cover
Contact Name
Arif Suwarjono
Contact Email
arifs@stieww.ac.id
Phone
+62274-370394
Journal Mail Official
jrima@stieww.ac.id
Editorial Address
Jl. Lowanu UH VI / 20, Sorosutan, Kec. Umbulharjo, Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta 55162
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Riset Manajemen Akuntansi Indonesia
ISSN : -     EISSN : 29864674     DOI : https://doi.org/10.32477/jrima.v1i3
Core Subject : Economy,
Jurnal Riset Manajemen Akuntansi Indonesia adalah jurnal dengan proses peer review. Jurnal diterbitkan empat kali dalam setahun yaitu bulan Februari, Mei, Agustus dan November. Jurnal Riset Manajemen Akuntansi Widya Wiwaha diterbitkan oleh STIE Widya Wiwaha. Jurnal Riset Manajemen Akuntansi Widya Wiwaha menerima hasil penelitian dibidang manajemen, akuntansi, bisnis dan aplikasinya dalam industri dan bisnis.
Articles 117 Documents
ANALISIS PENGELOLAAN BARANG MILIK DAERAH DI SMPN KOTA MAGELANG Rismiyati, Eni; Priyastiwi, Priyastiwi
Jurnal Riset Manajemen Akuntansi Indonesia Vol 3 No 3 (2025): Jurnal Riset Manajemen Akuntansi Indonesia
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Widya Wiwaha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32477/jrima.v3i3.1218

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kinerja pengelolaan barang milik daerah yang berada di SMP Negeri di Kota Magelang. Dalam penelitian menunjukkan bahwa banyak kendala yang dihadapi oleh sistem manajemen pemerintahan di bidang pengelola asset. Data yang digunakan dalam penelitian ialah kualitatif dengan mewancarai bagian pengelola barang milik daerah, dan berupa data dokumentasi. Hasil penelitian ini ialah bahwa system pengelolaan barang milik daerah sudah sesuai dengan Permendagri No 19 tahun 2016, dan sesuai dengan PSAP No 07 tentang aset daerah. Dalam system pengelolaan terdapat kendala dari segi sumberdaya manusia yang kurang baik dalam mengelola. Dari system inventarisasi dan pelabelan barang yang belum dilakukan secara optimal. Hal ini karena sumberdaya manusia yang belum memadai mengenai inventarisasi barang. Barang yang belum terinventarisasi dengan baik, berupa peralatan kantor di gedung-gedung atau instansi pemerintah, banyak peralatan kantor yang belum dibuat kartu inventarisasinya, sehingga banyak mengalami kendala. Dalam sistem penganggaran yang menjadi kendala yaitu anggaran pada tahun berikutnya seharusnya sudah dapat dianggarkan pada tahun sebelumnya agar kegiatan yang dilakukan untuk tahun berikutnya tidak menjadi kendala bagi dinas pendidikan.
ANALISIS PENGARUH LOKASI, PERSEPSI HARGA, VARIASI BARANG DAN KUALITAS LAYANAN TERHADAP LOYALITAS PELANGGAN MELALUI KEPUASAN PELANGGAN SEBAGAI VARIABEL INTERVENING : (Studi pada Toko Feny Indragiri Hilir) Haryanto, Indung; Mathori, Muhammad
Jurnal Riset Manajemen Akuntansi Indonesia Vol 3 No 3 (2025): Jurnal Riset Manajemen Akuntansi Indonesia
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Widya Wiwaha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32477/jrima.v3i3.1219

