cover
Contact Name
Megan Asri Humaira
Contact Email
megan.asri@unida.ac.id
Phone
+6281314039779
Journal Mail Official
karimah.tauhid@unida.ac.id
Editorial Address
Universitas Djuanda cc. Badan Pengembangan Keilmuan Jl Tol Ciawi No 1, Bogor, Jawa Barat, Indonesia email: karimah.tauhid@unida.ac.id
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
Karimah Tauhid
ISSN : -     EISSN : 2963590X     DOI : https://doi.org/10.30997/karimahtauhid.v2i5
Karya Ilmiah yang diterbitkan merupakan hasil penelitian maupun pengabdian yang mencakup semua bidang ilmu baik dalam bidang sosial maupun eksakta.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,581 Documents
Cara Cepat Berbahasa Inggris Yaitu dengan Cara Mengenal Kata-Kata atau Vocabulary Inayatul Amelia; Imam Ahmad Fatahilah
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 7 (2026): Karimah Tauhid (In Progress)
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i7.24261

Abstract

Seringkali kita kesulitan dalam berbahasa inggris dalam kehidupan sehari-hari kita.baik itu,dalam hal menulis atau dalam hal berkomunikasi antar sesama.Sebagaimana kita ketahui bahwa bahasa nasional adalah bahasa inggris.Bahasa inggris bisa dianggap sulit karena kita harus mengetahui apa itu vocabulary,verb,example atau pun “grammar”.namun adakah cara jitu atau ampuh cara berbahasa inggris yaitu dengan cara mendengarkan lagu berbahasa Inggris?atau dengan cara menonton film atau movie berbahasa inggris?atau dengan cara mengenal kata-kata atau vocabulary?. Data ini menggunakan metode wawancara dengan narasumber dan menggunakan jaringan internet maupun smartphone.Tak dipungkiri lagi bahwa bahasa inggris menunjukan bahwa bahasa ini mempunyai peran penting dalam jaringan informasi lintas negara dalam era globalisasi.Data menunjukan bahwa bahasa inggris adalah bahasa lintas negara dan mempermudah akses jaringan dunia dalam kehidupan internasional.
Aplikasi Tepung Umbi-Umbian terhadap Tekstur dan Organoleptik Roti Tawar Anya Arwa Faiha; Wilna Iznilillah
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 7 (2026): Karimah Tauhid (In Progress)
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i7.24787

Abstract

Roti tawar merupakan produk pangan berbasis tepung terigu yang banyak dikonsumsi, namun ketergantungan terhadap bahan baku impor mendorong perlunya diversifikasi menggunakan bahan lokal seperti tepung umbi-umbian. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh aplikasi tepung umbi-umbian terhadap karakteristik tekstur dan organoleptik roti tawar. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan mengkaji berbagai sumber ilmiah terkait penggunaan tepung umbi-umbian, seperti ubi jalar, talas, singkong, dan mocaf, sebagai substitusi tepung terigu. Hasil kajian menunjukkan bahwa tepung umbi-umbian berpotensi meningkatkan nilai gizi roti serta mendukung pengembangan pangan lokal. Namun, ketiadaan gluten menyebabkan penurunan kualitas tekstur, seperti volume pengembangan yang lebih rendah dan tekstur yang lebih padat. Dari aspek organoleptik, roti dengan substitusi tepung umbi-umbian masih dapat diterima oleh konsumen pada tingkat substitusi tertentu. Oleh karena itu, diperlukan optimasi formulasi melalui pengaturan tingkat substitusi dan penambahan bahan pendukung untuk menghasilkan roti dengan kualitas yang baik.
Tren Penggunaan Bahan Alternatif dalam Produk Bakery Berkelanjutan di Indonesia Nurlaila Agustina; Wilna Iznilillah
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 7 (2026): Karimah Tauhid (In Progress)
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i7.24789

