cover
Contact Name
Achmad Afandi
Contact Email
Triwikrama325@gmail.com
Phone
+628123230129
Journal Mail Official
triwikrama325@gmail.com
Editorial Address
Jl. Tutut Arjowinangun No 5 Malang
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Published by CV. SW Anugerah
ISSN : 29881986     EISSN : 29881986     DOI : -
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Triwikrama Journal uses a license CC-BY-SA or an equivalent license as the optimal license for the publication, distribution, use, and reuse of scholarly works. This license permits anyone to compose, repair, and make derivative creation even for commercial purposes, as long as appropriate credit and proper acknowledgment to the original publication from Journal Sospol is made to allow users to trace back to the original manuscript and author. Readers are also granted full access to read and download the published manuscripts, reprint, and distribute the manuscript in any medium or format
Articles 1,311 Documents
TINDAKAN SOSIAL TIRAKAT NYANTRI MILENIAL DI PONDOK PESANTREN TEBUIRENG JOMBANG JAWA TIMUR Muhammad Fazri Dwi Risky; Gede Kamajaya; Wahyu Budi Nugroho
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 10 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/triwikrama.v4i10.5711

Abstract

Temuan ini bertujuan untuk mengeksplorasi serta juga menganalisis motif serta ekspresi tirakat santri milenial di Pondok pesantren Tebuireng. Tujuan dari temuan ini ialah untuk memahami motif di balik tindakan tirakat santri milenial serta mengeksplorasi beragam bentuk ekspresi tirakat yang mereka praktikkan. Temuan ini mempergunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif untuk menggambarkan fenomena yang ada. Lokasi temuan ditetapkan di Pondok pesantren Tebuireng, Jombang, yang dipilih karena sistem pembelajaran campuran antara tradisional serta juga modern serta statusnya sebagai pesantren besar serta juga bersejarah di Indonesia. Metode temuan meliputi observasi, wawancara, serta juga dokumentasi. Data dikumpulkan melalui observasi langsung di lapangan, wawancara dengan informan kunci seperti pengasuh pesantren, ustad, santri, serta wali santri, serta juga dokumentasi dari catatan serta rekaman. Teknik analisis data yang dipergunakan mencakup reduksi data, penyajian data, serta juga penarikan kesimpulan sesuai dengan metode analisis dari Miles serta juga Huberman. Hasil temuan menunjukkan bahwasanya motif tirakat santri milenial meliputi motif rasional nilai, motif tradisional, motif afeksi, serta juga motif rasio instrumental. Motif rasional nilai berkaitan dengan pencarian kedekatan spiritual dengan Tuhan, sementara motif tradisional mencerminkan usaha untuk mewarisi praktik kiai serta juga keluarga. Motif afeksi berhubungan dengan kebutuhan emosional serta juga psikologis seperti kesuksesan serta juga perlindungan diri. Motif rasio instrumental menggambarkan tindakan tirakat yang dipilih secara sadar berdasarkan tujuan tertentu.
STRATEGI DIPLOMASI DAN NEGOSIASI BISNIS PT AGUNG PALUMADA DENGAN PELANGGAN Sholihatien, Srie Robbiah; Harmonis, Harmonis
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 10 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/triwikrama.v4i10.5723

