cover
Contact Name
Ratno Susanto
Contact Email
kohesi55@gmail.com
Phone
+62881026447491
Journal Mail Official
kohesi55@gmail.com
Editorial Address
jl. Bareng Tenes No 2B Malang, Jawa Timur
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi
Published by CV. SW Anugerah
ISSN : 30251311     EISSN : 30251311     DOI : -
Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Kohesi: Jurnal Multidisiplin Saintek adalah Jurnal ilmiah berisikan tentang multidisplin ilmu Sains dan Teknologi Industri diterbitkan oleh CV SWA Anugrah. Jurnal ini diterbitkan dua kali setahun (Juli dan Desember). Kohesi: Jurnal Multidisiplin Saintek bertujuan menerbitkan makalah-makalah berkualitas tinggi di bidang Sains dan Teknologi Industri yang direview oleh beberapa orang reviewer di bidang Sains, Teknologi, Komunikasi dan Industri yang diterbitkan oleh CV Swa Anugrah. Kohesi: Jurnal Multidisiplin Saintek menerima makalah yang merupakan hasil pemikiran original dan kontribusi yang signifikan yang belum pernah diterbitkan sebelumnya. Jurnal ini diterbitkan untuk disiplin ilmu sains dan teknologi industri
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 845 Documents
TRANSFORMASI ETIKA PROFESI DALAM ERA GENERATIVE ARTIFICIAL INTELLIGENCE: TINJAUAN LITERATUR SEMANTIK Salim, Felix; Aradhana, Muhammad Luhung; Rindengan , Yaulie Deo Y.
Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 7 No. 10 (2025): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Laporan penelitian ini menyajikan sebuah Semantic Literature Review (SLR) yang komprehensif dan mendalam mengenai pergeseran paradigma etika dalam profesi Teknologi Informasi (TI), yang dipicu oleh adopsi massal Generative Artificial Intelligence (GenAI). Dalam kurun waktu lima tahun terakhir (2020-2025), lanskap rekayasa perangkat lunak telah mengalami disrupsi fundamental, di mana sistem AI tidak lagi hanya berfungsi sebagai alat analisis data pasif, melainkan sebagai agen aktif yang menghasilkan konten kreatif, kode program, dan keputusan otonom. Studi ini menganalisis secara kritis korpus literatur ilmiah yang dikumpulkan dari Google Scholar, IEEE Xplore, dan basis data bereputasi lainnya untuk memetakan lintasan diskursus etika, mengidentifikasi klaster semantik utama, dan mengevaluasi respons komunitas TI terhadap dilema moral baru. Analisis semantik mengungkapkan lima klaster tema dominan yang saling berinteraksi: (1) Bias Algoritmik dan Keadilan Sosial, yang menyoroti bagaimana dataset pelatihan berskala besar mereplikasi dan memperkuat ketimpangan struktural; (2) Hak Kekayaan Intelektual dan Otoritas, yang berfokus pada kekosongan hukum terkait kepemilikan konten hasil AI dan gelombang tuntutan hukum terkini; (3) Privasi dan Integritas Data, menyoroti risiko shadow AI dan kebocoran data sensitif; (4) Disinformasi dan Integritas Demokrasi, terkait erosi kepercayaan publik akibat halusinasi AI dan deepfakes; serta (5) Dampak Lingkungan, yang menelaah jejak karbon masif dari pelatihan Large Language Models (LLM). Temuan ini menegaskan bahwa profesional TI kini menghadapi "kewajiban ganda": kompetensi teknis yang unggul dan kewaspadaan etis yang radikal. Studi ini mengusulkan kerangka kerja etika adaptif yang mengintegrasikan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan keberlanjutan ke dalam siklus hidup pengembangan sistem, mendesak reformasi kurikulum pendidikan TI, dan menuntut tata kelola perusahaan yang lebih ketat.