Abstract

This study aims to analyze the influence of location, price perception, variety of goods and service quality on customer loyalty through customer satisfaction as an intervening variable at Feny Indragiri Hilir Store. The data in this study used questionnaires distributed to all Feny Store customers totaling 160 people so that the technique used was saturated sampling because the entire population was used as a sample. Data testing in this study used the smart pls 4 application with inner model testing (convergent validity, discriminant validity, composite reliability), outer model and hypothesis testing. The results of this study indicate that all variables, namely location, price perception, variety of goods and service quality have a positive and significant effect on customer loyalty and customer satisfaction. The customer satisfaction variable also acts as a mediator in the influence of location, price perception, variety of goods and service quality on customer loyalty.
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PROGRAM PEMBINAAN ANAK JALANAN (P2AJ) DALAM PENINGKATAN SUMBER DAYA MANUSIA: (Studi kasus di Dinas Sosial,Tenaga Kerja Dan Transmigrasi Kota Yogyakarta) Sanjaya, Rama; Nugroho, Muhammad Awal Satrio
Jurnal Riset Manajemen Akuntansi Indonesia Vol 3 No 3 (2025): Jurnal Riset Manajemen Akuntansi Indonesia
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Widya Wiwaha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32477/jrima.v3i3.1220

Abstract

Perlindungan hak-hak anak diabadikan dalam Deklarasi Hak-Hak Anak tahun 1979, yang kemudian diadopsi oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa sebagai Konvensi Hak-Hak Anak (CRC) di Jenewa pada tahun 1989, dan telah diratifikasi, disetujui, atau ditandatangani oleh 192 negara. Menurut Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, Pasal 1 mendefinisikan anak sebagai individu yang belum berusia 18 tahun, termasuk anak dalam kandungan. Undang-Undang Dasar 1945, dalam Pasal 28B ayat 2, menjamin setiap anak hak atas kelangsungan hidup, tumbuh kembang, dan hak atas perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi. Lebih lanjut, Pasal 34 ayat 2 mengamanatkan bahwa anak-anak miskin dan terlantar wajib diasuh oleh negara. Anak jalanan didefinisikan sebagai anak-anak yang menghabiskan hidupnya di jalanan untuk memenuhi kebutuhan ekonomi. Mereka merupakan isu publik yang signifikan di Indonesia. Kehadiran mereka di jalanan bukanlah karena pilihan, melainkan dipaksa oleh kenyataan pahit kemiskinan. Berbagai faktor penyebab, seperti kesulitan ekonomi, kekerasan dalam rumah tangga, dan putus sekolah, memaksa mereka ke dalam situasi ini. Terlepas dari keadaan mereka, anak jalanan tetap memiliki hak atas pendidikan dan kehidupan yang bermartabat untuk masa depan yang lebih cerah. Penelitian ini menggunakan metodologi deskriptif kualitatif. Informan penelitian ini terdiri dari pejabat pemerintah dari Dinas Sosial, Tenaga Kerja, dan Transmigrasi Kota Yogyakarta (3 informan) dan anak jalanan (5 informan), sehingga totalnya menjadi 8 informan. Pengumpulan data menggunakan purposive sampling dalam konteks alamiah, dengan mengandalkan sumber data primer. Proses pengumpulan data terutama melibatkan teknik komunikasi langsung, yang secara umum dikategorikan menjadi observasi, wawancara, dan dokumentasi.Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi kebijakan program pemberdayaan anak jalanan untuk meningkatkan sumber daya manusia menunjukkan kekuatan dalam beberapa aspek, seperti komitmen personel. Namun, masih terdapat kelemahan, terutama dalam alur komunikasi. Selain itu, tiga kategori utama hambatan telah diidentifikasi: sumber daya, faktor sosial budaya, serta kerangka kebijakan dan kelembagaan, yang semuanya memerlukan perhatian dan perbaikan lebih lanjut. Upaya yang dilakukan meliputi pendidikan formal dan nonformal serta pelatihan keterampilan. Dalam hal manajemen sumber daya manusia, aspek-aspek seperti pengendalian dan supervisi berfungsi dengan baik, sementara aspek-aspek lainnya memerlukan evaluasi. The protection of children's rights was enshrined in the 1979 Declaration of the Rights of the Child, later adopted by the United Nations as the Convention on the Rights of the Child (CRC) in Geneva in 1989, and has been ratified, acceded to, or signed by 192 nations. This convention has generated a steadfast commitment to prioritize children's rights to survival, protection, and development. In Indonesia, various legal definitions of a child exist. According to Law No. 23 of 2002 concerning Child Protection, Article 1 defines a child as an individual who has not yet reached the age of 18, including a child in the womb. The 1945 Constitution, in Article 28 B paragraph 2, guarantees every child the right to survival, growth, and development, as well as the right to protection from violence and discrimination. Furthermore, Article 34 paragraph 2 mandates that the impoverished and abandoned children shall be cared for by the state. Street children are defined as children who spend their lives on the streets to meet their economic needs. They represent a significant public issue in Indonesia. Their presence on the streets is not by choice but is compelled by the harsh realities of poverty. Various contributing factors, such as economic hardship, domestic violence, and school dropout, force them into this situation. Despite their circumstances, street children retain the right to education and a dignified life for a brighter future. This research employs a qualitative descriptive methodology. The study's informants comprised government officials from the Department of Social Affairs, Manpower, and Transmigration of Yogyakarta City (3 informants) and street children (5 informants), totaling 8 informants. Data collection utilized purposive sampling in a natural setting, relying on primary data sources. The data gathering process primarily involved direct communication techniques, broadly categorized into observation, interviews, and documentation. The findings of this research indicate that the implementation of the street children empowerment program policy for improving human capital demonstrates strengths in certain aspects, such as the commitment of personnel. However, weaknesses persist, particularly in communication flow. Additionally, three key categories of obstacles were identified: resources, socio-cultural factors, and policy and institutional frameworks, all requiring further attention and improvement. The efforts undertaken include formal and non-formal education and skills training. In terms of human resource management, aspects like controlling and supervision are functioning well, while others necessitate evaluation.
STRATEGI COST ENGINEER DALAM UPAYA PENINGKATAN KOMPETENSI PADA TINGKAT AKURASI ESTIMASI BIAYA PROYEK PERUSAHAAN JASA KONSULTAN KONSTRUKSI Puspa, Rio Azqy Beauty; Hamid, Muda Setia
Jurnal Riset Manajemen Akuntansi Indonesia Vol 3 No 3 (2025): Jurnal Riset Manajemen Akuntansi Indonesia
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Widya Wiwaha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32477/jrima.v3i3.1221

