cover
Contact Name
Achmad Afandi
Contact Email
Triwikrama325@gmail.com
Phone
+628123230129
Journal Mail Official
triwikrama325@gmail.com
Editorial Address
Jl. Tutut Arjowinangun No 5 Malang
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Published by CV. SW Anugerah
ISSN : 29881986     EISSN : 29881986     DOI : -
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Triwikrama Journal uses a license CC-BY-SA or an equivalent license as the optimal license for the publication, distribution, use, and reuse of scholarly works. This license permits anyone to compose, repair, and make derivative creation even for commercial purposes, as long as appropriate credit and proper acknowledgment to the original publication from Journal Sospol is made to allow users to trace back to the original manuscript and author. Readers are also granted full access to read and download the published manuscripts, reprint, and distribute the manuscript in any medium or format
Articles 1,311 Documents
FUNGSI TINGGALAN MBARU GENDANG DI KAMPUNG RUTENG PU’U Lensiani Yuri Arawi Nanggor; I Wayan Srijaya; Rochtri Agung Bawono
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 2 No. 10 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/triwikrama.v2i10.1752

Abstract

Rumah adat adalah bangunan yang memiliki ciri khas unik, digunakan untuk tempat hunian oleh suatu suku bangsa tertentu. Salah satu rumah tradisional yang memiliki arsitektur tradisional dan unik yang berada di Kabupaten Manggarai yaitu Mbaru Gendang Ruteng Pu'u. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui fungsi dari tinggalan mbaru gendang di Kampung Ruteng Pu'u. Penelitian ini menggunakan jenis kualitatif dengan pengumpulan data secara observasi, studi pustaka, dan wawancara dengan informan mengenai tinggalan mbaru gendang Ruteng Pu'u. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini yakni analisis kualitatif, dan kontekstual. Adapun hasil penelitian ini memperoleh bahwa mbaru gendang merupakan rumah sakral bagi Masyarakat Manggarai, mbaru gendang bukan sekedar rumah biasa tetapi mbaru gendang merupakan tempat dimana segala ritus adat dalam sebuah kampung diadakan, dan tempat diterimanya tamu-tamu penting dalam sebuah kampung.
DAMPAK SOSIALISASI KEGIATAN SOSIAL DI KARANG TARUNA SEBAGAI PERILAKU PROSPEKTIF GENERASI MUDA Delsya Azhara; Edy Soesanto; Zalfa Fhaerunnisa Ahmad; Afif Amzad Febriyana
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 2 No. 10 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/triwikrama.v2i10.1756

Abstract

Karang Taruna adalah organisasi kepemudaan yang memiliki peran penting dalam pengembangan pemuda Indonesia. Organisasi ini didirikan dengan tujuan mempersiapkan generasi muda Indonesia menjadi pemuda yang tangguh, berdaya, dan berkontribusi aktif dalam pembangunan masyarakat. Karang Taruna telah menjadi salah satu wadah bagi pemuda untuk berpartisipasi dalam berbagai kegiatan sosial, budaya, ekonomi, dan pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi peran dan dampak Karang Taruna dalam pembangunan masyarakat, serta untuk memahami partisipasi pemuda dalam organisasi ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Karang Taruna memiliki pengaruh positif dalam pembangunan masyarakat, terutama melalui program-program sosial dan pemberdayaan pemuda. Partisipasi pemuda dalam organisasi ini juga memberikan manfaat signifikan dalam pengembangan keterampilan kepemimpinan, sosial, dan profesional mereka.
PERBANDINGAN AKSI, REAKSI, DAN HUBUNGAN INTERNASIONAL BERBAGAI NEGARA TERHADAP KONFLIK MUSLIM RONGHYA-MYANMAR DAN MUSLIM PALESTINA-ISRAEL Farah Az Zahra Azra; Oktafina Yudhianti; Olga Pavita Chrisworo
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 2 No. 10 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/triwikrama.v2i10.1757

