cover
Contact Name
T Saifullah
Contact Email
tsaifullah@unimal.ac.id
Phone
+6283899908686
Journal Mail Official
penerbitdarulhuda@gmail.com
Editorial Address
Jln. Pendidikan No. 1 Duson Bale Tunoeng, Cot Seurani, Muara Batu, Aceh Utara, 24355
Location
Kab. aceh utara,
Aceh
INDONESIA
Nanggroe: Journal of Scholarly Service
ISSN : -     EISSN : 29867002     DOI : https://doi.org/10.5281/zenodo.8367597
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia merupakan jurnal ilmiah dibawah Yayasan Daarul Huda Krueng Mane yang memfokuskan pada hasil-hasil penelitian dan pengabdian akademisi pada masyarakat.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 837 Documents
Pencegahan dan Penanganan Penyakit Scabies di Pondok Pesantren Khasanah Kebajikan Palembang Rahma Ulul Azmi; Intan I; Umi Solekah; Putri Nabila
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 2, No 4 (2023): July
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.8372885

Abstract

Scabies atau juga dikenal dengan kudis adalah salah satu masalah kulit yang menimbulkan rasa gatal. Kudis disebabkan oleh tungau atau mite bernama Sarcoptes scabiei. Penularan Skabies sangat mudah terjadi, melalui 2 cara. Pertama,  menular lewat sentuhan langsung kulit penderita Scabies dengan kulit orang sehat, termasuk saat berjabat tangan. Kedua, lewat media seperti pakaian, handuk, perlengkapan tidur dan lain-lain. Cara penularan yang demikian menyebabkan penyakit Skabies sering ditemukan pada masyarakat yang hidup berkelompok dalam 1 rumah, asrama, panti. Metode Pelaksanaan dalam program pengabdian masyarakat melalui penyuluhan tentang pencegahan penyakit Scabies di Pondok Pesantren Khasanah Kebajikan Palembang. Tujuan dari adanya penyuluhan ini diharapkan para santri dapat mencegah terjadinya penularan penyakit scabies di lingkungan podok pesantren.
Pelatihan Human Factor dan Keselamatan Penerbangan Bagi Masyarakat di Sekitar Bandar Udara Pondok Cabe Alwazir Abdusshomad; Hemi Pamuraharjo; Agoes Soebagio; Ubaedillah U; Faizal Zaini
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 2, No 7 (2023): Oktober
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.10028019

Abstract

Masyarakat di Kecamatan Beji, Kota Depok, Jawa Barat yang berlokasi kurang lebih 12 kilometer dari Bandar Udara Pondok Cabe belum pernah mendapatkan pelatihan Human Factor dan Keselamatan Penerbangan. Dampaknya, secara umum masyakarat masih belum mengetahui faktor-faktor penyebab terganggunya keselamatan dan keamanan penerbangan, serta hak dan kewajiban mereka sebagai pengguna jasa penerbangan. Tujuan dari pelatihan human factor dan keselamatan penerbangan dirasa perlu untuk meningkatkan kepedulian dan kesadaran masyarakat disekitar bandar udara untuk terjaminnya keselamatan dan keamanan penerbangan serta pelayanan prima, termasuk hak dan kewajiban mereka selaku pengguna jasa penerbangan. Metode yang digunakan adalah pembelajaran secara secara offline (tatap muka) dengan menyampaikan 4 (empat) materi, yaitu tentang KKOP, pelayanan angkutan udara, human factor dan tanggung jawab pengangkut. Untuk mengevaluasi efektivitas pembelajaran disampaikan pre-test sebelum penyampaian materi dan post-test setelah selesainya penyampaian materi. Dari analisis hasil pretest dan posttest ditemukan bahwa, rata-rata pengetahuan responden sebelum menjalani pelatihan adalah 15,09 dengan standar deviasi sebesar 2,21, sementara setelah pelatihan Human Factor dan Keselamatan Penerbangan, rata-rata pengetahuan responden menjadi 20,04 dengan standar deviasi sebesar 0,87. Hasil analisis bivariat menggunakan uji paired simple t-test menunjukkan perbedaan rata-rata sebesar -4,957 dengan nilai P-Value sebesar 0,000 (p < 0,05). Dari hasil ini, dapat disimpulkan bahwa Ho (hipotesis nol) ditolak, yang berarti ada pengaruh yang signifikan terhadap pengetahuan responden sebelum dan setelah pelatihan Human Factor dan Keselamatan Penerbangan.
Pengembangan Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Berbasis Potensi Lokal Sebagai Penggerak Ekonomi Desa Pangkah Wetan Kec. Ujung Pangkah Kabupaten Gresik Sri Umiyati; Soenyono S; Edi Suhardono; Dian Mulawarmanti; Siswo Hadi Sumantri; Sulistiyanto S; Arfah A; Budi Rianto; Arie Ambarwati; Agus Wahyudi
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 2, No 7 (2023): Oktober
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.10000711

