cover
Contact Name
Syarif Hadiwijaya
Contact Email
syarifhadiwijaya@unkris.ac.id
Phone
+6281517610679
Journal Mail Official
industrikrisna@unkris.ac.id
Editorial Address
Kampus UNKRIS Jatiwaringin - Pondok Gede 13077, Jakarta Timur, Provinsi DKI Jakarta, 13077
Location
Kota bekasi,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Industrikrisna
ISSN : -     EISSN : 28297709     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal IndustriKrisna adalah jurnal peer review yang diterbitkan oleh Fakultas Teknik Universitas Krisnadwipayana. Jurnal ini mempublikasikan hasil penelitian dan kajian ilmiah yang berkaitan dengan bidang teknik industri.
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol 14 No 2 (2025): INDUSTRIKRISNA" : 12 Documents clear
OPTIMASI PERMINTAAN DENGAN SIMULASI MONTE CARLO SERTA OPTIMASI PERSEDIAAN NEW BALENO DENGAN SILVER-MEAL HEURISTIC DI PT SEJAHTERA BUANA TRADA refta, lady nafissa; Ismail Kurnia; Hadiwijaya , Syarif
INDUSTRIKRISNA Vol 14 No 2 (2025): INDUSTRIKRISNA
Publisher : Universitas Krisnadwipayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61488/industrikrisna.v14i2.744

Abstract

PT Sejahtera Buana Trada yang mana sebagai distributor resmi kendaraan merek Suzuki, masih menghadapi ketidakpastian permintaan khususnya pada produk New Baleno FE AT 2023. Ketidakpastian permintaan mengakibatkan tidak tepatnya dalam penentuan biaya persediaan. Oleh karena itu, upaya perbaikan diperlukan dengan pendekatan kuantitatif agar biaya persediaan menjadi optimal. Penelitian ini bertujuan meramalkan permintaan New Baleno dimasa yang akan datang menggunakan simulasi Monte Carlo, juga memperbaiki biaya persediaan menggunakan metode Silver-Meal Heuristic. Menghasilkan bahwa pada tahun 2024, permintaan lapangan konsumen sebanyak 653 unit/tahun dan hasil peramalan permintaan dengan simulasi Monte Carlo sebanyak 48 unit/bulan atau 634 unit/tahun. Dengan biaya persediaan kebijakan perusahaan (before) sebesar Rp1.468.867.142/tahun dengan frekuensi pemesanan 12 kali dalam satu tahun, setelah digunakannya metode Silver-Meal Heuristic (after) menjadi Rp1.415.816.081/tahun dengan 6 kali pemesanan. Yang artinya, didapat penghematan sebesar Rp53.051.061 atau sekitar 3.61%. Hasil kombinasi dari metode Monte Carlo dan Silver-Meal Heuristic terbukti efektif dan saling melengkapi dalam menghadapi ketidakpastian permintaan serta mengoptimalkan biaya persediaan di PT Sejahtera Buana Trada. Pendekatan ini juga relevan untuk kasus lain dengan karakteristik serupa.
OPTIMALISASI SISTEM INVENTORY DENGAN PENDEKATAN KAIZEN PADA MATERIAL ROLL MENGGUNAKAN METODE PDCA DI WAREHOUSE PT. DETPAK INDONESIA Malik, Muhammad; Lumban Raja, Vera Nova Lumban Raja; Susiyanto, Hendro
INDUSTRIKRISNA Vol 14 No 2 (2025): INDUSTRIKRISNA
Publisher : Universitas Krisnadwipayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61488/industrikrisna.v14i2.745

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengoptimalkan sistem inventory material roll di gudang PT. Detpak Indonesia. Permasalahan utama adalah selisih stok fisik dengan data ERP serta penerapan FIFO yang tidak konsisten sehingga menimbulkan penumpukan material lama dan waste. Metode penelitian menggunakan pendekatan Kaizen dengan siklus PDCA, dilengkapi analisis Fishbone dan 5W+1H. Data diambil dari inventori dan kerusakan material periode Januari–Desember 2024. Hasil menunjukkan faktor dominan berasal dari kelalaian operator, metode kerja, dan layout gudang. Perbaikan berupa redesain tata letak, penerapan FIFO, serta peningkatan disiplin kerja berhasil menurunkan waste hingga 0,11% dan meningkatkan akurasi stok menjadi 0,15%.
PERBAIKAN SISTEM KERJA PROJECT CONTROL MENGGUNAKAN METODE PARTICIPATORY ERGONOMICS DI PT. BIRU INTERNATIONAL Siregar, Widia Fitri; Butarbutar, Florida; Purnomo, Johny
INDUSTRIKRISNA Vol 14 No 2 (2025): INDUSTRIKRISNA
Publisher : Universitas Krisnadwipayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61488/industrikrisna.v14i2.746

