JIM: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah
The journal publishes writings on (1) History Education; (2) History of Education; (3) Social Sciences; (4) Social Sciences Education; (5) Sociology Education; (6) Economi; (7) Social Economi; (8) Law, (9) History of Military; (10) Philosophy of History; (11) Historiography; (12) Humanities; (13) communication science; (14) religious education; and (15) Technology
Articles
1,774 Documents
Implikasi Kebijakan Penenggelaman Kapal oleh Indonesia terhadap Industri Perikanan Thailand
Djoesept Harmat Tarigan
JIM: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah Vol 7, No 4 (2022): November, Pendidikan Sejarah dan Model Pembelajaran Sosial
Publisher : Universitas Syiah Kuala
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24815/jimps.v7i4.22797
Permasalahan utama yang dibahas di dalam penelitian ini yaitu maraknya illegal fishing di Indonesia menimbulkan dikeluarkannya kebijakan penenggelaman kapal oleh Indonesia. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode penelitian kualitatif. Dimana Penelitian ini akan menggunakan teknik pengumpulan data yaitu studi kepustakaan (literature research) baik terstruktur maupun semi terstruktur. Hasil dari penelitian ini adalah Dampak yang mendalam dirasakan oleh Thailand dikarenakan bukan hanya industri perikanan dalam negeri yang terkena dampaknya tetapi juga industri asal jepang yang melakukan investasi di Thailand. Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti memastikan, beberapa perusahaan pengolahan ikan asal Jepang akan merelokasi pabriknya dari Thailand ke Indonesia. Dimana beberapa perusahaan perikanan Asal Thailand mulai ingin beroperasi di wilayah Indonesia dikarenakan kesulitan untuk mendapatkan bahan baku perikanan.
Pengaruh Lamanya Perendaman Terhadap Absorpsi, Ketahanan Aus, dan Kuat Tekan Paving Block
Bina Arumbinang Wajdi*;
Rachmat Mudiyono;
Soedarsono Soedarsono
JIM: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah Vol 8, No 4 (2023): Agustus, Social Religious, History of low, Social Econmic and Humanities
Publisher : Universitas Syiah Kuala
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24815/jimps.v8i4.27082
Paving block memiliki kelebihan dibanding perkerasan jalan lainnya, namun pada kenyataannya kondisi lapangan tidak selalu kering, dan sering terjadi pemasangan perkerasan paving block tanpa menghiraukan umur rencananya. Hal tersebut bisa saja mempengaruhi kualitas dari paving block. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh lama perendaman dan umur paving block yang ditinjau dari besar absorpsi, ketahanan aus, dan kuat tekan. Paving block yang digunakan adalah model batu bata (holland) manual yang didapat dari Banyubiru dan mekanis yang didapat dari Semarang. Variasi lama perendamannya adalah 0, 12, 24, 36, 48 (jam), dengan umur paving block 7, 14, 21, 28 (hari) dan hasil analisa data menggunakan uji T. Hasil pengujian absorpsi paving block manual maupun mekanis menunjukkan bahwa semakin lama perendaman semakin meningkat nilai absorbsinya. Hasil ketahanan aus paving block manual maupun mekanis menunjukkan bahwa benda uji tanpa perlakuan memiliki nilai aus yang lebih kecil dan semua hasil uji memenuhi syarat SNI 03-0361-1996 mutu A. Kuat tekan maksimal paving block manual terjadi pada umur 28 hari tanpa perlakuan sebesar 13,334 MPa. Kuat tekan paving block mekanis maksimal adalah 25,297 MPa terjadi pada paving tanpa perendaman.
Kebutuhan Media Pembelajaran Siswa SMK
Rohmat Febrianto*;
Flora Puspitaningsih;
Agus Budi Santosa;
Fajar Alvi Muzaq;
Dyvia Mahargi Hayu;
Dyan Sisca Anindyah
JIM: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah Vol 8, No 4 (2023): Agustus, Social Religious, History of low, Social Econmic and Humanities
Publisher : Universitas Syiah Kuala
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24815/jimps.v8i4.26810
Melihat perkembangan teknologi saat ini, pelaku dunia pendidikan dituntut untuk mampu menggunakannya. Utamanya dalam lingkup pembelajaran, keberadaan media sangat esensial untuk memicu keaktifan siswa dalam kegiatan belajar yang dapat melibatkan aktifitas fisik dan mental. Melihat pentingnya media dalam menunjang keberhasilan pembelajaran, maka sangat perlu untuk diperhatikan dalam pemilihan dan pemanfaatannya. Guna mewujudkan media pembelajaran yang ideal yakni media yang dipilih, dimanfaatkan, dan atau dikembangkan hendaknya disesuaikan dengan kebutuhan belajar siswa dengan mempertimbangkan faktor pendukungnya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kebutuhan media pembelajaran siswa kelas X SMK Negeri 1 Trenggalek dan SMK Negeri 2 Trenggalek pada mata pelajaran bahasa Indonesia kelas X jurusan TITL dan AKL. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif deskriptif dengan analisis statistik sederhana. Subjek penelitiannya adalah siswa kelas X SMK Negeri 1 Trenggalek dan SMK Negeri 2 Trenggalek pada mata pelajaran bahasa Indonesia kelas X jurusan TITL dan AKL dengan sampel sebanyak 104 orang siswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan yakni angket kuesioner, dan metode pengumpulannya menggunakan teknik observasi, wawancara dan angket. Analisis data dihitung secara kuantitatif persentase yang kemudian dideskripsikan. Hasil analisis kebutuhan media pembelajaran menunjukkan bahwa siswa memerlukan media pembelajaran yang berbasis multimedia dan dapat dioperasikan melalui gawai untuk bisa dimanfaatkan dalam pembelajaran di sekolah maupun di luar sekolah.
