cover
Contact Name
Megan Asri Humaira
Contact Email
megan.asri@unida.ac.id
Phone
+6281314039779
Journal Mail Official
karimah.tauhid@unida.ac.id
Editorial Address
Universitas Djuanda cc. Badan Pengembangan Keilmuan Jl Tol Ciawi No 1, Bogor, Jawa Barat, Indonesia email: karimah.tauhid@unida.ac.id
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
Karimah Tauhid
ISSN : -     EISSN : 2963590X     DOI : https://doi.org/10.30997/karimahtauhid.v2i5
Karya Ilmiah yang diterbitkan merupakan hasil penelitian maupun pengabdian yang mencakup semua bidang ilmu baik dalam bidang sosial maupun eksakta.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,358 Documents
Peran Anggota Intelijen Brimob Dalam Melakukan Pengamanan Pemilu 2024 Setiawan, Andi; Trijono, Rachmat; R. Djuniarsono
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 2 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i2.14732

Abstract

Pelaksanaan pemilu masih banyak menimbulkan kecurangan, pelanggaran, korupsi, suap, dan bahkan konflik antar pendukung yang dapat merugikan negara dan masyarakat. Oleh karena itu perlu peran intelegent dalam memberikan informasi, melakukan tindakan pencegahan dan menindak. tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui peran anggota intelijen brimob dalam melakukan pengamanan pemilu 2024. Penelitian ini merupakan penelitian yuridis empiris yaitu penelitian yang meneliti tentang isi gejala hukum yang terjadi dalam masyarakat yang timbul dari suatu aktivitas, perilaku yang menunjukkan adanya kesenjangan antara harapan dan kenyataan. Adapun objek penelitian ini ialah peran inteligent brimob dalam melakukan pengamanan pemilu. Hasil penelitian menunjukkan Peran inteligen brimob dalam pengamanan pemilu 2024 yaitu dengan melaksanakan tugas dan fungsi sesuai dengan ketentuan Keputusan Kapolri No. Pol Skep / 37 / I / 2005 tanggal 31 Januari 2015 tentang Pedoman Intelijen Keamanan di Lingkungan Kepolisian Negara Republik Indonesia yang mencari informasi, berperan memberikan, melakukan koordinasi, dan melakukan tindakan represif terhadap gangguan keamanan dalam pemilu. Hambatan yang dihadapi melaksanakan peran inteligen brimob dalam pengamanan pemilu 2024 ialah Informan tidak mau secara terbuka menceritakan peristiwa yang telah terjadi, Minimnya informasi yang diperoleh, Informan tidak memberikan informasi secara benar, Kesulitan dalam bekerjasama dengan informan, Kurangnya kepedulian masyarakat terhadap sumber konflik, belum adanya peralatan teknologi canggih yang diberikan kepada inteligen dalam menyadap informasi, melakukan pemantauan dan upaya lainnya.
Peningkatan Peran Satuan Samapta Dalam Pelaksanaan Program Patroli Siaga Bencana di Wilayah Kota Bogor Hendratno, Indra; Mulyadi; Husein, Saddam
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 2 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i2.14887

Abstract

Dalam membantu penanganan bencana alam di wilayah Kota Bogor maka salah satu pihak yang menangani adalah Satuan Samapta Polresta Bogor Kota. Akan tetapi, seberapa penting peran Satuan Samapta Polresta Bogor Kota dalam penanganan bencana di wilayah Kota Bogor masih perlu dipertanyakan, apakah penanganan bencana merupakan tugas utama Satuan Samapta dalam membantu Pemerintah Daerah menangani bencana, atau hanya sebagai pendukung dalam pelaksanaan penanganan bencana tersebut. Hal ini perlu dikaji lebih mendalam, sehingga dapat diketahui secara pasti peranannya dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana serta apa saja hambatan yang dihadapi. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan yuridis normatif, yang bersifat deskriptif analisis, yang dimaksudkan untuk memberikan data yang lengkap tentang suatu keadaan. Dari hasil penelitian dapat diketahui bahwa dalam upaya mencegah dan menanggulangi bencana, maka Satuan Samapta Polresta Bogor Kota berperan dalam pelaksanaan program patroli siaga bencana, yaitu meliputi kegiatan peningkatan kapasitas masyarakat, merumuskan mitigasi bencana dan melakukan koordinasi. Secara umum perencanaan dalam penanggulangan bencana dilakukan pada setiap tahapan penyelenggaran penanggulangan bencana. Sehingga disusunlah suatu rencana yang spesifik pada setiap tahapan penyelenggaraan penanggulangan bencana tersebut, mulai dari tahap Prabencana dalam situasi tidak terjadi bencana, tahap Prabencana dalam situasi terdapat potensi bencana, pada saat tanggap darurat dan pada tahap pemulihan. Sedangkan hambatan yang dihadapi oleh satuan Samapta Polresta Bogor Kota dalam pelaksanaan program patroli siaga bencana di Kota Bogor terdiri dari 2 (dua) faktor, yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal berasal dari dalam Satuan Samapta Polresta Bogor Kota yaitu terdiri dari terbatasnya jumlah personil, sarana dan prasarana yang belum memadai dan kurangnya koordinasi. Sedangkan faktor eksternal terdiri dari belum terbangunnya sistem informasi dan komunikasi kebencanaan secara terpadu dan terintegrasi, masih rendahnya pemahaman masyarakat dan aparat pemerintahan dalam menyikapi kondisi rawan bencana serta kurang tersedianya anggaran yang memadai dalam penanggulangan bencana yang disediakan oleh pemerintah Kota Bogor.
Pengaruh Penyampaian Pesan Melalui Fitur Emoji Whatsapp di Lingkungan Mahasiswa Universitas Djuanda Bogor Juanda Pulungan, Ahmad; Luthfi, Muhammad; Sukarelawati
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 4 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i4.15167

