cover
Contact Name
Fadli Kurnia
Contact Email
fadli.kurnia@univpancasila.ac.id
Phone
+6221-7864730
Journal Mail Official
Jurnal.artesis@univpancasila.ac.id
Editorial Address
Department of Civil Engineering 3rd Floor at Faculty of Engineering Building Lenteng Agung Raya St, Srengseng Sawah, Jagakarsa, South Jakarta, DKI Jakarta 12640
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Artesis
Published by Universitas Pancasila
ISSN : 28096231     EISSN : 28094441     DOI : https://doi.org/10.35814/artesis
Artesis Journal is scientific journal published periodically every 6 (six) months (in May and November) by Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering - Universitas Pancasila. It contains papers related to student or student-lecturer research activities. Artesis Journal has an area of expertise consisting of Structural Engineering, Construction Engineering & Management, Geotechnical Engineering, Water Resources Engineering, and Transportation Engineering.
Articles 183 Documents
STUDI KELAYAKAN FINANSIAL PENATAAN KAWASAN KUMUH: Studi Kasus: di Kawasan Karang Mumus Kota Samarinda Rahim, Dzulfajrie; Akbardin, Juang
Jurnal ARTESIS Vol. 5 No. 1 (2025): JURNAL ARTESIS
Publisher : Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/qpp7gh53

Abstract

Urbanisasi menjadi fenomena tak terhindarkan dan semakin meningkatkan tekanan bagi para pengelola kota untuk menyediakan insfrastruktur dan pelayanan dasar yang merata. Disamping itu urbanisasi justru merupakan peluang dalam meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat. Pembangunan kota tidak terlepas dari permasalahan-permasalahan kota seperti perumahan kumuh dan permukiman kumuh. Isu penanganan kawasan kumuh pada kawasan perkotaan yang adat penduduk memerlukan strategi dan analisis finansial yang tepat, guna memberikan solusi dalam penanganannya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji kelayakan finansial suatu bentuk penanganan permukiman kumuh melalui pola permukiman kembali di sempadan sungai dan menerapkan perbaikan kualitas lingkungan eksisting yang merupakan bagian dari sistem drainase primer kota dengan revitalisasi sungai dan penyediaan ruang terbuka hijau di sempadan sungai. Komponen infrastruktur yang direncanakan ialah Kampung Susun/Rumah Susun dan Revitalisasi Sungai beserta Pembangunan RTH Sempadan Sungai. Metode penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan melakukan observasi lapang disamping dengan mengumpulkan data-data sekunder lainnya. Hasil dari penelitian menyatakan bahwa rencana pembangunan dengan biaya investasi sebesar Rp 186.309.354.000 ini dianggap layak dengan kriteria perhitungan NPV sebesar Rp 104.607.284.080 lebih besar dari 0, IRR sebesar 9% lebih besar dari MARR (6,5%), BCR sebesar 1,15 lebih besar dari 1, PP selama 36,373 tahun lebih kecil dari umur ekonomis bangunan selama 50 tahun, dan peningkatan kualitas kawasan kumuh (intangible benefit) berupa pengurangan luasan kumuh sebesar 0,84 Ha.
KRITERIA PEMILIHAN SISTEM PERANCAH UNTUK PROYEK KONSTRUKSI GEDUNG BERTINGKAT: STUDI LITERATUR Harits, Mu'adz Abdur Rahman; Fauzan, Sayed Ahmad; Saputra, Pungky Dharma
Jurnal ARTESIS Vol. 5 No. 1 (2025): JURNAL ARTESIS
Publisher : Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/z4hfyt10