Abstract

Divisi Project Control PT. Biru International menghadapi permasalahan tingginya beban kerja, khususnya secara mental akibat tekanan deadline, multitasking, dan alur kerja yang belum tertata dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur beban kerja fisik dan mental sekaligus merancang perbaikan sistem kerja dengan pendekatan Participatory Ergonomics. Beban kerja fisik diukur menggunakan metode Work Sampling dan Metabolic Equivalent of Task (MET), sedangkan beban kerja mental diukur dengan National Aeronautics and Space Administration Task Load Index (NASA-TLX). Hasil awal menunjukkan beban kerja fisik tinggi berdasarkan Work Sampling (117%), namun tergolong sedang menurut MET (1.096 kkal/hari). Sementara itu, skor NASA-TLX rata-rata 82,47 menunjukkan beban kerja mental sangat tinggi. Bersama pekerja, disusun dua alternatif perbaikan, yaitu penambahan tenaga kerja dan penerapan aplikasi digital Trello. Alternatif kedua dipilih karena lebih praktis dan efisien. Setelah tiga minggu penerapan, hasil pengukuran ulang menunjukkan aktivitas produktif turun menjadi 100% dan skor NASA-TLX menurun menjadi 78,55. Meskipun penurunan tidak signifikan, Trello terbukti membantu penataan alur kerja sehingga lebih rapi dan mudah dipantau. Penelitian ini menyimpulkan bahwa ergonomi partisipatif efektif dalam meningkatkan efisiensi dan kesejahteraan kerja pada proyek konstruksi interior di PT. Biru International.
PENINGKATAN KUALITAS PRODUK KAPLET DENGAN METODE TAGUCHI Rusdi, Ahmad; Ayu Rahma Nabila, Aditia; A.S, Zuleriwati
INDUSTRIKRISNA Vol 14 No 2 (2025): INDUSTRIKRISNA
Publisher : Universitas Krisnadwipayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61488/industrikrisna.v13i2.643

Abstract

Perkembangan industri kesehatan di Indonesia, termasuk industri farmasi, telah tumbuh pesat. Sekitar 90% kebutuhan obat di Indonesia saat ini sudah dapat dipenuhi oleh industri farmasi dalam negeri. Bahkan, Indonesia telah mengekspor produk farmasi ke beberapa negara di kawasan ASEAN. Industri farmasi memiliki pangsa terbesar kedua dalam industri pengolahan nonmigas nasional.Terdapat beberapa fenomena yang terjadi, salah satunya adalah penarikan produk oleh produsen suplemen makanan karena mengandung zat yang dianggap berbahaya bagi kesehatan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbaikan yang dapat dilakukan guna mengurangi cacat pada produk kaplet di perusahaan farmasi.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Taguchi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor yang memengaruhi kualitas hasil produksi kaplet, berdasarkan pendekatan desain eksperimen Taguchi dengan karakteristik kualitas nominal sebagai yang terbaik, adalah proses dengan tekanan sebesar 30 kilo pound.Hasil eksperimen menunjukkan bahwa faktor-faktor yang optimal adalah Massaa bahan pada level 3 (23,07 mg), Ketebalan pada level 2 (22,04 mm), dan Waktu hancur pada level 3 (15 menit). Hasil dari verifikasi eksperimen ini diinterpretasikan dalam kesimpulan penelitian.
ANALISIS PENGENDALIAN KECELAKAAN KERJA DALAM PENGERJAAN TIRE CURING PLANT B PT. XYZ MENGGUNAKAN METODE HAZARD IDENTIFICATION, RISK ASSESSMENT, AND DETERMINING CONTROL (HIRADC) Junaedi; Junaenah
INDUSTRIKRISNA Vol 14 No 2 (2025): INDUSTRIKRISNA
Publisher : Universitas Krisnadwipayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61488/industrikrisna.v14i2.644

