cover
Contact Name
T Saifullah
Contact Email
tsaifullah@unimal.ac.id
Phone
+6283899908686
Journal Mail Official
penerbitdarulhuda@gmail.com
Editorial Address
Jln. Pendidikan No. 1 Duson Bale Tunoeng, Cot Seurani, Muara Batu, Aceh Utara, 24355
Location
Kab. aceh utara,
Aceh
INDONESIA
Nanggroe: Journal of Scholarly Service
ISSN : -     EISSN : 29867002     DOI : https://doi.org/10.5281/zenodo.8367597
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia merupakan jurnal ilmiah dibawah Yayasan Daarul Huda Krueng Mane yang memfokuskan pada hasil-hasil penelitian dan pengabdian akademisi pada masyarakat.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 837 Documents
Kegiatan Bazar Entrepreneurship Tebu Kayan Car Free Day Dewi Qomariah Imelda; Aslan A; Yuliansyah Y; Ika Niswatin Budiarti; Nurus Soimah; Hermawan H
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 2, No 4 (2023): July
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.10031566

Abstract

Pendidikan Kewirausahaan dapat mempengaruhi ide dan inovasi dalam berwirausaha. Menurut Wijaya (2017: 21) wirausaha adalah orang yang melakukan upaya kretaif dan inovatif dengan mengembangkan ide serta meramu sumber daya untuk menemukan peluang dan perbaikan hidup. Kemudian menurut Aslan Dkk (2023:23) Pendidikan kewirausahaan adalah keseluruhan apa yang diketahui tentang segala bentuk informasi yang diolah dan berproses dalam ranah kognitif berupa ingatan dan pemahaman tentang cara berusaha sehingga menimbulkan keberanian mengambil resiko secara rasional dan logis dalam menangani suatu usaha. Untuk lebih memahami hal tersebut maka dilakukan kegiatan bazar entrepreneurship oleh mahasiswa fakultas ekonomi. Tujuan kegiatan ini selain memenuhi salah satu praktik tugas Kewirausahaan juga bertujuan sebagai penambah pengetahuan sekaligus pengalaman dalam berwirausaha. Dan bisa mendapat live skill dan mengaplikasikan ilmu kewirausahaan yang telah di tetapkan dikampus ke dalam praktik yang sesungguhnya. Dari kegiatan ini, kita dapat menarik kesimpulan bahwa mahasiswa sangat memerlukan proses pembelajaran secara langsung dan bukan hanya mengandalkan teori saja tetapi harus praktek ke tempat kejadian agar kita bisa merasakan bagaimana cara berinteraksi dengan konsumen, menawarkan serta menjual produk kepada orang lain, mengatur keuangan, membuat sebuah produk dan lain sebagainya yang sangat berguna bagi kita semua kedepannya. Pendidikan Kewirausahaan melalui kegiatan bazar ini bisa menjadi dasar ketika mahansiswa berminat membuka dan mengembangkan suatu usaha.
Sosialiasi Pemahaman Keseteraan Gender di Lingkup Sekolah Dasar Negeri 003 Desa Pulau Padang, Kecamatan Singingi, Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau Ismandianto I; Bilqhis Luthfiyya Syanura; Nailul Aflah; Elfikrah Rizyan Anugrah; Trysa Yulvarizal; Roni Matthew
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 2, No 7 (2023): Oktober
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.10002878

Abstract

Gender equality in the world of education is a crucial issue that impacts the social and economic development of society. This research aims to examine and analyze the status of gender equality at SDN 003 Pulau Padang Village, an elementary school located in the rural area of Riau. The research methods employed include surveys, classroom observations, interviews with students and school staff, as well as statistical data analysis. The results of this study highlight several challenges faced in achieving gender equality at SDN 003 Pulau Padang Village. Although the participation rates of female and male students in primary education are similar, there are significant differences in academic performance between the two groups. Further analysis reveals that factors such as social expectations, household roles, and access to educational resources play a crucial role in these differences. Furthermore, the research finds that efforts to enhance gender equality in schools have been made, including gender awareness programs and teacher training in inclusive approaches. However, there is still room for improvement in the implementation of these programs.
Perlindungan Hukum Terhadap Konsumen yang Haknya Dirugikan Dalam Event Flash Sale Tiap Bulan Melalui Transaksi Online E -Commerce di Situs Belanja Shopee Nur Ana Putri Wahyuni
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 2, No 6 (2023): September
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.8395156