Abstract

Sistem perancah merupakan elemen penting dalam proyek konstruksi gedung bertingkat, yang berfungsi sebagai struktur sementara untuk mendukung pekerja, material, dan peralatan selama proses pembangunan. Pemilihan sistem perancah yang tepat dapat meningkatkan efisiensi, keselamatan, serta mengoptimalkan biaya dan waktu pelaksanaan proyek. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kriteria utama dalam pemilihan sistem perancah yang sesuai untuk proyek konstruksi gedung bertingkat berdasarkan studi literatur dari berbagai sumber akademik dan praktik industri. Metode yang digunakan meliputi analisis literatur dari jurnal, buku, dan standar industri terkait sistem perancah. Hasil studi menunjukkan bahwa faktor utama dalam pemilihan sistem perancah mencakup aspek keselamatan, efisiensi biaya, kemudahan pemasangan dan pembongkaran, fleksibilitas penggunaan, serta dampak lingkungan. Selain itu, perkembangan teknologi dalam sistem perancah, seperti penggunaan material inovatif dan integrasi dengan Building Information Modeling (BIM), semakin berperan dalam meningkatkan efektivitas perancah di proyek konstruksi gedung bertingkat. Studi ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi para praktisi konstruksi dalam menentukan sistem perancah yang paling sesuai dengan kebutuhan proyek, sehingga mendukung keberhasilan konstruksi secara keseluruhan.
ANALISIS LOSS OF PRESTRESS PCI GIRDER AKIBAT METODE POST TENSION SINGLE STRESSING PADA PROYEK JEMBATAN DAN JALAN X KARAWANG STA 0+225 – 0+300 Fi Ardhi, Robbi; Suprayogi; Putra, Okri Asfino
Jurnal ARTESIS Vol. 5 No. 1 (2025): JURNAL ARTESIS
Publisher : Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/9tzwan67

Abstract

Kehilangan gaya prategang (loss of prestress) pada PCI girder merupakan faktor penting yang memengaruhi kinerja jangka panjang struktur jembatan, sehingga perlu dianalisis secara menyeluruh untuk menjamin keamanan dan efisiensi desain. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas metode post-tension single stressing terhadap kehilangan gaya prategang pada PCI girder bentang 30,8 meter, dengan mengacu pada standar NAASRA (1976). Analisis mencakup faktor-faktor seperti gesekan angkur, pemendekan elastis, relaksasi tendon, dan gesekan sepanjang saluran kabel. Hasil menunjukkan bahwa kehilangan tegangan total mencapai 12% dari gaya awal, masih berada dalam batas toleransi standar (maksimal 15%). Kehilangan akibat gesekan angkur sebesar 3% dan relaksasi tendon menjadi penyumbang terbesar. Selain itu, gaya prategang menurun dari 9000 kN menjadi 8125 kN di tengah bentang akibat gesekan kabel. Pemendekan elastis juga menyumbang kehilangan signifikan sebesar 307,766 kN. Temuan ini menegaskan pentingnya pengendalian kualitas dalam pelaksanaan stressing, optimalisasi desain, serta pemilihan material tendon dengan relaksasi rendah. Rekomendasi strategis meliputi peningkatan teknik grouting, penggunaan tendon baja berkarakteristik stabil, dan monitoring berkala. Penelitian ini memberikan kontribusi awal dalam pengembangan sistem prategang yang andal dan tahan lama, serta mendorong perlunya validasi eksperimental dan numerik untuk memperkuat temuan.
An ANALISIS KINERJA OPERASIONAL ANGKUTAN PEMADU MODA RUTE TERMINAL PURABAYA-BANDARA JUANDA SURABAYA Kusuma, Chandra Wahyu; Setiawan, Ajie
Jurnal ARTESIS Vol. 5 No. 1 (2025): JURNAL ARTESIS
Publisher : Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/gfjgf938

Abstract

Angkutan pemadu moda berperan penting dalam mendukung mobilitas masyarakat dan konektivitas antar simpul utama transportasi di wilayah perkotaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja operasional angkutan pemadu moda pada rute Terminal Purabaya-Bandara Juanda di Surabaya. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif yang mencakup data survei secara dinamis dan statis serta wawancara kepada petugas operasional. Parameter kinerja operasional yang dianalisis meliputi waktu tunggu penumpang, headway, frekuensi, load factor, dan kecepatan perjalanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata headway sebesar 29 menit, dengan waktu tunggu penumpang 14,5 menit, dan kecepatan rata-rata perjalanan 20 km/jam. Load factor pada hari kerja mencapai 41,6%, sedangkan pada hari libur meningkat menjadi 72%. Analisis kebutuhan armada menunjukkan bahwa pengurangan jumlah armada dari 10 unit menjadi 8 unit dapat meningkatkan efisiensi operasional dengan load factor meningkat menjadi 52% pada hari kerja dan 90,2% pada hari libur. Pengurangan armada dapat meningkatkan efisiensi layanan tanpa mengurangi kualitas, namun diperlukan armada cadangan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang pada hari libur.
ANALISIS RISIKO KETERLAMBATAN PROYEK BALAI LATIHAN KERJA KUPANG BERBASIS PMBOK UNTUK MENINGKATKAN KINERJA WAKTU Candra Fertilia, Novika; Dina Saputri, Azzakkiyah
Jurnal ARTESIS Vol. 5 No. 1 (2025): JURNAL ARTESIS
Publisher : Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/w11zsm95