Abstract

ABSTRAK Proses curing merupakan tahap akhir dalam pembuatan ban yang melibatkan interaksi antara manusia, mesin, dan material, serta menyimpan potensi risiko bahaya yang tinggi. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi faktor-faktor bahaya, menilai tingkat risiko, serta menentukan langkah pengendalian kecelakaan kerja pada proses tire curing di Plant B PT. XYZ. Metode yang digunakan adalah HIRADC (Hazard Identification, Risk Assessment, and Determining Control), yang meliputi tiga tahapan utama: identifikasi bahaya, penilaian risiko, dan penentuan tindakan pengendalian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa risiko ekstrem dan tinggi yang semula mendominasi proses tire curing dapat ditekan menjadi hanya risiko sedang dan rendah melalui penerapan strategi eliminasi, substitusi, rekayasa teknik, pengendalian administratif, dan penggunaan APD. Temuan ini menegaskan pentingnya penerapan metode HIRADC dalam pengendalian risiko kerja industri manufaktur. Kata Kunci: Keselamatan kerja, HIRADC, Tire Curing, Risiko kerja, Pengendalian bahaya
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PENILAIAN KINERJA ASN BALITBANG KEMENTERIAN PERTAHANAN DENGAN METODE SIMPLE ADDITIVE WEIGHTING (SAW) Fahrurozi, Azil; Novitasari, Dini; Kurniawan, Riza
INDUSTRIKRISNA Vol 14 No 2 (2025): INDUSTRIKRISNA
Publisher : Universitas Krisnadwipayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61488/industrikrisna.v14i2.649

Abstract

The rapid development of science and technology in government presents a unique challenge for any institution. One form of change is the realization of transparent and democratic governance. One element of government administration that requires attention in reform efforts is the arrangement of government apparatus or apparatus, which includes the arrangement of bureaucratic institutions, systems and the arrangement of existing human resource management. Performance assessment itself is an assessment based on performance planning at the individual, unit, or organizational level, taking into account targets, achievements, results, and benefits achieved. The purpose of creating a decision support system for the performance assessment of State Civil Apparatus (ASN) is to achieve objectivity in employee assessments based on achievement and career systems.
ANALISIS PENGUKURAN BEBAN KERJA MENTAL DENGAN METODE NASA TLX PADA KARYAWAN BAGIAN PENGOLAHAN DI PT. PERKEBUNAN NUSANTARA IV REGIONAL 1 PKS RAMBUTAN Purba, Ika Bana; Ester Novita Sari; Ginting, Anjel Agita; Sirait, Toguy Abella
INDUSTRIKRISNA Vol 14 No 2 (2025): INDUSTRIKRISNA
Publisher : Universitas Krisnadwipayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61488/industrikrisna.v14i2.657

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis beban kerja mental karyawan pada bagian pengolahan di PT. Perkebunan Nusantara IV Regional 1 PKS Rambutan menggunakan metode NASA Task Load Index (NASA TLX). Pengukuran dilakukan terhadap 16 stasiun kerja di bagian pengolahan, meliputi dimensi Mental Demand (MD), Physical Demand (PD), Temporal Demand (TD), Own Performance (OP), Effort (EF), dan Frustration Level (FR). Data dikumpulkan melalui wawancara dan observasi langsung, kemudian dianalisis dengan menghitung weighted workload (WWL) dan skor NASA-TLX. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tiga stasiun memiliki beban kerja mental cukup tinggi, yaitu Klarifikasi (32,00), Boiler (30,33), dan Kamar Mesin (31,00). Dua dimensi dengan skor tertinggi adalah Own Performance (77,67) dan Frustration Level (77,33), yang mengindikasikan bahwa karyawan mengalami kesulitan dalam mencapai target kinerja dan merasakan frustrasi yang signifikan. Secara keseluruhan, sebagian besar stasiun masih berada dalam kategori beban kerja sedang. Berdasarkan temuan tersebut, disarankan agar perusahaan melakukan perbaikan dalam hal penjadwalan kerja, penambahan sumber daya, pelatihan karyawan, serta perbaikan lingkungan dan peralatan kerja untuk mengurangi beban mental dan meningkatkan kesejahteraan karyawan. Penelitian ini juga merekomendasikan dilakukan monitoring berkala menggunakan NASA TLX untuk mengevaluasi efektivitas intervensi yang dilakukan. Kata kunci: Beban Kerja Mental, NASA TLX, Pengolahan Kelapa Sawit, Kinerja Karyawan, Analisis Beban Kerja.
Optimalisasi Rute Pengiriman Barang Menggunakan Metode Saving Matrix, Nearest Insert, dan Nearest Neighbor Di PT grosir XYZ Muhammad Nurhasan, Assidiq; Ghina Alya Putri; Vendha Vallen Vebriana; Achmad Bahauddin
INDUSTRIKRISNA Vol 14 No 2 (2025): INDUSTRIKRISNA
Publisher : Universitas Krisnadwipayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61488/industrikrisna.v14i2.659

