Articles
74 Documents
Konsep Media Pembelajaran Kartu Caesar (Cerdas Aktif Religius) untuk Keterampilan Membaca Dalam Mata Pelajaran Bahasa Arab
Maijusnawita
Al-Kahfi: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 7 No. 1 (2021): January
Publisher : STAI YAPTIP Simpang Empat Pasaman Barat Indonesia in collaboration with International Islamic Studies Development and Research Center (IISDRC)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.70820/al-kahfi.v6i1.36
Pembelajaran bahasa Arab sudah lama dilakukan di madrasah-madrasah, akan tetapi hasilnya belum sepenuhnya maksimal. Guru sebagai salah satu pemegang utama pengajaran bahasa Arab kebanyakan berpaku pada buku paket dan sulit menciptakan suasana pembelajaran yang kreatif, inovatif dan menyenangkan. Oleh karena itu perlu adanya perubahan dalam pemanfaatan sarana dan prasarana pembelajaran seperti media pembelajaran. Melalui penelitian ini peneliti ingin mengembangkan media pembelajaran, yaitu dengan menggunakan media Kartu Pintar dalam pembelajaran bahasa Arab. Dengan penelitian ini diharapkan minat peserta didik terhadap pembelajaran bahasa Arab meningkat, dan mampu menguasai bahasa Arab dengan baik. Pada umumnya membaca bukanlah hal yang sulit, namun pada kenyataanya sering kali jarang dipraktekkan oleh peserta didik. Hal penting yang sering diabaikan dalam pembelajaran membaca, yaitu adanya nilai-nilai karakter yang dapat memperbaiki kepribadian peserta didik. Oleh karena itu, guru harus menerapkan strategi pembelajaran dengan menggunakan media pembelajaran berupa kartu CESAR.
Tauhid dan Sains (Agama dan Ilmu Pengetahuan Dalam Perspektif Islam)
M. Yusuf
Al-Kahfi: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 7 No. 1 (2021): January
Publisher : STAI YAPTIP Simpang Empat Pasaman Barat Indonesia in collaboration with International Islamic Studies Development and Research Center (IISDRC)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.70820/al-kahfi.v6i1.37
Menurut Islam, inti agama adalah penerimaan doktrin dan pengalaman nyata tauhid dalam semua domain kehidupan dan pemikiran manusia. Ini berarti bahwa penciptaan sains oleh seorang Muslim mestilah terkait secara signifikan dengan doktrin tauhid. Tugas intelektual kita semua adalah mengembangkan ilmu pengetahuan yang dapat mengantarkan manusia kepada pemahaman bahwa ilmu pengetahuan hanyalah salah satu upaya manusia menemukan kebenaran hakiki dan mendekatkan diri kepada Allah. Dan berlandaskan pada keyakinan yang kuat akan ketauhidan Allah menjadi pemacu semangat untuk mengembangkan dan mengamalkan ilmu. Agar kita semua menjadi hamba Allah yang mengabdi kepadaNya dengan beramal ilmiyah dan berilmu amaliyah.
Urgensi Pembelajaran SKI dalam Pembinaan Karakter Peserta Didik Bersumber dari Keteladanan Tokoh-Tokoh Islam
Muhammad Nur;
Ismiati Irzain
Al-Kahfi: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 7 No. 1 (2021): January
Publisher : STAI YAPTIP Simpang Empat Pasaman Barat Indonesia in collaboration with International Islamic Studies Development and Research Center (IISDRC)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.70820/al-kahfi.v6i1.38
Melalui pengembangan karakter peserta didik sebenarnya dapat efektif dengan materi sejarah. Pendidikan karakter dalam materi sejarah dapat dilakukan melalui keteladanan para tokoh Islam. Para tokoh dalam sejarah Islam nusantara merupakan tokoh penyebaran Islam pertama di Indonesia, sehingga dapat menjadi suri tauladan yang baik bagi peserta didik untuk di terapkan dalam pembelajaran. Keteladanan adalah sesuatu sangat sakral sebagai penunjang keberhasilan pendidikan. Dengan meneladani para tokoh-tokoh pendidikan yang mashur, maka akan dapat menjadi motivasi dan inspirasi bagi semua orang. Banyak sekali cerita/kisah para tokoh-tokoh Islam yang dapat dijadikan suri tauladan sebagai rujukan dalam membentuk karakter dan akhlak mulia seorang muslim.