Aktivisme Partisipasi Sosial Warga Negara Berbasis Digital
Aina Nurdiyanti*;
Hendrayanto Hendrayanto
JIM: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah Vol 8, No 4 (2023): Agustus, Social Religious, History of low, Social Econmic and Humanities
Publisher : Universitas Syiah Kuala
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24815/jimps.v8i4.25985
Pasca Revolusi Industri keempat telah terjadi perubahan yang jauh massif pada aspek sosio-kutural. Disatu sisi, terdapat perilaku digital yang kurang produktif bahkan potensi berinternet secara desktruktif. Di sisi lain terdapat pula fenomena pengembangan perangkat maya untuk menyokong pembangunan demokrasi, pemajuan peradaban sosial, dan penguatan budaya warga negara partisipatif di era digital menjadi suatu yang urgen. Proses membangun dan mengembangkan akses digital sebagai wahana bagi warga negara mengaktualisasikan partisipasi publik pada sektor sosial kemanusiaan menjadi gejala yang menarik untuk dikaji secara ilmiah. Penelitian ini adalah kajian teoretis terhadap fenomena aktivisme daring melalui pemanfaatan internet dan media digital di Indonesia dalam rangka pembinaan partisipasi warga negara di era digital. Melalui penelitian ini, akan dikaji aktivisme daring melalui pemanfaatan internet dan media digital di Indonesia secara teoretis berdasarkan hasil kepustakaan. Studi-studi tentang internet dalam kaitannya dengan aktivisme gerakan sosial sebagaimana disebutkan telah menghasilkan dua perspektif. Kesatu bahwa internet dapat memfasilitasi aktivisme pada ranah luring. Kedua, internet meningkatkan praktik gerakan yang ada dengan menambahkan kampanye secara daring melalui berbagai metode. Kajian ini mejadi penting untuk diangkat sebagai topik didasarkan pada beberapa alasan. Kesatu secara teoretis, terdapat kebermanfaatan bagi lapangan ilmu pendidikan kewarganegaran yakni kajian pada aspek citizenship education pada domain sosio-kultural. Kedua secara praksis, bahwa apa yang ditemukan dapat mengungkap best practice berwarganegara di era digital. Bisa kita dapatkan faktor pendorong yang kemudian bisa kita prediksikan faktor yang membuat budaya positif berupa partisipasi sosial berbasis digital ini bertahan.
Analisis Efektivitas dan Manfaat Quizizz Paper Mode dalam Pembelajaran Interaktif di Kelas III SDN Singabraja 02
Rizka Fauziah*;
Muhamad Sofian Hadi
JIM: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah Vol 8, No 3 (2023): Juni, socio-economics, community law, cultural history and social issues
Publisher : Universitas Syiah Kuala
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24815/jimps.v8i3.26049
Pembelajaran interaktif adalah pendekatan yang efektif dalam meningkatkan keterlibatan siswa dan pemahaman konsep. Dalam era teknologi digital, terdapat berbagai alat yang dapat digunakan untuk meningkatkan interaksi dan efektivitas pembelajaran. Salah satu alat yang populer adalah Quizizz Paper Mode, yang memungkinkan siswa dan guru berinteraksi melalui perangkat kertas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas dan manfaat Quizizz Paper Mode dalam pembelajaran interaktif di kelas III SDN Singabraja 02. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dengan desain penelitian pretest-posttest control group. Sampel penelitian terdiri dari dua kelas III, di mana satu kelas (kelompok eksperimen) menggunakan Quizizz Paper Mode sebagai alat interaktif dalam pembelajaran, sedangkan kelas lainnya (kelompok kontrol) menggunakan metode pembelajaran konvensional. Data dikumpulkan melalui pretest dan posttest yang melibatkan pertanyaan objektif terkait materi yang diajarkan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Quizizz Paper Mode secara signifikan meningkatkan pencapaian siswa dalam pembelajaran. Kelompok eksperimen menunjukkan peningkatan yang lebih tinggi dalam skor posttest dibandingkan dengan kelompok kontrol. Selain itu, siswa dalam kelompok eksperimen melaporkan tingkat kepuasan yang lebih tinggi terhadap penggunaan Quizizz Paper Mode sebagai alat interaktif. Temuan ini menunjukkan bahwa Quizizz Paper Mode efektif dalam meningkatkan pencapaian siswa dan meningkatkan keterlibatan mereka dalam pembelajaran. Penggunaan alat ini memungkinkan siswa untuk berinteraksi secara aktif dengan materi pelajaran dan memperkuat pemahaman konsep. Selain itu, metode ini juga dapat meningkatkan motivasi siswa dan meningkatkan suasana belajar yang menyenangkan.