Abstract

Distribusi merupakan bagian penting dalam proses logistik, terutama dalam menjamin efisiensi pengiriman barang dari produsen ke konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan rute distribusi barang yang optimal di PT Grosir XYZ guna meminimalkan total jarak tempuh, serta menentukan metode terbaik dalam penentuan rute. Metode yang digunakan adalah pendekatan Vehicle Routing Problem (VRP) dengan tiga teknik perhitungan rute, yaitu Saving Matrix, Nearest Insert dan Nearest Neighbor. Data diperoleh melalui observasi lapangan dan wawancara dengan pihak perusahaan terkait informasi toko tujuan, demand, serta kapasitas truk. Pengolahan data dilakukan menggunakan Microsoft Excel untuk menghitung jarak tempuh dan menyusun rute pengiriman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode Saving Matrix menghasilkan rute dengan total jarak tempuh paling minimum yaitu 137,7 km, dibandingkan dengan metode Nearest Insert dan Nearest Neighbor yang masing-masing menghasilkan jarak 148,9 km. Dengan demikian, metode Saving Matrix dinilai paling efisien untuk digunakan dalam distribusi barang di perusahaan ini. Penelitian ini membuktikan bahwa penerapan metode VRP mampu meningkatkan efisiensi operasional logistik dengan pengurangan jarak tempuh sebesar 41,3 km dari rute distribusi awal.
PENERAPAN METODE CRITICAL PATH METHOD (CPM) DAN PROJECT EVALUATION REVIEW TECHNIQUE (PERT) PADA PROYEK PENDIRIAN PESANTREN USIA EMAS DI JONGGOL – KABUPATEN BOGOR Subarman, Karya; Wijatmoko Hadiprayitno, Weni
INDUSTRIKRISNA Vol 14 No 2 (2025): INDUSTRIKRISNA
Publisher : Universitas Krisnadwipayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61488/industrikrisna.v14i2.662

Abstract

The success of a project is very dependent on the planning and control in its implementation. Improper planning and inefficient control will cause delays and increase project costs. Yayasan Cahaya Pena Emas will build a Masjid dan Pesantren Usia Emas located in Jonggol, Bogor Regency with funding from the community in the form of endowments. So that in the implementation of the project there are no problems, especially those related to time or duration, a tool is needed in the form of scheduling for planning and controlling. In this research, the Critical Path Method (CPM) and Project Evaluation Review Technique (PERT) methods will be used. With this method, the Yayasan Cahaya Pena Emas can be assisted in determining critical activities and determining the estimated time to complete the project. From the research results of the two methods, the CPM and PERT methods obtained the critical path on activities A - B - C - D - E - F and N and the duration obtained by the CPM method obtained results of 32 months, while the PERT method obtained the completion duration 33.83 months. It is hoped that the results of this reserach can be used as a guide in project management and it can be known when the pesantren usia emas can start operating.
IMPLEMENTASI METODE BRANCH AND BOUND UNTUK MENDAPATKAN RUTE TERPENDEK PADA ANGKUTAN TERSIER (Studi kasus: Kantor Pos Cabang Magetan 63300) Rizaldi, Dimas; Syafrianita; Dewi, Nurlaela Kumala
INDUSTRIKRISNA Vol 14 No 2 (2025): INDUSTRIKRISNA
Publisher : Universitas Krisnadwipayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61488/industrikrisna.v14i2.663

Abstract

Penelitian ini bertujuan mencari rute terpendek untuk angkutan tersier di Kantor Pos Cabang (KC) Magetan 63300 yang saat ini menggunakan dua rute dengan dua kendaraan, yaitu Gran Max Box untuk wilayah utara dan Gran Max Blind Van untuk wilayah selatan Kabupaten Magetan. KC Magetan belum mengetahui apakah rute yang digunakan sudah optimal karena masih terjadi keterlambatan angkutan saat kembali setelah penjemputan barang di kantor pos kecamatan. Oleh karena itu, penelitian dilakukan dengan pendekatan Capacitated Vehicle Routing Problem with Heterogeneous Fleets (CVRP-HF) menggunakan metode optimasi dan metaheuristik. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa metode optimasi menghasilkan rute 3 km lebih pendek dengan penghematan waktu tempuh hingga 90 menit, sedangkan metode metaheuristik membentuk rute 2 km lebih pendek dengan penghematan waktu tempuh sebesar 90 menit. Kedua metode ini dapat diusulkan untuk diterapkan KC Magetan guna meminimalisir keterlambatan angkutan tersier serta meningkatkan kualitas pelayanan dan kecepatan pengiriman.

Page 1 of 2 | Total Record : 12