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) peranan cost engineer dalam perusahaan jasa konsultan konstruksi; (2) upaya cost engineer dalam melakukan perhitungan harga penawaran perusahaan jasa konsultan konstruksi pada lelang proyek jasa konsultasi konstruksi dan (3) tindakan yang semestinya dilakukan oleh cost engineer perusahaan jasa konsultan konstruksi untuk meningkatkan akurasi estimasi biaya proyek. Dalam penelitian ini menggunakan survei yaitu dengan menyebarkan angket kuisoner untuk mengumpulkan data utama untuk memperoleh fakta dengan pengambilan sampel dari populasi. Proses pengumpulan data dilakukan melalui Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik snowball sampling yaitu dengan penentuan sampel yang mula-mula jumlahnya kecil, kemudian semakin membesar. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Terdapat beberapa variabel yang diperoleh tentang faktor kelemahan cost engineer pada perusahaan konsultan konstruksi untuk peningkatan kompetensi dalam meningkatkan akurasi estimasi biaya proyek (2) faktor yang paling besar dalam kelemahan cost engineer adalah beban kerja yang terlalu banyak dengan nilai means terbesar yaitu 6,2 dan standart deviasi 1,014185 hal tersebut menunjukan bahwa kesalahan dalam pemilihan kualifikasi tenaga ahli yang berkompeten untuk dimobilisasi ke lapangan merupakan faktor penyebab kelemahan yang paling mempengaruhi kempetensi cost engineer. This research aims to determine (1) the role of cost engineers in construction consulting services companies; (2) the cost engineer's efforts in calculating the bid price of the construction consulting services company at the auction for the construction consulting services project and (3) the actions that should be taken by the cost engineer of the construction consulting services company to increase the accuracy of the project cost estimate. This research uses a survey, namely by distributing questionnaires to collect primary data to obtain facts by taking samples from the population. The data collection process was carried out through sampling. Sampling was carried out using the snowball sampling technique, namely by determining a sample that was initially small in number, then increasingly larger. The results of this research show that (1) There are several variables obtained regarding the weakness factors of cost engineers in construction consulting companies to increase competence in increasing the accuracy of project cost estimates (2) the biggest factor in the weakness of cost engineers is too much work load with a value The largest mean is 6.2 and the standard deviation is 1.014185. This shows that errors in selecting the qualifications of competent experts to be mobilized to the field are the factors that cause weaknesses that most affect the competency of cost engineers.
PENGARUH INOVASI PRODUK KUALITAS LAYANAN TERHADAP LOYALITAS NASABAH BNI CABANG UGM YOGYAKARTA DENGAN KEPUASAN NASABAH SEBAGAI VARIABEL MEDIASI Sari, Cindy Kartika; Chasanah, Uswatun
Jurnal Riset Manajemen Akuntansi Indonesia Vol 1 No 4 (2023): Jurnal Riset Manajemen Akuntansi Indonesia
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Widya Wiwaha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32477/jrima.v1i4.802