Abstract

This community service program is carried out in Pangkah Wetan Village, Ujung Pangkah District, Gresik Regency. In the context of developing a Village-Owned Enterprise (Bumdes) based on local potential as an economic driver of Pangkah Wetan Village, Ujung Pangkah District, Gresik Regency, it is possible that some problems that arise with partners or parties involved are: 1. Lack of Environmental Awareness: 2. Unsynchronized goals: 3.Budget Limitations: 4. Lack of Coordination: 5. Disagreement in Planning. 6. Low Community Involvement: 7. Technical and Environmental Constraints:  8. Policy Changes: 9. Difficulty Coordinating with Local Communities: 10. Unclear Roles and Responsibilities. In addressing these issues, good communication, collaboration, flexibility and mutual commitment are essential. Through open dialogue and constructive problem solving, many obstacles can be overcome, and sustainable and beneficial BUMDes development can be realized.
Optimalisasi Hak Asasi Manusia Terhadap Tenaga Kerja Indonesia di Luar Negeri Dalam Perspektif Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2004 Mazaya Nieta Putri Ghaisani
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 2, No 6 (2023): September
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.8395053

Abstract

Banyaknya Tenaga Kerja Indonesia yang beroperasi di luar negeri telah menghadirkan sejumlah konsekuensi, baik yang positif maupun negatif, bagi keadaan ketenagakerjaan di Indonesia. Sisi positif dari pengiriman Tenaga Kerja Indonesia ke luar negeri meliputi penciptaan peluang pekerjaan bagi warga Indonesia, yang pada gilirannya memungkinkan mereka memenuhi kebutuhan hidup pribadi dan keluarga mereka. Selain itu, hal ini juga menghasilkan aliran devisa yang signifikan, yang digunakan untuk mendukung pembangunan fasilitas dan infrastruktur di dalam negeri. Di sisi lain, dampak negatif yang muncul melibatkan risiko tindakan kekerasan, penganiayaan, dan pelecehan terhadap Tenaga Kerja Indonesia yang bekerja di luar negeri. Kehadiran mereka di luar negeri mencerminkan dorongan untuk mencari penghasilan lebih baik karena keterbatasan lapangan kerja dan pendapatan yang rendah di Indonesia. Sebagai tanggapan terhadap kebutuhan ini, pemerintah Indonesia telah mengesahkan peratruan mengenai Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia di Luar Negeri, yang dirancang untuk memastikan bahwa hak asasi manusia para pejuang devisa dihormati dan terlindungi haknya dengan penuh. Meskipun ada berbagai tantangan dalam implementasi Undang-Undang ini, peran pemerintah tetap sangat penting dalam upaya melindungi hak-hak dasar tenaga kerja luas negeri. 
Pengembangan Kerajinan Anyaman Guna Meningkatkan Perekonomian Masyarakat Di Desa Sidorejo (Studi Kasus Kerajinan “ZR Anyaman” di Dukuh Pintu, Desa Sidorejo) Galih Ajeng Ullifah; Widya Maharani Nur Wulan; Revida Wahyu Mareta; Ferry Irawan Febriansyah
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 2, No 6 (2023): September
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.8379279

Abstract

Kerajinan anyaman merupakan salah satu produk unggulan usaha kecil menengah di Desa Sidorejo Kec. Sukorejo, Kab. Ponorogo khususnya di Dukuh Pintu. Menggunakan tali gami sebagai bahan bakunya, dan proses produksinya tidak menggunakan alat bantu. Produk kerajinan yabg ada di Desa Sidorejo berupa dompet, tas, dan lain-lain dengan motif yang beragam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis peranan anyaman ini dalam sektor perekonomian Desa Sidorejo Kecamatan Sukorejo, serta meningkatkan keterampilan pengrajin dalam produksi produk kerajinan. Teknik yang digunakan dalam kerajinan ini adalah dengan menyatukan bahan-bahan kerajinan menjadi satu kesatuan sehingga terciptalah sebuah anyaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produk kerajinan anyaman di Dukuh Pintu Desa Sidorejo mempunyai potensi yang besar untuk dikembangkan karena merupakan produk unggulan di sektor UMKM. Aspek pengembangan produksi, tenaga kerja, pemasaran, permodalan, manajemen dan organisasi usaha merupakan aspek penting dalam mengelola pertumbuhan usaha kerajinan anyaman ini.
Pemanfaatan Limbah Bahan Makanan Untuk Pupuk Kompos di Rutan Kelas IIa Yogyakarta Farhan Rajwaa Alya Mas’ud; Ali Muhammad
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 2, No 7 (2023): Oktober
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.10040743

