cover
Contact Name
Sumianto
Contact Email
jurnalgreen@gmail.com
Phone
+6285274742619
Journal Mail Official
sumianto@universitaspahlawan.ac.id
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai No. 23, Bangkinang Kota, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Indo Green Journal
ISSN : 30252679     EISSN : 30254574     DOI : https://doi.org/10.31004/green
Indo Green Journal is published by Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai in helping academics, researchers, and practitioners to disseminate their research results. Indo Green Journal is a blind peer-reviewed journal dedicated to publishing quality research results in the fields of scientific and technology (religious sciences, humanities sciences, social science group, natural sciences, formal science, applied sciences). All publications in the Indo Green Journal are open access which allows articles to be available online for free without any subscription. Indo Green Journal is a national journal with e-ISSN: 3025-4574, and p-ISSN: 3025-2679 is free of charge in the submission process and review process. Indo Green Journal publishes articles periodically four a year, in March, June, September, and December. Indo Green Journal uses Turnitin plagiarism checks, Mendeley for reference management and supported by Crossref (DOI) for identification of scientific paper.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 547 Documents
Identifikasi Elemen Street Furniture dan Kenyamanannya terhadap Pejalan Kaki di Kesawan Kota Medan: Studi Kasus Jl. Jendral Ahmad Yani Ziana Zain; Rinaldi Mirsa; Fidyati Fidyati
Indo Green Journal Vol. 4 No. 3 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i3.645

Abstract

Kesawan merupakan kawasan heritage dan pusat Kota Medan, menjadikannya sangat padat oleh masyarakat dengan segala kegiatan. Maka, sangat dibutuhkan street furniture yang memadai untuk dapat menjangkau semua tempat kegiatan yang dibutuhkan oleh masyarakat, namun kondisi street furniture saat ini belum lengkap dan tidak teratur, sehingga menimbulkan kendala pada kenyamanan pejalan kaki. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi street furniture terhadap kenyamanan pejalan kaki di Jalan Jendral Ahmad Yani berdasarkan teori Rubenstain (1992). Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung dan wawancara kepada 25 pejalan kaki. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelengkapan elemen street furniture belum sepenuhnya terakomodasi sesuai dengan standar teori Rubenstain (1992) dan ketersedian elemen street furniture belum merata. Kondisi street furniture secara umum menunjukkan tingkat yang cukup memadai namun memiliki tingkat pemeliharaan yang beragam. Hasil wawancara juga menunjukkan bahwa elemen street furniture yang paling memberikan kenyamanan terhadap pejalan kaki yaitu paving yang menentukan kenyamanan sirkulasi dan bangku memberikan kenyamanan secara ergonomis. Secara keseluruhan, kualitas street furniture di Jalan Jendral Ahmad Yani berada dalam kategori cukup nyaman, namun sedikit memerlukan peningkatan melalui pemenuhan elemen street furniture secara lengkap dan perbaikan elemen yang mengalami kerusakan.
Efektivitas Penerapan Restorative Justice pada Tindak Pidana Penipuan Transaksi Elektronik di Wilayah Hukum Polresta Cirebon Asep Hermawan; Herwantono Herwantono; Yulia Rachmawati
Indo Green Journal Vol. 4 No. 3 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i3.675

