cover
Contact Name
Achmad Afandi
Contact Email
Triwikrama325@gmail.com
Phone
+628123230129
Journal Mail Official
triwikrama325@gmail.com
Editorial Address
Jl. Tutut Arjowinangun No 5 Malang
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Published by CV. SW Anugerah
ISSN : 29881986     EISSN : 29881986     DOI : -
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Triwikrama Journal uses a license CC-BY-SA or an equivalent license as the optimal license for the publication, distribution, use, and reuse of scholarly works. This license permits anyone to compose, repair, and make derivative creation even for commercial purposes, as long as appropriate credit and proper acknowledgment to the original publication from Journal Sospol is made to allow users to trace back to the original manuscript and author. Readers are also granted full access to read and download the published manuscripts, reprint, and distribute the manuscript in any medium or format
Articles 1,311 Documents
PERAN PEMERINTAH DESA DALAM PENANGGULANGAN HAMA SEBAGAI PERWUJUDAN KETAHANAN PANGAN TAHUN 2024: (Studi Kasus di Desa Purwodadi Kecamatan Purwodadi Kabupaten Pasuruan) Laras Ayu Widyaningtias; Agus Prianto
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 11 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/triwikrama.v4i11.5876

Abstract

Pemerintahan adalah sistem yang mengatur, mengelola kebijakan, sumber daya , dan urusan publik suatu negara kemudian dibutuhkannya peran agar menjadi penyeimbang dan mengatur ketertiban didalam kebijakan negara. Sama halnya juga dengan pemerintan di Desa untuk menjadikan masyarakat yang sejahterah harus dengan menerapkan kebijakan yang sesuai dengan undang-undang dengan cara pemerintah desa harus memiliki karakter stabilitator (sebagai penyeimbang), innovator (sebagai perancang ide baru), pelopor ( sebagai pemberi inisiatif), dan modernisator ( tanggung jawab dalam perubahan). Dalam penelitian akan membahas tentang peran pemerintah desa dalam sektor pembangunan pertanian yang ada di Desa Purwodadi dimana pertanian ini menjadi prioritas utama di desa tersebut akan tetapi yang menjadi permasalahan adalah fenomena gagal panen selama tiga tahun yang mengakibatkan petani rugi. Adapaun tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui dan mendeskripsikan bagaimana peran pemerintah desa purwodadi dalam upaya pembangunan pertanian. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Metode pengumpulan data dengan dilakukan Obsesvasi, wawancara/ interview, dan dokumentasi. Teknik menggunakan chariri (2009:9), teknik analisis data interaktif (Miles et al., 2014) dalam (Kadji, 2016) yaitu Kondensasi Data, penyajian data, penarikan kesimpulan, dan penarikan kesimpulan (verifikasi) Hasil dari penelitian ini adalah pemerintah desa dalam menjalankan perannya dalam bidang pertanian masih kurang baik dibuktikannya dengan program-program yang dibentuk tujuannya untuk menggugurkan kewajiban saja dan rencana yang dibuat tidak pernah terealisasikan kepada masyarakat akibatkan petani yang seharusnya memiliki integritas untuk dapat sejahtera malah menjadi korban hegemoni pemerintah desa
PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PENYUSUNAN RENCANA PEMBANGUNAN JANGKA MENENGAH DESA (RPJM-Des) TAHUN 2022 (STUDI KASUS DESA REBALAS KECAMATAN GRATI KABUPATEN PASURUAN) Putri Santi Zuhrotun Nia; Khumaidi, Khumaidi
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 11 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/triwikrama.v4i11.5877