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Aksi, Reaksi, Dan Hubungan Internasional Berbagai Negara Terhadap Konflik Muslim Ronghya-Myanmar Dan Muslim Palestina-Israel. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif comparative research untuk merinci dampak-dampak tersebut dan menganalisis respons berbagai negara serta peran organisasi internasional, terutama Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Data diperoleh melalui studi literatur, analisis kebijakan luar negeri, dan evaluasi resolusi PBB. Dalam konflik Muslim Rohingya, terjadi isolasi diplomatik dan sanksi ekonomi, sedangkan konflik Palestina-Israel menciptakan ketegangan diplomatik dan sanksi ekonomi serta sanksi ekonomi dan pembatasan perdagangan. Respons global mencerminkan polarisasi opini terkait konflik tersebut. Secara keseluruhan, kedua konflik menciptakan tantangan serius dalam hubungan luar negeri masing-masing negara. Dampaknya melibatkan aspek kemanusiaan, diplomatik, dan ekonomi, dengan reaksi global yang mencerminkan keragaman pandangan dan kompleksitas hubungan internasional.
STRATEGI KOMUNIKASI LINGKUNGAN DALAM MEMBANGUN KESADARAN DAN KEPEDULIAN MASYARAKAT TERHADAP KEBERSIHAN SUNGAI BMS Zakaria, Zakaria; Mela Adelia Utami; Zalfa Saedah Ananda; Syafiq Ali Fadlul Rahman
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 2 No. 10 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/triwikrama.v2i10.1778

Abstract

Melalui penerapan strategi komunikasi lingkungan, penelitian mencoba mengevaluasi situasi, mengidentifikasi masalah, dan merencanakan pendekatan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan. Berfokus pada empat strategi utama penilaian, perencanaan, produksi, serta aksi dan refleksi penelitian ini melibatkan wawancara dan observasi terhadap tiga kelompok sasaran yang berbeda. Dalam upaya meningkatkan kesadaran, strategi komunikasi diarahkan pada penyampaian pesan edukasi secara langsung kepada masyarakat sekitar sungai, dengan fokus pada pentingnya tidak membuang sampah ke sungai, memelihara selokan, serta memanfaatkan kembali sampah untuk mengurangi dampak banjir. Dalam hal ini, partisipasi langsung dari warga diharapkan dapat merubah perilaku mereka terhadap lingkungan sekitar, membentuk pemahaman yang sama, dan mengurangi risiko banjir di masa mendatang.
ANALISIS KEPEMIMPINAN PENDIDIKAN: TEMUAN, TANTANGAN, DAN LANGKAH MENUJU PEMAJUAN SEKOLAH Maylisa Putri Tambunan; Muhammad Umair; Risti Nurul Fikriyah; Sarah Mutia; Rizki Akmalia
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 2 No. 10 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/triwikrama.v2i10.1792

Abstract

Kepemimpinan merupakan suatu fenomena yang kompleks dan unik dalam interaksi sosial, di mana setiap individu cenderung menunjukkan perilaku kepemimpinan saat berinteraksi dengan orang lain. Bahkan dalam konteks pribadi, setiap manusia memiliki kapasitas atau potensi sebagai pengendali, memudahkan mereka untuk memimpin diri sendiri. Pengertian kepemimpinan sering dikaitkan dengan derajat pengaruh yang dimiliki, dan seorang pemimpin dianggap sebagai individu yang memiliki potensi pengaruh tertinggi untuk memengaruhi orang lain. Pemimpin yang tidak mampu mengaktualisasikan pengaruhnya tidak dapat dianggap memiliki karakter kepemimpinan sejati. Dalam konteks kepemimpinan pendidikan, tujuan artikel ini adalah untuk menggali lebih dalam tentang konsep kepemimpinan dan menyelesaikan tugas yang berkaitan dengan hal tersebut. Artikel ini disusun dengan menggunakan teknik pengumpulan sumber daya sebagai referensi, termasuk buku-buku tentang kepemimpinan. Melalui pendekatan ini, kita dapat menyimpulkan bahwa kepemimpinan pendidikan merupakan suatu kemampuan dan proses yang melibatkan pengaruh, bimbingan, koordinasi, dan mobilisasi terhadap orang lain yang terkait dengan perkembangan ilmu pengetahuan pendidikan serta penyelenggaraan pendidikan dan pengajaran. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas kegiatan dalam mencapai tujuan pendidikan dan pengajaran.
PERSEPSI TERHADAP SIKAP DAN PERILAKU MENJAGA KELESTARIAN LINGKUNGAN UNIVERSITAS BHAYANGKARA JAKARTA RAYA Muhammad Rafli; Edy Soesanto; Alya Putri Hapsari; Muhammad Keylan Aullia
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 2 No. 10 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/triwikrama.v2i10.1802

