cover
Contact Name
Achmad Afandi
Contact Email
Triwikrama325@gmail.com
Phone
+628123230129
Journal Mail Official
triwikrama325@gmail.com
Editorial Address
Jl. Tutut Arjowinangun No 5 Malang
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Published by CV. SW Anugerah
ISSN : 29881986     EISSN : 29881986     DOI : -
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Triwikrama Journal uses a license CC-BY-SA or an equivalent license as the optimal license for the publication, distribution, use, and reuse of scholarly works. This license permits anyone to compose, repair, and make derivative creation even for commercial purposes, as long as appropriate credit and proper acknowledgment to the original publication from Journal Sospol is made to allow users to trace back to the original manuscript and author. Readers are also granted full access to read and download the published manuscripts, reprint, and distribute the manuscript in any medium or format
Articles 1,311 Documents
PERAN KEPALA DESA DALAM PENGUATAN CIVIC SKILL PADA MASYARAKAT DESA WARGASALUYU Yadi, Fadli Desri; Normansyah, Asep Deni; Khoerudin, Cep Miftah
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 12 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/triwikrama.v4i12.5952

Abstract

This study aims to determine the role of a village head in increasing the participation and skills of the Wargasaluyu Village community through village government programs. This study focuses on the community as socio-political groups in which the discourse of autonomy and the ability to be critical and the implementation of mutual cooperation values ​​develop. The research method uses a case study research method. In a study, the presence of researchers is a very important tool, researchers in conducting research can also act as observers who participate, in this case researchers in the field must be directly involved and in contact with the research object. Therefore, when collecting data in the field, a researcher must participate in the research object and can actively participate in activities in the field and by using a case study research method. Data collection uses interview, observation and documentation techniques. This study also confirms that the Village Head in practice has a very important role in increasing community participation through village government programs in order to realize shared prosperity. Data analysis, namely qualitative data through case studies, the results of the study show several programs designed to increase the participation and skills of village communities, namely (1) Implementation of village government programs in increasing participation, skills, and attitudes of responsibility of village communities; (2) the obstacles faced by village heads and village governments in increasing village community participation, namely limited facilities and infrastructure and limited funds in realizing village government programs; (3) efforts made to overcome these obstacles include using a persuasive approach in creating programs and involving village communities in village deliberations. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran seorang kepala desa dalam meningkatkan partisipasi dan keterampilan masyarakat Desa Wargasaluyu melalui program pemerintah desa. Penelitian ini berfokus kepada masyarakat sebagai kelompok-kelompok sosial politik yang dimana didalamnya berkembang wacana otonomi dan kemampuan untuk bersikap kritis serta implementasi nilai-nilai gotong royong. Adapun metode penelitian ini menggunakan metode penelitian studi kasus. Dalam sebuah penelitian, kehadiran peneliti merupakan sebagai alat yang sangat penting, peneliti dalam melakukan penelitian juga dapat bertindak sebagai pengamat yang ikut berpartisipasi, dalam hal ini peneliti di lapangan harus terlibat langsung dan bersentuhan dengan objek penelitian. Oleh karena itu pada saat melakukan pengumpulan data di lapangan, seorang peneliti harus berperan serta pada objek penelitian dan dapat mengikuti secara aktif kegiatan-kegiatan yang ada di lapangan serta dengan menggunakan metode penelitian studi kasus. Pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Penelitian ini juga menegaskan bahwa Kepala Desa dalam praktiknya memiliki peran yang sangat penting dalam meningkatkan partisipasi masyarakat melalui program pemerintah desa demi mewujudkan kesejahteraan bersama. Analisis data yaitu data kualitatif secara studi kasus, maka hasil penelitian menunjukan beberapa program yang dirancang untuk meningkatkan partisipasi dan keterampilan masyarakat desa yaitu (1) Implementasi program pemerintah desa dalam meningkatkan partisipasi, keterampilan, dan sikap tanggung jawab masyarakat desa; (2) kendala-kendala yang dihadapi kepala desa dan pemerintah desa dalam meningkatkan partisipasi masyarakat desa yaitu keterbatasan sarana dan prasarana serta keterbatasan dana dalam realisasi program pemerintah desa; (3) upaya yang dilakukan untuk mengatasi kendala tersebut melakukan pendekatan persuasif dalam membuat program dan melibatkan masyarakat desa dalam musyawarah desa.
IMPLEMENTASI PERATURAN BUPATI PASURUAN NO.50 TAHUN 2017 DALAM BIDANG KETAHANAN PANGAN Muhammad Faruq Al Ismani; Hambali, Hambali
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 12 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/triwikrama.v4i12.5961