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan meningkatnya transaksi elektronik telah mendorong pertumbuhan tindak pidana penipuan berbasis sistem elektronik yang menimbulkan kerugian ekonomi bagi masyarakat. Penyelesaian perkara melalui mekanisme peradilan pidana konvensional sering kali belum mampu memenuhi kebutuhan utama korban, yaitu pemulihan kerugian materiil yang dialami. Sebagai respons terhadap kondisi tersebut, Kepolisian Negara Republik Indonesia menerapkan pendekatan restorative justice berdasarkan Peraturan Kepolisian Nomor 8 Tahun 2021 tentang Penanganan Tindak Pidana Berdasarkan Keadilan Restoratif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penerapan restorative justice pada tindak pidana penipuan transaksi elektronik serta mengidentifikasi faktor-faktor yang menghambat penerapannya di wilayah hukum Polresta Cirebon. Penelitian menggunakan metode hukum empiris dengan pendekatan yuridis empiris dan bersifat deskriptif kualitatif. Data diperoleh melalui wawancara, studi dokumentasi, dan studi kepustakaan yang dianalisis menggunakan teknik analisis kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan restorative justice di Polresta Cirebon berjalan cukup efektif, terutama dalam perkara penipuan elektronik dengan kerugian kecil hingga menengah yang memenuhi syarat formal dan material sebagaimana diatur dalam Perpol Nomor 8 Tahun 2021. Efektivitas tersebut terlihat dari keberhasilan pengembalian kerugian korban, terciptanya kesepakatan perdamaian antara para pihak, serta berkurangnya penumpukan perkara pada tingkat kejaksaan dan pengadilan. Namun demikian, penerapan restorative justice masih menghadapi sejumlah hambatan, antara lain kendala geografis antara korban dan pelaku, kesulitan identifikasi pelaku akibat anonimitas digital, serta keterbatasan integrasi basis data kriminal nasional untuk mendeteksi pelaku residivis. Oleh karena itu, diperlukan penguatan infrastruktur digital, integrasi sistem informasi kriminal, dan pengembangan mekanisme mediasi berbasis teknologi guna meningkatkan efektivitas penerapan restorative justice pada tindak pidana siber.
Pertanggungjawaban Pidana Korporasi Terhadap Kebocoran Data Pasien Pada Sistem Informasi Rekam Medis Berdasarkan Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi Yanto Irianto; Agustiana Agustiana; Bustaman Bustaman; Yulia Rachmawati
Indo Green Journal Vol. 4 No. 3 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i3.676

Abstract

Transformasi digital pada sektor kesehatan telah mendorong penggunaan sistem informasi rekam medis elektronik secara luas di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan. Meskipun memberikan manfaat berupa efisiensi dan peningkatan kualitas pelayanan, digitalisasi rekam medis juga meningkatkan risiko kebocoran data pasien yang merupakan data pribadi bersifat spesifik dan memerlukan perlindungan hukum yang lebih ketat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konstruksi pertanggungjawaban pidana korporasi terhadap kebocoran data pasien pada sistem informasi rekam medis berdasarkan Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi serta mengkaji tantangan pembuktian kelalaian korporasi dalam proses peradilan pidana. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, pendekatan konseptual, dan pendekatan kasus. Bahan hukum yang digunakan terdiri atas bahan hukum primer, sekunder, dan tersier yang dianalisis secara kualitatif melalui metode interpretasi hukum dan argumentasi hukum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa UU PDP telah mengakui korporasi sebagai subjek hukum pidana yang dapat dimintai pertanggungjawaban atas kebocoran data pribadi yang terjadi dalam lingkungan korporasi. Pertanggungjawaban pidana korporasi dapat dikonstruksikan melalui teori identifikasi dan konsep kelalaian korporasi, terutama apabila terdapat kegagalan dalam penerapan prinsip keamanan sistem seperti enkripsi data, pengendalian akses, dan audit keamanan informasi. Tantangan utama dalam penegakan hukum terletak pada pembuktian hubungan kausal antara kegagalan pengamanan sistem dengan terjadinya kebocoran data serta pembedaan antara serangan siber yang tidak dapat dihindari dan kelalaian korporasi. Oleh karena itu, integrasi antara hukum pidana dan standar keamanan informasi menjadi penting dalam mewujudkan perlindungan data pasien di era digital.
Analisis Strategi Komunikasi Organisasi pada Komunitas Jendela Jakarta dalam Mendorong Efektivitas Pencapaian Tujuan Della Puspita Ambarita; Nyoman Suardhita; Riastri Novianita
Indo Green Journal Vol. 4 No. 3 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i3.687

