cover
Contact Name
Teguh Sandjaya
Contact Email
teguh.sandjaya@unpad.ac.id
Phone
+6281221271237
Journal Mail Official
ramadhan.pancasilawan@unpad.ac.id
Editorial Address
Gedung B Lt. 1 Departemen Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Univesitas Padadjaran, Jalan Raya Bandung Sumedang KM 21.
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
JANE (Jurnal Administrasi Negara)
ISSN : 20861338     EISSN : 2597758X     DOI : https://doi.org/10.24198/jane.v2i1
Core Subject : Social,
JANE (Jurnal Administrasi Negara) telah meninjau dan menilai praktik administrasi publik di tingkat lokal, regional, nasional dan internasional yang diarahkan untuk mengelola proses pembangunan di negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah. Hal ini memberikan perhatian khusus pada penyelidikan pengelolaan seluruh tahapan perumusan, implementasi dan evaluasi kebijakan publik yang mempunyai kepentingan dan kepentingan di luar pemerintahan dan negara bagian tertentu. JANE (Jurnal Administrasi Negara) memiliki ketertarikan khusus pada hubungan antara praktik administrasi publik dan penelitian manajemen dan menyediakan forum profesional dan akademis untuk melaporkan pengalaman dan eksperimen baru. Fokus jurnal kami termasuk namun tidak terbatas pada: Administrasi Publik Manajemen Publik Birokrasi Dan Tata Kelola Publik Manajemen Sumber Daya Manusia Sektor Publik Administrasi Pembangunan Lokal Dan Regional Desentralisasi Dan Otonomi Daerah Inovasi Pelayanan Publik Tata Kelola Dan Manajemen Jaringan Teknologi Informasi Komunikasi Dan Pemerintahan
Articles 205 Documents
EVALUASI PROGRAM ATCS (AREA TRAFFIC CONTROL SYSTEM) DI KOTA BANDUNG Ani Triani; Budiman Rusli; Bonti Wiradinata
JANE - Jurnal Administrasi Negara Vol 13, No 1 (2021): JANE (Jurnal Administrasi Negara)-Agustus 2021
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jane.v13i1.28709

Abstract

Skripsi ini berjudul “Evaluasi Program ATCS (Area Traffic Control System) di Kota Bandung”. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh peran program ATCS (Area Traffic Control System), dimana sebagai upaya dalam penanganan manajemen lalu lintas di Kota Bandung agar diperoleh suatu kondisi pergerakan lalu lintas yang tertib, nyaman dan aman. Namun, dalam pelaksanaannya mengalami beberapa permasalahan dan tidak mengurangi jumlah pelanggaran lalu lintas di Kota Bandung. Skripsi ini membahas mengenai evaluasi program melalui 4 dimensi evaluasi yang dikemukakan oleh Stufflebeam (2002). Terdapat empat dimensi yang dikaji dalam penelitian ini, yaitu evaluasi konteks, evaluasi masukan, evaluasi proses dan evaluasi produk. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif. Data sebagai bahan kajian diperoleh melalui observasi lapangan, studi pustaka dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa evaluasi program ATCS (Area Traffic Control System) di Kota Bandung belum meliputi empat proses dimensi evaluasi program dari Stufflebeam yang disebabkan oleh banyaknya faktor. Aspek kebutuhan dalam perangkat program ATCS tidak semua persimpangan terkoordinasi dengan baik. Sehingga berdampak pada tujuan dalam menciptakan optimasi kinerja jaringan jalan pun masih belum tercapai. Pada aspek aset dimana petugas Aparatur Sipil Negara yang menangani program ini masih kurang, juga tidak adanya peluang untuk mendapatkan bantuan program dari instansi lain. Evaluasi masukan, dimana tidak ada kejelasan rencana kerja dan standar operasional prosedur. Seksi Manajemen Transportasi memiliki tugas yang banyak selain program ATCS, sehingga petugas tidak fokus pada tugas pokok dan fungsinya sebagai pelaksana program ATCS.
EFEKTIVITAS E-GOVERNMENT DALAM PROGRAM LAPOR! PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI KOTA BEKASI Syifa Shobrina; Rd. Ahmad Buchori; Hilman Abdul Halim
JANE - Jurnal Administrasi Negara Vol 14, No 2 (2023): JANE (Jurnal Administrasi Negara)-Februari 2023
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jane.v14i2.45092