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tingkat partisipasi dan keterlibatan masyarakat dalam penyusunan dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJM-Des) di Desa Rebalas,Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan metode kualitatif deskriptif digunakan, dan informan dipilih dengan metode purposive sampling. Data diperoleh melalui tiga teknik pengumpulan data, yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi, Peneliti melakukan wawancara secara mendalam tentang model partisipasi masyarakat yang ada di desa Rebalas denganbeberapa pihak terkait seperti sekretaris desa dan BPD yang ada di desa rebalas, dan nantinya peneliti akanmenyimpulkan hasil dari penelitian tersebut. Data primer dikumpulkan dari hasil observasi dan wawancara dengan responden yang relevan, sedangkan data sekunder berasal dari studi kepustakaan yang mencakupbuku, artikel, jurnal ilmiah, dan dokumen terkait Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJM-Des). Hasil dari penelitian tentang partisipasi atau keterlibatan masyarakat dalam penyusunan dokumenRencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJM-Des) Di Desa Rebalas Kecamatan Grati KabupatenPasuruan ini menunjukkan bahwa; Pertama, Indikator Partisipasi dalam tahapan perencanaan masih belum optimal, dimana dari beberapa rapat yang telah dilaksanakan oleh pemerintah desa Rebalas kurang dari 50% tingkat kehadiran masyarakat. Kedua, indikator Partisipasi dalam tahapan pelaksanaan cukupoptimal, baik dalam pelaksanaan pembangunan fisik maupun non fisik yang dilaksanakan desa rebalas Ketiga, indikator partisipasi dalam tahapan pemanfaatan juga sudah cukup optimal, karena sudah banyak masyarakat desa rebalas yang terbantu dengan program dan pembangunan yang dilaksanakan desa, baikpembangunan fisik maupun non fisik.
ANALISIS PENGELOLAAN ASET DESA PADA PENINGKATAN PENDAPATAN ASLI DESA DI DESA SUKOLELO KECAMATAN PRIGEN KABUPATEN PASURUAN Fauziah, Ana Nur; Khumaidi, Khumaidi
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 11 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/triwikrama.v4i11.5891

Abstract

Pengelolaan aset desa saat ini sangat penting untuk dilaksanakan, karena dapat bermanfaat untuk meningkatkan pendapatan desa dan juga membuka peluang bekerja bagi masyarakat desa. penelitian ini bertujuan untuk menganalisis lebih mendalam mengenai pengelolaan aset desa pada peningkatan pendapatan asli desa di desa sukolelo kecamatan prigen Kabupaten Pasuruan. penelitian ini menggunakan metode kualitatif, metode pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dokumentasi, dan menggunakan teknik analisis data miles huberman dan saldana (2014) yang terdiri dari pengumpulan data (data collection), kondensasi data(data condensation), menyajikan data (display data), menarik kesimpulan dan verifikasi (conclusion drawing and verification). Penelitian ini menggunakan teori fungsi manajemen george r terry, yang terdiri dari perencanaan (planning), penggorganisasian (organizing), penggerakan (actuating), pengawasan (controling) atau yang biasa disingkat dengan POAC. Hasil penelitian menunjukkan bahwasannya pengelolaan aset desa pada peningkatan pendapatan asli desa di desa sukolelo kecamatan prigen kabupaten pasuruan belum sepenuhnya berjalan sesuai dengan fungsi manajemen george r terry. perencanaan mengenai aset desanya belum cukup matang, pengorganisasiannya belum cukup baik, upaya penggerakan sudah dilakukan dengan baik, serta funsi pengawasannya juga sudah berjalan baik. Kata kunci: Aset Desa, Manajemen, PAD The management of village assets is currently very important to be carried out, because it can be useful for increasing village income and also opening up employment opportunities for village communities. This study aims to analyze more deeply the management of village assets on increasing village revenue in Sukolelo Village, Prigen Subdistrict, Pasuruan Regency. this research uses qualitative methods, data collection methods are carried out by observation, interviews, documentation, and using data analysis techniques miles Huberman and Saldana (2014), namely data collection, data condensation, presenting data (display data), drawing conclusions and verification. This study uses the theory of management functions of george r terry, which consists of planning, organizing, actuating, controlling or commonly abbreviated as POAC. The results showed that the management of village assets in increasing village original income in Sukolelo village, Prigen sub-district, Pasuruan Regency has not fully run in accordance with the management function of George R. Terry. the planning of village assets is not mature enough, the organization is not good enough, the mobilization efforts have been carried out well, and the supervision function has also been running well. Keywords: Village Assets, Management, PAD
PERAN PEMERINTAH DESA DALAM PEMBANGUNAN HARD INFRASTRUKTUR DESA KENDURUAN KECAMATAN SUKOREJO KABUPATEN PASURUAN Ramadani, Ika Ardilla; Khumaidi, Khumaidi
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 11 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/triwikrama.v4i11.5892