Abstract

Komunikasi organisasi merupakan komponen krusial dalam menyelaraskan koordinasi internal, aliran informasi, dan kolaborasi antaranggota, khususnya pada organisasi nonformal berbasis relawan yang menghadapi tantangan komunikasi yang unik. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis strategi komunikasi organisasi yang diterapkan oleh Komunitas Jendela Jakarta, faktor pendukung dan penghambatnya, serta dampaknya terhadap efektivitas pencapaian tujuan organisasi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus eksploratif-interpretatif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dengan koordinator dan relawan, observasi partisipatif, serta studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Komunitas Jendela Jakarta menerapkan tiga strategi komunikasi utama, yaitu komunikasi digital melalui platform WhatsApp dan Zoom, pelaksanaan briefing dan evaluasi secara rutin, serta komunikasi partisipatif yang melibatkan relawan dalam diskusi dan pengambilan keputusan. Efektivitas strategi ini didukung oleh adanya kesamaan visi relawan, hubungan interpersonal yang baik, dan kemudahan media digital. Namun, prosesnya masih menghadapi hambatan berupa perbedaan kesibukan anggota, potensi miskomunikasi dalam komunikasi teks digital, dan partisipasi relawan yang belum merata. Secara keseluruhan, strategi komunikasi yang diterapkan memberikan dampak positif yang signifikan dalam meningkatkan kelancaran koordinasi program, menciptakan kesamaan pemahaman terhadap visi komunitas, serta memperkuat keterlibatan dan komitmen emosional para relawan demi keberlanjutan program pendidikan nonformal.
Implementasi Model Pembelajaran Berbasis Proyek (Project-Based Learning) untuk Meningkatkan Literasi Numerasi Mahasiswa Lusi Englita; Mukhlis Mukhlis; Siti Hairiyah; Loria Wahyuni; Nana Sutrisna; Al Ikhlas
Indo Green Journal Vol. 4 No. 3 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i3.688

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penerapan model Project-Based Learning (PjBL) dalam meningkatkan literasi numerasi mahasiswa Program Studi Teknika (Perkapalan) di Akademi Maritim Sapta Samudra. Literasi numerasi merupakan kompetensi esensial yang harus dimiliki calon perwira kapal untuk menyelesaikan berbagai permasalahan teknis yang berkaitan dengan pengukuran, perhitungan, analisis data, serta pengambilan keputusan di bidang perkapalan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode pra-eksperimen melalui desain one-group pretest-posttest. Subjek penelitian adalah mahasiswa Program Studi Teknika yang mengikuti mata kuliah terkait perhitungan teknis perkapalan. Pengumpulan data dilakukan melalui tes literasi numerasi, lembar observasi aktivitas pembelajaran, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan statistik deskriptif dan uji peningkatan hasil belajar untuk mengetahui perubahan kemampuan mahasiswa sebelum dan sesudah penerapan model PjBL. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Project-Based Learning mampu meningkatkan kemampuan literasi numerasi mahasiswa secara signifikan. Mahasiswa menjadi lebih aktif dalam mengidentifikasi permasalahan, melakukan perhitungan teknis, menginterpretasikan data, serta menyusun solusi berdasarkan proyek yang dikerjakan secara kolaboratif. Selain itu, penerapan PjBL juga berkontribusi terhadap peningkatan kemampuan berpikir kritis, komunikasi, dan kerja sama yang merupakan kompetensi penting dalam bidang teknika perkapalan. Dengan demikian, Project-Based Learning dapat menjadi alternatif model pembelajaran yang efektif dalam meningkatkan literasi numerasi mahasiswa sekaligus mendukung pencapaian kompetensi lulusan yang sesuai dengan tuntutan dunia maritim.
Dampak Motivasi dan Disiplin Kerja terhadap Kinerja Pegawai pada Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Khairunnisa Khairunnisa; I Dewa Ketut Kerta W; Sri Yanthy Yosepha
Indo Green Journal Vol. 4 No. 3 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i3.691