Penggunaan Media Online dalam Kegiatan Belajar Mengajar PAI Budi Pekerti di Masa Pandemi
Adek Aska Fitria
Al-Kahfi: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 7 No. 1 (2021): January
Publisher : STAI YAPTIP Simpang Empat Pasaman Barat Indonesia in collaboration with International Islamic Studies Development and Research Center (IISDRC)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.70820/al-kahfi.v6i1.39
Penerapan media daring era COVID-19 di SMK Negeri 1 Salatiga pada mata pelajaran PAI dan Budi Pekerti telah berjalan dengan baik sebagai pengganti KBM normal, dengan guru memberikan materi pengetahuan, keterampilan dan sikap sosial menggunakan media HP berbantu jaringan internet melalui google, youtube, google form, google classroom, e-mail dan whatsapp. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, yaitu penelitian yang tidak menggunakan model-model matematik, statistik atau komputer. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh data bahwa penggunaan media online masa pandemi dalam pembelajaran PAI dan Budi Pekerti pada siswa telah berjalan dengan baik sebagai pengganti KBM normal. Pembelajaran PAI dan Budi Pekerti terlaksana dengan cara materi pembelajaran diberikan dengan meminta peserta didik untuk mengeksplor materi melalui google dan memberikan penugasan melaui whatsapp grup adapun tugas yang telah dikerjakan dikumpulkan ke guru sekali semingggu.
Pemanfaatan Teknologi Informasi dalam Pembelajaran Daring di Tengah Pandemi Virus Corona Sdn 15 Lumindai
Yenhau Joneri
Al-Kahfi: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 7 No. 1 (2021): January
Publisher : STAI YAPTIP Simpang Empat Pasaman Barat Indonesia in collaboration with International Islamic Studies Development and Research Center (IISDRC)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.70820/al-kahfi.v6i1.40
Pandemi Covid-19 berpengaruh besar terhadap berbagai sektor, termasuk sektor pendidikan. Pandemik COVID-19 sangat berdampak pada pendidikan di Indoneia. Pada tingkat sekolah dasar kelas atas aplikasi yang yang efektif digunakan dalam proses pembelajaran online adalah aplikasi google classroom dan aplikasi zoom sedangkan untuk kelas bawah aplikasi yang dapat sangat efektif digunakan adalah aplikasi whatshapp group. Dalam proses pembelajaran daring yang dilakukan peserta didik tidak lepas dari pengawasan orang tua dan guru. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui manfaat dari teknologi informasi dalam proses pembelajaran di sekolah dasar pada masa pandemi Covid-19. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif. Peranan teknologi informasi sangat membantu dalam proses pembelajaran daring ditengah pandemi virus corona covid-19 sehingga semua proses belajar mengajar dapat berjalan dengan baik dan berdasarkan hasil penelitian ini bisa disimpulkan meskipun Negara Indonesia sedang berjuang menghadapi pandemi virus corona covid-19, semua proses belajar mengajar bisa tetap dilakukan dengan baik berkat bantuan kemajuan teknologi informasi yang sudah sangat maju saat ini, internet bisa menghubungkan guru dan peserta didik melalui laman e-learning, whatsapp group. Dampak yang dirasakan guru yaitu tidak semua mahir menggunakan teknologi internet atau media sosial sebagai sarana pembelajaran beberapa guru senior belum sepenuhnya mampu menggunakan perangkat atau fasilitas untuk penunjang kegiatan pembelajaran online dan perlu pendampingan dan pelatihan terlebih dahulu.
