cover
Contact Name
Vicia Dwi Prakarti DB
Contact Email
viciadb21@gmail.com
Phone
+6281270105316
Journal Mail Official
journalvcode@gmail.com
Editorial Address
Jl. Bahder Johan, Guguk Malintang, Kec. Padang Panjang Tim., Kota Padang Panjang, Sumatera Barat 27118
Location
Kota padang panjang,
Sumatera barat
INDONESIA
VCode
ISSN : 29876400     EISSN : 29876400     DOI : http://dx.doi.org/10.26887/vcode
Core Subject : Education, Art,
VCoDe: Journal of Visual Communication Design is an academic journal published by Department of Visual Communication Design, Faculty of Fine Arts and Design, Institut Seni Indonesia Padangpanjang twice a year. This journal publishes original articles with focuses on the results of studies in the field of Visual Communication Design since 2021. VCoDe: Journal of Visual Communication Design with registered number ISSN : 2987-6400 (Online) is peer review frequency of publish is two issues in a year.
Articles 56 Documents
PERANCANGAN SISTEM IDENTITAS VISUAL MUSEUM SUMPAH PEMUDA HAMID, ALLY; SUDIANI, YONI; YANTI, EVA
VCoDe : Visual Communication Design Journal Volume 1, Nomor 1, Desember 2021
Publisher : Institut Seni Indonesia Padangpanjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26887/vcode.v1i1.2218

Abstract

ABSTRAKBrand Identity dan Sistem Identitas Visual berupa logo dan colaterral design yang diaplikasikan ke berbagai media promosi sesuai kebutuhan museum, sehingga dapat meningkatkan insight dan dapat menegaskan positioning Museum Sumpah Pemuda sebagai salah satu Museum Sejarah Nasional yang unik, menarik, dan dapat menambah wawasan secara personal bagi pengunjungnya. Sistem Identitas Visual utama yang disajikan adalah logo, typeface, sign system, yang diaplikasikan ke berbagai media promosi baik digital dan cetak, disajikan dalam beberapa kategori bentuk, yaitu kartu nama, tationary, tiket, poster, brosur, flyer, X-Banner, website, pictogram, merchandise, dan tampilan template pada media sosial. Proses perancangan ulang identitas visual melalui beberapa tahapan proses berkarya dengan proses urutan yang sebagaimana telah dipelajari selama waktu perkuliahan.ABSTRACTThe goals of this final project are to produce a redesign of the Brand Identity and Visual Identity System in the form of logos and collateral designs which are applied to various promotional media according to the needs of the museum, so as to increase insight and confirm the positioning of the Youth Pledge Museum as one of the unique and interesting National History Museums, and to add personal insight for visitors. The main visual identity systems presented are logos, typefaces, and sign systems, which are applied to various promotional media, both digital and print, and presented in several categories of forms, namely business cards, tationaries, tickets, posters, brochures, flyers, X-Banners, websites, pictograms, merchandise, and display templates on social media. The process of redesigning the visual identity goes through several stages of the creative process, with a sequential process that has been studied during lectures.
PENCIPTAAN BUKU ILUSTRASI LEGENDA PATUNG PUTIH UNTUK ANAK-ANAK USIA 7-11 TAHUN Firnanda, Sanri; Asrinaldi, Asrinaldi; Sucipto, Fentisari Desti
VCoDe : Visual Communication Design Journal Volume 2, Nomor 2, Juni 2023
Publisher : Institut Seni Indonesia Padangpanjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26887/vcode.v2i2.3689

