cover
Contact Name
Ratno Susanto
Contact Email
kohesi55@gmail.com
Phone
+62881026447491
Journal Mail Official
kohesi55@gmail.com
Editorial Address
jl. Bareng Tenes No 2B Malang, Jawa Timur
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi
Published by CV. SW Anugerah
ISSN : 30251311     EISSN : 30251311     DOI : -
Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Kohesi: Jurnal Multidisiplin Saintek adalah Jurnal ilmiah berisikan tentang multidisplin ilmu Sains dan Teknologi Industri diterbitkan oleh CV SWA Anugrah. Jurnal ini diterbitkan dua kali setahun (Juli dan Desember). Kohesi: Jurnal Multidisiplin Saintek bertujuan menerbitkan makalah-makalah berkualitas tinggi di bidang Sains dan Teknologi Industri yang direview oleh beberapa orang reviewer di bidang Sains, Teknologi, Komunikasi dan Industri yang diterbitkan oleh CV Swa Anugrah. Kohesi: Jurnal Multidisiplin Saintek menerima makalah yang merupakan hasil pemikiran original dan kontribusi yang signifikan yang belum pernah diterbitkan sebelumnya. Jurnal ini diterbitkan untuk disiplin ilmu sains dan teknologi industri
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 845 Documents
DEVELOPING A BILINGUAL WEBSITE FOR CJDW CERAMICS & SOUVENIRS AS A LINK TO CONNECT TO THE MARKETPLACE AND SOCIAL MEDIA Sofa Wahyu Ardhina
Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 4 No. 6 (2024): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3785/kohesi.v4i6.5792

Abstract

The researcher conducted this research using the Design and Development Research (DDR) method carried out by Richey and Klein. The researcher used the ADDIE model as a guide in developing material with several stages, namely analysis, design, development, implementation, and evaluation. The data collection methods used were interviews, surveys, and expert validation. At the analysis stage, it was found that CJDW Ceramics & Souvenirs had limited information and human resources in promoting their business online. The results of the questionnaire showed that the product must be easy to use, relevant, and can support several browsers in accessing it. At the design stage, the researcher designed the layout of the website and decided on the content presented on the website. At the development stage, the researcher made the content of the website and asked for validation from the expert when the product was ready to be validated. The experts used to consist of language experts and IT or website experts. At the implementation stage, the researcher also conducted field testing to improve the quality of the website and its content. The result of the expert validation process and field testing shows that the website is ready to use after going through several revisions. The final product is a bilingual website with five pages: Home, About, Products, Contact, and Others. This website offers detailed information in both Indonesian and English. By providing content in two languages, it aims to attract a broader range of visitors.
MODEL PRODUKTIVITAS TENAGA KERJA PRAKTISI PADA PROYEK KONSTRUKSI DI MAKASSAR Mutmainnah, Mutmainnah; Humaerah, Humaerah
Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 4 No. 7 (2024): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3785/kohesi.v4i7.5814