Abstract

Produk bakery merupakan pangan populer yang umumnya menggunakan tepung terigu sebagai bahan utama. Namun, ketergantungan Indonesia terhadap impor gandum mendorong perlunya pengembangan bahan alternatif yang lebih berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tren penggunaan bahan alternatif dalam produk bakery serta menganalisis pengaruhnya terhadap kualitas fisik, kimia, dan sensori. Metode yang digunakan adalah systematic review terhadap sekitar 25 artikel ilmiah terbitan tahun 2015–2025 yang relevan dengan topik. Hasil kajian menunjukkan bahwa tepung umbi-umbian, kacang-kacangan, dan serangga memiliki potensi besar sebagai substitusi parsial tepung terigu. Tepung umbi meningkatkan serat namun cenderung menurunkan volume dan kelembutan produk. Tepung kacang meningkatkan kandungan protein, tetapi dapat memengaruhi aroma dan tekstur. Sementara itu, tepung serangga kaya protein dan ramah lingkungan, namun masih menghadapi kendala penerimaan konsumen. Penggunaan kombinasi bahan alternatif (composite flour) terbukti mampu menghasilkan kualitas produk yang lebih seimbang. Secara keseluruhan, bahan alternatif berpotensi mendukung diversifikasi pangan dan ketahanan pangan nasional, meskipun diperlukan inovasi formulasi dan edukasi konsumen untuk meningkatkan penerimaan masyarakat terhadap produk bakery berbahan non-terigu.
Perbandingan Pengaruh Substitusi Tepung Gandum dengan Tepung Oat dan Tepung Sorgum terhadap Karakteristik Fisik dan Sensoris Roti: Kajian Literatur Fauzanna Ababil; Wilna Iznilillah
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 7 (2026): Karimah Tauhid (In Progress)
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i7.24790

Abstract

Roti merupakan produk bakery berbasis tepung gandum yang banyak dikonsumsi karena praktis dan mudah diterima. Namun, ketergantungan terhadap tepung gandum mendorong perlunya pemanfaatan bahan substitusi. Tepung oat dan tepung sorgum berpotensi digunakan sebagai alternatif karena memiliki kandungan gizi yang dapat mendukung pengembangan roti fungsional dan diversifikasi pangan. Kajian ini bertujuan untuk membandingkan penggunaan tepung oat dan tepung sorgum sebagai substitusi tepung gandum terhadap karakteristik fisik dan sensoris roti. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan menganalisis publikasi nasional dan internasional dalam rentang tahun 2016-2026 yang relevan dengan substitusi tepung, karakteristik fisik, karakteristik sensoris, dan produk roti. Hasil kajian menunjukkan bahwa tepung oat mendukung dalam peningkatan gizi terutama serat pangan serta masih mampu mempertahankan mutu fisik dan sensoris pada kadar substitusi 10-20%. Tepung sorgum juga berpotensi mendukung diversifikasi pangan lokal, tetapi penggunaannya perlu dikaji lebih lanjut untuk memperoleh komposisi yang tepat agar karakteristik fisik dan sensoris roti tetap dapat diterima oleh konsumen.
Metode Polya sebagai Media Pendukung Pembelajaran dalam Meningkatkan Pemahaman Soal Cerita Matematika Siswa Sekolah Dasar Nabila Nur Fauziah; Siti Lienah Silaahul Hasanah
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 7 (2026): Karimah Tauhid (In Progress)
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i7.24811

