cover
Contact Name
Megan Asri Humaira
Contact Email
megan.asri@unida.ac.id
Phone
+6281314039779
Journal Mail Official
karimah.tauhid@unida.ac.id
Editorial Address
Universitas Djuanda cc. Badan Pengembangan Keilmuan Jl Tol Ciawi No 1, Bogor, Jawa Barat, Indonesia email: karimah.tauhid@unida.ac.id
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
Karimah Tauhid
ISSN : -     EISSN : 2963590X     DOI : https://doi.org/10.30997/karimahtauhid.v2i5
Karya Ilmiah yang diterbitkan merupakan hasil penelitian maupun pengabdian yang mencakup semua bidang ilmu baik dalam bidang sosial maupun eksakta.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,459 Documents
Analisis Pemahaman Present Continuous Tense pada Mahasiswa PGSD dalam Pembelajaran Bahasa Inggris Fadilatunnisa, Salma
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 3 (2026): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i3.22761

Abstract

Dalam pembelajaran bahasa Inggris, Present Continuous Tense memiliki peran penting untuk menjelaskan aktivitas yang tengah berlangsung saat ini. Meskipun penting, banyak mahasiswa PGSD yang masih kesulitan dalam memahami Present Continuous Tense sehingga sering terjadi kekeliruan dalam penggunaannya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis berbagai bentuk kesulitan yang dialami mahasiswa PGSD dalam memahami Present Continuous Tense dalam konteks pembelajaran bahasa Inggris. Penelitian ini menggunakan metode wawancara serta kajian literatur untuk memperoleh data mengenai pemahaman mahasiswa. Hasil penelitian mengungkap bahwa banyak mahasiswa kesulitan membedakan penggunaan Present Continuous Tense dan Present Simple. Implikasi dari temuan ini adalah pentingnya penekanan pada latihan terstruktur agar mahasiswa dapat meningkatkan akurasi penggunaan Present Continuous Tense.
Kendala dan Solusi Mahasiswa dalam Pembelajaran Listening Online Sarah, Siti; Aulia, Azmi Difa
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 3 (2026): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i3.22762

Abstract

Pembelajaran Listening secara Online telah menjadi bagian penting dalam proses belajar bahasa Inggris di era digital. Meskipun menawarkan fleksibilitas, pembelajaran ini masih menyisakan berbagai kendala yang memengaruhi efektivitas pemahaman mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kendala utama yang dialami mahasiswa dalam pembelajaran Listening Online serta solusi yang digunakan untuk mengatasinya. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik wawancara mendalam terhadap seorang mahasiswa Universitas Djuanda, disertai studi literatur terkait. Data hasil wawancara ditranskrip dan dianalisis untuk menemukan pola kendala dan strategi penanganannya. Temuan penelitian menunjukkan bahwa kendala terbesar mahasiswa meliputi jaringan internet yang tidak stabil, kualitas audio yang kurang jelas, gangguan lingkungan belajar, serta kesulitan memahami aksen dan kecepatan penutur. Mahasiswa menerapkan berbagai strategi seperti memutar ulang materi, mencatat kata kunci, menggunakan kamus Online, serta melakukan penyesuaian teknis seperti mengganti koneksi atau perangkat audio. Selain itu, mahasiswa membutuhkan dukungan berupa materi audio yang dapat diunduh, transkrip, dan penjelasan lanjutan dari dosen. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kualitas teknis dan lingkungan belajar memegang peran penting dalam keberhasilan Listening Online. Penelitian selanjutnya dapat melibatkan jumlah responden yang lebih banyak untuk memperoleh gambaran yang lebih komprehensif.
Manfaatan Media Digital untuk Meningkatkan Kemampuan Bahasa Inggris Mahasiswa Yulianti, Sipa; Sarah, Siti
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 3 (2026): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i3.22765

Abstract

Perkembangan era digital telah mendorong penggunaan teknologi informasi seperti internet dan media sosial Sebagian tidak terpisahkan dari aktivitas mahasiswa, baik sebagai sarana komunikasi maupun sumber memperoleh informasi. Dalam bidang Pendidikan, media digital memiliki peran strategis dalam pembelajaran bahasa asing, terutama Bahasa Inggris yang berfungsi sebagai bahasa internasional untuk meningkatkan penguasaan kosakata, kemampuan pengucapan, serta kesiapan mahasiswa dalam menghadapi persaingan kerja. Meskipun demikian, penerapan pembelajaran berbasis media digital masih menghadapi hambatan, antara lain keterbatasan akses jaringan internet, rendahnya kemampuan literasi digital, serta adanya distraksi teknologi yang berpotensi mengurangi konsentrasi belajar mahasiswa. Namun apabila pemanfaatannya dirancang secara terstruktur melalui penggunaan aplikasi pembelajaran, vidio edukatif dan platfrom daring, media digital dapat berkontribusi dalam meningkatkan kemandirian belajar mahasiswa.
Membangun Masa Depan Unggul Melalui Penguasaan Bahasa Inggris untuk Pendidikan dan Karier yang Lebih Luas Nurhuda, Keyla
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 3 (2026): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i3.22770