Abstract

Abstrak Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengevaluasi produktivitas tenaga kerja pada proyek konstruksi di Makassar, menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi produktivitas tenaga kerja pada proyek konstruksi di Makassar, mengembangkan model proyeksi produktivitas tenaga kerja pada proyek konstruksi di Makassar. Batasan pada penelitian ini adalah proyek preservasi di Makassar Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan pengumpulan data dari survey kuesioner serta data-data proyek dari Kementerian PUPR Direktorat Jenderal tahun 2020-2024. Analisa data menggunakan ratio output/input, Structural Equation Modelling (SEM) Partial Least Square (smartPLS), dan metode Model Autoregresif Integrated Moving Average (ARIMA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi penurunan produktivitas tenaga kerja dari tahun 2018 ke tahun 2022. Produktivitas tenaga kerja wilayah I yaitu 2,4652, 2,2094, 1,7079, 1,8826 dan 1,8879 (km/hari/orang). Produktivitas tenaga kerja wilayah II yaitu 3,1724, 2,3126, 1,9292, 2,2208 dan 2,2045 (km/hari/orang). Produktivitas tenaga kerja wilayah III yaitu 1,7141, 1,9103, 1,6525, 1,8632 dan 1,6302 (km/hari/orang). Signifikansi faktor-faktor yang mempengaruhi produktivitas tenaga kerja wilayah I, II dan III yaitu : 1.Internal tenaga kerja; 2.Kondisi lapangan; 3.Waktu; 4.Finansial. Berdasarkan hasil olahan dari ketiga data produktivitas tenaga kerja pada masing-masing wilayah I,II dan III.
DESAIN MEJA DAN KURSI ERGONOMIS DENGAN METODE REBA DAN ANTROPOMETRI UNTUK MENCEGAH MUSCULOSKELETAL DISORDERS Henrico Yangga Wijaya; I Made Dwi Budiana Penindra; Bryan Estavan Imanuel Sitanggang
Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 4 No. 7 (2024): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3785/kohesi.v4i7.5820

Abstract

Penelitian ini menganalisis dan memberikan alternatif solusi terhadap permasalahan ergonomis berupa keluhan terkait musculoskeletal disorders (MSDs) di CV Surya Buana. CV Surya Buana merupakan perusahaan manufaktur berkembang di Bali dengan produk utama packaging berbahan dasar karton. Proses produksi CV Surya Buana tersebar menjadi beberapa area dengan tugas spesifik dengan proses repetitif dan melibatkan tenaga manusia sehingga berisiko menimbulkan keluhan MSDs. Hasil pra-penelitian dengan metode nordic body map questionnaire (NBM) dan diagram pareto menunjukkan keluhan MSDs terbanyak yaitu sakit pinggang dan sebanyak 50% keluhan sakit pinggang bersumber dari area demolding. Berlandaskan hasil pra-penelitian maka dinilai penting untuk melakukan penelitian pada area demolding di CV Surya Buana dengan menggunakan analisis rapid entire body assessment (REBA). Hasil analisis REBA menunjukkan skor 10 dan 11 terhadap dua pekerja diuji, mengindikasikan tingkat risiko MSDs secara berurut yaitu risiko tinggi dan sangat tinggi. Merespon hasil dari analisis REBA, maka dalam penelitian ini digunakan metode antropometri untuk mendesain meja dan kursi kerja ergonomis sebagai alternatif solusi. Rancangan desain kemudian disimulasikan kembali dengan analisis REBA untuk mengetahui tingkat risiko MSDs setelah perancangan desain. Hasil simulasi menunjukan penurunan skor REBA dengan nilai skor 3, mengindikasikan tingkat risiko MSDs rendah.
DETEKSI DENGUE SHOCK SYNDROME PADA PASIEN DEMAM BERDARAH MENGGUNAKAN ALGORITMA RANDOM FOREST Nisa, Lisa N.; Muflikhah, Lailil; Yudistira, Novanto
Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 4 No. 7 (2024): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3785/kohesi.v4i7.5854