Foklor Kearifan Lokal Peninggalan Sejarah Waruga sebagai Wisata Budaya di Desa Sawangan Minahasa Utara
Yurike Sintia Lewan
JIM: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah Vol 8, No 3 (2023): Juni, socio-economics, community law, cultural history and social issues
Publisher : Universitas Syiah Kuala
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24815/jimps.v8i3.25362
Aktifitas melihat pertujukan seni festival budaya dan mengunjungi rumah-rumah tradisional serta mengunjungi peninggalan-peninggalan budaya seperti cagar budaya dan museum disebut dengan wisata pusaka atau wisata budaya . Kekayaan budaya yang dapat dilihat berupa cagar budaya yang merupakan peninggalan sejarah di masa lampau. Cagar budaya merupakan hasil kreasi dari kehidupan manusia dalam pengetahuan kehidupan /kearifan local masyarakat di suatu daerah. Sulawesi Utara khususnya di Minahasa Utara di kecamatan Airmadidi di Desa Sawangan terdapat situs peningglan sejarah berupa kuburan tua yang dinamakan Waruga. Tujuan Penelitian ini mengidentifikasi dan mengklarifikasi serta mendeskripsikan foklor destinasi wisata waruga ; nilai-nilai kearifan lokal masyarakat Minahasa Utara lewat foklor destinasi Wisata Budaya Waruga. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan mendeskripsikan data berdasarkan kenyataan secara objektif. Penelitian menghasilkan atau merangkum serta mendokumentasikan foklor kearifan lokal desinasi wisata budaya Waruga Desa Sawangan Minahasa Utara yang dapat dijadikan buku panduan wisata budaya yang digunakan oleh tour guide dan tour plenner yang didalamnya berisi sejarah, kearifan lokal berupa foklar untuk diceritakan/ storytelling kepada wisatawan yang berkunjung di objek wisata Waruga di Kabupaten Minahasa Utara. Hasil Penelitian ini disimpulkan foklor dalam detinasi wisata waruga merupakan hasil peninggalan sejarah pada masa yang telah lewat mencerminkan kehidupan masyarakat pada saat penguburan dan mencerminkan penguasaan dari nenek moyang dalam hal memahat batu membuat ukiran dengan hiasan yang indah yang bermakna semua memberikan gambaran bahwa masyarakat pendukung yang memiliki nilai estetika dan menghormati roh orang yang meninggal sebagai leluhur. Kearifan lokal kelompok masyarakat menganut tiga kepercayaan yaitu: nilai kesejarahan, nilai mitologi dan nilai religius. Nilai-nilai luhur dari peninggalan budaya mengambarkan peradaban dari masyarakat pendukungnya.
Kinerja Pengembangan Potensi Perikanan Dalam Peningkatan Pendapatan Asli Daerah Di Provinsi Maluku Utara
Djabir Salim;
Prince Charles Heston Runtunuwu*;
Nahu Daud
JIM: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah Vol 8, No 3 (2023): Juni, socio-economics, community law, cultural history and social issues
Publisher : Universitas Syiah Kuala
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24815/jimps.v8i3.25010
The development of marine and fisheries in North Maluku Province is very important and strategic because it has very large and reliable fishery resource potential. The development of community fisheries through commercial fisheries is carried out to increase fishery capacity with improvements that must be made to be able to encourage regional economic growth in North Maluku Province. This study aims to analyze the potential role of fisheries in increasing local revenue (PAD) in North Maluku Province. The method used in this research is Location Quotient (LQ) Analysis and Regression Analysis. The results of the study show that the value (LQ) proves the potential income of the fisheries sector has a positive relationship to regional original income. The fisheries and marine sector as a leading sector based on regional income indicators should require strong efforts from the government to be willing to provide services for the development of fisheries and maritime affairs in North Maluku Province.