Abstract

 Penelitian ini dilatar belakangi oleh meningkatnya tuntutan dunia internasional yang menjadikan penguasaan bahasa Inggris sebagai salah satu kemampuan utama dalam bidang pendidikan dan pengembangan karir. Di era modern yang dipenuhi dengan arus informasi, teknologi, dan interaksi antar negara, bahasa Inggris berfungsi sebagai alat penting untuk mengakses berbagai sumber pengetahuan, mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan, dan memahami materi pembelajaran yang banyak tersedia dalam bahasa internasional tersebut. Kemampuan ini tidak hanya berperan sebagai tambahan dalam proses belajar, tetapi juga menjadi syarat penting yang menentukan kesiapan seseorang untuk bersaing di dunia profesional. Dalam konteks karir, bahasa Inggris memberikan peluang yang lebih luas bagi individu untuk memasuki lingkungan kerja yang menuntut komunikasi global, kolaborasi internasional, serta pemanfaatan teknologi modern. Meskipun demikian, proses penguasaan bahasa Inggris masih sering menghadapi kendala, seperti kurangnya kesempatan praktik, metode pengajaran yang belum optimal, dan rendahnya kepercayaan diri pembelajar. Oleh karena itu, artikel ini membahas pentingnya penguasaan bahasa Inggris sebagai dasar dalam membangun masa depan yang lebih baik, serta bagaimana kemampuan ini dapat mendukung kesiapan individu dalam pendidikan dan karier yang semakin kompetitif.
Peran Conjunction dalam Kalimat Bahasa Inggris Melani, Megi
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 3 (2026): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i3.22774

Abstract

 Penguasaan kata sambung adalah elemen krusial dalam keterampilan bahasa Inggris karena berfungsi dalam menciptakan hubungan antar gagasan dan menghasilkan kalimat yang teratur. Namun, kemampuan mahasiswa dalam memakai kata sambung dengan benar masih belum optimal, sehingga perlu pemahaman yang lebih dalam tentang cara mereka memahami dan menggunakan kata penghubung tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pandangan serta pengalaman mahasiswa dalam memahami dan menggunakan kata sambung dalam konteks pembelajaran bahasa Inggris. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara langsung dengan dua mahasiswa dari program studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD). Informasi dikumpulkan melalui sepuluh pertanyaan terstruktur yang mengeksplorasi pemahaman, pengalaman belajar, tingkat kesulitan, preferensi dalam penggunaan, serta strategi mereka dalam memahami kata sambung. Analisis dilakukan dengan cara mendeteksi pola jawaban dan mengelompokkan hasil berdasarkan fungsi, tantangan, dan praktek penggunaan kata sambung dalam berkomunikasi. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa kedua mahasiswa menganggap kata sambung sebagai bagian penting untuk menyusun kalimat yang teratur, mengalir, dan mudah dipahami. Mereka cenderung lebih sering memakai kata sambung sederhana seperti "and," "but," dan "because" karena dianggap lebih praktis dan familiar, sedangkan kata sambung yang lebih kompleks seperti "although," "however," atau "whereas" masih terasa membingungkan. Kata sambung terbukti membantu mereka dalam merangkai kalimat panjang dengan struktur yang lebih baik dan menghindari kalimat yang terputus-putus. Proses belajar mereka berlangsung secara bertahap melalui pembelajaran formal di sekolah, praktik menulis, dan membaca teks dalam bahasa Inggris. Keduanya menekankan bahwa latihan yang berulang, membaca contoh, dan memahami konteks merupakan strategi terbaik untuk menguasai penggunaan kata sambung. Penelitian ini memiliki batasan karena jumlah partisipan yang sangat sedikit sehingga hasil tidak bisa digeneralisasikan secara luas. Selain itu, data yang diperoleh hanya merefleksikan pandangan, bukan kemampuan sebenarnya dalam menggunakan kata sambung. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan pentingnya pembelajaran kata sambung untuk meningkatkan keterampilan menulis dan komunikasi mahasiswa. Penelitian lebih lanjut disarankan melibatkan lebih banyak peserta dan menggabungkan wawancara dengan analisis tulisan mahasiswa untuk memberikan gambaran yang lebih komprehensif. Temuan ini dapat menjadi dasar pengembangan strategi pembelajaran tata bahasa yang lebih praktis, khususnya dalam memahami dan menerapkan kata sambung secara efektif.
Efektivitas Latihan Pemahaman Mendengar Berbasis Audio-Visual dalam Meningkatkan Kemampuan Listening Mahasiswa dalam Pembelajaran Bahasa Inggris Putri, Vidi Kayla; Sya, Mega Febriani
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 3 (2026): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i3.22777