Abstract

Penelitian ini mengungkap bagaimana strategi diplomasi dan negosiasi yang digunakan di PT Agung Palumagada untuk membangun hubungan baik dengan pelanggan dan memabantu pelanggan membangun hubungan kerja yang baik. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori persuasi. Ini adalah metode penelitian kualitatif. Sasaran survei klien PT. Agung Palumagada. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi secara detail wawancara kepada manajer Biro Pemasaran Adhi Karya. Penelitian menunjukkan bahwa strategi diplomasi dan negosiasi yang digunakan merupakan win-win solution dengan pendekatan jaringan dimana pelanggan mempunyai pemahaman yang sama dan mencapai kesepakatan yang baik tanpa adanya perbedaan. Apa yang menguntungkan. Intinya adalah lobi dan negosiasi. Aktivitas merupakan elemen komunikasi yang sangat penting untuk menyeimbangkan persepsi dan mengurangi perbedaan dengan pelanggan. Proposisi teoritis terkait adalah menggunakan etos, logos dan pathos . saran khusus yang dapat diberikan adalah bertemu dengan PT Agung Palumagada dan mencoba strategi lobi dan negosiasi dengan isu kognitif. Semakin persuasive anda, semakin ekat anda dengan tujuan anda.Kata Kunci: Strategi, Diplomasi dan Negosiasi, Pendekatan Jaringan This research reveals how diplomacy and negotiation strategies are used at PT Agung Palumagada to build good relationships with customers and help customers build good working relationships. The theory used in this research is persuasion theory. This is a qualitative research method. Target of PT client survey. Agung Palumagada. Data collection was carried out through detailed observations, interviews with the manager of the Adhi Karya Marketing Bureau. Research shows that the diplomacy and negotiation strategy used is a win-win solution with a network approach where customers have the same understanding and reach a good agreement without any differences. What is profitable. The bottom line is lobbying and negotiation. Activities are a very important communication element to balance perceptions and reduce differences with customers. A related theoretical proposition is to use ethos, logos and pathos. Specific advice that can be given is to meet with PT Agung Palumagada and try lobbying and negotiation strategies with cognitive issues. The more persuasive you are, the closer you are to your goals.Keywords: Strategy, Diplomacy and Negotiation, Network Approach
IMPLEMENTASI NEGOSIASI REGULASI INSTANSI PEMERINTAHAN DINAS PERHUBUNGAN KOTA BANDUNG Bella Indriyani Yuniarti; Harmonis, Harmonis
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 11 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/triwikrama.v4i11.5734

Abstract

This study examines the application of negotiation in the management of land transportation facilities and infrastructure by the Bandung City Transportation Agency. Negotiation is an important instrument to resolve conflicts of interest between various stakeholders, including the government, transportation operators, and the community. This study examines the negotiation mechanisms used to reach agreements on various issues such as tariff policies, route distribution, and operational licensing. This study uses descriptive analysis methods, constructivist paradigms, and data obtained from interviews with relevant officials and analysis of policy documents. The results of the study indicate that effective negotiation can accelerate the decision-making process and increase compliance with regulations. However, transparency and fairness for all stakeholders still need to be improved. Successful negotiation at the Bandung City Transportation Agency requires a mature communication strategy, openness of information, and a strong commitment from all parties to achieve sustainable results. Keywords: Department of Transportation, Public Policy, Negotiation, Regulation. Penelitian ini mengkaji penerapan kebijakan negosiasi dalam pengelolaan sarana dan prasarana transportasi darat oleh Dinas Perhubungan Kota Bandung. Negosiasi merupakan instrumen penting untuk menyelesaikan konflik kepentingan antara berbagai pemangku kepentingan, baik pemerintah, operator transportasi, maupun masyarakat. Penelitian ini mengkaji mekanisme negosiasi yang digunakan untuk mencapai kesepakatan mengenai berbagai isu seperti kebijakan tarif, pembagian rute, dan perizinan operasional. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif, paradigma konstruktivis, serta data yang diperoleh dari wawancara dengan pejabat terkait dan analisis dokumen kebijakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa negosiasi yang efektif dapat mempercepat proses pengambilan keputusan dan meningkatkan kepatuhan terhadap peraturan. Namun demikian, transparansi dan keadilan bagi seluruh pemangku kepentingan masih perlu ditingkatkan. Negosiasi yang berhasil di Dinas Perhubungan Kota Bandung memerlukan strategi komunikasi yang matang, keterbukaan informasi, serta komitmen yang kuat dari semua pihak untuk mencapai hasil yang berkelanjutan. Kata kunci : Dinas Perhubungan, Kebijakan Publik, Negosiasi, Regulasi.
KEHIDUPAN EKONOMI GURU SMP DARUL ULUM KARANG PANDAN DALAM MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN EKONOMI Azizah, Nur; Suchaina, Suchaina; Pradikto, Sugeng
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 11 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/triwikrama.v4i11.5747