Abstract

 This research describes the effectiveness of e-government in Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat (LAPOR!)program during Covid-19 pandemic in Bekasi city. The background of this research is there are still high difficulties for mobile apps’s users of LAPOR!, the provisions of information degrading follow-up provided by the relevant agencies takes a long time. Furthermore, LAPOR! program In addition, this program also have server problems and navigation of the menu column on the http://bekasikota.lapor.go.id impractical because there are so many categories.This study aims to analyze and describe the effectiveness of e-government in LAPOR! program during Covid-19 pandemic in Bekasi city presented in the form of numbers and its explanations. This study use the theory of effectiveness of e-government by Xuetao Guo and Jie Lu (2005). This study uses a quantitative research approach with a survey research design. The main data collection techniques used questionnaires given to the community using LAPOR! program during Covid-19 pandemic in Bekasi city and also documentation studies and literature studies.The results of the study indicate that the effectiveness of egovernment in LAPOR program during Covid-19 pandemic in Bekasi city has a percentage of 85,6% or it can be said that the program is very effective. The results showed that the four dimensions of effectiveness of egovernment had an average percentage value in the very effective category. The dimensions with the highest percentage is about quality of system with a percentage of 88,1% while the dimenstion with the lowest percentage is the quality of information with a percentage of 80%. Suggestions of this research are include:to immediately provide the latest accurate follow-up information, then increase cooperation with related agencies or institutions in the context of completing the given settlement. In addition, notifications from LAPOR!’s admin of Bekasi city as well as from related agencies should be able to send by the reporter's email so that the people who submits the complaint can find out quickly about the progress of the report. Penelitian ini menggambarkan mengenai efektivitas e-government dalam program layanan aspirasi dan pengaduan online rakyat (LAPOR!) pada masa pandemi covid-19 di Kota Bekasi. Penelitian ini dilatarbelakangi masih terdapatnya kesulitan yang tinggi dalam penggunaan program LAPOR! melalui mobile apps, juga permasalahan terkait penyediaan informasi mengenai tindak lanjut yang diberikan oleh instansi terkait. Selain itu masih sering terjadi gangguan server pada program LAPOR! dan navigasi kolom menu pada program LAPOR! serta website bekasikota.lapor.go.id tidak praktis karena banyaknya kategori. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan efektivitas e-Government pada Program LAPOR! saat pandemi Covid-19 di Kota Bekasi yang disajikan dalam bentuk angka dan penjelasannya. Penelitian ini mengacu pada teori efektivitas e-government dari Xuetao Guo dan Jie Lu (2005 dengan menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif dan desain penelitian survey. Teknik pengumpulan data utama dengan mengisi kuesioner penelitian yang diberikan kepada masyarakat yang merupakan pengguna program LAPOR! selama masa pandemi Covid-19 di Kota Bekasi serta studi kepustakaan dan studi dokumentasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas e-government dalam program LAPOR! pada masa pandemi covid-19 di Kota Bekasi memiliki persentase 85,6% atau dapat dikatakan program tersebut sudah sangat efektif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keempat dimensi efektivitas e-government memiliki nilai rata-rata persentase pada kategori sangat efektif. Dimensi dengan persentase tertinggi adalah kualitas sistem dengan persentase 88,1% sedangkan dimensi dengan persentase terendah ialah kualitas informasi dengan persentase 80%. Saran dari penelitian ini yaitu diharapkan dapat segera memberikan informasi tindak lanjut terbaru secara akurat, kemudian meningkatkan kerjasama dengan dinas atau lembaga terkait dalam rangka melakukan penyelesaian pengaduan yang diberikan, juga notifikasi dari admin LAPOR! Kota Bekasi maupun dari instansi atau Lembaga terkait sebaiknya dapat masuk ke email pelapor agar masyarakat yang memberikan aduan bisa mengetahui secara cepat tentang perkembangan laporan.
INOVASI PENGELOLAAN SAMPAH PADA PROGRAM KURANGI, PISAHKAN DAN MANFAATKAN (KANG PISMAN) OLEH TPS BABAKAN SARI DAN TPS TEGALLGEGA PADA PERUSAHAAN DAERAH KEBERISHAN KOTA BANDUNG Annisa Putri Setianingsih; Mas Dadang Enjat Munajat; Rd. Ahmad Buchori
JANE - Jurnal Administrasi Negara Vol 13, No 2 (2022): JANE (Jurnal Administrasi Negara)-Februari 2022
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jane.v13i2.28676