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit yang ditularkan oleh nyamuk yang paling sering ditemui di dunia. DBD disebarkan oleh virus nyamuk Aedes aegypti dan Aedes Albopictus. DBD memiliki gejala klinis ringan hingga berat seperti Dengue Shock Syndrom, Dengue Shock Syndrom atau DSS adalah syok/ renjatan disertai kegagalan sirkulasi. Penanganan DSS apabila tidak ditangani lebih awal dapat membahayakan nyawa pasien oleh karena penting untuk membuat deteksi Dengue Shock Syndrom pada pasien DBD. Penelitian pada dengue shock syndrom pada pasien demam berdarah menggunakan algoritma random forest karena kemampuannya mengurangi jumlah variabel yang diperlukan untuk mendeteksi, meningkatkan efisiensi. Data yang akan digunakan dalam penelitian ini berasal dari data pasien penderita demam dengue Rumah Sakit Umum Daerah dr. Saiful Anwar tahun 2014 sampai 2022 yang berjumlah 501 data. Tetapi terdapat permasalahan pada data yang dipakai yaitu dataset imbalanced. Karena data yang digunakan merupakan data imbalanced maka penulis menggunakan random oversampling, smote. Setelah di oversampling data menjadi 401 data syock dan 401 data tidak syock. Kemudian penulis memilih feature yang relevan untuk membangun model random forest. Feature selection yang digunakan adalah Principal component analysis (PCA) dan information gain. Pengujian pada penelitian ini mencari hyperparameter, metode oversampling dan ekstraksi fitur yang optimal. Hasil penelitian menunjukan algoritma menggunakan PCA dan random oversampling memilki hasil terbaik. Akurasi hasil pengujian tertinggi pada pada 0,911 dengan metode oversampling dan PCA. Kata kunci: Demam Berdarah Dengue, Dengue Shock Syndrom, Principal Component Analysis, SMOTE, Oversampling, Information gain, Hyperparameter Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) is the most common mosquito-borne disease in the world. Dengue fever viruses are spread by the Aedes aegypti and Aedes Albopictus mosquitoes. DHF has mild to severe clinical symptoms such as Dengue Shock Syndrome, Dengue Shock Syndrome, or DSS, which is a shock accompanied by circulatory failure. If DSS is not treated early, it can endanger the patient's life because it is important to make predictions about Dengue Shock Syndrome in DHF patients. Research on dengue shock syndrome in dengue fever patients uses the random forest algorithm because of its ability to reduce the number of variables needed for prediction, increasing efficiency. The data used in this research comes from patients suffering from dengue fever at the Regional General Hospital, dr. Saiful Anwar from 2014 to 2022, totaling 501 data. However, there is a problem with the data used, namely the imbalanced dataset. Because the data is imbalanced, the author uses random oversampling and SMOTE. After oversampling, the data became 401 shock data and 401 non-shock data. The author selects relevant features to build a random forest model. The feature selection used is Principal component analysis (PCA) and information gain. The tests in this research look for hyperparameters, oversampling methods, and optimal feature extraction. The research results show that the algorithm using PCA and random oversampling has the best results. The highest accuracy of test results is 0.911 with the oversampling and PCA methods. Keywords: Dengue Hemorrhagic Fever, Dengue Shock Syndrome, Principal Component Analysis, SMOTE, Oversampling, Information gain, Hyperparameter
Rancang Bangun Trainer Digital Berbasis Field Programmable Gate Array (Pembagi Clock, Motor DC, Motor Stepper) Emy; Mardianto , Eko; Sufandi, M. Ridhwan
Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 4 No. 7 (2024): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3785/kohesi.v4i7.5860

Abstract

Perkembangan teknologi saat ini mempercepat akses terhadap berbagai kebutuhan dengan hadirnya konsep implementasi FPGA (Field Programmable Gate Array). FPGA menjadi kunci dalam pengembangan sistem elektronik karena fleksibilitasnya dalam mengkonfigurasi ulang sirkuit secara dinamis. Di bidang pendidikan, permintaan akan pendekatan praktis semakin meningkat. Artikel ini menjelaskan penerapan operasi pada sistem digital menggunakan FPGA, khususnya pada trainer dengan Xilinx Spartan 6 XC6LSX9. Trainer ini membantu mahasiswa dalam memprogram sistem digital dengan VHDL. Hasilnya menunjukkan operasional yang sesuai dengan sistem Trainer Digital Berbasis FPGA (Pembagi Clock, Motor DC, Motor Stepper) dengan materi gerbang logika seperti counter, Ring Counter, buffer, Multiplexer, decoder, dan bcd to 7 segment. Kesimpulannya, trainer FPGA ini efektif dalam pembelajaran praktikum sistem digital.
PROTOTYPE SISTEM MONITORING BOX SAMPAH BERBASIS IOT MENGGUNAKAN MODUL ESP32 DI GEDUNG JAKARTA GLOBAL UNIVERSITY Arrijalu Rifky; Arisa Olivia Putri; Ariep Jaenul
Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 4 No. 7 (2024): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3785/kohesi.v4i7.5867