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami kehidupan ekonomi guru SMP Darul Ulum Karang Pandan dan kontribusi usaha sampingan terhadap kesejahteraan mereka. Fokus utamanya adalah bagaimana guru-guru tersebut mengelola keuangan mereka, terutama dalam konteks penghasilan utama dari profesi mengajar yang terbatas, serta memanfaatkan usaha sampingan untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi dan subjektif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologi, dengan data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan lima guru yang memiliki usaha sampingan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Gaji guru yang terbatas menyebabkan ketidakstabilan ekonomi, mendorong mereka mencari penghasilan tambahan; (2) Meskipun kondisi ekonomi terbatas, kesejahteraan subjektif tetap tinggi; (3) Literasi keuangan membantu pengambilan keputusan ekonomi yang bijak; (4) Usaha sampingan menjadi sumber penghasilan tambahan yang signifikan; dan (5) Pengaturan keuangan yang baik membantu menjaga stabilitas ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan. Kata kunci: kehidupan ekonomi, kesejahteraan ekonomi, guru SMP, usaha sampingan, literasi keuangan This study aims to understand the economic life of teachers at SMP Darul Ulum Karang Pandan and the contribution of side businesses to their welfare. The main focus is on how these teachers manage their finances, especially in the context of limited primary income from the teaching profession, and utilize side businesses to improve economic and subjective well-being. This study uses a qualitative phenomenological approach, with data obtained through in-depth interviews with five teachers who have side businesses. The results of the study indicate that: (1) Limited teacher salaries cause economic instability, prompting them to seek additional income; (2) Despite limited economic conditions, subjective well-being remains high; (3) Financial literacy helps make wise economic decisions; (4) Side businesses are a significant source of additional income; and (5) Good financial management helps maintain economic stability and improve welfare. Keywords: Economic life, Economic welfare, Junior high school teachers, Side business, Financial literacy
PENGARUH PROGRAM KELUARGA HARAPAN (PKH) DAN BANTUAN LANGSUNG TUNAI (BLT) TERHADAP KESEJAHTERAAN KELUARGA : (STUDI DI DESA GONDANGWETAN KABUPATEN PASURUAN) Nabila, Aini Lailatul; Sobakh, Nurus; Nurhayati, Dies
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 11 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/triwikrama.v4i11.5781

Abstract

Penelitian ini menganalisis dampak Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Langsung Tunai (BLT) terhadap kesejahteraan keluarga di Desa Gondangwetan, Kecamatan Gondangwetan, Kabupaten Pasuruan. PKH, yang mulai diterapkan pada tahun 2007, serta BLT, yang memberikan bantuan tunai baik bersyarat (conditional cash transfer) maupun tanpa syarat (unconditional cash transfer), telah terbukti membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari dan biaya pendidikan anak, berpotensi meningkatkan kesejahteraan keluarga dan mengurangi kemiskinan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode statistik deskriptif dan analisis linier sederhana. Hasilnya menunjukkan adanya pengaruh signifikan dari PKH (t hitung 6,160, signifikansi 0,00) dan BLT (t hitung 4,576, signifikansi 0,00) terhadap kesejahteraan keluarga. Secara simultan, kedua program berkontribusi positif terhadap kesejahteraan di desa tersebut. Untuk mengurangi kemiskinan secara efektif, penting untuk memastikan efektivitas pemberian bantuan dan mencegah penyalahgunaan agar tujuan bantuan dapat tercapai secara optimal. Kata kunci: Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Langsung Tunai (BLT), Kesejahteraan Keluarga This study analyzes the impact of the Family Hope Program (PKH) and Direct Cash Assistance (BLT) on family welfare in Gondangwetan Village, Gondangwetan District, Pasuruan Regency. PKH, which began to be implemented in 2007, and BLT, which provides conditional and unconditional cash transfers, have been proven to help people meet their daily needs and children's education costs, potentially increasing family welfare and reducing poverty. The study used a quantitative approach with descriptive statistical methods and simple linear analysis. The results showed a significant effect of PKH (t count 6.160, significance 0.00) and BLT (t count 4.576, significance 0.00) on family welfare. Simultaneously, both programs contributed positively to welfare in the village. To reduce poverty effectively, it is important to ensure the effectiveness of assistance and prevent misuse so that the objectives of the assistance can be achieved optimally. Keywords: Family Hope Program (PKH), Direct Cash Assistance (BLT), Family Welfare
ANALISIS STRATEGI PENGELOLAAN USAHA, KOMPETENSI TUKANG DAN MINAT PEMUDA DALAM INDUSTRI MEBEL DI KRAPYAKREJO KOTA PASURUAN Wahyudhi, Akhmad; Pradikto, Sugeng; Suchaina, Suchaina
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 11 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/triwikrama.v4i11.5794