Abstract

The approach taken by banks is to redesign the approach in order to be able to win the competition by adjusting existing regulations so that customers or prospective customers are comfortable doing financial transactions without the need for much direct interaction. The quality of service provided by the company has a direct impact on consumers. If the service received exceeds customer expectations, then service quality is perceived as an ideal quality. Thus, whether or not the quality of service depends on the ability of service providers to meet customer expectations consistently and continuously.
PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN KHARISMATIK, MOTIVASI, DAN BUDAYA ORGANISASI TERHADAP KINERJA PEGAWAI DENGAN KEPUASAN KERJA SEBAGAI VATIABEL MODERASI PADA KANTOR PELAYANAN PAJAK PRATAMA WONOSARI Purwiastuti, Fajar; Widiastuti, Nur
Jurnal Riset Manajemen Akuntansi Indonesia Vol 1 No 4 (2023): Jurnal Riset Manajemen Akuntansi Indonesia
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Widya Wiwaha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32477/jrima.v1i4.803

Abstract

This study aims to determine influence of charismatic leadership, motivation, and organizational culture on the performance of KPP Pratama Wonosari employees with job satisfaction serves as moderating variable. The method used in this research is quantitative method, where data collection uses questionnaires. The sample in this study amounted to 68 employees, where these employees served in KPP Pratama Wonosari. Validity test which shows that the statement in this study is valid, while the reliability test using Cronbach Alpha is declared reliable. This research uses SEM-SmartPLS analysis. The results of this analysis show that charismatic leadership, motivation, and job satisfaction has positive and significant effect on employee performance. Meanwhile, organizational culture do not serve any significant effect on employee performance. Moderating variable (job satisfaction) shows that it strenghten charismatic leadership effect to employee performance. On the other hand, job satisfaction weaken the effect of motivation to employee performance. Organizational culture moderated by job satisfaction does not have effect on employee performance.
UPAYA PENINGKATAN KINERJA PENYIDIK DI SATUAN RESKRIM DI POLRES MAGELANG Chandra, Alifian; Mathori, Muhammad
Jurnal Riset Manajemen Akuntansi Indonesia Vol 1 No 4 (2023): Jurnal Riset Manajemen Akuntansi Indonesia
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Widya Wiwaha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32477/jrima.v1i4.804

