cover
Contact Name
Mohamad Roisul Basyar
Contact Email
jurnalgemahripah@gmail.com
Phone
+6282231417458
Journal Mail Official
jurnalgemahripah@gmail.com
Editorial Address
Jl. Nginden Intan Timur XV No. 11 Surabaya, Jawa Timur, Indonesia
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
GEMAH RIPAH: Jurnal Bisnis
ISSN : -     EISSN : 30218241     DOI : -
Core Subject : Economy,
GEMAH RIPAH: Jurnal Bisnis e-ISSN 3021-8241 diterbitkan oleh Departemen Aksiologi, KELOMPOK KOMUNITAS LABORATORIUM PENELITIAN, yang berkantor di Jl. Nginden Intan Timur XV No. 11 Surabaya, Jawa Timur, Indonesia, Phone: WA: +62 813-5938-4011, Email: jurnalgemahripah@gmail.com. Sebagai media komunikasi dan diseminasi hasil penelitian dan karya ilmiah di bidang Bisnis; Manajemen; Sumber Daya; Marketing; Akuntansi; dan Pembangunan. Redaksi GEMAH RIPAH: Jurnal Bisnis, e-ISSN 3021-8241 sangat terbuka menerima artikel dan resensi buku terkait ruang lingkup kami di bidang Bisnis.
Articles 100 Documents
PENGARUH KARAKTERISTIK INDIVIDU, BUDAYA ORGANISASI DAN FLEKSIBILITAS TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA PT PERKEBUNAN NUSANTARA 1 REGIONAL 4 SURABAYA Berliany, Isna; Tandiyono, Tan Evan
ECONOMOS Vol 5 No 03 (2025): EKONOMI DAN BISNIS
Publisher : KELOMPOK KOMUNITAS LABORATORIUM PENELITIAN (COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69957/grjb.v5i03.2331

Abstract

This research aims to explore how organizational culture, flexibility, and individual traits collectively influence employee performance at PT Perkebunan Nusantara I Regional IV Surabaya. This research involved 44 respondents, representing the entire staff of PTPN I Regional IV Surabaya. A quantitative method was applied, and the data were processed using SPSS version 26. The primary techniques used in the analysis included multiple linear regression, along with hypothesis testing through both t-tests and F-tests. Additional assessments such as validity and reliability checks, normality testing, as well as evaluations for multicollinearity, heteroscedasticity, and the coefficient of determination (R²), were also conducted. The findings show that organizational culture alone has a meaningful and positive effect on employee performance. On the other hand, flexibility and individual characteristics when looked at independently don’t seem to significantly influence performance. Interestingly, when these three elements (organizational culture, flexibility, and personal traits) are examined together, they strongly impact how well employees perform at PT Perkebunan Nusantara I Regional IV Surabaya. The R² value indicates that 73.1% of the variation in performance can be accounted for by these factors, while the remaining 26.9% may be influenced by other elements that weren’t part of this study.
PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL, KOMUNIKASI ORGANISASI, DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PT PERKEBUNAN NUSANTARA 1 REGIONAL 4 SURABAYA Putri, Nadella Cindy Radhono; Kartini, I. A. Nuh
ECONOMOS Vol 5 No 03 (2025): EKONOMI DAN BISNIS
Publisher : KELOMPOK KOMUNITAS LABORATORIUM PENELITIAN (COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69957/grjb.v5i03.2332

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan dan menganalisis Pengaruh Gaya Kepemimpinan Transformasional, Komunikasi Organisasi dan Motivasi kerja terhadap Kinerja Karyawan PT Perkebunan Nusantara 1 Regional 4 Surabaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data berupa kuesioner yang dibagikan kepada 50 Karyawan dengan menggunakan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Gaya Kepemimpinan Transformasional, tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap Kinerja Karyawan. Sebaliknya, variabel Komunikasi Organisasi tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap Kinerja Karyawan. Sementara itu, variabel Motivasi Kerja memberikan pengaruh signifikan terhadap Kinerja Karyawan. Namun, secara simultan, variabel Gaya Kemepimpinan Transformasional, Komunikasi Organisasi, dan Motivasi Kerja bersama-sama memberikan pengaruh yang signifikan terhadap Kinerja Karyawan berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan.
PENGARUH BEBAN KERJA, KOMITMEN ORGANISASI, RETENSI KARYAWAN, DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP (TURNOVER INTENTION) PADA KARYAWAN PT PERKEBUNAN NUSANTARA 1 REGIONAL 4 SURABAYA Pawesty, Elsa Milladia; Kartini, I. A. Nuh
ECONOMOS Vol 5 No 03 (2025): EKONOMI DAN BISNIS
Publisher : KELOMPOK KOMUNITAS LABORATORIUM PENELITIAN (COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69957/grjb.v5i03.2333