Abstract

Industri mebel di Krapyakrejo, Kota Pasuruan, berperan penting dalam perekonomian lokal dan nasional, berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi dan penyerapan tenaga kerja. Namun, perkembangan industri ini menghadapi tantangan seperti perubahan tren desain, fluktuasi permintaan pasar, dan persaingan yang semakin ketat. Oleh karena itu, diperlukan strategi pengelolaan usaha yang efektif untuk menjaga daya saing dan keberlanjutan industri mebel di Krapyakrejo. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi, melibatkan wawancara dengan informan, dan analisis data menggunakan teknik Miles & Huberman serta uji keabsahan melalui triangulasi waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media sosial seperti Shopee, WhatsApp, dan Facebook sebagai alat pemasaran merupakan strategi pengelolaan usaha yang efektif dalam industri mebel. Kompetensi tukang dalam mendesain dan memproduksi mebel seperti almari, buffet, dan dipan, serta minat pemuda yang dipengaruhi oleh faktor keluarga dan pengalaman masa kecil, merupakan faktor penting yang mendukung keberlanjutan usaha mebel di Krapyakrejo. Kata kunci: Strategi Pengelolaan Usaha, Kompetensi Tukang, Minat Pemuda The furniture industry in Krapyakrejo, Pasuruan City, plays an important role in the local and national economy, contributing to economic growth and employment absorption. However, the development of this industry faces challenges such as changes in design trends, fluctuations in market demand, and increasingly fierce competition. Therefore, an effective business management strategy is needed to maintain the competitiveness and sustainability of the furniture industry in Krapyakrejo. This study uses a qualitative method with a phenomenological approach, involving interviews with informants, and data analysis using the Miles & Huberman technique and validity testing through time triangulation. The results of the study indicate that the use of social media such as Shopee, WhatsApp, and Facebook as marketing tools is an effective business management strategy in the furniture industry. The competence of craftsmen in designing and producing furniture such as cupboards, buffets, and divans, as well as the interests of young people influenced by family factors and childhood experiences, are important factors that support the sustainability of the furniture business in Krapyakrejo. Keywords: Business Management Strategy, Craftsman Competence, Youth Interest
NEGOSIASI SEBAGAI PESAN DAN PROSES KERJA DALAM KOMUNIKASI POLITIK: PENGARUH TERHADAP SIKAP DAN RESPONS KHALAYAK Nurfalah, Nurfalah; Harmonis, Fal
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 11 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/triwikrama.v4i11.5797