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran pemerintah desa dalam Pembangunan hard infrastruktur di Desa Kenduruan Kecamatan Sukorejo, serta apa saja faktor pendukung dan penghambat dalam Pembangunan hard infrastruktur di Desa Kenduruan Kecamatan Sukorejo. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan mengambil lokasi penelitian di Desa Kenduruan, Sukorejo, Pasuruan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemerintah desa dalam Pembangunan hard infrastruktur sudah berperan pada peran regulator, dinamisator, fasilitator, namun masih belum berperan di peran katalisator. Partisipasi masyarakat dan sarana pra-sarana dalam proses pembanguan menjadi faktor pendukung, serta yang menjadi faktor penghambat yaitu kondisi cuaca yang tidak menentu serta kurangnya koordinasi dengan pihak-pihak terkait. Kesimpulannya, pemerintah Desa Kenduruan mampu menjalankan perannya dalam Pembangunan hard infrastruktur, meskipun masih terdapat beberapa kendala yang perlu diatasi untuk mencapai pembangungan yang lebih optimal. Hasil penelitian ini dapat memberikan sumbangasih wawasan tentang kajian peran pemerintah desa dalam pembangunan infrastruktur. Kata Kunci: Hard Infrastruktur, Pemerintah Desa, Peran This study aims to find out the role of the village government in the development of hard infrastructure in Kenduruan Village, Sukorejo District, as well as what are the supporting and inhibiting factors in the development of hard infrastructure in Kenduruan Village, Sukorejo District. The research method used is qualitative descriptive by taking the research location in Kenduruan Village, Sukorejo, Pasuruan. The results of the study show that the village government in the development of hard infrastructure has played a role in the role of regulators, dynamists, facilitators, but still has not played a role in the role of catalyst. Community participation and pre-facilities in the development process are supporting factors, as well as factors. The obstacles are erratic weather conditions and lack of coordination with related parties. In conclusion, the Kenduruan Village government is able to carry out its role in hard infrastructure development, although there are still several obstacles that need to be overcome to achieve more optimal development. The results of this study can contribute insight into the study of the role of village government in infrastructure development. Keywords: Hard Infrastructure, Village Government, Role
PENGEMBANGAN KAPASITAS PENDAMPING PROGRAM KELUARGA HARAPAN (PKH) DALAM PENDAMPINGAN KPM: (STUDI DESA PUCANGSARI KECAMATAN PURWODADI KABUPATEN PASURUAN) Khumaidi, Khumaidi; Sri Devi
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 11 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/triwikrama.v4i11.5896

Abstract

Program Keluarga Harapan (PKH) menjadi program andalan pemerintah dalam mensejahterakan masyarakat melalui Kementerian Sosial Republik Indonesia. Payung hukum yang menjadi landasan yuridis program PKH adalah Peraturan Menteri Sosial No. 1 Tahun 2018 Tentang Program Keluarga Harapan yang memiliki tujuan pengentasan kemiskinan. Melihat tujuan program PKH sebagaimana yang diatur dalam undang-undang, tentu tidak akan berjalan maksimal tanpa adanya kerja sama dan koordinasi yang baik antara pendamping program PKH dan KPM. Disinilah peran pendamping sosial yang diharapkan dapat mengawal program PKH agar betul-betul tepat sasaran serta dalam pencairan dana apakah dipergunakan sesuai dengan kebutuhan atau gaya hidup.Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Hasil penelitian ini Pengembangan kapasitas pendamping program keluarga harapan desa pucangsari menggunakan 3 tingkatan pengembangan kapasitas pendamping PKH yaitu tingkatan pengembangan kapasitas invidu pendamping program keluarga harapan desa,pengembangan kapasitas organisasi dan yang terakhir adalah pengembangan kapasitas Lingkungan atau Sistem Sosial. Faktor penghambat pengembangan kapasitas pendamping program keluarga harapan (PKH) antara lain adalah jadwal pada Pertemuan Peningkatan Kemampuan Keluarga antara pendamping dengan KPM, Persepsi negatif dari sebagian masyarakat Desa Pucangsari pengembangan kapasitas pendamping program keluarga harapan didesa pucangsari .
STRATEGI PENGEMBANGAN BUMDES LUMBUNG ARTHA BAROKAH MELALUI PERCEPATAN LEGALISASI dan Pengabdian Pada Masyarakat, Pusat Penelitian; Kurnia Ngudi Agustina
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 11 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/triwikrama.v4i11.5898