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak motivasi kerja, baik secara parsial maupun simultan, terhadap kinerja pegawai pada Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Tangerang Selatan. Penelitan ini menggunakan pendekatan Kuantitatif dengan metode asosiative untuk mengetahui pengaruh variable independent terhadap Variabel dependen. Data penelitian diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada responden dan dianalisis menggunakan program Statical Package For The Social Sciences (SPSS) versi 26. Hasil pengujian parsial menunjukkan bahwa motivasi kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai, upaya peningkatan motivasi kerja dan penetapan disiplin kerja yang konsisten diharapkan dapat mendorong tercapainya kinerja pegawai yang optimal dan berkelanjutan.
Strategi Digital Marketing Public Relations PT Anadaka Lamarindo Jaya dalam Membangun Brand Awareness Melalui Instagram Efrim Aldrin; Muhammad Irfan; Faikoh Umairoh
Indo Green Journal Vol. 4 No. 3 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i3.692

Abstract

Perkembangan teknologi digital mendorong perusahaan untuk memanfaatkan media sosial sebagai sarana komunikasi strategis guna membangun hubungan dengan khalayak serta meningkatkan kesadaran akan merek. Instagram menjadi salah satu platform yang paling efektif untuk mendukung penerapan pemasaran digital dalam kegiatan hubungan masyarakat, berkat fitur-fitur visual dan interaktifnya yang memudahkan perusahaan menjangkau khalayak dalam jumlah luas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi Hubungan Masyarakat Pemasaran Digital yang diterapkan PT Anadaka Lamarindo Jaya dalam membangun kesadaran merek melalui Instagram. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, pengamatan, pendokumentasian, serta kajian pustaka. Sumber informasi dalam penelitian ini meliputi pihak yang menangani hubungan masyarakat dan pemasaran digital, serta para pengikut akun Instagram PT Anadaka Lamarindo Jaya. Analisis data dilakukan dengan model interaktif Miles dan Huberman, yang meliputi tahap pengumpulan data, penyederhanaan data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT Anadaka Lamarindo Jaya menerapkan strategi Hubungan Masyarakat Pemasaran Digital dengan menyusun rencana konten yang terstruktur, menjaga konsistensi tampilan identitas merek, serta memanfaatkan berbagai fitur Instagram seperti unggahan beranda, video pendek Reels, cerita, dan interaksi langsung dengan khalayak. Selain itu, perusahaan juga membangun komunikasi dua arah untuk meningkatkan keterlibatan serta mempererat hubungan dengan para pengikutnya. Strategi ini terbukti mampu meningkatkan kesadaran merek, di mana khalayak menjadi lebih mampu mengenali, mengingat, serta terlibat dengan merek dan unit-unit usaha yang dimiliki perusahaan. Dengan demikian, penerapan strategi Hubungan Masyarakat Pemasaran Digital melalui Instagram terbukti efektif dalam membangun kesadaran merek sekaligus memperkuat kehadiran PT Anadaka Lamarindo Jaya di lingkungan digital.
Hubungan Daya Ledak Otot Tungkai dengan Hasil Tendangan T Mahasiswa Penjaskesrek UNISI Khoirul Pata Yati; Dahrial Dahrial; Hamzah Hamzah
Indo Green Journal Vol. 4 No. 3 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i3.696

