cover
Contact Name
Nefonavratilova Ritonga
Contact Email
nafratilovanefo@gmail.com
Phone
+6281264810005
Journal Mail Official
jpmajurnal.jpma@gmail.com
Editorial Address
Jalan Raja Inal Siregar Batunadua Julu Padansidimpuan Batunadua
Location
Kota padangsidimpuan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA)
ISSN : -     EISSN : 27150178     DOI : http://dx.doi.org/10.51933/jpma.v4i2
Hhasil implementasi kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang melibatkan partisipasi masyarakat dan mitra yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 240 Documents
PENYULUHAN KESEHATAN KB (KELUARGA BERENCANA) PADA USIA PRODUKTIF DI LINGKUNGAN I DESA SIMIRIK KOTA PADANGSIDIMPUAN adelina mei
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol 3 No 3 (2021): Vol. 3 No. 3 Desember 2021
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keluarga Berencana (KB) merupakan salah satu pelayanan kesehatan preventif yang utama bagi wanita. Keluarga Berencana adalah tindakan yang membantu pasangan suami istri untuk menghindari kelahiran yang tidak diinginkan, mengatur jarak kelahiran, dan menentukan jumlah anak dalam keluarga. Usia produktif perempuan pada umumnya adalah 15-49 tahun. Maka dari itu perempuan atau pasangan usia subur ini lebih diprioritaskan untuk menggunakan kontrasepsi atau cara KB Tujuan pengabdian untuk Meningkatkan pengetahuan dan kesadaran usia produktif tentang KB (keluarga berencana). Bentuk kegiatan yang dilakukan yaitu penyuluhan kesehtan tentang KB (keluarga berencana). Kegiatan penyuluhan yang dilaksanakan berjalan dengan baik oleh usia produktif , kegiatan tampak antusias dalam mengikuti kegiatan penyuluhan kesehtan tentang KB (Keluarga Berencana) . Hal ini dibuktikan dengan antusias usia produktif menjalankan kegiatan dengan teratur dan tertib juga mendengarkan penyuluhan tentang KB (Keluarga Berencana) menempel spanduk dan foto bersama oleh panitia kegiatan dan usia produktif. Family Planning (KB) is one of the main preventive health services for women. Family Planning is an action that helps married couples to avoid unwanted births, regulate birth spacing, and determine the number of children in the family. The productive age of women in general is 15-49 years. Therefore, women or couples of childbearing age are prioritized to use contraception or family planning methods. The purpose of service is to increase knowledge and awareness of productive age about family planning (KB). The form of activity carried out is health counseling about family planning (KB). The counseling activities carried out went well for the productive age, the activities seemed enthusiastic in participating in the health counseling activities on family planning (KB) . This is evidenced by the enthusiasm of productive age in carrying out activities in an orderly and orderly manner as well as listening to counseling about KB (Family Planning) sticking banners and taking photos together by the activity committee and productive age.
IMB: Pembuatan Menu Sehat Bagi Penderita Hipertensi Adi Antoni; Yenni Farida Siregar
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol 1 No 1 (2019): Vol. 1 No. 1 Desember 2019
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit kronik yang menjadi masalah global. Penderita hipertensi akan menjalani kondisi ini seumur hidupnya. Pengelolaan hipertensi yang tidak tepat akan menurunkan kualitas hidup penderitanya. Desa Manunggang Jae merupakan salah satu desa binaan Puskesmas Labuhan Rasoki yang memiliki penderita hipertensi yang cukup banyak. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah membantu masyarakat dalam membuat menu sehat bagi keluarga yang menderita hipertensi. Metode pelaksanaan dalam kegiatan ini meliputi peserta yang hadir adalah keluarg yang memiliki anggota keluarga hipertensi. Jumlah peserta sebanyak 21 orang. Menu yang disajikan adalah pembuatan sup seledri dan labu siam. Pengabdian ini menggunakan metode Pendidikan kesehatan, demonstrasi dan redemonstrasi. Tahap pertama:pendidikan kesehatan berisi penjelasan terkait penyakit hipertensi serta penatalksanaannya jika terjadi peningkatan tekanan darah. tahap kedua demonstrasi: pembuatan menu sehat hipertensi oleh pengabdi. Tahap ketiga redemonstrasi oleh peserta dalam pembuatan menu sehat hipertensi. Peserta kegiatan pengabdian sangat antusias mengikuti kegiatan. Peserta kegiatan mampu melakukan redemonstrasi terkait pembuatan menu sehat bagi penderita hipertensi. Keluarga memiliki motivasi yang kuat dalam membuat menu sehat bagi penderita hipertensi di rumah. Pembuatan menu sehat bagi penderita hipertensi dapat di demonstrasikan dengan baik oleh peserta dan menjadi inspirasi bagi keluarga dalam menyiapkan menu sehat bagi penderita hipertensi.
PENDIDIKAN KESEHATAN PENDIDIKAN KESEHATAN TENTANG PENGURANGAN NYERI SAAT PERSALINAN SEBAGAI UPAYA PERSIAPAN PERSALINAN DI KLINIK SURYANI KABUPATEN PADANG LAWAS UTARA TAHUN 2023 Ramadhani Nainggolan
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol 5 No 1 (2023): Vol. 5 No. 1 April 2023
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v5i1.1008