Abstract

Di masa modern saat ini teknologi mengalami progres yang sangat meningkat. Sehingga membawa perubahan setiap aktivitas orang, salah satunya dalam sektor bisnis karena telah menciptakan banyak peluang dalam bidang bisnis. Jual beli melalui Internet semakin memudahkan manusia, terutama melalui situs Belanja Shopee. Penelitian bertujuan untuk mengkaji lebih lanjut tentang perlindungan hukum terhadap konsumen melalui transaksi online. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif, yang dikonseptualisasikan dan dikembangkan dengan mempertimbangkan hukum, aturan, dan peraturan yang terikat atas problem yang diteliti atas perspektif hukum. Kurang lebih model kejadiannya yaitu menggabungkan beragam norma perundang-undangan,filosofi, dan referensi acuan mengenai apa saja upaya Shopee yang bertanggung jawab sebagai pelaku usaha kepada Konsumen dirugikan dalam melakukan transaksi belanja online di Shopee dan upaya  dilakukan untuk memastikan bahwa produsen bertanggung jawab atas penjualan flash  di pasar Shopee agar tidak menimbulkan kerugian yang merugikan konsumen. Upaya memberikan perlindungan hukum di Indonesia terhadap konsumen yang dilanggar haknya selama bertransaksi online di website Shopee. Hasil penelitiannya yaituPerlindungan hukum bagi konsumen yang mengalami kerugian pada saat pembelian e-commerce Shopee sesuai Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999. Mengenai jumlah dan harga produk-produk tersebut dalam  flash sale yang tidak memenuhi ketentuan yang ditetapkan oleh Konsumen Undang-Undang Perlindungan, Kewajiban Shopee untuk memberikan perlindungan hukum kepada konsumen yang dirugikan dalam transaksi perdagangan komersial dapat dianggap sebagai itikad buruk  pelaku komersial dalam menjalankan aktivitasnya dan kegagalan untuk mematuhi seluruh peraturannya. Berdasarkan pembahasan sebelumnya mengenai perlindungan hukum bagi konsumen Sebagaimana tercantum dalam Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen, di Indonesia sendiri memiliki akses terhadap perlindungan hukum terhadap konsumen Shopee atas hak-haknya.
Implementasi Pelatihan Batik Ciprat di Desa Karangpatihan, Kecamatan Balong, Kabupaten Ponorogo Jasmine Firdausyi; Kussuraningtyas Kussuraningtyas; Yayuk Susilowati; Dias Aprilia Santy; Asis Riat Winanto
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 2, No 6 (2023): September
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.8379335

Abstract

Universitas Muhammadiyah Ponorogo melakukan program pengabdian di mulai dari pengembangan potensi lokal, pemberdayaan masyarakat, hingga penyelenggaraan berbagai acara sosial yang bermanfaat. Salah satunya program pengabdian dimana tidak hanya berupa pemberian bantuan materi atau layanan, namun juga menjalin hubungan positif dengan masyarakat lokal, belajar dari mereka, dan berpartisipasi dalam pengembangan masyarakat. Dengan demikian, hasil pengabdian yang dilakukan akhirnya dapat berkontribusi secara signifikan terhadap pembangunan sosial dan mengembangkan sikap, nilai, dan keterampilan yang berharga dalam kehidupannya.
Peningkatan Keterampilan Menulis Teks Deskripsi Menggunakan Pendekatan Kontekstual Dengan Media Objek Pengamatan Langsung Siswa Kelas VII SMP Negeri 3 Abab Amra, Hoiril; Rukiyah, Siti; M, Missriani
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 2, No 7 (2023): Oktober
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.10049522