Abstract

Komunikasi politik merupakan elemen penting dalam proses demokrasi, di mana pesan-pesan politik disampaikan dari komunikator politik kepada khalayak melalui berbagai saluran, termasuk media massa. Pesan-pesan politik yang disampaikan memiliki dampak yang beragam, baik positif maupun negatif, tergantung pada efektivitas penyampaian pesan dan penerimaan khalayak. Artikel ini membahas peran negosiasi sebagai elemen kunci dalam komunikasi politik, di mana kemampuan bernegosiasi menjadi penting dalam membentuk persepsi dan sikap khalayak. Negosiasi tidak hanya menjadi pesan yang disampaikan, tetapi juga menjadi proses kerja yang vital dalam komunikasi politik. Penelitian ini menggunakan metode analisis kualitatif dengan menelaah literatur dan teori yang relevan untuk memahami bagaimana negosiasi dapat mempengaruhi efektivitas komunikasi politik. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa negosiasi yang efektif dapat meningkatkan penerimaan pesan politik dan memperkuat posisi komunikator politik di mata khalayak. Kata Kunci: Komunikasi Politik, Negosiasi, Media Massa, Pesan Politik, Khalayak (;) Political communication is a crucial element in the democratic process, where political messages are conveyed from political communicators to the audience through various channels, including mass media. The impact of political messages varies, both positively and negatively, depending on the effectiveness of message delivery and audience reception. This article discusses the role of negotiation as a key element in political communication, where negotiation skills are essential in shaping audience perceptions and attitudes. Negotiation is not only a message conveyed but also a vital process in political communication. This study uses qualitative analysis methods by reviewing relevant literature and theories to understand how negotiation can influence the effectiveness of political communication. The discussion results show that effective negotiation can enhance the acceptance of political messages and strengthen the position of political communicators in the eyes of the audience. Keywords : Negotiation, mass media, political messages, audience
AN ANALYSIS OF FLOUTING MAXIM IN PEP GUARDIOLA’S PRE-MATCH & POST MATCH PRESS CONFERENCES IN EPL 2023/2024 Dohan Zuhudiyanto; Ahmad Juma Khatib Nur Ali
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 11 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/triwikrama.v4i11.5833

Abstract

Communication is important in our daily lives; some people sometimes ruin conversation by speaking non sense or talking out of topic. Avoiding people misunderstanding can improve our conversation quality. Therefore, this research only focuses on analysing flouting maxims. The main objective of this research is to find out how often Pep Guardiola flout the maxim and to find out kind of maxims that have most appearances. The qualitative method and documentation technique is used to find data in Pep Guardiola pre-match and post-match press conference interview in EPL 2023/2024 at games week 26, 27, 28, 30 & 31. This research showed that all of the flouting maxims are founded. All of them are flouting maxim of quality (14 data), flouting maxim of quantity (5), flouting maxim of relation (13) and flouting maxim of manner (2). Based on the data in this research the most dominant is flouting maxim of quantity and the less appearances is flouting maxim of manner. Keywords: Flouting Maxim, Pep Guardiola, press conference.
PELANGGARAN HAM DALAM INVASI PERANG RUSIA DAN UKRAINA Putri Dewi Tangkas; Kadek Dwita Apriani; Gede Indra Pramana
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 11 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/triwikrama.v4i11.5850

Abstract

Perang antara Rusia dan Ukraina, yang dimulai pada 24 Februari 2022, telah memicu eskalasi kekerasan dan pelanggaran hak asasi manusia (HAM) dalam skala besar. Latar belakang konflik ini melibatkan sejarah panjang hubungan geopolitik, persaingan ideologi, dan perebutan sumber daya. Teori konflik Karl Marx dapat digunakan untuk menganalisis motivasi di balik perang ini, yang terkait dengan perjuangan kekuasaan antara kelas pekerja dan kelas penguasa. Berdasarkan laporan dari PBB, baik Rusia maupun Ukraina terlibat dalam pelanggaran HAM, termasuk eksekusi tawanan perang, penyiksaan, dan kekerasan seksual. Konflik ini telah menyebabkan kerusakan yang signifikan baik secara fisik maupun ekonomi di kedua negara, tanpa adanya tanda-tanda penyelesaian damai. Perang ini menegaskan perlunya intervensi diplomatik untuk menghentikan krisis kemanusiaan yang semakin meluas.
PERAN KEPALA DESA DALAM PENGEMBANGAN OBJEK WISATA (STUDI DI DUSUN KEBONAGUNG DESA SUKOLILO KECAMATAN PRIGEN KABUPATEN PASURUAN) Diah Mariatul Restia; Hambali, Hambali
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 11 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/triwikrama.v4i11.5861