Abstract

Bama or food ingredients are raw materials which will then be processed to meet nutritional adequacy rates for prisoners. The large number of inmates who need food needs to be balanced with good processing of leftover food to create a clean and beautiful prison environment. Making organic compost fertilizer is one solution to the large amount of food waste because apart from reducing waste, it can also be used as fertilizer for agricultural plants. EM 4 is a microorganism that accelerates the maturity of organic fertilizer in the composting or decomposition process of organic material.
Peningkatan Literasi Melalui Pembelajaran Mengenal Huruf dan Angka di Paud Al- Hidayah Desa Baru Silvia Permatasari; Anggira Zahra Luthfiya; Bianca Alinna Tsara Rinaldy; Muhammad Rizky Dean; Nisa Nurlitawaty; Rahma Dila; Raznan Hafizan; Sabila Syahasika Wirianti; Siska Aprilia; Tengku Muhammad Atallah Fadhil
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 2, No 7 (2023): Oktober
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Literasi pada anak usia dini memiliki peran penting dalam membentuk dasar kemampuan berpikir yang akan memengaruhi perkembangan masa depan seorang anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pembelajaran mengenal huruf dan angka dalam meningkatkan literasi anak usia dini di PAUD Al-Hidayah Desa Baru. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas dengan melibatkan 30 anak PAUD dengan rentang usia 4-6 tahun sebagai partisipan. Selama melaksanakan penelitian terdapat empat siklus pembelajaran, setiap siklus nya terdiri dari pengenalan huruf dan angka secara bertahap, penggunaan media interaktif, serta kegiatan bermain dan bernyanyi yang mendukung ketertarikan belajar anak. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, tes literasi awal dan akhir, serta wawancara dengan wali kelas. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan literasi anak usia dini yang signifikan dengan menerapkan siklus pembelajaran tersebut. Penelitian juga menunjukkan bahwa pendekatan bermain sambil belajar dengan fokus pada mengenal huruf dan angka dapat memberikan kontribusi positif terhadap perkembangan literasi anak usia dini. Di samping itu, wali kelas sebagai pendukung utama murid PAUD AL- Hidayah Desa Baru memiliki peran krusial dalam menciptakan lingkungan pembelajaran yang mendukung interaksi sosial dan eksplorasi anak terhadap materi pembelajaran. Hasil penelitian ini dapat memberikan masukan bagi pengembangan kurikulum dan strategi pembelajaran literasi di PAUD serta lembaga pendidikan sejenis.
Pelatihan Pembuatan Biobriket sebagai Sumber Energi Pengolahan Gula Kelapa Kristal pada UMKM Gula Kelapa Kristal Desa Sunyalangu Kabupaten Banyumas Ropiudin Ropiudin; Dian Windy Dwiasi; Arief Sudarmaji; Kavadya Syska
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 2, No 7 (2023): Oktober
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.8417935

Abstract

Fokus kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini yaitu pelatihan pembuatan biobriket sebagai sumber energi dalam pengolahan gula kelapa kristal di UMKM Gula Kelapa Kristal Desa Sunyalangu, Kabupaten Banyumas, khususnya Kelompok Gula Kelapa Sari Manggar. Penggunaan biobriket sebagai bahan bakar alternatif diharapkan dapat mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar fosil dan menghasilkan energi yang ramah lingkungan. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini yaitu semi PRA (Participatory Rural Appraisal). Kegiatan pelatihan pembuatan biobriket kepada peserta (pengrajin gula kelapa kristal) dengan melibatkan praktik langsung. Selama pelatihan, peserta diberikan pemahaman tentang proses pembuatan biobriket menggunakan limbah biomassa yang tersedia di lokasi dan bahan perekat alami. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa pelatihan pembuatan biobriket efektif dalam meningkatkan pemahaman peserta tentang penggunaan limbah biomassa yang tersedia di lokasi sebagai bahan bakar alternatif. Peserta juga memperoleh pengetahuan tentang teknik pembuatan biobriket yang efisien dan ramah lingkungan. Selain itu, terdapat peningkatan kesadaran tentang pentingnya penggunaan sumber energi terbarukan pada industri gula kelapa kristal. Melalui pelatihan ini, UMKM Gula Kelapa Kristal Desa Sunyalangu dapat mengadopsi penggunaan biobriket sebagai sumber energi pengolahan gula kelapa kristal. Dengan demikian, UMKM tersebut dapat mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan dan mengoptimalkan produksi dengan biaya energi yang lebih efisien. Pelatihan ini juga dapat menjadi model bagi UMKM serupa dalam mengadopsi teknologi ramah lingkungan untuk mencapai keberlanjutan industri gula kelapa kristal. Berdasarkan hasil analisis evaluasi menggunakan model CIPP (Context,  Input,  Process, and Product) pencapaian pelaksanaan kegiatan dengan persentase  83,2%  termasuk  dalam  kategori sangat  baik dengan tingkat kepuasan pelatihan sebesar 84,0%,  peningkatan pelatihan sebesar 80%, dan efektivitas praktik sebesar 82,0%.
Sosialisasi Pencegahan Stunting dan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) di Desa Pangkalan Indarung Ismandianto I; Anggra Fadilla; Alyssa Septiawita; Aidura Izzara; Ayuni Safika; Nova Riani; Rifka Bahagiati; Robert Frans Antonio Worabay; Ulva Nurfajria
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 2, No 6 (2023): September
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.8387673