Abstract

Lumbung pangan merupakan model perangkat ketahanan pangan masyarakat desa yang efektif sebagai tempat penyimpanan untuk menjaga stabilitas pasokan pangan Lumbung pangan berperan dalam mengatasi kerawanan pangan masyarakat, terutama di daerah rawan pangan kronis. Namun, diajukan belum optimal dalam mengatasi kerawanan pangan transien akibat kondisi tak terduga seperti bencana. Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Penggunaan penelitian deskriptif ini digunakan karena peneliti berusaha memotret peristiwa yang terjadi, peneliti tidak memberikan perlakuan atau manipulasi, tetapi menggambarkan suatu kondisi apa adanya. Fokus penelitian ini diambil berdasarkan model implementasi kebijakan yang dikemukakan oleh Model George C. Edward III. 4 (empat) variabel yang mempengaruhi implementasi kebijakan yakni komunikasi, sumberdaya, disposisi, dan struktur birokrasi. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa Implementasi Peraturan Bupati Pasuraun tentang Produksi Pertanian pada Pemerintah Desa Kayoman Kabupaten Pasuruan belum berjalan maksimal. Hal ini dilihat dari kurangnya terpenuhinya beberapa indikator yakni komunikasi yang kurang terbangu, sumber daya manusianya yang masih kurang dalam segi kapasitas dan yang terakhir yakni sop yangbelum terbentu, satu- satunya hal yang menjadi faktor pendukung pada implementasi Peraturan Bupati No.50 Tahun 2017 ini adalah disposisi.
PERAN WARGA NEGARA MELALUI MEDIA SOSIAL DALAM MEMBENTUK OPINI PUBLIK Habibi, Muhamad Khaerul; Normansyah, Asep Deni; Khoerudin, Cep Miftah
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 5 No. 1 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/triwikrama.v5i1.5964

Abstract

The development of technology, especially social media, has had a significant impact on human daily life. Marshall McLuhan, in his book *Understanding Media* (1964), highlights the profound influence of technology on society. Meanwhile, the phenomenon of public opinion began to be recognized in Europe and the United States in the late 18th century, closely related to the idea of freedom of expression as a pillar of democracy. In the digital era, social media serves as a platform that influences individual attitudes and behaviors, while also becoming an important tool in political communication. However, behind its benefits, social media has also become a medium for spreading false information and hate speech, especially during political moments such as elections. Data from the Ministry of Communication and Information Technology (KOMINFO) shows a surge in hoax issues during the 2019 election, illustrating the challenges in shaping fact-based public opinion. This research aims to analyze the role of citizens through social media in shaping public opinion, as well as its positive and negative impacts. An interdisciplinary approach combining Civic Education and Political Science is expected to provide a comprehensive understanding of the dynamics of public opinion in the digital era. The focus of this study is on civic disposition, which is essential for supporting healthy and effective political participation. This research is titled "The Role of Citizens Through Social Media in Shaping Public Opinion." Perkembangan teknologi, terutama media sosial, telah membawa dampak signifikan dalam kehidupan sehari-hari manusia. Marshall McLuhan dalam bukunya *Understanding Media* (1964) menyoroti pengaruh mendalam teknologi terhadap masyarakat. Sementara itu, fenomena opini publik mulai dikenal di Eropa dan Amerika Serikat pada akhir abad ke-18, terkait erat dengan gagasan kebebasan berpendapat sebagai pilar demokrasi. Di era digital, media sosial berfungsi sebagai platform yang mempengaruhi sikap dan perilaku individu, sekaligus menjadi alat penting dalam komunikasi politik. Namun, di balik manfaatnya, media sosial juga menjadi sarana penyebaran informasi palsu dan ujaran kebencian, terutama saat momen politik seperti Pemilu. Data dari Kementerian Komunikasi dan Informasi (KOMINFO) menunjukkan lonjakan isu hoax selama Pemilu 2019, menggambarkan tantangan dalam membentuk opini publik yang berbasis fakta. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran warga negara melalui media sosial dalam membentuk opini publik, serta dampak positif dan negatifnya. Pendekatan interdisipliner yang menggabungkan Pendidikan Kewarganegaraan dan Ilmu Politik diharapkan dapat memberikan pemahaman yang komprehensif mengenai dinamika opini publik di era digital. Fokus kajian ini adalah pada karakter kewarganegaraan (civic disposition) yang esensial untuk mendukung partisipasi politik yang sehat dan efektif. Penelitian ini berjudul "Peran Warga Negara Melalui Media Sosial Dalam Membentuk Opini Publik."
KOMUNIKASI LINGKUNGAN BANK SAMPAH GANTARI DALAM MEMBANGUN BUDAYA SADAR LINGKUNGAN DI KELURAHAN PANINGGILAN UTARA KOTA TANGERANG Dewi, Ratih Komala; Purwanto, Eko
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 5 No. 1 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/triwikrama.v5i1.5969