Abstract

Language is a tool of human communication for both oral and written. In Indonesian learning, there are four skills that are expected to continue to improve in students. These four skills include reading, writing, speaking, and listening. Writing skills are one of the skills that have a high level of difficulty compared to other aspects of skills. One of the writing materials learned by grade VII junior high school students is writing description texts. Teachers need to consider suitable models, methods, media, and approaches in teaching writing this description text. In this study, the author used a contextual approach with direct observation object media when teaching material to write description texts. The results of this study show an increase in the skills of writing description texts for grade VII students of SMP Negeri 3 Abab for the 2023/2024 school year. This is evidenced by obtaining student grades, namely in the first cycle students achieved completeness as many as 12 students out of 26 students or 45%. In cycle II students achieved completeness of 21 students out of 26 students or 81%, an increase of 36%. From the results of this study, it can be concluded that a contextual approach with direct observation object media is more suitable to be applied in writing description texts.
Urgensi Pendidikan Politik dan Pemilu Terhadap Pemilih Pemula di SMAN 8 Sarolangun Dalam Menghadapi Pemilihan Umum Tahun 2024 Wahyu Rohayati; M. Yusuf; Sutri Destemi Elsi; Riri Maria Fatriani
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 2, No 7 (2023): Oktober
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.10012081

Abstract

Urgensi pendidikan politik dan pemilu terhadap pemilh pemula, Pentingnya pemahaman terhadap pemilu bagi pemuda atau pemilih pemula untuk meningkatkan partisipasi pemilih pemula akan melatar belakangi pelaksanaan program pengabdian kepada masyarakat ini. Untuk memecahkan Peran serta atau partisipasi masyarakat dalam politik adalah kegiatan seseorang atau sekelompok orang untuk turut serta secara aktif dalam kehidupan politik, dengan jalan memilih pimpinan negara, dan secara langsung atau tidak langsung dapat mempengaruhi kebijakan pemerintah, public policy. Untuk meningkatkan kesadaran politik dan kualitas demokrasi maka pendidikan politik perlu ditanamkan sejak dini kepada generasi muda, salah satunya kepada calon pemilih pemula atau yang akan menggunakan hak pilihnya pertama kali. Pendidikan politik yang baik diharapkan mampu membangkitkan generasi muda untuk aktif dalam kegiatan politik baik secara aktif sesuai dengan perannya masing-masing. Seluruh lapisan masyarakat, pemuda, pemilih pemula memiliki tujuan mereka masing-masing dalam melihat sebuah kepentingan di dalam pemilu ini, berharap dengan adanya pemilu serentak ini akan membawa dampak perubahan untuk kelangsungan masyarakat banyak, kepentingan masyarakat, dan perubahan-perubahan lainnya. Pemilih pemula juga akan melihat visi dan misi masing-masing calon dengan tetap mempertimbangkan beberapa kriteria-kriteria calon pemimpin yang diharapkan akan membawa dampak perubahan. Partisipasi politik bagi pemula juga akan membawa angin segar di dalam pemilu 2024 dengan banyaknya pemilih pemula tahun mendatang.
Pengabdian Masyarakat Dalam Peningkatan Sumber Daya Manusia di Desa Kerinci Kanan Melda Sundari; Nuraini N; Muhammad Yahya; Masayu Adara Raditya; Indah Azhari; Irfan Izaz Asraf; Atmatul Fitri; Ana Luthfia Anggraini; Muhammad Harry Satria; Utami Pratiwi Indra
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 2, No 7 (2023): Oktober
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.8421972

Abstract

In this KKN program we have realized one of the Tri Dharmas of Higher Education, namely community service. Apart from realizing one of the Tri Dharmas of Higher Education, we also try to implement one of the functions of the students themselves, namely agent of change. We have implemented many activity programs in Kerinci Kanan Village. These activity programs cover the education sector by providing socialization to schools, then also helping them learn subjects at school at both elementary school level, the social sector by participating in socialization and posyandu activities, gymnastics, participating in mutual cooperation activities, wirid activities, joining together. MTQ parade activities, visiting duck farms and religious activities such as group Koran recitation activities, training children in the call to prayer and bilal as well as participating in various activities held in Kerinci Kanan Village to celebrate Indonesian independence day. The aim of implementing this program is that it is hoped that students, namely ourselves, can gain learning experience through direct involvement in society. Find, formulate, solve and overcome various problems in the field. The target of our activities is the entire community in Kerinci Kanan Village, whether they are children, youth or parents.
Efektivitas Penegakan Hukum dan HAM di Indonesia Terhadap Kasus Pembunuhan Munir Dalam Memperjuangkan Hak Asasi Manusia Qothrun Nada Zahrotun Nabila
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 2, No 6 (2023): September
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.8387834