Abstract

Penelitian ini telah dilakukan pada tanggal 18 dan 19 Oktober 2023, populasi penelitian ini adalah semua petugas dan mahasiswa Universitas Bhayangkara Jakarta Raya. Metode penelitian ini menggunakan deskriptif kuantitatif dengan jenis (single cross-sectional design), yaitu mengumpulkan informasi dari setiap elemen populasinya dicoba satu kali dalam satu periode peneliti. Single cross-sectional design merupakan penelitian dengan hanya menggunakan satu sampel responden dan pengambilan data hanya dilakukan sekali saja(sugiyono (2018, 2018). Informasi yang digunakan dalam peneliti ini mencakup informasi primer serta informasi sekunder. Dalam penelitian ini terbukti bahwa sikap lingkungan hidup mendukung perilaku semua petugas dan mahasiswa terhadap kebersihan lingkungan kampus. Mewujudkan lingkungan yang lestari perlu menjadi gerakan seluruh lapisan masyarakat.(Sugiarto & Gabriella, 2020). Pembentukan persepsi dan sikap yang positif dapat diperoleh dari upaya warga masyarakat khususnya para dosen atau mahasiswa yang dalam kegiatan sehari-hari memberikan bimbingan kepada seluruh siswa dan pegawai untuk menjamin kesejahteraan lingkungan kampus. Diperkirakan semakin banyak mahasiswa dan dosen yang akan mengambil tugas menjaga lingkungan kampus yang semakin berkualitas. Dilingkungan kampus terdapat beberapa slogan mengenai kebersihan, akan tetapi masih sering ditemukan mahasiswa yang membuang sampah sembarangan, sehingga para mahasiswa perlu untuk membiasakan diri menjaga kebersihan lingkungan kampus dan sekitarnya, karena kebersihan lingkungan kampus tidak bisa hanya dibebankan pada cleaning service, tetapi merupakan tanggung jawab bersama sebagai warga kampus(Nurhidayati, 2019). Hasil penelitian ini menunjukkan adanya keterkaitan antara kebersihan lingkungan kampus dengan para mahasiswa dan semua petugas.
REFORMASI BIROKRASI DALAM PENGAWASAN PELAYANAN PUBLIK DI KOTA PADANG Fauziah Putri; Nici Amanda; Istiqamah Fitrah; Fitri Mayang Sari; Helena Yolanda Putri
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 2 No. 10 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/triwikrama.v2i10.1834

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi dampak partisipasi masyarakat dalam pengawasan pelayanan publik terhadap keberhasilan reformasi birokrasi di Kota Padang. Melalui pendekatan gabungan kualitatif dan kuantitatif, penelitian ini menganalisis bagaimana keterlibatan aktif masyarakat mempengaruhi efisiensi, responsivitas, akuntabilitas, dan transparansi dalam penyediaan layanan publik. Hasil menunjukkan bahwa partisipasi masyarakat memiliki peran krusial dalam menguatkan kualitas pelayanan publik dengan memperkuat pengawasan terhadap kinerja birokrasi. Namun, tantangan seperti tingkat kesadaran, responsifitas birokrasi, dan akses terhadap informasi mempengaruhi sejauh mana partisipasi ini dapat membentuk akuntabilitas dan transparansi dalam reformasi birokrasi.
NILAI-NILAI ANTI KORUPSI DALAM MASYARAKAT SEKITAR KAMPUS SERTA PENYEBAB, DAMPAK DAN UPAYA DI ERA MODERN Yosya Sitinjak; Edy Soesanto; Willy Marchello Dharmajie
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 2 No. 10 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/triwikrama.v2i10.1838