Abstract

Kemampuan listening merupakan salah satu keterampilan dasar yang penting dalam pembelajaran Bahasa Inggris, terutama bagi mahasiswa sebagai calon pengguna bahasa di konteks akademik maupun profesional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas latihan pemahaman mendengar berbasis audio-visual dalam meningkatkan kemampuan listening mahasiswa. Metode yang digunakan yaitu wawancara dan juga studi kasus. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa mahasiswa lebih menyukai penggunaan media audio-visual dibandingkan hanya audio karena kombinasi suara dan gambar dianggap lebih mudah membantu memahami konteks, menangkap makna ujaran, serta mempelajari kosakata baru. Responden juga menyatakan bahwa video, film, dan konten visual lainnya memberikan pengalaman belajar yang lebih alami dan menarik. Selain itu, media audio-visual mampu membangun suasana belajar yang lebih interaktif dan meningkatkan motivasi mahasiswa dalam mengikuti proses pembelajaran. Secara keseluruhan, latihan listening berbasis media audio-visual terbukti lebih efektif dalam menunjang pemahaman, retensi informasi, serta keterlibatan belajar mahasiswa. Temuan ini memperlihatkan bahwa pemanfaatan media audio-visual dapat menjadi strategi yang relevan dan adaptif dalam meningkatkan keterampilan listening dalam pembelajaran Bahasa Inggris di perguruan tinggi.
Peningkatan Pemahaman dan Kemampuan Speaking (Berbicara) Bahasa Inggris di Kalangan Mahasiswa Nasution, Anggi Jafirotul Aisyi
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 3 (2026): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i3.22783

Abstract

Kemampuan speaking bahasa Inggris merupakan keterampilan penting bagi mahasiswa dalam mendukung keberhasilan akademik dan kesiapan menghadapi dunia kerja di era globalisasi dan digitalisasi, kenyataannya masih banyak mahasiswa yang mengalami hambatan mengembangkan kemampuan tersebut, seperti keterbatasan kosakata, kesulitan pelafalan, rendahnya kepercayaan diri, serta kecemasan saat berbicara. Penelitian ini bertujuan mengkaji peningkatan pemahaman dan kemampuan speaking bahasa Inggris di kalangan mahasiswa dan mengidentifikasi faktor-faktor mendukung serta menghambat proses pembelajarannya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data mencakup wawancara terhadap mahasiswa semester 1 yang berfokus pada persepsi pentingnya speaking, pengalaman latihan berbicara, peran dosen, dukungan lingkungan kampus, pemanfaatan teknologi, serta kegiatan pendukung seperti English Club. Data dianalisis secara deskriptif-kualitatif untuk menemukan pola dan tema utama yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa memandang kemampuan speaking sebagai kompetensi krusial untuk komunikasi akademik dan profesional, di mana latihan rutin, penggunaan bahasa Inggris dalam situasi nyata, dukungan dosen yang suportif, serta pemanfaatan teknologi dan kegiatan ekstrakurikuler berkontribusi signifikan terhadap peningkatan kelancaran berbicara dan kepercayaan diri. Meskipun demikian, penelitian ini memiliki keterbatasan pada jumlah subjek dan belum mengkaji dampak jangka panjang, sehingga penelitian selanjutnya cakupan lebih luas dan pendekatan berkelanjutan sangat disarankan.
Mengembangkan Keterampilan Literasi melalui Kegiatan Membaca Interaktif di Kelas Awal Azzahra, Saskya
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 3 (2026): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i3.22785