Abstract

Permasalahan sampah saat ini menjadi perhatian. Maka dari itu penelitian ini akan membahas mengenai Bagaimana mengukur ketinggian dan berat sampah yang ada di dalam tempat sampah dengan menggunakan sensor ultrasonic dan load cell dan Berapa lama jeda waktu pengiriman data ke server blynk sejak perubahan isi sampah, berdasarkan variasi ketinggian, berat, gas, dan menguji respon alarm apakah berbunyi jika kondisi sampah sudah diatas 80%. Penelitian ini menghasilkan bahwa sistem box sampah ini di rancang menggunakan 2 mikrokontroler ESP32 yang mana salah satunya yaitu ESP32 menangani tugas untuk menjalankan aplikasi Blynk, dan satu yang lain nya menangani respon alarm Buzzer. Selanjutnya dalam sistem yang dirancang menggunakan 3 sensor, diantara nya sensor ultrasonic untuk mendeteksi jarak, sensor load cell untuk mendeteksi berat, dan sensor mq2 untuk mendeteksi gas metana dan kecepatan respon aplikasi Blynk dipengaruhi oleh kecepatan internet yang terhubung di mikrokontroler ESP32, dengan nilai rata rata delay waktu 1 milidetik.
Rancang Bangun Smart Keyless Locker Dengan BLE Tag dan ESP32 Pada Loker Kunci Ruangan Lab di Laboratorium Jakarta Global University Nugraha, Kevin Setya; Putra, Arisa Olivia; Pratama, Legenda Prameswono
Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 4 No. 7 (2024): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3785/kohesi.v4i7.5868

Abstract

Perkembangan teknologi membuat banyak temuan yang lebih mudah. Penelitian ini akan membahas mengenai bagaimana merancang sebuah sistem keamanan sederhana untuk loker penyimpanan menggunakan teknologi BLE dan IoT serta mengukur kecepatan respon ESP32 dengan BLE Tag dan pengaruh jarak dengan tegangan yang dibutuhkan oleh ESP32 dan BLE Tag saat membuka kunci loker, bagaimana tingkat kecepatan waktu yang diperlukan untuk meminta akses loker melalui telegram dan mengetahui tingkat keandalan sistem keamanan yang dirancang dari sisi BLE Tag dan Telegram. Penelitian ini menghasilkan sistem yang dirancang ini menggunakan mikrokontroler ESP32 yang disandingkan dengan BLE Tag untuk mengakses loker. delay bot telegram diukur dengan aplikasi Wireshark dan menghasilkan rerata delay sebesar 600 mili detik. Bot Telegram hanya menerima akses pada pengguna yang sudah terdaftar pada program ESP32 dan akan memberikan penolakan terhadap pengguna yang tidak terdaftar Pengguna yang terdaftar hanya dapat mengakses satu loker dalam satu waktu. ESP32 tidak bisa merespon Bluetooth Low Energy.
RANCANG BANGUN PENIRISAN MINYAK GORENG PADA KERIPIK SINGKONG DENGAN PENGONTROLAN SUHU UDARA BERSIRKULASI MENGGUKAN ESP32 Aldhyafi Gilang Naufal; Muhammad Rifa’i; Tundung Subali Patma
Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 4 No. 7 (2024): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3785/kohesi.v4i7.5874

