cover
Contact Name
Arif Suwarjono
Contact Email
arifs@stieww.ac.id
Phone
+62274-370394
Journal Mail Official
jrima@stieww.ac.id
Editorial Address
Jl. Lowanu UH VI / 20, Sorosutan, Kec. Umbulharjo, Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta 55162
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Riset Manajemen Akuntansi Indonesia
ISSN : -     EISSN : 29864674     DOI : https://doi.org/10.32477/jrima.v1i3
Core Subject : Economy,
Jurnal Riset Manajemen Akuntansi Indonesia adalah jurnal dengan proses peer review. Jurnal diterbitkan empat kali dalam setahun yaitu bulan Februari, Mei, Agustus dan November. Jurnal Riset Manajemen Akuntansi Widya Wiwaha diterbitkan oleh STIE Widya Wiwaha. Jurnal Riset Manajemen Akuntansi Widya Wiwaha menerima hasil penelitian dibidang manajemen, akuntansi, bisnis dan aplikasinya dalam industri dan bisnis.
Articles 117 Documents
UPAYA PENINGKATAN KOMPETENSI PRAMUSAJI PADA BAGIAN UMUM PEMERINTAH KOTA MAGELANG Huda, Miftakul; Syaflan, Meidi
Jurnal Riset Manajemen Akuntansi Indonesia Vol 1 No 4 (2023): Jurnal Riset Manajemen Akuntansi Indonesia
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Widya Wiwaha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32477/jrima.v1i4.809

Abstract

The aim of this this research is describe the competences of the waitress team in the General Section of the Regional Secretariat of Magelang City, find the factors that cause the competency of the waitress team to not up to standard, and formulate steps so that the competency of the waitress team is up to standard. This research uses a qualitative method, to determine the competence of the waitress team, constraints and solutions for solving them. The data were collected through literature study, observation and interviews. The results suggested that the factors which caused the competency of the waitress team were not up to standard contains incompatibility of educational background, the recruitment process was not well organized, there was no operational standard (SOP), lack of knowledge about cooking and housekeeping, and the character of the waitress team was not yet formed. Efforts were made to overcome this problem by involving the team of waiters in the training program, improving the recruitment system, developing operational standards (SOP), and providing training on service excellence.
EVALUASI KINERJA APARATUR SIPIL NEGARA DI DINAS PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN DESA KABUPATEN MAGELANG Sriwanti, Retno Arlina; Assery, Syeh
Jurnal Riset Manajemen Akuntansi Indonesia Vol 1 No 4 (2023): Jurnal Riset Manajemen Akuntansi Indonesia
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Widya Wiwaha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32477/jrima.v1i4.810