Abstract

Matematika merupakan ilmu fundamental yang berperan penting dalam mengasha logika siswa di jenjang sekolah dasar. Salah satu materi yang menjadi tolok ukur keberhasilan koggnitif siswa adalah soal cerita, yang dirancang untuk menghubungkan teori sistematis dengan feenomena si dunia nyata serta menumbuhkan keterampilan pemecah masalah. Namun, dalam praktiknya, banyak siswa yang mengalami hambatan dalam menyelesaikan soal jenis ini. Mereka cenderung melakukan kalkulasi secara instan tanpa mendalami konteks dan maksud dari persoalan yang disajikan. Penelitian ini bertujuan untuk meng eksplorasi bagaiman pennerapan model Polya dapat meningkatkan kommpetensi siswa dalam membedah dan menyelesaikan soal cerita mmatematika. Metode penelitian yang digunakan adalah kajian literatur (library search) dengan mengumpulkan, mengklasifikasi, dan menganalis berbagai sumber ilmiah bereputasi, termasuk jurnal nasional dan internasional yang relevan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa implementasi empat tahapan Polya yakni memahami masalah, menyusun rencana, melaksanakan, dan memeriksa kembali, sangat efektif dalam membimbing siswa berpikir lebih sistematis. Penggunaan model ini tidak hanya meniingkatkan akurasi hasil akhit, tetapi juga memperkuat strategi berpikir kritis siswa. Kesimpulannya, model Polya memberikan kontribusi signifikan dalam meninngkatkan kualitas pembelajran matematika dan dapat dijadikan referensi bagi pendidik unntuk mengatasi kesulitan siswa dalam memahami soal cerita di sekolah dasar.
Efektivitas Model Project Based Learning (PjBL) dalam Meningkatkan Minat Belajar IPAS Materi Lingkungan dan Alam pada Siswa Sekolah Dasar: Studi Literatur Siti Lienah Silaahul Hasanah; Nabila Nur Fauziah
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 7 (2026): Karimah Tauhid (In Progress)
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i7.24835

Abstract

Perkembangan pengetahuan ilmiah dalam pendidikan dasar saat ini digabungkan dalam bidang Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) menuntut pendekatan yang tidak sekadar menyampaikan informasi, melainkan juga mampu membangkitkan rasa ingin tahu dan keterlibatan aktif siswa. Salah satu model yang diyakini dapat menjawab tantangan tersebut adalah Project-Based Learning (PjBL), sebuah pendekatan berbasis proyek yang menempatkan siswa sebagai pelaku utama dalam proses belajar. Artikel ini bertujuan mengkaji secara sistematis efektivitas penerapan model PjBL terhadap minat belajar siswa sekolah dasar, khususnya pada materi lingkungan dan alam dalam mata pelajaran IPAS. Metodologi yang digunakan melibatkan pemeriksaan tinjauan pustaka yang ada melalui analisis kritis dari beragam publikasi ilmiah yang diterbitkan dari 2013 hingga 2025. meliputi artikel jurnal nasional dan internasional, prosiding seminar, serta laporan penelitian. Hasil kajian menunjukkan bahwa implementasi PjBL secara konsisten berkorelasi positif dengan peningkatan minat belajar siswa, yang tercermin dari meningkatnya antusiasme, partisipasi aktif, dan kepuasan belajar. Proyek-proyek bertema lingkungan seperti pembuatan kompos, pengamatan ekosistem, dan daur ulang bahan terbukti relevan secara kontekstual dan memotivasi siswa untuk terlibat lebih dalam. Meski demikian, keberhasilan penerapan PjBL tidak terlepas dari sejumlah faktor kritis, antara lain kesiapan dan kreativitas guru, ketersediaan sumber daya, serta kondisi lingkungan sekolah. Artikel ini diharapkan menjadi rujukan bagi pendidik dan pengambil kebijakan dalam merancang pembelajaran IPAS yang bermakna dan berpusat pada siswa.
Efektivitas Metode Drill and Practice melalui Running Dictation Game untuk Meningkatkan Ejaan Kosakata Bahasa Inggris Siswa Sekolah Dasar Alya Ramezya Mukhbita; Reva Fathur Rohmah
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 7 (2026): Karimah Tauhid (In Progress)
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i7.24840

