cover
Contact Name
Achmad Afandi
Contact Email
Triwikrama325@gmail.com
Phone
+628123230129
Journal Mail Official
triwikrama325@gmail.com
Editorial Address
Jl. Tutut Arjowinangun No 5 Malang
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Published by CV. SW Anugerah
ISSN : 29881986     EISSN : 29881986     DOI : -
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Triwikrama Journal uses a license CC-BY-SA or an equivalent license as the optimal license for the publication, distribution, use, and reuse of scholarly works. This license permits anyone to compose, repair, and make derivative creation even for commercial purposes, as long as appropriate credit and proper acknowledgment to the original publication from Journal Sospol is made to allow users to trace back to the original manuscript and author. Readers are also granted full access to read and download the published manuscripts, reprint, and distribute the manuscript in any medium or format
Articles 1,311 Documents
TRANSFORMASI ENERGI BERKELANJUTAN DI INDONESIA: KEBIJAKAN DAN TANTANGAN TRANSISI DARI BATU BARA KE ENERGI TERBARUKAN SELAMA DUA PERIODE KEPEMIMPINAN JOKOWI Amy Nathalia Rebecca; I Ketut Putra Erawan; Tedi Erviantono
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 5 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/triwikrama.v4i5.4624

Abstract

Penelitian ini menganalisis transformasi energi berkelanjutan di Indonesia selama dua periode kepemimpinan Presiden Joko Widodo (2014-2024). Dengan menggunakan metode studi pustaka, penelitian ini mengevaluasi perkembangan kebijakan energi terbarukan, implementasinya, serta tantangan yang dihadapi dalam transisi energi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam kontribusi energi terbarukan terhadap bauran energi nasional, dari 6,2% pada 2014 menjadi 11,5% pada 2023. Kebijakan utama yang mendorong transformasi ini meliputi Rencana Umum Energi Nasional (RUEN), kebijakan feed-in tariff, dan rencana phase-out pembangkit listrik tenaga batu bara. Meskipun demikian, pencapaian target energi terbarukan masih terkendala oleh hambatan regulasi, keterbatasan infrastruktur, dan tantangan pembiayaan. Penelitian ini juga menganalisis dampak kebijakan terhadap perubahan lanskap industri energi, ketahanan energi nasional, dan kontribusi terhadap komitmen perubahan iklim Indonesia. Rekomendasi untuk akselerasi transisi energi mencakup harmonisasi regulasi, perbaikan iklim investasi, pengembangan infrastruktur, dan peningkatan kerjasama internasional. Kesimpulannya, meskipun Indonesia telah menunjukkan kemajuan dalam transformasi energi berkelanjutan, diperlukan upaya lebih besar untuk mencapai target energi terbarukan dan berkontribusi signifikan terhadap mitigasi perubahan iklim global.
KEDUDUKAN OMBUDSMAN RI PERWAKILAN SUMATERA BARAT DAN IMPLIKASI REKOMENDASINYA DALAM PERSPEKTIF ADVOKASI KEBIJAKAN DI INDONESIA Chres Dian Veronika Zalukhu; Rezza Seprina; Rizki Syafril
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 5 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/triwikrama.v4i5.4645

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menjelaskan bahwa bagaimana Kedudukan Ombudsman RI Perwakilan Sumatra Barat dan Implikasi Rekomendasinya dalam Perspektif Advokasi Kebijakan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif yang mengkaji bahan-bahan hukum, buku-buku dan ketentuan-ketentuan hukum yang erat kaitannya dengan permasalahan hukum yang diangkat oleh penulis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Kedudukan Ombudsman Republik Indonesia dapat dilihat dari beberapa aspek yaitu peran kontrol, perlindungan hkum, kedudukan hukum dalam negeri, peran dalam pencgahan KKN, dan kedudukan dalan kerangkan hukum nasional. (2) Dampak Implikasi rekomendasinya dalam perspektif Advokasi kebijakan mengenai pemajuan politik di indonesia adalah kedudukan ombudsman dalam sistem ketatanegaraan harus berstatus ombudsman republik indonesia yang merupakan suatu badan negara yang didirikan di luar konstitusi.
PERAN KEPEMIMPINAN KEPALA DESA DALAM INOVASI PELAYANAN ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN DI DESA SENGONAGUNG KECAMATAN PURWOSARI KABUPATEN PASURUAN Aminullah, Aminullah
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 5 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/triwikrama.v4i5.4648