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja ASN di Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Magelang, mendeskripsikan kendala-kendala yang menyebabkan kinerja ASN belum maksimal dan merumuskan upaya untuk meningkatkan kinerja ASN. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Narasumber sebanyak 7 orang, sumber data terdiri dari data primer dan sekunder yang diperoleh dari teknik pengumpulan data dengan melakukan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja ASN di Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Magelang sudah cukup baik namun belum maksimal. Kendala-kendala yang menyebabkan kinerja belum maksimal adalah adanya SOTK baru sehingga pembagian beban kerja menjadi kurang proporsional, masih terdapat sebagian ASN yang kurang memiliki kemampuan dalam hal teknologi informasi, ASN pada jabatan fungsional mengalami berbagai kendala yaitu belum adanya analisa jabatan pada peta jabatan OPD terkait, disiplin ASN yang menurun sejak adanya pandemi covid-19, keterbatasan jumlah ASN yang ada, masih minimnya sarana prasarana yang memadai, keterbatasan anggaran. Adapun upaya yang dilakukan adalah kerjasama antar bidang dalam menyelesaikan pekerjaan, melaksanakan capacity building dalam meningkatkan kapasitas ASN terkait dengan tupoksinya, melakukan konsultasi ke provinsi dan pusat terkait dengan tim penilai angka kredit, meningkatkan disiplin dengan pemberlakuan aplikasi SIABA, memaksimalkan ASN yang ada dalam menyelesaikan tugas-tugas kedinasan, memaksimalkan sarana prasarana yang ada , memaksimalkan anggaran yang ada. This study aims to determine the performance of ASN in the Community and Village Empowerment Office of Magelang Regency, describe the obstacles that cause ASN performance to not be optimal and formulate efforts to improve ASN performance. This research uses descriptive qualitative methods. There were 7 resource persons, the data source consisted of primary and secondary data obtained from data collection techniques by conducting observations, interviews, and documentation. The results showed that the performance of ASN in the Community and Village Empowerment Office of Magelang Regency was quite good but not optimal. The obstacles that cause performance not to be optimal are the existence of a new SOTK so that the division of workload becomes less proportional, there are still some ASNs who lack the ability in terms of information technology, ASNs in functional positions experience various obstacles, namely the absence of position analysis on the related OPD position map, ASN discipline that has decreased since the Covid-19 pandemic, limited number of existing ASNs, There is still a lack of adequate infrastructure, limited budget.The efforts made to improve are cooperation between fields in completing work, carrying out capacity building in increasing the capacity of ASNs related to their goals, consulting the provinces and centers related to the credit score assessment team, improving discipline with the implementation of the SIABA application, maximizing existing ASNs in completing official tasks, maximizing existing infrastructure, maximizing existing budgets.
EVALUASI KINERJA PEGAWAI DI BANK JATENG KANTOR CABANG PURWOREJO Prasetyo, Wahyu Aji; Novitasari, Dwi
Jurnal Riset Manajemen Akuntansi Indonesia Vol 1 No 4 (2023): Jurnal Riset Manajemen Akuntansi Indonesia
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Widya Wiwaha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32477/jrima.v1i4.811

Abstract

This study aims to 1) Understand the performance of Bank Jateng Purworejo Branch employees. 2) Understand the causes of employee performance at Bank Jateng Purworejo Branch not optimal. 3) Understand the efforts to improve the performance of Bank Jateng Purworejo Branch employees. The method used in this research is descriptive qualitative method. The results showed that because the performance of employees at Bank Jateng Purworejo Branch is not optimal is a) The high workload that exceeds the ability. b) Lack of authority to make decisions while the responsibility to be assumed is very large. c) Benefits that are inadequate or not in accordance with the work load given. d) Unfair and flexible delegation of work that creates social isolation among employees. e) Discrimination can be seen from the way each employee is assessed which is not based on their respective competencies. f) The occurrence of a moral conflict that overrides positive personal principles due to job demands. Efforts to improve the performance of Bank Jateng Purworejo Branch employees are improving work performance, behavior at work, employee attendance, service to customers. While the strategy used as a basis for assessing the success and failure of implementing activities is in accordance with the goals and objectives that have been set in order to realize the vision and mission of Bank Jateng Purworejo Branch, namely by motivating employees, providing an overview of good work such as service to customers, serving problem customers etc., provide confidence training in front of customers, train polite and quality speech, managers monitor directly the work results of employees every day, managers monitor employee attendance, every employee who gets more targets will get a bonus from the center.
EVALUASI KINERJA PEGAWAI EKS BALAI PENGEMBANGAN PAUD DAN DIKMAS DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA: Pasca Penataan Lembaga Menjadi Balai Besar Guru Penggerak Daerah Istimewa Yogyakarta Santoso, Joko; Nugroho, Muhammad Awal Satrio; Purwanto, Wahyu
Jurnal Riset Manajemen Akuntansi Indonesia Vol 1 No 4 (2023): Jurnal Riset Manajemen Akuntansi Indonesia
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Widya Wiwaha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32477/jrima.v1i4.812