Abstract

Kinerja waktu proyek merupakan hal krusial yang masih menjadi perhatian hingga saat ini. Industri konstruksi banyak mengalami keadaan yang tidak efisien secara kronis, seperti rendahnya produktivitas, banyak waste, pembengkakan biaya, dan keterlambatan. Pada proyek Balai Latihan Kerja Kupang, banyak terjadi kendala dalam pelaksanaannya, sehingga keterlambatan menjadi keniscayaan. Keterlambatan yang terjadi pada proyek ini mencapai 19.996% pada akhir kontrak, sehingga dilakukan addendum. Oleh karena itu, penelitian ini berfokus pada analisis risiko penyebab keterlambatan proyek dengan analisis kuantitatif berbasis PMBOK 2017 dan juga memberikan rekomendasi strategi yang dapat diterapkan dalam mengendalikan risiko tersebut. Pada penelitian ini, pengumpulan data tahap awal dilakukan dengan mencari penyebab keterlambatan proyek yang bersumber dari literatur review, kemudian dilakukan validasi pakar tahap awal untuk validasi konten dan konstruk, kuisioner disebar kepada 35 responden. Instrument penelitian diuji melalui uji validitas dan reabilitas. Setelah melewati uji instrument, analisis manajemen risiko dilakukan dengan merujuk analisis risiko kuantitatif pada PMBOK 2017. Berdasarkan pengumpulan dan pengolahan data ditemukan bahwa faktor material, alat, dan tenaga kerja termasuk dalam kategori risiko tinggi. Rekomendasi yang dapat diajukan diantaranya adalah dengan membuat penjadwalan detail terkait kebutuhan sumber daya proyek dan melakukan inovasi penjadwalan dan pengelolaan proyek.
PENGEMBANGAN WBS UNTUK PEKERJAAN PERKUATAN TEBING DINDING PENAHAN TANAH Marchella Hasanah; Yanda Dwira Firman; Pungky Dharma Saputra
Jurnal ARTESIS Vol. 5 No. 1 (2025): JURNAL ARTESIS
Publisher : Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/e8456s54

Abstract

Proyek Pengendalian Banjir Kali Bekasi Paket 7 merupakan salah satu proyek strategis yang bertujuan untuk mengurangi risiko banjir melalui pembangunan dinding penahan tanah beton di sepanjang tebing sungai. Kompleksitas pekerjaan dan banyaknya tahapan konstruksi menuntut perencanaan yang sistematis, salah satunya dengan menyusun Work Breakdown Structure (WBS) yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan struktur WBS yang dapat menggambarkan seluruh aktivitas utama dalam pekerjaan perkuatan tebing secara hierarkis dan terstruktur. Metode penelitian yang digunakan adalah metode campuran dengan pendekatan studi kasus melalui observasi lapangan, wawancara dengan pihak pelaksana proyek, dan studi dokumentasi teknis. Hasil penelitian mengidentifikasi delapan aktivitas utama dalam pelaksanaan proyek, yang kemudian disusun dalam bentuk WBS hingga level pekerjaan detail. Pengembangan WBS ini diharapkan dapat menjadi alat bantu dalam perencanaan, pengendalian, dan monitoring proyek konstruksi serupa, khususnya dalam konteks infrastruktur pengendalian banjir berbasis struktur beton bertulang.
EVALUASI KINERJA SALURAN DRAINASE PERUMAHAN BUKIT HIJAU-PERMATA HIJAU, KOTA MALANG Harsanti, Winda; Lestari, Agustin Dita; Muntu, Nikita Damayanti
Jurnal ARTESIS Vol. 5 No. 1 (2025): JURNAL ARTESIS
Publisher : Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/k58vr957