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh beban kerja, komitmen organisasi, retensi karyawan, dan motivasi kerja terhadap turnover intention pada karyawan PT Perkebunan Nusantara 1 Regional 4 Surabaya. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan penyebaran kuesioner kepada 50 responden yang merupakan karyawan aktif di perusahaan tersebut. Data dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan program Microsoft Excel dan statistik SPSS 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keempat variabel independen berpengaruh signifikan terhadap turnover intention. Beban kerja yang tinggi, rendahnya komitmen organisasi, lemahnya retensi karyawan, serta motivasi kerja yang rendah terbukti meningkatkan niat karyawan untuk keluar dari perusahaan. Penelitian ini memberikan implikasi penting bagi manajemen perusahaan untuk merancang strategi peningkatan kesejahteraan karyawan serta stabilitas organisasi. Teknik analisis data meliputi uji validitas, uji reliabilitas, uji normalitas, uji multikolinearitas, dan uji heteroskedastisitas. Hipotesis penelitian diverifikasi dengan menggunakan regresi linier berganda dalam bentuk uji t, uji f dan uji koefisien determinasi (R2). Hasil uji t menunjukkan bahwa Beban Kerja (X1) secara parsial berpengaruh tidak signifikan terhadap Keinginan Pindah Kerja (Turnover Intention) (Y), sedangkan Komitmen Organisasi (X2), Retensi Karyawan (X3) dan Motivasi kerja (X4) secara parsial berpengaruh signifikan terhadap Keinginan Pindah Kerja (Turnover Intention) (Y) PT Perkebunan Nusantara 1 Regional 4 Surabaya. Hasil uji f menunjukkan bahwa seluruh variabel independen yang terdiri dari Beban Kerja (X1), Komitmen Organisasi (X2), Retensi Karyawan (X3) dan Motivasi kerja (X4) berpengaruh secara simultan terhadap variabel dependen Keinginan Pindah Kerja (Turnover Intention) (Y) PT Perkebunan Nusantara 1 Regional 4 Surabaya.
ANALISIS PENGARUH EMPLOYER BRANDING, JOB POSTING SOCIAL MEDIA DAN SISTEM REKRUTMEN ONLINE TERHADAP EFEKTIVITAS REKRUTMEN DIGITAL KLASKA RESIDENCE SURABAYA Sastia, Marsha Adinda; Tandiyono, Tan Evan
ECONOMOS Vol 5 No 03 (2025): EKONOMI DAN BISNIS
Publisher : KELOMPOK KOMUNITAS LABORATORIUM PENELITIAN (COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69957/grjb.v5i03.2334