Abstract

Perkembangan kemampuan literasi pada siswa kelas awal sekolah dasar merupakan fondasi utama bagi keberhasilan belajar pada jenjang berikutnya. Kemampuan memahami teks, mengenali kosakata, serta menafsirkan isi bacaan tidak hanya berfungsi sebagai keterampilan akademik dasar, melainkan juga sebagai landasan bagi kemampuan berpikir kritis dan pemecahan masalah. Penelitian ini bertujuan menggali secara mendalam bagaimana kegiatan membaca interaktif diterapkan oleh guru kelas awal serta bagaimana strategi tersebut berkontribusi terhadap perkembangan literasi dasar siswa. Pendekatan kualitatif digunakan melalui wawancara dan observasi terhadap dua guru sekolah dasar di Jawa Barat yang menerapkan membaca interaktif sebagai bagian dari rutinitas pembelajaran mereka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa membaca interaktif melalui dialog antara guru dan siswa, pemodelan membaca, eksplorasi gambar, pemberian pertanyaan pemantik, dan kegiatan reflektif terbukti meningkatkan minat baca, memperkaya kosakata, memperkuat kemampuan memahami cerita, serta membangun rasa percaya diri siswa dalam berkomunikasi. Meskipun demikian, berbagai tantangan ditemukan, seperti perbedaan kemampuan membaca antar siswa, keterbatasan sumber bacaan berkualitas, serta keterbatasan waktu pembelajaran. Penelitian ini menegaskan bahwa membaca interaktif berpotensi menjadi strategi kunci dalam pengembangan literasi kelas awal, khususnya apabila didukung oleh lingkungan belajar yang kaya sumber bacaan serta kapasitas guru yang memadai dalam mengelola interaksi selama kegiatan membaca.
Analisis Yuridis Terhadap Laporan Pidana oleh Bandar Judi Online Terhadap Peretas Sistem Aplikasi Judi Online Perdana, Zidan; Gilalo, J. Jopie
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 3 (2026): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i3.22801

Abstract

Perkembangan teknologi informasi mendorong meningkatnya kejahatan siber, termasuk praktik perjudian online yang dijalankan melalui aplikasi berbasis internet. Perjudian online secara tegas dilarang dalam hukum positif Indonesia sebagaimana diatur dalam Pasal 303 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) serta Pasal 27 ayat (2) Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016. Namun, dalam praktik penegakan hukum ditemukan fenomena bandar judi online yang melaporkan peretas sistem aplikasinya kepada aparat penegak hukum. Kondisi ini menimbulkan persoalan yuridis terkait legitimasi pelapor, perlindungan hukum terhadap pelaku usaha ilegal, serta konsistensi penegakan hukum pidana. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara yuridis laporan pidana yang diajukan oleh bandar judi online terhadap peretas sistem aplikasi judi online berdasarkan ketentuan KUHP, Undang-Undang ITE, dan putusan pengadilan terkait tindak pidana siber. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan kasus, melalui studi kepustakaan terhadap bahan hukum primer, sekunder, dan tersier yang dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tindak pidana peretasan tetap dapat diproses berdasarkan Pasal 30 jo. Pasal 46 Undang-Undang ITE, meskipun objek yang diretas digunakan untuk kegiatan perjudian online. Namun, dalam perspektif keadilan, kedudukan hukum bandar judi online sebagai pelapor menjadi problematis karena aktivitasnya bertentangan dengan hukum pidana. Penelitian ini menegaskan perlunya penegakan hukum yang proporsional dan menyeluruh dengan tetap memperhatikan prinsip kepastian hukum, keadilan, dan kemanfaatan.
Analisis Asupan Protein dalam Kaitannya dengan Keseimbangan Gizi Pada Remaja Jannah, Siti Zainabul; Nurlaela, Raden Siti; Siti Nurhalimah
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 3 (2026): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i3.22968

Abstract

Kelompok remaja sering menghadapi risiko masalah kesehatan terkait nutrisi karena berada pada masa pertumbuhan fisik dan perkembangan mental yang sangat pesat. Pada fase transisi ini, kebutuhan zat gizi tubuh, terutama protein, mengalami peningkatan yang signifikan. Protein memiliki peran penting dalam membangun serta memperbaiki jaringan tubuh, menjaga massa otot, dan mendukung metabolisme serta kemampuan berpikir. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi hubungan pola konsumsi protein dengan status gizi remaja melalui metode tinjauan pustaka (literature riview). Data diperoleh dari jurnal ilmiah nasional berbahasa Indonesia yang terbit dalam sepuluh tahun terakhir, dengan fokus pada asupan protein, status gizi, aktivitas fisik, dan prestasi akademik remaja. Artikel dipilih berdasarkan kriteria tertentu dan dianalisis secara deskriptif. Hasil kajian menunjukkan bahwa jumlah protein yang dikonsumsi memiliki hubungan erat dengan status gizi remaja. Ketidakseimbangan konsumsi protein, baik kekurangan maupun kelebihan, dapat meningkatkan risiko gizi kurang dan gizi lebih atau obesitas. Selain itu, pemenuhan kebutuhan protein berdampak positif terhadap kebugaran fisik serta kecerdasan, yang tercermin dari prestasi belajar di sekolah. Remaja dengan asupan protein cukup cenderung memiliki kesehatan tubuh lebih baik dan hasil belajar lebih memuaskan. Kesimpulannya, pemberian protein seimbang sesuai tingkat aktivitas fisik individu sangat penting untuk menjaga kualitas kesehatan remaja. Oleh karena itu, edukasi gizi dan pengawasan pola makan yang konsisten sangat dibutuhkan untuk mencegah munculnya berbagai masalah gizi di kalangan generasi muda.