Abstract

Perumahan Bukit Hijau-Permata Hijau yang berada di Kota Malang merupakan kawasan pemukiman dengan luasan 6,5 ha yang dilengkapi sarana dan prasarana yang memadahi. Salah satu sarana yang dimiliki adalah saluran drainase yang bergungsi untuk mengalirkan sisa air yang sudah tidak dibutuhkan lagi. Namun, pada saat musim hujan masih ditemukan adanya limpasan air dari saluran drainase ke permukaan jalan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kondisi eksisting saluran dan memberikan rekomendasi perbaikan agar luapan air dari saluran tidak terjadi lagi. Dalam mengevaluasi saluran, dimensi saluran eksisting didapatkan dari pengukuran di lapangan. Penentuan debit banjir dihitung menggunakan metode rasional dengan kala ulang 5 tahun berdasarkan data hujan dari 3 stasiun terdekat dari tahun 2014-2023. Selain debit banjir, debit air limbah juga dihitung dengan mengasumsikan jumlah penduduk tiap rumah sebanyak 3-4 orang. Analisis saluran yang dilakukan dibagi per segmen, baik untuk pengukuran dimensi saluran eksisting, perhitungan debit aliran, maupun evaluasi saluran. Berdasarkan hasil analisis didapatkan bahwa debit banjir terbesar terjadi pada segmen 55-56 sebesar 0,1121 m3/dt. Sedangkan untuk debit limbah terbesar berasal dari segmen 6-5 dan 82-83, dimana masing-masing menghasilkan debit sebesar 0,000040 m3/dt. Untuk total debit banjir dan limbah komulatif terbesar terjadi pada segmen 84-85 sebagai titik akhir pembuangan sebesar 1,878 m3/dt. Dari 103 segmen saluran, hanya ada 16 segmen saluran yang tidak mengalami limpasan. Analisis redesain saluran memberikan hasil bahwa saluran terlebar memiliki lebar 1,2 m dan saluran tertinggi yaitu 0,9 m. Semua jenis aliran adalah sub kritis dengan kecepatan aliran berkisar antara 1,233 m/dt - 2,935 m/dt.
ANALISIS TARIF BISKITA TRANS PAKUAN KORIDOR 5 (TERMINAL CIPARIGI – STASIUN KA BOGOR) MENGGUNAKAN PENDEKATAN ABILITY TO PAY DAN WILLINGNESS TO PAY Nurasyfa Ristanti; Wita Meutia; Osly, Prima Jiwa
Jurnal ARTESIS Vol. 5 No. 1 (2025): JURNAL ARTESIS
Publisher : Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/bb0hv246

Abstract

Pemerintah Kota Bogor dan Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) meluncurkan Biskita Trans Pakuan yang mengadopsi konsep Buy The Service (BTS). Pada awal peluncurannya pada November 2021, Biskita Trans Pakuan beroperasi dengan tarif Rp 0,00, menyebabkan peningkatan jumlah penumpang yang signifikan dengan jumlah load factor mencapai 66%. Namun, sejak adanya penerapan tarif senilai Rp 4.000,00 pada Mei 2023, yang dianggap mahal oleh masyarakat menyebabkan nilai load factor Biskita Trans Pakuan Koridor 5 mengalami penurunan sampai 50%. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis tarif Biskita Trans Pakuan Koridor 5 dengan pendekatan Ability To Pay dan Willingness To Pay. Nilai Ability To Pay merupakan kemampuan membayar pengguna untuk membayar jasa transportasi. Willingness To Pay merupakan kesediaan pengguna untuk membayar jasa transportasi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Sumber data didapatkan langsung dari pengguna jasa transportasi Biskita Trans Pakuan Koridor 5 dengan menggunakan kuesioner yang disebar secara online dan offline. Data untuk menentukan Ability To Pay didapat melalui pertanyaan mengenai karakteristik penumpang, karakteristik perjalanan, dan frekuensi perjalanan, sedangkan data Willingness To Pay didapat dari pertanyaan terbuka mengenai pendapat pengguna mengenai tarif yang ingin dibayarkan. Hasil dari penelitian ini didapatkan nilai Ability To Pay lebih rendah dari nilai Willingness To Pay pada semua kategori yang berarti bahwa kemampuan membayar tarif pengguna lebih rendah dari kesediaan membayar tarif.
ANALYSIS OF LAND USE CHANGES ON FLOOD DISCHARGE IN MOLIBAGU WATERSHED USING HEC-HMS APPLICATION WITH SCS CN METHOD Ficky, Ficky Marcellino Oroh
Jurnal ARTESIS Vol. 5 No. 2 (2025): JURNAL ARTESIS
Publisher : Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/rkq1c119