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bagaimana peran kepala desa dalam melakukan inovasi dalam pelayanan publik khususnya administrasi kependudukan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan penelitian jenis deskriptif kualitatif dengan mengambil lokasi penelitian di Desa Sengonagung, Purwosari, Pasuruan. Hasil dari peneltian tersebut adalah bahwa peran kepala desa dibagi menjadi 2, yakni peran sebagai Katalisator, artinya kepala desa Sengonagung merefleksikan satu sikap doktrinasi baik kepada bawahannya atau kepada masyarakat desa Sengonagung bahwa kinerja pemerintah desa Sengonagung dalam mewujudkan tata kelola desa yang baik terkhusus di bidang administrasi diperuntukkan sepenuhnya untuk kepentingan bersama, bukan hanya kepentingan sebagian golongan saja. Peran yang selanjutnya adalah sebagai Fasilitator, artinya Kepala Desa dalam menjalankan perannya sebagaifasilitator dalam hal memfasilitasi dan melengkapi kebutuhan yang diperlukan masyarakat, sarana danprasarana yang mendukung proses pemerintahan desa. Dalam upaya mengembangkan inovasi pelayanan di Desa Sengonagung, kepala desa menggunakan pendekatan dengan diskusi atau musyawarah yang bersifat kekeluargaan. Namun, dalam perjalanannya, tentunya terdapat faktor pendukung maupun faktor penghambat. Adapun faktor pendukung tersebut adalah semangat dan antusiasme baik dari perangkat desa maupun dari masyarakat setempat dalam konteks pelayanan publik. Sedangkan faktor penghambatnya adalah berkaitan dengan sumberdaya manusia serta minimnya infrastruktur di Desa Sengonagung. Hasil penelitian dapat memberikan sumbangsih wawasan khususnya dalam kajian peran kepemimpinan sektor publik
PERAN PEMERINTAH DESA DALAM MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT UNTUK MEWUJUDKAN DESA MANDIRI DI DESA AMBULU KECAMATAN AMBULU KABUPATEN JEMBER Wahyu Firmansyah; Akbar Maulana
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 5 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/triwikrama.v4i5.4653

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui Upaya apa saja yang sudah dilakukan Pemerintah Desa Ambulu dalam mewujudkan Desa Mandiri untuk meningkatkan kesejahteraan Masyarakat Desa. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : Pemerintah Desa Ambulu telah melakukan berbagai upaya di tiap tahunnya untuk mewujudkan Desa Ambulu menjadi Desa Mandiri, hanya saja banyak faktor yang menjadi penghambat dalam proses mewujudkan Desa Mandiri tersebut. Pemerintah Ambulu selaku pelaksana otonomi daerah memiliki peran dalam melaksanakan otonomi tersebut seperti; Pembuat Regulasi, Pelayanan publik, pembangunan ekonomi, dan pemberdayaan masyarakat.
EVALUASI PROGAM DESMIGRATIF (DESA MIGRAN PRODUKTIF – KEMENTRIAN KETENAGAKERJAAN) SEBAGAI BENTUK KEMANDIRIAN EKONOMI PEKERJA MIGRAN INDONESIA DI DESA WONOASRI,KECAMATAN TEMPUREJO,KABUPATEN JEMBER Dhea Kisti Mewahni; Akbar Maulana
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 5 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/triwikrama.v4i5.4655

Abstract

Progam Desmigratif adalah progam yang memberikan perlindungan dan pemberdayaan kepada pekerja migran dimana dampak adanya progam ini dapat meningkatkan kemandirian ekonomi pekerja migran. Penelitian ini memiliki tujuan meliputi (1) Menganalisis konsep dan Evaluasi Progam Desmigratif sebagai strategi untuk meningkatkan kemandirian ekonomi Pekerja Migran Indonesia. (2) Mempelajari peran aktif Pemerintah, Pemerintah Desa (Pemdes), dan Desbumi dalam mendukung implementasi dan berkelanjutan Progam Desmigratif bagi Pekerja Migran Indonesia. (3) Mengukur efektivitas Progam Desmigratif dalam mengurangi ketergantungan PMI (Pekerja Migran Indonesia) pada pekerja migran serta meningkatkan akses mereka terhadap peluang ekonomi di Desa Wonoasri. Penulis menggunakan metodologi kualitatif dalam penelitian. Proses pengumpulan data meliputi Observasi, Wawancara, dan Dokumentasi. Temuan hasil penelitian menjelaskan bahwa progam desmigratif di desa wonoasri belum berjalan sesuai rencana karena terdapat kendala anggaran yang terjadi. Kedua dalam aspek ketepatan, progam ini sangat tepat dilaksanakan di desa wonoasri karena progam ini memberikan manfaat bagi pekerja migran dan keluarganya.
Strategi Public Relation Untuk Menciptkan Minat Pengunjung Room C Art Gallery Nurhanifah; Ikhsan Abdul Zafar; Ariati Putri; Waldi Afalah; Masitoh
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 5 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/triwikrama.v4i5.4674