Persepsi Mahasiswa Tentang Metode Pembelajaran yang Tepat Untuk Mata Kuliah Tafsir Tarbawi
Muhammad Agil Amin
JIM: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah Vol 7, No 3 (2022): Agustus, Pendidikan dan Pembelajaran Sejarah
Publisher : Universitas Syiah Kuala
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24815/jimps.v7i3.24704
Penelitian ini dilatar belakangi oleh adanya ungkapan beberapa mahasiswa bahwa metode diskusi yang disajikan peneliti dalam perkuliahan unik dibanding metode diskusi pada umumnya sehingga perlu dipertahankan, alasan inilah peneliti tertarik mengetahui berapa banyak mahasiswa yang setuju dengan metode perkuliahan yang telah disajikan serta mengetahui apakah ungkapan mahasiswa pada pertemuan awal perkuliahan (Maret 2022) tetap sama pada pertemuan akhir perkuliahan (Juli 2022). Penelitian dilakukan di 2 (dua) kelas dengan jumlah mahasiswa 50 orang. Hasil penelitian didapatkan jumlah mahasiswa yang menyatakan sangat setuju model perkuliahan tetap diterapkan pada semester berikutnya ada 43 orang atau 86% dari jumlah sampel, jumlah mahasiswa yang menyatakan setuju model perkuliahan tetap diterapkan pada semester berikutnya ada 7 orang atau 14% dari jumlah sampel.
Perbaikan Proses Mengajar Guru Melalui Penerapan Supervisi Akademik Meningkatkan Hasil Belajar Siswa di SMA Negeri 3 Sinabang
Lammia Batubara
JIM: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah Vol 7, No 2 (2022): Mei, Pendidikan dan Media
Publisher : Universitas Syiah Kuala
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24815/jimps.v7i2.21020
Perbaikan proses belajar mengajar dapat mempengaruhi peningkatan nilai belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengembangan teori-teori baru tentang penerapan supervisi akademik untuk memperbaiki proses mengajar guru sehingga dapat meningkatkan nilai belajar siswa semester genap pada SMA Negeri 3 Sinabang Tahun Pelajaran 2021/2022. Subjek penelitian ini adalah Guru-guru SMAN 3 Sinabang Tahun Pelajaran 2021/2022 yang berjumlah 16 orang guru dengan rincian 5 orang guru laki-laki dan 11 orang guru perempuan. Prosedur penelitian ini adalah melakukan strategi yaitu mempersiapkan perencanaan, melakukan tindakan, melakukan pengamatan dan melakukan refleksi. Hasil penelitian tindakan sekolah (PTS) siklus I pengamatan hasil pengamatan pemahaman guru-guru terhadap bentuk kurikulum 2013, silabus, RPP, PROTA dan PROSEM dan pendalaman terhadap alat dan perangkat penelitian penulis menyatakan nilai kriteria rata-rata 1,39 nilai masih pada taraf Kurang Baik C. Pengamatan penulis terhadap pengelolaan pembelajaran menyatakan nilai 2,7 dengan kriteria kurang baik mendapatkan nilai persentase ketuntasan secara klasikal mencapai 44.44% Hasil pengamatan terhadap peningkatan hasil belajar siswa mencapai 52,9% Hasil penelitian tindakan sekolah (PTS) siklus II pengamatan menemukan kesiapan guru-guru dalam proses mengajar mencapai persentase ketuntasan 75% nilai ini telah dinyatakan tuntas.
Hubungan antara Motivasi Kerja dengan Organizational Citizenship Behavior (OCB) pada Karyawan
Dina Mariani;
Findy Suri N*;
Ayudia Popy Sesilia
JIM: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah Vol 8, No 4 (2023): Agustus, Social Religious, History of low, Social Econmic and Humanities
Publisher : Universitas Syiah Kuala
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24815/jimps.v8i4.26874
This study aims to look at the correlation between work motivation and organizational citizenship behavior (OCB) among PT. Bridgestone Sumatra Rubber Estate Dolok Merangir. The sample in this study were HRD employees, totaling 45 people. The sampling technique used is the total sampling technique. Data collection was carried out using a Likert scale model. The results of the study using the correlation technique r Product Moment ) are known to be 0.648 with p = 0.000 0.05. This means that there is a significant positive relationship between work motivation and organizational citizenship behavior (OCB) in employees. Based on the results of data analysis, it is known that employee motivation is high with a hypothetical mean (65) empirical mean (78.15) and the difference exceeds one SD (9.532), organizational citizenship behavior (OCB) is high with a hypothetical mean (75) the empirical mean (90.13) and the difference exceeds one SD (13.649). Work motivation has a contribution to organizational citizenship behavior (OCB) of 41.9%.