Abstract

Penelitian ini dilatarelakangi oleh adanya upaya pemerintah Kota Bandung dalam mengatasi jumlah penumpukan sampah di tempat pembuangan akhir (TPA). Program Kang Pisman ini menjadi salah satu program kerja dari wali Kota Bandung yang terpilih. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis dan mendeksripsikaninovasi pengelolaan sampah pada program Kang Pisman yang dilakukan di TPS Babakan Sari dan TPS Tegallega.Teori yang digunakan oleh peneliti pada penelitian ini yaitu teori Faktor-faktor penentu keberhasilan implementasi inovasi yang dikemukakan oleh Anggadwita dan Dhewanto (2013), yang menyatakan bahwa terdapat lima faktor penentu keberhasilan inovasi, yaitu (1) Kepemimpinan, (2) Organisasi, (3) Manajemen Resiko, (4) Sumber Daya Manusia dan (5) Teknologi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekaan deskriptif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, studi literature, dan sumber lainnya yang berkaitan dengan penelitian ini.Hasil dari penelitian ini, peneliti dapat menjelaskan bahwa implementasi inovasi program yang dilakukan oleh TPS Tegallega belum berjalan sepenuhnya dikarenakan terdapat beberapa faktor yang belum terpenuhi, yaitu tidak adanya komitmen pemimpin pada masyarakat yang belum melaksanakan kegiatan memilah sampah, kurangnya pegawai dan belum berjalannya mesin biodigester milik TPS Tegallega.
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENGELOLAAN SAMPAH DI KABUPATEN BANDUNG (STUDI KASUS DI WILAYAH PELAYANAN SAMPAH SOREANG) Lina Nurlina; Didin Muhafidin; Dedi Sukarno
JANE - Jurnal Administrasi Negara Vol 13, No 1 (2021): JANE (Jurnal Administrasi Negara)-Agustus 2021
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jane.v13i1.28690

Abstract

Penelitian ini berjudul “Implementasi Kebijakan Pengelolaan Sampah di Kabupaten Bandung (Studi Kasus di Wilayah Pelayanan Sampah Soreang)”. Penulis menggunakan teori implementasi kebijakan yang dikemukakan oleh Budiman Rusli, yang terdiri dari isi atau konten kebijakan, implementator kebijakan dan kelompok target serta lingkungan kebijakan. Metode penelitian yaitu metode kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi kebijakan pengelolaan sampah di Wilayah Pelayanan Sampah Soreang Kabupaten Bandung belum berjalan dengan efektif. Masih kurangnya komunikasi dengan kelompok target kebijakan, kapabilitas, kompetensi dan konsistensi pelaksana yang masih kurang dalam menjalankan tugasnya. Serta  kelompok target yang masih tradisional sehingga sulit diberikan pemahaman terkait pengelolaan sampah, belum mendukung tercapainya tujuan kebijakan. Agar implementasi kebijakan tersebut berhasil, Bidang Pengelolaan Sampah harus lebih fokus terhadap peningkatan aspek-aspek seperti komunikasi, pembinaan dalam meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mengelola sampah, koordinasi dengan Kecamatan ataupun Kelurahan yang sudah disertai TPS/TPST dalam pemanfaatannya serta peningkatan kapabilitas dan konsistensi pelaksana dan dukungan publik yaitu dari kelompok target dan dunia usaha.
PELATIHAN KURIKULUM MERDEKA DI SEKOLAH MENENGAH ATAS NEGERI 1 KECAMATAN GUGUAK KABUPATEN LIMA PULUH KOTA Nurul Rahmah; Candradewini Candradewini
JANE - Jurnal Administrasi Negara Vol 15, No 1 (2023): JANE (Jurnal Administrasi Negara)-Agustus 2023
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jane.v15i1.48863