Abstract

Hampir semua wanita mengalami dan merasakan nyeri selama persalinan, tetapi respon setiap wanita terhadap nyeri persalinan berbeda-beda. Nyeri pada persalinan disebabkan oleh adanya kontraksi uterus dan kerusakan jaringan selama persalinan serta kelahiran melalui vagina. Intensitas nyeri selama persalinan mempengaruhi kondisi psikologis ibu, persalinan dan kesejahteraan janin. Upaya untuk menurunkan nyeri pada persalinan dapat menggunakan tehnik massage (Counter-Pressure) yang merupakan salah satu metode non farmakologi yang dilakukan untuk mengurangi nyeri persalinan. Tujuan: Memberikan informasi mengenai pengurangan nyeri saat persalinan sebagai upaya persiapan persalinan pada ibu hamil. Metode Kegiatan: Penyuluhan tentang pengurangan nyeri menggunakan teknik massage (Counter-Pressure) dilakukan kepada 15 ibu hamil trimester II dan trimester III pada tanggal 03 Februari 2023. Hasil: Berdasarkan umur diperoleh sebagian besar peserta berumur 20 – 30 tahun sebanyak 66,6%, Pendidikan tinggi 13%, Paritas primigravida 60%, status pekerjaan adalah bekerja 73,3%. Pengetahuan pengurangan nyeri persalinan sebelum penyuluhan sebagian besar dalam kategori kurang 73,3%, setelah penyuluhan sebagian besar dalam kategori baik 100%, persepsi tentang persalinan sebelum penyuluhan sebagian besar kurang baik 66,7%, setelah penyuluhan sebagian besar baik 100%. Kesimpulan: Pengetahuan ibu hamil tentang pengurangan nyeri persalinan meningkat setelah dilakukan penyuluhan, persepsi peserta tentang persalinan juga berubah menjadi baik setelah dilakukan penyuluhan.
STRATEGI PEMASARAN KUE BIKA SEBAGAI KUE KHAS MAGA PADA UMKM KELURAHAN PASAR MAGA nur - laila
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol 3 No 3 (2021): Vol. 3 No. 3 Desember 2021
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v3i3.560