Abstract

Mesin peniris minyak goreng pada proses produksi keripik singkong adalah salah satu proses yang penting dalam menentukan hasil produk keripik singkong yang berkualitas. Umumnya proses penirisan keripik singkong mempunyai 2 metode yang biasanya digunakan, namun dari kedua metode tersebut memiliki kekurangannya masing – masing. Dengan menggunakan metode konvensional, proses penirisan minyak dilakukan secara natural hingga minyak kering sehingga membutuhkan waktu yang sangat lama dan hasilnya tidak menyeluruh. Dengan menggunakan metode mesin peniris dengan spinner, proses penirisan minyak dilakukan dengan keripik singkong dimasukkan kedalam spinner lalu diputar hingga minyak dalam keripik singkong kering dengan memanfaatkan gaya sentrifugal proses penirisan dapat dilakukan cepat tetapi memiliki kekurangan di hasil keripik singkong yang bentuknya tidak sempurna. Dengan menggunakan penirisan minyak goreng pada keripik singkong menggunakan udara panas bersirkulasi memungkinkan proses penirisan dapat dilakukan dengan efisien, higenis, dan tidak mengalami perubahan bentuk pada keripik singkong. Udara panas bersirkulasi yang dengan set point Panas Heater 60○C - 80○C. Dengan menggunakan setting nilai PID dengan nilai Kp = 2,52, Ki = 0,504 dan Kd = 3,15. Dengan memakan waktu terbaik 5 Jam 15 Menit, dengan tanpa perubahan warna dan tidak mengakibatkan keripik singkong gosong.
PERANCANGAN PROTOTYPE SISTEM PENYIRAM TANAMAN OTOMATIS DAN KELEMBABAN TANAH BERBASIS ARDUINO Sandy Prakoso; Intan Kumalasari
Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 4 No. 7 (2024): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3785/kohesi.v4i7.5879

Abstract

Selama ini, penyiraman tanaman dilakukan secara manual. Akan tetapi, terkadang manusia tidak punya cukup waktu untuk menyiram tanaman serta kurang mengetahui berapa banyak air yang dibutuhkan oleh tanaman. Tujuan dilakukan penelitian ini adalah merancang sebuah alat penyiraman tanaman hias otomatis untuk mengatasi masalah dalam penyiraman tanaman hias yang masin dilakukan secara manual dan sebagai bahan pembelajaran. Prototype ini menggunakan Arduino Uno sebagai pengontrol utama, sensor kelembaban tanah digunakan untuk membaca kadar kelembaban tanah dan digunakan sebagai saklar untuk menghidupkan pompa penyiram. Sistem ini mengambil data dengan sensor kelembaban tanah dan pH tanah, untuk mencari nilai kelembaban tanah dan nilai pH tanah pada tanaman dengan cara menancapkannya di tanah. Kemudian data yang diperoleh di kirim ke jaringan modul ESP8266 dan hasilnya akan ditampilkan pada layar LCD. Sensor kelembaban tanah digunakan untuk mendeteksi kelembaban dan kekeringan tanah dengan cara menancapkan sensor di tanah yang kemudian dapat menggerakan pompa ke arah tanaman lalu menyiramkan air, apabila tanah yang kering sudah mendapatkan asupan air yang cukup maka secara otomatis pompa dan kran akan berhenti bekerja.
EVALUASI SIMPANG TAK BERSINYAL MENGGUNAKAN PTV VISSIM (STUDI KASUS : SIMPANG TIGA JALAN P.M NOOR DAN D.I JALAN PANJAITAN KOTA SAMARINDA) La Karno
Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 4 No. 7 (2024): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3785/kohesi.v4i7.5886