Abstract

Perkembangan teknologi informasi telah mendorong perusahaan untuk melakukan transformasi dalam berbagai aspek, termasuk proses rekrutmen karyawan. Rekrutmen digital menjadi salah satu strategi yang semakin banyak diterapkan karena dinilai lebih cepat, efisien, dan mampu menjangkau lebih banyak kandidat potensial. Namun, efektivitas rekrutmen digital sangat bergantung pada beberapa faktor, seperti citra perusahaan, media penyebaran informasi lowongan, serta sistem rekrutmen online yang digunakan. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk menganalisis pengaruh Employer Branding, Job Posting Media Sosial, dan Sistem Rekrutmen Online terhadap Efektivitas Rekrutmen Digital. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah terdapat pengaruh yang signifikan antara Employer Branding, Job Posting Media Sosial, dan Sistem Rekrutmen Online terhadap Efektivitas Rekrutmen Digital, baik secara parsial maupun simultan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh masing-masing variabel independen terhadap variabel dependen serta memberikan rekomendasi praktis kepada perusahaan dalam meningkatkan efektivitas proses rekrutmen berbasis digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah sampel jenuh dengan jumlah responden sebanyak 68 orang. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner yang diolah menggunakan aplikasi IBM SPSS versi 26. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda, uji validitas, reliabilitas, uji t, uji F, dan koefisien determinasi (R²). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Employer Branding, Job Posting Media Sosial, dan Sistem Rekrutmen Online berpengaruh positif dan signifikan terhadap Efektivitas Rekrutmen Digital, baik secara parsial maupun simultan. Nilai R Square sebesar 0,689 menunjukkan bahwa 68,9% variasi efektivitas rekrutmen digital dijelaskan oleh ketiga variabel tersebut. Dari hasil tersebut, perusahaan disarankan untuk memperkuat employer branding, mengoptimalkan media sosial sebagai sarana penyebaran lowongan, dan mengembangkan sistem rekrutmen online yang terintegrasi. Ketiga aspek ini jika diterapkan secara sinergis, dapat meningkatkan efektivitas rekrutmen digital dan pengelolaan SDM secara berkelanjutan.
PENGARUH WORK ETHICS TERHADAP KINERJA KARYAWAN DENGAN WORK LIFE BALANCE SEBAGAI VARIABEL INTERVENING PADA PT POS INDONESIA CABANG KEBONROJO SURABAYA Alan, Nikolaus; Tandiyono, Tan Evan
ECONOMOS Vol 5 No 03 (2025): EKONOMI DAN BISNIS
Publisher : KELOMPOK KOMUNITAS LABORATORIUM PENELITIAN (COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69957/grjb.v5i03.2368

Abstract

PT. Pos Indonesia, which is one of the State-Owned Enterprises (SOEs) engaged in the service sector, is required to innovate in order to meet the demands of improving the quality of services to the community. The purpose of the research to be achieved is in accordance with the formulation of the problem that has been described above to know, analyze and answer the role of work ethics on employee performance with work life balance as an intervening variable at PT Pos Indonesia. The population in this study is employees of PT Pos Indonesia Kebonrojo Surabaya branch. For the population of employees of PT. Pos Indonesia Kebonrojo Surabaya branch totals 150 people. This study uses a quantitative approacher because the data used is in the form of a questionnaire, the respondents of this study are employees of PT. Pos Indonesia branch Kebonrojo Surabaya sample that will be taken as many as 60 employees. Based on the results of the study, it is known that the fourth hypothesis tested in this study, namely "Work ethics have a significant effect on employee performance with work life balance as an intervening variable at PT Pos Indonesia" has proven to have a significant effect. This is evidenced by the results of the t-test which shows a significance value of 0.000 which is smaller than 0.05. Encourage and strengthen work ethics through training, coaching, and example from leaders.
EFEKTIVITAS PENERAPAN VIRAL MARKETING MELALUI INSTAGRAM DALAM PROMOSI TIC (TOURIST INFORMATION CENTER) DINAS KEBUDAYAAN DAN PARIWISATA KOTA BANDUNG Aprianti, Fanny Nur; Ravenska, Nanda; Anwar, Saekul; Pradesa, Hafid Aditya
ECONOMOS Vol 5 No 03 (2025): EKONOMI DAN BISNIS
Publisher : KELOMPOK KOMUNITAS LABORATORIUM PENELITIAN (COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69957/grjb.v5i03.2396