Abstract

Fitur Emoji WhatsApp memberikan kemudahan kepada khalayak dalam bertukar pesan. Emoji berperan sebagai elemen bahasa yang menggambarkan cara pesan tersebut disampaikan. Dengan Fitur Emoji WhatApp sebagai sarana untuk bertukar pesan maka akan timbul rasa kepuasan bagi penerima pesan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penyampaian pesan fitur emoji WhatsApp terhadap kepuasan penerima di Lingkungan Mahasiswa Universitas Djuanda Bogor. Metode yang digunakan yaitu deskriptif korelasional dengan pendekatan kuantitatif. Sampel dalam penelitian ini diperoleh menggunakan teknik purposive sampling menggunakan bantuan SPSS, populasinya adalah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Djuanda Bogor yang berjumlah sebanyak 497 orang dan sampel yang diperoleh menggunakan rumus slovin adalah 222 responden. Kemudian data yang didapat dianalisis menggunakan weight mean score (WMS), uji validitas, uji reabilitas, uji korelasi rank spearman, uji signifikasi dan uji koefisien determinasi. Teknik pengumpulan data primer yang digunakan didapatkan melalui draft kuesioner dengan pertanyaan terstruktur dengan skala likert sebagai instrumen penelitian. Data sekunder pada penelitian ini diperoleh dari literatur terdahulu. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa mahasiswa fakultas ilmu sosial dan ilmu politik universitas djuanda bogor menerima pesan melalui fitur emoji whtasapp, dengan mendapatkan nilai mean sebesar 4,46 berada pada kategori sangat baik. Perolehan skor tertinggi adalah indikator isi pesan sebesar 4,52 pada kategori sangat baik.
Strategi Penegakan Hukum Disiplin Anggota Brimob Polri Guna Mewujudkan Good Governance dan Clean Government di Internal Korps Brimob Polri Riandi, Derri Aris; Suryani, Danu; Rumatiga, Hidayat
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 4 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i4.15298

Abstract

Walaupun polri sudah memiliki regulasi tentang disiplin, namun implementasinya belum berjalan dengan baik, masih ada anggota maupun pimpinan yang masih melanggar kode etik kepolisian. penelitian ini bertujuan untuk mengkaji strategi penegakan hukum disiplin anggota brimob polri guna mewujudkan good governance dan clean government di internal korps brimob polri. Penelitian ini merupakan penelitian yuridis normati yaitu penelitian yang menelaah ketentuan peraturan perundang-undangan tentang penerapan disiplin, dengan pendekatan teori, asas, dan doktrin. Adapun objek kajian penelitian ini ialah penegakan hukum disiplin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penegakan hukum disiplin anggota Brimob Polri harus mengintegrasikan prinsip-prinsip Good Governance dan Clean Government untuk memastikan efektivitas, transparansi, dan akuntabilitas. Dengan kebijakan yang jelas, transparansi dalam proses, pelatihan yang memadai, penegakan hukum yang adil, dan partisipasi masyarakat, Brimob dapat menjalankan tugasnya dengan lebih baik dan membangun kepercayaan publik. Penerapan strategi penegakan hukum disiplin di internal Korps Brimob Polri menghadapi berbagai hambatan, mulai dari budaya organisasi hingga masalah administratif dan faktor eksternal. Untuk mengatasi hambatan-hambatan ini, penting untuk menerapkan solusi yang komprehensif, termasuk perubahan budaya, perbaikan proses, penguatan pengawasan, dan peningkatan sumber daya. Dengan langkah-langkah ini, diharapkan penegakan hukum disiplin dapat berjalan lebih efektif dan adil.
Analisis Yuridis Fungsi Samapta Polresta Bogor Kota dalam Pelaksanaan Pengendalian Unjuk Rasa Akbar, Rafli Arifian; Aridhayandi, M. Rendi; Rumatiga, Hidayat
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 3 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i3.15477