Abstract

Perubahan tata guna lahan di wilayah perkotaan berdampak langsung terhadap peningkatan debit banjir, khususnya di kawasan daerah aliran sungai (DAS). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh perubahan tata guna lahan terhadap debit banjir di DAS Molibagu dengan menggunakan aplikasi HEC-HMS dan metode SCS Curve Number (CN). Data yang digunakan meliputi curah hujan, peta penggunaan lahan, dan jenis tanah tahun 2011 dan 2020 yang diperoleh dari citra satelit dan data instansi teknis. Analisis hidrologi dilakukan melalui pemodelan curah hujan menjadi debit banjir menggunakan HEC-HMS versi 4.6.1, yang telah dikalibrasi berdasarkan data observasi lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai CN meningkat dari 42,04 menjadi 42,20 dan koefisien pengaliran dari 0,412 menjadi 0,415, seiring meningkatnya area lahan terbangun. Simulasi menunjukkan peningkatan debit puncak signifikan, terutama pada kala ulang 100 tahun dari 329,80 m³/s (2011) menjadi 611,47 m³/s (2020). Temuan ini mengindikasikan bahwa perubahan tata guna lahan meskipun kecil dapat meningkatkan risiko banjir secara signifikan. Hasil studi ini dapat dijadikan acuan dalam perencanaan tata ruang dan pengendalian banjir berbasis data.
Evaluasi Kinerja Terminal (Studi Kasus Terminal Cibinong) Lazuardi, Alif Rafli; Tjahjani, A. R. Indra
Jurnal ARTESIS Vol. 5 No. 2 (2025): JURNAL ARTESIS
Publisher : Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/fkmrap86

Abstract

Terminal berfungsi sebagai tempat untuk menaik / turunkan penumpang, mengatur kedatangan / keberangkatan angkutan umum, serta tempat perpindahan antar moda transportasi. Terminal Cibinong merupakan terminal induk yang terdapat di Jalan Raya Jakarta-Bogor Km. 41, wilayah Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor. Terminal Tipe C ini memiliki luas keseluruhan terminal 2.400 m². Dalam pelaksanaannya terdapat permasalahan serta kurangnya fasilitas pada pelayanan maupun operasional, yang terbukti menyebabkan menurunnya jumlah penumpang terminal dalam beberapa tahun terakhir. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis kinerja operasional Terminal serta faktor – faktor yang berpengaruh terhadap kurang berfungsinya terminal. Selanjutnya untuk mengetahui alternatif strategi yang sesuai agar terminal dapat beroperasi secara optimal. Evaluasi Kinerja terminal dilakukan dengan melakukan observasi kondisi di lapangan. Analisis variabel layanan dan fasilitas yang tersedia di area terminal dilakukan dengan cara mengumpulkan data responden yang disebarkan menggunakan kuisioner pada pengguna angkutan umum yang berada di Terminal Cibinong. kepuasan pelanggan terhadap kinerja operasional di Terminal Cibinong menggunakan metode CSAT. Metode ini digunakan untuk mengukur kepuasan pengguna terminal terhadap kinerja operasional Terminal Cibinong. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh nilai CSAT kinerja sejumlah 38,47% sedangkan nilai harapan sejumlah 91,63%. Faktor rendahnya nilai CSAT ini terdapat pada kinerja teknis maupun non teknis. Kinerja teknis berupa kenyamanan, keamanan, dan aksesibilitas. Sedangkan kinerja non teknis berupa kebersihan dan keselamatan.