Abstract

Berbagai upaya dilakukan pemerintah untuk meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia. Salah satnya ialah dengan mengeluarkan kurikulum yang sesuai dengan perkembangan zaman. Saat ini Indonesia akan menggunakan Kurikulum Merdeka sebagai kurikulum nasional, namun saat ini penggunaan kurikulum dilaksanakan secara bertahap. Salah satu sekolah yang menggunakan Kurikulum Merdeka ialah SMA N 1 Kecamatan Guguak. Sehingga guru-guru yang akan menggunakan kurikulum ini harus mengikuti pelatihan tentang Kurikulum Merdeka. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana pelatihan Kurikulum Merdeka dilaksanakan. Metode yang digunakan ialah metode kualitatif deskripsi dengan menggunakan pedoman wawancara sebagai instrumen pendukung pelatihan. Hasil penelitian ini menujukkan bahwa pelaksanaan pelatihan tentang Kurikulum Merdeka belum berjalan dengan baik seperti tidak dilibatkannya sasaran pelatihan dalam analisis kebutuhan pelatihan serta perencanaan pelatihan. Sehingga pelatihan yang diberikan masih belum sesuai dengan harapan peserta pelatihan. Selain itu pelatihan juga tidak memiliki evaluasi. Sehingga tidak diketahui ketercapaian tujuan pelatihan ini dilakukan. Sehingga dapat disimpulkan bahwa pelatihan tentang Kurikulum Merdeka di SMA N 1 Kecamatan Guguak masih belum baik. Various efforts have been made by the government to improve the quality of education in Indonesia. One of them is to issue a curriculum that is in accordance with the times. Currently Indonesia will use the Merdeka Curriculum as the national curriculum, but currently the use of the curriculum is implemented gradually. One of the schools that uses the Merdeka Curriculum is SMA N 1 Guguak District. So that teachers who will use this curriculum must attend training of the Independent Curriculum. This study aims to describe how the Independent Curriculum training is carried out. The method used is a qualitative method of description using interview guidelines as a training support instrument. The results of this study show that the implementation of training on the Independent Curriculum has not run well such as the non-involvement of training targets in training needs analysis and training planning. So that the training provided is still not in accordance with the expectations of the trainees. In addition, training also has no evaluation. So it is not known the achievement of the purpose of this training. So it can be concluded that the training of the Independent Curriculum at SMA N 1 Guguak District is still not good.
KOORDINASI PENGELOLAAN DATA TERKAIT PENANGANAN COVID-19 OLEH BIDANG PERENCANAAN, DATA, KAJIAN DAN ANALISIS PADA SATUAN TUGAS PENANGANAN CORONAVIRUS DISEASE 2019 (COVID-19) KOTA BANDUNG Mas Halimah; Imanudin Kudus; Belinda Alifa
JANE - Jurnal Administrasi Negara Vol 14, No 1 (2022): JANE (Jurnal Administrasi Negara)-Agustus 2022
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jane.v14i1.41375

