana berupa partikel yang terdapat dalam Podcast @Kasisolusi. Penelitian ini hanya meneliti terkait partikel apa saja yang terdapat di dalam Podcast @Kasisolusi yang tergolong ke dalam pemarkah wacana. Penelitian ini menggunakan pendekatan metode penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini berupa teknik simak bebas libat cakap, dan teknik lanjutan berupa teknik dokumentasi. Teknik lanjutan dokumentasi digunakan untuk melihat penggunaan bahasa yang berasal dari dokumen video yang ada di channel Youtube. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini berupa teknik agih. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan ditemukan 38 data pemarkah wacana yang berbentuk partikel pada tuturan pembawa acara yang bernama Deryansha dan narasumber yang bernama Ustad Harits Abu Naufal, dalam video yang berjudul Benarkah Muslim yang Sibuk Berbisnis Disebut Cinta Dunia pada Podcast @Kasisolusi. Penelitian ini juga mengungkapkan bahwa kategori fatis yang dominan digunakan dalam video Benarkah Muslim yang Sibuk Berbisnis Disebut Cinta Dunia pada Podcast @Kasisolusi ialah kategori fatis berbentuk partikel.
Peningkatan Keterampilan Menulis Teks Eksplanasi Menggunakan Model Picture and Picture Siswa Kelas XI SMAN 4 Tanjungpinang Nurdiana, Nurdiana
Educaniora: Journal of Education and Humanities Vol. 1 No. 2 (2023): July
Publisher : Institute of Humanities and Education Studies (IHES)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59687/educaniora.v1i2.45

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan menulis teks eksplanasi setelah menggunakan model picture and picture kelas XI IPS 1. Lokasi penelitian ini di SMAN 4 Tanjungpinang bulan Juli 2017 hingga Oktober 2017. Sampel yang digunakan berjumlah 39 siswa di XI IPS 1, yang diantaranya 23 orang perempuan dan 16 orang laki-laki. Instrumen penelitian berupa media gambar dan lembar kerja peserta didik. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dan teknik pengumpulan data menggunakan tes keterampilan menulis teks eksplanasi. Analisis data kuantitatif pada penelitian ini yaitu mencari mean, modus, median, interval, kemudian disajikan dalam tabel dan grafik. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa skor pretest adalah 61,9 untuk kualifikasi kemahiran kurang, sedangkan skor posttest adalah 81,2 untuk kualifikasi kemahiran yang baik. Setelah itu, dilakukan uji hipotesis yang hasilnya menunjukkan bahwa model pembelajaran picture and picture mampu meningkatkan keterampilan menulis teks eksplanasi siswa kelas XI IPS SMA Negeri Tanjungpinang.
Analisis Tindak Tutur Ekspresif dalam Novel Janji Karya Tere Liye: Analisis Berbasis Korpus JR, Vicno Triwira Dhika
Educaniora: Journal of Education and Humanities Vol. 1 No. 2 (2023): July
Publisher : Institute of Humanities and Education Studies (IHES)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59687/educaniora.v1i2.46

Abstract

Penelitian yang penulis lakukan ialah analisis tindak tutur ekspresif yang terdapat di dalam novel Janji karya Tere Liye. Penelitian ini menyajikan rangkaian tindak tutur ekspresif yang digunakan dalam novel tersebut. Penelitian ini juga menggunakan pendekatan linguistik termutakhir, yaitu pendekatan metode linguistik korpus. Metode linguistik korpus diterapkan dalam penelitian ini sebagai bentuk kemudahan dalam melakukan penelitian, ketepatan temuan data penelitian, dan mengelola data penelitian. Kinerja linguistik korpus termutakhir dalam penelitian ini memanfaatkan aplikasi KORTARA (Korpus Nusantara) yang akan membantu peneliti dalam melakukan penelitian, mulai dari pengumpulan data, analisis data, dan pengelolaan data. Teknik pengumpulan data penelitian ini menggunakan teknik dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini ialah teknik analisis yang umumnya digunakan dalam pendekatan linguistik korpus, yaitu teknik analisis linguistik komputasi. Penelitian ini menemukan beberapa jenis tindak tutur yang tergolong ke dalam tuturan ekspresif. Tuturan ekspresif yang ditemukan dalam penelitian ini ialah tuturan ekspresif berterima kasih, ekspresif permohonan maaf, ekspresif ungkapan bahagia, ekspresif sanjungan atau memuji, ekspresif menghina, ekspresif menyalahkan, dan ekspresif ungkapan kesedihan. Temuan penelitian juga mengungkapkan bahwa tuturan yang berujung penghinaan masih ditemukan dalam dialog fiksi sebuah karya sastra. Perolehan penelitian juga membuktikan bahwasanya pemanfaatan linguistik korpus (Korpus Nusantara) akan menghasilkan sebuah data yang bersifat praktis, cepat, akurat, dan ilmiah.
Pengembangan Media Pembelajaran Bola Rahasia pada Kemahiran Menulis Teks Prosedur Siswa Kelas VII Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 Tanjungpinang Salmiati, Salmiati; Elfitra, Legi; Kurmalasari, Tety
Educaniora: Journal of Education and Humanities Vol. 1 No. 2 (2023): July
Publisher : Institute of Humanities and Education Studies (IHES)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59687/educaniora.v1i2.55