Abstract

ABSTRAKPenciptaan buku ilustrasi Legenda Patung Putih Untuk Anak-Anak Usia 7-11 Tahun merupakan upaya melestarikan warisan budaya lokal dengan cara memperkenalkan kembali cerita rakyat dari Kabupaten Simeulue, tentang kisah seorang wanita yang berbudi luhur dan berparas rupawan, namun demi menghindari lamaran dari Naga dan Galenang, dirinya melakukan perjalanan pada malam hari menuju Ulu, sehingga menjadi Patung Putih yang sekarang dikenal sebagai Legenda Patung Putih. Namun saat ini Legenda Patung Putih tidak banyak pihak yang mengetahui asal usul cerita tersebut, karena kurangnya kepedulian masyarakat dan pemerintah untuk melestarikan legenda ini. Padahal Legenda Patung Putih merupakan bagian dari warisan budaya yang harus di lestarikan karena mengandung banyak nilai-nilai positif yang baik untuk perkembangan anak-anak. Legenda Patung Putih mempunyai hubungan yang erat dengan perkembangan intelektual, sosial, emosi, dan kepribadian anak. Metode yang dipakai dalam penciptaan Buku Ilustrasi Legenda Patung Putih menggunakan metode analisis SWOT, metode ini digunakan untuk mengkaji bagaimana kekuatan, kelemahan, peluang, dan tantangan pada media yang akan di ciptakan. Hasil dari penciptaan ini adalah terciptanya sebuah buku ilustrasi yang menceritakan tentang Legenda Patung Putih untuk anak-anak usia 7-11 tahun guna untuk melestarikan kembali Legenda Patung Putih yang ada di Desa Along, Kecamtan Salang, Kabupaten Simeulue. ABTRACTThe creation of the illustration book The Legend of the White Statue for Children Aged 7-11 Years is an effort to preserve local cultural heritage by reintroducing folklore from Simeulue Regency, about the story of a virtuous and beautiful woman, but in order to avoid proposals from Naga and Galenang , himself traveled at night to Ulu, thus becoming the White Statue which is now known as the Legend of the White Statue. However, at present the Legend of the White Statue not many people know the origin of the story, due to the lack of public and government concern to preserve this legend. Even though the Legend of the White Statue is part of the cultural heritage that must be preserved because it contains many positive values that are good for children's development. The legend of the White Statue has a close relationship with the intellectual, social, emotional and personality development of children. The method used in the creation of the White Statue Legend Illustrated Book uses the SWOT analysis method, this method is used to examine the strengths, weaknesses, opportunities and challenges of the media that will be created. The result of this creation is the creation of an illustrated book that tells about the Legend of the White Statue for children aged 7-11 years in order to preserve the Legend of the White Statue in Along Village, Salang District, Simeulue Regency.
ANALISIS SEMIOTIKA STRUKTURALISME FERDINAND DE SAUSSURE PADA FILM "BERPAYUNG RINDU" WIBAWA, MAHENDRA; NATALIA, RISSA PRITA
VCoDe : Visual Communication Design Journal Volume 1, Nomor 1, Desember 2021
Publisher : Institut Seni Indonesia Padangpanjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26887/vcode.v1i1.2213

Abstract

ABSTRAKPada penelitian ini disajikan sebuah karya film atau web series berjudul “Berpayung Rindu” berdasarkan sistem tanda dalam disiplin ilmu Semiotika Strukturalisme. Penelitian  ini membahas mengenai aspek tanda menggunakan teori Ferdinand de Saussure. Pada tiap scene akan yang disajikan analisa terhadap sebuah karya film atau web series ini berdasarkan sistem tanda Semiotika Strukturalisme. Berdasarkan analisanya, secara bersamaan dikembangkan dengan penginterpretasian terhadap masing-masing aspek dan masing-masing scene yang dianalisa dan diinterpretasi secara keseluruhan. Peneliti menggunakan paradigma konstruktivis dengan pendekatan kualitatif, sehingga dapat menunjukkan gambaran realitas kekerasan yang dikonstruksi.ABSTRACTBased on the sign system in the discipline of Structural Semiotics, a film or web series entitled "Berpayung Rindu" is presented. This study discusses the sign aspect using the theory of Ferdinand de Saussure. In each scene, an analysis of a film or web series will be presented based on the Semiotic Structuralism sign system. Based on the analysis, it is simultaneously developed by interpreting each aspect and each scene, which is analyzed and interpreted as a whole. The researcher uses a constructivist paradigm with a qualitative approach, so that it can show a picture of the reality of violence that is constructed.
PERANCANGAN FILM ANIMASI TAMBO ASAL NAMA MINANGKABAU UNTUK PELAJAR SEKOLAH DASAR Rajab, Junaidi; Affandi, Syawlani; Irawan, Indra
VCoDe : Visual Communication Design Journal Volume 2, Nomor 1, Desember 2022
Publisher : Institut Seni Indonesia Padangpanjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26887/vcode.v2i2.3649