Abstract

Penelitian ini menginvestigasi aspek komunikasi lingkungan yang terjadi dalam konteks Bank Sampah Gantari dalam membangun budaya sadar lingkungan di Masyarakat Kelurahan Paninggilan Utara Kota Tangerang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami bagaimana komunikasi lingkungan berperan dalam mempengaruhi partisipasi masyarakat dalam membangun budaya sadar lingkungan di masyarakat Kelurahan Paninggilan Utara Kota Tangerang untuk mencapai tujuan gerakan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen terkait gerakan menabung sampah dan operasional Bank Sampah Gantari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi lingkungan memiliki peran yang signifikan dalam membentuk persepsi dan motivasi masyarakat dalam meningkatkan kesadaran lingkungan disekitarnya. Faktor-faktor seperti pemahaman tentang manfaat lingkungan, pengetahuan tentang prosedur Bank Sampah Gantari, serta interaksi sosial antar anggota masyarakat dan petugas Bank Sampah Gantari turut memengaruhi. Bank Sampah Gantari berperan sebagai fasilitator utama dalam menginisiasi komunikasi dan membangun hubungan antara masyarakat dan gerakan menabung sampah. Melalui kegiatan sosialisasi, edukasi, dan penyediaan informasi yang jelas, Bank Sampah Gantari berhasil meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat tentang pentingnya gerakan ini. Kesimpulannya, komunikasi lingkungan memainkan peran krusial dalam membangun budaya sadar lingkungan di masyarakat Kelurahan Paninggilan Utara Kota Tangerang. Bank Sampah Gantari memiliki peran penting dalam memfasilitasi komunikasi yang efektif antara masyarakat. Disarankan agar penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi dampak jangka panjang dari komunikasi lingkungan dalam meningkatkan kesadaran masyarakat di lingkungan sekitar.
EVALUASI IMPLEMENTASI PROGRAM E KIR DALAM UJI KELAYAKAN KENDARAAN BERMOTOR DI DINAS PERHUBUNGAN KABUPATEN PASURUAN DALAM RANGKA TUJUAN KESELAMATAN Aulia Fidia Megawati; Agus Prianto
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 5 No. 1 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/triwikrama.v5i1.5973

Abstract

Program E-Kir merupakan program yang salah satunya dilakukan oleh Dinas Perhubungan Kabupaten Pasuruan. Penelitian ini bertujuan mengetahui pelaksanaan program E-Kir. Hal ini tujuan untuk memudahkan masyarakat dalam melakukan pendaftaran saat pengujian akibat terkena dampaknya Perda Kabupaten Pasuruan Nomor 8 Tahun 2012 Tentang Penyelenggaraan Dan Retribusi Pengujian Kendaraan Bermotor yaitu pendaftaran dilakukan dahulu sebelum 1 hari melakukan Pengujian Kendaraan Bermotor. Banyak masyarakat yang mengeluh terhadap ketetapan Perda tersebut. Latar belakang penelitian ini berkenaan dengan Evaluasi Program E-Kir dalam memudahkan masyarakat untuk pendaftaran pengujian dengan pendekatan deskriptif dan mengetahui kendala-kendala dalam pelaksanaan program tersebut. Dalam teknik pengumpulan data yaitu terdiri dari observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dengan mengumpulkan, mengelompokkan data sesuai dengan permasalahan untuk disusun kemudian di deskripisikan dan di simpulkan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan program E-Kir dilihat dari indikator yaitu efektifitas, efisiensi, kecukupan, perataan, responsivitas dan ketepatan dalam pelaksanakannya baik tidak nya suatu implemenasi suatu program E-Kir yaitu dilihat dari persepsi masyarakat yang bisa menggunakan layanan online dan layanan manual. Dalam pelaksanaanya program tidak mengubah apapun bagi pengguna layanan yang belum mengerti teknologi. Hal ini Dinas Perhubungan menyediakan layanan yang masih secara manual.
STRATEGI PENINGKATAN KAPASITAS SUMBER DAYA APARATUR PEMERINTAHAN DESA SENTUL PURWODADI PASURUAN Khumaidi, Khumaidi; Hani Fani
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 5 No. 1 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/triwikrama.v5i1.5975