Abstract

Studi ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran bola rahasia untuk kemampuan menulis teks prosedur pada siswa kelas VII di SMP Negeri 1 Tanjungpinang. Metode yang digunakan dalam studi ini adalah model pengembangan 4-D yang terdiri dari Define, Design, Develop, dan Disseminate. Namun, dalam studi ini, para peneliti hanya melakukan pengembangan. Data dari studi ini diperoleh dari validasi ahli media dan ahli materi, yang kemudian diuji pada delapan siswa untuk kelompok kecil dan 26 siswa untuk kelompok besar. Penilaian ahli media dan ahli materi meliputi kelayakan konten, kelayakan bahasa, dan kelayakan presentasi. Hasil penilaian dari ahli media memiliki rata-rata 98% dengan kualifikasi sangat valid, sedangkan hasil penilaian dari ahli materi memiliki rata-rata 82% dengan kualifikasi sangat valid. Dalam studi lembar praktik siswa, kelompok kecil dengan rata-rata 91% memiliki kualifikasi sangat praktis, dan kelompok besar dengan rata-rata 83% memiliki kualifikasi sangat praktis. Berdasarkan uji validitas dan praktikabilitas media, bola rahasia layak menjadi media pembelajaran dengan kualifikasi yang valid dan praktis yang dapat digunakan sebagai media pembelajaran dalam pembelajaran Bahasa Indonesia.
Various Word Shorts in the Podcast of Political Figures Sandiaga Uno: Corpus-Based Analysis JR, Vicno Triwira Dhika; Rizal, Teuku Thifly Fakhrur
Educaniora: Journal of Education and Humanities Vol. 1 No. 2 (2023): July
Publisher : Institute of Humanities and Education Studies (IHES)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59687/educaniora.v1i2.50

Abstract

This study aims to examine the use of abbreviation in the political figure Sandiaga Uno's podcast. This research will also bring up the use of corpus linguistics which is very effective in research in the field of linguistics, especially abbreviation or shortening of words. This type of research is a descriptive qualitative research. The advanced method which is the main approach of this research is the corpus linguistic method. Corpus linguistics can be interpreted as research that relies on linguistic data analysis using digital technology. The data in this study were collected using documentation techniques and utilizing the KORTARA (Korpus Nusantara) application which originates from the Wawancara Tokoh Indonesia corpus. Research data in this study will be analyzed using the KORTARA application. Analysis using the KORTARA application can be referred to as computational linguistics, because it utilizes corpus linguistics applications. The work steps of this computational linguistic analysis start from identifying data, classifying data, interpreting data, and drawing conclusions. The findings of this study reveal that the use of abbreviations in the video podcast of political figure Sandiaga Uno can be in the form of abbreviations, acronyms, and fragments. This research reveals that the most dominant type of abbreviation used in the podcast is fragment. The results of the data analysis also revealed that there were no types of abbreviations for letter symbols and contractions, this was based on the theme or discussion in the video which was not too focused on economic issues, but politics. The findings of abbreviation data in this study also reveal that the use of abbreviated or abbreviated language will continue to be used by political figures, in order to build better and more familiar communication with their interlocutors.
Analisis Kebutuhan Media Pembelajaran pada Materi Teks Persuasi Siswa Kelas VIII Sekolah Menengah Pertama Hastari, Hastari; Elfitra, Legi; Loren, Fabio Testy Ariance
Educaniora: Journal of Education and Humanities Vol. 1 No. 3 (2023): December
Publisher : Institute of Humanities and Education Studies (IHES)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59687/educaniora.v1i3.56

Abstract

Penelitian ini berfokus pada analisis kebutuhan media pembelajaran untuk materi teks persuasi bagi siswa kelas VIII di SMP Negeri 10 Tanjungpinang. Subjek yang diteliti meliputi guru Bahasa Indonesia dan siswa kelas tersebut. Pendekatan kualitatif digunakan dalam penelitian ini, dengan pengumpulan data melalui wawancara dengan guru dan siswa yang relevan. Analisis dilakukan secara deskriptif kualitatif, dan data yang diperoleh digunakan untuk membuat kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, berdasarkan wawancara dengan guru Bahasa Indonesia, perlunya media pembelajaran yang kreatif dan interaktif, seperti penggunaan permainan dalam proses belajar. Dari perspektif siswa, mereka merasa bosan dengan proses belajar yang monoton dan kurang variasi dalam penggunaan media pembelajaran. Mereka belum pernah menggunakan media pembelajaran yang unik dan kreatif. Oleh karena itu, siswa menunjukkan minat pada penggunaan media pembelajaran berbasis permainan untuk meningkatkan antusiasme dalam proses belajar.