ANALISIS WAKTU OPERASIONAL DAN DAMPAKNYA TERHADAP PERAWATAN UNIT GANTRY LUFFING CRANE: STUDI KASUS DI PT. PELABUHAN TANJUNG PRIOK CABANG BANTEN Andhika, Muhamad Bintang Putra; Supriyatna, Deddy; Surasa, Surasa
Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 7 No. 10 (2025): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian yang berjudul 'Analisis Waktu Operasi dan Dampaknya Terhadap Pemeliharaan Unit Gantry Luffing Crane di PT Pelabuhan Tanjung Priok Cabang Banten' ini membahas tentang tingginya waktu operasi crane dan dampaknya terhadap keausan komponen serta kebutuhan pemeliharaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola operasi crane, mengidentifikasi dampak perawatan, dan merumuskan strategi perawatan yang optimal untuk meningkatkan efisiensi dan mengurangi waktu henti. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif dan analitis, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dengan teknisi, dan analisis data historis pemeliharaan. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif untuk menggambarkan pola waktu operasional dan frekuensi perawatan, serta analisis korelasi dan regresi untuk mengukur hubungan antara waktu operasional dan kebutuhan perawatan. Hasilnya menunjukkan bahwa komponen hoist, dengan waktu operasional rata-rata 9600 jam, membutuhkan perawatan yang lebih sering dibandingkan dengan sistem luffing (6683 jam) dan sistem slewing (7256 jam). Analisis Inspeksi Harian juga mengungkapkan bahwa tekanan oli yang rendah (0 psi) merupakan indikator potensial masalah sistem pelumasan, yang meningkatkan risiko kerusakan alat berat sebesar 30%. Menerapkan strategi pemeliharaan berbasis waktu kerja yang terstruktur memungkinkan PT Pelabuhan Tanjung Priok Cabang Banten untuk meningkatkan efisiensi pengoperasian crane sebesar 25% dan mengurangi waktu henti secara substansial. Manfaat praktisnya meliputi pengurangan 20% biaya perbaikan dan pengurangan 30% waktu henti operasional, yang secara langsung berdampak pada produktivitas pelabuhan. Kata kunci: Waktu Operasional, Preventive Maintenance, Gantry Luffing Crane, Inspeksi Harian, Efisiensi Operasional, PT Pelabuhan Tanjung Priok. Abstract This research, titled 'Analysis of Operating Time and Its Impact on the Maintenance of Gantry Luffing Crane Units at PT Pelabuhan Tanjung Priok Banten Branch,' addresses the high operating time of cranes and its impact on component wear and maintenance needs. The study aims to analyze crane operating patterns, identify maintenance impacts, and formulate optimal maintenance strategies to improve efficiency and reduce downtime. Employing a quantitative approach with descriptive and analytical methods, data was collected through observations, interviews with technicians, and analysis of historical maintenance data. Analytical techniques included descriptive statistical analysis to describe operational time and maintenance frequency patterns, and correlation and regression analyses to measure the relationship between operational time and maintenance requirements. The results indicate that the hoist components, with an average operating time of 9600 hours, require more frequent maintenance compared to the luffing systems (6683 hours) and slewing systems (7256 hours). Daily Inspection analysis also revealed that low oil pressure (0 psi) is a potential indicator of lubrication system problems, increasing the risk of machine failure by 30%. Implementing a structured uptime-based maintenance strategy enabled PT Pelabuhan Tanjung Priok Banten Branch to enhance crane operating efficiency by 25% and substantially reduce downtime. The practical benefits include a 20% reduction in repair costs and a 30% reduction in operational downtime, directly impacting port productivity. Keywords: Operating Time, Preventive Maintenance, Gantry Luffing Crane, Daily Inspection, Operational Efficiency, PT Pelabuhan Tanjung Priok.
TRANSFORMASI DIGITAL DAN INTEGRASI KECERDASAN BUATAN DALAM MANAJEMEN SISTEM INFORMASI KORPORAT: TINJAUAN LITERATUR SEMANTIK Salim, Felix; Kevin , Darmansyah Geraldy; Rindengan , Yaulie Deo
Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 7 No. 10 (2025): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menyajikan Semantic Literature Review (SLR) yang komprehensif mengenai pergeseran paradigma dalam Manajemen Sistem Informasi Korporat, secara spesifik menyoroti evolusi sistem Enterprise Resource Planning (ERP) menuju Cloud Computing dan integrasi mendalam dengan Artificial Intelligence (AI). Di tengah era Industri 4.0 dan transisi menuju Society 5.0, organisasi modern menghadapi tekanan eksternal dan internal yang masif untuk mentransformasi "sistem pencatatan" (systems of record) yang bersifat transaksional menjadi "sistem kecerdasan" (systems of intelligence) yang strategis dan adaptif. Studi ini menganalisis secara mendalam 85 makalah primer yang diterbitkan antara tahun 2020 hingga 2025, yang dikurasi dari Google Scholar dan basis data bereputasi lainnya, untuk memetakan lintasan implementasi ERP, mengidentifikasi Faktor Keberhasilan Kritis (Critical Success Factors - CSFs) pada berbagai skala usaha, serta mengevaluasi dampak AI terhadap efisiensi operasional dan keberlanjutan lingkungan. Analisis semantik mengungkapkan bahwa meskipun adopsi Cloud ERP mengalami akselerasi signifikan akibat kebutuhan dukungan kerja jarak jauh dan skalabilitas, transisi ini membawa tantangan pasca-implementasi yang persisten, termasuk biaya pemeliharaan yang tak terduga, resistensi pengguna akibat kelelahan perubahan (change fatigue), dan kompleksitas migrasi data dari sistem warisan (legacy systems). Lebih jauh, integrasi AI—yang mencakup Machine Learning, Natural Language Processing, dan Generative AI—ditemukan secara fundamental membentuk kembali proses bisnis inti dengan memungkinkan analitik prediktif yang akurat, otomatisasi cerdas pada tugas-tugas kognitif, dan personalisasi pengalaman pelanggan yang belum pernah terjadi sebelumnya. Namun, konvergensi teknologi ini memperkenalkan risiko baru terkait keamanan data, bias algoritmik, dan kebutuhan mendesak akan tata kelola TI (IT Governance) yang adaptif. Studi ini juga menyoroti tren Sustainable ERP (S-ERP) yang mulai muncul, di mana metrik lingkungan diintegrasikan ke dalam inti perencanaan sumber daya perusahaan, meskipun penerapannya masih sering terhambat oleh prioritas operasional jangka pendek. Temuan ini memberikan peta jalan strategis dan teoretis bagi akademisi dan praktisi dalam menavigasi kompleksitas transformasi digital korporat.