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengidentifikasi penyebab belum optimalnya kinerja pegawai eks BP PAUD dan Dikmas Daerah Istimewa Yogyakarta, merumuskan upaya meningkatkan kinerja pegawai eks BP PAUD dan Dikmas Daerah Istimewa Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah wawancara. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Analisis Deskriptif dan Analisis Kualitatif, analisis ini terdiri dari tiga alur yaitu: reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Peningkatan kinerja pegawai eks BP PAUD dan Dikmas D.I Yogyakarta yang kurang optimal dapat disebabkan oleh beberapa faktor, sebagai berikut: karena banyak pegawai yang belum mengetahui peraturan atau kebijakan yang baru, kurangnya disiplin pegawai, kurangnya tunjangan yang diterima pegawai, kurangnya sumber daya manusia.Upaya yang dilakukan untuk peningkatan kinerja yang kurang optimal adalah sebagai berikut ini:motivasi, tunjangan kinerja, pendekatan personal, peningkatan kompetensi, pendidikan, dan fasilitas dan sarana. This study aims to analyze and identify the causes of the non-optimal performance of former BP PAUD and Dikmas Special Region of Yogyakarta employees, formulating efforts to improve the performance of former BP PAUD and Dikmas Special Region of Yogyakarta employees. This research use desciptive qualitative approach. The data collection technique in this study was a questionnaire. Data analysis used in this study is Descriptive Analysis and Qualitative Analysis, this analysis consists of three strands, namely: data reduction, data presentation and conclusion/verification. The results of the study show that the increase in former of BP PAUD and Dikmas Special Region of Yogyakarta performance that is less than optimal can be caused by several factors, as follows: because many employees know the new regulations or policies, lack of employee discipline, lack of benefits received by employees, lack of human resources. Efforts made to improve performance that are less than optimal are as follows: motivation, performance allowances, personal approach, competency improvement, education, and facilities and infrastructure.
STRATEGI DALAM MENINGKATKAN PENERIMAAN PAJAK PERTAMBAHAN NILAI STUDI PADA KPP PRATAMA WONOSARI Irfana , Ajeng Widha; Priyastiwi, Priyastiwi
Jurnal Riset Manajemen Akuntansi Indonesia Vol 2 No 1 (2024): Jurnal Riset Manajemen Akuntansi Indonesia
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Widya Wiwaha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32477/jrima.v2i1.869

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menentukan bagaimana strategi yang akan dilakukan oleh para manajemen untuk meningkatkan pendapatan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) di KPP Pratama Wonosari. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan melakukan wawancara dengan responden. Data dan informasi yang diperoleh dirangkum, dibuat matriks Ringkasan Analisis Faktor Eksternal, Ringkasan Analisis Faktor Internal, diagram kartesius dan kemudian dianalisis menggunakan analisis SWOT. Hasil analisis SWOT mencatat bahwa posisi Pengawasan Perwakilan Akun berada di kuadran I dan strategi yang dapat dilakukan oleh para manajemen KPP Pratama Wonosari ,Identifikasi penyebab/faktor-faktor penerimaan Pajak Pertambahan Nilai di KPP Pratama Wonosari belum optimal antara lain: a. Kurangnya pemahaman Wajib Pajak terhadap peraturan dan kewajiban perpajakan khususnya terkait dengan Pengusaha Kena Pajak. b. Kondisi geografis wilayah Kabupaten Gunung Kidul yang membuat jaringan komunikasi menjadi terhambat. c. Penyebaran wilayah wajib pajak Kabupaten Gunungkidul yang sangat luas menjadikan petugas pajak tidak dapat menjangkau dan sulitnya Wajib Pajak/Pengusaha Kena Pajak dalam melaporkan atau membayar pajak. Strategi KPP Pratama Wonosari dalam mengoptimalkan penerimaan Pajak Pertambahan Nilai antara lain: a. Meningkatkan pengawasan pembayaran masa dan pengujian kepatuhan material oleh KPP Pratama Wonosari. b. Meningkatkan penggalian potensi kepada Pengusaha Kena Pajak. c. Meningkatkan volume Kegiatan Pengumpulan Data Lapangan, sosialisai dan visit kepada wajib pajak di KPP Pratama Wonosari, khususnya kepada Pengusaha Kena Pajak. d. Menjalin hubungan yang baik dengan wajib pajak khususnya Pengusaha Kena Pajak dan sinergitas antar lembaga.
UPAYA PENINGKATAN PERAN PUSDALOPS DALAM PENANGGULANGAN BENCANA DI BADAN PENANGGULANGAN BENCANA DAERAH KOTA MAGELANG Santoso , Budi; Hamid, Muda Setia
Jurnal Riset Manajemen Akuntansi Indonesia Vol 2 No 1 (2024): Jurnal Riset Manajemen Akuntansi Indonesia
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Widya Wiwaha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32477/jrima.v2i1.870