Abstract

Bidang Perencanaan, Data, Kajian dan Analisis merupakan salah satu bidang pada Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kota Bandung yang bertugas menangani pengelolaan data terkait penanganan Covid-19 di Kota Bandung. Dalam pelaksanaanya, bidang ini berkoordinasi dalam pengumpulan data hingga analisis data. Tujuan Penulis melakukan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisa proses koordinasi yang dilakukan Bidang Perencanaan, Data, Kajian dan Analisis Satgas Covid-19 Kota Bandung yang pada pelaksanaannya belum sepenuhnya berjalan efektif. Pendekatan yang dilakukan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Hasil dari penelitian ini adalah belum efektifnya koordinasi yang dijalankan oleh Bidang Perencanaan, Data, Kajian dan Analisis. The field of Planning, Data, Study and Analysis is one of the fields in the Bandung City Covid-19 Handling Task Force which is in charge of handling data management related to the handling of Covid-19 in the City of Bandung. In its implementation, this field coordinates in data collection to data analysis. The author's purpose in conducting this research is to find out and analyze the coordination process carried out by the Planning, Data, Study and Analysis of the Bandung City Covid-19 Task Force which in its implementation has not been fully effective. The approach used in this research is a qualitative approach. The result of this research is the ineffectiveness of coordination carried out by the Planning, Data, Study and Analysis Division.
PENGAMANAN ASET KAWASAN RUMAH PEMOTONGAN HEWAN DI KOTA CIMAHI Siti Adinda Maulina; Nunung Runiawati; Elisa Susanti
JANE - Jurnal Administrasi Negara Vol 14, No 1 (2022): JANE (Jurnal Administrasi Negara)-Agustus 2022
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jane.v14i1.41274

Abstract

This research discuss the security of the assets of the Kawasan Rumah Pemotongan Hewan (RPH) in Cimahi City. The motives are problems in securing RPH area assets, such as claims from other parties, damage to buildings, and incomplete recording of assets. Hence the main purpose of this study was to find out and analyze how to secure the assets of the RPH area in Cimahi City by using a qualitative approach as a research method. The study used Mahmudi’s Theory of regional asset security, which consists of administrative and record security, legal security, and physical security to analyze the problem. The data went through several stages which are data copying, general idea search, coding, narrative writing, and concluding. To test the validity of the data, the writer used triangulation of data sources. This study indicates that asset security of the RPH area in Cimahi City has not met the aspects of the regional asset security theory described by Mahmudi. Out of three aspects of regional asset security, only the legal security aspect has met the condition. While, Administrative, record security, as well as physical security, have not been fulfilled. Aspects of legal security on the assets of RPH area that also need to be strengthened by taking legal action on assets that have problems with other parties. Penelitian ini menjelaskan tentang pengamanan aset Kawasan Rumah Pemotongan Hewan (RPH) di Kota Cimahi. Penelitian ini di latarbelakangi oleh permasalahan pengamanan aset Kawasan RPH, seperti adanya klaim dari pihak lain, kerusakan bangunan, dan belum lengkapnya pencatatan aset. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis bagaimana pengamanan aset Kawasan RPH di Kota Cimahi. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif. Analisis dilakukan menggunakan teori pengamanan aset daerah menurut Mahmudi, yang terdiri dari pengamanan administrasi dan catatan, pengamanan hukum, dan pengamanan fisik. Analisis data dilakukan melalui beberapa tahapan yakni penyalinan data, pencarian gagasan umum, pengkodean, penulisan narasi, dan penarikan kesimpulan. Untuk menguji keabsahan data, peneliti menggunakan triangulasi sumber data. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pengamanan aset Kawasan RPH di Kota Cimahi belum memenuhi aspek-aspek pengamanan aset daerah yang dipaparkan oleh Mahmudi. Dari tiga aspek pengamanan aset daerah hanya satu aspek yang sudah terpenuhi yaitu pengamanan hukum, sedangkan aspek pengamanan administrasi dan catatan serta aspek pengamanan fisik belum terpenuhi. Aspek pengamanan hukum pada aset Kawasan RPH juga perlu dikuatkan dengan cara melakukan upaya hukum pada aset yang bermasalah dengan pihak lain.
IMPLEMENTASI PROGRAM SERTIFIKASI GURU DALAM JABATAN (STUDI PADA MADRASAH ALIYAH NEGERI CIPARAY KABUPATEN BANDUNG) Ningrum Fauziah Yusuf; Herijanto Bekti; Dedi Sukarno
JANE - Jurnal Administrasi Negara Vol 2, No 1 (2017): JANE (Jurnal Administrasi Negara)-Februari 2017
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jane.v2i1.13682