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN MENGGUNAKAN METODE FUZZY MULTIPLE ATTRIBUTE DECISION MAKING (MADM) UNTUK MEMILIH PROGRAM EKSTRA KURIKULER DI MTS MUHAMMADIYAH KUBANGKONDANG CISATA Maulana, Indra; Maesaroh, Maesaroh
Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 7 No. 10 (2025): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The selection of extracurricular programs at MTs Muhammadiyah Kubangkondang Cisata currently faces challenges due to a subjective, manual process that is not sufficiently based on objective guidelines, often leading to mismatches between the chosen programs and students' actual interests and talents, ultimately reducing the effectiveness of extracurricular activities. This research aims to address this issue by designing and developing a Decision Support System (DSS) based on the Fuzzy Multiple Attribute Decision Making (MADM) method, chosen for its ability to handle fuzzy data and subjective criteria such as assessments of interests, talents, teacher recommendations, and facility availability. The Fuzzy MADM method allows for comprehensive weighting and aggregation of criteria to produce measurable recommendations. The result of this research is a system capable of providing the best extracurricular program recommendations for students based on established criteria, making the selection process more objective, structured, and effective, while supporting the development of individual student potential at the school. Keywords: Decision Support System (DSS), Fuzzy Multiple Attribute Decision Making (MADM), Extracurricular, Interests and Talents, MTs Muhammadiyah Kubangkondang Cisata. Abstrak Pemilihan program ekstrakurikuler di MTs Muhammadiyah Kubangkondang Cisata saat ini masih dihadapkan pada tantangan berupa proses yang subjektif, manual, dan kurang didasarkan pada panduan objektif, sehingga sering menyebabkan ketidaksesuaian antara program yang dipilih dengan minat serta bakat siswa, yang pada akhirnya mengurangi efektivitas kegiatan ekstrakurikuler. Penelitian ini bertujuan untuk mengatasi permasalahan tersebut melalui perancangan dan pengembangan Sistem Pendukung Keputusan (SPK) berbasis Metode Fuzzy Multiple Attribute Decision Making (MADM), yang dipilih karena kemampuannya dalam mengelola data kabur dan kriteria subjektif seperti penilaian minat, bakat, rekomendasi guru, serta ketersediaan fasilitas. Metode Fuzzy MADM memungkinkan pembobotan dan agregasi kriteria secara komprehensif untuk menghasilkan rekomendasi yang terukur. Hasil penelitian ini adalah sebuah sistem yang mampu memberikan rekomendasi program ekstrakurikuler terbaik bagi siswa berdasarkan kriteria yang ditetapkan, sehingga proses pemilihan menjadi lebih objektif, terstruktur, dan efektif, serta mendukung pengembangan potensi individu siswa di sekolah tersebut. Kata kunci: Sistem Pendukung Keputusan (SPK), Fuzzy Multiple Attribute Decision Making (MADM), Ekstrakurikuler, Minat dan Bakat, MTs Muhammadiyah Kubangkondang Cisata.