Abstract

Kabupaten Mandailing Natal memiliki 24 Kecamatan yang terdiridari 27 Kelurahan dan 407 desa, yang salah satunya Kelurahan yaitu Pasar maga. Di Kelurahan Pasar Maga memiliki makanan khas tradisional yang memiliki rasa yang enak. Makanan tradisonal tersebut bernama Bika Bakar. Untuk pembuatan bika cukuplah unik karena menggunkan sabut kelapa. Jika di Medan Kita mengenal Bika Ambon maka di Kelurahan Pasar Maga terdapat Bika Bakar. Bika Bakar terbuat dari tepung beras yang dicampur dengan pisang, gula merah dan parutan kelapa. Dalam proses memasak menggunakan bakan bakar arang atau serabut kelapa, penggunaaan serabut kelapa dan arang agar bika lebih mengembang. Bika bakar yang tidak mengembang sempurna akan kelihatan kurang menarik dan rasanya juga berkurang. Makanan tradisional in itidak kalah enak dengan makanan yang lain, akan tetapi disini masih dibutuhkan bagaimana strategi pemasaran dalam mempromosikan Bika bakar ini agar lebih dikenal di masyarakat luas. Salah satu solusi yang dapat dilakukan yaitu dengan cara meningkatkan strategi pemasaran melalui promosi dengan menggunkan media social baikdi Facebook, Instagram, Whatsaap, bergabung di group jual beli dan menjalin kerja sama dengan tok-toko yang ada disekitar. Adapun tujuannya yaitu untuk dapat meningkatkan penjualan,lebih dikenal di masyarakat dan meningkatkakan penghasilan wilayah setempat. Metode yang digunakan yaitu diawali dengan program pelatihan-pelatihan. Sebelum dilakukanpelatihan terlebih dahulu dilakukan diskusi, evaluasi, dan analisisi situasi dengan para anggota mitra untuk mengetahui permasalahan utama yang sedang dihadapi, khususnya terkait dengan keberlanjutan usaha dan strategi pemasaran. Setelah menganalisis permasalahan, dilakukan pelatihan untuk menjawab dan memperbaiki kebutuhan–kebutuhan yang sudah dirumuskan dalam bentuk pelatihan perencanaan bisnis. Hasil dari kegiatan ini pengusaha kuliner Bika Bakar mendapatkan pelatihan dalam meningkatkan pengetahuan dan kemampuan tentang strategi pemasaran, menemukan solusi dalam meningkatkan penjualan dengan menggunakan strategi pemasaran dan pelatihan dalam memanfaatkan kemajuan teknologi informatika sebagaisarana untuk meajukan usaha dalam meningkatkan penjualan.
Penyuluhan Kesehatan Tentang Makanan Sehat Bagi Penderita Hipertensi pada Lansia di Desa Labuhan Labo Kota Padangsidimpuan Tahun 2018 Delfi Ramadhini; Nefonafratilova Ritonga
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol 2 No 1 (2020): Vol. 2 No. 1 April 2020
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hypertension or high blood pressure is a symptom of an increase in a person's blood pressure above normal which results in the supply of oxygen and nutrients carried by the blood being blocked to the tissues of the body that need it. Based on WHO data, it is estimated that there are 600 million people with hypertension worldwide, with 3 million deaths each year. Hypertension is also in the 2nd rank of 10 most diseases in outpatients in hospitals in Indonesia in 2006 with a prevalence of 4.67%. The purpose of this PKM is to motivate the elderly about the importance of knowing healthy food, foods that can and should not be consumed by people with hypertension so that the elderly can continue to maintain health. PKM activities are carried out by means of health education methods using slide show powerpoint media and posters to elderly people with hypertension in the village of Labuan Labo totaling 50 people. The results of this counseling activity were continued by providing an evaluation to elderly people with hypertension, namely questions and answers about the material provided. There are three questions given by the extension agent to elderly people with hypertension. Based on the answers given, it shows that elderly people with hypertension understand the material provided by the extension agents, although there are elderly people who have difficulty remembering. PKM activities carried out went well. Elderly people with hypertension who participated in the activity seemed enthusiastic about participating in the counseling activities. Hypertension or high blood pressure is a symptom of an increase in a person's blood pressure above normal which results in the supply of oxygen and nutrients carried by the blood being blocked to the tissues of the body that need it. Based on WHO data, it is estimated that there are 600 million people with hypertension worldwide, with 3 million deaths each year. Hypertension is also in the 2nd rank of 10 most diseases in outpatients in hospitals in Indonesia in 2006 with a prevalence of 4.67%. The purpose of this PKM is to motivate the elderly about the importance of knowing healthy food, foods that can and should not be consumed by people with hypertension so that the elderly can continue to maintain health. PKM activities are carried out by means of health education methods using slide show powerpoint media and posters to elderly people with hypertension in the village of Labuan Labo totaling 50 people. The results of this counseling activity were continued by providing an evaluation to elderly people with hypertension, namely questions and answers about the material provided. There are three questions given by the extension agent to elderly people with hypertension. Based on the answers given, it shows that elderly people with hypertension understand the material provided by the extension agents, although there are elderly people who have difficulty remembering. PKM activities carried out went well. Elderly people with hypertension who participated in the activity seemed enthusiastic about participating in the counseling activities.
PENYULUHAN TANDA BAHAYA KEHAMILAN DI PUSKESMAS PEMBANTU BULU TAHUN 2022 Ana Mufidaturrosida; Atik Maria
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol 5 No 1 (2023): Vol. 5 No. 1 April 2023
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v5i1.1002