Abstract

Desa sebagai entitas pemerintahan otonom memiliki kewenangan untuk mengatur urusan pemerintahan sendiri dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia. Undang-Undang No. 6 Tahun 2014 tentang Desa menguatkan posisi desa dalam struktur pemerintahan nasional dan daerah, memberikan kesempatan untuk mengelola sumber daya manusia dengan lebih efektif. Sumber daya manusia merupakan elemen kunci dalam mencapai tujuan organisasi, termasuk dalam pemerintahan desa, di mana Aparatur Sipil Negara (ASN) memainkan peran penting. Pengembangan kapasitas ASN di desa, seperti di Desa Sentul, Kabupaten Pasuruan, penting untuk meningkatkan kinerja dan efektivitas pelayanan publik. Penelitian menunjukkan bahwa kapasitas aparatur desa di Desa Sentul masih menghadapi berbagai kendala. Faktor pendukung termasuk sumber daya manusia berpengalaman, partisipasi masyarakat aktif, dukungan pemerintah daerah, dan potensi ekonomi lokal. Namun, tantangan seperti keterbatasan infrastruktur, kurangnya akses teknologi, regenerasi aparatur yang lambat, dan prosedur administrasi yang rumit menghambat kinerja. Strategi peningkatan kapasitas meliputi perbaikan infrastruktur, pelatihan berkelanjutan, optimalisasi dukungan kebijakan, penguatan partisipasi masyarakat, dan antisipasi ancaman. Saran untuk penelitian selanjutnya adalah melakukan evaluasi berkala untuk menilai efektivitas strategi, mengembangkan program kaderisasi untuk calon aparatur, dan meningkatkan kolaborasi dengan lembaga pendidikan serta sektor swasta. Penerapan strategi ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas aparatur pemerintahan Desa Sentul, memperbaiki kinerja, dan meningkatkan pelayanan serta kesejahteraan masyarakat.
KUALITAS PELAYANAN PUBLIK DALAM PEMBUATAN SURAT KETERANGAN TIDAK MAMPU (SKTM) DI KANTOR DESA GELAM JAYA KABUPATEN TANGERANG Bella Eka Setianingrum; Seno Santoso; Tb. Yudi Muhtadi
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 5 No. 1 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/triwikrama.v5i1.5976

Abstract

Penelitian ini menganilisis kualitas pelayanan publik dalam pembuatan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) di Kantor Desa Gelam Jaya, Kabupaten Tangerang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kualitas pelayanan publik yang diberikan oleh Kantor Desa Gelam Jaya, faktor yang menjadi penghambat, serta mengetahui upaya untuk mengatasi faktor hambatan yang mempengaruhi kualitas pelayanan publik dalam pembuatan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) di Kantor Desa Gelam Jaya Kabupaten Tangerang. Penelitian ini menggunakan teori serqual yang dikemukakan oleh Parasuraman, Zeithami dan Berry dalam (Asnawi, 2017) dengan lima indikator Tangible (bentuk fisik), Reability (kehandalan), Empathy (empati), Responsiviness (Ketanggapan), dan Assurance (jaminan). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas pelayanan di Kantor Desa Gelam Jaya secara umum cukup baik, namun terdapat beberapa aspek yang perlu ditingkatkan oleh pemerintah desa untuk meningkatkan kualitas pelayanan mencakup pelatihan bagi petugas dan peningkatan infrastruktur pelayanan.
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN VIDEO YOUTUBE UNTUK MENINGKATKAN CRITICAL THINKING PESERTA DIDIK PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN (PPKN) Munawar, Ahmad; Normansyah, Asep Deni; Cahyono, Cahyono
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 5 No. 1 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/triwikrama.v5i1.5983