Abstract

Korupsi adalah tindakan menutupi kekuasaan atau posisi yang dimiliki oleh seseorang dalam rangka memperoleh keuntungan pribadi atau kelompok dengan cara yang tidak sah.(Imelda Frimayanti & Lampung, 2017) Tindakan korupsi yang melibatkan manipulasi, penyuapan, pemerasan, atau penggelapan dana publik untuk kepentingan pribadi.(Rika Perdana et al., 2021) Korupsi dapat terjadi di berbagai sektor, termasuk pemerintahan, bisnis, lembaga keuangan, dan sektor swasta lainnya. Korupsi merugikan masyarakat secara luas karena menghambat pembangunan ekonomi, mengurangi kualitas layanan publik, dan merusak kepercayaan terhadap institusi masyarakat dan pemerintah. Korupsi juga berdampak negatif pada stabilitas politik dan sosial suatu negara. Ada beberapa bentuk korupsi umum yang terjadi. Salah satunya adalah korupsi politik, dimana pejabat pemerintah menggunakan kekuasaannya untuk memperoleh dana kampanye atau mempengaruhi kebijakan yang menguntungkan mereka sendiri atau kelompok tertentu. (Agung et al., n.d.)Korupsi merugikan masyarakat secara luas karena menghambat pembangunan ekonomi, mengurangi kualitas layanan publik, dan merusak kepercayaan terhadap institusi masyarakat dan pemerintah. Korupsi juga berdampak negatif pada stabilitas politik dan sosial suatu negara.Ada beberapa bentuk korupsi umum yang terjadi. Salah satunya adalah korupsi politik, dimana pejabat pemerintah menggunakan kekuasaannya untuk memperoleh dana kampanye atau mempengaruhi kebijakan yang menguntungkan mereka sendiri atau kelompok tertentu. Bentuk korupsi lainnya termasuk korupsi administratif, di mana pejabat publik menerima suap untuk memberikan izin atau fasilitas tertentu; korupsi polisi, di mana petugas polisi menyalahgunakan izin mereka untuk memperoleh uang atau barang dari pelaku kejahatan; dan korupsi bisnis, di mana perusahaan melakukan praktik curang seperti penyuapan atau penggelapan pajak.
ANALISIS INTERAKSIONISME SIMBOLIK PADA TRADISI PEH CUN DI DESA REBO KECAMATAN SUNGAILIAT KABUPATEN BANGKA Kurnia Putri; Aimie Sulaiman; Michael Jeffri Sinabuntar
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 2 No. 10 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/triwikrama.v2i10.1842

Abstract

Tradisi merupakan warisan masa lalu yang dilakukan secara berulang- ulang dan diwariskan secara turun- temurun. Tradisi Peh Cun merupakan salah satu tradisi masyarakat Tionghoa yang dilakukan setiap tahunnya dan masih bertahan sampai saat ini. Setiap tradisi yang dilakukan masyarakat tak lepas dari simbol, simbolik, makna yang merupakan bentuk sarana penyampaian informasi kepada objek. Penggunaan simbolik tradisi mengandung makna tertentu sesuai dengan kesepakatan dalam masyarakat. Tradisi Peh Cun dilaksanakan oleh masyarakat Tionghoa di Desa Rebo dengan menyiapkan kue cung yang menjadi simbol pada tradisi ini. bentuk- bentuk simbolik dan makna yang terkandung dalam tradisi ini sangat mempengaruhi masyarakat luas untuk terus melaksanakannya sampai saat ini. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi bentuk- bentuk simbolik dalam perayaan tradisi Peh Cun serta menganalisis makna dari bentuk simbolik dalam tradisi Peh Cun yang dilakukan masyarakat Tionghoa di Desa Rebo Kecamatan Sungailiat Kabupaten Bangka. Teori yang digunakan untuk menganalisis dalam penelitian ini adalah teori Interaksionisme Simbolik yang digaagas oleh Herbert Blumer yang dikaji melalui tiga prinsip utama yaitu, pemaknaan (meaning), bahasa (language), dan pikiran (thought). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data wawancara, observasi, dan dokumentasi. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini berasal dari data primer dan sekunder. Hasil penelitian menemukan bahwa bentuk-bentuk simbolik pada tradisi peh cun merupakan hasil interaksi yang dilakukan oleh masyarakat tionghoa dengan pendahulu mereka. Bentuk-bentuk simboliknya yaitu tali puar, daun pandan,Beras ketan, dan bentuk segitiga memiliki tiga sisi. Makna yang diperoleh pada tradisi ini pertama tali puar yang bermakna perlindungan dari energi negatif, kedua daun pandan bermakna kesuburan dan kesejahteraan, ketiga beras ketan bermakna persatuan dan kekokohan, dan bentuk segitiga tiga sudut, sudut pertama bermakna kerukukan rumah tangga, kedua saling percaya dan kerjasama, dan terakhir kesetiaan serta solidaritas.
PERAN GABUNGAN KELOMPOK TANI (GAPOKTAN) BENUA CEMERLANG DALAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT TANI DI DESA PAYABENUA KECAMATAN MENDO BARAT KABUPATEN BANGKA Esa Affiyah Fitri; Fitri Ramdhani Harahap; Michael Jeffri Sinabutar
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 2 No. 10 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/triwikrama.v2i10.1843