Abstract

Salah satu alat terpenting dalam galeri adalah Hubungan Masyarakat. Keberadaan Public Relations pada suatu Galeri dapat menjadi jembatan antara galeri dan publik. Tujuan Humas dalam Galeri berfungsi menyebarkan informasi, menciptakan dan memelihara hubungan harmonis yang baik untuk mendapatkan citra positif Galeri. Namun banyaknya galeri di Jakarta menyebabkan kurangnya minat masyarakat untuk mengunjungi Room C Art Gallery. Hal ini menyebabkan perlunya suatu Publik Strategi hubungan digunakan untuk meningkatkan pengunjung. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif melalui Studi Pustaka. Dari hasil studi pustaka dan Berdasarkan observasi, peneliti menemukan bahwa Room C Art Gallery menerapkan strategi Publik Hubungan untuk meningkatkan minat pengunjung. Peneliti juga menemukan bahwa Room C Art Gallery belum ada berhasil melakukan strategi Public Relations untuk meningkatkan minat pengunjung karena ketidak konsistenan antara strategi dan harapan yang dilaksanakan dengan harapan yang ingin dicapai.
Strategi Public Relations Dalam Membangun Brand Image Melalui Media Sosial Pada Sumutmengajar.Official Nurhanifah; Latifah wulandari; Rini Handayani; Irfan Diki Wahyudi; Rahmatan Lil Alamin; Fauzi Sirait
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 5 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/triwikrama.v4i5.4676

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi pubic relations dalam membangun brand image melalui media sosial Instagram pada Sumut Mengajar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan paradigma konstruktivisme. Menggunakan metode studi kasus, dan teknik pengumpulan data dengan cara wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian ini membahas strategi public relations dalam membangun brand image melalui media sosial Instagram pada Sumut Mengajar yang dilakukan oleh Divisi Marketing dan Business Development. Strategi yang dijalankan mengacu pada teori Bauran Public Relations dari Thomas L. Harris yaitu publikasi, program acara, membuat berita, hubungan dengan komunitas, menginformasikan atau memberitahukan citra, lobi dan negosiasi, dan tanggung jawab sosial. Kontribusi Penelitian yaitu pembahasan pada jurnal ini berfokus pada strategi Bauran Public Relations di Perusahaan alat ibadah yaitu Sumut Mengajar sehingga permasalahan di lokasi tersebut berbeda dengan lokasi lain yang sudah pernah diteliti. Kata kunci: Sumut Mengajar, Media Sosial, Strategi Bauran Public Relations
TRANSPARANSI INFORMASI PUBLIK DALAM PELAKSANAAN PROGRAM PEJABAT PENGELOLA INFORMASI DAN DOKUMENTASI (PPID) DI KABUPATEN JEMBER Hestu Gesit Adi Waskito; Emy Kholifah R
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 5 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/triwikrama.v4i5.4677

Abstract

Tujuan dilaksanakannya penelitian ini untuk mengetahui terkait transparansi informasi publik dalam pelaksanaan program pejabat pengelola informasi dan dokumentasi (PPID) di Kabupaten Jember. Permasalahan dalam penelitian ini dirumuskan adalah transparansi informasi publik dalam pelaksanaan program pejabat pengelola informasi dan dokumentasi (PPID) di Kabupaten Jember. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Proses pengumpulan yang digunakan melalui observasi/pengamatan, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian ini dilakukakan di Dinas Kominfo Kabupaten Jember dan beberapa kecamatan di Kabupaten Jember. Penentuan informan dalam penelitian ini adalah orang yang benar-benar mengetahui permasalahan yang akan di teliti dan memiliki keahlian serta pemahaman yang baik. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa transparansi informasi publik dalam pelaksanaan program pejabat pengelola informasi dan dokumentasi (PPID) di Kabupaten Jember bisa dikatakan cukup transparan kepada masyarakat namun masih terdapat beberapa kendala seperti kurangnya SDM dalam pelaksanaan program, keterbatasan teknologi dari masyarakat, dan lainnya.
PERSPEKTIF COUNTER-HEGEMONY TERHADAP PERAN GIRL UP SEA DALAM MENGATASI PERIOD POVERTY DI INDONESIA MELALUI INSTAGRAM Amanda Kania Prabanari; I Ketut Putra Erawan; Tedi Erviantono
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 5 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/triwikrama.v4i5.4695