PENGARUH PENAMBAHAN DIFA SOIL STABILIZER PADA LAPISAN FONDASI JALAN YANG DISTABILISASI MENGGUNAKAN SEMEN (SOIL – CEMENT STABILIZATION) (TINJAUAN TERHADAP NILAI BATAS-BATAS ATTERBERG TANAH) Alyani, Alifa Innasa; Bachtiar, Vivi; Priadi, Eka
Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 7 No. 10 (2025): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stabilisasi tanah menggunakan semen merupakan salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk memperbaiki daya dukung suatu struktur lapisan perkerasan yang berdiri di atasnya. Namun, efektivitas stabilisasi sering dipengaruhi oleh suatu karakteristik plastisitas tanah, sehingga diperlukannya bahan tambahan yang mampu memperbaiki sifat indeks plastisitas tanah. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menganalisis pengaruh penambahan DIFA Soil Stabilizer sebesar 2%, 6%, dan 12% terhadap perubahan nilai Batas-batas Atterberg pada tanah yang distabilisasi menggunakan semen 7% dengan waktu pemeraman (curing time) 0, 7, dan 14 hari. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa kombinasi semen dan DIFA Soil Stabilizer menurunkan nilai batas cair (LL) menjadi 40,753%, nilai batas plastis meningkat menjadi 33,418%, nilai batas susut menurun menjadi 18,429%, serta nilai indeks plastisitas turun menjadi 7,335%, sehingga tanah memenuhi persyaratan sebagai material subgrade kelas B. Kata kunci: Stabilisasi tanah, DIFA Soil Stabilizer, Batas-batas Atterberg, Semen. Abstract Soil stabilization using cement is one way to improve the bearing capacity of a pavement structure. However, the effectiveness of stabilization is often influenced by the soil's plasticity characteristics, necessitating additional materials that can improve the soil's plasticity index. The purpose of this study was to analyze the effect of adding 2%, 6%, and 12% DIFA Soil Stabilizer on changes in the Atterberg Limits of soil stabilized using 7% cement with curing times of 0, 7, and 14 days. The results showed that the combination of cement and DIFA Soil Stabilizer reduced the liquid limit (LL) to 40.753%, the plastic limit increased to 33.418%, the shrinkage limit decreased to 18.429%, and the plasticity index decreased to 7.335%. Therefore, the soil met the requirements for class B subgrade material. Keywords: Soil stabilization, DIFA Soil Stabilizer, Atterberg Limits, Cement.

Filter by Year

2023 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 7 No. 10 (2025): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 6 No. 12 (2025): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 6 No. 11 (2025): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 6 No. 10 (2025): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 7 No. 8 (2025): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 7 No. 7 (2025): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 7 No. 6 (2025): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 7 No. 5 (2025): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 7 No. 4 (2025): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 7 No. 3 (2025): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 7 No. 2 (2025): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 7 No. 1 (2025): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 6 No. 9 (2025): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 6 No. 8 (2025): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 6 No. 7 (2025): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 6 No. 6 (2025): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 6 No. 5 (2025): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 5 No. 12 (2024): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 5 No. 11 (2024): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 5 No. 10 (2024): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 4 No. 12 (2024): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 4 No. 11 (2024): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 4 No. 10 (2024): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 3 No. 12 (2024): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 3 No. 11 (2024): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 3 No. 10 (2024): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 2 No. 12 (2024): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 2 No. 11 (2024): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 2 No. 10 (2024): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 7 No. 9 (2024): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 6 No. 4 (2024): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 6 No. 3 (2024): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 6 No. 2 (2024): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 6 No. 1 (2024): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 5 No. 9 (2024): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 5 No. 8 (2024): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 5 No. 7 (2024): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 5 No. 6 (2024): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 5 No. 5 (2024): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 5 No. 4 (2024): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 5 No. 3 (2024): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 5 No. 2 (2024): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 5 No. 1 (2024): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 4 No. 9 (2024): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 4 No. 8 (2024): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 4 No. 7 (2024): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 4 No. 6 (2024): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 4 No. 5 (2024): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 4 No. 4 (2024): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 4 No. 3 (2024): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 4 No. 2 (2024): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 4 No. 1 (2024): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 3 No. 9 (2024): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 3 No. 8 (2024): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 3 No. 7 (2024): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 3 No. 6 (2024): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 3 No. 5 (2024): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 3 No. 4 (2024): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 3 No. 3 (2024): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 3 No. 2 (2024): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 3 No. 1 (2024): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 2 No. 9 (2024): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 2 No. 8 (2024): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 2 No. 7 (2024): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 2 No. 6 (2024): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 2 No. 5 (2024): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 2 No. 4 (2024): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 2 No. 3 (2024): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 2 No. 2 (2024): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 1 No. 12 (2023): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 1 No. 11 (2023): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 1 No. 10 (2023): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 2 No. 1 (2023): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 1 No. 9 (2023): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 1 No. 8 (2023): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 1 No. 7 (2023): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 1 No. 6 (2023): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 1 No. 5 (2023): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 1 No. 4 (2023): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 1 No. 3 (2023): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 1 No. 2 (2023): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 1 No. 1 (2023): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi More Issue