Abstract

Perkembangan teknologi digital mendorong media sosial menjadi instrumen penting dalam strategi pemasaran, khususnya viral marketing. Instagram sebagai platform berbasis visual dengan tingkat interaksi tinggi memiliki peranan strategis dalam penyebaran informasi pariwisata. Akan tetapi, efektivitas strategi komunikasi viral marketing pada akun Tourist Information Center (TIC) Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung masih belum optimal. Hal ini tercermin dari ketidakkonsistenan unggahan, kesenjangan antara jumlah pengikut dengan tingkat interaksi, dan kurangnya konsisten terkait postingan destinasi wisata serta keterbatasan dalam pemanfaatan fitur media sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi strategi komunikasi viral marketing pada akun Instagram TIC (Tourist Information Center) Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung, mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat, serta menyusun rekomendasi perbaikan untuk meningkatkan efektivitas promosi pariwisata. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi aktivitas akun, dan studi dokumentasi konten digital. Informan dipilih menggunakan purposive sampling, melibatkan kepala bidang pemasaran, sub koordinator promosi dan staff bidang pemasaran serta masyarakat atau wisatawan . Validitas data diuji dengan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi viral marketing mampu meningkatkan kesadaran publik terhadap pariwisata Kota Bandung, didukung oleh popularitas media sosial, keterlibatan opinion leader, dan variasi konten visual. Namun demikian, tantangan berupa inkonsistensi unggahan, rendahnya engagement, serta pemanfaatan terbatas pada fitur interaktif masih menjadi kendala utama.
ANALISIS FAKTOR PENGAMBILAN KEPUTUSAN NASABAH DALAM MEMILIH PRODUK KPR DI BANK BJB KANTOR CABANG GARUT: PENDEKATAN SEQUENTIAL EXPLANATORY DALAM UPAYA MENGURANGI BACKLOG PERUMAHAN DI INDONESIA Lutfi, Muhamad Anas; Asri, Melati Dewi; Fitriani, Laksmi; Zulvia, Pepi
ECONOMOS Vol 5 No 03 (2025): EKONOMI DAN BISNIS
Publisher : KELOMPOK KOMUNITAS LABORATORIUM PENELITIAN (COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69957/grjb.v5i03.2397

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi keputusan nasabah dalam memilih produk Kredit Pemilikan Rumah (KPR) di Bank BJB Kantor Cabang Garut. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan model sequential explanatory, yang dimulai melalui pengumpulan data kuesioner kemudian dilanjutkan dengan wawancara serta observasi guna memperkuat sekaligus menjelaskan hasil kuantitatif. Temuan penelitian memperlihatkan bahwa enam faktor utama, yakni kualitas produk, harga, lokasi, promosi, aspek sosial budaya, dan persepsi risiko, berpengaruh signifikan terhadap keputusan nasabah. Penelitian ini juga menemukan tujuh hambatan utama dalam pemasaran KPR, seperti keterbatasan jangkauan wilayah, minimnya fitur digital khusus KPR, kurang fokusnya media promosi, rendahnya literasi keuangan, keterbatasan waktu promosi lapangan, belum optimalnya pendekatan sosial budaya, serta belum adanya evaluasi kepuasan nasabah secara rutin. Untuk mengatasi hal tersebut, Divisi KPR telah melakukan sejumlah upaya, seperti penguatan akses informasi, pemanfaatan media sosial lokal, edukasi risiko saat akad, kerja sama dengan tokoh masyarakat, hingga konsultasi langsung di lapangan. Berdasarkan temuan tersebut, peneliti merekomendasikan perluasan promosi ke wilayah yang belum terjangkau, pengembangan fitur KPR di aplikasi Digi BJB, penyajian konten edukatif digital, edukasi risiko sejak awal, publikasi testimoni nasabah pengguna KPR, dan pelaksanaan survei kepuasan secara berkala guna meningkatkan efektivitas pemasaran dan kualitas layanan produk KPR ke depan.
EFEKTIVITAS PENDIDIKAN KEWIRAUSAHAAN TERHADAP KOMPETENSI DAN KARAKTERISTIK WIRAUSAHAWAN PADA SISWA SMK DI KOTA BANDUNG Sagita, Ika; Rejeki, Putri Wulandari Atur; Nugroho, Adhika Bergi; Wijayanti, Reni
ECONOMOS Vol 5 No 03 (2025): EKONOMI DAN BISNIS
Publisher : KELOMPOK KOMUNITAS LABORATORIUM PENELITIAN (COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69957/grjb.v5i03.2400