Abstract

Bahasa Inggris sebagai bahasa internasional menuntut penguasaan kosakata yang baik sejak dini, namun siswa sekolah dasar masih menghadapi kesulitan dalam ejaan kosakata bahasa Inggris akibat pengaruh bahasa ibu dan minimnya latihan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas metode Drill and Practice dan teknik Running Dictation Game dalam meningkatkan ejaan kosakata bahasa Inggris siswa sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan mengkaji sepuluh artikel ilmiah relevan yang diterbitkan dalam sepuluh tahun terakhir, dianalisis secara deskriptif melalui teknik perbandingan dan sintesis. Hasil kajian menunjukkan bahwa metode Drill and Practice efektif membangun ketepatan ejaan melalui latihan berulang yang terstruktur, sementara teknik Running Dictation Game meningkatkan penguasaan kosakata secara aktif dan kolaboratif melalui integrasi empat keterampilan berbahasa. Penelitian ini terbatas pada kajian literatur tanpa uji lapangan langsung, sehingga kombinasi kedua metode ini direkomendasikan untuk diuji secara empiris sebagai solusi komprehensif mengatasi kesulitan ejaan kosakata bahasa Inggris siswa sekolah dasar.
Efektivitas Model Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) untuk Meningkatkan Kemampuan Pemahaman Bacaan Siswa Sekolah Dasar: Studi Literatur Reva Fathur Rohmah; Alya Ramezya Mukhbita
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 7 (2026): Karimah Tauhid (In Progress)
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i7.24862

Abstract

Riset ini dicoba dengan tujuan memperhitungkan kemanjuran model pedagogis Cooperative Integrated Reading and Composition( CIRC) dalam tingkatkan keahlian uraian membaca siswa. Studi ini menerapkan pendekatan studi literatur dengan menelaah berbagai hasil kajian terdahulu yang berkaitan dengan penggunaan model CIRC. Hasil kajian membuktikan bahwa implementasi model CIRC berhasil meningkatkan kompetensi membaca siswa secara signifikan, khususnya dalam memahami isi bacaan, menetukan  ide pokok, serta menangkap pesan yang terkandung dalam teks secara lebih mendalam. Kemanjuran model ini didukung oleh karakteristik yang melekat, yang memprioritaskan keterlibatan kolaboratif, wacana, dan sintesis tugas membaca dan menulis, sehingga mendorong peningkatan vitalitas akademik dan tingkat motivasi siswa. Akibatnya, model CIRC memerlukan pertimbangan sebagai alternatif yang layak untuk menetapkan metodologi pengajaran yang produktif yang bertujuan mengembangkan keterampilan membaca peserta didik melalui proses pendidikan yang aktif, kolaboratif, dan bermakna secara sengaja.
Meningkatkan Keaktifan Belajar Bahasa Indonesia melalui Diskusi Kelompok di kelas 3 Sekolah Dasar Marsa Herafa; Saskya Azzahra Widiyatama
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 7 (2026): Karimah Tauhid (In Progress)
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i7.24871

Abstract

Pembelajaran bahasa indonesia di kelas 3 sekolah dasar masih menghadapi berbagai tantangan yang berdampak langsung pada kualitas pemahaman dan kepercayaan diri siswa. Permasalahan utama yang ditemukan meliputi rendahnya keaktifan siswa dalam pembelajaran, kurangnya pemahaman terhadap materi membaca dan menulis, serta  minimnya interaksi dan keberanian siswa dalam dalam menyampaikan pendapat. Artikel ini bertujuan menganalisis akar penyebab ketiga permasalahan tersebut dan merumuskan alternatif solusi beserta  strategi mitigasinya. Melalui pendekatan kontekstual, metode diskusi kelompok, pembelajaran berbasis media gambar, serta pemberian umpan balik positif, diharapkan kualitas pembelajaran bahasa indonesia di kelas dapat meningkat secara signifikan. Perencanaan aksi yang disusun mencakup tujuan yang terukur, bukti penilaian yang konkret, serta  kegiatan belajar  yang berpusat pada siswa (student-centered) dengan asesmen formatif yang berkelanjutan.
Eksplorasi Alternatif Solusi atas Permasalahan Pembelajaran PKN di Sekolah Dasar: Studi Analisis Kebutuhan Berbasis Saskya Azzahra Widiyatama; Marsa Herafa
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 7 (2026): Karimah Tauhid (In Progress)
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i7.24969