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan daya ledak otot tungkai dengan hasil tendangan T pada mahasiswa Penjaskesrek Universitas Islam Indragiri. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional dengan sampel 11 mahasiswa perempuan. Daya ledak otot tungkai diukur melalui standing broad jump, sedangkan hasil tendangan T ditentukan dari jumlah tendangan valid selama satu menit. Data dianalisis secara deskriptif, diuji normalitasnya menggunakan Lilliefors, kemudian diuji dengan korelasi Product Moment Pearson dan uji t pada taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata daya ledak otot tungkai sebesar 2,44 m dengan simpangan baku 0,41, sedangkan rata-rata hasil tendangan T sebesar 44,27 tendangan per menit dengan simpangan baku 12,45. Uji normalitas menunjukkan data berdistribusi normal karena L0 variabel X sebesar 0,132 dan L0 variabel Y sebesar 0,141 lebih kecil daripada Ltabel 0,249. Hasil korelasi memperoleh r hitung 0,322 lebih kecil daripada r tabel 0,602, sedangkan uji signifikansi memperoleh t hitung 1,02 lebih kecil daripada t tabel 2,262. Dengan demikian, hubungan kedua variabel bersifat positif, tetapi rendah dan tidak signifikan. Temuan ini menunjukkan bahwa hasil tendangan T satu menit lebih dipengaruhi oleh kombinasi teknik, koordinasi, ritme, keseimbangan, dan daya tahan gerak.
Hubungan Kekuatan Otot Lengan dengan Kemampuan Servis Atas dalam Permainan Bola Voli pada Club Tanah Tungku Mera Mustika Desra; Hamzah Hamzah; Andriansyah Andriansyah
Indo Green Journal Vol. 4 No. 3 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i3.697

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kekuatan otot lengan dengan kemampuan servis atas dalam permainan bola voli pada atlet Club Tanah Tungku. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Populasi sekaligus sampel berjumlah 10 atlet menggunakan teknik total sampling. Instrumen penelitian berupa tes push up 60 detik dan tes servis atas 10 kali kesempatan. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji prasyarat, korelasi Product Moment Pearson (), dan uji signifikansi (uji-t) pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata kekuatan otot lengan 31,40±4,50 dan kemampuan servis atas 6,90±1,73. Analisis korelasi memperoleh nilai sebesar 0,807 (kategori kuat). Uji signifikansi menunjukkan nilai 3,87 > 2,306. Koefisien determinasi sebesar 65,28%. Disimpulkan terdapat hubungan positif, kuat, dan signifikan antara kekuatan otot lengan dengan kemampuan servis atas. Kekuatan otot lengan memberikan kontribusi dominan terhadap keberhasilan servis atas, sehingga pelatih disarankan mengintegrasikan latihan penguatan lengan dengan latihan teknik servis secara terprogram.
Analisis Keterampilan Lari 40 Meter pada Siswa Kelas IV–VI Madrasah Ibtidaiyah As’adiyah Pengalihan Keritang Ratna Sari; Prima Antoni; Edi Susrianto
Indo Green Journal Vol. 4 No. 3 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i3.698

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis keterampilan lari 40 meter pada siswa kelas IV, V, dan VI Madrasah Ibtidaiyah As’adiyah Pengalihan Keritang. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan subjek seluruh 30 siswa, terdiri atas 15 siswa laki-laki dan 15 siswa perempuan. Data dikumpulkan melalui tes lari 40 meter, observasi teknik, dan dokumentasi. Setiap siswa melakukan dua kali percobaan, kemudian waktu tercepat digunakan sebagai hasil akhir. Data dianalisis menggunakan distribusi frekuensi, persentase, serta pengelompokan kategori berdasarkan norma penilaian menurut jenis kelamin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa waktu terbaik siswa berada pada rentang 6,27–8,95 detik dengan rata-rata 7,40 detik. Sebanyak 1 siswa (3,33%) berada pada kategori sangat baik, 11 siswa (36,67%) pada kategori baik, 15 siswa (50,00%) pada kategori sedang, dan 3 siswa (10,00%) pada kategori kurang; tidak terdapat siswa pada kategori sangat kurang. Siswa kelas VI memiliki rata-rata waktu terbaik tercepat, yaitu 6,96 detik, diikuti kelas V sebesar 7,40 detik dan kelas IV sebesar 7,84 detik. Aspek teknik yang paling perlu diperkuat adalah kemampuan mempertahankan kecepatan hingga melewati garis finis. Secara umum, keterampilan lari 40 meter siswa berada pada kategori sedang. Hasil ini dapat digunakan guru pendidikan jasmani untuk merancang latihan start, koordinasi gerak, akselerasi, dan teknik finis secara bertahap.