Abstract

Penelitian ini mengkaji upaya komunitas Girl Up Southeast Asia (SEA) dalam menggunakan Instagram untuk menciptakan counter-hegemony dalam period poverty di Indonesia. Dalam meneliti isu ini, peneliti menggunakan teori counter-hegemony dari Antonio Gramsci. Selain itu, peneliti juga menggunakan metode penelitian kualitatif dengan teknik observasi online serta studi pustaka untuk menganalisis peran Girl Up SEA. Hasil penelitian menunjukan bahwa Girl Up SEA berhasil memanfaatkan fitur visual dan interaktif Instagram untuk menormalisasi percakapan tentang menstruasi, membingkai isu ini sebagai masalah hak asasi dan kesetaraan gender, serta memobilisasi dukungan untuk aksi nyata. Peneliti berargumen bahwa Instagram memiliki potensi sebagai alat advokasi yang efektif dengan menggarisbawahi pentingnya integrasi aktivisme daring dan kolaborasi lintas sektor untuk mencapai perubahan sosial yang berkelanjutan. Namun, tantangan seperti jangkauan terbatas dan potensi echo chamber menunjukkan perlunya strategi yang lebih komprehensif. Implikasi untuk pengembangan strategi advokasi kesehatan reproduksi di era digital perlu dibahas lebih lanjut, menekankan pentingnya adaptasi pendekatan komunikasi, penggunaan data untuk evaluasi dampak, dan peningkatan kapasitas digital aktivis muda.
Peran Humas Dalam Meningkatkan Citra Positif di Instagram Pada Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Sumatera Utara Nurhanifah; Try Akhmal Hidayat; Sapriadi Rambe; Yoga Bali Prawira; Siti Fatimah Hasibuan
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 5 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/triwikrama.v4i5.4696

Abstract

Setiap instansi atau organisasi pasti membutuhkan citra yang positif atau baik di mata masyarakat. Citra yang baik merupakan kebutuhan suatu instansi atau organisasi, sehingga hal ini menjadi salah satu tugas yang dijalankan oleh humas melalui program-program yang dijalankan. Sebab keberhasilan yang diperoleh suatu instansi tidak terlepas dari humas yang mampu menjalankan perannya dengan baik. Demi terciptanya citra positif, Humas harus mampu menjalankan perannya dengan baik, karena BPSDM merupakan lembaga yang bertugas mendidik aparatur sipil negara sebelum menjalankan tugas sesuai jabatannya. Jadi disini humas harus mampu menciptakan, membangun, meningkatkan dan memelihara citra organisasi di mata masyarakat. Humas mempunyai kewajiban untuk membina hubungan yang harmonis dengan masyarakat karena hal ini merupakan kegiatan kehumasan untuk membangun hubungan yang baik guna menciptakan citra yang baik. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis peran humas dalam meningkatkan citra positif pada instansi pemerintah BPSDM Provinsi Jawa Timur. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Subyek penelitian ini adalah 3 orang staf humas. Analisis data disini menggunakan model Miles dan Huberman dengan menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peran humas BPSDM Provinsi Jawa Timur yaitu sebagai fasilitator komunikasi, penasehat ahli, fasilitator pemecahan masalah dan teknisi komunikasi sudah berjalan dengan baik.

Page 61 of 132 | Total Record : 1311


Filter by Year

2021 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 7 No. 12 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 7 No. 11 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 7 No. 10 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 12 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 11 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 10 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 8 No. 3 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 8 No. 2 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 8 No. 1 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 7 No. 9 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 7 No. 8 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 7 No. 7 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 7 No. 6 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 7 No. 5 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 7 No. 4 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 7 No. 3 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 7 No. 2 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 7 No. 1 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 9 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 8 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 7 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 5 No. 12 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 5 No. 11 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 5 No. 10 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 12 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 11 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 10 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 3 No. 12 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 3 No. 11 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 3 No. 10 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 2 No. 12 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 2 No. 11 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 2 No. 10 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 6 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 5 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 4 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 3 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 2 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 1 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 5 No. 9 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 5 No. 8 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 5 No. 7 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 5 No. 6 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 5 No. 5 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 5 No. 4 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 5 No. 3 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 5 No. 2 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 5 No. 1 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 9 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 8 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 7 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 6 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 5 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 4 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 3 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 2 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 1 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 3 No. 9 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 3 No. 8 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 3 No. 7 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 3 No. 6 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 3 No. 5 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 3 No. 4 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 3 No. 3 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 3 No. 2 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 3 No. 1 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 1 No. 12 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 1 No. 11 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 1 No. 10 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 2 No. 9 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 2 No. 8 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 2 No. 7 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 2 No. 6 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 2 No. 5 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 2 No. 4 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 2 No. 3 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 2 No. 2 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 2 No. 1 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 1 No. 8 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 1 No. 7 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 1 No. 6 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 1 No. 5 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 1 No. 4 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 1 No. 3 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 1 No. 2 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 1 No. 1 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 1 No. 9 (2021): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial More Issue