Abstract

Stunting is a global nutritional problem that often occurs in poor and developing countries. Stunting is associated with an increased risk of morbidity and mortality, as well as suboptimal brain development, including delays in the development of motor and intellectual skills. Stunting describes chronic malnutrition that begins in childhood, during growth and development. Delays in growth and development in children under 5 years can be caused by many things. This activity was carried out in Pangkalan Indarung Village, Singingi District, Kuantan Singingi Regency. Due to the village community's lack of knowledge about stunting, Riau University KKN students collaborated with the posyandu to re-involve residents in stunting prevention outreach activities. This activity includes collecting data on toddlers and distributing stunting posters door to door so that we can better understand the situation in society. Stunting prevention outreach activities include two materials, namely Stunting Prevention and Exclusive Breastfeeding. The expected goal of this activity is that the people of Pangkalan Indarung Village can care more about health, especially nutritional intake so that they can prevent stunting.
Optimalisasi Potensi Desa Wisata Melalui Manajemen Pengelolaan Yang Berkelanjutan: Kontribusi Bagi Kesejahteraan Masyarakat Lokal Alexander Phuk Tjilen; Ruloff Fabian Yohanis Waas; Samel Watina Ririhena; Beatus Tambaip; Syahruddin Syahruddin; Yosephina Ohoiwutun; Riska Dwi Prihandayani
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 2, No 6 (2023): September
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.8373947

Abstract

Pengembangan desa wisata yang berkelanjutan di Merauke perlu mendapat perhatian khusus dalam pengelolaannya. Tujuan pengabddian ini adalah dengan pengelolaan desa wisata di Merauke dapat berjalan dengan lebih baik dan memberikan dampak positif bagi masyarakat lokal dan lingkungan sekitarnya. Dengan mengoptimalkan potensi desa wisata melalui manajemen pengelolaan yang berkelanjutan, diharapkan dapat meningkatkan pendapatan masyarakat setempat, melestarikan budaya dan alam, serta memberikan pengalaman wisata yang berkesan bagi wisatawan. Metode yang dilakukan antara lain Pemberdayaan masyarakat lokal, Pengembangan produk wisata yang berkelanjutan, Penataan kawasan wisata, Peningkatan kualitas pelayanan, Peningkatan promosi wisata. Hasil pengabdian menunjukan bahwa pengelolaan desa wisata yang berkelanjutan memerlukan pemberdayaan masyarakat, pengembangan produk wisata yang berkelanjutan, penataan kawasan, dan peningkatan kualitas pelayanan. Pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan dan keterlibatan aktif mereka dalam pengambilan keputusan adalah kunci sukses. Pengembangan produk wisata yang berkelanjutan melibatkan promosi potensi unik desa tanpa merusak lingkungan atau budaya. Penataan kawasan desa wisata yang baik dan pelayanan berkualitas tinggi memberikan pengalaman positif kepada pengunjung. Promosi efektif dan kerja sama antar pemangku kepentingan juga penting dalam meningkatkan daya tarik dan pendapatan desa wisata.@font-face {font-family:"Cambria Math"; panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4; mso-font-charset:0; mso-generic-font-family:roman; mso-font-pitch:variable; mso-font-signature:-536870145 1107305727 0 0 415 0;}p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal {mso-style-unhide:no; mso-style-qformat:yes; mso-style-parent:""; margin:0cm; mso-pagination:widow-orphan; font-size:12.0pt; font-family:"Times New Roman",serif; mso-fareast-font-family:"Times New Roman";}.MsoChpDefault {mso-style-type:export-only; mso-default-props:yes; font-size:11.0pt; mso-ansi-font-size:11.0pt; mso-bidi-font-size:11.0pt; font-family:"Calibri",sans-serif; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-fareast-font-family:Calibri; mso-fareast-theme-font:minor-latin; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin; mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; mso-bidi-theme-font:minor-bidi; mso-font-kerning:0pt; mso-ligatures:none; mso-ansi-language:IN;}.MsoPapDefault {mso-style-type:export-only; margin-bottom:10.0pt; line-height:115%;}div.WordSection1 {page:WordSection1;}