Abstract

Indonesia can be said to be a country of law and a country that adheres to democratic principles. As a country that adheres to democratic principles, it should be able to place supreme power in the hands of the people. The correlation between these powers cannot be separated from the basic rights inherent in every human being. However, in reality we still often encounter violations of human rights. One of them is the Munir murder case, which until now has not yet received justice. Munir is classified as a human rights defender who has greatly contributed to protecting the common people. This has become a risk if you join the ranks of activists as human rights defenders like Munir, namely threatening the security and welfare of your life. Because the government's arguments are not in line with them Because the government's arguments are not in line with theirs, so it can give rise to bad behavior and intentions if the opposing party does not accept it.
Pendampingan Kualitas Hidup Lansia di Panti Asuhan St. Vincentius Cabang Merauke Pulung Riyanto; Chalvyn Silasa Pakidi; Samel Watina Ririhena; Beatus Tambaip; Yosephina Ohoiwutun; Riska Dwi Prihandayani
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 2, No 6 (2023): September
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.8377194

Abstract

Tujuan pengabdian ini adalah meningkatkan kualitas hidup lansia di Panti Asuhan ST. Vincentius Cabang Merauke dengan pendampingan berbasis aktifitas fisik, psikis, dan gizi. Hal ini penting karena tubuh lansia mengalami penurunan berbagai fungsi akibat proses penuaan, termasuk sistem imun yang melemah, sehingga rentan terhadap berbagai penyakit. Solusi ini mencakup pengaturan menu sehat, menghindari stres, berjemur, istirahat cukup, dan aktivitas fisik. Langkah-langkah untuk melaksanakan solusi pendampingan lansia di Panti Asuhan ST. Vincentius Cabang Merauke melibatkan penyuluhan dalam aktifitas fisik, kesehatan psikis, dan gizi. Fokus aktifitas fisik adalah meningkatkan kualitas hidup lansia melalui latihan yang sesuai. Dalam aspek psikis, manajemen stres, depresi, dan pengendalian emosi bagi lansia akan ditekankan. Adapun dalam hal gizi, akan diajarkan cara menyusun menu seimbang berdasarkan indeks massa tubuh dan usia lansia. Program pengabdian ini telah meningkatkan kesejahteraan fisik dan mental lansia di panti asuhan, serta mengubah paradigma perawatan lansia secara keseluruhan dengan pemeriksaan kesehatan rutin, perawatan medis teratur, dan diet yang lebih bergizi. Para lansia juga terlibat dalam kegiatan sosial dan rekreasi, mengurangi rasa kesepian, dan membangun ikatan dengan staf panti asuhan. Program ini meningkatkan kesadaran masyarakat tentang perawatan lansia dan menciptakan budaya peduli terhadap mereka. Dengan hasil positif ini, program ini menjadi inspirasi bagi proyek serupa di seluruh masyarakat untuk meningkatkan kualitas hidup lansia secara lebih luas
Sosialisasi Bencana Tanah Longsor dan Kebakaran di MI Al- Huda 01 Pandanarum Indyah Hartami Santi; Ardi Eka Putra; Maysa Aulia Salsabila; Muhammad Devana Putra Faizin Pratama; Reinhard Forno; Venny Eka Kurniawati
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 2, No 7 (2023): Oktober
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.10031819

Abstract

Sociabilization is a term that generally refers to the process of learning to interact with other individuals through understanding thoughts, feelings, and actions that are important for effective participation in social life. This sociabilization process is something that constantly occurs in our daily lives. One of the government programs related to this is the Disaster Reduction Program, which is aimed at providing education to the community. The aim of this research is to enhance children's understanding of recognizing disasters. The research problem is divided into three stages in the communication process, namely preparation, create ppt, and implementation. In the implementation of this community service program, the method used encompasses two aspects, namely sociabilization and simulation. Sociabilization is one form of communication, and thus, it is a communication process in itself. Meanwhile, simulation is used to apply this method and appears to have been carried out in various groups. However, the actual field experience is only experienced by a small portion of students, so the simulation may not accurately reflect real-life situations. Based on the results of this sociabilization, it is evident that providing education on disaster mitigation to students in Madrasah Ibtidaiyah is crucial for enhancing their knowledge. Considering that the topic of disasters may be new to students, they have a high interest in understanding and studying it thoroughly.