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan peran Pusdalops dalam penanggulangan bencana di BPBD Kota Magelang. Penelitian dilakukan mulai Oktober 2022. Jenis penelitian deskriptif kualitatif. Pengumpulan data wawancara dan observasi. Analisis data Model Miles & Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Peran Pusdalops dalam Penanggulangan Bencana di BPBD Kota Magelang belum optimal disebabkan: masih kurang sosialisasi, pembinaan, pengetahuan, pembagian tugas yang kurang jelas, pemberian informasi kurang cepat, belum jelasnya nomor kontak yang dapat dihubungi, kurangya koordinasi dan terbatasnya sarana dan prasarana maupun personil. 2) Upaya untuk meningkatkan peran Pusdalops dalam penanggulangan bencana di BPBD Kota Magelang adalah: memberikan pelatihan dasar manajemen bencana, pengolahan dan penyajian data, komunikasi dan teknik press release, kejelasan dari atasan terkait pembagian tugas dan wewenang, peningkatan sarana dan prasarana serta personil, mendukung kebijakan-kebijakan pemerintah, koordinasi antara Pemerintah Kota Magelang dan BPBD Kota Magelang untuk memberikan anggaran, memberikan kejelasan mengenai kontak yang dapat dihubungi, peningkatan komunikasi yang baik antara Pusdalops dan satgas lapangan serta TRC.This research aims to increase the role of Pusdalops in disaster management at BPBD Magelang City. Research was conducted starting in October 2022. This type of research is descriptive qualitative. Collection of interview and observation data. Miles & Huberman Model data analysis. The results showed that: 1) The role of Pusdalops in Disaster Management at the BPBD in Magelang City was not optimal due to: lack of socialization, coaching, knowledge, unclear division of tasks, providing information not fast enough, unclear contact numbers to contact, lack of coordination and limited facilities and infrastructure and personnel. 2) Efforts to increase the role of Pusdalops in disaster management at BPBD Kota Magelang are: providing basic disaster management training, processing the presentation of communication data and press release techniques, clarity from superiors regarding the division of tasks and authorities, improving facilities and infrastructure and personnel, supporting policies government policies, coordination between the City Government of Magelang and BPBD Kota Magelang to provide budget, provide clarity regarding contacts to contact, improve good communication between Pusdalops and the field task force and TRC.
UPAYA PENINGKATAN KINERJA PEGAWAI LEMBAGA PEMASYARAKATAN KELAS IIB SLEMAN Chadaryati, Chadaryati; Widiastuti, Nur
Jurnal Riset Manajemen Akuntansi Indonesia Vol 2 No 1 (2024): Jurnal Riset Manajemen Akuntansi Indonesia
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Widya Wiwaha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32477/jrima.v2i1.871