Abstract

Komplikasi kehamilan adalah kesulitan yang terjadi hanya selama kehamilan. Pentingnya pemahaman dan keterampilan mendeteksi dini tanda bahaya kehamilan dikarenakan, kehamilan yang diperkirakan normal dapat berkembang menjadi kehamilan patologis. Tujuan dari penelitian ini adalah agar ibu hamil di Puskesmas Pembantu Bulu mengetahui tentang tanda bahaya kehamilan serta dapat segera memeriksakan ke tenaga kesehatan apabila mengalaminya. Pelaksanaan penyuluhan tanda bahaya kehamilan dilaksanakan dengan sasaran ibu hamil trimester I, II dan III di wilayah kerja Puskesmas Pembantu Bulu. Peserta penyuluhan berjumlah 7 orang ibu hamil. Penyuluhan dilaksanakan dengan metode ceramah dan tanya jawab, dengan menggunakan media leaflet. Kegiatan penyuluhan tanda bahaya kehamilan dapat diterima dengan baik, ibu hamil mengetahui tentang tanda bahaya kehamilan.
A Pelaksanaan Kelas Ibu Hamil Di Desa Kedungoleng Kecamatan Paguyangan Kabupaten Brebes Endang Susilowati; Himatul Khoeroh
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol 4 No 1 (2022): Vol.4 No. 1 April 2022
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v4i1.724

Abstract

Pregnant women class is a study group for pregnant women through education or health education with a gestational age of 4 weeks to 36 weeks. The purpose of the class for pregnant women is to increase knowledge, change attitudes and behavior of mothers to understand pregnancy, body changes and complaints during pregnancy, pregnancy care, childbirth, postpartum care, postpartum family planning and newborn care. The class for pregnant women is given at least 3 times during pregnancy, a maximum of 10 people per class, husband or family participates at least 1 meeting. The method used is one day one service, namely with one meeting for class services for pregnant women with a total of 3 meetings during pregnancy. The steps taken include screening pregnant women first. The next stage is the implementation of the first meeting the facilitator delivers material about discomfort and changes that occur in pregnant women, healthy lifestyles and balanced nutrition and danger signs. The second meeting was about the danger signs of childbirth, preparation for delivery and signs of delivery, while the third meeting was about caring for newborns, postpartum mother care and post-partum family planning and ended with role play exercises for pregnancy. The results of the class activity for pregnant women, 90% of pregnant women are willing to take part in the activity and understand the materials that have been delivered by the facilitator, it is only recommended to participate in the husband or family so that they are more prepared to participate in maintaining health together.
PENYULUHAN TENTANG PENCEGAHAN HIPERTENSI DENGAN MENGHINDARI FAKTOR RISIKO KEPADA WARGA BINAAN PEMASYARAKATAN DI LAPASKELAS II B PADANGSIDIMPUAN TAHUN 2018 Nefonavratilova Ritonga; Nurelilasari Siregar
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol 2 No 1 (2020): Vol. 2 No. 1 April 2020
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cardiovascular disease according to the 1992 AND 1995 Household Health Survey (SKRT) is the biggest cause of death in Indonesia, one of which is hypertension (Yunis, 2003). This shows how serious the problem of increasing hypertension that is happening in Indonesia is, if not followed by an increase in health knowledge related to changes in people's behavior to prevent hypertension by staying away from hypertension risk factors. So based on the above problems, we intend to hold counseling on the prevention of hypertension by avoiding risk factors for the Correctional Center in Padangsidimpuan Class II B Prison in 2018. Extension activities were very enthusiastic in response to the assisted residents, seen from several assisted residents who asked related questions
PENYULUHAN KESEHATAN TENTANG BANTUAN HIDUP DASAR/RESUSITASI JANTUNG PARU DI ASRAMA PUTRI UNIVERSITAS AUFA ROYHAN Nanda Suryani Sagala; Natar Fitri Napitupulu; Hotma Royani Siregar; Eky Maryo Harahap; Edy Sujoko; Kombang Ali Yasin Dalimunthe
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol 5 No 2 (2023): Vol. 5 No. 2 Agustus 2023
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v5i2.1088