Abstract

ABSTRAK Pelaksanaan tugas Samapta dalam pengendalian unjuk rasa tidak selalu berjalan mulus. Terdapat berbagai kendala yang mungkin dihadapi, mulai dari konflik antara hak-hak individu dengan kepentingan umum, hingga tantangan dalam koordinasi dan komunikasi antara pihak kepolisian dan peserta unjuk rasa. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi sejauh mana kebijakan dan tindakan yang diambil oleh Samapta mematuhi ketentuan hukum yang berlaku. Penelitian ini merupakan penelitian yuridis empiris yaitu penelitian yang dilakukan untuk mengalisis persoalan hukum yang terjadi dalam masyarakat yang dijadikan sebagai objek kajian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fungsi Samapta Polresta Bogor Kota dalam pengendalian unjuk rasa mencakup pencegahan, penanganan, dan pengendalian situasi unjuk rasa. Secara yuridis, fungsi tersebut diatur dalam peraturan perundang-undangan serta pedoman internal kepolisian yang bertujuan untuk menyeimbangkan hak berkumpul dan berpendapat dengan kebutuhan menjaga keamanan publik. Penelitian ini juga mengidentifikasi tantangan dan hambatan yang dihadapi Samapta dalam pelaksanaannya, serta memberikan rekomendasi untuk peningkatan efektivitas pengendalian unjuk rasa di masa depan.
Strategi Kepemimpinan dalam Pengamanan Pemilu Anggota Brimob Kompi 4 Batalyon B Pelopor di Cipanas Noval, Muhammad; Aridhayandi, M.Rendi; Mulyadi
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 4 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i4.15648

Abstract

Pelaksanaan pemilu di Republik Indonesia masih jauh dari sempurna, meskipun berbagai upaya telah dilakukan untuk mengoptimalkannya, termasuk peran Kepolisian dan Brimob. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji strategi kepemimpinan dalam pengamanan pemilu oleh anggota Kompi 4 Batalyon B Pelopor di Cipanas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Yuridis Normatif, yang memandang hukum sebagai norma, kaidah, asas, dan dogma. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah Negara Hukum berdasarkan UUD 1945 Pasal 1 ayat (3), sehingga semua tindakan negara, termasuk pemilu, harus berlandaskan prinsip ini. Sejak dibentuknya Pengawas Pemilu berdasarkan Undang-Undang No. 15 Tahun 2011, yang menggantikan Undang-Undang No. 22 Tahun 2007, sekarang Undang-Undang No. 7 Tahun 2017 memberikan kekuatan lebih kepada pengawas pemilu dalam menjalankan tugasnya, termasuk keterlibatan Kepolisian dan Brimob. Dalam penelitian ini, penulis menemukan delapan strategi kepemimpinan yang dapat diterapkan sebagai upaya pengamanan pemilu yang akan dilaksanakan di Cipanas oleh anggota Brimob Kompi 4 Batalyon B Pelopor pada tahun 2024.  
Perlindungan Hukum Terhadap Kreditur Pemegang Hak Tanggungan Atas Hak Guna Bangunan yang Akan Berakhir Saputra, Wahyu Sukma Aji; Sihotang, Sudiman; Ilyanawati, R. Yuniar Anisa
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 3 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i3.15991

Abstract

Perlindungan hukum terhadap kreditur pemegang hak tanggungan atas hak guna bangunan yang akan berakhir merupakan isu penting dalam praktik hukum dan ekonomi di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis mekanisme perlindungan hukum yang tersedia bagi kreditur dalam menghadapi risiko kehilangan hak atas objek jaminan yang berbentuk hak guna bangunan (HGB) ketika masa berlakunya akan berakhir. Melalui pendekatan normatif, penelitian ini mengkaji ketentuan perundang-undangan terkait hak tanggungan, hak guna bangunan, serta praktik di lapangan. Penelitian menemukan bahwa meskipun terdapat perlindungan hukum yang diatur dalam Undang-Undang No. 4 Tahun 1996 tentang Hak Tanggungan, kreditur sering kali menghadapi tantangan dalam menegakkan haknya ketika HGB mendekati masa berakhirnya. Perlu adanya pengaturan yang lebih jelas mengenai perlindungan kreditur dalam menghadapi situasi tersebut, termasuk mekanisme perpanjangan hak guna bangunan yang dapat memberikan jaminan lebih bagi kreditur. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap pengembangan hukum dan praktik perlindungan kreditur dalam sistem jaminan di Indonesia.
Penggunaan Tata Bahasa Present Perfect Tense yang Tepat dalam Kalimat Bahasa Inggris Putri, Salma Maulidia; Putri, Alya Maulida
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 2 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i2.16090