Perilaku Belajar Siswa di Sekolah Dasar Negeri 13 Pasaman
Marhayani;
Salman;
Iswandi
Al-Kahfi: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 7 No. 1 (2021): January
Publisher : STAI YAPTIP Simpang Empat Pasaman Barat Indonesia in collaboration with International Islamic Studies Development and Research Center (IISDRC)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.70820/al-kahfi.v6i1.41
Perilaku belajar adalah suatu sikap yang muncul dari diri siswa dalam menanggapi dan meresponi setiap kegiatan belajar mengajar yang terjadi, menunjukkan sikapnya apakah antusias dan bertanggung jawab atas kesempatan belajar yang diberikan kepadanya. Berdasarkan hasil observasi awal pada SDN 13 Pasaman, ditemukan masih banyak perilaku siswa khususnya dalam proses pembelajaran masih rendah seperti masih kurangnya kesadaran mereka di dalam mengikuti proses pembelajaran, kurang mengulangi pelajaran dirumah, dan kurang di dalam membaca buku. Selain observasi awal penulis juga melakukan wawancara dengan salah seorang guru pendidikan agama Islam yaitu Ibuk NoviaHenni yang menyatakan bahwa: selama ini saya memang melihat banyak dari siswa atau anak-anak yang perilaku atau sikapnya dalam menerima pembelajaran masih kurangnya kesadaran mereka di dalam mengikuti proses pembelajaran, kurang mengulangi pelajaran dirumah, dan kurang di dalam membaca buku. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perilaku belajar siswa di dalam kelas, perilaku belajar siswa di luar kelas serta perilaku belajar siswa di lingkungan keluarga di SDN 13 Pasaman Kecamatan Pasaman Kabupaten Pasaman Barat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif yaitu menggambarkan suatu gejala, peristiwa, kejadian yang terjadi dengan menggunakan data kualitatif sebagaimana adanya.Sumber datanya peneliti peroleh dari kepala sekolah, guru, siswa dan orang tua siswa dengan demikian peneliti menggunakan teknik pengumpulan data yaitu wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwasanya perilaku belajar siswa di kelas sudah mulai baik hal ini dapat dibuktikan dengan siswa sudah mulai disiplin di dalam proses pembelajaran salah satu indicator siswa disiplin di dalam kelas adalah pada saat masuk kelas dan kehadiran siswa tersebut di dalam proses pembelajaran, Setelah proses pembelajaran selesai dan siswa keluar kelas materi yang disampaikan guru di sekolah harus di aplikasikan di rumah dan adapun implikasinya terhadap sikap perilaku belajar siswa adalah sikap siswa yang sudah mulai berubah ke arah yang lebih baik hal ini dapat dilihat ketika suara azan dikumandan siswa tersebut tanpa disuruh mereka mengambil wudu dan melaksanakan shalat, Setelah proses pembelajaran selesai dan siswa pulang ke rumah materi yang disampaikan guru di sekolah harus di aplikasikan di rumah dan adapun implikasinya terhadap sikap perilaku belajar siswa adalah sikap siswa yang sudah mulai berubah ke arah yang lebih baik hal ini dapat dilihat ketika suara azan dikumandan siswa tersebut tanpa disuruh mereka mengambil wudu dan melaksanakan shalat.
Manajemen Pendidikan Akhlak Menurut Hadis
Sriwardona
Al-Kahfi: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 7 No. 2 (2021): July
Publisher : STAI YAPTIP Simpang Empat Pasaman Barat Indonesia in collaboration with International Islamic Studies Development and Research Center (IISDRC)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.70820/al-kahfi.v6i2.42
Pendidikan akhlak urgen ditanamkan terhadap anak sejak dini dalam rangka menghindari perilaku tidak baik menurut ajaran Islam dan norma yang berlaku seperti narkoba, pergaulan bebas, prostitusi dan krisis akhlak lainnya. Pendidikan akhlak menurut hadis adalah memberikan binaan agar anak berakhlak mulia seperti Rasulullah. Akhlak mulia menjadi pondasi dalam pembinaan kepribadian manusia. Pendidikan akhlak yang dilakukan sejak dini menghasilkan kepribadian mulia dalam diri anak hingga dewasa melalui manajemen.
Model Pembelajaran Problem Solving
Putri Rohani;
Salman;
Yulda Dina Septiana
Al-Kahfi: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 7 No. 2 (2021): July
Publisher : STAI YAPTIP Simpang Empat Pasaman Barat Indonesia in collaboration with International Islamic Studies Development and Research Center (IISDRC)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.70820/al-kahfi.v6i2.43
Model Problem solving(pemecahan masalah) merupakan metode yang sangat penting dalam pembelajaran.Pelajaran akan jauh lebih dipahami dan tidak mudah untuk dilupakan jika guru dan siswa memahami pemecahan masalah dalam mata pelajaran yang bersangkutan. Hingga akhirnya masalah adalah hal sehari-hari yang akan ditemui oleh siswa. Namun, dibalik itu metode ini juga cukup dinamis untuk dimodifikasi dan disesuaikan dengan keadaan siswa atau sekolah. Sifatnya yang dinamis, para siswa sangat dituntutmemiliki kemampuan untuk menganalisis materi mulai dengan mencari data sampai dengan menarik kesimpulan. Tujuan dari penulisan jurnal ini adalah untuk mendeskripsikan apa sebenarnya yang dimaksud dengan problem solving dan mendeskripsikan tahapannya dalam setiap pembelajaran? Model pembelajaran problem solving merupakan model pembelajaran yang berbentuk pemecahan masalah dalam kegiatan belajar dengan tujuan untuk memperkuat daya ingat dan kreativitas peserta didik agar mendapatkan pemahaman yang lebih mendasar dari materi yang disampaikan. Adapun tahapan yang diterapkan dalam model pembelajaran ini yaitu guru menjelaskan tujuan dari point pembelajaran yang dibahas dan memberikan permasalahan yang perlu dicari solusinya; guru memberikan arahan tentang tata cara pemecahan masalah yang benar dan peserta didik mencari data atau bahan-bahan yang mendukung untuk menyelesaikan permasalahan yang diberikan guru; peserta didik mencatat solusi apa saja yang bisa digunakan untuk menyelesaikan permasalahan; dan terakhir melaporkan tugas tersebut kepada guru yang bersangkutan.