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan menggunakan metode kualitatif. Subyek dalam penelitian ini adalah 3 orang yaitu 1 orang Kaurident, 1 orang Kanit I Pidum dan 1 orang anggota Satreskrim Polres Magelang. Model analisis kualitatif yang terkenal adalah model Miles and Hubberman (1992:424) yang meliputi reduksi data, sajian deskriptif, penyimpulan dari hasil yg disajikan. Hasilnya Kinerja Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Magelang belum optimal dikarenakan dari data 3 tahun terakhir masih terdapat tungkakan kasus yang belum terselesaikan, kemudia kurangnya anggaran yang mendukung kegiatan operasional Polri, masih ada penyidik yang belum mengikuti pelatihan penyidik pembantu dan kurangnya kompetensi dalam bidang IT, sarana dan prasarana yang sangat minim dan Kurangnya kesadaran dari masyarakat apabila melihat terjadi kasus pencurian disertai dengan kekerasan yang dilihat langsung di TKP, masyarakat tidak langsung melapor kepada pihak Kepolisan Polsek Magelang. Upaya peningkatan kinerja personel di Unit I Sat Reskrim Polres Magelang khususnya di bagian Penyidikan, adalah mengintensifkan kegiatan bimbingan dan pengarahan dari pimpinan, meningkatkan kegiatan pelatihan dan Pengembangan Anggota, meningkatkan pendisiplinan terhadap aturan untuk mencapai efisiensi dan efektifitas organisasi yang tinggi dan memberikan penghargaan atas jasa atau kesetiaan dan prestasi anggota serta meningkatkan peran serta masyarakat.
PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN, BUDAYA ORGANISASI, DAN MOTIVASI TERHADAP KINERJA PEGAWAI KANTOR PELAYANAN PAJAK PRATAMA YOGYAKARTA DENGAN KEPUASAN KERJA SEBAGAI VARIABEL INTERVENING Nugroho, Desi; Wikaningtyas, Suci Utami
Jurnal Riset Manajemen Akuntansi Indonesia Vol 1 No 4 (2023): Jurnal Riset Manajemen Akuntansi Indonesia
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Widya Wiwaha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32477/jrima.v1i4.805

Abstract

This study entitled The Influence of Leadership Style, Organizational Culture, and Motivation on the Performance of Yogyakarta Primary Service Office Employees with Job Satisfaction as an Intervening Variable. The purpose of this study was to examine and analyze the influence of Leadership Style, Organizational Culture, and Motivation partially or simultaneously on the Performance of Yogyakarta Primary Service Office Employees with Job Satisfaction as an Intervening Variable. The population in this study are employees of the Yogyakarta Primary Tax Service Office in 2023, of which there are 105 employees. This study used a saturated sample so that all populations were sampled. The data used in this study are primary data obtained directly from research subjects by distributing questionnaires to 105 respondents. This research was conducted using the Structural Equation Model (SEM) through the Partial Least Square (PLS) approach with the help of the SmartPLS ver. 3.2.9 for Windows.The results of this study indicate that leadership style has no effect on employee performance but has a positive and significant effect on job satisfaction. Organizational Culture Has No Influence on Employee Performance but Has a Positive and Significant Influence on Job Satisfaction. Motivation has a positive and significant impact on both employee performance and job satisfaction. Job Satisfaction Has a Positive and Significant Influence on Employee Performance. Job Satisfaction as an Intervening variable is able to mediate the Influence of Leadership Style, Organizational Culture, and Motivation on Employee Performance.
PENINGKATAN KINERJA PEGAWAI PADA SEKRETARIAT DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA Maryanto, Maryanto; Hamid, Muda Setia; Prasetyo, Agung Slamet
Jurnal Riset Manajemen Akuntansi Indonesia Vol 1 No 4 (2023): Jurnal Riset Manajemen Akuntansi Indonesia
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Widya Wiwaha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32477/jrima.v1i4.806