Abstract

Perancangan Fim Animasi Tambo Asal Nama Minangkabau Untuk Pelajar Sekolah Dasar yang didasari kurang dikenalinya tambo terutama tambo asal nama Minangkabau oleh anak-anak Minang sendiri, yang seharusnya menjadi penerus untuk melesatarikan aset kebudayaan Minangkabau. Dalam proses perancangan ini menggunakan prosedural yang bersifat deskriptif, melalui proses pengumpulan data dengan observasi, wawancara, identifikasi dan rumusan permasalahan. Untuk mencapai wilayah target audience agar maksud dan tujuan dari perancangan tepat sasaran serta menggunakan analisa SWOT. Proses perancangan menghasilkan media utama berupa Perancangan Fim Animasi. Di samping itu media pendukung yang diaplikasikan dalam bentuk poster, xbanner, stiker, buku mewarnai, pembatas buku, pin, komik mini, packaging. Perancangan tersebut berguna sebagai media yang media utama, agar penyampaian maksud dan tujuan rancangan ini lebih lebih efektif mencapai tagert audience. Perancangan ini secara menyeluruh merupakan suatu proses kreatif dengan tujuan untuk melestarikan budaya bangsa. Dengan perancangan ini diharapkan anak-anak dapat menumbuhkan rasa cinta terhadap kebudayaannya khususnya pada Tambo Asal Nama Minangkabau.
PERANCANGAN MEDIA EDUKASI INTERAKTIF SELF-DISCLOSURE SEBAGAI UPAYA MEMINIMALISIR TERJADINYA MISUNDERSTANDING Anhar, Jihan Maulidya Yocha; Prakarti, Vicia Dwi DB; Bermana, Ary Leo
VCoDe : Visual Communication Design Journal Volume 3, Nomor 2, Juni 2024
Publisher : Institut Seni Indonesia Padangpanjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26887/vcode.v3i2.4418

Abstract

Misunderstanding is at the root of several conflicts faced by adolescents. Errors in understanding messages when communicating make the communication process hampered so that adolescents have difficulty in establishing interpersonal relationships. Efforts to overcome this require interesting and effective creative teaching, one of which is by designing an educational media that can directly train understanding in communication for adolescents through self-disclosure. In Visual Communication Design science, designing creative educational media in an effort to do self-disclosure can be realized through designing board games.There are things that need to be considered so that the design of this work can be a solution according to the needs to be resolved. The process that must be carried out includes data collection through interview questionnaires, as well as analysis using 5W + 1H, so as to create a Board game design, Mascot, Logo, Standee and media mix from the We Card Talk board game design. The results obtained from designing self- disclosure educational media through the We Card Talk board game are interactive, solutive and attractive.
PENGEMBANGAN CREATIVEPRENEURSHIP BRAND EXCOFF MELALUI PERANCANGAN VISUAL IDENTITY Sumbodo, Dwi Suryo; Sayekti, Pranti; Hermanto, Yon Ade Lose
VCoDe : Visual Communication Design Journal Volume 3, Nomor 1, Desember 2023
Publisher : Institut Seni Indonesia Padangpanjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26887/vcode.v3i1.3852

Abstract

PT Excoff Kreatif Indonesia adalah bisnis baru yang memproduksi jam tangan dari limbah ampas kopi dengan sentuhan budaya pamor keris pada strapnya. Meskipun berpotensi untuk dikembangkan, Excoff masih kurang dikenal dan ingin membedakan diri dari produk sejenis. Untuk itu, dilakukan perancangan visual identity Excoff dengan mengikuti model perancangan prosedural Alina Wheeler, melalui tahapan 1) Conducting Research, 2) Clarifying Strategy, 3) Designing Identity, 4) Creating Touchpoints, dan 5) Managing Asset. Proses dimulai dengan pengumpulan dokumen, angket, dan observasi untuk analisis lanjutan dengan 5W+1H dan consumer daily activities. Selanjutnya, dilakukan penentuan konsep desain logo, pemilihan typografi, warna, dan supergrafis. Keberlanjutan kebutuhan internal dan eksternal perusahaan ditentukan berdasarkan touchpoint untuk meningkatkan pengalaman visual konsumen. Terakhir, Visual identity guidelines disusun dengan instruksi mengenai penggunaan logo, grafik pendukung, serta penerapan dan implementasinya dalam berbagai media komunikasi visual
Perancangan Karakter Virtual Influencer Sebagai Agen Edukasi Pembuatan Identitas Kependudukan Digitak (IKD) Zakiy, Syaticha; Marwan, Ervitaliani; Satrya, Irvan; Suryadi, Andi
VCoDe : Visual Communication Design Journal Volume 3, Nomor 2, Juni 2024
Publisher : Institut Seni Indonesia Padangpanjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26887/vcode.v3i2.3876