Abstract

Permasalahan dalam pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKN) di tingkat sekolah dasar kerap bersumber dari rendahnya keterlibatan siswa, minimnya sumber belajar yang tersedia, serta keterbatasan waktu yang dialokasikan dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi berbagai alternatif solusi atas permasalahan tersebut melalui pendekatan analisis kebutuhan yang terstruktur menggunakan instrumen Eksplorasi Alternatif Solusi. Metode yang digunakan adalah kajian deskriptif-kualitatif dengan mengidentifikasi kategori masalah, penyebab, serta kelebihan dan kekurangan dari setiap alternatif solusi yang diusulkan. Temuan menunjukkan bahwa penerapan model Problem Based Learning (PBL), pemanfaatan sumber belajar berbasis lingkungan, dan manajemen waktu yang terencana merupakan strategi yang paling relevan dan aplikatif dalam konteks pembelajaran PKN di sekolah dasar. Selain itu, kreativitas guru dalam mengembangkan media pembelajaran sederhana serta kolaborasi kelembagaan menjadi faktor pendukung yang tidak kalah pentingnya. Dengan mitigasi yang tepat terhadap kekurangan masing-masing pendekatan, diharapkan kualitas pembelajaran PKN dapat meningkat secara signifikan dan berkelanjutan.

Filter by Year

2022 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 5 No. 7 (2026): Karimah Tauhid (In Progress) Vol. 5 No. 6 (2026): Karimah Tauhid Vol. 5 No. 4 (2026): Karimah Tauhid (In Progress) Vol. 5 No. 3 (2026): Karimah Tauhid Vol. 5 No. 2 (2026): Karimah Tauhid Vol. 5 No. 1 (2026): Karimah Tauhid Vol. 4 No. 12 (2025): Karimah Tauhid Vol. 4 No. 11 (2025): Karimah Tauhid Vol. 4 No. 10 (2025): Karimah Tauhid Vol. 4 No. 9 (2025): Karimah Tauhid Vol. 4 No. 8 (2025): Karimah Tauhid Vol. 4 No. 7 (2025): Karimah Tauhid Vol. 4 No. 6 (2025): Karimah Tauhid Vol. 4 No. 5 (2025): Karimah Tauhid Vol. 4 No. 4 (2025): Karimah Tauhid Vol. 4 No. 3 (2025): Karimah Tauhid Vol. 4 No. 2 (2025): Karimah Tauhid Vol. 4 No. 1 (2025): Karimah Tauhid Vol. 3 No. 12 (2024): Karimah Tauhid Vol. 3 No. 11 (2024): Karimah Tauhid Vol. 3 No. 10 (2024): Karimah Tauhid Vol. 3 No. 9 (2024): Karimah Tauhid Vol. 3 No. 8 (2024): Karimah Tauhid Vol. 3 No. 7 (2024): Karimah Tauhid Vol. 3 No. 6 (2024): Karimah Tauhid Vol. 3 No. 5 (2024): Karimah Tauhid Vol. 3 No. 4 (2024): Karimah Tauhid Vol. 3 No. 3 (2024): Karimah Tauhid Vol. 3 No. 2 (2024): Karimah Tauhid Vol. 3 No. 1 (2024): Karimah Tauhid Vol. 2 No. 6 (2023): Karimah Tauhid Vol. 2 No. 5 (2023): Karimah Tauhid Vol. 2 No. 4 (2023): Karimah Tauhid Vol. 2 No. 3 (2023): Karimah Tauhid Vol. 2 No. 2 (2023): Karimah Tauhid Vol. 2 No. 1 (2023): Karimah Tauhid Vol. 1 No. 6 (2022): Karimah Tauhid Vol. 1 No. 5 (2022): Karimah Tauhid Vol. 1 No. 4 (2022): Karimah Tauhid Vol. 1 No. 3 (2022): Karimah Tauhid Vol. 1 No. 2 (2022): Karimah Tauhid Vol. 1 No. 1 (2022): Karimah Tauhid More Issue