Abstract

Peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), menjadi prioritas utama pemerintah. Pendidikan menjadi salah satu faktor yang berperan untuk meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Sekolah diharapkan dapat menciptakan lulusan yang berkualitas, dan mampu bersaing. Agar dapat bersaing, siswa perlu dibekali oleh kompetensi dan karakteristik wirausahawan sejak masa sekolah. Oleh karena itu, kurikulum Pendidikan kewirausahaan disusun pada jenjang Pendidikan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Penelitian ini bertujan untuk mengukur efektivitas pendidikan kewirausahaan terhadap kompetensi dan karakteristik wirausahawan pada siswa SMK di Kota Bandung. Dengan menggunakan metode penelitian kuantitatif komparatif yang membandingkan siswa kelas X dan kelas XII. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif serta uji Mann-Whitney U. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara deskriptif terdapat peningkatan kompetensi dan karakteristik wirausahawan pada siswa kelas XII, meskipun perbedaannya relatif kecil, uji Mann – Whitney U juga menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan antara kelompok siswa kelas X dan XII.
PENERAPAN METODE SERVQUAL DAN KANO UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PELAYANAN PERUMDA AIR MINUM TIRTA RAHARJA Desma, Salsabilla Aldalia; Harahap, Anggi Syahadat; Wijayanti, Reni; Kurniawan, Iwan
ECONOMOS Vol 5 No 03 (2025): EKONOMI DAN BISNIS
Publisher : KELOMPOK KOMUNITAS LABORATORIUM PENELITIAN (COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69957/grjb.v5i03.2402

Abstract

This study examines the service quality of Perumda Air Minum Tirta Raharja using the SERVQUAL and Kano models integrated with the Customer Satisfaction Score and Adjusted Importance. The SERVQUAL analysis indicated that service performance remains below customer expectations, especially in aspects of assurance, tangibles, and responsiveness. The Kano model revealed that most attributes fall into the Must-be and One-dimensional categories, which highlights the importance of consistently fulfilling basic requirements while improving attributes that directly influence customer satisfaction. The integration with Adjusted Importance prioritized three key improvements: responsiveness and speed in handling complaints, conformity of water distribution with promised schedules, and the quality of supporting facilities. The findings emphasize that enhancing digital complaint systems, real-time distribution monitoring, and systematic infrastructure maintenance, supported by strengthened employee competence, will increase trust, satisfaction, and customer loyalty.
PENGUKURAN TINGKAT KEBERHASILAN PENGGUNAAN JMO BPJS KETENAGAKERJAAN MENGGUNAKAN MODEL DELONE & MCLEAN Ramdhani, Virsa Rizky; Asri, Melati Dewi; Harahap, Anggi Syahadat; Nugroho, Adhika Bergi
ECONOMOS Vol 5 No 03 (2025): EKONOMI DAN BISNIS
Publisher : KELOMPOK KOMUNITAS LABORATORIUM PENELITIAN (COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69957/grjb.v5i03.2404

Abstract

Aplikasi Jamsostek Mobile (JMO) dikembangkan BPJS Ketenagakerjaan untuk memberikan kemudahan akses layanan jaminan sosial secara digital. Namun, implementasinya masih menghadapi kendala teknis yang memengaruhi efektivitas penggunaan. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi tingkat keberhasilan penerapan aplikasi JMO menggunakan model DeLone & McLean yang mencakup enam dimensi yaitu, kualitas sistem, kualitas informasi, kualitas layanan, penggunaan, kepuasan pengguna, dan manfaat bersih. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif melalui penyebaran kuesioner kepada 100 responden pengguna aktif aplikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara keseluruhan implementasi JMO berada pada kategori cukup berhasil dengan nilai rata-rata capaian 67%. Empat dimensi yaitu, kualitas informasi, kualitas layanan, kepuasan pengguna, dan manfaat bersih tergolong berhasil, sementara kualitas sistem dan penggunaan masih cukup berhasil. Kendala utama yang dihadapi pengguna meliputi respon aplikasi yang lambat, informasi yang kurang lengkap, serta layanan pelanggan yang belum responsif. Temuan ini menegaskan bahwa meskipun aplikasi telah memberikan manfaat nyata bagi pengguna, perbaikan pada aspek teknis, penyediaan informasi, dan peningkatan layanan tetap diperlukan agar implementasi JMO dapat lebih optimal.

Page 10 of 10 | Total Record : 100