Abstract

Menyadari akan pentingnya peranan pendidikan dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, pemerintah berupaya untuk meningkatkan kualitas guru melaksanakan sebuah program sertifikasi guru. Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui bagaimana proses implementasi program sertifikasi guru untuk guru madrasah yang dilakukan oleh Kementerian Agama Kabupaten Bandung. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori implementasi program menurut Charles O. Jones yang menyebutkan tiga aktivitas dasar yaitu organisasi, interpretasi, dan aplikasi. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik penentuan informan menggunakan teknik purposive. Hasil penelitian menunjukan bahwa implementasi program sertifikasi guru dalam jabatan khususnya pada guru Madrasah Aliyah Negeri Ciparay yang dilakukan oleh Kementerian Agama Kabupaten Bandung pada pelaksanaannya belum optimal karena masih terdapat beberapa kendala yang dihadapi. Dilihat dari organisasi masih kurangnya sumber daya manusia dan sumber daya finansial yang tersedia. Dari aspek interpretasi, para pelaksana program sudah memahami tujuan dan pedoman program akan tetapi dalam pelaksanaan tugas dan fungsinya masih belum konsisten. Dalam aspek aplikasi, ditemukan pengawasan pada pelaksanaan program tidak berjalan, terlihat pada belum adanya laporan evaluasi untuk pelaksanaan program sertifikasi guru dalam jabatan yang telah dilaksanakan pada tahun-tahun sebelumnya. ABSTRACT Recognizing the importance of the role of education in improving the quality of human resources, the government seeks to improve the quality of teachers to implement a teacher certification program. The purpose of this study was to find out how the process of implementation of the teacher certification program for madrasah teachers conducted by Kementerian Agama District Bandung. The theory used in this research is the theory of program implementation by Charles O. Jones who cites three basic activities, namely the organization, interpretation, and application. The method used is descriptive qualitative determination techniques informants usingtechnique. purposive sampling. The results showed that the implementation of certification of teachers, especially teachers of Madrasah Aliyah Negeri Ciparay conducted by Kementerian Agama District Bandung not optimal because there are still some obstacles encountered. Judging from organizations still lack the human resources and financial resources available. From the aspect of interpretation, all program managers have understood the objectives and guidelines for the program but in the implementation of tasks and functions are still not consistent. In the aspect of the application, found the supervision of the implementation of the program is not running, is seen in the absence of an evaluation report on the implementation of in-service teacher certification program that has been implemented in previous year.
STRATEGI TEKNOLOGI INOVASI KEBIJAKAN PENDAFTARAN DOKUMEN KEPENDUDUKAN MELALUI WA (PANDAWA) DI KABUPATEN BANDUNG Muhammad Rizki Mulyanudin; Sawitri Budi Utami; Hilman Abdul Halim
JANE - Jurnal Administrasi Negara Vol 14, No 2 (2023): JANE (Jurnal Administrasi Negara)-Februari 2023
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jane.v14i2.45139