Abstract

Berdasarkan permasalahan tersebut, tujuan dari penelitian ini antara lain, mengetahui faktor internal dan eksternal yang terdapat pada BUMDes Lumbung Artha Barokah, mengetahui rumusan alternatif strategi pengembangan BUMDes. Berdasarkan permasalahan tersebut, tujuan dari penelitian ini antara lain mengetahui faktor internal dan eksternal yang terdapat pada BUMDes lumbung Artha barokah, mengetahui rumusan alternatif strategi pengembangan BUMDes dan mengetahui prioritas alternatif strategi pengembangan yang dapat diterapkan pada BUMDes Lumbung Artha barokah.Metode penelitian kualitatif disebut juga sebagai metode penelitian naturralistik, bisa jurga disebut sebagai metode etnografi karena penelitian dilakukan dengan setingan alamiah (Surgiono, 2010).Pengembangan BUMDes Lumbung Artha Barokah harus fokus pada kekuatan internal seperti dan kepemimpinan yang baik, puncak dalam administrasi dan legalisasi. Dukungan masyarakat Desa Capang merupakan fondasi yang kuat yang dapat dijadikan modal sosial untuk memperluas jejaring kerja sama, mengakses sumber pendanaan tambahan, dan menjalin hubungan dengan berbagai pemangku kepentingan, baik di dalam maupun di luar desa. Kepemimpinan yang efektif seperti yang disampaikan oleh Mas Adi sangat penting dalam memastikan bahwa tujuan strategis BUMDes tercapai dengan baik, sambil menjaga kepatuhan terhadap peraturan yang berlaku.BUMDes Lumbung Artha Barokah memiliki peran strategis dalam pengembangan ekonomi Desa Capang. Dengan dukungan penuh dari masyarakat dan kepemimpinan yang efektif, BUMDes ini memiliki fondasi yang kuat untuk berkembang. Namun, kelemahan dalam hal administrasi dan legalisasi menjadi hambatan utama yang harus segera diatasi. Proses legalisasi yang lambat tidak hanya menghambat pelaksanaan program, tetapi juga berpotensi membahayakan kepercayaan masyarakat. Selain itu, Desa Capang memiliki peluang pasar yang signifikan yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan pendapatan BUMDes.
KUALITAS PELAYANAN BIDANG KEPENDUDUKAN DI PEMERINTAH DESA SIDODADI KECAMATAN LAWANG KABUPATEN MALANG Rossa Ilmah Silfiah; Ahmad Sahri
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 11 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/triwikrama.v4i11.5905

Abstract

Berdasarkan Problem yang di temukan diantaranya peneliti kualitas pelayanan bidang kependudukan di pemerintah Desa Sidodadi Kecamatan Lawang Kabupaten Malang. penelitian ini bertujuan untuk menggali lebih dalam tantangan-tantangan yang dihadapi dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik di pemerintahan Desa Sidodadi Kecamatan Lawang Kabupaten Malang dengan fokus pada aspek kepatuhan terhadap prinsip-prinsip tata kelola dan optimalisasi sumber daya manusia untuk mengatasi permasalahan tersebut. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif fenomenologi. Metode penelitian kualitatif menurut (Miles et al., 2014) adalah sebuah proses analisis data yang sistematis dan interpretatif yang digunakan untuk memahami fenomena sosial kompleks. Dalam pelayanan adanya pengetahuan awal yang harus dimiliki oleh para pegawai, baik itu berupa kemampuan menerima kepercayaan dari masyarakat jaminan dapat diberikan oleh pegawai tepat waktu pada Kantor Desa Sidodadi tidak memberikan jaminan ketepatan waktu dalam proses penyelesaian dokumen pemerintahan dari masyarakat hal tersebut diakibatkan oleh adanya faktor lain yang mendukung proses penyelesaian dokumen baik karena faktor jaringan , pemenuhan dokumen yang masih kurang dari masyarakat, maupun kekurangan dari Kantor itu sendiri. Akan tetapi adakalanya pelayanan yang diberikan kepada masyarkat sangat cepat ada kalanya lambat, tergantung dengan situasi dan kondisi yang ada pada Kantor Desa Sidodadi.terdapat kesenjangan antara pernyataan pegawai dan pengalaman masyarakat terkait dengan jaminan waktu penyelesaian pelayanan. Meskipun pegawai berusaha memberikan jaminan waktu yang jelas, implementasinya masih belum konsisten dan seringkali proses pelayanan memakan waktu lebih lama dari yang diharapkan. Meskipun demikian, penggunaan alat bantu dalam pelayanan, sikap aparatur yang baik, kecepatan pelayanan, dan kecermatan petugas menjadi faktor penunjang dalam meningkatkan kepuasan masyarakat terhadap layanan di Kantor Desa Sidodadi.
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PROGRAM BANTUAN LANGSUNG TUNAI (BLT) DI DESA BULUKANDANG KECAMATAN PRIGEN KABUPATEN PASURUAN: (Studi Kasus Desa Bulukandang Kecamatan Prigen Kabupaten Pasuruan) Sonya Puspitasari; Aminullah, Aminullah
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 12 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/triwikrama.v4i12.5915