Abstract

Simpang tiga bersinyal dibuat untuk meningkatkan kelancaran pergerakan dan mengurangi benturan atau konflik antara pengguna jalan. Namun banyaknya persimpangan di kota-kota besar seperti Samarinda dapat menimbulkan masalah tersendiri. Hal ini terjadi dijalan yang memiliki banyak titik pertemuan dan jarak yang pendek antar simpang Karena kendaraan selalu mendapat sinyal merah kendaraan kadang-kadang harus berhenti di setiap simpang. Ini pasti menyebabkan ketidak nyamanan bagi pengendara dan memakan waktu yang lebih lama untuk menunda Ini menyebabkan banyak kemacetan di persimpangan, terutama di waktu-waktu di mana banyak orang menggunakan jalan Ini adalah alasan penulis melakukan penelitian dengan judul "Evaluasi Simpang Tak Bersinyal dengan menggunakan PTV Vissim ( simpang tiga Jalan P.M Noor dan Jalan DI Panjaitan kota Samarinda". PTV Vissim adalah aplikasi software yang memungkinkan lalu lintas awal menggunakan data yang dimasukan dan diproses untuk menghasilkan simulasi dan dievaluasi menggunakan data Vissim yang dibutuhkan termasuk volume lalu lintas, geometri persimpangan kecepatan kendaraan dan arah kendaraan. Tujuan penelitian ini adalah Menganalisis kemacetan yang sedang berlangsung Jalan P.M Noor dan Jalan DI panjaitan kota samarinda bedasarkan terhadap kapasitas,derajat kejenuhan (PKJI 2014) dan rekomendasi perbaikan infrakstruktur jalan,penerapan sinyal lalu lintas dan penambahan tanda-tanda lalu lintas yang dapat meningkatkan efisiensi kinerja ruas Jalan P.M Noor dan Jalan DI panjaitan kota samarinda.

Filter by Year

2023 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 7 No. 10 (2025): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 6 No. 12 (2025): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 6 No. 11 (2025): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 6 No. 10 (2025): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 7 No. 8 (2025): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 7 No. 7 (2025): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 7 No. 6 (2025): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 7 No. 5 (2025): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 7 No. 4 (2025): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 7 No. 3 (2025): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 7 No. 2 (2025): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 7 No. 1 (2025): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 6 No. 9 (2025): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 6 No. 8 (2025): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 6 No. 7 (2025): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 6 No. 6 (2025): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 6 No. 5 (2025): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 5 No. 12 (2024): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 5 No. 11 (2024): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 5 No. 10 (2024): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 4 No. 12 (2024): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 4 No. 11 (2024): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 4 No. 10 (2024): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 3 No. 12 (2024): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 3 No. 11 (2024): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 3 No. 10 (2024): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 2 No. 12 (2024): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 2 No. 11 (2024): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 2 No. 10 (2024): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 7 No. 9 (2024): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 6 No. 4 (2024): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 6 No. 3 (2024): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 6 No. 2 (2024): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 6 No. 1 (2024): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 5 No. 9 (2024): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 5 No. 8 (2024): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 5 No. 7 (2024): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 5 No. 6 (2024): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 5 No. 5 (2024): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 5 No. 4 (2024): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 5 No. 3 (2024): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 5 No. 2 (2024): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 5 No. 1 (2024): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 4 No. 9 (2024): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 4 No. 8 (2024): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 4 No. 7 (2024): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 4 No. 6 (2024): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 4 No. 5 (2024): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 4 No. 4 (2024): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 4 No. 3 (2024): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 4 No. 2 (2024): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 4 No. 1 (2024): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 3 No. 9 (2024): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 3 No. 8 (2024): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 3 No. 7 (2024): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 3 No. 6 (2024): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 3 No. 5 (2024): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 3 No. 4 (2024): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 3 No. 3 (2024): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 3 No. 2 (2024): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 3 No. 1 (2024): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 2 No. 9 (2024): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 2 No. 8 (2024): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 2 No. 7 (2024): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 2 No. 6 (2024): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 2 No. 5 (2024): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 2 No. 4 (2024): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 2 No. 3 (2024): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 2 No. 2 (2024): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 1 No. 12 (2023): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 1 No. 11 (2023): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 1 No. 10 (2023): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 2 No. 1 (2023): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 1 No. 9 (2023): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 1 No. 8 (2023): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 1 No. 7 (2023): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 1 No. 6 (2023): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 1 No. 5 (2023): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 1 No. 4 (2023): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 1 No. 3 (2023): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 1 No. 2 (2023): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 1 No. 1 (2023): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi More Issue