Abstract

Indonesia adalah memiliki potensi wisata yang tersebar disetujui wilayah Indonesia dari Sabang sampai Merauke. Wisata perlu dikembangkan agar dapat mencapai kesejahteraan masyarakat, peningkatan ekonomi, serta memberikan kepuasan dan pengalaman yang baik kepada masyarakat dan wisatawan. Pengembangan wisata tidak lepas dari peran Kepala Desa. Kepala Desa merupakan petinggi desa yang mempunyai wewenang, tugas, dan kewajiban untuk menyelenggarakan pembangunan. Penelitian ini mengkaji tentang peran Kepala Desa dalam pengembangan wisata Sumber Segaran di Dusun Kebonagung Desa Sukolilo Kecamatan Prigen Kabupaten Pasuruan, serta apa saja faktor pendukung dan penghambat peran kepala desa dalam pengembangan wisata. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran Kepala Desa dalam pengembangan wisata. Peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Metode pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi menurut Moleong (2010). Dan teknik analisis data menurut Miles, Huberman dan Saldana (2014) yaitu, pengumpulan data, kondensasi data, menarik kesimpulan, dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan peran Kepala Desa dalam pengembangan wisata Sumber Segaran belum maksimal, namun perlu dilakukan perencanaan, pengembangan, dan pengimplementasian peran yang maksimal guna peningkatan peran kepala desa dalam pengembangan wisata. Faktor pendukung peran Kepala Desa dalam pengembangan wisata yaitu antusias jajaran pemerintah desa dan masyarakat dalam keikutsertaan dalam pengembangan wisata Sumber Segaran, sedangkan faktor penghambatnya yaitu, kurangnya kesadaran sebagian masyarakat dalam pengembangan wisata Sumber Segaran

Page 70 of 132 | Total Record : 1311


Filter by Year

2021 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 7 No. 12 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 7 No. 11 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 7 No. 10 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 12 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 11 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 10 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 8 No. 3 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 8 No. 2 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 8 No. 1 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 7 No. 9 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 7 No. 8 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 7 No. 7 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 7 No. 6 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 7 No. 5 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 7 No. 4 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 7 No. 3 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 7 No. 2 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 7 No. 1 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 9 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 8 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 7 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 5 No. 12 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 5 No. 11 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 5 No. 10 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 12 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 11 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 10 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 3 No. 12 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 3 No. 11 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 3 No. 10 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 2 No. 12 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 2 No. 11 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 2 No. 10 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 6 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 5 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 4 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 3 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 2 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 1 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 5 No. 9 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 5 No. 8 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 5 No. 7 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 5 No. 6 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 5 No. 5 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 5 No. 4 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 5 No. 3 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 5 No. 2 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 5 No. 1 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 9 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 8 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 7 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 6 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 5 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 4 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 3 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 2 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 1 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 3 No. 9 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 3 No. 8 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 3 No. 7 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 3 No. 6 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 3 No. 5 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 3 No. 4 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 3 No. 3 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 3 No. 2 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 3 No. 1 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 1 No. 12 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 1 No. 11 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 1 No. 10 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 2 No. 9 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 2 No. 8 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 2 No. 7 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 2 No. 6 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 2 No. 5 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 2 No. 4 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 2 No. 3 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 2 No. 2 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 2 No. 1 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 1 No. 8 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 1 No. 7 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 1 No. 6 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 1 No. 5 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 1 No. 4 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 1 No. 3 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 1 No. 2 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 1 No. 1 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 1 No. 9 (2021): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial More Issue