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengidentifikasi penyebab kinerja pegawai Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta belum mencapai target, merumuskan upaya meningkatkan kinerja pegawai Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah wawancara, dokumentasi dan observasi. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Analisis Deskriptif dan Analisis Kualitatif, analisis ini terdiri dari tiga alur yaitu: reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa yang menyebabkan kinerja pegawai Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta belum mencapai target dapat disebabkan oleh beberapa faktor sebagai berikut : Jumlah pegawai yang terbatas dibandingkan dengan beban kerja, dikarenakan beban yang banyak mengakibatkan pegawai kurang fokus dengan salah satu pekerjaan, kurang rutinnya pemberian motivasi dari pimpinan, pelaksanaan punishment yang masih rendah, masih adanya pegawai yang kurang disiplin, banyaknya kegiatan rutin dan ketugasan lain seperti memfasilitasi kegiatan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah, masih ada pegawai yang keterampilan kerjanya perlu ditingkatkan, kurangnya pengetahuan pelayanan prima, ketahanan fisik, beberapa pegawai ada yang prestasi kerjanya menurun dan kurang peka akan penyelesaian pekerjaan sesuai target, beberapa pegawai dengan kreatifitasnya yang rendah atau hanya menunggu perintah saja, ada pegawai yang belum memahami secara utuh akan ketugasannya, presensi kedatangan beberapa pegawai yang tidak tepat waktu.
OPTIMALISASI PENGADAAN BARANG/JASA SECARA ELEKTRONIK (E-PROCUREMENT) DI PEMERINTAH KABUPATEN TEMANGGUNG Hidayatullah, Syarif; Priyastiwi, Priyastiwi
Jurnal Riset Manajemen Akuntansi Indonesia Vol 1 No 4 (2023): Jurnal Riset Manajemen Akuntansi Indonesia
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Widya Wiwaha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32477/jrima.v1i4.808

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis upaya mengoptimalkan pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa secara elektronik (e-procurement) di Bagian Pengadaan Barang/Jasa Sekretariat Daerah Kabupaten Temanggung. Jenis penelitian adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dan observasi. Analisis data yang digunakan adalah Interactive Model of Analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Penyebab belum optimalnya kinerja pengadaan barang/jasa secara elektronik (e-procurement) di Pemerintah Kabupaten Temanggung yaitu: sarana dan prasarana belum memadai, jumlah Sumber Daya Manusia belum sesuai rekomendasi LKPP, pengelola fungsi pengadaan barang/jasa belum kompeten, jaringan internet dan server bermasalah, dan fitur SPSE belum lengkap dan kadang terjadi error. 2) Upaya untuk mengoptimalkan kinerja pengadaan barang/jasa secara elektronik (e-procurement) di Pemerintah Kabupaten Temanggung yaitu: pengembangan sarana dan prasarana, pemenuhan jumlah sumber daya manusia, melakukan pengembangan kompetensi pengelola fungsi pengadaan barang/jasa, merencanakan pengelolaan jaringan internet dan server secara mandiri, memberikan masukan kepada LKPP untuk pengembangan aplikasi pengadaan barang/jasa. In this research, the Goods/Services Procurement Section of the Regional Secretariat of Temanggung Regency will assess efforts to maximize the implementation of electronic procurement of goods and services (e-procurement). The type of research is qualitative and descriptive. Interview and observational strategies for collecting information. Interactive Model of Analysis is the data analysis technique employed. The research findings indicate: 1) The reasons for the suboptimal performance of electronic procurement of goods and services (e-Procurement) in the Temanggung Regency Government are as follows: Inadequate infrastructure and facilities, and Human Resources that do not fit LKPP recommendations., the internet network and servers have issues, the SPSE feature is not complete, and occasionally Error occurs. The manager of the goods/services procurement function is also incompetent. 2) Attempts to maximize the performance of electronic procurement of goods and services (e-Procurement) in the Temanggung Regency Government, including the creation of infrastructure and facilities, Independently meet the Human Resources quota, enhance the skills of managers of the goods/services procurement function, and plan the management of internet networks and servers, Providing input to LKPP for the preparation of procurement applications for products and services.

Page 8 of 12 | Total Record : 117