Abstract

This study aims to examine the impact of using YouTube videos as a learning medium in enhancing students' critical thinking skills in the subject of Pancasila and Civic Education (PPKn) at SMP Negeri 19 Kota Bandung. YouTube, as one of the most popular social media platforms, is becoming an increasingly important educational tool in the digital era. This research employs a quasi-experimental method, involving two eighth-grade classes (G and H) at SMP Negeri 19 Kota Bandung, with a total of 70 students. Data was collected before and after the use of YouTube videos, and measured using critical thinking instruments. The results of this study are expected to demonstrate the effectiveness of YouTube in improving students' critical thinking skills, as well as contributing to more innovative teaching methods aligned with technological advancements. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh penggunaan video YouTube sebagai media pembelajaran dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) di SMP Negeri 19 Kota Bandung. YouTube, sebagai salah satu platform media sosial yang populer, menjadi alat pembelajaran yang semakin penting di era digital. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen semu dengan melibatkan dua kelas VIII (G dan H) di SMP Negeri 19 Kota Bandung, dengan total 70 peserta didik. Data dikumpulkan sebelum dan sesudah penggunaan video YouTube, serta diukur dengan instrumen berpikir kritis. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menunjukkan efektivitas YouTube dalam membantu meningkatkan keterampilan berpikir kritis peserta didik, serta memberikan kontribusi untuk metode pembelajaran yang lebih inovatif dan sesuai dengan perkembangan teknologi
PENGARUH LITERASI DIGITAL TERHADAP KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS PESERTA DIDIK PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN (PPKn) Nugraha, Ikhsan Arief; Normansyah, Asep Deni; Cahyono, Cahyono
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 5 No. 1 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/triwikrama.v5i1.5984

Abstract

This study investigates the influence of digital literacy on students' critical thinking skills in the subject of Pancasila and Civic Education (PPKn). The Fourth Industrial Revolution has transformed the educational landscape by introducing digital technology that affects how students acquire and process information. Digital literacy, defined as the ability to use and critically evaluate digital information, is crucial in this context. This research highlights the importance of integrating digital literacy into education as a means to enhance students' critical thinking abilities, access information effectively, and develop life skills relevant to the current digital era. The research method used is a case study in class VIII at SMP Negeri 2 Pasar Kemis Tangerang, involving 35 students. The results show that digital literacy significantly contributes to students' critical thinking abilities within the context of PPKn learning. This study provides insights into how education can leverage digital literacy to prepare students to face the increasing demands of the digital age. Studi ini menginvestigasi pengaruh literasi digital terhadap keterampilan berpikir kritis peserta didik pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn). Revolusi industri 4.0 telah mengubah lanskap pendidikan dengan memperkenalkan teknologi digital yang mempengaruhi cara peserta didik memperoleh dan memproses informasi. Literasi digital, sebagai kemampuan untuk menggunakan dan mengevaluasi informasi digital dengan kritis, menjadi krusial dalam konteks ini. Penelitian ini menyoroti pentingnya integrasi literasi digital dalam pendidikan sebagai cara untuk meningkatkan kemampuan peserta didik dalam berpikir kritis, mengakses informasi secara efektif, dan mengembangkan keterampilan hidup yang relevan dengan era digital saat ini. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus di kelas VIII SMP Negeri 2 Pasar Kemis Tangerang, melibatkan 35 peserta didik. Hasilnya menunjukkan bahwa literasi digital berkontribusi signifikan terhadap kemampuan berpikir kritis peserta didik dalam konteks pembelajaran PPKn. Penelitian ini memberikan wawasan tentang bagaimana pendidikan dapat memanfaatkan literasi digital untuk mempersiapkan peserta didik menghadapi tuntutan zaman yang semakin digital.
IMPLEMENTASI PROYEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA TEMA BANGUNLAH JIWA DAN RAGANYA DALAM MEMBENTUK CIVIC RESPONSIBILITY PESERTA DIDIK Rabbani, Muhammad Faisal; Normansyah, Asep Deni
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 5 No. 1 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/triwikrama.v5i1.5985