Membumikan Prilaku Religi di Sekolah Lewat Mengoptimalkan Pengajaran Pendidikan Agama Islam (PAI)
Nuril Huda
Al-Kahfi: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 7 No. 2 (2021): July
Publisher : STAI YAPTIP Simpang Empat Pasaman Barat Indonesia in collaboration with International Islamic Studies Development and Research Center (IISDRC)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.70820/al-kahfi.v6i2.44
Studi kasus yang kami teliti adalah dengan menggunakan metode pendekatan kualitatif, dimana untuk mengetahui akan pola pada pengembangan budaya religi di SMK Unitomo, yang meliputi guru, karyawan serta dengan sesama siswa sendiri. Dalam upaya untuk membuat strategi pengembangan budaya religi maka dilakukan dengan cara melakukan pendekatan terhadap guru secara keseluruhan, menyemarakkan kegiatankeagamaan secara kontinu dalam sekolah bersama melibatkan semua komponen yang ada di sekolah. Disamping itu menggunakan metode pembelajaran yang menarik, menjadikan ketat pada absen siswa secara mandiri, memperbanyak symbol-simbol keagamaan secara menyeluruh dilingkungan sekolah sebagai penguat.Sebagai salah satu factor penguat yang lain adalah orang tua siswa dan tokoh masyarakat. Adapun sebagai factor penghambat adalah kondisi lingkungan social yang tidak kondusif serta pengaruh negative dari penggunaan iptek. Sebagai salah satu barometer dampak positif akan budaya religious pada SMK Unitomo adalah memupuk sikap istiqomah dalam menjalankan ibadah, hal ini adalah upaya membentuk generasi yang memiliki jiwa integritas agama dan menjadi bagian dari wadah pengembangan bakat dan minat siswa serta meminimalkan berbagai bentuk kenakalan siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).Sebagai dampak positif bagi siswa SMK Unitomo adalah memiliki prilaku.akhlaq yang baik (mahmudah) dan memiliki sifat istiqomah dalam menjalankan ibadah, lebih jauh siswa merupakan asset bagi bangsa sehingga bisa dikatakan untuk membentuk generasi Islam yang memiliki jiwa kepemimpinan.
Akulturasi Desa Wisata Osing Kemirendan Eksistensi Edukasi Pelestarian Budaya
Iswandi
Al-Kahfi: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 7 No. 2 (2021): July
Publisher : STAI YAPTIP Simpang Empat Pasaman Barat Indonesia in collaboration with International Islamic Studies Development and Research Center (IISDRC)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.70820/al-kahfi.v6i2.45
Perkembangan zaman membuat masyarakat sebagai pelaku budaya harus melakukan upaya inovatif dan konstruktif dalam melestarikan kebudayaan tersebut. Dalam rangka merehabilitasi pola kebudayaan tersebut, perlu adanya pola pikir yang mampu mengubahnya menjadi sebuah kata kerja atau sebuah participle, pikiran adalah berpikir (minding), dan membebaskan dari permainan kata-kata dan harus ditabur dalam sebuah ladang dan menghasilkan buah. Penelitian in berupaya untuk mengkaji tentang akulturasi desa wisata Osing Kemiren dan Eksistensi Edukasi Pelestarian Budaya. Hasil penelitian menyebutkan bahwa Penetapan Desa Wisata Osing merupakan salah satu upaya untuk melestarikan budaya Osing, agar budaya dapat dikenali dan dibudayakan oleh masyarakat dan sebagai upaya untuk mensosialisasikan budaya Osing kepada masyarakat.Penetapan Desa Wisata yang berupaya untuk menampilkan kepada wisatawan sangat erat kaitannya dengan upaya komersialisasi budaya yang merupakan efek dari perkembangan zaman.Sebagian masyarakat Kemiren ada mendapatkan keuntungan dengan penetapan Desa Wisata Osing, namun juga masyarakat yang menanggapi biasa-biasa saja, karena tidak menguntungkan dari segi ekonomi.