Abstract

Kinerja merupakan hasil kerja yang dihasilkan sesuai tugas dan tanggungjawab yang diberikan kepada seorang pegawai. Berdasarkan hasil observasi ditemukan capaian kinerja Lapas Kelas IIB Sleman yang belum memenuhi target. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja Pegawai Lapas Kelas IIB Sleman. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Berdasarkan studi dokumen dan hasil analisis data penelitian menunjukkan bahwa kinerja pegawai Lapas Kelas IIB Sleman ditinjau dari orientasi pelayanan, integritas, komitmen, dan capaian terhadap sasaran kinerja pegawai sudah baik. Akan tetapi perlu ditingkatkan kinerja ditinjau dari disiplin dan kerjasama. Performance is the result of work produced in accordance with the duties and responsibilities given to an employee. Based on the results of observations, it was found that the performance achievements of the Class IIB Sleman prison had not met the target. This study aims to analyze the performance of Class IIB Sleman prison staff. The method used in this research is descriptive qualitative. Based on the study of documents and the results of research data analysis, it shows that the performance of Class IIB Sleman Lapas employees in terms of service orientation, integrity, commitment, and achievement of employee performance targets is good. However, performance needs to be improved in terms of discipline and cooperation.
ANALISIS KINERJA PEGAWAI DENGAN METODE BALANCE SCORECARD DALAM MENINGKATKAN MUTU LAYANAN DI UNIT PELAKSANA TEKNIS PUSKESMAS GEMARANG NGAWI TAHUN 2018 Widianingrum, Dian; Purwanto, Wahyu
Jurnal Riset Manajemen Akuntansi Indonesia Vol 2 No 1 (2024): Jurnal Riset Manajemen Akuntansi Indonesia
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Widya Wiwaha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32477/jrima.v2i1.872

Abstract

Penelitian analisis kinerja pegawai dengan metode Balanced Scorecard dalam meningkatkan mutu pelayanan di UPT Puskesmas Gemarang Kabupaten Ngawi. Menggunakan metode deskriptif kualitatif, dengan menekankan pada penilaian kinerja perspektif pembelajaran dan pertumbuhan pada balanced scorcard, Populasi Pegawai Negeri Sipil di UPT Puskesmas Gemarang Ngawi sebanyak 25 orang pegawai dengan masa kerja diatas 15 tahun. Upaya peningkatan kinerja dianalisa dengan menggunakan matrik swot. Hasil penelitian ini didapatkan, Kepuasan kerja memperoleh skor 63 % , motivasi kerja skor 52 %, tingkat retensi pegawai skor 92 %, produktifitas pegawai skor 70 %, dan dari kapabilitas sistem informasi h skor 64 %, dari perolehan skor rata-rata diperoleh kinerja pegawai UPT Puskesmas Gemarang dari segi perspektif pertumbuhan dan pembelajaran dipeoleh skor 68% sebesar 68 %, skor 4, dengan kategori baik. Upaya yang bisa diambil dalam peningkatan kinerja adalah memanfaatkan informasi teknologi untuk menjalankan semua pelaporan, Pimpinan proaktif terhadap potensi dan keluhan pegawai, penempatan pegawai sesuai kemampuan, berkomitmen meningkatkan status mutu Puskesmas, mendorong pegawai untuk berkembang dengan anjuran untuk sekolah lagi, analisa beban kerja dilakukan setiap satu tahun dan penertiban monitoring dari satuan audit internal.
PERAN PROTOKOL DAN KOMUNIKASI PIMPINAN DALAM MENINGKATKAN KINERJA PEMERINTAH KABUPATEN MAGELANG Heranita , Fararizqa; Akhmad, Jazuli
Jurnal Riset Manajemen Akuntansi Indonesia Vol 2 No 1 (2024): Jurnal Riset Manajemen Akuntansi Indonesia
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Widya Wiwaha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32477/jrima.v2i1.873