Abstract

Civic responsibility according to Rusnaini (2018, P.5) Is an understanding of the rights and duties of citizens with responsibilities that include themselves and society, where in the context of this researvh citizens ara respresented by students. With the implementation of the project to strengthen the profil of pancasila students as part of the Kurikulum Merdeka, it can be used as a medium in shaping the civic responsibility of students. The urgency of the civic responsibility component, and the implementation of P5 activities based on the decline in the character of students with high criminal behavior that is still in school age, and also the decrease in the school security climate index score by 5.09 points compare to 2021. This research was conducted using a qualitative approach with a case study method, with data collection techniques through the results of interviews, observation, and documentations conducted at BPPI Baleendah senior high school. Through this research, it is known that students of X grade of BPPI Baleendah senior high school are able to learn about the sense of responsibility as citizens towards themselves and othe individual through project-based learning, and the practice of the values taught in the P5 activity with the them of building their soul and body, namely human rights values and respecting differences. Civic responsibility menurut Rusnaini (2018, hlm 5) merupakan pemahaman hak dan tugas yang dimiliki warga negara dengan tanggung jawab yang meiliputi terhadap diri sendiri dan masyarakat, dimana dalam konteks penelitian ini warga negara di representasikan oleh peserta didik. Dengan diimplementasikan nya proyek penguatan profil pelajar pancasila sebagai bagian dari Kurikulum Merdeka, dapat dijadikan sebagai media dalam membentuk civic responsibility peserta didik. Urgensi dari komponen warganegara civic responsibility, dan pelaksanaan kegiatan P5 berdasarkan menurun nya karakter peserta didik dengan tingginya perilaku kriminal yang masih pada usia sekolah, dan juga menurun nya skor indeks iklim keamanan sekolah sebanyak 5,09 poin dibanding tahun 2021. Penelitian ini dilakukan menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, dengan teknik pengumpulan data melalui hasil wawancara, observasi, dan dokumentasi yang dilakukan di SMA BPPI Baleendah. Melalui penelitian ini diketahui bahwa peserta didik kelas X SMA BPPI Baleendah mampu belajar mengenai rasa tanggung jawab sebagai warga negara terhadap diri sendiri dan individu lain melalui pembelajaran berbasis proyek, dan pengamalan nilai-nilai yang diajarkan dalam kegiatan P5 tema bangunlah jiwa dan raganya, yaitu nilai-nilai hak asasi manusia dan menghargai perbedaan.

Page 73 of 132 | Total Record : 1311


Filter by Year

2021 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 7 No. 12 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 7 No. 11 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 7 No. 10 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 12 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 11 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 10 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 8 No. 3 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 8 No. 2 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 8 No. 1 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 7 No. 9 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 7 No. 8 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 7 No. 7 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 7 No. 6 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 7 No. 5 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 7 No. 4 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 7 No. 3 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 7 No. 2 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 7 No. 1 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 9 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 8 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 7 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 5 No. 12 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 5 No. 11 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 5 No. 10 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 12 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 11 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 10 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 3 No. 12 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 3 No. 11 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 3 No. 10 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 2 No. 12 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 2 No. 11 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 2 No. 10 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 6 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 5 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 4 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 3 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 2 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 1 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 5 No. 9 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 5 No. 8 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 5 No. 7 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 5 No. 6 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 5 No. 5 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 5 No. 4 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 5 No. 3 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 5 No. 2 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 5 No. 1 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 9 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 8 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 7 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 6 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 5 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 4 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 3 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 2 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 1 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 3 No. 9 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 3 No. 8 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 3 No. 7 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 3 No. 6 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 3 No. 5 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 3 No. 4 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 3 No. 3 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 3 No. 2 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 3 No. 1 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 1 No. 12 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 1 No. 11 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 1 No. 10 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 2 No. 9 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 2 No. 8 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 2 No. 7 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 2 No. 6 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 2 No. 5 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 2 No. 4 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 2 No. 3 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 2 No. 2 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 2 No. 1 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 1 No. 8 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 1 No. 7 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 1 No. 6 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 1 No. 5 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 1 No. 4 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 1 No. 3 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 1 No. 2 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 1 No. 1 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 1 No. 9 (2021): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial More Issue