Abstract

English as a foreign language has a very important role in the development of science, education, arts and culture, especially in the era of globalization. Its existence has a significant impact on learning which is beneficial for both social and academic aspects. Present perfect tenses are used to express events that occurred in the past, but are still relevant or continuing today. The purpose of the present perfect tense is to clarify an event that occurred before an event in the past. This research is a descriptive method with a literature review taken from previous sources. As a result, we can understand more about the verb "present perfect tense" and can make sentences and explain past events. Bahasa Inggris sebagai bahasa asing memiliki peran yang sangat penting dalam pengembangan ilmu pengetahuan, pendidikan, seni, dan budaya, terutama di zaman globalisasi. Keberadaannya memberikan dampak yang signifikan dalam pembelajaran yang bermanfaat baik untuk aspek sosial maupun akademik. Present perfect tenses digunakan untuk mengungkapkan peristiwa yang terjadi dimasa lalu, tetapi masih relevan atau berlanjut hingga sekarang. Tujuan present perfect tenses untuk memperjelas suatu kejadian terjadi sebelum kejadian dimasalalu. Penelitian ini merupakan metode deskriptif dengan tinjauan pustaka yang diambil dari sumber-sumber sebelumnya. Hasilnya, kita dapat lebih memahami tentang kata kerja "present perfect tense"dan dapat membuat kalimat serta menjelaskan tentang peristiwa masa lalu.
Pentingnya Bahasa Inggris dan Memahami Srtuktur Present Perfect Tenses pada Aspek Pendidikan dan Kehidupan Sehari-Hari Salbiah, Siti Rodiatul; Aulia, Maulidya Rahma
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 2 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i2.16134

Abstract

Bahasa Inggris adalah bahasa yang digunakan oleh banyak negara di dunia untuk berkomunikasi, belajar dan bekerja. Sebagai bahasa resmi di banyak negara, Bahasa Inggris berfungsi sebagai komunikasi dan interaksi dalam berbagai bidang, termasuk Pendidikan, budaya, sains, bisnis dan teknologi. Penelitian ini membahas tentang pemahaman present perfect tenses di kalangan pelajar, terutama konsep aksi yang sudah selesai dan keterkaitannya dengan masa kini. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi kesalahan umum dan memberikan pemahaman yang lebih jelas tentang penggunaan present perfect tenses, yaitu pengertian, ciri-ciri dan struktur. Penelitian ini merupakan penelitian dengan menggunakan kajian literatur dan metode analisis kualitatif melalui wawancara dengan calon guru dari Universitas Djuanda. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa mempelajari Bahasa Inggris dan present perfect tense tidaklah mudah, masih banyak yang mengalami kesulitan dalam memahami dan menggunakan present perfect tenses. Penelitian ini menunjukkan perlunya penambahan waktu belajar dalam mempelajari Bahasa Inggris dan present perfect tense juga perbaikan dalam pengajaran tata bahasa untuk meningkatkan pemahaman di kalangan pelajar.
Teknologi dalam Pendidikan Putri, Salma Maulidia; Putri, Alya Maulida; Sya, Mega Febriani
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 2 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i2.16163

Abstract

Pendidikan adalah suatu proses yang bertujuan untuk mengembangkan potensi individu, baik dari segi pengetahuan, keterampilan, maupun sikap, melalui berbagai pengalaman belajar. Pendidikan bukan hanya tentang apa yang diajarkan di sekolah, tetapi juga tentang pengalaman belajar yang berlangsung sepanjang hidup dalam berbagai situasi. Tujuan Pendidikan adalah untuk mengembangkan potensi manusia secara menyeluruh, baik dari segi kognitif, emosional, sosial, dan moral, membentuk individu yang memiliki karakter yang baik, beretika, dan bertanggung jawab, dan memberikan pengetahuan dan keterampilan yang dapat digunakan untuk meningkatkan kualitas hidup seseorang, baik dalam aspek ekonomi, sosial, maupun psikologis.