Abstract

The purpose of the study was to analyze the causes of the role of Protocol and Leadership Communications in improving the performance of the Magelang Regency Government that was still not optimal and to formulate efforts to improve the Role of Leaders' Protocols and Communications in improving the performance of the Magelang Regency Government.The research method that will be used in this research is qualitative research. The subjects in this study were 1 Head of the Protocol and Communications Section of the Regional Secretariat of Magelang Regency, 1 Head of the Protocol Subdivision, and 1 Head of the Leadership Communications Subdivision. To process and analyze the data, the author uses an interactive data model as proposed by Miles and Huberman (1992). The results of this study indicate that the role of Protocol and Leadership Communication in improving the performance of the Magelang Regency Government, among others, is in facilitating Regional Leadership Communication, Reporting, Editorial and Publication activities and protocol facilitation starting from activity plans and protocol services for all forms of events carried out by the Magelang Regency government. Efforts to increase the role of Protocol and Leadership Communications in improving the performance of the Magelang Regency Government, namely Increasing teamwork or solid teamwork and high discipline because it is related to the speed of service to Regional Leaders, Increasing the ability to communicate, both internally (leaders and fellow employees) and externally (community). public or external parties) and improve employee competence, Increase cooperation between the Ministry of Communication and Informatics with the Protocol and Communications Division of the leadership as well as cooperation with several media belonging to the Regional Government to convey information to the public such as Radio Gemilang, Suara Gemilang Magazine, Magelang News online portal, WKM ( Forum for Community Communication), KIM (Community Information Group) and outdoor media (billboards).
UPAYA PENGEMBANGAN KAPASITAS ANGGOTA SATUAN PERLINDUNGAN MASYARAKAT (SATLINMAS) KABUPATEN TEMANGGUNG Mayasari , Fransiska Dian; Chasanah, Uswatun
Jurnal Riset Manajemen Akuntansi Indonesia Vol 2 No 1 (2024): Jurnal Riset Manajemen Akuntansi Indonesia
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Widya Wiwaha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32477/jrima.v2i1.874

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk pengembangan kapasitas anggotan satuan polisi pamong praja Kabupaten Temanggung. Penelitian dilaksanakan mulai Oktober 2022. Jenis penelitian deskriptif kualitatif. Pengumpulan data wawancara dan observasi. Analisis data Model Miles & Huberman. Hasil penelitian diketahui bahwa: 1) Pengembangan kapasitas satuan Pelindungan masyarakat (Satlinmas) Kabupaten Temanggung belum optimal dan perlu ditingkatkan. 2) Faktor penyebabnya yaitu: karena adanya Permendagri yang baru sehingga perlu penyesuaian, latar belakang pendidikan yang rendah dan tidak sesuai dengan tugas yang diemban, kurangnya pengetahuan, ketrampilan pengalaman dalam menyelesaikan pekerjaan dan sarana prasarana yang kurang memadai. 3) Upaya untuk pengembangan kapasitas anggota Satuan Pelindungan Masyarakat (Satlinmas) Kabupaten Temanggung yaitu dengan melakukan koordinasi dengan organisasi perangkat daerah terkait seperti Dinpermades dan Kecamatan agar dapat mendorong dari segi pembiayaan, bekerja sama dengan stakeholder terkait seperti TNI, Polri, BPBD, Dinsos, PMI yang mampu memberikan pengalaman kerja bagi Satlinmas, menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan (diklat) kelinamsan serta meningkatkan sarana dan prasarana untuk menunjang tugas anggota satlinmas.This study aims to develop the capacity of members of the civil service police unit in Temanggung Regency. The research was carried out starting in October 2022. This type of research is descriptive qualitative. Collection of interview and observation data. Miles & Huberman Model data analysis. The results of the research show that: 1) Capacity building for the community protection unit (Satlinmas) in Temanggung Regency is not optimal and needs to be improved. 2) The causal factors are: due to the existence of a new Permendagri that needs adjustment, low educational background and not in accordance with the tasks carried out, lack of knowledge, experience skills in completing work and inadequate infrastructure. 3) Efforts to develop the capacity of members of the Community Protection Unit (Satlinmas) of Temanggung Regency, namely by coordinating with related regional apparatus organizations such as the Dinpermades and Districts so that they can encourage from a financing perspective, working with relevant stakeholders such as the TNI, Polri, BPBD, Social Service, PMI who are able to provide work experience for Satlinmas, organize kelinamsan education and training (training) and improve facilities and infrastructure to support the duties of Satlinmas members.

Page 9 of 12 | Total Record : 117