Abstract

Program BLT yang dilaksanakan di desa Bulukandang merupakan salah satu program pemerintah untuk membantu masyarakat miskin. Pelaksanaan BLT di desa Bulukandang melibatkan beberapa petugas, serta koordinasi antara pemerintah desa. Pada tahun 2023 sebanyak 38 orang mendapatkan BLT, program ini diharapkan dapat mengurangi tingkat kemiskinan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Penelitian ini berfokus pada implementasi kebijakan blt dan juga untuk mengetahui kendala implementasi. Dengan rumusan masalah yang pertama yaitu bagaimana implementasi program blt didesa bulukandang dan yang kedua yaitu apakah yang menjadi kendala dalam implememtasi blt. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana implementasi program kebijakan blt dengam menggunakan metode penelitian kualitatif. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara, observasi, dokumentasi. Teknik analisis data yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, penatikan kesimpulan. Penelitian ini menggunakan teori implementasi van meter dan van horn yang terdiri dari 6 indikator yaitu: (1) standart kebijakan dan sasaran program/tujuan (2) sumberdaya (3) komunikasi (4) karakteristik (5) lingkungan social,ekonomi,politik (6) sikap/disposisi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beberapa indikator berjalan dgn baik, namun beberapa indicator perlu dikaji lebih mendalam yaitu pada indicator standar kebijakan dan sasaran program/tujuan dan juga sumberdaya waktu yang perlu dikembangkan lagi.
KUALITAS PELAYANAN PROGRAM PENDAFTARAN TANAH SISTEMATIS LENGKAP (PTSL) DI KABUPATEN PASURUAN: (STUDI DI DESA REMBANG KECAMATAN REMBANG) Siti Atika; Aminullah
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 12 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/triwikrama.v4i12.5916

Abstract

Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap atau yang biasa disebut PTSL merupakan sebuah program yang berhasil dibuat oleh Pemerintah Indonesia yang bertujuan untuk memberikan kepastian hukum dan perlindungan hukum hak atas tanah yang dimiliki oleh masyarakat Indonesia. PTSL memberikan kesempatan bagi masyarakat yang belum mendaftarkan tanah miliknya yang berada di seluruh Wilayah Republik Indonesia dalam satu Wilayah Desa atau Kelurahan. Penelitian ini mengkaji tentang kualitas pelayanan program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di Desa Rembang Kecamatan Rembang Kabupaten Pasuruan, serta proses pelaksanaan program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL). Peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Metode pengumpulan data dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas pelayanan program PTSL di Desa Rembang Kecamatan Rembang dengan berdasar pada teori kualitas pelayanan dai Zeithaml (1990): (1) Kualitas pelayanan program PTSL di Desa Rembang telah memenuhi aspek Tangibles. (2) Kualitas pelayanan program PTSL di Desa Rembang belum memenuhi aspek Emphaty. (3) Kualitas pelayanan program PTSL di Desa Rembang belum memenuhi aspek Reliability. (4) Kualitas pelayanan program PTSL di desa Rembang telah memenuhi aspek Responsiveness. (5) Kualitas pelayanan Program PTSL di Desa Rembang belum memenuhi aspek Assurance. Dan untuk proses pelaksanaanya program PTSL di desa Rembang Kecamatan Rembang sudah sesuai dengan Pasal 3 ayat 4 Peraturan Menteri Agraria Dan Tata Ruang/Kepala Kementerian Agraria dan Tata Ruang / Badan Pertanahan Nasional Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2017 tentang Percepatan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL).
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PERATURAN BADAN PENGAWAS PEMILIHAN UMUM NOMOR 5 TAHUN 2022 TENTANG PENGAWASAN PEMILIHAN UMUM 2024: (Studi Pengawasan Bawaslu Terhadap Netralitas ASN di “Kecamatan Purwosari, Kecamatan Kraton, dan Kecamatan Pandaan” di Kabupaten Pasuruan) Qomaria Rizki Putri; Hambali, Hambali
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 12 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/triwikrama.v4i12.5917