Abstract

Identitas Kependudukan Digital atau IKD merupakan program Kementrian Dalam Negeri yang diluncurkan pada awal tahun 2023 ini. Rentang umur generasi Z sekarang ini dapat mengajukan pembuatan IKD. Namun nyatanya, banyak Gen Z yang kurang edukasi mengenai cara pembuatan IKD. Generasi Z dapat dikatakan sebagai generasi yang dibesarkan oleh internet. Oleh karena itu, digunakan Virtual Influencer untuk mengedukasi Gen Z mengenai IKD melalui media sosial. Dalam perancangan desain karakter Virtual Influencer ini menggunakan metode Multimedia Development Life Cycle (MDLC) oleh Luther – Sutopo. Pada perancangannya melibatkan proses menggambar ilustrasi desain karakter dan menganimasikannya menggunakan rigging. Karya yang dihasilkan berbenduk desain karakter yang bisa dipakai untuk membuat konten-konten kebutuhan edukasi IKD dalam media sosial. Walaupun terdapat beberapa hambatan dalam proses perancangannya, hasil dari penggunaan Virtual Influencer bisa dikatakan efektif karena sebagian besar Gen Z yang melihatnya menjadi lebih tertarik untuk membuat IKD.
PARADIGMA KECANTIKAN DALAM IKLAN PRODUK CITRA BEAUTY LOTION TAHUN 1994-2022 Tuwio, Namuri Migo; Indrayati, Refita Ika; Wijaya, Pande Gede Wisnu
VCoDe : Visual Communication Design Journal Volume 3, Nomor 1, Desember 2023
Publisher : Institut Seni Indonesia Padangpanjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26887/vcode.v3i1.3700

Abstract

Wacana kecantikan merupakan fenomena yang terus berkembang, dan selama ini direkonstruksi oleh budaya untuk selanjutnya diretorikakan oleh berbagai media salah satunya iklan. Sehingga Iklan dianggap sebagai media yang memberi kontribusi signifikan terhadap terbentuknya standart Kecantikan dalam sebuah masa. Secara khusus penelitian ini berusaha untuk menggali lebih dalam tentang fenomena kecantikan dengan cara menganalisis iklan Citra hand and body lotion sejak tahun 1994-2022. Empat iklan dijadikan sebagai obyek material yang dianalisis dengan menggunakan pendekatan semiotika Roland Barthes dan psikoloanalisis Sigmund Freud. Semiotika digunakan untuk mengungkap definisi kecantikan yang tersembunyi dalam simbol-simbol visual pada adegan iklan Citra. Berbagai aspek ideologis, paradigma masyarakat yang berkembang pada saat itu menjadi hal menarik untuk digali guna mengungkap tanda yang mampu mengarahkan kita pada kesimpulan tertentu. Untuk memperkuat hal tersebut pendekatan psikoanalisis digunakan sebagai alat dalam memahami dampak iklan tersebut bagi pemenuhan psikologis khususnya wanita pada saat itu. Berdasarkan penelitian tersebut, terungkap bahwa pada iklan Citra yang tayang pada tahun 1994 definisi cantik dirumuskan berdasarkan ukuran wanita Jawa yang tertulis pada “Serat Centhini”. Sedangkan pada tahun 2004 wanita cantik adalah sosok yang putih, feminim, berpendidikan, dan berpikiran modern. Definisi cantik pada iklan tahun 2017 adalah sosok wanita yang memiliki kulit putih, langsing dan berpenampilan layaknya wanita Asia Timur. Pada tahun 2022 definisi cantik adalah wanita yang mengenal dan bangga akan identitasnya sebagai wanita Indonesia yang multi etnis dan berbudaya heterogen. Iklan Citra juga dapat dijadikan sebagai sarana bagi wanita dalam memenuhi kebutuhan eksistensialisme dan seksualitas.
PENGEMBANGAN UI / UX WEBSITE KURSUS ONLINE DEVATA STUDIO ACADEMY Oktavianti, Vella; Fernando, Ferry; Qomarats, Izan
VCoDe : Visual Communication Design Journal Volume 3, Nomor 2, Juni 2024
Publisher : Institut Seni Indonesia Padangpanjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26887/vcode.v3i2.4408