Abstract

ABSTRAK Berdasarkan WHO (world health organisazition) di Indonesia penyakit kardiovaskuler merupakan penyebab kematian nomer satu. Dari data WHO tahun 2014, disebutkan bahwa 37% angka kematian di Indonesia disebabkan karenan penyakit kardiovaskuler. (world health organization, 2014) di Indonesia sendiri belum didapatkan data yang pasti mengenai jumlah prevelensi kejadian henti jantung dikehidupan sehari-hari atau diluar rumah sakit. Namun diperkirakan 10.000 warga per tahun yang berarti 30 orang per hari mengalami henti jantung. Kejadian terbanyak dialami oleh penderita jantung coroner dan stoke yang di perkirakan akan terus meningkat mencapai 23,3 juta kematian pada tahun 2030 (Riskesdas,2013) di NTB sendiri berdasarkan data dari riset kesehatan dasar tahhun 2013 berdasarkan diagnosis dokter prevelensi penyakit jantung coroner sebesar 0,2% atau diperkirakan sekitar 6.405 orang, sedangkan berdasarkan diagnosis/gejala sebesar 2,1% atau diperkirakan sekitar 67.257 orang. Tujuan Penyuluhan Kesehatan ini adalah memberikan edukasi terkait Bantuan Hidup Dasar/Resusitasi jantung Paru. Kegiatan dilakukan pada hari senin, 26Juni 2023 di Asrama Putri Universitas Aufa Royhan. Metode yang dikaukan adalah materi edukasi tentang Bantuan Hidup Dasar/Resusitasi jantung Paru secara mandiri dan kegiatan ini dilakukan di Asrarma Putri Universitas Aufa Royhan. Hasil yang didapatkan setelah penyukuhan ini adalah kemampuan mahasiswi Universitas Aufa Royhan Dapat memperaktekkan Resusitasi Jantung Paru. Kata kunci : Resusitasi jantung paru (RJP), bantuan dasar hidup (BHD)
Pendidikan Kesehatan tentang Pemenuhan Gizi pada Ibu Menyusui di Desa Sigumuru Kota Padangsidimpuan Tahun 2022 Dewani Harahap
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol 4 No 1 (2022): Vol.4 No. 1 April 2022
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v4i1.750

Abstract

Gizi seimbang penting bagi ibu menyusui karena sangat erat kaitannya dengan produksi air susu. Pemenuhan gizi yang baik akan berpengaruh terhadap status gizi ibu menyusui dan tumbuh kembang bayinya. Konsep tentang sehat-sakit, makanan-minuman yang baik untuk kesehatan, kepercayaan dan pantangan, di satu lain bisa menjadi penghalang namun di sisi lain bisa menjadi potensi untuk mengatasi permasalahan kesehatan. Target luaran yang diharapkan peningkatan pengetahuan antara sebelum dan setelah penyuluhan. Pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan pada bulan Maret 2021 di Desa Sigumuru Kota Padangsidimpuan. Sasaran kegiatan ini adalah seluruh ibu menyusui yang ada di Desa Sigumuru. Metode yang digunakan adalah penyuluhan/ ceramah disertai diskusi dan tanya jawab menggunakan media leaflet. Hasil pengabdian terdapat peningkatan pengetahuan tentang pemenuhan gizi pada ibu menyusui sebagai upaya terpenuhi nya kebutuhan gizi pada ibu menyusi, agar proses menyusui dapat berjalan dengan baik dan program ASI eksklusif dapat tercapai