Abstract

Pengawasan kampanye pemilihan umum merupakan salah satu tugas dan menjadi tanggung jawab dari Badan Pengawas Pemilihan Umum. Banyaknya pelanggaran yang terjadi pada kampanye pemilihan umum menjadi pertanyaan apakah Badan Pengawas Pemilihan Umum telah melaksanakan Implementasi Peraturan Badan Pengawas Pemilihan Umum Nomor 5 Tahun 2022 tentang Pengawasan Pemilihan Umum. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hasil, Faktor Pendukung dan Faktor Penghambat Implementasi Kebijakan Peraturan Bawaslu Nomor 5 Tahun 2022 Tentang Pengawasan Pemilu Terhadap Netralitas ASN di Kecamatan Purwosari, Kecamatan Kraton, dan Kecamatan Pandaan Kabupaten Pasuruanpada Pemilu Tahun 2024. Dengan menggunakan penelitian metode kualitatif dan pengambilan data menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan teori implementasi kebijakan George C. Edward III (2010) yang memiliki empat indikator yaitu komunikasi, disposisi, sumber daya, dan struktur birokrasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Implementasi Kebijakan Peraturan Badan Pengawas Pemilihan Umum Nomor 5 Tahun 2022 Tentang Pengawasan Pemilihan Umum 2024 di Kabupaten Pasuruan telah ter implementasikan dengan baik.

Page 71 of 132 | Total Record : 1311


Filter by Year

2021 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 7 No. 12 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 7 No. 11 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 7 No. 10 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 12 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 11 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 10 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 8 No. 3 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 8 No. 2 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 8 No. 1 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 7 No. 9 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 7 No. 8 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 7 No. 7 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 7 No. 6 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 7 No. 5 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 7 No. 4 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 7 No. 3 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 7 No. 2 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 7 No. 1 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 9 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 8 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 7 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 5 No. 12 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 5 No. 11 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 5 No. 10 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 12 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 11 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 10 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 3 No. 12 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 3 No. 11 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 3 No. 10 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 2 No. 12 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 2 No. 11 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 2 No. 10 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 6 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 5 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 4 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 3 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 2 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 1 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 5 No. 9 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 5 No. 8 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 5 No. 7 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 5 No. 6 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 5 No. 5 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 5 No. 4 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 5 No. 3 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 5 No. 2 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 5 No. 1 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 9 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 8 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 7 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 6 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 5 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 4 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 3 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 2 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 1 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 3 No. 9 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 3 No. 8 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 3 No. 7 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 3 No. 6 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 3 No. 5 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 3 No. 4 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 3 No. 3 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 3 No. 2 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 3 No. 1 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 1 No. 12 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 1 No. 11 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 1 No. 10 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 2 No. 9 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 2 No. 8 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 2 No. 7 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 2 No. 6 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 2 No. 5 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 2 No. 4 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 2 No. 3 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 2 No. 2 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 2 No. 1 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 1 No. 8 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 1 No. 7 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 1 No. 6 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 1 No. 5 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 1 No. 4 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 1 No. 3 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 1 No. 2 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 1 No. 1 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 1 No. 9 (2021): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial More Issue