Abstract

Perancangan pengembangan UI/UX Website Kursus Online Devata Studio bertujuan untuk memberikan tampilan serta alur yang jelas dan informatif di dalam website kursus online Devata Studio Academy, sehingga dapat memudahkan pengguna dalam mengakses informasi dan fitur yang ada pada Website kursus online Devata Studio. Dalam proses Pengembangan penulis mencoba mengaplikasikan bentukan desain dari pada website secara simple, modern dan rapi, serta mengutamakan kejelasan informasi dari masing-masing Page. Devata Studio merupakan platform kursus online animasi 3D yang berada di kota Padang. Dengan tampilan yang menarik, kemudahan dalam mendapatkan informasi dan menggunakan fitur yang ada. dengan adanya rancangan ini, diharapkan mampu menarik daya minat user untuk mengunjungi website kursus online devata studio. Perancangan ini dimulai dengan pengumpulan data wawancara, studi pustaka hingga menyebarkan kursioner. Memetakan dan memahami permasalahan pengguna sehingga merumuskan dan menentukan solusi dari permasalahan yang ada hingga dilanjutkan dengan sketsa adalah setiap rangkaian proses penciptaan dalam perancangan pengembangan ini. Pembuatan wireframe atau kerangka dasar dalam perancangan ini menggunakan aplikasi figma, yang kemudian dilakukan usability testing dengan prototype untuk melakukan simulasi terhadap solusi desain yang telah dirancang.
INOVASI DESAIN KONTEN TIKTOK TERHADAP PENYEBARAN INFORMASI KOMUNIKASI DI MASYARAKAT putri, zahra nabila
VCoDe : Visual Communication Design Journal Volume 3, Nomor 1, Desember 2023
Publisher : Institut Seni Indonesia Padangpanjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26887/vcode.v3i1.4015

Abstract

  Dengan adanya perkembangan zaman saat ini banyak sekali perubahan dari cara menyebarkan informasi. Tiktok adalah salah satu platform media social yang sedang berkembang pesat di seluruh dunia salah satunya adalah Indonesia. TikTok sendiri adalah aplikasi yang memberikan kemudahan bagi para penggunanya untuk membuat video pendek dengan durasi hingga 10 menit yang didukung dengan fitur edit, filter, music, dan berbagai fitur lainnya yang dapat memudahkan penggunanya. Dengan aplikasi ini, pengguna dapat membuat video pendek dengan cepat dan mudah untuk dibagikan ke seluruh dunia. Dengan munculnya platform baru tentunya memunculkan ide-ide desain grafis yang baru dan beragam  untuk menarik para audiens. Hadirnya platform semacam TikTok ini telah memberikam peluang untuk menghadirkan konten yang menarik dan unik. Pada penelitian ini, penulis menggunakan metode kualitatif dengan melakukan observasi, mengumpulkan, dan menganalisis data. Hasil dari jurnal  ini adalah sebuah informasi mengenai inovasi desain konten TikTok terhadap penyebaran informasi dan komunikasi di masyarakat.  With today's developments, there have been many changes in the way information is disseminated. Tiktok is a social media platform that is growing rapidly throughout the world, one of which is Indonesia. TikTok itself is an application that makes it easy for its users to create short videos with a duration of up to 10 minutes which are supported by editing features, filters, music and various other features that can make it easier for users. With this application, users can create short videos quickly and easily to share with the world. With the emergence of new platforms, new and varied graphic design ideas will certainly emerge to attract audiences. The presence of platforms like TikTok has provided opportunities to present interesting and unique content. In this research, the author used qualitative methods by observing, collecting and analyzing data. The results of this journal are information regarding TikTok content design innovations for the dissemination of information and communication in society.