Abstract

Pemberdayaan merupakan upaya untuk dapat meningkatkan harkat martabat masyarakat miskin dan kondisi yang harus di cari solusi untuk mengatasinnya. Dilihat dengan potensi pertanian di indonesia yang sangta besar. Peran kelompok dalam masyarakat sebagai wadah aspirasi masyarakat tani dalam menyampaikan permasalahannya juga sangat berperan penting. Dengan adannya pemberdayaan petani melalui kelompok bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan pada petani.Studi ini bertujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana peran Gapoktan Benua Cemerlang dalam pemberdayaan masyarakat tani di desa payabenua kecamatan mendo barat. Dikarenakan peran dari Gapoktan Benua Cemerlang sebagai kelompok yang mempunyai peran penting dalam membantu perekonomian masyarakat khususnya pertanian, yang Sebagian besar penduduk desa payabenua bekerja pada sektor pertanian. Dengan menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan wawancara mendalam dengan 5 orang informan dan observasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa peran Gapoktan Benua Cemerlang masyarakakat tani lebih terarah dan sarana fasilitas yang di sediakan Gapoktan Benua Cemerlang membantu masyarakat petani dalam menjalankan aktifitas nya. Serta bentuk program pemberdayaan yang di lakukan Gapoktan sebagai upaya meningkatkan kembali semangat petani, walaupun belum maksimal namun Gapoktan berupaya dalam meningkatkan partisipasi masyarakat tani. Dan di analisis menggunakan teori Actor oleh Cook dan Macauley mengacu kepada pemberdayaan dari masyarakat yang mana peran kelompok, pemerintah serta masyarakat sebagai aktornnya. Sehingga penelitian ini di temukan bagaimana strategi pemberdayaan dalam kelompok melalui peran Gapoktan Benua Cemerlang yang ada di desa Payabenua Kecamatan Mendo Barat Kabupaten Bangka.

Page 33 of 132 | Total Record : 1311


Filter by Year

2021 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 7 No. 12 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 7 No. 11 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 7 No. 10 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 12 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 11 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 10 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 8 No. 3 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 8 No. 2 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 8 No. 1 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 7 No. 9 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 7 No. 8 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 7 No. 7 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 7 No. 6 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 7 No. 5 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 7 No. 4 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 7 No. 3 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 7 No. 2 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 7 No. 1 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 9 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 8 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 7 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 5 No. 12 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 5 No. 11 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 5 No. 10 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 12 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 11 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 10 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 3 No. 12 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 3 No. 11 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 3 No. 10 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 2 No. 12 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 2 No. 11 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 2 No. 10 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 6 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 5 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 4 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 3 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 2 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 1 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 5 No. 9 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 5 No. 8 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 5 No. 7 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 5 No. 6 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 5 No. 5 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 5 No. 4 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 5 No. 3 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 5 No. 2 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 5 No. 1 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 9 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 8 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 7 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 6 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 5 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 4 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 3 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 2 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 1 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 3 No. 9 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 3 No. 8 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 3 No. 7 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 3 No. 6 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 3 No. 5 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 3 No. 4 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 3 No. 3 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 3 No. 2 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 3 No. 1 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 1 No. 12 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 1 No. 11 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 1 No. 10 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 2 No. 9 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 2 No. 8 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 2 No. 7 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 2 No. 6 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 2 No. 5 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 2 No. 4 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 2 No. 3 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 2 No. 2 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 2 No. 1 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 1 No. 8 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 1 No. 7 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 1 No. 6 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 1 No. 5 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 1 No. 4 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 1 No. 3 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 1 No. 2 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 1 No. 1 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 1 No. 9 (2021): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial More Issue