Abstract

This research is entitled "Innovation Technology Strategy for Population Document Registration Policy Through WA (Pandawa) in Bandung Regency". To be able to understand the Pandawa policy innovation technology strategy, the author uses the theory of Jean Eric Aubert who says to be able to succeed in a policy innovation, a technology strategy is needed which consists of selecting the technology used and its use in disseminating the diffusion of information to the public. The results show that the Pandawa policy innovation technology strategy has not run optimally. This is because the use of the Whatsapp application is not in accordance with the needs of the Bandung Regency community. The author's suggestion so that Pandawa policy innovation can achieve the desired goal is to review the use of Whatsapp in the service of population documents. Will Whatsapp continue to be used or reduce the types of existing services and use other technologies such as websites and applications. Penelitian ini berjudul “Strategi Teknologi Inovasi Kebijakan Pendaftaran Dokumen Kependudukan Melalui WA (Pandawa) di Kabupaten Bandung”. Untuk dapat memahami strategi teknologi inovasi kebijakan Pandawa penulis menggunakan teori dari Jean Eric Aubert yang mengatakan untuk dapat mensukseskan sebuah inovasi kebijakan diperlukan strategi teknologi yang terdiri dari pemilihan teknologi yang digunakan dan penggunaannya dalam melakukan diseminasi difusi informasi kepada masyarakat. Hasil penelitian menunjukan strategi teknologi inovasi kebijakan Pandawa belum berjalan dengan optimal. Hal tersebut disebabkan penggunaan aplikasi Whatsapp kurang sesuai dengan kebutuhan Masyarakat Kabupaten Bandung. Saran penulis agar inovasi kebijakan Pandawa dapat mencapai tujuan yang diinginkan adalah meninjau ulang penggunaan Whatsapp dalam pelayanan dokumen kependudukan. Apakah Whatsapp akan tetap digunakan ataukah mengurangi jenis layanan yang ada dan menggunakan teknologi lain misalnya website dan aplikasi. 
Perencanaan Penerimaan Pajak Hotel Di Badan Pendapatan Daerah (BAPENDA) Kota Tasikmalaya Tahun 2020 Degina Mardiana; Sinta Ningrum; Yogi Suprayogi Sugandi
JANE - Jurnal Administrasi Negara Vol 14, No 1 (2022): JANE (Jurnal Administrasi Negara)-Agustus 2022
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jane.v14i1.41330

Abstract

Each region is competing in exploring every potential possessed by the region, one of which is local tax revenue, hotel taxes. One of them is in Tasikmalaya City. The hotel tax in the City of Tasikmalaya provides the second largest income after the restaurant tax for the City of Tasikmalaya, so the government is trying to explore the potential of the hotel tax through planning the potential for hotel taxes. The purpose of this study is to describe the planning process for the potential hotel tax in the City of Tasikmalaya in 2020. The research method used in this study is a mix method approach. The guidance theory used is planning with the five steps from Robbins and Coulter (2012). The data analysis technique used was quantitative data analysis techniques with the calculation of hotel tax potential, and qualitative data analysis techniques were through the stages of data reduction, data presentation and drawing conclusions. The results of this study indicate that planning the potential for hotel taxes at BAPENDA Tasikmalaya City uses the planning stages although in its implementation there are still obstacles in the planning process and extracting the potential for the hotel tax. Suggestions for this research are that there is a permanent system for storing data related to occupancy to review the hotel tax potential, make new innovations related to the Tasikmalaya City BAPENDA information system. Setiap daerahnya berlomba-lomba dalam menggali setiap potensi yang dimiliki oleh daerahnya, salah satunya melalui penerimaan pajak daerah yaitu pajak hotel. Salah satunya yaitu di Kota Tasikmalaya. Pajak hotel di Kota Tasikmalaya memberikan pemasukan terbesar ke dua setelah pajak restoran bagi Kota Tasikmalaya, sehingga pemerintah berupaya untuk menggali potensi dari pajak hotel tersebut melalui perencanaan potensi pajak hotel. Tujuan dari penelitian ini untuk memaparkan proses perencanaan potensi pajak hotel di Kota Tasikmalaya tahun 2020. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pendekatan mix method. Guidance theory yang digunakan yaitu perencanaan dengan kelima langkah dari Robbins and Coulter (2012). Teknik analisis data yang digunakan teknik analisis data kuantitatif dengan perhitungan potensi pajak hotel, dan teknik analisis data kualitatif yaitu melalui tahapan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perencanaan potensi pajak hotel di BAPENDA Kota Tasikmalaya menggunakan tahapan perencanaan meskipun dalam pelaksanaannya masih terdapat hambatan dalam proses penyusunan perencanaannya dan penggalian potensi pajak hotel tersebut. Saran penelitian ini agar terdapatnya sistem yang bersifat permanen dalam menyimpan data terkait dengan okupansi untuk meninjau potensi pajak hotel tersebut, melakukan inovasi baru terkait sistem informasi BAPENDA Kota Tasikmalaya.

Page 6 of 21 | Total Record : 205